Pengalaman Ikut Asuransi Prudential

Jumat, 02-03-2007 13:28:44 oleh: aloysius weha
Kanal: Suara Konsumen

Pengalaman Ikut Asuransi Prudential

Saya ikut dua asuransi yang berbeda. Kebetulan ada penawaran asuransi lagi yang membuat saya tertarik. Akhirnya, jadilah asuransi ketiga di tangan saya. Prosesnya gampang dan tidak ribet.

Asuransi yang ditawarkan ke saya yang terakhir ini adalah Prudential (www.prudential.co.id). Setelah beberapa kali kontak telepon, akhirnya ia datang ke rumah dan menjelaskan program asuransi yang ditawarkan, lengkap dengan contoh-contoh yang dimaksud.

Yang membuat saya tertarik adalah fasilitas Pru-Med, di mana asuransi akan menanggung biaya rumah sakit bila si pemegang polis mendapatkan rawat inap 2x24 jam. Bila harus menjalani pembedahan, ada itung-itungan yang juga akan dibayarkan. Demikian juga bila masuk ICU. Saya tertarik dengan fasilitas ini karena Prudential mengijinkan salinan kuitansi yang dilegalisir pihak RS untuk mengajukan klaim.

Saya memilihnya karena kantor tempat saya bekerja memberikan jaminan kesehatan yang terhitung penuh, meskipun dengan plafon-plafon tertentu. Saya tidak ingin "membisniskan" sakit atau tidak ingin dirawat di RS, tapi setidaknya memberikan perlindungan jika terjadi apa-apa dengan kesehatan saya.

Terhitung tidak sampai satu minggu, proses penjelasan dan interview sudah kelar dan kini saya tinggal menunggu polisnya keluar. 

Bookmark and Share

Tag/Label prudential, asuransi, polis
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
516 komentar pada warta ini
Jumat, 02-03-2007 14:57:33 oleh: Mimbar Saputro

saya kurang tahu apakah etis kalau sekalian nyuwun tulung di tuliskan digit yang anda ikuti meliputi asuransi sakit. Pasalnya kalau sampai petugas asuransi tahu, saya bakalan jadi kelinci diuber-uber hyena disegala penjuru.




Jumat, 02-03-2007 17:38:34 oleh: Iin Solihin

samar-samar, seperti promosi nih. maaf jika salah duga.



Jumat, 02-03-2007 18:04:49 oleh: Mimbar Saputro

Hehe kang Iin bisa saja



Senin, 05-03-2007 09:16:36 oleh: nurbasuki

testimoni tentang asuransi, yang berguna adalah pengalaman tentang proses penyelesaian Claim, cepat atau lambat, ribet atau tidak, konsumen merasa dirugikan atau tidak, dan sejenisnya.
kalau proses penutupannya (penerbitan polis), saya rasa mereka tentu akan memeberikan service yang excellent kepada prospek tentunya...apakah juga akan excellent pada pengurusan claim? Ini tentunya harapan bagi semua pemegeng polis, asuransi apapun, dimanapun...
ini pandangan saya lho....
Salam....




Senin, 05-03-2007 11:30:50 oleh: yanuar

Saya adalah salah seorang agent Prudential dan saya bisa membantu menjelaskan kepada rekan-rekan yg berminat atau sekedar ingin tahu tentang asuransi Prudential atau produk Prudential lainnya. Hubungi saya di yanuar_rfto@yahoo.com. Terima Kasih.



Kamis, 16-08-2007 14:12:51 oleh: Jajang Nurjaman

Prudential itu kan yang beberapa tahun lalu nyaris di-pailitkan gara-gara gak bayar komisi agennya yang di Singapura ya? Wah...bayar komisi aja pake ngemplang, gimana lagi mau bayar klaim nasabah, bisa2 duit nasabah dibawa kabur ke Inggris pula......



Kamis, 16-08-2007 16:49:12 oleh: Nancy Yolanda

Bukannya ingin menjelekkan, tapi setahu saya bukankah prudential itu asuransi yg berbasis investasi.. apakah Pak Aloysius Weha sudah diterangkan, apabila pada saat nilai dana investasi Bapak ternyata jelek/minus fasilitas medical tersebut tidak dibayarkan apabila terjadi klaim?

saat ini banyak rupa dan ragam produk investasi, sebaiknya membeli produk jgn asal cepat jadi Pak, yg penting jaminan bahwa bila ada klaim pasti pertanggungannya pasti dibayarkan.. dengan catatan klaim sesuai dengan klausul yg terdapat pada polis..

Salam kenal Pak =D




Kamis, 16-08-2007 17:34:43 oleh: aloysius weha

Seujurnya, saya memang tidak menyimak keterangan tentang nilai dana investasi ini Mbak Nancy...Akan saya tanyakan ke agennya kalau nanti datang ke rumah. Kebetulan, istri saya barusan register.

Salam kenal buat semua komentator. Makasih tambahan informasinya.




Selasa, 21-08-2007 09:06:50 oleh: Adril Syukri,SE

Saya yakin Pak Aloysius Weha bukan hanya tertarik akan mamfaat produknya,tp asuransi jiwa,kesehatan,keclakaan,sakit kritis untuk saat ini amatlah penting utk dimiliki. Ingat,langit ga akan slalu biru. Kta bs saja bilang ga akan sakit2,ga akan kena keclakaan atau yg lbh ekstrim lg ga akan prnah mati.Tapi yg mjd mslh pd saat kjdian2 tsbt dtang adlah, siapa yg akan mnanggung smua biaya yg tmbul? Apkh kita atau org lain yg akan mnanggungnya? Inilah salah satu manfaat asuransi, selain manfaat2 lain spt investasi,prlndungan pndptan klga,beasiswa anak,dana pensiun dll. Salut utk pak Weha,yg pnting ikut dl pya polis pak.Prudential saat ini benar2 Number One,bpk bs liat dimjalah Info Bank,Investor edisi Juli 2007 n harian Bisnis Indonesia. Mgnai klaim jgan ragu pak,RBCnya 696 artinya apbla slrh nasabahnya klaim,mreka sanggup byrkan hmpr 7xlipat total klaim. Bagi yang blm pya asuransi,saatnya Anda mencari informasi yg benar ttg asuransi,krn asuransi Prudential bukan asuransi Jadul(jaman dulu), masuknya mudah tp klaimnya susah. Skrg kebalik,masuknya susah krn hrs di tes kshtannya,tp klaimnya paling gampang. Makanya jgn hanya komentar negatif,kenali dlu lebih dalam baru komen.



Rabu, 12-09-2007 07:45:54 oleh: Yuli

saat ini saya mencari nomor tlp yang bisa dihub ke Agen Prudential an. Denny Indra. bisa bantu saya



Rabu, 12-09-2007 16:10:56 oleh: irwanto R

berdasarkan pengalaman saya sebagai agent asuransi,mereka yang membeli produk asuransi adalah mereka yang mempunyai pandangan kedepan buat dirinya dan keluarga yang mereka cintai,,akan resiko setiap manusia baik yang pasti ataupaun tidak pasti,dan dasar dari suatu asuransi baik perusahaan maupun pemegang polis adalah ITIKAD YANG BAIK.



Rabu, 12-09-2007 16:23:54 oleh: Yulius Haflan

Menurut sepengetahuan saya, asuransi itu hanya masalah kebiasaan. Di luar negeri, asuransi udah kayak kebutuhan aja. Memang yang penting dalam memilih asuransi adalah tiga hal, yaitu teliti membaca perjanjian, gmn proses pencairan klaim, dan ketiga adalah mengcover sejauh mana asuransi tersebut. Kalo kasus yang tidak bisa bayar komisi agennya itu kyknya lebih pada kasus bisnis murni, yang pasti klaim wajib dibayar karena perusahaan asuransi punya semacam jaring pengaman yang namanya reasuransi.
That's All I know.




Kamis, 20-09-2007 18:41:57 oleh: rosaline djayasukmana

saya nasabah prudential sejak 3 bln y.l. kira2 1 bln setelah pembayaran premi pertama, saya mengalami kecelakaan motor, jari tengah kaki saya hampir putus, ototnya harus dijahit & ada pergeseran tulang sehingga harus dipasang pen selama 1 bulan.

total biaya operasi & rawat inap mencapai 11 juta sekian. semuanya dicover prudential (saya cukup nunjukin kartu prulink saya, semua langsung diproses. ngga pake bayar dulu).

biaya kontrol setelah itu 2 x 200rb juga diganti (tapi tdk dengan kartu, saya harus bayar dulu baru klaim) dalam waktu 2 minggu setelah saya klaim.

terakhir, biaya lepas pen di jari kaki saya sebesar 2.5jt (Rumah Sakit bener2 mahal nih.. sigh..) juga sudah di-approve untuk diganti, tapi blm ditransfer (mungkin karena nominal lebih besar dari yang 200rb, jadi agak lebih lama ya.. hehe). sekarang sih belum sampai 3 minggu.

anyway.. ini bukan promosi. saya cuma nasabah yang puas banget sama pelayanan prudential. i'm thinkin about becoming an agent, soalnya sekarang cerita jari kaki saya & jumlah biaya yang dicover udah lumayan terkenal di antara temen2 & sodara2 saya. lumayan kan.. tragedi membawa rejeki :D




Senin, 24-09-2007 10:48:08 oleh: handayani

Saya ditawarkan untuk memiliki asuransi di Prudential. Kalau melihat benefit yang ditawarkan saya tertarik tetapi saya masih ragu masalah klaim, apakah klaim yang akan kita ajukan untuk 20 tahun lagi akan segampang waktu klaim rawat inapnya. apalagi untuk yang investasinya kecil tidak sampai 1 m tidak perlu tes kesehatan begitu yang dijelaskan kesaya. padahal setahu saya setiap ingin memiliki polis asuransi kita selalu dites kesehatan.lalu saya berada di kalimantan tengah yang tidak ada kantor prudentialnya bagai mana apa ngga susah.tolong bantu beri masukan ya. trims



Selasa, 02-10-2007 15:48:05 oleh: Adi Sarjanto

Menanggapi Bp/Ibu Handayani di Kalimantan Tengah bisa saya jelaskan bahwa untuk test kesehatan akan tergantung kepada kondisi kesehatan anda saat ini, jika kesehatan anda saat ini dalam kondisi sehat2 saja baik menurut anda sendir maupun dokter anda tidak perlu kuatir kan kalo diharuskan ikut medical check up. Ada batasan-batasan nilai pertanggungan yg diwajibkan utk ikut medical test serta kondisi kesehatan calon nasabah.
Masalah domisili bapak ada di Kalteng sebetulnya bukan menjadi masalah serius. Bpk bisa mencari agent Prudential di kota Bpk atau kota lainnya. Soal klaimnya pun bisa lsg dikirim ke kantor pusatnya di Jkt.
Jangan tunda lagi pak utk memiliki polis asuransi jiwa.

Salam
Adi Sarjanto




Senin, 08-10-2007 22:15:20 oleh: asiong

Sebenarnya Asuransi itu adalah sebuah kewajiban yg harus ada pada stiap orang...Walau orang tidak ambil /beli asuransi sebenarnya dia sendiri sudah ada asuransi karena dia mengasuransikan diri sendiri..jadi saat terjadi sesuatu maka yg keluar duit adalah diri sendiri..tapi lain halnya skrg orang rata2 lbh ngerti dan mao mengalihkan resikonya pada perusahaan asuransi shg kl terjadi apa2 si nasabah / keluarga sudah tidak memikirkan soal biaya lagi...Zaman sekarang memang insurance bisa dibilang sudah sangat Penting..apalagi biaya rumah sakit yg serba sangat mahal...Smoga membantu.



Selasa, 23-10-2007 11:24:49 oleh: Fendri

Apakah semua fasilitas yang ditawarkan sudah ada yang pernah dicoba untuk diklaim? Bagaimana proses dan waktunya? Soalnya saya juga ditawarkan asuransi ini.



Sabtu, 27-10-2007 11:14:40 oleh: Hengki SKom

Saya Hengki, nasabah Prudential, jg Unit Manager divisi di Ged. Menara Thamrin.
Saya tadi iseng liat2 comment, yah mmg ada pro dan kontra.itu biasa :)
Dulu saya jg sgt pesimis ttg asuransi(negatif think), ternyata stlh sy mengerti isi produknya, sy mengerti betapa bergunanya produk Prulink Assurance Account (PAA)untuk nasabah.
Ttg klaim, menurut pengalaman sy, ada klaim yg cepat di approve, ada yg butuh extra waktu, ada jg yg ditolak.
1. Klaim mudah di approve
=> berkas yg diminta Pru telah disediakan oleh nasabah/agen shg cepat di proses
2. Klaim butuh extra waktu
=> adanya kekurangan berkas yang diminta oleh Pru,nasabah/agen membutuhkan waktu tambahan untuk melengkapi, shg proses klaim menjadi sedikit lebih lama
3. Klaim ditolak
=> kesalahan prosedur klaim, misal utk PruMed, minimal rawat inap 2x24 jam baru bisa diklaim, ada yg 1x24 jam sudah klaim shg ditolak.
Untuk Kartu PHS, ada pengecualian penyakit2 yg tdk bisa diklaim dlm waktu dibawah 12 bulan sejak buka polis, nah ada nasabah yg coba2 klaim utk penyakit yg sdh diderita sebelumnya (dibawah 12 bulan) shg ditolak klaim nya.
Ada juga yang sewaktu membuka polis, tdk jujur thd agen, sudah pernah sakit ini itu tp bilang masih sehat ga pernah masuk RS. Ketika sakit masuk RS, dan klaim ke Pru. Pru akan cek ke RS atas nama tertanggung, dan ketika diketahui bhw si nasabah sdh pernah sakit tp ga jujur maka klaim utk sakit tsb akan ditolak, utk penyakit yg blm pernah diderita, bisa diklaim dan di approve.

Proteksi VS Investasi
PAA adalah gabungan keduanya, yg terpenting adlh proteksi.Kdg rata2 pikiran org 'East' msh blm peduli ttg masa depan,ketika sakit/cacat/meninggal baru terasa resiko yg hrs ditanggung sendiri.
Nah krn itu PAA menyediakan solusi yg terbaik utk
nasabah,PAA yg akan menanggung resiko nasabah.




Rabu, 31-10-2007 16:39:36 oleh: yusnia

yang jelas2 saja ya, saya sudah hampir 3 tahun menjadi nasabah prudential dan sudah 2 kali klaim pru-med. semuanya lancar2 saja, prosesnya mudah dan uang tanggungan segera ditransfer oleh prudential ke rekening saya setelah proses klaim, saya lupa persisnya tetapi yang jelas tdk lebih dari 3 minggu. saya pikir ga ada ruginya berinvestasi di asuransi, malah saya pikir investasi dasar manusia ada di kesehatan manusia itu sendiri..kalo sudah ada yang mengcover kita tinggal pikirin yang lain. begitu menurut saya..



Jumat, 02-11-2007 14:20:12 oleh: Budi Indrawan

Buat ibu Yusnia,
Terima kasih anda telah mengambil keputusan yang tepat dalam hidup anda.
Semoga dapat dicontoh bagi masyarakat.
Terima kasih




Jumat, 09-11-2007 10:24:17 oleh: randywu

wah jadi pengen ikutan, mahal kaga tuh..maklum masih bokek hehehe (Just looking around)



Minggu, 11-11-2007 22:29:44 oleh: jatun

saya pernah ditawari product asuransi oleh agen di menado tapi ragu karena saya tinggal di bandung dan saya mau tanya kalau saya ingin invest misal 50Jt diprudential product apa yang cocok untuk saya yang udah umur 57 tahun.dan perincinnya nilai investasi tiap tahun nambah berapa dan apa bila butuh uang apa bisa diambil lagi sebagian atau semuanya, dan apa tidak sulit. karena di asuransi axa katanya tidak masalah kapan butuh uang bisa diambil.

thank.




Jumat, 16-11-2007 13:15:17 oleh: SANDY

Asuransi yang terbaik adalah Asuransi yang Berada Di bawah Naungan Pemerintah Dan bukan nya Milik Asing
untuk Standart RBC, Perusahaan asuransi ini juga memiliki RBC diatas RBC Standart yang ditetapkan Oleh pemerintah..




Kamis, 20-12-2007 19:37:28 oleh: albarn

Halo uncle and aunty... :D
Saya pernah ditawarin prudential juga,/bulan bayar Rp350 ribu.....tapi saya incar investasinya aja,yg katanya pas 5 taun invesnya jadi 100 percent...jadi klo ikut sekarang n diambil 5 taun kemudian jadi besar deh pkknya....lupa nominalnya




Kamis, 20-12-2007 22:54:49 oleh: Rahmah Hasjim

Saya adalah agent prudential khusus Syariah dengan tetap melayani produk Prudential yang selainnya. Saya sengaja bergabung untuk memberi penyadaran ttg pentingnya perlindungan diri & keluarga sesuai ayat2 Qur'an & hadits2 Rasul. Saya mengalami sendiri betapa sulitnya hidup ditinggal wafat kedua orangtua tanpa ditinggalkan biaya cukup untuk pendidikan hingga kami harus bekerja keras, sangat keras.



Rabu, 02-01-2008 15:46:14 oleh: ACHMAD ZUBAIDI

Pernahkah anda mendengar kisah seorang sukses dan memiliki segalanya, namun dalam sekejap ia kehilangan semuanya dan tidak memiliki apa-apa lagi? Di tengah maraknya kondisi investasi saat ini, pernahkah anda berpikir mengenai resiko investasi yang mungkin saja terjadi hari ini ataupun dimasa depan?Jatuh sakit atau mengalami masalah keuangan tidak ada seorangpun mampu menghindar jika hal ini terjadi. Adakah orang tua yang menginginkan bergantung kepada anak dihari tuanya? Atau adakah orang tua yang merencanakan pendidikan yang tidak berkualitas untuk anak-anaknya?

Setiap orang perlu melakukan perencanaan keuangan pribadi sehingga kehidupan mereka dan keluarga kelak dapat berjalan sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Ada kata-kata bijak “If you neglect your finance, it will come back yo haunt you” yang artinya “Jika anda mengabaikan keuangan anda, maka hal itu akan datang kembali dan
menghantui anda”.

Pada dasarnya perencanaan keuangan pribadi merupakan suatu proses pencapaian tujuan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang terencana. Tujuan keuangan yang dimaksud dapat perencanaan menabung untuk pendidikan anak, perencanaan masa pensiun, perencanaan perlindungan keluarga, dan lain-lain. “When you finances are strong,
you can use it to further enrich your other life compartments” yang artinya “Kalau keuangan anda kuat, selanjutnya anda dapat menggunakannya untuk memperkaya gerbong kehidupan anda yang lain”.






Kamis, 03-01-2008 12:15:54 oleh: febri

Masih banyak orang yang beranggapan semua agen hanya mencari nasabah untuk kepentingannya sendiri. Makanya agen terkesan maksa bagi sebagian orang. Tapi itu semua ga berlaku buat saya,saya jg agen prudential,tidak ada kata maksa... YOUR LIFE IS IN YOUR HAND...ga ada yg bisa maksa,hanya tanya pada diri kita sendiri, pada saat anak kita butuh uang untuk sekolah apa kita sudah siap nanti?saat kita sakit apa kita udah siap?jgn pikirkan agen atau orang lain, pikirkan diri anda sendiri....kita bilang pd orang lain kita tidak mungkin sakit, tapi kenyataannya.....kita bicara seperti itu hanya karena kita masih dalam keadaan tenang...jadi pikirkanlah hidup anda dengan baik untuk ANDA dan ORANG - ORANG yg anda cintai....



Jumat, 04-01-2008 09:50:32 oleh: agustin satiawan

ada yang bilang " pengalaman adalah guru yang paling baik" tapi kalau menurut saya "pengalaman orang lain adalah guru yang TERBAIK dari yang paling baik...jd mksd sy kenapa kita harus ambil resiko utk sesuatu yang kita belum tahu kapan itu(sakit/kecelakaan/meninggal/cacat) akan terjadi..mobil/rumah/barang mati lain aja ada asuransinya tapi KITA yang hidup tidak mau di asuransikan??? mumpung Asuransi masih jadi KEBUTUHAN kita perlu ambil jangan nanti sudah jd KEWAJIBAN...pada dasarnya semua asuransi itu BAGUS tinggal kita ambil sesuai kebutuhan dan kemampuan kita..sekarang di Indonesia setiap perusahaan yang mau pakai standar ISO harus punya asuransi buat karyawannya....Kita semua berharap hidup akan sehat terus sampai nanti tapi siapa yang bisa JAMIN? kalau sdh ambil asuransi dan ternyata kesehatan bagus terus sampai usia 75 misalnya...bagus toh? sdh dapt bonus dari TUHAN..kan tabungan di asuransinya bisa dipake utk pensiun atau utk anak /cucu atau malah utk di sumbangkan utk tempat ibadah atau anak yatim misalnya...dapat PAHALA kan maka HIDUP dan MATI pun kita BERGUNA



Minggu, 06-01-2008 11:06:17 oleh: yudi

menurut saya, asuransi tuh bagus.itu adalah investasi yang dahsyat! cuma orang yang belum tau aja yang bilang asuransi tu jelek.saya juga heran sama org" yg bilang asuransi jelek.jeleknya dimana?lha wong sama aja kaya nabung kok. lagian, ntar duitnya bisa diwarisin buat anak cucu kok.



Senin, 07-01-2008 00:55:43 oleh: maya

saya pengen banget ikutan asuransi, tapi masih mencari yang bagus..tolong donk referensina y...biar dapet asuransi dan investasi, minimal invest tiap bulan berapa?

thanks




Selasa, 08-01-2008 12:31:30 oleh: febriani

halo bu Maya....
Saya bisa jelaskan secara rinci tentang tabungan plus investasi dr prudential untuk bu Maya




Rabu, 09-01-2008 11:13:53 oleh: Budi Taruma

PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
Coba baca dan renungkan... Akankah anda masih bekerja lagi pada saat usia anda diatas 50 tahun ? Darimanakah keluarga anda mendapat penghasilan dan penghidupan yang layak jika anda sudah tidak bekerja lagi ? Akan dibawa kemana nasib buah hati anda pada saat usia anda diatas 50 tahun ? Mungkin anda adalah orang yang berpenghasilan 10 juta atau lebih sebulan, namun musibah (penyakit) bisa datang tiba-tiba, cukupkah uang tabungan anda di bank ? kalau cukup, apakah TIDAK BERKURANG jumlahnya jikalau anda sakit ? Setiap manusia pasti meninggal, tapi tidak tahu kapan ? ingin kah anda dapat santunan meninggal untuk orang-orang terkasih anda ? Apakah anda mempunyai impian untuk menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi, beli rumah yang layak, beli mobil bagus ? Inginkah anda punya TEMPAT MENABUNG yang bisa tarik tunai kapan saja PLUS proteksi seumur hidup ? Inginkah anda mengatur masa depan anda sebaik anda mengatur diri anda sendiri ? Inginkah anda bersama dengan orang yang anda cintai dimasa pensiun anda ? Inginkah anda dan keluarga anda terlindungi seumur hidup tanpa ada rasa kekhawatiran ? DENGAN MENJADI NASABAH PRUDENTIAL maka RASA CEMAS dan KHAWATIR anda akan TEROBATI






Sabtu, 12-01-2008 11:08:11 oleh: Ari Sundari

Dear All,

Sepertinya menarik, tapi saya belum bisa menemukan akses untuk bergabung. Saya tinggal di Lippo Cikarang Bekasi dan ingin bergabung. Mohon informasi bagi yang memilikinya. bisa hubungi saya di e-mail ini (sndr_ari@yahoo.com)

Terima kasih




Selasa, 15-01-2008 22:21:22 oleh: jonvanda ( vanda )

sbenarnya yg diasuransikan bukanlah jiwa kita, krn jiwa tdk dpt/ tdk bisa di asuransikan karena Tuhan hanya memberi kita 1 jiwa, tetapi yg diasuransikan adalh keuangan kita, dimana terjadi suatu resiko pd diri kita maka ada yg meng-cover atau plg tdk membantu meringankan beban kita, seperi cnthnya : si A meng-asuransikan hartanya ( mobil / rumah ) krn takut jika terjadi sesuatu thdp hartanya ada yg cover, tetapi menurut saya jika si A tdk meng-asuransikan hartanya, si A pun masih bisa mencari / mengumpulkan hartanya kembali karena si A masih hidup, jadi kluarga dan anak2 si A pun tdk perlu khawatir karena si A masih bisa mencarikan / memenuhi kebutuhan mereka. tetapi jika si A yang sdh tidak bisa bekerja / masa kontrak didunia sdh selesai ( maaf..meninggal), maka siapa yang bisa mencari dan memenuhi kebutuhan keluarganya, sdgnkan biaya rmh sakit / pemakaman itu tidak murah, mka buntut2nya kluarganya pasti menjual harta tersebut untuk menutupi biaya2 itu. tapi jika si A mempunyai asuransi maka asuransi trsbt akan mengeluarkan Uang Pertanggungan dan uang itu bisa digunakan untuk biaya pengobatan atau pemakaman, jadi hartanya tdk perlu dijual utk memenuhi biaya2 itu, dan hasil investasinya pun tidak berkurang maka kluarga si A pun dpt mengambil hsl itu utk digunakan biaya hidup. apalagi ada sistem Prupayor,Pruwaifer atau Pruparentspayor di Prudential yg dapat menjamin nasabahnya.
jika ragu msk asuransi krn omongan org2 sekitar itu salah, krn org hanya bisa komentar tetapi jika sudah menyangkut urusan untuk kluar uang pasti pada lari. kalo memang anda tercegat memiliki asuransi hnya krn omongan org, saya sarankan untuk anda minta ke org tsb tanda tangan di atas kertas putih dan bermaterai yg isinya : jika terjadi sesuatu trhdp diri anda maka org tsblah yg akan menanggung seluruh biaya anda ataupun kluarga anda. jika org trsebut stuju maka anda tdk perlu lg memiliki asuransi dimanapun juga, krn org tsb sdh menjamin anda.




Selasa, 15-01-2008 23:06:18 oleh: CHANDUR

SETAHU SAYA UNTUK MENGIKUTI INSURANCE SOAL MEDICAL INSURANCE HANYA BISA DIGANTI OLEH SATU INSURANCE COMPANY TDK BISA TIGA COMPANY
JADI APA YANG DITULIS OLEH SALAH SATU PEMBACA MEMBUAT SAYA BINGGUNG DAN SANKSI SOAL INSURANCE YANG DIA MASUK




Rabu, 16-01-2008 15:22:24 oleh: febri

siang pak Chandur..
untuk menjawab pertanyaan pak Chandur, kalau untuk prudential untuk masalah klaim bisa double claim dengan company lain, karena aku juga sudah mengalami nasabah aku sendiri yg kena double claim, dan uang pertanggungannya sudah dia terima, kita hanya memerlukan fotokopi kuitansi yang sudah dilegalisir rumah sakit, hasil lab,dsb saja...kalau untuk company lain, barangkali ada yg bisa membantu..




Kamis, 17-01-2008 02:33:00 oleh: Fenny Buana

Saya baru melihat adanya forum ini,jika ada yang berminat untuk bergabung menjadi agent di bisnis yang hebat ini (anda dapat mempunyai penghasilan minimal 5jt per bulan dan tidak ada maksimal. Tidak ada keterikatan waktu) atau ada yang ingin menjadi nasabah dengan cara pertama adalah memahami dan mengetahui apakah asuransi Prudential ini.
Terima kasih.

Prudential,
Always understanding, Always Listening.

-Fenny-




Sabtu, 19-01-2008 11:44:30 oleh: Indah Purnamasari SE,MM.

Hi semua salam kenal, terutama bwt fenny buana. Saya adalah agent prudential juga, domisili di malang jawa timur walau sebnrnya saya asli pontianak kalbar.baru bergabung +/- 6 bulan yang lalu. tapi walau masih seumur jagung saya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kpd nasabah2 saya, sesuai dengn motto nya "always listening,always understanding".training2 yang uda diberikan prudential benar2 telah mengubah mindset saya mjd optimis dan percaya diri.Bener deh g nyesel udah jadi agent perusahaan asuransi terbaik (Prudential). itung2 dapat duit sambil mendulang pahala telah membantu banyak orang melalui asuransi.aplg skrg sudah ada produk baru yamg namanya PRUSYARIAH(proteksi @ investasi berbasis syariah).
salam hangat,
Indah Purnamasari




Sabtu, 19-01-2008 23:52:14 oleh: rudi santana

salam sukses untuk anda yang membaca ini.

Prudential adalah perusahaan dari inggris yang sudah berdiri dari tahun 1848.

sooo.....
Prudential merupakan salah satu asset inggris.
dan sudah tentu negara inggris akan mendukung kelangsungan berjalannya prudential.

contoh pada tahun 1994, prudential dipailitkan oleh pengadilan niaga.
tidak berselang lama prudential dan team dari seluruh negara termasuk kedubes inggris mengajukan protes keras, karena kasus ini hanya menyangkut masalah pemberian bonus agent. bukan masalah kesulitan keuangan. sehingga dari pihak Mahkamah Agung ikut turun tangan dan membatalkan keputusan pemailitan yang sudah dikeluarkan pengadilan niaga.tidak berselang lama 2 nasabah menuntut prudential lagi untuk dipailitkan. tetapi ditolak oleh pengadilan.

memang.semakin tinggi sebuah pohon semakin besar angin yang mencoba merobohkan.

salam sukses selalu.




Senin, 21-01-2008 01:47:27 oleh: bony pangidoan

salam kenal..
semua perusahaan kecap pasti men-cap bahwa kecapnya no.1.. saya pun juga mengakui bahwa prudential untuk saat ini adalah yang terbaik karena itu saya mencoba jadi agen prudential.. banyak hal yang saya dapat mengenai insurance dan betapa bodohnya kita yang selalu berpikiran negatif ttg insurance padahal sebenarnya klo setiap penduduk memiliki 1 asuransi jiwa saya yakin seyakin-yakinnya ketika orang itu tiada maka orang itu meninggalkan warisan untuk orang-orang yang disayangi..




Rabu, 23-01-2008 12:21:39 oleh: veronika

Salam Sukses,
Prudential adalah asuransi TERBAIK di indonesia, terbukti dengan diperolehnya Penghargaan 6 kali berturut-turut oleh majalah investor sebagai asuransi jiwa terbaik dengan RBC 696%,dengan total aset diatas 6,2 triliun, Yang berarti Prudential Sanggup membayar klaim para nasabahnya 7x lipat.Prudential adalah asuransi yang nyaris sempurna (Baca Infobank & Investor Edisi juli). yang memberikan predikat terbaik adalah masyarakat & para nasabah sendiri. Mengapa harus memilih yang terbaik?

Roda kehidupan selalu berputar, kita mendaki dari bawah ke atas dan tidak berharap untuk turun ke bawah, jika pada saat kita berada diatas dan memasang segitiga pengaman maka roda yang diatas tidak mungkin akan turun ke bawah.

setiap orang tua pasti akan memberikan yang terbaik buat anak-anak, jika setiap orang tua telah mempersiapkan segalanya buat masa depan orang yang disayangi maka rasa cemas, kekhawatir akan sirna.

selamat buat prudential atas penghargaan LIFE TIME ACHVIMENT.




Rabu, 23-01-2008 12:48:59 oleh: TRIVENA

SALAM KENAL,
SAYA ADALAH AGENT PRUDENTIAL DAN BARU BERGABUNG HAMPIR SATU THN,SAYA BERDOMISILI DI MALANG.MEMANG PRUDENTIAL BTL2 OK,KOMITMEN TERHDP NASABAH SANGAT BAIK TERBUKTI APABILA NASABAH KLAIM AKAN DIGANTI OLEH PERUSAHAAN DG RENTANG WAKT 2-3 MING, APALAGI BUAT AGENTNYA BONUSSSSNYA LUUAR BIASA, MAKANYA TDK SLH BERGABUNG DI PRUDENTIAL.

SUKSES SELALU BUAT SEMUA,
PRUDENTIAL
ALWAYS LISTENING,ALWAYS UNDERSTANDING




Rabu, 23-01-2008 14:57:01 oleh: Ayoh Thalib

saya juga agent di prudential, Prudential is the best, 6 tahun berturut turut menjadi asuransi terbaik di Indonesia (versi majalah investor)




Jumat, 25-01-2008 12:56:42 oleh: vanda

salam dasyat semuanya,

mari kita bantu masyarakat untuk sadar asuransi yg pada akhirnya bisa menolong mereka dalam menangani keuangan mereka.

vanda
Pruplanner-
PRUDENTIAL
Always Listening-Always Understanding.




Selasa, 29-01-2008 17:15:59 oleh: donna mayha herwinda

tahun depan sy berencana menikah dan sy pikir ga ada salahnya untuk menginvestasikan dana sy dengan tujuan menambah dana sy,krn mungkin sy akan membuka suatu usaha nantinya stlh menikah..dan di prudential ini sy menemukan banyak keuntungan.smoga perekonomian di negara kita tetap stabil!!!saat ini sy tinggal menunggu polisnya..yg katanya cukup lama jadinya.jgn lama2 donk...



Minggu, 03-02-2008 17:29:51 oleh: erick

saya ikut prudential karena ikut2an,sekarang udah jalan 4 tahun .premi 1jt/bln.saya mau tahu berapa uang yang saya dapat kalau udah 10 tahun.umur saya sekarang 45 tahun,saya ikut manage fund dgn harga per unit nya rp.4200..ada yang bisa bantu saya?trim



Selasa, 05-02-2008 19:42:50 oleh: pungky

saya salah satu nasabah, sudah 2 tahun jadi nasabah, nilai investasinya terus naik, lihat seperti itu wah ini peluang bagus niih,eeeeh jadi agen juga. kalo mau lihat2 bisa buka ini aja http://myprusyariah.blogspot.com , semoga bermanfaat.



Rabu, 13-02-2008 16:32:48 oleh: Yohanes Paschalis Utomo

Halo saudara Erick, saya ingin membantu Anda...sebelumnya saya musti tahu terlebih dahulu :
1. Komposisi premi berkala dan top up premi berkala (pru saver) misalnya premi berkala Rp9.000.000 dan top up premi berkala (pru saver) Rp3.000.000

2. Tanggal, bulan, tahun lahir saudara Erick

3. Saudara Erick merokok atau tidak?

4. Jenis kelas pekerjaan saudara Erick, kelas1 utk bekerja 100% di dalam ruangan, kelas2 50%, kelas3 100% di lapangan


Thank you.

Yohanes Paschalis Utomo, MM
Prudential Financial Advisor




Senin, 18-02-2008 12:02:00 oleh: Yusuf Wahyu Purwanto

Terimakasih banyak untuk teman-teman yang sudah bergabung, minimal telah banyak menyemangati kami-kami yang baru bergabung, semakin yakin dengan pilihan kami. ok thanks



Senin, 18-02-2008 14:40:36 oleh: ety

Saya tertarik dg asuransi ini, tapi terus terang income saya pas-pasan, gimana caranya? Tolong dong penjelasan yang detailnya !



Senin, 18-02-2008 15:15:59 oleh: chika

Mbak Ety, saya ambil asuransi Prudential buat anak saya. Minimal premi per bulan Rp 350.000,- bisa pake kartu kredit bisa debet rekening.
Ini yang kedua saya ambil. Sebelumnya untuk anak saya yang pertama juga pakai Prudential cuma Rp 300.000,- (2 th yang lalu).




Selasa, 19-02-2008 08:50:28 oleh: ETY

Thank Mbak Chika, salam kenal. Misal saya pengen ikutan gimana caranya dan harus kemana ? trims.



Rabu, 20-02-2008 01:11:33 oleh: zam an

Selamat Pagi...saya nasabah dan sekaligus calon agen prudential ( mengapa calon agen..? karena saya belum mendapat polis dan juga belum mendapat no.anggota keagenan ). sya bergabung di PRU baru 2 minggu lalu dari sohib saya di Palangka Raya Kalteng. tadinya sy apatis terhadap berbagai jenis asuransi, namun setelah saya dikenalkan PRU saya begitu tertarik karena programnya begitu mulia. PRU tidak hanya memberikan perlindungan tapi jg mengajak semua orang untuk berpikir realistis dalam menghadapi hari tua. kalo semua orang indonesia ikut program PRU, sy yakin dan bahkan hakul yakin. Tidak ada lagi generasi setelah kita yang menanggung beban kemiskinan. masyarakat indonesia akan makmur dan sejahtera, no coruption, no crime...thanks PRU semoga misi mulia mu memberikan pencerahan bagi semua umat.



Kamis, 21-02-2008 19:10:49 oleh: vanda

dear mba Ety,

salam kenal mba Ety.., jika anda tertarik untuk mencari tahu lebih dalam mengenai investasi yang ditawarkan oleh Prudential, mba Ety dapat menghubungi saya di Jonvanda@gmail.com, silahkan Mba Ety menulis data diri anda dan meninggalkan no tlp / hp yg dapat dihubungi, dan saya akan menghubungi Mba untuk menjelaskan lebih detail.

thnks & Regards

vanda

Prudential Agent




Jumat, 22-02-2008 01:09:41 oleh: Eko MS

Dear All,

Selamat pagi..! Salam kenal semua!

Segala puji syukur bagi Tuhan Semesta Alam, bahwa masyarakat Indonesia semakin sadar akan urgensi dan manfaat asuransi.
Dana darurat (biaya pengobatan rumah sakit , sakit kritis, cacat tetap total, cadangan bagi keluarga jika pencari nafkah meninggal), dana masa depan (pendidikan, pensiun, haji dll) merupakan kebutuhan penting, dan sekarang semua itu dapat direncanakan dengan matang melalui asuransi. Silahkan menghubungi kami untuk membantu perencanaan keuangan yang sehat bagi masa depan anda dan keluarga. Kami senang melayani anda.

Selamat menikmati pelayanan kami.

Eko MS

Prudential Agent




Selasa, 26-02-2008 12:53:02 oleh: Hotma Samosir

Dear All,

Salah persepsi tentang asuransi adalah buat dari kurangnya pemahaman calon nasabah tentang manfaat dasar asuransi bagi fondasi keuangan individu maupun keluarga. Juga dari sisi agen adalah minimnya informasi yang disampaikan perihal ketentuan dan batasan-batasan dalam memiliki asuransi.

Jika anda calon nasabah asuransi dan INGIN MEMILIKI asuransi di Perusahaan yang baik, langkah pertama adalah MELUANGKAN WAKTU yang cukup untuk mendengarkan agen yang menjelaskan. Bukan jualan kecapnya tapi prinsip perlindungan keuangan, resiko investasi dan manfaat asuransi.

Luangkanlah waktu AT LEAST 1 Jam menjelaskan segala kebutuhan dan kendala keuangan anda kepada agen asuransi dan mendapatkan keterangan yang lengkap. ITU ADALAH HAK ANDA

Tugas Agen Asuransi adalah sebuah TUGAS MULIA untuk membantu masyarakat mengamankan uangnya demi masa depan. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian dari mereka yang menjadi agen hanya mengejar komisi tetapi itu hanya sepersekian % dari komunitas asuransi baik Global maupun domestic.

Salam Hangat
Hotma Samosir
Financial Sales Consultant
PT. Prudential Life Assurance




Selasa, 26-02-2008 14:08:49 oleh: MAS YANTO

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ustaz Ahmad yang dirahmati Allah swt,
Saya berkeinginan untuk mengambil asuransi jiwa, asuransi kesehatan maupun asuransi kerugian. Yang ingin saya tanyakan, asuransi yang seperti apakah yang dibolehkan dalam Islam?

Mohon penjelasannya.

Wassalam

Octa Dwinanda
f3ihung

Jawaban
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Meski sudah memasyarakat dan lazim digunakan orang di seluruh dunia, namun kalau kita mau jujur dengan hati nurani, sebenarnya ada banyak kelemahan dalam asuransi yang kita kenal. Di antaranya adalah:

a. Asuransi Mengandung Unsur-unsur Tidak Pasti

Ketidakpastian yang dimaksud adalah antara peserta dengan perusahaan sama-sama tidak tahu, berapa yang harus dikeluarkan dan berapa yang akan didapat. Bisa jadi seorang peserta asuransi berharap akan bisa mendapat banyak dari klaim, tapi bisa juga tidak mendapat apa-apa.

Akad ini berarti mengandung jahalah yang diharamkan dalam agama. Di mana penjual dengan pembeli sama-sama tidak tahu keuntungan dan kerugian masing-masing. Karena masih sangat bergantung dengan banyak kejaidan.

b. Premi Diputar dalam Investasi dengan Sistem Ribawi

Perusahaan asuransi konvensional membenamkan dananya dengan sistem ribawi. Uang premi yang terkumpul dari peserta akan diinvestasikan dengan cara haram. Karena itu hasilnya pun merupakan uang riba yang haram juga.

Bila peserta asuransi mengajukan klaim, tentu saja uang hasil klaim itu bersumber dari investasi ribawi.

c. Asuransi mengandung unsur pemerasan

Seringkali terjadi dalam sebuah kesepakatan yang terlalu tebal, seorang peserta asuransi tidak mampu memahami secara menyeluruh isi perjanjian. Sehingga dalam banyak kasus misalnya, apabila peserta tidak bisa melanjutkan pembayaran preminya, akan hilang premi yang sudah dibayar atau dikurangi.

Di sini sangat terasa unsur pemerasan oleh pihak perusahaan asuransi kepada peserta.

e. Asuransi termasuk jual beli atau tukar menukar mata uang tidak tunai

f.




Rabu, 27-02-2008 20:28:33 oleh: aida

maaf ya mas yanto, tapi di PRUDENTIAL ada kok asuransi yang dikelola oleh TAKAFUL MALAYSIA yaitu Asuransi Syariah PRUDENTIAL.



Rabu, 27-02-2008 21:58:41 oleh: Phil Lea

NAH..LHO....SEKARANG KETAHUAN, BANYAK AGEN ASURANSI YANG SLIWERAN DI SINI, HINGGA JADI REBUTAN KLIEN....!!!DAGANG APA ..LAGI...!!!!



Sabtu, 01-03-2008 08:51:57 oleh: iyan ruswandi

mohon,,,,minta penjelasan tentang PRUDENTIAL,saya ingin jadi Agen PRUDENTIAL,,karena blm sanggup u/ menjadi nasabah prudential saat ini,,mohon bantuan nya,,trims



Sabtu, 01-03-2008 20:06:31 oleh: joice ndoen

buat masw iyan ruswandi, cukup gampang mas, tinggal mas cari aja kantor perwakilan asuransi prudential di kantor mas, pasti dengan senang hati mereka akan membantu mas.

Salam sukses, mas




Senin, 03-03-2008 15:13:08 oleh: Daniel

Apakah bisa membantu saya. Saya ingin tau lebih banyak ttg Prudential. Saya sdg berpikir utk punya asuransi utk pendidikan 2 anak saya. (usia 1,5th dan 7th). Saya kurang yakin ttg produk PAA Krn biaya sekolah justru diambil dr Manfaat Nilai Tunai (Rp Equity Fund) yang belum jelas naik turunnya. Di mana ya kalo mau cari yang pasti-pasti aja?...Trima kasih kalo ada yg bisa bantu saya.



Rabu, 05-03-2008 15:55:03 oleh: Jimi

PAK DANIEL....MEMANG BAPAK TINGGAL DIDAERAH MANA?
BAPAK BISA EMAIL SAYA DI
JIMI@PEC-TECH.COM

UNTUK LEBIH JELASNYA PENGENAI PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE




Minggu, 09-03-2008 22:55:33 oleh: Titi Patiha

salam mas wisnu saya adalah suami dari mas arif lkis yang dulu datang pas pernikahan sampean, saya saat ini saya menjadi agent juga di prudential untuk jogja, masih sering pulang kalau ada teman atau saudara yang di jogja yang bisa direferensi mas wisnu untuk bisa menabung plus investasi di prudential. berapa bulan sekali pulang ke jogja mas,

makasih
salam
Titi




Senin, 10-03-2008 11:30:48 oleh: yosima ferri

menarik juga ya.. ada pendapat pro dan kontra, saya jadi tertariknih utk ikut, saya tinggal di ungaran, tks



Selasa, 11-03-2008 08:00:05 oleh: Tony Gunawan

Asuransi Prudential emang beda dari yang lain, kita bisa investasi uang kita sambil ikut asuransi. Yang ingin saya tahu keuntungan apa yang saya dapatkan, dan komposisi seperti apa pengaturan asuransi dan investasi, jika saya menyimpan 1 juta perbulan selama 10 tahun. Saya minta tolong kepada agen yang bisa memberikan bantuannya.... terima kasih. Untuk komposisinya bisa dikirimkan ke email pikiranrakyat_tony@yahoo.co.id



Kamis, 13-03-2008 14:41:59 oleh: siska

wah..wah... kayaknya forum ini rame ya.. saya jadi tertarik juga ikut asuransi ini, tapi dana saya mepet neh, kira2 untuk ikut minim berapa ya?? dgr2 ada yang 300rb or 350 rb apa itu sudah minim?? apa bener ada yang investasi aj?perhitungane gmn? minta tolong donk dikirimin perkiraannya klo nabung segitu ke email saya di siska_imt2000@yahoo.com, saya tinggal di semarang katanya ada agent disana, dimana ya? maklum orang baru disini he..he..

thx infonya...





Minggu, 16-03-2008 18:12:37 oleh: Yosephine

sore mbak siska,
saya sangat bangga dengan mbak siska yang tertarik dengan asuransi.
mbak tidak usah kwatir karena mbak bisa ikut walau disemarang mbak tinggal transfer uang melalui permata bank.
saya agen prudential di jakarta tapi saya banyak nasabah di luar kota.biaya minim 300rb.




Kamis, 20-03-2008 14:17:12 oleh: FITRI

Oke banget coment-2nya. Yang jelas memang sebelum memutuskan untuk berasuransi,calon nasabah bisa meluangkan waktu untuk berkonsultasi dengan agen yang menawarkan. Siapkan daftar pertanyaan / hal-hal yang ingin Calon Nasabah ketahui tentang produk asuransi yang akan Anda ambil. Insya Allah, Agent akan menjelaskan dengan detail dan jelas apapun pertanyaan Calon Nasabah. Karena ada pepatah "TAK KENAL MAKA TAK SAYANG".



Kamis, 20-03-2008 15:04:58 oleh: ridho

Ass. wr wb Mas Yanto,

Menanggapi uraian di atas tentang asuransi haram,
Saya ingin menjelaskan bahwa sebenarnya asuransi tidak haram karena tidak ada teks dlm Al Qur'an dan Hadis yang melarang asuransi, kmdian ada kesepakatan/kerelaan antara 2 belah pihak yang diwujudkan dalam akad mudharabah dan niat peserta adalah untuk menabung untuk membantu orang lain.
Hal lain adalah asuransi tersebut harus tidak boleh mengandung unsur gharar (ketidakjelasan), maisir (untung-untungan) dan riba.
Dana untuk membayar klaim peserta berasal dari iuran peserta yang disebut dana Tabarru' yang bebas bunga dan denda, sedangkan untuk investasi masuk ke investasi syariah di Jakarta Islamic Index.
Hal lain yang penting adalah adanya Dewan Pengawas Syariah MUI yang memastikan asuransi ini sesuai dengan koridor syariah.

Semoga bermanfaat dan terima kaih
Wass wr wb




Minggu, 23-03-2008 10:41:01 oleh: abdul kodir

NGOMONG2 TENTNG PRUDENTIAL...AWALNYA SAYA JADI NASABAH LALU TERTARIK JADI agent...SOALnya saya mau memberikan informasi ketemen-temen MANFAAT TENTANG ASURANSI.apalagi sekarang prudential meluncurkan asuaransi SYARIAH..DENGAN MODAL AWAL 37 MILIAR...DENGAN ASUMSI PENDUDUK INDONESIA YANG SEBAGIAN BESAR UMAT MUSLIM.DATA TAHUN 2001 MARKET SHARE SYARIAH HANYA 0.3% DARI TOTAL DANA ASURANSI KESELURUHAN.THANKS



Minggu, 23-03-2008 15:50:38 oleh: Raswah

Pada dasarnya asuransi itu bagus dan sangat bermanfaat pada diri dan keluarga.hanya saja yang membuat kesal itu adalah proses Claimnya yang sangat rumit, perlu ini,perlu itu,nah kalaulah si nasabah itu tinggal di kota dan punya pendidikan bisa memahami.dan mengurusnya.Terutama jika Claim kecelakaan misalnya,perlu ada laporan polisi,BAP polisi.ini yang rancu,kita kan sudah memahami bagaimana berurusan polisi,hilang ayam lapor polisi malah sapi yg ikut hilang.itu kata orang sih...! jadi harapan saya di sini gimana kalo pihak perusahaan asuransi itu mempermudah dikit az...! syarat2 claimnya sebagaimana saat mau masuk.tak ada ktp,sim jg boleh.Jadi gak ada laporan polisi ya...laporan kepala desa deh jg diterima,saya sih dari dulu ter tarik yang namanya asuransi hanya saja mikir claimnya itu......ayo siapa minat prospek saya itung2 sebetulnya premi 2jt per bulan sih kayaknya masih sanggup deh...! hanya saya cari yang claim tdk pake polisi segala.proposal bertumpuk di rumah,ada 5 perusahaan,tapi semua agen muntaber sy buat(mundur tanpa berita).sy katakan semua syarat dari pihak asuransi sy siap termasuk medical chek,tapi satu syarat buat perjanjian jgn libatkan polisi dlm proses claim.masuk az gk pake laporan polisi koq mau claim pake polisi...he..he...!



Senin, 24-03-2008 20:19:22 oleh: R. Widodo

Di Koran Kompas sering ada keluhan pemegang POLIS PRUDENTIAL, misal telah membayar melalui Autodebet tabungan/credit card dengan Bank Penerbit yang bekerjasama dengan Assuransi Prudential, kurang lebih dalam 2 bulan terakhir ada 2 keluhan, namun hingga saat ini kelihatannya belum ada jawaban dari perusahaan assuransi dimaksud. Menurut Majalah Info Bank iyha, memang Ass Prud adalah terbesar dari tahun 2000 - 2007, tapi terbesar apanya ? Wong Klaim dari Nasabah yang di Singapore tidak bisa membayar dan memilih diperkarakan dan hasil Pengadilan Kalah/Harus membayar namun, melalui orang Kuat di AS menekan orang Kuat di INA, akirnya menjadi sebaliknya. Perlu hati-hati menentukan pilihan dengan melihat Tabiat Perusahaan. Tolong di cermati tentang Berbasis Investasi.



Rabu, 26-03-2008 14:33:57 oleh: Poltak

Prudencial sama AIG Life Insurance mana yg lebih bagus?



Rabu, 26-03-2008 15:09:32 oleh: Deffrant

Pak Widodo,
Perkenalkan, sy seorang pelajar SMP. Menurut sy, tak ada yg sempurna di dunia ini. Baik itu manusia, barang canggih, atau sebuah perusahaan raksasa. Orang bijak blg, tiada gading yg tak retak.

Sy kira, perusahaan lainpun pasti py masalah demikian (di-klaim nasabah/konsumennya). Yg perlu kita cermati lbh dulu adalah duduk persoalannya. Human error pasti ada, entah di pihak perusahaan, maupun nasabah. Kecerobohan awal diantara kedua bela pihak bs menjadi pemicu dikemudian hari.

Kelemahan/kelebihan tiap perusahaan pasti ada, jd perlu teliti sebelum membeli. Silahkan membuat perbandingan dgn yg lain (referensi). Jk ada yg py lebih byk kelebihan (sesuai kebutuhan kita), pilihlah dia.

Mengenai kasus PRU, sy blm bs kasih coment krn keterangan kurang lengkap. Yg pasti, lbh banyak dr kita lbh suka membenarkn diri lalu melimpahkan kesalahan kpd yg lain. Jk sdh tahu duduk persoalannya, kita akan tahu siapa yg salah.

Udah dulu ya netters,
Yg tua2 tolong jgn saling menghujat. Kasih teladan yg baik buat kami anak2mu yg masih gamang ini.

Salam




Rabu, 26-03-2008 15:15:59 oleh: tri wiratmo

saya ikut asuransi Aig Lippo sudah 8 tahun , dan istri saya ikut asuransi kesehatan prudential selama 3 tahun . 1 bulan yang lalu istri saya sakit mioa dan harus dioperasi , saya hubungi marketing yang dulu menawarkan asuransi dan diteruskan di jakarta , bahwa asuransi thd sakit tersebut akan mendapatkan ganti , tetapi setelah dioperasi di RS Sarjito yogyakarta , ternyata tidak diganti dengan alasan yang berbeda beda :
1. mioma sama dengan mag jadi tidak diganti , 1 minggu kemudian ada jawaban
2. Rumas sakit tempat istri dirawat bukan merupakan rujukan yang ada kerjasama dengan prudential , kemudian
3. alasan terakhir bahwa istri saya menerima kartu asuransi . padahal istri saya sudah ikut asuransi hapir tiga tahun dan membayar premi tiap bulan Rp. 300.000,-

sampai saat ini saya belu ada jawaban resmi penolakan kaim saya dari Prudential padahal sudah ada 3 bulan lebih . ....
JANGAN PERCAYA SAMA PRUDENTIAL ..... LIHAT TAYANGAN YANG PERNAH DITAYANGKAN OLEH METRO TV DALAM ACARA OPRAH TENTANG PENIPUAN ASURANSI ....
KITA HANYA DIPERAS DAN DIUT YANG DIKUMPULKAN DIINVESTASIKAN LAGI UNTUK HAL LAIN LAGI MISALNYA DI BURSA . ....
TOLONG SIAPA YANG DAPAT MENJELASKAN KE SAYA TTG MASALAH SAYA INI DI TELP. 08122766820 ( AJUN KOMISARIS POLISI TRI WIRATMO , PENYIDIK DI POLDA DIY )




Rabu, 26-03-2008 15:31:00 oleh: ansis

Slmt siang Pa Poltak

Berdasarkan peringkat dan ulasan di majalah2 bisnis, Prudential lbh unggul. Begitu jg dengan produk2-nya.

Sy di Surabaya, Pa Poltak di mana ya? Akan lbh baik jk kita saling tukar info (ansis.ubaama@yahoo.com)

Trimakasih




Rabu, 26-03-2008 15:47:06 oleh: Jack

Selamat siang pa Tri,
AJUN KOMISARIS POLISI.

Sy turut prihatin dgn sikon bapak & ibu. Mudah2an istri bpk sehat2 & slalu dlm naungan_Nya ya Pa.

Pa Tri,kejadian seperti ini bukan baru kali ini sj terjadi, dan bukan hy di Prudential. Setahu sy, biasanya ini kesalahan/ketidakjujuran awal agen maupun nasabah. Andai saya liat proposalnya, mungkin bs lebih jelas tahu dimana letak masalahnya.

Coba bapak tanyakan langsung ke kantor agency/cabang terdekat dikota bpk. Akan lbh baik jk bersama agen tsb. Pada umumnya, asuransi py ketelitian yg tinggi, sehingga kadang klaim mjd ribet jika mereka menemukan kejanggalan/ketidakcocokan-meski itu minim.

Sy tertarik dgn tulisan mas Deffran diatas, "tak ada gading yg tak retak"

Salam




Rabu, 26-03-2008 16:05:14 oleh: Lima

Sy tertarik dgn Prudential,
Mungkin ada yg bs bantu sy buatkan proposalnya : Lima-Pria-28 thn-Admin-Perokok-350rb/bln. Tolong buatkan 2 macam :1/ Jiwa & Invest. 2/ Jiwa & Kesehatan. Oya, klo bs skalian yg premi 500rb/bln.
Krm via ke: lima_52k@yahoo.com
Attach halaman proposal yg dianggap perlu sj.
Trimakasih




Kamis, 27-03-2008 08:41:43 oleh: Dony

Salam kenal,
1.Jk ada kemungkinan terburuk, sebuah perusahan asuransi gulung tikar, siapakh yg menjamin pembayaran uang nasabah? Misal,perusahan asuransi tsb berasal dr luar negeri- dan cabangnya yg di Indonesia ditutup, siapa yg bakal menjamin uang nasabah?

2. Bagaimana hubungan perusahan asuransi dgn pihak pemerintah? Apakah benar, sebagian premi disetor ke lembaga keuangan negara untuk dikelola negara? (sebagai bentuk jaminan/proteksi)

3. Apakah kehadiran perusahaan reasuransi, spt PT. Maskapai Reasuransi Indonesia sdh cukup mampu memproteksi kemungkinan2 terburuk diatas? Sejauh mana, dan apa saja fungsi/perannya?

Terima kasih atas respon bpk/ibu/sdra/i skalian.




Sabtu, 29-03-2008 00:41:51 oleh: Yulis,20,mahasiswi

masuk asuransi akan :

1. membantu teman2 untuk belajar menabung dan tidak di hambur2kan untuk belanja belanja barang gak jelas,,,

2. membantu sisi financial dan kebutuhan darurat

3. jika nasabah terkena penyakit yang tidak diduga-duga,kita sudah ada payung sebelum hujan

4.Jika nasabah tidak kenapa-napa, tinggal menikmati hasil investasi kita dimasa tua..

5.dan kenapa di PRUDENTIAL,, karena prudential adalah asuransi terbaik no.1 di Indonesia, tidak perlu diragukan lagi,,

u/ LIMA saya bikinkan yah proposalnya nanti saya attach ke email bapak,, (promosi mode-on)




Kamis, 03-04-2008 22:34:07 oleh: wayan

saya salah satu nasabah prudential setelah melihat rekan kerja saya/agen saya pendapatan sampingan dari prudential yang cukup besar baru berjalan -/+ 6 bulan sudah sekitar Rp.7.5 jtan saya jadi tertarik untuk menjadi agen...kira2 proses untuk menjadi keagenan dari prudential berapa lama yach?,,,,please infonya..



Sabtu, 05-04-2008 09:11:48 oleh: HANA MASHUDI

Semua perusahaan asuransi punya tujuan yang baik. Tinggal kita sebagai calon nasabah harus tahu lebih dulu tentang Perusahaan yg bersangkutan dari berbagai sumber yang akurat (tidak semua komentar yang negatif selalu berimbang dlm penyampaian/ada yang ditutupi). Utk produknya, pelajari sebelum membeli, tanyakan secara detail dan setelah membeli, pelajari klausul2nya, JANGAN LUPA, HAL2 YANG DIKECUALIKAN. Kita akan mendapat perusahaan yang LEBIH BAIK DARI YANG BAIK, begitu juga PRODUKNYA.
Kalo bisa, kemampuan dan karakter agen yang menawarkan, perlu anda gali profesionalismenya. Banyak cara utk memperoleh infonya, saya yakin anda lebih mampu, ini penting!

Asuransi Haram?
Saya sebagai muslim, yang masih jauh dari kemampuan keimanan dan keislaman,tidak berani men-justifikasi HARAM atau HALAL. Yang pernah saya baca, pendapat beberapa ulama ada yang pro dan kontra, dengan dilandasi dasar2 dalilnya. Saya bisa menyarankan, Kalo anda meyakini dengan yang HALAL, BELILAH dan SEBALIKNYA.

APAPUN PERUSAHAANNYA, untuk menjadi yang BESAR dan TERBAIK lakukan yang terbaik CLIENT2 ANDA DENGAN SEBAIK MUNGKIN. JANGAN PERNAH BERJANJI TAPI BUKTIKAN, SEKALIPUN PAHIT UNTUK DIRASAKAN! PAHAM?
semoga bermanfaat.
hanamashudi
AGEN ASURANSI PRUDENTIAL
Tinggal di Yogyakarta, background WIRASWASTA, menjadi AGEN PRUDENTIAL, justru karena ketertarikan terhadap INDUSTRI ASURANSI dan sebelumnya sudah punya polis di AIG LIFE, SUN LIFE dan CIGNA, terakhir PRUDENTIAL.Dan baru MEMUTUSKAN menjadi AGEN PRUDENTIAL ( 2005 sd sekarang) bukan karena direkrut, dijanjikan, TAPI SADAR keputusan yang harus saya ambil!




Selasa, 08-04-2008 00:47:26 oleh: Jony

Jangan pernah menunda...jika esok mungkin terlambat.

Dapatkah seseorang menJAMIN selama perjalanan hidupnya tidak akan terkena Penyakit Kritis (jantung, kanker, stroke, dll) , Cacat Tetap Total atau Meninggal ????

Apakah biaya pendidikan dan dana pensiun bisa didapat tanpa menabung...????

Bijaksanalah sebab....

PROTEKSI ASURANSI...bukan karena seseorang akan tiada………… tetapi karena orang yang anda cintai harus terus hidup dengan bahagia !!!!!

Miliki Asuransi saat ini juga karena pada saat Anda membutuhkan asuransi, mungkin asuransi sudah tidak membutuhkan Anda lagi…!!!!

* KEPUTUSAN TERBAIK HARI INI MENENTUKAN HARI ESOK YANG GEMILANG *








Selasa, 08-04-2008 16:30:52 oleh: boedjangPRIANGAN

spertinya saya tertarik jg dg PRU-SYARIAH...

tp sy lom dpt info yg lengkap, trus klo mau ikut apa harus selalu via AGENT ato bisa gk langsung dtg ke kantornya?

trus gimana caranya ikut menjadi Agent & dimana Alamat Kantor drh Jakarta?

thxs....




Selasa, 08-04-2008 19:26:40 oleh: aang

saya sependapat dengan teman2 yang mengatakan bahwa prudential adalah tempat terbaik untuk berinvestasi plus mendapatkan pelayanan yang terbaik dalam masalah asuransi...



Rabu, 09-04-2008 10:41:05 oleh: Silvia

Bapak/Ibu,

Ada pertanyaan bagus dari Bapak Dony:
Kamis, 27-03-2008 08:41:43 oleh: Dony

Koq tidak ada yang menanggapi yaaa...
Saya juga penasaran lho sama tanggapannya... karena sepertinya banyak di antara komentator adalah Bapak/Ibu yang sudah sangat berpengalaman menjadi agen ataupun consultant/advisor... :)

Ditunggu lho tanggapannya...

Thanks,




Kamis, 10-04-2008 08:22:51 oleh: Octry Juwita

Assalamualaikum....

Iya nih,,,,

Mana Respon buat jawaban dr pa Donny...
Penasaran....

Jangan mau kalah, kalo bisa jawabannya yg panjang juga !




Kamis, 10-04-2008 10:33:23 oleh: Hazel Morinda

Ini tanggapan dan informasi yang tidak memihak manapun termasuk Prudential.

Kamis, 27-03-2008 08:41:43 oleh: Dony
Salam kenal,
1.Jk ada kemungkinan terburuk, sebuah perusahan asuransi gulung tikar, siapakh yg menjamin pembayaran uang nasabah? Misal,perusahan asuransi tsb berasal dr luar negeri- dan cabangnya yg di Indonesia ditutup, siapa yg bakal menjamin uang nasabah? Yang menjamin adalah perusahaan Re-Asuransi nya - entah dari Indonesia maupun dari Luar Negeri - hal ini tidak termaktub jelas dari keputusan Pemerintah termasuk LPS - Lembaga Simpan Pinjam.
Perlu di pahami semua hasil investasi pasti ada resikonya termasuk juga Unit Link. Siap kah Anda dengan resiko jangka panjangnya?

2. Bagaimana hubungan perusahan asuransi dgn pihak pemerintah? Apakah benar, sebagian premi disetor ke lembaga keuangan negara untuk dikelola negara? (sebagai bentuk jaminan/proteksi) Premi yang di setor dari nasabah stlh di kurangi komisi agent sebesar 35 - 50 % di setor ke Re-Asuransi Indonesia.

3. Apakah kehadiran perusahaan reasuransi, spt PT. Maskapai Reasuransi Indonesia sdh cukup mampu memproteksi kemungkinan2 terburuk diatas? Sejauh mana, dan apa saja fungsi/perannya? Tidak ada satupun ketentuan pemerintah yang jelas menjamin kerugian bila terjadi sesuatu. jadi masih wallahualam.

Terima kasih atas respon bpk/ibu/sdra/i skalian.

Produk Prudential : UnitLink - asuransi dan investasi - dana dari nasabah dipakai untuk membayar biaya asuransinya yang mahal diantara asuransi sejenis, sisanya yang tinggal sedikit di masukkan kedalam unit investasi.
jadi masuk akal kalau banyak yang tertarik beli karena yang di gembor-gemborkan adalah nilai santunan yang jauh lebih tinggi daripada asuransi yang lain - tapi tidak dijelaskan kalau harganya jauh lebih mahal juga.
hasil investasi dibandingkan dengan produk unitlink dari asuransi lain juga kalah jauh banget karena yaa... itu tadi = nilai investasinya jauh lebih sedikit karena dana yang di setor cuman dikit. salam.




Kamis, 10-04-2008 12:12:10 oleh: Hotma Samosir

Tanggapan u Pak DONY & PAK HAZEL

1. Setuju dengan Pak Hazel. Walaupun ada reasuransi yang MEMBACKUP perusahaan asuransi tapi kan belum ada kasus (setidaknya yang diekspos di media) yang menunjukkan dukungan tersebut. SAMA HALNYA dengan Bank dan LPSnya. LPS malah hanya menjamin 100 Juta dari tabungan anda. Bagi mereka yang memiliki dana dalam hitungan Ratusan juta/Milyar, resiko JELAS BESAR. Anda ingat BPPN ? Masih ada lho nasabah yang uangnya belum kembali 100%

2.No comment. Masih perlu cari referensi yang jelas tuh

3. Kembali ke Poin 1

4. Soal komentar tentang produk PRUDENTIAL: Besar kecilnya nilai investasi kan sepenuhnya tergantung dari visi dan kebutuhan calon nasabah. Jika nasabah membutuhkan investasi murni, tersedia Produk PIA (Prulink Investor Account). Intinya, setiap calon nasabah dalam memilih asuransi dianjurkan untuk tidak menerima begitu saja ilustrasi yang diserahkan agent. HARUS SEDIAKAN WAKTU YANG CUKUP untuk memahami apa yang akan dibeli.

Masalah umum yang saya jumpai selama saya menjadi AGENT OF PRUDENTIAL adalah rendahnya "hasrat" calon nasabah untuk betul2 paham apa yang disampaikan. "Tidak cukup waktu", "pokoknya bayar berapa" dsb. Jika anda sebagai agen tidak sedikit "memaksakan" untuk menjelaskan konsekuensi berasuransi dan berinvestasi, niscaya suatu saat jika ybs menjadi nasabah akan timbul kesalah-pahaman di kemudian hari

CALON NASABAH WAJIB BERTANYA BANYAK TENTANG HAL DAN KEWAJIBAN BER-ASURANSI

AGENT WAJIB MENJELASKAN RESIKO,BIAYA & PELUANG BAGI NASABAH sebelum bergabung. Proses edukasi tentang asuransi-pun harus tetap dilakukan setelah ybs menjadi Nasabah anda

Jika anda penasaran dengan berbagai hal tentang asuransi (terutama pengalaman buruk dengan asuransi atau asums/persepsi negatif lainnya) silahkan layangkan email ke hotmasamosir@pruhd.com. Saya akan coba menjawab semampu saya berdasarkan fakta yang ada

Salam Asuransi
Hotma Samosir




Kamis, 10-04-2008 15:17:16 oleh: ade

Saya sedang mencari2 informasi tentang asuransi yang saya masuki 2 tahun lalu, yaitu Prudential. Dan saya temukan web ini. Hanya sayangnya yang berkomentar adalah orang2 Pru sendiri, jadi kurang membantu.
saya mengalami hal tidak enak denag agent saya. Di waktu saya butuh bantuannya, dia malah memberitahukan bahwa saat ini dia sedang dalam sebuah seminar Pru yang dihadiri ribuan orang dan dia juga informasika Pru sangat sibuk sekali karena banyaknya angota baru.....
Jika Anda dalam posisi saya....ap yangterpikir dalam benak Anda??????




Senin, 14-04-2008 12:21:06 oleh: nita

Bpk / Ibu : Saya butuh informasi mengenai asuransi utk kesehatan dan tabungan, Usia 37 thn dengan dana antara 300-500 rb/bln, atau jenis asuransi apa yang cocok bagi saya utk persiapan pensiun nantinya. Yang bisa membantu saya tolong kasih informasinya ke email saya.thanks.ris_dauli@yahoo.co.id



Senin, 14-04-2008 14:28:42 oleh: Anwariansyah

Saya juga buka asuransi, salah satunya di Prudential. Saya masuk asuransi cuman pengen nabung aja, ya buat pendidikan anak, buat biaya kesehatan keluarga, buat biaya jalan-jalan, dll. Bahkan saya pada waktu buka asuransi, malamnya berdo'a secara khusus agar dijauhkan dari penyakit dan bencana seperti yg akan ditanggung oleh Asuransi. Bahkan saya berpesan kepada istri saya, jgn ada di hati perasaan pengen dapat uang dari hasil klaim. Karena itu berarti musibah.



Senin, 14-04-2008 20:04:27 oleh: Dian Milani Hakim

Dear sdr Ade,

Bagaimanapun agen asuransi yang baik adalah seorang agen yang dapat membuat nasabahnya bangga bahwa dia telah memilih agen yang berkualitas dan memiliki nilai tambah. Salah satunya dengan menghadiri seminar, training, dll. Pengetahuan2 tsb pastinya akan balik lagi ke nasabahnya. Percayalah. Banyak agen asuransi yang punya komitmen, tulus n benar2 mencari solusi untuk masalah keuangan nasabah, mungkin salah satunya adalah agen asuransi anda? Best and salam kenal ya!




Senin, 14-04-2008 21:04:13 oleh: julia

saya,orang yg paling negatif terhadap asuransi! tapi sejak saya masuk prudetial,saya semakin sadar bahwa investasi dan proteksi, kedua hal sangat penting dalm hidup!
saat hidup atau matipun kita masih bisa berguna buat keluarga dan orang yang kita cintai!so buat anda yang belun sadar tentang manfaat asuransi buka mata telinga cari info sebanyaknya apa itu asuransi dan manfaatnya,minimal track recordnya 3 thn terakhir harus bagus,companynya,produknya dan transparansinya itu yang penting uang yang kita investasikan dikemanakan?
salam luarbiasa buat agent prudential




Selasa, 15-04-2008 12:30:21 oleh: Heri Fachrudin

Untuk ibu Nita.
Saya akan membantu menjelaskan lebih lanjut mengenai informasi asuransi kesehatan dan tabungan yang ibu maksudkan.
melalui e-mail (kadier_oi@yahoo.co.id)




Rabu, 16-04-2008 12:51:43 oleh: Fifi

Menanggapi komentar ibu Nita, Senin 14 april lalu, saya juga mohon diinformasikan produk dari Prudential yang mana, yang cocok untuk kesehatan dan tabungan saja, untuk persiapan pensiun nanti. Fyi, informasi ini saya butuhkan untuk suami saya dengan usia (jalan) 39 thn dan perokok normal alias tidak berat. Bisakan hanya di premi dibawah Rp500.000,- saja / bulan??

Saya sendiri sudah punya Prulink sejak 3 bln yg lalu dengan premi Rp500,000.-. Kami sudah memiliki 1 putri usia 4,5thn dan sdh di TK A. Terbersit juga utk memasukkan si buah hati untuk persiapan dana pendidikan nya. Manakah yang lebih diprioritaskan utk diikutsertakan ke prudential, suami/anak? mengingat dana saya cukup terbatas... Mohon dibantu duong oleh senior Pru..

Komentar saya yang lain adalah: 1) untuk pak ridho tertanggal 20 mar lalu: apakah ada perbedaan antara Prusyariah dan produk pru yg lain nya (apakah yg produk lain nya itu disebut 'komersial') di dlm konteks 'keamanannya'?? Ataukan sebenarnya sama saja? Apakah Prusyariah hanya diperuntukkan muslim saja?

2) menanggapi komentar pak hotma samosir dan boleh juga menjadi perhatian pak hazel morinda:

a) thd point no.1 & 3 = bila hal itu terjadi thd pru di indo, apakah itu berarti pak hotma jg tdk punya keyakinan yg kuat bhw uang para nasabah nantinya akan terbayarkan / tdk nya? ataukah dikoordinir oleh reasuransi pru yg di inggris?

b) thd point no.2 = sudah bisakah pak hotma mengomentari dan mendapati referensi yg jelasnya?

c) thd point no.4 = sblm saya memutuskan ikut
pru, saya pernah minta dibuatkan ilustrasi thd perush asuransi unit link yg lain (sebut saja 'A') dengan uang premi yg sama dan dengan tertanggung saya sendiri dan kesehatan semua sama persis, ternyata hasilnya adl investasi si A lbh besar dan pertanggungan kesehatannya jg lbh baik. Bgmn tanggapan Bpk?

Trims Pak..




Rabu, 16-04-2008 20:35:55 oleh: Hotma Samosir

UNTUK IBU FIFI:
UNTUK POIN 1 & 3: Saya berkeyakinan KUAT bahwa uang nasabah (termsk saya sendiri sebagai nasabah)dapat terbayarkan. Hal ini tercermin dr HASIL LAPORAN KEUANGAN PRUDENTIAL yang dimuat di KORAN KOMPAS & BISNIS INDONESIA FULL PAGE hari SELASA 15-04-2008. Kemampuan bayar klaim oleh perusahaan asuransi terlihat dr RBC (Risk Based Capital) perusahaan dimana ketetapan pemerintah = 120%. Untuk Prudential, thn 2006 = 696% & thn 2007 = 362%, jauh di atas ketetapan tadi. (kirimkan email anda untuk mendapatkan hasil scan koran tersebut)
UNTUK POIN 2: Perusahaan asuransi juga mengasuransikan dana yang dikumpulkan ke perusahaan Reasuransi, misalnya PT Reasuransi International Indonesia (ReINDO). Tetapi u/ menjawab tentang kapasitas reasuransi dlm mengcover dana nasabah, ibu boleh buka ke http://www.reindo.co.id/aboutus/kapasitas.asp atau kontak pihak REINDO u/ keterangan lengkapnya. Saya beri link krn penjelasannya bisa menghabiskan kuota komentar :D
UNTUK POIN 4: Soal hasil investasi/nilai pertanggungan yg lbh besar saya agak enggan untuk mendiskusikan disini karena berkepanjangan. Jika ingin membandingkan Apple 2 Apple tentunya saya juga perlu melihat langsung isi Polis dr perusahaan yang ingin dibandingkan mengingat dibalik cemerlangnya suatu nilai investasi maupun nilai pertanggungan dari perusahaan ada FINEPRINT persyaratan yang perlu anda cermati. Setiap perusahaan (baca:produk) memiliki kelebihan & kekurangan tetapi OVERALL QUALITY yang menjadi referensi saat memutuskan apa yang akan diambil. Mari kita mengatur waktu u/ langsung bertemu agar saya dapat menjawab semua pertanyaan ibu sebelum ibu memutuskan apa yang terbaik u/ keluarga.

UNTUK ADE:
Semua manusia (dalam hal ini agen) tidak luput dari kesalahan. Dalam kasus agen "sibuk" ataupun tdk dpt dihubungi, nasabah sebenarnya punya jalur khusus layanan nasabah (PRU: 0800-15-25-25-25). Tentunya agen tersebut menghadiri acara dengan maksud membekali diri untuk dapat memberikan




Jumat, 18-04-2008 11:39:31 oleh: Juniwan

saya sependapat dengan teman2 bahwa prudential adalah tempat terbaik untuk berinvestasi plus mendapatkan proteksi untuk pelayanan yang terbaik dalam masalah asuransi... bagi yang ingin bergabung dengan kami bisa email ke Juniwan06@yahoo.com. Insaallah pasti saya respon dengan senang hati. salaam



Jumat, 18-04-2008 12:01:26 oleh: Hotma Samosir

Prudential adalah salah satu tempat terbaik (saya katakan demikian karena TERBAIK adalah hal yang sangat relatif dan sepenuhnya tergantung persepsi yang menilai) untuk berINVESTASI dan MENDAPATKAN PROTEKSI

Namun baik buruknya pelayanan setiap perusahaan adalah Sales Forcenya dan dalam Industri Asuransi ini merupakan hal yang sangat penting mengingat hubungan Sales Agent dan Nasabah tidak berhenti saat polis diterima, tetapi dalam masa yang panjang (antara lain: layanan klaim, perubahan data, penutupan polis/berakhirnya masa perlindungan)

Hendaknya dalam memilih agent, tidak hanya terbuai akan "jualan kecap no.1" tetapi mereka yang mampu menjelaskan HAK dan KEWAJIBAN anda sebagai calon nasabah.





Jumat, 18-04-2008 18:50:07 oleh: Lie Tjie Pouw

Ini adalah sebuah cerita nyata bagaimana berurusan dengan perusahaan asuransi yang konon bermoto "always listening, always understanding".

Pada tahun 2003 saya membeli polis PT Prudential Live Assurance, setelah mendengarkan promosi yang menggiurkan dengan segala janji-janji surga dari sales representative Prudential. Saya memborong hampir semua produk yang ditawarkan, antara lain:

- Asuransi Dasar
- PRUlink assurance account untuk jangka waktu 65 tahun

- Asuransi Tambahan
- PRUcrisis cover 65 untuk jangka waktu 30 tahun
- PRUmed untuk jangka waktu 30 tahun
- PRUpersonal accident death and disablement untuk jangka waktu 25 tahun
- PRUpayor untuk jangka waktu 10 tahun

Produk yang saya beli adalah Polis asuransi Jiwa, dengan produk tambahan asuransi kesehatan (PRUmed). Setelah tepat 4 tahun saya menjadi nasabah Prudential mata kanan saya harus dioperasi, karena saya menderita Retinal Detachment (RD) atau retina robek. Di polis pada bab "Ketentuan Khusus Asuransi Tambahan PRUmed" dinyatakan bahwa tindakan operasi untuk jenis penyakit RD akan ditanggung dan bahkan digolongkan sebagai tindakan operasi Major.

Dengan penuh harapan saya mengajukan klaim atas penyakit saya tersebut. Setelah menunggu kurang lebih 4 minggu (dijanjikan 2 minggu), saya mendapat kabar bahwa klaim saya ditolak! Kaget mendengarnya saya bertanya, apa alasannya? Pertama-tama jawabannya adalah bahwa penyakit yang saya derita tersebut sudah ada sebelum saya menjadi nasabah Prudential, ini jelas tidak mungkin karena RD harus ditangani dengan cepat dalam hitungan hari, kalau saya menunggu 4 tahun baru pergi ke dokter, mata saya pasti sudah akan buta. Saya menuntut penjelasan yang lebih masuk akal, untuk ini pun diperlukan perjuangan keras selama berminggu-minggu, selama itu saya cuma dihubungi oleh staf-staf customer care yang tidak mengerti permasalahannya dengan jelas dan kalau saya menanyakan sesuatu, selalu dijawab "pertanyaan bapak




Jumat, 18-04-2008 18:56:55 oleh: Lie Tjie Pouw

--Lanjutan--

"pertanyaan bapak akan saya sampaikan ke atasan saya" atau kalau sudah kepepet tidak bisa menjawab pertanyaan saya, jawaban klisenya adalah "ya itu akan menjadi masukan buat kami" atau "terima kasih atas masukannya".

Salah satunya yang paling mengesankan adalah ketika saya dihubungi lewat telepon oleh seorang yang mengaku dokter dari pihak Prudential, dijelaskan penolakkan atas klaim saya tersebut didasarkan oleh informasi yang salah, bahwa di Form Pengajuan Asuransi Jiwa tidak tertera bahwa saya mempunyai penyakit High Myopi (rabun jauh), waktu saya membolak-balik form isian tersebut lagi, saya tidak menemukan kolom dimana saya harus menyatakan bahwa saya menderita rabun jauh atau tidak, LUAR BIASA, bahkan seorang staf ahli Prudential pun tidak mengenal informasi apa saja yang tertera di form pengajuan tersebut, yang nota bene dibuat oleh Prudential sendiri.

Setelah ngotot dan menelpon berkali-kali selama berminggu-minggu, baru ada seorang yang mengaku mempunyai posisi tinggi menelpon saya, beliau menjelaskan berdasarkan bahwa penolakkan atas klaim saya tersebut didasarkan oleh informasi dari dokter yang merawat saya yaitu: RD yang saya derita kemungkinan disebabkan oleh rabun jauh yang saya derita sejak lahir. Dan berdasarkan klausal Pengecualian 4.3
Perawatan rumah sakit atau pembedahan akibat Kondisi Yang Telah Ada Sebelumnya, dimana rabun jauh termasuk didalam term Kondisi Yang Telah Ada Sebelumnya.

Dimana definisi Kondisi Yang Telah Ada Sebelumnya adalah sbb:
Adalah cacat, keadaan sakit atau ketidakmampuan tertanggung yang telah ada atau yang gejalanya timbul atau berkembang sebelum tanggal mulai berlakunya Asuransi Tambahan PRUmed dan telah diketahui atau seharusnya secara wajar diketahui oleh tertanggung atau berdasarkan perkembangan patologis penyakit yang diterima secara medis.

Myopia atau rabun jauh yang saya derita dianggap sebagai "ketidakmampuan", seperti yang dijelaskan oleh seor




Jumat, 18-04-2008 18:58:53 oleh: Lie Tjie Pouw

--Lanjutan--

seorang staf Prudential lewat email pada tanggal 8 Januari 2008 sbb: "Berdasarkan definisi medis, Myopia adalah ketidakmampuan berupa penglihatan di mana ketajaman penglihatan berkurang untuk penglihatan jarak jauh." disini bisa dilihat kreativitas dari pihak para staf Prudential yang menyatakan bahwa rabun jauh yang disebutkan sebagai penyebab terjadinya RD adalah sebuah "ketidakmampuan berupa penglihatan di mana ketajaman penglihatan berkurang untuk penglihatan jarak jauh" dan berhubung kata "ketidakmampuan" tertera didalam definisi Kondisi Yang Telah Ada Sebelumnya dan klausal pengecualian PRUmed 4.3 mengandung kalimat Kondisi Yang Telah Ada Sebelumnya, maka dengan mudah klaim saya ditolak!, ringkasannya seperti dibawah ini:

1. rabun jauh -> ketidakmampuan
2. menurut surat keterangan dokter -> mungkin RD disebabkan rabun jauh yang sudah ada sejak lahir.
3. klausal pengecualian PRUmed 4.3, menggabungkan point1 dan point 2.

logika diatas baru bisa didapat dari penjelasan KHUSUS oleh staf Prudential dan DILUAR aturan-aturan yang tertulis dipolis, bukankah polis asuransi itu seharusnya adalah satu-satunya pegangan yang valid? yang menjadi pegangan perihal hak dan kewajiban pihak asuransi dan nasabah dan bukan penjelasan-penjelasan susulan setelah saya 4 tahun menjadi nasabah Prudential? kenapa harus dibutuhkan penjelasan extra diluar aturan-aturan yang tertulis didalam polis untuk menolak klaim saya? Kalau memang syarat dan ketentuan yang berlaku adalah demikian, kenapa tidak dijelaskan dengan bahasa awam sehingga setiap nasabah yang membaca polis tersebut dapat mengerti tanpa harus dijelaskan secara khusus oleh Prudential? misalnya kenapa tidak dicantumkan catatan kecil bahwa RD yang disebabkan oleh rabun jauh tidak bisa dicover? Dari mana nasabah bisa mengikuti nalar pebisnis asuransi seperti itu kalau tidak ditulis secara gamblang dan kasat mata dibuku polis? buat saya ini berbau jebakan kalau bukan penip




Jumat, 18-04-2008 19:01:10 oleh: Lie Tjie Pouw

-Lanjutan-

penipuan.

Kalau kita membaca undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, pasal 18 ayat 2 yang berbunyi: "Pelaku usaha dilarang mencantumkan klausula baku yang letak atau bentuknya sulit terlihat dan tidak dapat dibaca secara jelas, atau yang pengungkapannya sulit dimengerti." maka bisakah kita menyatakan bahwa klausul pengecualian PRUmed 4.3 telah melanggar pasal 18 ayat 2 UU perlindungan konsumen karena "pengungkapan" klausul tersebut sulit dimengerti? silakan nilai sendiri.

Sekarang saya bertanya-tanya, apakah akan ada lagi aturan-aturan yang tidak tertulis dipolis yang "tersembunyi" didalam rumusan aturan-aturan dan persyaratan-persyaratan didalam polis saya tersebut yang sewaktu-waktu akan muncul melalui penjelasan-penjelasan extra diluar aturan-aturan yang tertulis dipolis jika lain kali saya mengajukan klaim untuk dijadikan alasan guna menolak klaim saya? Lalu apa gunanya buku polis? pertanyaan berikutnya adalah, apa gunanya saya menjadi nasabah asuransi?

Saya bertanya apa penyebab RD yang akan ditanggung oleh Prudential? Kasus yang pernah ditanggung selama ini untuk penyakit RD itu apa saja penyebabbya? apakah memang PERNAH ada klaim untuk RD yang sudah pernah disetujui? Atau mungkin sampai sekarang belum pernah ada yang disetujui? Prudential mengelak untuk menjawab apa saja penyebab RD yang telah disetujui, dengan alasan bahwa detail klaim tersebut rahasia dst...dst..., asumsi saya sih belum pernah ada klaim RD yang pernah disetujui.

Menurut Prudential melalui email tanggal 11 Januari 2008 prinsip perusahaan Asuransi yaitu "Memberikan perlindungan terhadap resiko yang belum terjadi atau memberikan perlindungan terhadap suatu resiko yang terjadi setelah perlindungan Polis dimulai." tapi kenapa prinsip ini dan prinsip-prinsip yang lainnya tidak dijelaskan kepada calon nasabah sebelum calon nasabah itu menjadi nasabah Prudential? Bukankah menurut undang-undang Nomor 8 tahun 19




Jumat, 18-04-2008 19:03:54 oleh: Lie Tjie Pouw

-Lanjutan-

Bukankah menurut undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, pasal 4 point c. mengenai hak dan kewajiban konsumen yang tertulis sbb: "Hak seorang konsumen adalah hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa." tetapi kenapa informasi mengenai prinsip-prinsip perusahaan asuransi baru dijelaskan setelah 4 tahun saya menjadi nasabah Prudential? karena pada waktu saya ditawari produk asuransi Prudential, sales representative Prudential tidak menjelaskan sepatah katapun tentang prinsip perusahaan Asuransi tersebut.

Lalu melalui email tangal 11 Januari 2008 saya bertanya apakah Prudential mengarahkan para sales representativenya untuk menjelaskan mengenai prinsip-prinsip diatas tersebut? Pihak Prudential tidak mau menjawab pertanyaan ini, ini saya artikan bahwa Prudential tidak pernah mengarahkan pada sales representativenya untuk menjelaskan prinsip-prinsip perusahaan asuransi yang disebutkan diatas pada waktu mereka menawarkan polis Prudential kepada calon nasabah, apakah ini sebuah jebakan? silakan menilai sendiri.

Untuk anda yang ingin membeli polis Prudential, saran saya berhati-hatilah, karena tidak semua aturan dan syarat yang perlu anda ketahui tertera hitam diatas putih dipolis anda. Masih ada kemungkinan ada aturan-aturan tambahan yang "tersembunyi" didalam rumusan aturan yang tertera dipolis, perlu anda ketahui bahwa biasanya aturan-aturan tersebut ditulis oleh pengacara-pengacara yang memang sangat pandai dan sudah terbiasa memainkan kata-kata.

Untuk anda yang sudah terlanjur membeli polis Prudential, berhati-hatilah ketika anda ingin mengajukan klaim, terutama dengan klausal pengecualian PRUmed 4.3. Klausal ini terkesan bias dan bisa dirumuskan sesuai kebutuhan Prudential untuk menolak klaim-klaim anda.

Akhir kata saya menyimpulkan, PT Prudential Life Assurance tidak selalu "always listening, always understanding"!




Jumat, 18-04-2008 19:11:47 oleh: Lie Tjie Pouw

Untuk komentar lebih lanjut, kunjungi lietjiepouw.wordpress.com, semoga ini bisa berguna



Sabtu, 19-04-2008 16:55:27 oleh: ayu

assalamu alaikum

saya salah seorang pemegang polis asuransi prudential. dan asuransi itu hanya saya gunakan untuk investasi masa depan.
sebagai PNS saya merasa askes lebih baik karena tidak berbelit dan tidak harus keluar duit sebelum klaim. walaupun kadang-kadang memang harus membayar biaya sharing yang cukup besar untuk RS tertentu. (mohon pertimbangan pihak askes).

belajar dari pengalaman orangua saya yang PNS, ibu saya sakit dan harus menjalani cusi darah 2x seminggu selama 23 tahun sebelum beliau wafat. selama sakit beliau hanya menggunakan fasilitas askes.
bayangkan jika kami harus menanggung biaya cuci darah dan biaya lain-lain selama 23 tahun? berapa milyar yang harus dibayar?

Prudentialpun tidak akan mau menanggung penderita cuci darah puluhan tahun.

saat ini askes juga melayani perusahaan swasta. daripada asuransi lain yang masih belum jelas mending askes aja, punya pemerintah pula... (promosi hehehe)




Rabu, 23-04-2008 14:34:35 oleh: Nelson

Salam sejahtera,

Kepada Sdr/Sdri Lie Tjie Pouw

Coba anda lihat SPAJ halaman 5. disitu tertulis apakah anda menderita rabun jauh.

Saya hanya ingin meluruskan, tidak mungkin perusahaan asuransi terbesar seperti PRUDENTIAL tidak mampu membayar klaim anda. Itu hanya akan merusak nama baik PRUDENTIAL.

Biasa nya klaim ditolak, sudah pasti karena calon nasabah tidak jujur pada saat pengisian SPAJ.

Salam sejahtera,
Nelson
Prudential Financial Consultant




Kamis, 24-04-2008 10:02:12 oleh: Iwan Surjadi

Assalamu alaikum,

Menambahi jawaban Sdr. Nelson,
di SPAJ pada point XIV.3. (halaman 5) ada pertanyaan : apakah anda pernah mengalami gejala-gejala, diperiksa, menderita, mendapat pengobatan, disarankan untuk rawat inap, menjalani rawat inap utk kelainan yg disebut di bawah ini :
a. Rabun jauh dengan menggunakan kacamata/softlens melebihi -6.0 pada satu/kedua mata, dan kelainan mata lainnya?

Nah kalau memang isian ini di jawab jujur seperti disebutkan bahwa penyakit ini diderita sejak lahir, maka mungkin akan berbeda perlakuan yang anda terima. Bisa saja Underwriter meluluskan SPAJ anda tp dengan catatan tertentu/perkecualian atau menambahkan besar premi yg harus dibayar tetapi jika terjadi klaim spt yang anda ajukan, maka itu menjadi resiko Prudential karena sudah meluluskan SPAJ anda yang notabene "beresiko".

Wassalam,
Iwan Surjadi




Jumat, 25-04-2008 14:56:35 oleh: Djong Yonda

Terlalu banyak promosi Prudential diatas membuat saya gatal menulis.
Predikat dan statistik Prudential tidak berarti apa2 untuk kepuasan konsumen.
Saya kecewa dengan Prudential terutama kepada agent yang tidak bertanggung jawab bermulut super manis dan Prudential pun lepas tangan manakala kita ingin berpindah agent. Agent bahkan melalukan apa saja asal SPAJ bisa lolos meskipun berarti merugikan konsumen (data yang tidak benar).
Sekarang saya harus mengurus sendiri ke Prudential pusat tanpa melalui agent karena agent brengsek.
Terlalu indah mimpi, janji yang disampaikan agent. Konsumen terbuai dan tidak menyadari kewajiban2nya (cth:biaya asuransi terutang yang baru muncul setahun kemudian namun diilusikan seakan2 gratis pada awal bergabung) yang tidak terucap oleh agent. Taktik, strategi pemasaran Prudential memang yahud dan hanya pengacara yang mampu berkelit dari Prudential.
Terlalu banyak perkecualian untuk klaim yang kita tak sadari...huh cape deh .
Nilai investasi tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan.Lebih baik membeli produk asuransi kesehatan/jiwa murni daripada unit link, karena kita bisa menempatkan dana kita di pasar saham/danareksa yang lebih tinggi yieldnya.
Opini saya: Prudential tidak lebih dari MLM asuransi.
Rekomendasi saya: Pilih asuransi murni yang jujur melalui agent yg jujur dan helpful dan tentunya perusahaan yg berfinansial kuat.




Jumat, 25-04-2008 17:18:06 oleh: Kartina Ika Sari

Saya bs merasakan pengalaman pahit bpk mjd nasabah prudential. Tapi, kita jg harus bijaksana melihat permasalahan.YLKI seringkali menghimbau kepada setiap konsumen harus berdaya. Artinya, harus kritis jangan terlalu percaya dengan omongan manis sales atau agen. Memang, nggak semua sales itu baik ya. Mereka banyak yg mengedepankan komisi daripada misi.

Misi tenaga penjual tentu ingin menolong & memberikan yg terbaik utk konsumennya. Apalagi seorang agen asuransi yang notabene produknya adalah asuransi jiwa, tentu harus melayani sepenuh jiwa nasabahnya. Insya Allah kalo semua agen mengedepankan misi melayani dan jujur, rejeki barokah akan diraih. Bukan saja rejeki banyak bahkan berlimpah, tp tidak manis rasanya.

Pak, maaf ya, bukan karena sy adalah juga agen prudential lantas membela prudential. Saya adalah nasabah sekaligus agen.

Utk masalah bapak, yang memang patut disesalkan adalah agennya, bukan prudentialnya. Saya tidak mau berpromosi panjang2, tp prudential adlah asuransi terbaik yang saya kenal. Produknya sangat menguntungkan nasabah.

Setahu saya, kalo agen bpk tidak mau melayani, di lampiran polis bapak kalo diberikan ya sama agennya, ada lembaran service. Yaitu, kalo agennya berhalangann atau meninggal dunia, nasabahnya akan dilayani oleh managernya, kalo managernya juga nggak bisa dilayani oleh Agency Managernya, dan level tertnggi lagi, sampai terakhir adalah customer service. Itu ada no. kontak lengkap pak.

Klaim yg byk pengecualian, sptnya tdk juga kalo sejak awal bapak diberitahu jelas oleh agen tentang penyakit yang bapak derita atau gejala tertentu yg bisa menyebabkan pengecualian. Sebelum bapak menandatangai proposal, agen akan menginterview bapak sejelas2nya terhadap kecenderungan penyakit yang bapak rasakan.

Kl ada pengecualiaan, biasanya ada masa tunggu 2 tahun utk penyakit tertentu. Setelah 2 thn tidak ada ganngguan, akan digeneral check up lagi. Jk tdk ada masalah, pengecualian itu akan diputihkan alias bisa diklaim.

K




Jumat, 25-04-2008 17:44:26 oleh: Kartina Ika Sari

Maaf, tambahan lagi nih Pak Yonda,

Untuk pernyataan bapak yg ini :
"Terlalu banyak perkecualian untuk klaim yang kita tak sadari...huh cape deh .
Nilai investasi tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan.Lebih baik membeli produk asuransi kesehatan/jiwa murni daripada unit link, karena kita bisa menempatkan dana kita di pasar saham/danareksa yang lebih tinggi yieldnya"

Wah ini nggak bs dinilai spt itu. Apapun jenis, mau asuransi kesehatan atau jiwa murni, pasti ada persyaratan thd penyakit tertentu dan proses klaimnya. Kl asuransi jiwa murni, artinya bpk baru bisa mdpkan manfaatnya kl bpk meninggal. Itu pun jg ada persyaratanya, meninggalnya dalam konteks apa. Semua asuransi hampir sama.

Bpk tetap lebih untung di unit link. Dgn nabung 10 thn aja, bpk bisa balik modal, plus ada bunga (return), dan kalo sakit rawat inap gratis /dibayarin s.d usia 65, dsb. Tdk ada yg dirugikan.

Unit link prudential jg ditempatkan di instrumen saham, reksadana, obligasi, dan lainnya. Itu semua tergantung nasabah mo pilih yg mana. Masing2 instrumen ada risikonya. Agennya hrs jelasin itu.

Bpk bs aja naruh uang murni di perusahaan kapital, risikonya juga tinggi. Dan, kl bpk kena musibah, misal sakit atau meninggal dunia, mereka nggak akan kasih santunan. Berbeda jk naruh investasi di prudential, selain dikelola oleh manager profesional (Prudential Asset Management) jg dijamin ada santunan meninggalnya atau cacat tetap totalnya sebesar 25 %.

Utk meningkatkan kualitas agen, prudential selalu giat memberikan pelatihan kpd para agennya. Apalagi skrg udah ada penertiban agent utk segera mengikuti ujian sertifikat negara. Prudent jg menertibkan agen yg tidak py komitmen.

Terima kasih
kartina21@yahoo.com




Minggu, 27-04-2008 11:20:02 oleh: Fitrie

bp bp ibu ibu prudential....
beberapa waktu lalu teman saya memberitahukan ketertarikanya u/ bergabung dg PRU dg premi /bulan rp 350rb,,,dia menjelaskan ini-itu nya tp sy masih kurang mudeng....tolong bantu saya bp-ibu....apa saja yg akan didapat,apa syarat2nya n siapa sj yg akan mendapatkan manfaat dr asuransi tsb...krn jujur,saya msh sangat awam dg hal tsb,,,ada ketertarikan jg,tapi penghasilan saya masih terbatas,,,,

tolong info k emai saya : fytrie@yahoo.co.id

trims y




Minggu, 27-04-2008 19:12:13 oleh: wahyu saputra

saya tertarik dgn prudential tp sy belum mengerti dan jelas manfaatnya mohon bantuannya tolong info email sy saputra177@yahoo.com makasih



Selasa, 29-04-2008 11:42:36 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepada bpk Nelson,

SPAJ (Surat pengajuan asuransi jiwa?) sudah saya bolak balik beberapa kali, tidak ada kolom untuk mencantumkan apakah saya menderita rabun jauh atau tidak, selain itu, kalaupun informasi itu terlewati oleh saya, mestinya agent prudential bisa mengoreksinya, betul?

anda bilang saya tidak jujur? coba teliti lagi klausal-klausal di polis prudential, apa semuanya bisa dibilang jujur? jangan menuduh nasabah anda sebarangan cuma untuk menutupi kebusukan perusahaan yang konon BESAR itu.

tapi terima kasih untuk komentarnya, ini menunjukkan sekali lagi kualitas personal prudential itu seperti apa.




Selasa, 29-04-2008 13:40:35 oleh: Nelson

Kepada Sdr/i : Lie Tjie Pouw

Mohon maaf atas ketidaknyamanan anda, saya tidak berkata kalau anda tidak jujur. Tetapi Dari permasalahan yang anda hadapi, saya melihat adanya masalah dari pihak agen anda. Saya juga akan menjadi marah seperti anda, kalau saya dibohongi oleh agen. TIDAK SEMUA MARKETING ITU BEKERJA PROFESSIONAL. ADA YG HANYA MENGEJAR KOMISI, TANPA MEMENTINGKAN SERVICE KE CLIENT. Kalau boleh saya tahu, anda kenal agen dari mana? Mungkin agen anda menutup-nutupi, supaya closing bisa dilakukan dengan mudah.

Dan kalau boleh saya tahu, sudah berapa lama anda menjadi nasabah Prudential?

Di SPAJ pada point XIV.3. (halaman 5) ada pertanyaan : apakah anda pernah mengalami gejala-gejala, diperiksa, menderita, mendapat pengobatan, disarankan untuk rawat inap, menjalani rawat inap utk kelainan yg disebut di bawah ini :
a. Rabun jauh dengan menggunakan kacamata/softlens melebihi -6.0 pada satu/kedua mata, dan kelainan mata lainnya?

Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan anda.
Coba anda konfirm lagi dengan agen anda, biasa nya di polis tercantum nama unit manager & agency manager nya. Semoga membantu anda..






Selasa, 29-04-2008 17:37:38 oleh: Lie Tjie Pouwrain

Kepada pak Nelson,

Silakan anda baca lagi tulisan saya, kelihatannya anda belum membaca atau belum sepenuhnya mengerti apa yang anda baca. yang saya keluhkan itu BUKAN penolakan itu sendiri, tapi alasan2 AJAIB yang dipakai untuk menolak klaim saya

silakan baca lagi disini lietjiepouw.wordpress.com

agent adalah representative pt prudential, anda (pt prudential) tidak bisa mengelak dari tanggung jawab sebagai penyedia jasa dengan alasan agent anda bekerja dengan tidak benar, sekali lagi ini menunjukkan KETIDAK PROFESIONALAN staf prudential, dengan melempar tanggung jawab kepada agent2 yang bersangkutan.

sekali lagi, saya sudah membolak-balikan SPAJ, dan disitu TIDAK sekali lagi TIDAK ADA pertanyaan perihal rabun jauh.





Selasa, 29-04-2008 19:52:42 oleh: Kartina Ika Sari

Dear Bapak Lie,

Saya mengerti kekecewaan Bapak. Saya hanya mengklarifikasi bahwa memang ada pertanyaan tentang rabun jauh di Hal 5 SPAJ, tepatnya di No. 3, klausul a. di situ tertera jelas kalimat rabun jauh dengan menggunakan kaca mata/softlens 4 dan kelainan mata.

Kalo memang ini diberitahu oleh agen saat interview, saya yakin, pasti akan dinyatakan pengecualian. Kami merujuk data medis dari dokter perihal riwayat penyakit yg diderita nasabah, apakah memang baru terjadi atau sudah merupakan warisan (sejak lahir).

Smg kasus ini menjadi pelajaran kita semua, terutama para agen untuk lebih menjelaskan bukan saja hanya baiknya, tetapi kemungkinan terburuk tjd pada nasabah.






Rabu, 30-04-2008 09:53:42 oleh: Fitri

yang membutuhkan informasi mengenai prudential lebih lanjut bisa hubungi saya dengan fitri di email sy v33_190588@yahoo.co.id



Rabu, 30-04-2008 13:59:42 oleh: paijo

Yang perlu kita ingat :
Setiap kegiatan pasti ada tujuan tidak beda dengan asuransi jenis apapun termasuk Prudential saya katakan ini adalah bagian dari bisnis yang mengatas namakan asuransi dengan menjanjikan kelebihan yang diperoleh tanpa menyebutkan bahkan menyamarkan kelemahan-kelemahan yang ada apalagi sampai menyebutkan investasi apa yang dikembangkan dari uang iuran perbulan nasabah??? apa mungkin mereka pemilik asuransi nombok yang dengan angkuh mengatakan "APABILA SEMUA ANGGOTA ASURANSI MENGKLAIM MAMPU MEMBAYAR 7X LIPAT" dari ungkapan inilah terbukti berarti benar bahwa uang nasabah dijalankan diputar dibisniskan dengan cara yang tidak diketahui oleh nasabah HARAM atau HALAL kah carany...is ok asuransi bermakna jaminan "JAMINAN DARI APA" takut sesuatu yang merupakan kehendak TUHAN (baik atau buruk) untukNYA....itu dari sisi rohani, sekarang dari sisi logika bagaimana mungkin uang nasabah bisa berkembang bahkan sanggup mengembalikan sebesar 7x lipatnya kalau tidak melalui perputaran uang nasabah itu sendiri....pemilik bisnis asuransi ini tentunya akan tertawa lebar dengan perputaran uang itu tanpa ia harus mengeluarkan modal dan entah dengan cara apa dia mengembangkan bisnisnya karena memang tidak diekspos dan dibebitahukan kepada nasabah...disaat inipun sudah dibuka berjenis syariah ya memang dinegeri kita sedang IN atau lagi menjamur jenis ini... kata lain pemilik bisnis asuransi inipun melirik kata syariah untuk mendapat nasabah..maaf atas segaala kekurangan dan kesalahan moga jadi pertimbangan.




Rabu, 30-04-2008 14:55:02 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepad ibu Kartina Ika Sari

yah ini lagi, ngotot keukeuh bilang ada pertanyaan masalah rabun jauh, kalau anda mau saya bisa fax SPAJ saya ke siapa aja yang mau, sekali lagi saya bilang TIDAK ADA pertanyaan perihal rabun jauh di SPAJ saya, dan kalau anda bisa membaca dan mampu mengerti tulisan saya, alasan yang diberikan itu bukan karena informasi yang tidak lengkap mengenai rabun jauh, lagipula sekali lagi, kalau memang informasi tersebut terlewatkan oleh saya, seharusnya agent prudential bisa melengkapinya, karena agen tersebut melihat saya waktu menawarkan polis prudential ini

semoga anda-anda sekalian yang keukeuh mengenai point rabun jauh di SPAJ tersebut tercerahkan, kalau tidak ya, memang kualitas anda sekalian seperti itu mau ngomong apa?




Rabu, 30-04-2008 20:20:46 oleh: Lie Tjie Pouw

Saran saya untuk yang ingin membeli polis prudential, batalkan niat anda itu, lebih baik pilih perusahaan asuransi yang lain saja, JANGAN Prudential!

saya mendapat bocoran dari insider Prudential, kadang-kadang agent prudential, merevisi surat pengajuan klaim client mereka, supaya 'fit' dengan persyaratan agar klaim tersebut bisa di-approve, karena menurut sumber tersebut, kalau tidak direvisi, maka menurut aturan-aturan prudential, maka SEBAGIAN BESAR kalau tidak bisa dibilang SEMUA klaim-klaim tersebut akan ditolak!

Jadi motonya sekarang JANGAN PRUDENTIAL




Rabu, 30-04-2008 21:16:08 oleh: Kartina Ika Sari

Terima kasih atas saran Bapak yang menganjurkan orang tidak memiliki prudential. Biarlah orang lain yang lebih objektif menilai kami. Intinya, sebagai konsumen harus kritis sebelum memutuskan membeli produk apapun.

Sejak 2004 hingga kini, Alhamdulillah kami menjadi yg terbaik (Versi Investor, Infobank, Warta Ekonomi, SWA)

Thn 2007, kami telah membayarkan sekitar Rp 270 M klaim nasabah.

Ya..boleh saja tidak memiliki Prudential. Tapi ingat kalo kita tidak memiliki "Prudent" akan "tial" loh..;)

Salam,

Kartina21@yahoo.com






Kamis, 01-05-2008 13:36:59 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepada Kartina Ika Sari

Betul sekali, sebagai konsumen kita harus kritis sebelum membeli produk apapun, contohnya ya Prudential ini, tulisan saya tentang penolakan klaim bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk memutuskan. Disitu disebutkan kejanggalan2 yang digunakan alasan untuk menolak klaim-klaim konsumen Prudential.

Penilaian pada Investor, Infobank, Warta Ekonomi, SWA, bisa dibayar, di indonesia apapun bisa terjadi selama harganya pas, betul?, itung2 biaya iklan, seperti di TV itu.

Tidak memiliki "prudent" akan "tial"? mungkin saja, tapi akan lebih "tial" kalau sudah memiliki "prudent" tapi tetep aja "tial"

Salam sejahtera terutama untuk para karyawan prudential, harus anda ingat kesejahteraan anda2 sekalian dihasilkan dari penderitaan para nasabah perusahaan anda tersebut.




Kamis, 01-05-2008 15:21:20 oleh: Retty N. Hakim

Semoga para agen asuransi semakin bertanggung jawab dan profesional agar tidak ada nasabah yang merasa sial memilih produk mereka...

Khusus buat yang hari ini berangkat ke Moscow jangan lupa oleh-oleh cerita!





Jumat, 02-05-2008 08:59:43 oleh: juliani

Buat semuanya yang merasa agen itu orang yang hanya mementingkan "komisi",saya rasa itu salah ,,malah salah banget,,banget deh...Saya kenal prudential kurang lebih 5tahun. tapi saya benar2 tahu pru itu seperti apa,bgmn,baru 3thn belakangan ini. Dulu wkt saya masuk jd nasabah tabungan pru ini,saya lebih ke tabungannnya,bukan proteksinya,,tapi sejauh ini alhamdulillah proteksi yang diberikan pru itu sangat terbukti. Sbg contoh,saat saya dapat uang hail claim jumlahnya itu kl dihitung2,lbh dari 3x jumlah uang yang sudah saya stor ke pru.mnrt saya itu salah satu bukti kl pru benar2 bertanggung jawab dengan apa yang sudah dijanjikanny.Disaat urus cliam jg alhamdulillah saya dapat Service yang baik dari agen pru(tp ini bukan krn dia tante saya lho),mereka memberikan keterangan,kemudahan,dan dukungan untuk kita nasabahnya dalam mengurus claim.Inijg menurut saya sebagai salah satu bukti kl Pru itu memiliki agen yang benar2 punya qualitas dan tanggung jawab. jd kl ada orang yang merasa agen itu cm cari uang,saya rasa itu salah.Terbukti saat sekarang ini saya jd agen pru,saya merasa punya tanggung jawab yang sangat besar kpd orang2yg sdh sy rekrut jd nsbh pru,krn apa? disaat mrk claim kl bkn sy yg bnt siap lg?dan mnrt saya jd agen itu jg mempertaruhkan nama baik si agen itu sndr.Krn gk enak + malu jg kan kl apa yang sdh kt janjikan ke nasabah ternyata tdk bs kt penuhi,.. Dan disaat kita menjual tbngn+asuransi ini,mnrt sy sbg agen kita hrs pny jiwa dan hati yg bersih,krn disaat kt mnwrkn tbngn ini itu berarti kita membantu seseorang untuk kedepanny nanti dia bisa hidup dengan lbh baik lg(dlm arti cita2,impian,dan tujuan hidup yg dia ingin capi,insyaaallah bisa terwujud jd kenyataan dengan tabungan+asuransi yang diberikan pru ini. apalagi skrng sdh ada yg syariah yg lbh hll dan berkah.
Sbnrny,msh bnyk yg ingin sy smpaikan,,kr saya jg ingin berbagi pengalaman dgn semuanya yg blm pny tbngn yg bs membantu drny saat membutuhkan dana yang ckp bsr demi kelangsungan hidup




Jumat, 02-05-2008 10:19:32 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepada bu Juliani,

wah memang asik bener kalo jadi orang yang sangat beruntung ya ... saya benar2 berharap cerita seperti itu bisa terjadi pada saya, ngomong2 anda kena penyakit apa sampe bisa dapet ganti 3x lipat dari yang anda sudah setor?

apa ini benar2 cerita nyata? atau sekedar promosi lagi?

salam sejahtera buat karyawan prudential




Jumat, 02-05-2008 11:43:34 oleh: SEROTO

HARUS DIMULAI DARI ETIKET NAIK

Assalamu'alaikum...
Saya agen Prudential ( Jogjakarta Agency ),menurut saya semua perusahaan asuransi adalah baik,karena 1.pada dasarnya mengajak kepada masyarakat untuk mengerti akan pentingnya managemen resiko,resiko hidup yang akan mengganggu keberdayaan financial kita.
2.Ada audit tiap tahun oleh lembaga independent yang akan menilai sehat dan tidaknya keuangan perusahaan.
Etiket baik harus ada pada calon nasabah , agen dan perusahaan.Dengan etiket saling tolong menolong dan tidak merugikan satu sama lain. Kejujuran dari semua pihak akan menentukan proses2 pemecahan terhadap permasalahan yang mungkin timbul kemudian.
Semua perusahaan pernah mempunyai kasus2 yang sama dengan yang dialami Lie Tjie Pouw.Bukan perusahaan mau lari dari kewajiban tetapi penegakan diagnosa yang menjadi dasar. Sehingga persoalannya bukan asuransi A , B atau C,tetapi awal pengajuan SPAJ , agen harus menjelaskan detail dan Calon nasabah juga hendaknya jujur cooperatif. Saya tidak menyalahkan Lie T.P tidak jujur atau Agen yang tidak informatif tetapi hal ini hendaknya menjadi perhatian bagi semua calon nasabah dan teman2 agen akan pentingnya etiket baik.
Mari memasyarakatkan Asuransi
Suroto
Agen PRUsyariah ( Yogyakarta )
Yasyfiina@yahoo.com





Jumat, 02-05-2008 11:54:33 oleh: Suroto

Bapak Lie T P

Kalau orang lain mengalami hal seperti yang Lie T P alami, mungkin akan berbuat hal yang sama dengan bapak( Jengkel dan marah ).Tetapi ada baiknya kita tetap proporsional, Realistis , terbuka dan bertanggung jawab. Dari penjelasan bapak ,bisa disimpulkan adalah ada miss informasi yang diterima oleh perusahaan yang disebabkan oleh kelalaian agen atau kurangnya informasi yang bapak berikan.

suroto
PRU Jogjakarta




Jumat, 02-05-2008 14:13:39 oleh: Choi Lee

Sodara Lie Tjie Pouw,
kalau memang anda merasa dipermainkan oleh Prudential yah silahkan mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri saja. Toh anda berkeras bahwa di SPAJ anda tidak ada isian mengenai rabun jauh tsb, sedangkan di SPAJ versi Agen Prudential ada. Anda ribut di forum ini dan mengajak orang untuk pindah ke asuransi lain juga bukan hal yg bijaksana. Saya jadi bertanya2, apakah anda juga tidak sedang berpromosi terbalik, yaitu menjelek2an Prudential supaya orang2 yg hendak memakai jasa Prudential jadi ragu2.

Seperti kata Ibu Kartina, anda jelek2an toh terbukti saat ini Prudential tetap nomer satu di Indonesia. Jadi saran saya, yah tempuh saja jalur hukum, toh anda warga negara Indonesia bukan? dan bukan pendatang ilegal di sini.

regards,
Choi Lee




Jumat, 02-05-2008 15:55:32 oleh: PRU Execellent

GOOD ANSWER, Choi Lee...



Jumat, 02-05-2008 16:26:19 oleh: didik sarjana

jangan ikut asuransi yg unit-link!!!



Sabtu, 03-05-2008 06:58:01 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepada Choi Lee dan karyawan prudential lainnya

saya ngga tau, mungkin tulisan saya itu (yang panjang banget) tidak bisa dimengerti oleh pembaca sekalian, tapi cobalah paling tidak.

prudential cukup cerdik untuk tidak mempermasalahkan ketidak adanya keterangan mengenai informasi rabun jauh tersebut di surat resmi penolakan klaim saya tersebut, karena kalau itu yang dijadikan alasannya maka dengan mudah alasan tersebut dipatahkan. maka yang dijadikan alasan adalah klausul pengecualian pru med 4.3, silakan baca lagi tulisan saya tersebut diatas atau di sini lietjiepouw.worldpress.com.

saya sudah diskusikan masalah ini dengan pengacara saya, ternyata memang prudential telah mempersiapkan segala alasan2 penolakan klaim saya tersebut dengan rapi sehingga sulit memang untuk menggugat penolakan klaim saya tersebut, maklumlah prudential pasti sudah menggaji pengacara2 beken yang mahal untuk merumuskan klausal2 didalam polis tersebut supaya tidak mudah digugat bila ada penolakan klaim, karena penolakan klaim tersebut adalah "profit center" dari prudential maka klausal2 tersebut benar2 harus "anti peluru". tapi usul anda itu boleh juga saya akan bicara lagi dengan pengacara saya lagi.

berhubung apa yang saya ceritakan ini adalah cerita nyata, maka mustahil saya sedang melakukan kampanye hitam terhadap prudential, silakan cross check dengan ibu yulinda basri bagian customer care.

untuk choi lee, saya WNI, kalau anda? apa mungkin prudential meluluskan SPAJ seorang pendatang ilegal? mmmm ... anda tidak mampu berfikir sejauh itu?

sekali lagi kalau anda mengerti tulisan saya tersebut, yang saya perdebatkan adalah kreativitas staf prudential dalam mencari2 alasan untuk menolak semua klaim.

yach akhir kata, maafkan saya apabila tulisan2 saya mungkin bisa mengancam kesejahteraan para karyawan2 prudential, karena mungkin anda2 sekalian khawatir kalau premi anda akan berkurang.




Sabtu, 03-05-2008 13:24:48 oleh: Choi Lee

Sodara Lie Tjie Pouw,
saya tidak bermaksud membela siapa2, saya cuma menyarankan yang menurut saya terbaik untuk anda. Atau anda bisa mencari orang2 yg senasib dan mengadakan class action.

Mungkin Prudential memang sudah membuat kontrak yang tahan peluru, karena terus terang masalah Fraud dalam hal asuransi juga marak dilakukan di dunia barat. Jadi seseorang yg sebenarnya beresiko tinggi menyembunyikan data kesehatan yg negatif supaya bisa lulus underwriting.

Kalau anda bisa mencari "celah" kesalahan, minimal anda bisa membuktikan bahwa agen anda yg menyembunyikan data itu, mungkin anda bisa menuntut agen-nya yg notabene adalah perpanjangan tangan Prudential. Toh kalau Prudential sering melakukan praktik2 curang seperti anda sebutkan itu, maka makin banyak orang kecewa seperti anda yg ujung2nya nanti jumlah nasabah mereka akan menurun dan akan pindah ke perusahaan asuransi lain yg lebih jujur.




Sabtu, 03-05-2008 14:36:40 oleh: titin rahmat

asuransi ituu penipuan ya?



Minggu, 04-05-2008 06:46:02 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepada Choi Lee,

kalau memang masalah ini disebabkan oleh kesalahan agent-nya, maka itu adalah urusan intern antara PT Prudential dan agent tersebut, karena buat saya agent adalah bagian dari PT Prudential, akan sangat2 tidak professional kalau setelah 4 tahun saya menjadi nasabah dan setiap bulan rajin menyetor premi sebesar 500.000,-, lalu tiba2 ditemukan kesalahan dari agent, lalu PT Prudential melempar tanggung jawabnya ke Agent yang bersangkutan dan tidak bersedia membayar klaim nasabah.

tapi seperti yang sudah saya tulis dan jelaskan diatas, keberatan saya terhadap penolakan klaim prudential adalah alasan2 yang terkesan dibuat2, yang benar2 membuktikan kreativitas dari staf2 prudential dan terkesan menjebak atau bahkan berbau penipuan, betul bisa saja saya mengajukan gugatan, tapi gugatan untuk hal seperti ini pasti sudah dipertimbangkan oleh prudential, dan menurut beberapa pengacara yang saya mintakan pendapatnya, gugatan semacam ini bisa berlangsung lama dan yang sudah pasti prudential pasti sudah punya persiapan yang sangat matang. perlu diketahui, perusahaan asuransi mendapatkan profit salah satunya dengan menolak klaim, jadi semakin banyak klaim yang ditolak, semakin besar juga keuntungan yang didapat oleh pt asuransi tersebut, maka dengan segala cara "profit center" tersebut harus dilindungi, biarpun pada akhirnya alasan2 penolakan yang dipakai terkesan janggal dan ajaib.

silakan baca lagi di lietjiepouw.wordpress.com

salam sejahtera khususnya untuk anda para karyawan PT Prudential, always listening, always understanding? gimme me a break!




Minggu, 04-05-2008 18:16:35 oleh: Yulistina Rumekti

Halo Bu Titin Rahmat,
Asuransi Prudential bukan penipuan lho.. tapi KEBUTUHAN...!
Kalau butuh info hub saya ya.. Salam kenal




Senin, 05-05-2008 11:20:29 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepada ibu titin rahmat,

terkesan seperti itu (penipuan), cuma memang hal tersebut dibungkus dengan sangat rapi dan indah dengan pasal2 dan klausal2 pengecualian yang todak tertera hitam diatas putih didalam polis anda, jadi waspada prudential. Ingat motonya sekarang adalah JANGAN PRUDENTIAL

Salam sejahtera buat staf pt prudential :P




Senin, 05-05-2008 11:38:53 oleh: Lie Tjie Pouw

Ini saya dapat dari Tempo interaktiv, linknya disini http://www.tempo.co.id/komentar/?berita=brk,20040423-35,id.html&act=read

Prudential masih berani pasang iklan
Pada tgl 27 April 2004 di harian Rakyat Merdeka halaman 7 juga ada surat pembaca yang dimuat 1/4 halaman dengan judul "Jeritan hati nurani korban asuransi Prudential" yang dikirim oleh ibu Ng Sok Hie dari Pematang Siantar, Sumatera Utara pemegang polis no 19311786, 19311801, 19309381, 19309766 atas nama suami, ybs, dan kedua anak ybs. Suami ibu Ng Sok Hie meninggal dunia 28 Januari 2003. Setelah menunggu 4 bulan akhirnya kalin arusansi atas nama suaminya keluar dan klaim bebas premi atas nama kedua anaknya juga keluar tetapi hanya sampai bulan oktober 2003. Waktu ybs mengirimkan surat menanyakan penghentian pembayaran manfaat bebas premi tersebut ybs malah diperiksa dipanggil oleh POLDA Sumatera Utara dengan surat panggilan no. Pol S.Pgl/37/I/2004/Reskrim dan diperiksa selama lebih dari 6 jaum sesuai BAP tertanggal 3 Februari 2004 serta dijadikan TERSANGKA penipuan oleh Prudensial . Sampai saat ini janda malang tsb sedang berjuang dari sergapan hukum demi masa depan anaknya yang berumur 10 dan 8 tahun dan balik menggugat Direksi dan COO Prudential dengan dugaan penggelapan dana komsumen dengan bukti pengaduan ke Mabes Polri no. Pol. TBL/92/IV/2004/Siaga-III tertanggal 20 April 2004.

Yang sangat mengejutkan, ternyata Prudential masih berani memasang iklan promosi di harian Kompas pada tanggal 23 April 2004 kemarin.
Gunawan(iggun2003@yahoo.com) - Tangerang




Senin, 05-05-2008 11:59:55 oleh: Lie Tjie Pouw

Dari Kompas Interaktiv, http://64.203.71.11/kompas-cetak/0709/06/opini/3814250.htm

Klaim Dibalas Pembatalan Polis

Terkait dengan pembatalan polis asuransi Prudential (Nomor: 23844947) oleh Prudential, sebagai nasabah saya dirugikan karena kelalaian agen, dalam hal ini unit manager, yang melakukan pengisian SPAJ dengan tidak menuliskan riwayat hipertensi suami sebagai tertanggung, seperti sudah disampaikan pada saat wawancara secara rinci sampai pada obat yang dikonsumsi.

Saat suami saya mengalami serangan jantung dan melakukan klaim, yang kami dapatkan adalah surat pemberitahuan pembatalan transaksi dan polis dari Prudential. Meskipun sudah bertemu dengan pihak agen (RJ kode 0005397), unit manager (EP kode 00004026), serta pihak Prudential diwakili bagian legal (Bapak Reno) dan bagian klaim (Bapak Yudi) pada 10 April 2007 di Kantor Pusat Prudential, saat itu unit manager yang bersangkutan mengatakan, ada kesalahan manusia (human error) di sini. Sebab, agen yang mengisi SPAJ berpikir yang bersangkutan hanya minum obat hipertensi apabila sedang stres karena banyak pekerjaan.

Namun, polis tetap dibatalkan, klaim ditolak. Selain itu, yang sangat disayangkan, agen serta unit manager terkait masih bebas mencari nasabah baru tanpa ada sanksi. Kenyataan adanya kelalaian seseorang dinihilkan tanpa ada sanksi, padahal ada pihak lain yang menanggung kerugian karena kelalaian ini. Sebagai perbandingan, seorang dokter bisa dikenakan sanksi kode etik kedokteran apabila melakukan malapraktik. Namun, untuk agen asuransi yang lalai, sehingga merugikan nasabah secara moril dan materiil, tak ada sanksi yang diberikan oleh perusahaan sekaliber Prudential dengan nama besarnya.

--Bersambung--




Senin, 05-05-2008 12:01:33 oleh: Lie Tjie Pouw

--Lanjutan--

Setelah pertemuan tersebut, saya telah beberapa kali mengirimkan surat keberatan kepada Prudential (pada 22 Maret 2007, 12 Juni 2007, dan 27 Juli 2007). Namun, sampai saat ini belum mendapat tanggapan.

Pihak Prudential bersikap lepas tangan dan tidak mau turut bertanggung jawab terhadap kelalaian yang dilakukan oleh unit manager yang menjual produknya. Padahal yang bersangkutan telah mendapatkan pelatihan (training) dan memegang izin dari Prudential untuk mencari nasabah. Dan keputusan yang diambil tidak mempertimbangkan fakta ada kelalaian yang dilakukan oleh orang Prudential sendiri. Daisy A Kumayas Jalan Pratama 3/S 12, Bekasi




Senin, 05-05-2008 13:12:30 oleh: titin rahmat

mau mati aja koq repot ya?
apa gara-gara asuransi?
semoga Tuhan mendengar ketidakadilan ini. amin.




Senin, 05-05-2008 15:13:30 oleh: IRVAN ARYADI

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA....
SALAM KENAL SEMUANYA......
SAYA JUGA AGEN PRUDENTIAL (PRUVISION),UMUR SAYA 18TAHUN, KEBETULAN KAKAK SAYA SENDIRI MANAJER SAYA....

BIASALAH ORANG INDONESIA....
CUMA BISA BICARA TANPA BUKTI.....
KHUSUS TEMAN2 AGEN, SAYA KATAKAN UNTUK MAJU TERUS!!!

PRODUK KITA (2IN1 HOKI) ADALAH YANG TERBAIK SEPANJANG SEJARAH INDUSTRI ASURANSI DI INDONESIA!!!(BUKTINYA: MAJALAH INVESTOR TAHUN 2002-2007)

KITA SATU2NYA ASURANSI YANG TIDAK MENGGUNAKAN KLAIM DI INDONESIA, LANGSUNG DENGAN KARTU PRUDENTIAL DI RUMAH SAKIT MENENGAH KE ATAS...

DALAM HAL INVESTASI, KITA SECARA JUJUR DAN JELAS MEMAPARKAN KEPADA NASABAH DI DAILY INVESTOR N BISNIS INDONESIA EVERY DAY!!! DAN JUGA MEMBERIKAN LAPORAN KEUANGAN KITA SETIAP TAHUN KEPADA NASABAH...

KITA NOMOR SATU, SURVEY SUDAH MEMBUKTIKAN!!!! MASA C SEMUA ORANG YANG PILIH PRUDENTIAL SALAH?

SAYA IRVAN ARYADI...

UNTUK YANG MASIH RAGU, TANYA PADA ORANG2 YANG ANDA PERCAYAI DAN YANG MENGERTI ASURANSI SECARA BAIK, MAKA PRUDENTIAL ADALAH PILIHAN MEREKA...
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA

SUKSES SEMUANYA!!!
BERIKAN YANG TERBAIK UNTUK NASABAH....




Senin, 05-05-2008 15:29:02 oleh: IRVAN ARYADI

HAHAHAHAHAHAHAHAHA
SAYA KETAWA LAGI.....

NOLAK KLAIM BUAT NAMBAH PROFIT?
COBA DI PIKIR LAGI.....
JUSTRU DENGAN MEMBAYAR KALIM, PRU BISA LEBIH UNTUNG...
IYA GA? MASA GA NYAMBUNG C....
GINI LOH TEMAN-TEMAN SE-INDONESIA....

DENGAN MENOLAK KLAIM, BERARTI PRU MENGECEWAKAN NASABAH, MAKA NASABAH TERSEBUT TIDAK AKAN MEMBELI PRODUK PRU LAGI, BETUL KAN? JADI PRU LEBIH RUGI....

TAPI JIKA PRU BAYAR KLAIM SESUAI DENGAN SEHARUSNYA, MAKA NASABAH AKAN PUAS, DAN BISA MENAMBAH POLIS DI PRU UNTUK KELUARGANYA ATAU MEREKOMENDASIKAN KEPADA TEMAN2NYA...IYA KAN???
HAHAHAHAHAHA

SUDAH TERJAWAB KAN????

UNTUK KLAIM YANG TAK TERBAYAR, MASALAHNYA TERJADI PADA PENJELASAN AGEN ATAU NASABAH YANG MENYEMBUNYIKAN DATA KESEHATAN....

TAPI MASALAHNYA, SEMUA AGEN ASURANSI PUNYA MASALAH YANG SAMA...BUKAN HANYA DI PRUDENTIAL SAJA....

MAKANYA TEMAN2 SE-INDONESIA HARUS MEMILIH ASURANSI TERBAIK (PRU YANG TERBAIK) DAN AGEN YANG TERBAIK JUGA...
YANG TERPERCAYA DAN PROFESIONAL, MAMPU MENJELASKAN SEMUA MASALAH DENGAN BENAR DAN JELAS, MEMAPARKAN BUKTI-BUKTINYA YANG AKURAT DAN TERPERCAYA.....

SEKIAN DARI SAYA...

AGEN PRUDENTIAL...IRVAN ARYADI...




Senin, 05-05-2008 15:32:12 oleh: titin rahmat

cara bicara agen asuransi seperti penipu ya?

coba bandingkan dengan cara bicara orang ini:
http://priyadi.net/archives/2008/01/27/ilusi-finansial/




Senin, 05-05-2008 15:42:15 oleh: IRVAN ARYADI

tidak bu titin, agen harus sopan dan murah senyum,makanya orang indo bilang seperti penipu, kalau mukanya asem, sapa yang mau beli asuransinya?hahahaha

yang jual aseman aja murah senyum, masa agen yang jual polis harus serius, ini karena banyak calon nasabah yang gugup n tegang jika bertemu agen...

trims, bu titin
gbu
irvan aryadi




Senin, 05-05-2008 17:26:29 oleh: irvan aryadi


salam sukses

sepertinya saudara LIE TJIE sangat tidak menyukai prudential....

sebaiknya tenang dlu...
jangan emosi dan kita harus berpikir jernih...

sampai2 saudara LIE TJIE menyarankan jangan membeli produk prudential...

kalau aku boleh tau, ada ga yang lebih bagus dari prudential? boleh ga minta sarannya?

ADA GA YANG MENJADI NOMOR SATU SELAMA 6TAHUN BERTURUT-TURUT?BOLEH AKU MINTA SARANNYA?

data2 yang di keluarkan di majalah INVESTOR, SWA, DAN INFO BANK, SUDAH MELALUI AUDIT YANG JELAS DAN TERPAPAR FAKTA2 YANG JELAS, APA BUKTINYA?

INI 2 BUKTINYA:
1. PERUSAHAAN ASURANSI LAIN TIDAK MELAKUKAN BANDING ATAU PROTES MELALUI JALUR HUKUM ATAU MEDIA, KARENA DI PERINGKATKAN DI NOMOR 2,3,4,5...
INI DI KARENAKAN MEMANG PTUDENTIAL NOMOR SATU!!!

2. MAJALAH2 TERSEBUT ADALAH RESMI DAN ISI DI DALAM MAJALAH ITU DI PERTANGGUNG JAWABKAN SECARA HUKUM, JADI JIKA TERDAPAT KETIDAKBENARAN ATAU KEBOHONGAN PUBLIK, MAKA DAPAT MENEMPUH JALUR HUKUM.





Senin, 05-05-2008 17:35:52 oleh: IRVAN ARYADI

untuk ibu TITIN RAHMAT
dari irvan aryadi

manusia mau mati tidak repot koq, tapi
justru karena asuransi seorang janda dapat bertahan dengan kepergian suami yang tiba2 dan seorang anak kecil yang tidak mengerti apa2 dapat tetap di bangku sekolah..

Tuhan memberikan kita hikmat untuk berpikir jernih dalam menghadapi hari esok, adakah Tuhan berjanji kita tidak bisa sakit?adakah tuhan berjanji kita baru meninggal setelah 60tahun ke atas?

gbu




Selasa, 06-05-2008 09:45:02 oleh: suroto

Untuk Ibu Titin

Ada baiknya ibu open mind, cari tau lebih dalam lagi tentang apa asuransi!!!
2 tahun yang lalu saya berpikiran yang sama dengan ibu.Tetapi dengan ilmu saya bisa paham akan pentingnya asuransi.PRUsyariah memberikan pelayanan konsep perencanaan keuangan + manageman Resiko.
Semuanya adalah untuk menjaga keberdayaan financial keluarga bukan untuk jiwa.Perencanaan keuangan tanpa managemen resiko adalah omong kosong.
Yaaa....,kalau kita mau menjadi orang yang bertanggung jawab terhadap orang yang kita cintai tepat sekali kalau kita berasuransi.
Tidak ada unsur tipu -tipu karena konsep akadnya jelas sekali, pelaporan kondisi keuangan juga transparansi sekali.
Intinya bu titin, semua ada ilmunya.belajar, belajar dan belajar.




Selasa, 06-05-2008 10:22:31 oleh: Lie Tjie Pouw

Kalau ingin mematahkan argumentasi saya, kenapa ngga menjawab aja pertanyaan-pertanyaan di tulisan saya sebelumnya, disitu banyak banget pertanyaan2 yang bahkan customer care prudential sekali pun tidak mampu menjawabnya, atau lihat disini, lietjiepouw.wordpress.com, koq argumen2 nya cuma sekitar bahwa prudential adalah pt asuransi yang terbaik 6 tahun berturut2? terbaik dalam hal apa? kalau memang terbaik kenapa bisa menolak klaim dengan alasan yang aneh bin ajaib? yang ngga masuk diakal. udah basi ah.

salam sejahtera untuk anda para staf prudential.




Selasa, 06-05-2008 18:33:27 oleh: IRVAN ARYADI

untuk saudara LIE TJIE

saya sudah baca sebelumnya, dan kesimpulan saya klaim anda tidak di ganti oleh prudential adlah karena adanya penyakit/gangguan sebelum anda masuk prudential, mengenai SPAJ prudential, saya sudah buka SPAJ tahun 2003 (karena sekarang SPAJ sudah di perbaharui)

dalam SPAJ 2003, memang tidak di tanyakan ada atau tidak rabun jauh, tapi ada pertanyaan tentang gangguan mata di halaman 3...

apakah benar ada di halaman 3 saudara LIE TJIE?

rabun jauh jelas termasuk gangguan mata.

justru karena prudential profesional,maka klaim anda di tolak, itu karena penyakit/gangguan itu sudah ada sebelumnya...

tapi masukan anda sangat berharga untuk kami para agen,agar masalah anda tidak terulang lagi, dan kami sebagai agen lebih hati-hati tentang masalah riwayat kesehatan yang sudah ada sebelumnya...

saya tunggu balasan anda.

GBU
FROM:IRVAN ARYADI




Rabu, 07-05-2008 12:52:31 oleh: Lie Tjie Pouw

Untuk Irvan,

Betul, memang ada, lalu?





Rabu, 07-05-2008 22:03:24 oleh: gading

UNTUK : LIE TJIE

Pak saran saya yah pak! jangan terus negative thinking terhadap prudential,, buat apa bapak capek capek cari kesalahan,padahal sudah banyak sekali yang mengakui prudential itu sangat baik..
percuma bapak ngajak2 temen2 untuk ga beli polis prudential,mereka juga berlatar pendidikan yang baik yang bisa memilah milih tanpa dengerin omongan orang yang tidak dia knal loh pak..

jangan negative thinking terus loh pak,, penyakit bisa saja datang dari pikiran loh pak,,, (itu bukan pernyataan dr saya aja loh pak di kedokteran juga diakui loh pak..) nanti seandainya sakit nguras uang tabungan di bank loh pak (klo tidak ada asuransi),, amit2 deh pak yah,, bapak jgn sampai kaya gtu,, saya doain bapak panjang umur,sehat selalu,, tp pesen saya pak.. berpikirlah positif!! terimakasih =)




Kamis, 08-05-2008 10:12:04 oleh: Hotma Samosir

Perdebatan seru namun tak berujung. Saran terbaik untuk ditempuh adalah memperkarakan secara perdata ke pengadilan.

Yang dapat saya simpulkan disini adalah pada saat pengisian SPAJ, kurang fokus pada hal2 terkait kesehatan.

Kemungkinan 1: Agen tidak bahas supaya proses cepat dan pengajuan lancar

Kemungkinan 2: Calon Nasabah tidak memberitahukan keadaan sebenarnya karena juga ingin bisa diterima sebagai nasabah (untuk perlindungan asuransinya)

Yang kita semua disini harapkan (baik agen prudential maupun calon nasabah) adalah bahwa Bapak Lie Tjie JANGAN berhenti memperjuangkan HAKNYA ke pengadilan. Karena apapun hasilnya tentu akan menjadi PELAJARAN yang TERAMAT BERHARGA bagi Agen (atau calon agen) dan Nasabah (dan calon nasabah) dalam Memasarkan dan Membeli produk jasa keuangan

Saya sebagai bagian dari tim Prudential mohon maaf kepada Pak Lie karena ketidak-nyamanan yang telah terjadi sebagai nasabah. Saya sendiri tidak menginginkan hal itu terjadi kepada saya karena sayapun nasabah Prudential (yang belum pernah klaim).

Kalau bapak Lie tidak keberatan, mungkin kita dapat bertemu langsung sekedar untuk sharing pengalaman (dalam konteks sebagai NASABAH).

Mohon tanggapan positifnya ke 08174898787

Salam
Hotma Samosir




Kamis, 08-05-2008 11:11:28 oleh: Lie Tjie Pouw

Buat Gading,

susah banget untuk befikir positiv, maklum, kalau dihadapkan kepada kenyataan bahwa alasan penolakan klaim saya itu aneh bin ajaib.

ngga usah khawatir tentang kesehatan saya pak gading, mungkin terkesan dari tulisan saya bahwa saya stress atau apa gitu, tapi ngga loh, saya sudah iklas, anggap saja saya dirampok secara halus, kan harus diiklaskan kan? kalo dipikirin terus ntar emang bisa jadi penyakit

salam sejahtera untuk anda pak gading




Kamis, 08-05-2008 11:21:58 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Samosir,

Anda seorang agen? kalau iya saya punya pertanyaan, setelah calon nasabah selesai mengisi SPAJ, apakah anda sebagai agen prudential diwajibkan untuk memeriksa apakah isiannya sudah sesuai dengan keadaan si calon nasabah?

Kalau memang si agen tersebut memang benar2 melakukan tugasnya dengan baik, apakah ada kemungkinan saya bisa menyembunyikan keadaan saya yang sebenarnya? (dalam hal ini rabun jauh) karena si agen bisa melihat saya memakai kacamata.

lalu pertanyaan yang lain lagi, darimana saya sebagai orang awam tentang bisnis asuransi ini, harus bisa mengetahui bahwa informasi di SPAJ tentang apakah seseorang rabun jauh atau tidak itu penting?

Saya pikir saya tidak punya kebutuhan untuk mendiskusikan ini secara langsung dengan anda pak samosir, tapi terima kasih untuk tawarannya.




Jumat, 09-05-2008 22:47:36 oleh: IRVAN ARYADI

untuk saudara LIE TJIE

anda seharusnya jujur...
kenapa anda tidak menuliskan kenyataan bahwa anda mengalami gangguan mata?

SAYA PIKIR SANGAT FAIR DAN SANGAT ADIL JIKA PRUDENTIAL TIDAK MAU MENGANTI KLAIM YANG PADA KENYATAANNYA PENYAKIT ATAU GANGGUAN TERSENUT SUDAH ADA SEBELUM ANDA MENJADI NASABAH...BAGAIMANA MENURUT ANDA SAUDARA LIE TJIE? MAUKAH ANDA BERPIKIR DARI PERTANYAAN SAYA?

SATU LAGI PERTANYAAN SAYA,
PADA SAAT ANDA MENGISI SPAJ,APAKAH ANDA SENGAJA MENYEMBUNYIKAN GANGUAN MATA ANDA ATAU ANDA LUPA?

MENURUT SAYA, SANGAT MUDAH DAN MERUPAKAN MASALAH KECIL BAGI PRUDENTIAL UNTUK MENGANTI KLAIM ANDA, DARIPADA HARUS MENERIMA TUDUHAN-TUDUHAN ANDA YANG SEPERTI SEKARANG INI, TAPI KARENA PRUDENTIAL SUDAH BERBUAT BENAR DAN TEGAS, MAKA PERATURAN DAN SIKAP PRUDENTIAL YANG SUDAH BERDIRI JAUH SEBELUM ANDA LAHIR AKAN TETAP TEGAS DAN TIDAK BERUBAH!, PRUDENTIAL AKAN TETAP FIGHT PADA KASUS ANDA SAMPAI MASYARAKAT YANG AKAN MENILAI KEBENARAN INI...

SAYA TUNGGU BALASAN ANDA...
GBU
IRVAN ARYADI




Jumat, 09-05-2008 23:10:35 oleh: IRVAN ARYADI

untuk saudara LIE TJIE

sebenarnya masalah ini sangat simple dan sangat mudah...

prudential yang sudah berdiri lama tidak mungkin salah dalam hal kecil seperti ini...

saudara LIE TJIE ada gangguan mata sebelum menjadi nasabah prudential, lalu pada saat mau menjadi nasabah prudential, prudential sudah bertanya dengan jelas dan tepat mengenai riwayat kesehatan pak LIE TJIE, dan dengan suatu alasan yang sampai sekarang tidak kita ketahui bersama( kecuali hati kecil SAUDARA LIE TJIE) dan TUHAN YANG MAHA ESA, isi SPAJ dan kenyataannya berbeda...sehingga 4tahun kemudian klaim saudara LIE TjIE tidak di ganti karena ganguuan mata itu sudah ada sebelum SAUDARA LIE TJIE menjadi nasabah prudential, dengan bukti yang kuat dan tepat, prudential menyatakan tidak dapat menganti klaim SAUDARA LIE TJIE...

jadi klaim SAUDARA LIE TJIE ditolak bukan secara ANEH BIN AJAIB seperti yang sering SAUDARA LIE TJIE katakan sebelumnya...

TAPI KLAIM SAUDARA LIE TJIE DI TOLAK DENGAN BUKTI YANG KUAT DAN JELAS, SERTA HITAM DI ATAS PUTIH...

DAN JUGA PRUDENTIAL TIDAK PERNAH MERAMPOK DENGAN APAPUN...

MUNGKIN ADA ORANG YANG MERAMPOK SECARA "HALUS" YAITU DENGAN CARA MENGELUARKAN OPINI YANG HANYA DIDASARKAN KEEGOISAN SEMATA DAN RASA TIDAK PUAS YANG TIDAK ADA DASAR, SERTA TIDAK MAU MEMBUKA PIKIRAN SECARA BAIK,HANYA MEMANDANG MASALAH DARI SATU SISI SAJA..

SAUDARA LIE TJIE, PERHATIKAN PERTANYAAN SAYA DENGAN BAIK DI BAWAH INI...

JIKA ADA 100 ORANG YANG MENGIKUTI SARAN LIE TJIE UNTUK TIDAK MEMBELI ASURANSI PRUDENTIAL, LALU 10 DI ANTARA MEREKA SAKIT, APAKAH SAUDARA LIE TJIE MAU BERTANGGUNG JAWAB ATAS NASIB MEREKA?PERNAHKAH TERLINTAS DI BENAK ANDA BAHWA OPINI ANDA BISA BERDAMPAK SANGAT BURUK BAGI ORANG YANG MEMBACANYA?

JIKA DARI 100 ORANG ITU, 1 ORANG MENINGGAL SECARA MENDADAK, MAUKAH ANDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS NASIB KELUARGA MEREKA?MAUKAH ANDA MEMBERIKAN SEJUMLAH UANG KEPADA KELUARGA MEREKA? MUNGKIN SEBESAR 1 MILYAR? INGATKAH ANDA BAHWA ORANG INI MENGIKUTI APA YANG ANDA




Jumat, 09-05-2008 23:25:58 oleh: IRVAN ARYADI

INGATKAH ANDA BAHWA ORANG INI MENGIKUTI APA YANG ANDA SARANKAN?

kita manusia di beri hikmat untuk berpikir dan berbuat dengan benar, dengan menggunakan hati yang baik, pikiran yang baik,dan perbuatan yang baik, sehingga hidup kita punya dampak yand baik untuk orang lain, itu tugas kita di dunia ini, apa yang anda lakukan di forum ini bukan untuk menyelesaikan masalah anda, tapi untuk memulai masalah baru, dengan tuduhan2 anda yang kurang jelas dan kurang punya dasar,anda menunjukan sikap anda dalam menghadapi suatu masalah, yaitu dengan tidak fair dan tidak "jantan", menusuk prudential dari belakang, berupaya menjatuhkan prudential hanya di karenakan kekecewaan anda, padahal kesalahan ada pada diri anda di saat pengisian spaj, lalu anda kecewa dengan adanya kesalahan itu dan mulai menuduh pihak agen dan prudential... sebaiknya anda mulai intropeksi diri atas masalah ini, supaya anda dapat bersikap benar di kemudian hari...




Sabtu, 10-05-2008 07:26:57 oleh: COKRO

agent adalah representative pt prudential, anda (pt prudential) tidak bisa mengelak dari tanggung jawab sebagai penyedia jasa dengan alasan agent anda bekerja dengan tidak benar, sekali lagi ini menunjukkan KETIDAK PROFESIONALAN staf prudential, dengan melempar tanggung jawab kepada agent2 yang bersangkutan.

KOMENTAR SAYA,Lie Tjie Pouw BENAR

Semoga para agen asuransi semakin bertanggung jawab dan profesional agar tidak ada nasabah yang merasa sial memilih produk mereka...

KOMENTAR SAYA, Retty N. Hakim BENAR SEKALI

Lie Tjie Pouw, SAYA INGIN SEKALI MELIHAT LEMBARAN YANG DISEBUTKAN PARA AGEN ASURANSI TERSEBUT. MUNGKIN ANDA BISA MENGIRIMKAN DAN ADMIN WIKIMU MEMBANTU MENAYANGKANNYA




Sabtu, 10-05-2008 08:20:02 oleh: Nielsen

Wah.. makin seru neh forum.. ada pro & kontra
asal jgn saling jotos2 an aja.. hahaha...
Numpang comment ah....

COKRO, sekali lagi sy jelaskan TIDAK SEMUA AGENT BEKERJA DENGAN BENAR !!! BAIK DARI PERUSAHAAN ASURANSI MANA PUN... ada agent yg benar2 bertanggung jawab & ada juga agent yg cari nasabah hanya utk mengejar komisi tanpa mementingkan kebutuhan nasabah. Sehingga agent tsb mempercepat proses supaya closing pun dapat dengan mudah dilakukan (karena agent tidak ada gaji tetap, hanya ada komisi jika melakukan closing). INGAT.. AGENT SEPERTI INI BIASA TDK BERTAHAN LAMA & INI TERJADI DI SETIAP PERUSAHAAN ASURANSI PASTI ADA AGENT SEPERTI INI!!

Kalau pendapat saya utk masalah Tn. Lie Tjie Pouw, memang saya pun akan melakukan hal seperti yg dilakukan oleh Tn. Lie Tjie Pouw jika klaim saya ditolak dgn alasan macam2. Saya sendiri pun seorang nasabah yg juga sekaligus agent Prudential. Selama ini saya bekerja tdk semata-mata untuk mengejar komisi, tapi saya lebih fokus ke kepentingan nasabah.

Masalah SPAJ, memang benar seperti yg dikatakan oleh IRVAN ARYADI, saya sudah buka SPAJ tahun 2003 (karena sekarang SPAJ sudah di perbaharui)
dalam SPAJ 2003, memang tidak di tanyakan ada atau tidak rabun jauh, tapi ada pertanyaan tentang gangguan mata di halaman 3.

Saya pun setuju dgn Tn. Lie Tjie yg tdk tahu mengenai masalah pengisian SPAJ. Karena biasa nasabah yg awam tidak akan melakukan hal itu. Tn. Lie Tjie sdh melakukan hal yg benar. Yg tidak benar itu adalah pihak agent nya. Disini saya tidak bilang kalo agent Prudential tdk profesional, saya sendiri pun seorang agent PRU. Tapi balik lagi dengan perkataan saya di atas tadi. Dari permasalahan ini, saya menyimpulkan :
Agent Tn. Lie Tjie Pouw mempersingkat proses closing.

Untuk Tn. Lie Tjie Pouw, TIDAK HANYA AGENT PRUDENTIAL SAJA YG MEMPERSINGKAT PROSES CLOSING LHO, DI PERUSAHAAN ASURANSI LAIN PUN JUGA PASTI ADA.

GBU







Sabtu, 10-05-2008 11:17:43 oleh: Lie Tjie Pouw

"anda seharusnya jujur...
kenapa anda tidak menuliskan kenyataan bahwa anda mengalami gangguan mata?"

dari mana saya bisa menyembunyikan kenyataan bahwa saya memiliki gangguan mata, kalau si agent prudential melihat saya memakai kacamata? Seperti pertanyaan ditulisan saya tanggal 08-05-2008, 11:21:58 pertanyaan ini ditujukan kepada pak Samosir, tapi juga relevan untuk semua agen “setelah calon nasabah selesai mengisi SPAJ, apakah anda sebagai agen Prudential diwajibkan (oleh PT Prudential) untuk memeriksa apakah isiannya sudah sesuai dengan keadaan si calon nasabah?” tidak ada yang bisa, mampu, mau, bersedia menjawab pertanyaan ini!

Dan argumen saya adalah kalau memang si agen tersebut memang benar2 melakukan tugasnya dengan baik, apakan ada kemungkinan saya menyembunyikan keadaan saya yang sebenarnya? (dalam hal ini rabun jauh) karena si agen bisa melihat saya memakai kacamata.

Disini terlihat lagi betapa tidak profesionalnya PT Prudential, anda para calon nasabah atau nasabah yang rata2 awam dengan pertanyaan2 atau isian2 SPAJ, jika anda2 sekalian salah mengisi SPAJ maka klaim2 anda akan ditolak dan kalao lagi apes bahkan akan dilaporkan ke polisi seperti kejadian yang menimpa Ibu Ng Sok Hie dari Pematang Siantar, Sumatra Utara (ditulis tanggal 05-05-2008).

--Bersambung--




Sabtu, 10-05-2008 11:20:34 oleh: Lie Tjie Pouw

--Lanjutan—

Lalu saya akan bertanya2 kenapa PT sebesar Prudential bisa mendapat informasi yang tidak benar dari calon nasabahnya? Apa tindakan PT Prudential untuk menanggulangi ini? Kenapa calon nasabah tidak diharuskan melakukan general check up dulu untuk memastikan keadaan si calon nasabah yang sebenarnya, sebelum SPAJ nya diterima? Malah justru inilah yang dibangga2kan oleh kubu prudential, bahwa menjadi nasabah Prudential tidak dibutuhkan proses yang berberlit2.

Nah sekarang ada lagi pihak yang bisa dijadikan kambing hitam yaitu AGENT. Sekali lagi saya jelaskan, saya sebagai nasabah Prudential tidak bisa memilah2 antara PT Prudential dan agencynya, buat saya Prudential dan Angency adalah satu kesatuan, satu pihak. Kalau agent prudential melakukan kesalahan, maka yang harus bertanggung jawab ya seharusnya PT PRUDENTIAL secara keseluruhan, dan kalau ada upaya melempar tanggung jawab, terlihat disini KETIDAK PROFESIONALAN dari pt prudential, pt prudential dengan mudahnya melepas tanggung jawab dan seperti kasus yang ditulis tanggal 05-05-2008, dengan judul, “Klaim dibalas Pembatalan Polis” yang sudah jelas kasus tersebut disebabkan oleh kelalaian Agentnya yang bahkan sudah punya pangkat sebagai Unit Manager.

--Bersambung--




Sabtu, 10-05-2008 11:23:12 oleh: Lie Tjie Pouw

--Lanjutan—

Sekali lagi saya ingin menjelaskan, bahwa di surat resmi penolakan klaim saya, Prudential TIDAK menyinggung sedikit pun mengenai ketidak adanya informasi apakah saya menderita rabun jauh atau tidak. Yang digunakan adalah Pengecualian PRU med klausul 4.3, klausul ini tetap berlaku dan akan tetap digunakan, terlepas ada atau tidak nya informasi perihal keterangan rabun jauh tersebut. Dan ini yang saya perdebatkan, harus diakui, staf customer care bagian klaim itu memang sangat2 kreativ dalam menyusun alasan penolakan klaim saya tersebut, dalam hal ini harus diakui bahwa PT Prudential memang sangat2 PROFESIONAL!

Untuk Pak Nielsen, betul tidak semua agen bekerja dengan baik dan benar, tapi apa yang dilakukan Prudential untuk memperbaiki ini? Keliatannya tidak ada ya? Toh kalau ada kesalahan dari agent, tinggal tolak aja klaim nasabah, kalau perlu laporkan ke polisi, beres!.

Anda sekalian bisa membaca korespondensi via email antara saya dan customer care di lietjiepouw.wordpress.com.




Sabtu, 10-05-2008 14:40:09 oleh: COKRO

COKRO, sekali lagi sy jelaskan TIDAK SEMUA AGENT BEKERJA DENGAN BENAR !!! BAIK DARI PERUSAHAAN ASURANSI MANA PUN... ada agent yg benar2 bertanggung jawab & ada juga agent yg cari nasabah hanya utk mengejar komisi tanpa mementingkan kebutuhan nasabah. Sehingga agent tsb mempercepat proses supaya closing pun dapat dengan mudah dilakukan (karena agent tidak ada gaji tetap, hanya ada komisi jika melakukan closing). INGAT.. AGENT SEPERTI INI BIASA TDK BERTAHAN LAMA & INI TERJADI DI SETIAP PERUSAHAAN ASURANSI PASTI ADA AGENT SEPERTI INI!!


yAnG sAyA mAkSuDkAn JuGa DeMiKiAn.
SaYa RaSa " Lie Tjie Pouw" HaNyA mEmPeRtAnYaKan MaSaLah BaGaImAnA pEnAnGaNaN pIhAk AsUrAnSi MeNanGaNi KaSuS sEpErTi YaNg DiAlAmI Lie Tjie Pouw.

JADI BUKAN SEKADAR MENYATAKAN BAHWA lie tjie pouw tak jujur mengisi ini itu.

SAYA JUGA YAKIN PIHAK ASURANSI TIDAK BERMAKSUD MENGORBANKAN NASABAHNYA, SEPERTI YANG DIALAMI lie tjie pouw.

sejujurnya menurut saya..lie tjie pouw dan anda sekalian berada dipihak yang sama.

ANDA SEMUA KORBAN DARI AGEN YANG TIDAK PROFESIONAL
.................................................




Sabtu, 10-05-2008 17:21:16 oleh: IRVAN ARYADI

untuk: lie tjie

jika agen tidak bertanya tentang kacamata anda, anda tidak mau menuliskan keadaan sebenarnya?atau anda lupa tentang gangguan mata anda?

agen ada beraneka ragam, ada agen yang percaya 100% pada nasabah, ada agen yang teliti, sama seperti nasabah, ada yang teliti sekali, dan ada yang tidak teliti,

yang mau saya jelaskan adalah kesalahan bukan berada pada pihak prudential atau pihak agen, tapi pada saat pengisian SPAJ, ada hal yang di sembunyikan secara sengaja/tidak sengaja...

saya tunggu balasan anda...
jangan lupa jawab pertanyaan saya...

GBU




Sabtu, 10-05-2008 17:57:56 oleh: Lie Tjie Pouw

Buat Irvan,

saya ngga tahu problem anda dimana, apakah anda punya masalah dalam hal membaca? kalau memang anda punya masalah dalam membaca silakan bilang ke saya, mungkin saya bisa menulis dengan cara lain, semua pertanyaan2 anda tersebut sudah dijawab atau bisa ditarik kesimpulan dari apa yang sudah saya tulis, saya tidak mau mengulang2 apa yang sudah saya tulis.

Kemungkinan karena anda masih relativ muda, umur 18 ? anda belum bisa mengerti tulisan2 seperti ini.

tapi terima kasih atas komentar2 anda.




Sabtu, 10-05-2008 18:06:06 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Cokro,

yach inilah permasalahan baru lagi, berhubung pt Prudential adalah pt asuransi yang the best of the best of the best 6 tahun berturut2 menurut majalah X Y Z, maka dapat dipastikan bahwa TIDAK MUNGKIN pt prudential melakukan hal2 yang licik, jadi kemungkinan yang ada hanya si nasabah MENYEMBUNYIKAN informasi tentang keadaan sebenarnya atau singkatnya berusaha MENIPU pt Prudential, ya... sepertinya pt Prudential itu TUHAN yang tidak bisa berbuat salah, yang bisa salah cuma nasabahnya saja, satu alasan lagi untuk tidak membeli polis Prudential

motonya tetap JANGAN PRUDENTIAL!!!!




Sabtu, 10-05-2008 18:50:34 oleh: COKRO

agen ada beraneka ragam, ada agen yang percaya 100% pada nasabah, ada agen yang teliti, sama seperti nasabah, ada yang teliti sekali, dan ada yang tidak teliti

KAN SUDAH SAYA KATAKAN...lie tjie pouw dan anda sekalian yang sebagai agen asuransi tersebut, adalah korban dari sang agen "yang tidak teliti" atau apapun sebutannya.

motonya tetap JANGAN PRUDENTIAL!!!!

YAA ITU YANG DISUARAKAN lie tjie pouw, YANG MUNGKIN DALAM KASUS INI ADALAH MERASA SEBAGAI KORBAN.

menurut saya, anda sekalian yang sebagai agen dari asuransi tersebut..perlu menganggap hal tersebut sebagai cambuk keberhasilan melalui ketelitian sehingga tidak terjadi kejadian terulang.

JIKA SAYA SEBAGAI AGEN ASURANSI TERSEBUT, SAYA AKAN MENJADI CONTOH KASUS TERSEBUT SEBAGAI CONTOH DALAM MEMBERIKAN PENJELASAN KEPADA CALON NASABAH SAYA. JADI KELAK SATU SAMA LAIN SALING MEMBANTU JIKA TERJADI MUSIBAH.

perlu anda sekalian ketahui bahwa, jika saya membeli "asuransi" ...pasti lewat orang yang saya percayai.

jangan harap bahwa saya akan tertarik membeli asuransi lewat orang yang baru saya jumpai. SAYA TIDAK TAHU MENGENAI PRILAKU LAIN dari orang lain dalam membeli asuransi. TAPI MENURUT SAYA ITULAH YANG TERAMAN.

apalagi :
yang mau saya jelaskan adalah kesalahan bukan berada pada pihak prudential atau pihak agen, tapi pada saat pengisian SPAJ, ada hal yang di sembunyikan secara sengaja/tidak sengaja...




Sabtu, 10-05-2008 23:09:26 oleh: IRVAN ARYADI

JELAS SAYA BISA BACA TULISAN DI FORUM INI DENGAN JELAS DAN UMUR SAYA BUKAN MASALAH DI FORUM INI

DAN ANDA TIDAK PERLU MENGATAKAN TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR SAYA

MASALAH YANG JELAS ADALAH ANDA TIDAK MENULISKAN KEADAAN ANDA YANG SEBENARNYA DI SPAJ YANG JELAS-JELAS BERTANYA TENTANG KEADAAN MATA ANDA, LALU SETELAH 4TAHUN, KLAIM ANDA TIDAK DI GANTI, LALU DENGAN SIKAP SEPERTI ANAK DI BAWAH 18 TAHUN ANDA BERTERIAK UNTUK MENDAPATKAN "HAK" YANG SEBENARNYA TIDAK BERHAK ANDA DAPATKAN..

SAYA PUNYA BANYAK NASABAH YANG MEMAKAI KACAMATA SEPERTI ANDA, TAPI SAYA TINGGAL BERTANYA SESUAI APA YANG TERCANTUM DI SPAJ...

MASALAHNYA TINGGAL DI SATU PERTANYAAN BUAT ANDA.

ALASAN APA YANG MEMBUAT ANDA TIDAK MENULISKAN KEADAAN ANDA SEBENARNYA DI SPAJ?

JIKA ANDA BISA JAWAB PERTANYAAN INI, MAKA MASALAH SELESAI SAMPAI DI SINI...

SAYA TUNGGU BALASAN ANDA...
DAN SAYA MOHON KEDEWASAAN ANDA DALAM MASALAH INI.




Sabtu, 10-05-2008 23:17:48 oleh: IRVAN ARYADI

UNTUK MOTO ANDA YANG JANGAN PRUDENTIAL
SAYA AKAN TANGGAPI

JIKA JANGAN PRUDENTIAL, LALU APA SARAN ANDA?
MASUK ASURANSI LAIN?
ATAU TIDAK MEMBELI ASURANSI?

JIKA ANDA PUNYA OPINI YANG INGIN DI KELUARKAN, LEBIH BAIK ANDA BERPIKIR APAKAH ITU BAIK BAGI ORANG YANG MENDENGARNYA.

ORANG YANG BACA TULISAN ANDA, AKAN BERPIKIR PRUDENTIAL JELEK, TAPI ANDA TIDAK MEMBERI SOLUSI BAGI MEREKA..

JIKA MEREKA SAKIT ATAU MENINGGAL, LALU KARENA SARAN ANDA, MEREKA TIDAK MEMBELI POLIS PRUDENTIAL, APAKAH ANDA MAU BERTANGGUNG JAWAB ATAS NASIB MEREKA? MAUKAH ANDA MEMBERI UANG SANTUNAN UNTUK KELUARGA YANG DI TINGGALKAN? TERLEBIH JIKA YANG MENINGGAL ADALAH SUMBER PENGHASILAN, BAGAIMANA NASIB MEREKA?

BISAKAH ANDA MEMBERIKAN SOLUSI YANG LEBIH BAIK?
ATAU HANYA BERKOMENTAR ATAS KEKECEWAAN ANDA SAJA?

JIKA ANDA BISA MEMBERIKAN SOLUSI YANG LEBIH BAIK DARI YANG DI TAWARKAN PRUDENTIAL, SAYA AKAN AKUI BAHWA ANDA YANG BENAR DAN SAYA YANG SALAH...




Sabtu, 10-05-2008 23:36:51 oleh: IRVAN ARYADI

SEORANG AGEN BERHAK UNTUK PERCAYA SEPENUHNYA KEPADA NASABAH, DAN BERHAK UNTUK TIDAK PERCAYA KEPADA NASABAH.

TAPI ADA SATU SISI YANG BENAR DARI LIE TJIE, BAHWA MEMANG TIDAK SEMUA AGEN BENAR DALAM MELAKUKAN TUGASNYA. SAYA SANGAT SANGAT SETUJU DALAM HAL INI, MAKANYA MEMILIH AGEN ASURANSI HARUS SEPERTI MEMILIH TEMAN/SAHABAT, KITA HARUS PERCAYA DAN HARUS TAHU BENAR SIAPA AGEN TERSEBUT...

SAYA PUN MERASA DIRUGIKAN SAMA SEPERTI SAUDARA LIE TJIE, SAYA DAN SAUDARA LIETJIE, SERTA PRUDENTIAL DI RUGIKAN OLEH AGEN YANG TIDAK BERKERJA DENGAN BAIK...

COKRO BENAR DALAM HAL INI, KITA ADA DI PIHAK YANG SAMA...

TAPI PRUDENTIAL TIDAK DIAM SAJA DALAM HAL INI, SEKARANG AGEN HARUS MELAKUKAN UJIAN NEGARA DAHULU SEBELUM MENJADI AGEN, KALAU DULU, BOLEH BERJUALAN DULU 1-6BULAN...

SAYA RASA DARI MASALAH INI, KITA PERLU BELAJAR DALAM SATU HAL, YAITU BERHATI-HATI MEMILIH AGEN, BERHATI-HATI ATAS SESUATU YANG KITA TANDA TANGANI DAN JUGA BERHATI-HATI DALAM MEMBELI SUATU PRODUK...

DENGAN DEMIKIAN TERBUKTILAH BAHWA MOTTO "JANGAN PRUDENTIAL" ADALAH SALAH

BAGAIMANA MENURUT ANDA SAUDARA LIE TJIE?




Sabtu, 10-05-2008 23:51:52 oleh: aloysius weha

Please-please not flamming here...Nggak usah pake kapital semuanya Bung Irvan, Bung Lie...Bung Cokro..

Jangan berantem di sini ya.. ya...ya....Ntar aku kirimin polis loh kalian semuanya...:-p




Minggu, 11-05-2008 00:20:16 oleh: COKRO

aku gak ikutan loh yaa bung aloysius...
kalo aku sih terang2an gak bakal beli asuransi dengan sembarangan agen.
walaupun asuransinya best of the best... titik




Minggu, 11-05-2008 06:45:47 oleh: Lie Tjie Pouw

Bung Aloysius,

maafkan saya kalau saya menulis dengan huruf kapital, huruf kapital itu saya gunakan cuma untuk penekanan, bukan untuk mengesankan bahwa saya sedang teriak2. dan saya tidak pernah menulis seluruh isi posting dengan huruf kapital.

Bung Cokro

apalagi :
yang mau saya jelaskan adalah kesalahan bukan berada pada pihak prudential atau pihak agen, tapi pada saat pengisian SPAJ, ada hal yang di sembunyikan secara sengaja/tidak sengaja...

nah inilah lagi, tidak mengerti permasalahan yang sebenarnya sudah langsung menvonis, memang dari awal, belum apa2 komentar pertama yang saya dapat sudah menvonis saya, saya tidak mengisi SPAJ tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, pendeknya menipulah, tanpa mau melihat kronologis kejadian yang sesungguhnya, lagian berkali-kali saya jelaskan bahwa prudential tidak mempermasalahkan perihal ketidakadaan informasi tersebut, tapi ada aja orang yang masih ngotot mempermasalahkan hal tersebut.




Minggu, 11-05-2008 12:07:47 oleh: COKRO

saudara lie tjie pouw,
maafkan saya karena kebetulan saya bukan agen dari salah satu asuransi yang ada.
seandainya saya seorang agen, saya akan mengundang anda untuk membahas apa yang anda alami dan melihat apakah ada kemungkinan anda dapat saya bantu.

sebelumnya maafkan ketidak-tahuan saya, tapi setahu saya...tidak ada komisi tambahan bagi seorang agen jika nasabahnya tidak pernah melakukan klaim.

percayalah saudara lie tjie pouw, jika suatu saat saya tertarik untuk menjadi agen dari suatu asuransi...saya akan menjadikan diri saya sendiri sebagai asuransi/jaminan kepada nasabah saya untuk membantunya jika ditimpa suatu musibah.

tetapi jika saya sebagai pembeli asuransi, kembali saya katakan :

saya akan membeli dari seseorang yang saya kenal baik. dapat saya percaya. teliti dan mau membantu saya pada saat saya mengalami musibah.

jika saya tidak berhati-hati, tentunya hal berikut yang dapat menimpa saya

apalagi :
yang mau saya jelaskan adalah kesalahan bukan berada pada pihak prudential atau pihak agen, tapi pada saat pengisian SPAJ, ada hal yang di sembunyikan secara sengaja/tidak sengaja...

SAYA YAKIN HAL ITU YANG TERJADI....




Minggu, 11-05-2008 14:35:15 oleh: IRVAN ARYADI

saya juga sebagai agen tidak akan menerima nasabah sembarangan, saya sebagai agen harus memilih dengan benar calon nasabah saya, pertimbangan saya bukan semat-mata komisi, tapi tingkat kenyamanan hubungan saya dan nasabah saya...

jadi yang harus hati2 bukan hanya nasabah, tapi juga kita sebagai agen, jangan sampai nama prudential dan nama kita sebagai agen tercoreng, hanya karena komisi...




Minggu, 11-05-2008 17:46:53 oleh: COKRO

benar saudara irvan aryadi,
saya rasa seumpama lie tjie pouw pada saat tersebut membeli asuransi tersebut lewat anda

......................

kemungkinan kita tidak akan mengisi kolom ini ber-kali-kali

......................




Minggu, 11-05-2008 21:44:33 oleh: Lie Tjie Pouw

"saya akan membeli dari seseorang yang saya kenal baik. dapat saya percaya. teliti dan mau membantu saya pada saat saya mengalami musibah."

Setuju dengan anda pak cokro, seharusnya kita selalu berhati-hati.

"sebelumnya maafkan ketidak-tahuan saya, tapi setahu saya...tidak ada komisi tambahan bagi seorang agen jika nasabahnya tidak pernah melakukan klaim."

betul, dan saya juga tidak pernah mengatakan demikian.

sejak awal saya menulis, bahwa persoalan yang saya perdebatkan ini bukan masalah agentnya yang brengsek atau tidak, yang saya perdebatkan itu adalah klausal2 di polis yang terkesan menjebak, saya ngga tau kenapa tiba2 pembicaraan ini dibelokan menjadi issue agent yang brengsek dan informasi yang disembunyikan secara sengaja atau tidak sengaja.

berulang kali saya menjelaskan (tapi kemungkinan tidak dibaca) bahwa PRUDENTIAL TIDAK PERNAH MEMPERMASALAHKAN KETIDAK ADAANNYA INFORMASI TENTANG RABUN JAUH YANG SAYA PUNYA, dan yang saya gugat pun bukan masalah tersebut, tapi tentang Pengecualian PRUmed 4.3 dan penjabarannya terkait dengan kasus yang saya punya.

ya kalau sudah tahu kemungkinan banyak calon nasabah akan menyembunyikan hal secara sengaja atau tidak sengaja, kenapa calon nasabah tidak diwajibkan untuk melakukan general check up dulu seberlum SPAJ nya diterima?

sekarang kalau disinyalir ada hal yang disembunyikan ya tinggal tolak aja klaimnya atau kalau perlu laporkan ke polisi, beres kan?

"apalagi :
yang mau saya jelaskan adalah kesalahan bukan berada pada pihak prudential atau pihak agen, tapi pada saat pengisian SPAJ, ada hal yang di sembunyikan secara sengaja/tidak sengaja...

SAYA YAKIN HAL ITU YANG TERJADI...."

ya kalau memang ini yang terjadi kenapa tidak dilaporkan saja ke polisi? seperti kasus ibu Ng Sok Hie dari Pematang Siantar?

lalu kalau informasi yang dituliskan calon nasabah salah bisa lolos begitu saja, apa gunanya seorang agent? cuma sebagai kurir pengantar SPAJ? ngga masuk diaka




Minggu, 11-05-2008 21:54:28 oleh: Lie Tjie Pouw

Saya pernah bertanya:
"setelah calon nasabah selesai mengisi SPAJ, apakah anda sebagai agen prudential diwajibkan untuk memeriksa apakah isiannya sudah sesuai dengan keadaan si calon nasabah?"

sampe sekarang tidak ada yang mau menjawab, kenapa ya?

lalu bagaimana saya menyembunyikan keadaan saya yang sebenarnya (rabun jauh) kalau si agent tersebut melihat saya memakai kacamata? koq bisa2nya menuduh orang "menyembunyikan hal2 dengan sengaja atau tidak sengaja?"

juga ngga ada yang mau menjawab.




Senin, 12-05-2008 13:01:53 oleh: Nielsen

Untuk Tn. Lie Tjie Pouw.
"setelah calon nasabah selesai mengisi SPAJ, apakah anda sebagai agen prudential diwajibkan untuk memeriksa apakah isiannya sudah sesuai dengan keadaan si calon nasabah?"

Tn. Lie, saya sebagai seorang agent tidak akan meminta nasabah yg mengisi SPAJ sendiri. Tapi saya yang membacakan seluruh pertanyaan2 di SPAJ. (seperti sedang interview kesehatan seseorang). Dan saya selalu tekankan ke nasabah saya : "Pak/Ibu, saya minta anda menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang kesehatan ini dengan jujur & jangan bohong. Anda jangan menyalahkan saya, jika anda bohong & klaim anda ditolak oleh Prudential."

lalu bagaimana saya menyembunyikan keadaan saya yang sebenarnya (rabun jauh) kalau si agent tersebut melihat saya memakai kacamata? koq bisa2nya menuduh orang "menyembunyikan hal2 dengan sengaja atau tidak sengaja?"
INTI NYA AGENT ANDA INGIN MEMPERCEPAT PROSES CLOSING.

Itu saja jawaban dari saya Tn. Lie. Semoga membantu anda.

Terima kasih




Selasa, 13-05-2008 12:13:59 oleh: Lie Tjie Pouw

Untuk Pak Nielsen,

terima kasih untuk jawaban anda, ini menjelaskan beberapa hal yang sampe sekarang masih diributkan para penulis di forum ini.

tapi dari jawaban pak Nielsen, timbul pertanyaan2 baru, kesimpulan pak Nielsen adalah:
"INTI NYA AGENT ANDA INGIN MEMPERCEPAT PROSES CLOSING."

lalu apakah ini legal? apa yang dilakukan pt Prudential, kalau ada agentnya yang INGIN MEMPERCEPAT PROSES CLOSING? tidak ada? lalu apa yang dilakukan pt Prudential untuk mencegah hal2 seperti ini? kenapa tidak ada kewajiban untuk melakukan general check up untuk calon nasabah? kenapa SPAJ saya diluluskan begitu saja tanpa ada dokumen general check up dari dokter?

pertanyaan 1 Miliarnya adalah SIAPA YANG HARUS MENGANGGUNG SEMUA AKIBAT INI?

nasabah? kasian amat ya nasabah pt Prudential.




Rabu, 14-05-2008 07:40:46 oleh: Nielsen

Tn. Lie Tjie Pouw.

Seperti yg sdh pernah saya katakan, masalah legal atau tidak, bukan hanya di Prudential saja yg ada agent seperti ini lho. DI SEMUA ASURANSI MANA PUN SAMA.

Memang tidak ada yg dilakukan oleh Prudential kalau ada agent nya yg INGIN MEMPERCEPAT PROSES CLOSING, karena Pihak Prudential meluluskan SPAJ berdasarkan pertanyaan seputar penyakit yg di derita nasabah. Jika di dalam SPAJ, nasabah tersebut tidak menyebutkan ada nya penyakit yg di derita, maka SPAJ tersebut sudah pasti di luluskan. (misalnya : saya sbg marketing bekerja dengan anda. jika saya menjual produk dari perusahaan anda, apakah anda sebagai bos ingin langsung menjual produk anda atau anda ingin melakukan verifikasi dulu kepada siapa barang tersebut dijual? Apa yg anda lakukan sebagai bos jika saya membohongi customer-customer saya, supaya saya bisa cepat dapat komisi?) Kurang lebih contoh nya seperti itu, Tn. Lie.

Untuk general check up, biasa dilakukan jika nasabah menuliskan penyakit yg di derita (misalkan : nasabah punya asma yg sering kambuh, nasabah ada diabetes, tekanan jantung, dll).




Rabu, 14-05-2008 10:20:57 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Nielsen,

Anda seharusnya bisa membedakan antara menjual polis asuransi dengan menjual mobil misalnya, kalau data2 si calon nasabah itu sangat2 penting (atau tidak penting? mohon klarifikasi), sudah sewajarnya ada verifikasi melalui kewajiban general check up dari dokter/rumah sakit yang dipercaya oleh prudential, lain halnya kalau anda seorang sales showroom mobil, anda ngga perlu tahu tentang data2 biologis si calon pembeli, betul?

maka sekali lagi ini menunjukkan ketidak profesionalan pt prudential, yang menginginkan data yang valid, tapi tidak mau mengeluarkan biaya untuk verifikasi, prudential cuma ingin menambah nasabah sebanyak-banyaknya secepat mungkin supaya bisa dinilai oleh majalah2 sebagai pt asuransi yang the best of the best of the best selama sekian tahun berturut-turut, tanpa peduli dengan nasib si nasabah kemudian hari, yang pada akhirnya si nasabah itu sendiri yang akan menjadi korban, karena KETIDAK PROFESIONALAN dari pt prudential itu, bagaimana pak Nielsen, apa pendapat saya ini salah? mohon klarifikasi.

terima kasih




Rabu, 14-05-2008 19:24:07 oleh: Dwi Pandu Anggoro Susmoro

Tn. Lie Tjie Pouw.

Memang benar yang anda katakan,tidak sedikit yg berargumen seperti anda.Tetapi salah jika anda mengatakan PT.PRU dan Agennya tidak profesianal.contoh,jika anda ingin menjadi nasabah PT PRU butuh proses minimal 1 minggu,jika di tambah medical chek up apa tidak membutuhkan waktu lama.bagaimana pada saat waktu di proses kita keburu kena musibah.contoh,meninggal atau kecelakaan.tentu sangat di sayangkan.oleh karena itu dibutuhkan kejujuran dari para calon nasabah itu sendiri agar pada saat proses klaim lebih mudah.Saya sebagai salah satu nasabah sekaligus agen PRU hanya dapat menjelaskan seperti itu,jika ada yang menjadi nasabah PRU, bisa kirim email anda di anggoro2gengku@yahoo.co.id

TERIMA KASIH




Kamis, 15-05-2008 09:51:21 oleh: adit

bohong masa dapat begitu besar dan gak mungkin



Kamis, 15-05-2008 10:41:14 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Dwi Pandu Anggoro Susmoro,

Ya seperti yang sudah2 kasus yang saya hadapi ini sudah divonis KARENA KETIDAK JUJURAN dari calon nasabah.

saya ulangi sekali lagi, mungkin memang ada orang2 yang punya masalah dalam membaca postingan di internet, maaf kali ini saya harus menulis dengan huruf besar semua.

BAGAIMANA SAYA BISA MENYEMBUNYIKAN RABUN JAUH SAYA KALAU SI AGENT PRUDENTIAL YANG PROFESSIONAL MELIHAT SAYA MEMAKAI KACAMATA?

kalau ada yang tidak mengerti pertanyaan diatas, tolong beri tahu bagian mana dari kalimat tersebut yang anda tidak mengerti.

"jika anda ingin menjadi nasabah PT PRU butuh proses minimal 1 minggu,jika di tambah medical chek up apa tidak membutuhkan waktu lama.bagaimana pada saat waktu di proses kita keburu kena musibah."

kalau saya boleh mengomentari kalimat diatas, maaf aja, komentar ini terdengar putus asa, putus asa karena memang sudah tidak bisa memberikan argumen yang masuk diakal untuk membela diri.

kalau sebelum closing si calon terkena musibah, ya memang sudah takdir, mau dibilang apa? kenapa untuk mengantipasi hal semacam ini (berapa besar kemungkinannya?) harus mengorbankan SOP kerja yang benar?, yang toh pada akhirnya si nasabah tersebut juga yang akan menanggung akibat dari KETIDAK PROFESIONALAN dari pt prudential.

sekali lagi ini menunjukkan, bahwa pt prudential cuma mau merekrut nasabah sebanyak2nya tanpa ada maksud baik untuk memberikan pelayanan yang baik kepada nasabahnya kelak, cuma untuk dicatat sebagai pt asuransi the best of the best of the best di majalah X Y Z sekian tahun berturut2

hahahahahaha.....





Kamis, 15-05-2008 11:11:36 oleh: Nielsen

Tn. Lie Tjie Pouw

Memang benar verifikasi data2 nasabah itu sangat penting. Tapi kembali lagi semua itu ke pengisian SPAJ, general check up akan dilakukan jika nasabah benar-benar menuliskan penyakit yg di deritanya. Dan jika memang penyakit nya parah, maka nasabah tersebut akan diadakan pengecualian atas penyakit yg di deritanya (atas penyakit tersebut tdk bisa klaim, contoh : asma yg parah, maka nasabah yg terkena asma parah ini, tdk bisa klaim apabila nasabah masuk rumah sakit karena penyakit ini, hanya saja biaya Rawat inap yg di tanggung lewat PRU Hospital & surgical), atau bahkan jika penyakit nya sudah parah atau pernah operasi kanker, maka nasabah tersebut akan ditolak oleh Prudential.

Teman saya sudah 3 x ingin mengajukan polis asuransi dari Prudential, tapi selalu di tolak karena di SPAJ tertulis bahwa dia pernah operasi kanker. Walaupun di SPAJ kedua, dia tulis tdk pernah operasi, tapi data-data di SPAJ pertama masih tetap ada. Jadi nasabah tersebut tidak bisa bohong.

Satu hal lagi Tn. Lie, di Prudential sekarang ada fasilitas (riders) nama nya PRU Hospital & Surgical (PHS) yg jauh lebih lengkap dibandingkan PRU Med (yg hanya mengcover ICU, Rawat inap, Bedah). PHS ini meng-cover semua biaya pengobatan di RS, operasi, UGD, rawat inap, obat-obatan, kunjungan dokter umum/spesialis, ambulance, operasi, dll. Dan di PHS ini sistem kartu, jadi bukan reimburst. Kita tinggal menunjukkan kartu PHS ini, maka seluruh biaya pengobatan RS akan ditanggung oleh PRU (RS yg bekerjasama dengan PRU).

Dari keterangan Anda, anda belum mendapatkan manfaat PHS ini, karena memang PHS ini belum ada di tahun 2004. Jika anda sudah mendapatkan PHS ini, mungkin saat ini kita tidak sedang berargumen di forum ini.

Terima kasih.




Kamis, 15-05-2008 11:23:32 oleh: Lie Tjie Pouw

pak Nielsen,

Kalau gitu, kenapa dari kemaren2 ini rekan2 anda sesama agent meributkan tentang ketidak jujuran dalam pengisian SPAJ? seharusnya disadari oleh prudential bahwa tanpa general check up yang menyeluruh, kemungkinan tersebut sangat besar terjadi, disengaja atau tidak!

lalu kalau ada ketidak cocokan data, dengan mudah SALAHKAN NASABAH, KALAU PERLU LAPORKAN POLISI, gampang, murah dan meriah, betul kan?

saya tidak pernah mendapat informasi apapun mengenai PHS dari prudential atau dari pihak manapun, dan terus terang setelah mengalami hal ini, saya juga tidak tertarik dengan produk apapun dari prudential lagi ...

yang sudah ada saja mau saya tutup, karena memang saya tidak melihat apa kegunaannya membayar 500.000,- tiap bulan kalau toh prudential tidak bisa menepati janjinya?

makanya untuk yang ingin membeli polis prudential, coba cari pt asuransi yang lain, jangan tertipu dengan penilaian majalah2 yang katanya pt prudential adalah pt asuransi yang the best of the best of the best!

semuanya PALSU!!!




Kamis, 15-05-2008 14:29:33 oleh: Nielsen

Silakan anda cari pt asuransi lain. toh juga hasil nya akan sama saja. malah akan lebih parah. kebanyakan agent pasti akan MEMPERCEPAT PROSES CLOSING, TANPA MEMPEDULIKAN KESEHATAN NASABAH !!!

Silakan Tn. Lie, tutup saja polis anda jika memang anda sudah tidak tertarik dgn Pru. Tidak masalah. Tunggu apa lagi? Silakan tutup polis anda jika anda tidak puas.

Sudahlah... seperti nya pembicaraan di forum ini hanya buang-buang waktu saja. Saran saya lebih baik anda tutup polis anda sekarang juga, jadi kita tidak usah berargumen di forum ini lagi.

silakan pilih asuransi lain, jika anda dapat yg lebih baik dari Pru, mohon beritahu saya perusahaan asuransi mana itu.




Kamis, 15-05-2008 16:59:33 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Nielsen,

pak saya tidak akan masuk asuransi mana2, karena menurut anda sendiri toh semua asuransi tidak ada bedanya kan? semuanya tipuan, kalo gitu kenapa koq bisa pt prudential dinilai oleh majalah X Y Z sebagai pt asuransi the best of the best of the best? mungkin the best among the worst ya? jadi sebenarnya bukan asuransi terbaik, tapi cuma asuransi yang TIDAK TERLALU HANCUR!

saya nulis disini cuma untuk memperingatkan kepada yang ingin membeli polis pt prudential supaya tidak terjebak dan tertipu seperti saya, boleh kan? kita kan hidup di negara demokrasi, ada kebebasan mengeluarkan pendapat selama pendapat itu dapat dipertanggung jawabkan, tidak seperti alasan penolakan klaim prudential yang aneh bin ajaib!

hahahahah....




Jumat, 16-05-2008 14:13:21 oleh: DWI PANDU ANGGORO SUSMORO

Lie Tjie Pouw

betul apa yang di katakan pa Nielsen,anda sebaiknya menutup polis anda dan apa yg anda katakan sangat baik dengan tidak ikut lagi asuransi manapun,karena kasian agen jika nasabah nya seperti anda.

^_^




Jumat, 16-05-2008 15:56:51 oleh: Nielsen

Tn. Lie Tjie Pouw

Jika anda merasa DITIPU OLEH PRUDENTIAL, kenapa anda tidak gugat saja ke pengadilan? Apa untung nya anda men-jelek2an di internet? Gugat pailit saja jika anda mampu, seperti yg pernah dilakukan oleh orang lain pada tahun 2004 dgn menggugat pailit Prudential. Tapi sampai sekarang PRU masih berdiri, tidak pailit.

Tunggu apa lagi? Tutup saja polis yg sudah anda bayar selama +/- 4 tahun. Toh polis anda juga tdk berguna.

Anda tidak akan ikut asuransi mana pun itu hak anda. Toh anda sendiri yg merasakan kalau2 sampai terkena sakit kritis, di rawat di RS, kecelakaan, dll.

Ini postingan saya yg terakhir, karena saya tidak mau buang2 waktu dgn forum ini. Biarpun anda men-jelek2an PRU, toh saya masih bisa jualan kok.

hahahahahhaha............




Jumat, 16-05-2008 22:26:25 oleh: COKRO

weleh..weleh..weleh
masih berlanjut juga toh yaa...

....................................




Sabtu, 17-05-2008 05:22:19 oleh: Lie Tjie Pouw

"Jika anda merasa DITIPU OLEH PRUDENTIAL, kenapa anda tidak gugat saja ke pengadilan? Apa untung nya anda men-jelek2an di internet? Gugat pailit saja jika anda mampu, seperti yg pernah dilakukan oleh orang lain pada tahun 2004 dgn menggugat pailit Prudential. Tapi sampai sekarang PRU masih berdiri, tidak pailit."

sedang dalam proses... tunggu tanggal mainnya :P

Tunggu apa lagi? Tutup saja polis yg sudah anda bayar selama +/- 4 tahun. Toh polis anda juga tdk berguna.

"Anda tidak akan ikut asuransi mana pun itu hak anda. Toh anda sendiri yg merasakan kalau2 sampai terkena sakit kritis, di rawat di RS, kecelakaan, dll."

ikut asuransi juga tidak bisa mendapat manfaat apa2 kalau sampai terkena sakit kritis, di rawat di RS, kecelakaan, dll. betul?

"Tunggu apa lagi? Tutup saja polis yg sudah anda bayar selama +/- 4 tahun. Toh polis anda juga tdk berguna."

betul memang ngga ada gunanya.

"Ini postingan saya yg terakhir, karena saya tidak mau buang2 waktu dgn forum ini. Biarpun anda men-jelek2an PRU, toh saya masih bisa jualan kok."

seingat saya, saya juga tidak pernah minta anda mengomentari postingan saya, betul? selamat berjualan, semoga masih banyak orang yang masih mau menjadi nasabah prudential.

jangan ge-er donk ....




Sabtu, 17-05-2008 05:26:20 oleh: Lie Tjie Pouw

"weleh..weleh..weleh
masih berlanjut juga toh yaa... "

betul, makin lama makin seru malah

:P




Senin, 19-05-2008 10:25:28 oleh: otto

Forum ini jadi membosankan
Forum ini sungguh menjadi monoton dan membosankan , persoalan Lie T.P melulu !!!,saya kira tidak ada lagi yang perlu dibincangkan.dari banyak tanggapan sebetulnya sudah memberikan solusi.
Tinggal Lie T P nya niatnya mau cari solusi atau cari masalah !!!
Buang - buang waktu saja kalau tidak ada niatan tulus.
STOP TANGGAPAN SOAL LIE T.P
sungguh membosankan.




Senin, 19-05-2008 10:58:34 oleh: suroto

Setuju Pak Otto
Tidak jelas yang diinginkan pak Lie TP. tapi terangnya beliau berhasil menjaring kita dengan umpan hebatnya.( selamat ........ )
Biar tidak membosankan. SUDAHI TANGGAPAN LIE TP.
He....he....mau umpan apa lagi yang akan dilempar ya>?>




Senin, 19-05-2008 11:18:57 oleh: IRVAN ARYADI

untuk pak lie

anda seperti anak kecil saja...
saya baca tulisan anda dan merasa geli dalam hati saya...

apa yang anda inginkan sungguh tidak jelas..

terakhir saya katakan, anda harus dewasa, saya lihat anda ngotot pada sesuatu yang tidak jelas, ingin di dengarkan, ingin tampil dan terlihat hebat...

saya rasa usaha anda percuma saja... premi prudential tumbuh 90% pada kuartal satu 2008

DAN MEREKA YANG BELI PRUDENTIAL TIDAK BODOH...

saya sarankan anda bisa memberi opini yang lebih baik di forum ini, supaya yang baca dapat manfaat yang baik...




Senin, 19-05-2008 11:36:57 oleh: Lie Tjie Pouw

"Tidak jelas yang diinginkan pak Lie TP. tapi terangnya beliau berhasil menjaring kita dengan umpan hebatnya.( selamat ........ )
Biar tidak membosankan. SUDAHI TANGGAPAN LIE TP."

ya mungkin, tapi pikirkan kalau pt prudential bekerja secara profesional, maka tidak akan ada tulisan2 yang membosankan seperti ini. tidak mau menanggapi tulisan saya? memang sejak awal saya tidak minta ditanggapi koq :P

untuk pak IRVAN ARYADI,
"anda seperti anak kecil saja...
saya baca tulisan anda dan merasa geli dalam hati saya... "

komentar saya, mungkin anda masih terlalu kecil untuk mengerti tulisan2 saya (masih umur 18) jadi saya maklumi :)

"apa yang anda inginkan sungguh tidak jelas.. "

ya sekali lagi, anda masih belum bisa mengerti. kalau anda mampu mengerti maka anda akan tahu apa yang saya inginkan.

"terakhir saya katakan, anda harus dewasa, saya lihat anda ngotot pada sesuatu yang tidak jelas, ingin di dengarkan, ingin tampil dan terlihat hebat..."

maaf, kalau saya terkesan kurang dewasa, maklum, konon kalau orang sudah menjadi korban penipuan, suka berlaku tidak dewasa. saya memang merasa hebat , mau tahu kenapa? karena saya tidak mau begitu saja ditipu pt prudential.

"saya rasa usaha anda percuma saja... premi prudential tumbuh 90% pada kuartal satu 2008"

SELAMAT! saya akan berdoa untuk para nasabah pt Prudential, supaya tidak tertipu dikemudian hari.

"DAN MEREKA YANG BELI PRUDENTIAL TIDAK BODOH... "

setuju! tapi berhubung pt Prudential lebih cerdik mempersiapkan jebakan2 untuk mereka, maka bukan jaminan para nasabah tersebut akan tertipu dikemudian hari.

"saya sarankan anda bisa memberi opini yang lebih baik di forum ini, supaya yang baca dapat manfaat yang baik... "

akan saya usahakan.

terima kasih atas komentar anda.




Senin, 19-05-2008 11:46:59 oleh: Bayu Wardhana

Saudara Irvan Aryadi dan saudara Lie Tjie Pouw,

sebaiknya Anda sekalian tidak menggunakan kata-kata yang menyerang pribadi, seperti anak kecil, tidak dewasa dsbnya. Forum ini bukan untuk saling caci maki.

Kembalilah pada pokok persoalan. Bila memang masing-masing pihak tentang mempunyai perspektif yang berbeda, jangan paksakan pihak lain untuk mengikuti.

Bila peringatan ini tidak diindahkan, maka admin akan segea menghapus komentar-komentar yang sudah tidak sehat.

salam,

Bayu Wardhana




Senin, 19-05-2008 12:05:53 oleh: Lie Tjie Pouw

Kepada pak Bayu Wardana,

Terima kasih atas petunjuknya pak. tapi argumentasi saya memang ada dasarnya, Sdr Irvan Aryadi sendiri yang mengaku masih berumur 18 tahun.

18 tahun kan masih teenager, belum dewasa kan?

Salam sejahtera




Senin, 19-05-2008 12:57:04 oleh: Djong

iya, kalo kita stop bayar premi, nilai tunai kita yang diambil sama prudential sampe abis utk preminya terus otomatis kita berhenti ditanggung kalo dah abis bis bis.



Senin, 19-05-2008 20:49:12 oleh: COKRO

weleh..weleh..weleh...
kalau aku sih...yaa...weleh..weleh...
................




Rabu, 21-05-2008 12:54:49 oleh: IRVAN ARYADI

untuk saudara djong,

anda tahu dari mana?
sistem di pru tidak seperti itu, jika anda stop bayar premi, maka uang anda beku dan tidak tercover lagi, tapi uang anda tidak di pakai untuk bayar premi lanjutan, kecuali anda mengajukan PREMI HOLIDAY...dan uang anda tetap hak anda sampai anda mau menariknya...

semoga membantu anda, dan jangan keluarkan opini sembarangan...




Rabu, 21-05-2008 13:06:49 oleh: Hotma Samosir

Pak LIE,
Mhn maaf baru menanggapi tp baru kesempatan buka ke forum ini.
Benar, dlm hal saya sbg agen, saya betul2 memeriksa semua bagian pengisian SPAJ terutama bag. kesehatan krn hal ini bersangkut pd kemudahan klaim di kemudian hari (yg bs terjadi dlm waktu dekat OR bbrp thn kmdn).
Dlm 6 bln terakhir ada 2 calon nasabah sy yg ditolak krn dlm SPAJ tertera penyakit/kondisi yg mmg dlm standard kesehatan (dan guideline Asuransi) sdh tergolong kritis shg pd akhirnya mrk tdk dpt menjadi nasabah.
Blm lagi ada bbrp cln nasabah yg dlm proses wawancara pengisian SPAJ sy temukan problem kesehatan yg menurut sy bakal ckp sulit utk tembus ke PRUDENTIAL. Oleh krn saran sy, bbrp dr mrk yg kmdn mundur. Mungkin itulah sebabnya jumlah nasabah sy tdk bgt byk. (Saran sy adlh periksa ulang kesehatan secara independen seblm mengajukan SPAJ utk mengantisipasi perlu tdknya lanjut mengingat waktu yang ditempuh oleh proposal bs 2 bln lbh).
Intinya sy tidak ingin mendptkan nasabah yg mmg kesehatannya sdh diragukan, TANPA memberi tahu dulu kemungkinan2 tsb kpd si calon nasabah. Sy berharap dpt eksis di bisnis ini & sy berharap nasabah yg bergabung melalui sy jg tdk akan mengalami ketidaknyamanan spt yg telah anda alami.

Itulah makanya (setdknya bagi sy) kesempatan bertemu dgn anda sy rasa cukup penting terutama dlm memaknai cara menjelaskan plus-minusnya masuk asuransi (resiko & keuntungan).
Berdasarkan pengalaman sy sendiri, ada juga karakter dr bbrp nasabah sy yg cenderung mengabaikan ketelitian pengisian SPAJ (maunya TTD saja) krn SPAJ Prudential ckp tebal). Juga saat diterangkan ttg PENGECUALIAN2x dlm fasilitas HOSPITAL & SURGICAL (mis 12 bln pertama), byk yg tdk bgt "tertarik" menyimak penjelasan sy.
******************************************
Bagi anda yg betul2x tertarik untuk mendptkan proteksi dr Asuransi & BERSEDIA meluangkan waktu bertemu minimal 1 jam utk mendpt penjelasan yg lengkap, boleh MENGHUBUNGI sy di 08174898787 atau hotma




Kamis, 22-05-2008 11:02:14 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Samosir,

lalu bagaimana kalau ada calon nasabah anda yang tidak mengetahui bahwa dia ternyata sudah mengidap penyakit kronis pada waktu pengisian SPAJ? misalnya kanker, yang pada stadium dini tidak bisa dirasakan. dan kemudian setelah beberapa tahun menjadi nasabah prudential nasabah tersebut jatuh sakit dan menurut diagnose dokter yang merawatnya menyatakan bahwa penyakit tersebut sudah bersemayam sebelum nasabah tersebut membeli polis prudential.

apakah klaim si nasabah tersebut akan diterima atau ditolak? akan bernasib sialkah si nasabah tersebut?

apakah betul general check up tidak diperlukan untuk mengambil keputusan meluluskan atau tidak meluluskan SPAJ calon nasabah prudential?

saya sudah mengerti makna akan perlunya asuransi, maka dari itu saya menjadi nasabah prudential sejak 4 tahun yang lalu, anda tidak perlu menjelaskan kepada saya mengenai resiko & keuntungannya, apalagi harus ketemu langsung, yang tidak bisa saya mengerti maknanya adalah kenapa bisa prudential menolak klaim saya dengan pejelasan yang tidak tertera di polis? sekarang saya selalu bertanya-tanya, penjelasan-penjelasan apa lagi yang akan dikeluarkan oleh prudential yang tidak tertera di polis dikemudian hari, ketika saya mengajukan klaim lagi?

kalau memang seperti ini strategi bisnis prudential, maka praktis apapun bisa dilakukan oleh prudential untuk mengeruk keuntungan dari nasabahnya tanpa harus melakukan pelayanan apapun untuk nasabahnya. semua tinggal tergantung dari seberapa kreativ customer care bagian klaim dalam merumuskan alasan-alasan penolakan klaim nasabahnya.

hal ini yang tidak pernah didebat oleh siapa pun, termasuk oleh customer care prudential, yang cuma bisa bilang, 'terima kasih untuk masukan anda'

HAH?




Jumat, 23-05-2008 10:05:31 oleh: evi

LIe TP
Saya lihat dari komentar/sanggahan anda memang anda tidak cocok menjadi nasabah assuransi manapun.
cocknya ikut arisan saja.....he..hee...he...




Jumat, 23-05-2008 10:21:52 oleh: Lie Tjie Pouw

Evi,

betul, setuju banget, saya juga kepikir kearah sana. karena memang pada awalnya saya mengira jadi nasabah prudential memang seperti saya ikut arisan loh, beneran. :P

ternyata memang jadi nasabah prudential itu seperti ikut arisan + tipu.




Jumat, 23-05-2008 21:54:25 oleh: dwi

Tn lie yg terhormat, sangat tidak etis menjelek2kan siapapun, entah itu instansi atau perorangan maupun lembaga, bukankah itu justru menunjukkan kapasitas siapa diri kita masing2, kalau merasa dirugikan ya dg jalur yg benar pak jgn menjelekkan spt ini, sy yakin msyarakat sudah dewasa dlm menyikapi persoalan ttg asuransi, bagi agen asuransi tetap go faigt



Sabtu, 24-05-2008 08:25:17 oleh: Lie Tjie Pouw

Tn/Ibu Dwi,

saya sangat setuju, memang menjelek-jelekan siapapun itu tidak etis, apalagi kalau ada orang protes karena klaimnya ditolak, langsung dituduh TIDAK JUJUR MENGISI SPAJ, sebelum mengerti duduk persoalannya.

betul dengan MENJELEK-JELEKAN dan MENUDUH sembarang itu menunjukkan siapa diri kita sebenarnya.

saya cuma ingin membagi pengalaman kepada orang lain, supaya mereka tidak kena nasib sial seperti yang saya alami, masa ngga boleh?

boleh donk ya, kita kan konon hidup di negara demokratis ... atau? :P




Sabtu, 24-05-2008 11:04:05 oleh: hutama

Tn Lie,....
Saya curiga dengan anda,Semangat sekali membuat statmen2 sesat diforum ini. Permasalahan anda sebetulnya jelas sekali.Teman2 sudah memberikan solusi2 bagus untuk anda,andanya saja yang tidak paham sebtulnya.
Jangan2 anda memang orang yang dibayar untuk provokasi di forum ini yang ditujukan untuk perusahaan asuransi tertentu.
Tidak bijak sekali, tidak mendidik sekali, menyesatkan sekali.




Sabtu, 24-05-2008 11:35:49 oleh: Rigbie

Stop (top up/asuransi berbasis asuransi) dimanapun itu..change aja lgsg ke RD..hasilnya jauh lbh bertumbuh drpd top up d asuransi.krn d asuransi bnyk dikurangi oleh biaya2.ehhmm kenalan dlu deh..cari info sebanyak mungkin.
ambil asuransi UP 1milyar..trus invest di RD.bisa switch ke RD Saham/Tetap.




Sabtu, 24-05-2008 19:03:33 oleh: dodo

makin banyak ilmu sj sy kebetulan sy jg agen ,baru bergabung sekitar 2 bln sy masih perlu banyak masukan dan pembelajaran agar sy tdk salah dalam menerangkan apa itu prudential sy jg sbg nasabah sy masih harus banyak belajar . memang banyak pro dan kontra disini ,sekali lagi jangan dianggap kita mau ambil profit dari klaim tsb tp sebagai sebuah proteksi untuk orang orang yg kita cintai . maju terus prudential



Senin, 26-05-2008 08:51:46 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Hutama,

bisa anda jelaskan yang anda maksud dengan statement-statement sesat saya itu yang seperti apa? mari kita bahas.

selama saya menulis diforum ini saya tidak pernah diberikan solusi oleh rekan-rekan agent anda, yang saya dapat malah dari awal itu cuma tuduhan-tuduhan bahwa saya memanipulasi data di SPAJ saya, bahkan rekan-rekan anda tersebut tidak merasa perlu mengerti dulu apa yang saya tulis sebelumnya, yang penting tuduh dulu.

saya sudah pernah tulis, anda mungkin belum membacanya, bahwa cerita saya ini adalah cerita nyata, jadi tidak perlu ada yang harus membayar saya untuk menceritakan hal ini, silakan anda konfirmasi sendiri kepada Customer Care dengan ibu Yulinda Basir, beliau pasti kenal nama saya, tidak perlu anda sebutkan nomor polis saya.




Senin, 26-05-2008 09:30:59 oleh: Rigbie

Bro Lie,

Good info!!
Asuransi=Asuransi
Investasi=Investasi
bener deh,cr UP=1milyar,tanpa embel-embel




Senin, 26-05-2008 23:03:33 oleh: IRVAN ARYADI

untuk agen tetap fight, pekerjaan anda mulia, jangan dengarkan perkataan orang yang bersifat menjatuhkan

hati2 dalam proses closing, lebih teliti, dan terutama dalam hal penyembunyian data kesehatan, soal komisi nomor dua, servis harus di utamakan

lie tjie lebih baik lewat pengadilan, daripada bicara terus tanpa tindakan





Selasa, 27-05-2008 11:39:05 oleh: Ardhi Dharma

kaya cerita 1001 malam aja, 1000 Agent mengomentari 1 Nasabah....( Bukan duskusi )
BTW mana nee tanggapan dari pihak Klaim PT. Prudential ???
kalau memang PT. Prudential best of the best, tolong tangani hal tersebut dengan lebih bijaksana, jangan melulu nasabah di salahkan.
Dan selesai kan masalah tersebut sesuai dengan kapasitas nya.




Rabu, 28-05-2008 10:30:10 oleh: Rigbie

itu dia..makanya jadi geli.knp di komentari?bukannya dijelaskan oleh PT.Prudential(emang strategi marketingnya hrs diakui top dibanding competitornya).namanya forum,jd emang mesti pro-kontra..

btw,tetep melek investasi& only term life buat asuransi..
maybe this link'll see your think beside to cut top up:
hxxp://priyadi.net/archives/2007/10/18/hitung-hitung-asuransi-unit-link-vs-terpisah/
ada lg yg seru:
hxxp://portalreksadana.com

eh,bro semua..just info aja ya..biar kt bs lbh tahu dunia financial.jgn ada yg tatit ati..hehe..
secara gw bkn agen apapun..murni org yg lg belajar dunia investasi.
bro lie...skali lagi salut....yg gk tahu jd tahu.yg udah tahu jd manggut2..




Rabu, 28-05-2008 10:50:57 oleh: Lie Tjie Pouw

Ardhi Dharma:
"kaya cerita 1001 malam aja, 1000 Agent mengomentari 1 Nasabah....( Bukan duskusi )
BTW mana nee tanggapan dari pihak Klaim PT. Prudential ???
kalau memang PT. Prudential best of the best, tolong tangani hal tersebut dengan lebih bijaksana, jangan melulu nasabah di salahkan.
Dan selesai kan masalah tersebut sesuai dengan kapasitas nya."

maklum mas, memang mereka tidak mampu untuk mendiskusikan hal-hal semacam ini, makanya, dari awal mereka cuma bisa menuduh si nasabahnya saja, tidak bisa lebih, mungkin ini adalah self defence mechanims yang diajarkan oleh prudential ke agent2nya.

salam kenal

Tjie Pouw




Rabu, 28-05-2008 14:37:45 oleh: Ardhi Dharma

Dear Mr. Lie,

Salam kenal juga. Masalah ini sangat menarik untuk di tindak lanjuti, mengingat bahwa nasabah merupakan Asset daripada asuransi. Tanpa nasabah Asuransi tidak la berarti. Namun hal tersebut menjadi anti klimaks setelah asuransi menerima premi asuransi dari nasabah, pihak asuransi terkesan tidak peduli akan kesulitan nasabah untuk mencari tahu keabsahan dari pada klaim tersebut.
ASuransi adalah hubungan antara Nasabah, Agent dan Asuransi. hal tersebut tidak dapat di pisahkan. Mulai dari penutupan asuransi, pembayaran premi, penerbitan polis asuransi, tanya jawab sampai dengan proses klaim bilamana klaim terjadi.
Bilamana ada hal-hal yang berkenaan dengan asuransi tersebut, maka ketiga pihak tersebut selayaknya ikut terlibat di dalam nya. Sehingga proses berjalan baik.

Tolong pihak asuransi dapat memberikan penjelasan yang bisa diterima oleh orang awam mengenai penolakan klaim tersebut mengingat bahwa asuransi juga menuntut nasabah nya memberikan penjelasan mengenai status kesehatan nya ( SPAJ ).

Untuk masalah ini hanya pihak klaim asuransi yang dapat memberikan penjelasan kepada Pa Lie.

Untuk Pa Lie, coba lakukan pertemuan dengan pihak asuransi ( Klaim / pihal terkait )kalau bisa di dampingi oleh agent bapak. Dan minta pejelasan dari mereka berkenaan dengan penolakan klaim tersebut.

Good Luck

Ardhi Dharma




Rabu, 28-05-2008 16:40:50 oleh: Lie Tjie Pouw

Mas Ardhi Dharma,

terima kasih atas petunjuknya

tjie pouw




Kamis, 29-05-2008 09:52:41 oleh: Hotma Samosir

Pak Lie,

Soal seorang nasabah tidak mengetahui bahwa mengidap penyakit kritis dan apakah klaim akan diterima atau ditolak perusahaan asuransi TENTUNYA akan melewati proses penyidikan kewajaran klaim dan ini berlaku case by case tidak bisa dilihat secara general.

Saya tidak bisa menyatakan bahwa PRUDENTIAL pasti bayar semua klaim yang masuk dan saya rasa semua perusahaan asuransi seDUNIA pun menggunakan prinsip yang sama yakni melihat background dari sebuah klaim, dari situlah baru dilihat klaim dibayarkan atau tidak.

General checkup diperlukan apabila 1) AGEN sebagai Underwriter di lapangan merasa bahwa hal itu perlu (melalui pengamatan kasat mata maupun via kuesioner kesehatan yang ada di SPAJ atau kuesioner lainnya sesuai dengan keadaan calon nasabah misalnya resiko pekerjaan, hobby dan sebagainya) dan 2) Nilai pertanggungan yang diminta memenuhi kriteria permintaan pemeriksaan kesehatan (mis. UP 400 Juta ke atas bagi usia 40an)

Bapak sudah mengerti makna asuransi = FINE. Tidak ingin bertemu = FINE. Tidak mengerti penolakan karena penjelasan tidak tertera di polis = Sudah bertemu langsung dengan Agen dan Unit Managernya? Sudah mengadukan ke Pengadilan seperti yang sejak lama anda suarakan di forum ini?

Memang tidak ada lagi bisa DIDEBATKAN terutama via forum ini karena tidak jelas hasil diskusi anda dengan agency yg handle anda maupun ada-tidaknya hasil dari gugatan ke pengadilan

Saya tulus menawarkan membantu anda karena walaupun saya AGEN saya juga NASABAH yang juga tidak menginginkan hal itu terjadi suatu saat kepada saya.

Berikan hasil pada forum atau sudahi saja. Komunikasi selanjutnya dengan saya cukup via email (sudah tertera di reply sebelumnya) karena saya tidak selalu ingat untuk buka ini DAN saya tidak ingin divonis tidak concern hanya karena hal tersebut.

Kepada pembaca lainnya, STOP respons kepada Pak Lie kecuali sudah ada hasil dari beliau dan PT Prudential sendiri.

Terima Kasih




Kamis, 29-05-2008 10:13:36 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Samosir,

"Tidak mengerti penolakan karena penjelasan tidak tertera di polis = Sudah bertemu langsung dengan Agen dan Unit Managernya?"

dua-duanya tidak mau mengurus (lepas tangan), silahkan konfirmasi dengan unit manager Elita Hidayat.

terima kasih atas usaha anda untuk menjelaskan, tapi seperti yang sudah-sudah, tidak ada solusi.

Lie Tjie Pouw




Kamis, 29-05-2008 22:22:46 oleh: yuyun

Bapak Lie

Pembicaraan ini manjadi ajang promosi Prudential. Terima kasih lho.

Saya sangat yakin anda yang kurang mampu mempelajari apa yang akan anda beli. Kalau sudah punya penyakit ya..jangan ditutup2in donk. Judulnya " Kamu ketauan....."




Jumat, 30-05-2008 10:24:47 oleh: Lie Tjie Pouw

Bapak Yuyun,

Syukur kalau pembicaraan ini bisa menjadi ajang promosi prudential, sama-sama, saya juga senang kalau bisa membantu prudential.

mungkin saya kurang mampu mempelajari apa yang sudah saya beli, tapi memang prudential itu jago banget deh dalam hal mempermainkan kata-kata, guna menolak klaim. penyakit saya yang mana ya yang saya tutup-tutupi? ngga nyambung nih ...

:P

PS: saya senang membantu prudential, bukan dalam hal membantu menipu rakyat indonesia loh ya ... jangan ge-er dulu gito loch! :p

salam sejahtera untuk semua karyawan prudential.




Selasa, 03-06-2008 13:12:13 oleh: M.Anwar

orang yg dapat ikut asuransi cuma ada dua :
1. Sehat
2. punya dana
klau sehat saja ngga ada dana.....>> tdk bisa
punya dana tapi ngga sehat........>> tidak bisa
apalagi tidak sehat juga ngga ada dana....>> tidak bisa banget.
Tapi sayang sampai detik ini kemampuan saya untuk ikut asuransi belum terrealisasi....

sukses selalu buat prudential,
Salam,
Anwar




Jumat, 06-06-2008 04:44:29 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Anwar,

pak anwar, saya tambahkan:

3. Bersedia dengan senang hati DITIPU.

salam sukses buat prudential, semoga selalu menjadi the best of the best of the best sepanjang jaman.




Jumat, 06-06-2008 14:20:57 oleh: Martin

Salam kenal,

Saya agent prudential, kepada yang sudah lama aktif sebagai agent di Pru, tolong bagi2 pengalamannya donk, gimana caranya narik nasabah biar bisa ikut invest di Pru. tolong yah. tks




Sabtu, 07-06-2008 21:55:37 oleh: Harry

Umur Saya 42 tahun, tidak Merokok, bekerja diruang Kantor. Saya mau ikut dg Premi Rp. 500.000 per bulan. Apa yang akan saya dapatkan 10 Tahun yang akan datang ? Kalau dalam keadaan mendesak saya membutuhkan dana , apa saya bisa mengambilnya dari Premi yang sudah saya setorkan ? Mohon penjelasannya. Trims



Minggu, 08-06-2008 11:43:19 oleh: Wiwien

Saya adalah salah satu agent prudential...
Menurut saya sebagian bangsa indonesia yang miskin salah satunya dikarenakan tidak ada PLANNING dalam hidupnya terutama Financial Planning. Saya sebagai agent bukan hanya sekedar mencari nafkah dr komisi para nasabah saya, tetapi saya ingin menyampaikan hal baik untuk hidup anda sekaligus memberikan solusi untuk anda...karena saat anda terkena musibah mungkin saya tidak bisa membantu secara financial tetapi saya cuma bisa membantu dengan memberikan solusi.
Memang saya dapat untung dari nasabah saya, tetapi keuntungan itu jauuuh sekali dibanding manfaat yang nasabah saya dapat...
Sebelum jadi agent saya adalah nasabah Prudential,begitu banyak manfaat yang saya dapat sehingga saya memutuskan untuk menjadi agent,dengan salah satu tujuannya adalah saya dapat menyampaikan hal baik ini untuk keluarga, teman-teman dan orang lain tentunya...
Asuransi adalah salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan...
Mungkin dari sebagian anda ada yang pernah kecewa dengan asuransi atau agent asuransi yang dampaknya adalah juga ke saya sebagai agent.
Solusinya adalah anda dapat memilih asuransi dan agent yang anda percaya. Anda bisa melihat dari kondisi keuangan asuransi tsb, anda juga harus tahu tentang sejarah dan pengalaman asuransi tersebut di media-media atau internet...
Sukses untuk anda semua. God Bless U always...




Selasa, 10-06-2008 04:52:42 oleh: GUSTI HASAN BASRI

YAH MUDAH MUDAHAN SAJA ASURANSI PRUDENTIAL. ASURANSI YG SESUAI DENGAN KE INGINAN KITA 2 SOALNYA SAYA JUGA NASABAH PRUDENTIAL GUSTI HASAN BASRI



Selasa, 10-06-2008 15:12:51 oleh: Rio Aditya

Komentar saya,

tentunya dengan kasus Pak Lie ini dapat menambah masukan bagi kedua pihak baik klien dan PT. Prudential.

Saya kira dari pihak PT.Prudential selalu menerima masukan dan berkembang dari masukan-masukan tersebut. Contohnya PT Prudential sudah menerapkan program training intensif dan ujian untuk para agen baru. Hal ini tentunya agar hal yang sama tidak terulang kembali

Dari pihak klien, dihimbau untuk membaca jelas semua prosedur yang ada dan tidak melakukan kesalahan dalam menuliskan data
Contoh dalam saudara Lie, bagaimanapun permasalahan atau pokok masalahnya, tidak bisa dielakkan kalau saudara Lie salah menulis data pribadinya (Walaupun seharusnya dikoreksi atau sebagainya) Tentunya dengan melakukan hal ini, kemungkinan muncul masalah seperti ini bisa ditanggulangi.

Kepada Saudara Lie, saya juga menunggu follow-up aksi bapak. Selama menurut bapak benar, saya kira adalah benar untuk melakukan gugatan. Saya sedikit kecewa dengan postingan bapak terakhir2 ini, karena tidak lagi rasional dan deskriptif seperti seblumnya, malah terkesan menjelekkan dan sangat subjektif.

Salam sejahtera untuk semua.




Rabu, 11-06-2008 13:43:18 oleh: Lie Tjie Pouw

Mas Rio Aditya,

"Saya sedikit kecewa dengan postingan bapak terakhir2 ini, karena tidak lagi rasional dan deskriptif seperti seblumnya, malah terkesan menjelekkan dan sangat subjektif."

bagaimana bisa rasional dan deskriptif lagi kalau tiap kali mendapat komentar selalu bernada seperti ini:

"Contoh dalam saudara Lie, bagaimanapun permasalahan atau pokok masalahnya, tidak bisa dielakkan kalau saudara Lie salah menulis data pribadinya."

sekali lagi nih ya:

BAGAIMANA SAYA BISA MENYEMBUNYIKAN KEADAAN RABUN JAUH SAYA KALAU SI AGENT PRUDENTIAL MELIHAT SAYA MEMAKAI KACAMATA?

ngga ngerti atau ngga ngerti sih, cape deeee.

salam sejahtera, terutama untuk semua karyawan prudential (terutama sekali khususnya bagian klaim)




Senin, 16-06-2008 00:44:49 oleh: dhien

Hwaaahhhh....mpe ngantuk neeh..baca postingan yg itu2 mulu..tp bs bwt pelajaran neh!
sy agent pru jg, dr PRUvictory,tp sm skl g pingin comment ttg kasusnya sdr.Lie ^_^...sy cari nsbh aj deh..hehe..

bwt pak harry, bagi imelnya dong biar sy buatkan quotation untuk anda. di tunggu ya

peace,




Senin, 16-06-2008 08:59:09 oleh: AMRAN KAS

BAGAIMANA JIKA SAYA MELIHAT SETORAN SAYA LEWAT INTERNET DAN BAGAIMANA CARA MENGOPEN TO WWW.PRU NYA ?



Senin, 16-06-2008 13:47:23 oleh: Laurentius Agus

Saya sudah ikut asuransi baru berjalan 2 tahun. Kira - kira premi yang sudah disetor selama 10 tahun nanti bisa balik modal gak ya ? Soalnya ternyata masih harus bayar premi sampai umur 99 tahun bukan cuma sampai 10 tahun. Kalo gitu hasil investasi bisa digrogoti sama prudential. Bisa balik modal gak ya ?



Senin, 16-06-2008 14:57:34 oleh: Nielsen

Laurentius Agus, saya nasabah Pru yg sekaligus agent...
Jika anda bilang harus bayar premi sampai umur 99, siapa yg mau bayar premi selama itu? Maksud nya dengan bayar premi 10th, kita dapat manfaat meninggal yg ditanggung s/d nasabah berusia 99th. Jika meninggal di usia 100th, tidak bisa klaim..

Untuk balik modal apa gak, itu tergantung investasi, apakah investasi tersebut sedang naik atau turun.. Jika naik, nasabah untung, jika turun apes lah nasabah... Tapi paling tidak kan dalam waktu 10 tahun ini anda dapat proteksi.

Semoga membantu




Senin, 16-06-2008 16:38:11 oleh: Hermawan. L

Salam kenal untuk semuanya..
Saya sudah menjadi Agent Prudential 4 thn yang lalu.
Yang sangat saya sayangkan, kalo sampai saat ini masih ada banyak orang yg 'anti' pada Asuransi.
Asuransi sekarang, jauh berbeda dgn asuransi jaman dulu yg kaku, yg 'rugi' kalo tdk ada klaim, dsb.
Pada dasarnya semua asuransi itu baik dan diperlukan oleh semua orang. Cuma seringkali asuransi dipandang sbg hal yg Negatif. Semua ini karena ada oknum2 agent yg tdk bertanggung jawab. Saya siap menjawab semua keraguan, pertanyaan anda ttg Asuransi Prudential.




Kamis, 19-06-2008 13:38:37 oleh: jordan

orang yang bilang untuk claim di pru itu susah.coba tanya pada diri anda sendiri apakah anda sudah jujur saat agent yg menanyakan tentang kesehatan anda? baru bilang klo claim di pru susah.thank,s




Senin, 23-06-2008 10:34:45 oleh: andrianto

Saya sangat prihatin dgn kasus yang menimpa sdr. Lie Tjie Pouw, menurut saya, sdr. Lie Tjie Pouw sudah benar, bahkan saya kira agen prudential maupun pejabat-pejabat prudential apabila mengalami kasus yang sama dengan sdr. Lie Tjie Pouw akan sangat kecewa sama kecewanya seperti sdr. Lie Tjie Pouw, bagi saya atau bahkan kita semua (kasus ini bisa menjadi pertimbangan penting apabila kita mau mengambil asuransi baik asuransi lain diluar prudential maupun khususnya asuransi prudential) Justru dengan kasus ini kita sama-sama dapat secara jernih menyikapi suatu produk asuransi dan melangkah secara tepat, thanks to this case, Saran saya buat bpk Lie Tjie Pouw, kiranya bisa melalui ke jalur hukum. Terima kasih.



Rabu, 25-06-2008 14:47:36 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Andrianto,

terima kasih kembali, memang salah satu tujuan saya menulis artikel seperti ini, juga untuk memperingatkan kepada yang lain supaya tidak terjebak dan tertipu oleh perusahaan asuransi, agar tidak silau dengan predikat the best of the best of the best sekian tahun berturut2 dsb, dsb ... itu semua bukan jaminan.

Tjie Pouw




Rabu, 25-06-2008 18:46:29 oleh: nina

saya dan adik saya baru masuk beberapa bulan lalu di prudential inc. kok saya baca forum ini jadi grogi/takut uang saya hilang atau dipersulit ya?. kalau saya menutup premi saya alias berhenti alias batal bagaimana caranya? apa uang yang saya setor akan hilang? dan apa akibatnya pada agent saya? mengingat agentnya kakak saya sendiri?...waah...waah..memusingkan. teman-teman bisa kasih masukan gak? thanx



Rabu, 25-06-2008 18:55:32 oleh: nina

tapi tolong masukan nya jngn dari irvan riyadi yach......biar gak tambah pusing hee...hee....jangan marah ya nak....but kakak mu ini mau denger dari grown up advisor aja....thanx



Kamis, 26-06-2008 08:19:21 oleh: John

Halo para agent Prudential, coba tolong kalian lihat website ini : http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/
tahun/2008/bulan/06/tgl/12/time/184121/idnews/955341/idkanal/5

MENGAPA ASURANSI BEST OF THE BEST GAK ADA DALAM LIST INI YA???

ADA YG BISA JAWAB KENAPA????




Kamis, 26-06-2008 10:27:35 oleh: Lie Tjie Pouw

Mbak Nina,

hati2 jika ingin menutup polis, karena jika anda belum 1 tahun menjadi nasabah pru, maka ada kemungkinan anda akan BERHUTANG kepada prudential, premi yang anda setorkan di tahun pertama itu 100% akan hilang karena belum ada bagian untuk investasi, jadi lebih baik anda baca polis anda baik2, kapan anda bisa menutup polis anda tanpa harus BERHUTANG kepada prudential. tapi jangan harap uang anda bisa balik lagi 100%, bahkan anda mungkin harus merelakan apa yang anda bayarkan selama ini untuk kesejahteraan para karyawan prudential.

Semoga membantu

Tjie pouw




Kamis, 26-06-2008 10:44:00 oleh: Lie Tjie Pouw

Mas John,

itulah, mungkin penilaian2 yang terdahulu, yang katanya the best of the best selama 5 tahun berturut2 itu cuma isapan jembol belaka, semu dan tidak berdasarkan pada realitas yang ada, cuma berdasarkan angka2 diatas kertas, yang notabene bisa saja dimanipulasi, kenapa tidak?





Jumat, 27-06-2008 02:56:57 oleh: Suryo

Mr.John

Cukup menarik mencermati rilis dari LRMA tentang rating (apa rangking ya ) asuransi terbaik.

Bagi saya rilis ini sungguh memancing tanda tanya yang dalam.

1.apakah kriteria yang digunakan untuk menilai ada perbedaan antara versi LRMA atau Versi Infobank ?

2.Siapakah yang sebetulnya memiliki otoritas menentukan yang terbaik ?

Jika dua hal tersebut tidak dipermasalahkan maka saya menduga :

"Ada indikasi satu atau kedua pemeringkat bisa saja bekerja mewakili kaum kapitalis/sponsor dari pada kepentingan khalayak umum"

Saya menunggu peringkat infobank yang mestinya secara reguler sebentar lagi di rilis.

Infobank 2007 :
http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/
tahun/2007/bulan/07/tgl/03/time/104934/idnews/800461/idkanal/5

LRMA 2008 :
http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/
tahun/2008/bulan/06/tgl/12/time/184121/idnews/955341/idkanal/5

Mari kita lihat siapa yang masih bisa dipercaya !

salam




Jumat, 27-06-2008 07:31:47 oleh: John

Tn. Suryo,

"Ada indikasi satu atau kedua pemeringkat bisa saja bekerja mewakili kaum kapitalis/sponsor dari pada kepentingan khalayak umum"

infobank bisa saja ada memanipulasi ranking yg di karenakan di infobank merupakan iklan yg dimuat oleh Prudential. Dan bisa saja PT. Prudential mempunyai saham dari infobank (atau bisa saja infobank adalah milik PT. Prudential), makanya Prudential selalu disebut no. 1 dari tahun 2002 - 2007.

Sebenar nya pertanyaan saya simple saja, KENAPA ASURANSI "BEST OF THE BEST" KOK TIDAK ADA DI VERSI LRMA ???? Jangankan peringkat pertama, peringkat terakhir pun tidak ada..

Apakah ada agen yg bisa menjawab pertanyaan ini & disertai dgn bukti-bukti???

Thanks




Jumat, 27-06-2008 13:09:14 oleh: Lie Tjie Pouw

Mas John,

ini saya copy/paste dari forum yang lain:

Kamis, 26-06-2008 17:58:56 oleh: Yusha

Kamis, 26-06-2008 08:19:21 oleh: John

Halo para agent Prudential, coba tolong kalian lihat website ini : http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/
tahun/2008/bulan/06/tgl/12/time/184121/idnews/955341/
idkanal/5

MENGAPA ASURANSI BEST OF THE BEST GAK ADA DALAM LIST INI YA???

ADA YG BISA JAWAB KENAPA????




halo juga pak John. salam kenal.
kebetulan saya nasabah Pru.
kalau boleh kasih masukan nih,coba anda boleh liat di 27 peringkat asuransi terbaik itu,perhatikan dgn jelas modal asset nya.

hanya dari 250 miliar kebawah & 250 miliar ke atas.

Bung John menanyakan dimanakah Prudential berada?

Nah,silahkan anda melihat majalah Investor dr 2002-2007. (Pru selalu berada di peringkat 1)
dan di akhir 2007 kemarin ,asset Pru sdh diatas 5 Triliun (silahkan liat majalah "INVESTOR" 2007).

kabarnya 2008,Pru masih tetap di peringkat 1 dan asset bernilai diatas 7,5 Triliun.

tentunya Prudential "best of the best"
anda bs melihat lebih lengkapnya di www.prudential.co.id

salam hangat.
Yusha


Kalau berdasarkan info dari mas Yusha ini, peringkat no 1 yang disandang oleh prudential itu cuma berdasarkan aset semata, tidak ada kaitannya dengan misalnya service terhadap nasabahnya dsb, dsb...

tjie pouw




Jumat, 27-06-2008 23:05:28 oleh: Suryo

Tn.John,

Kutipan posting John :
"Sebenar nya pertanyaan saya simple saja, KENAPA ASURANSI "BEST OF THE BEST" KOK TIDAK ADA DI VERSI LRMA ???? Jangankan peringkat pertama, peringkat terakhir pun tidak ada..

Apakah ada agen yg bisa menjawab pertanyaan ini & disertai dgn bukti-bukti??? "

Pertanyaannya memang simple, namun tidak mudah ditemukan jawaban-nya. bahkan saya bisa katakan sangat debatable. agen (prudential) sekalipun tidak dalam kapasitas menjawab pertanyaan yg "simpel"ini. apalagi harus disertai bukti. kalaupun ada yg bisa menjawab paling sebatas argumen yg sekali lagi debatable.

Analogi (ngawur) : kata temen paparons pizza lebih mantap rasa pizza-nya dibanding pizza hut, kata temen lain daripada paparon lebih enakan ezzy pizza, kata saya semuanya gak enak...masih enakan pecel lele apalagi ditambah tempe penyet.bagi lidah saya mo bagimana tetep enakan masakan lokal.katro!

Pun demikian ttg masalah ini jika tidak ada standard baku penilaian. setelah infobank dan LRMA mungkin menyusul kemudian ICSA, MURI,Cakram award, New wave award, super brand..etc award.

Kebetulan saya pemegang 7 polis dari 4 perusahaan asuransi dan beruntung belum pernah terjadi masalah apapun. jadi, tidak ada kepentingan dg siapa yg terbaik...biarlah selalu ada yg terbaik tapi saya lebih memilih yang paling cocok dg selera saya sajah.

Referensi dikutip dari sini : http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/rubrik-berkala/1id11637.html

Pemerintah sendiri selaku regulator hingga kini hanya menetapkan batas-batas minimal sejumlah indikator yang harus dipenuhi oleh perusahaan asuransi, seperti ketentuan risk based capital (RBC).

Sejumlah kalangan masyarakat ataupun industri asuransi sendiri telah meminta pemerintah untuk melakukan semacam rating bagi perusahaan asuransi sehingga dapat diketahui kondisi masing-masing perusahaan tersebut. Secara kuantitatif, menilai kinerja perusahaan asuransi dapat dilakukan dengan melihat nerac




Jumat, 27-06-2008 23:12:49 oleh: Suryo


Wikimu.com ----> bisa-bisanya kita...




Rabu, 02-07-2008 00:53:47 oleh: IRVAN ARYADI

HALO SEMUA...

HEHEHEHE

apa kabar Pak Lie Tjie? baik?

anda hebat ya, terus berjuang sampai sekarang, saya salut pada semangat anda, saya belajar banyak dari anda, semoga ada penyelesaian dari masalah ini, saya pun sebagai agen sangat amat sangat menyayangkan masalah ini timbul dan menimpa anda.

khusus agen, selain sebagai agen, kita juga sebagai pihak underwritting pertama, di mana tugas kita menentukan apakah calon nasabah layak/tidak layak secara kesehatan dan keuangan...

semoga posting saya berguna untuk yang membaca...
GBU




Rabu, 02-07-2008 04:54:21 oleh: Lie Tjie Pouw

Pak Irvan,

saya baik2 aja, anda sendirin bagaimana? sudah nambah berapa nasabah baru?

saya memang hebat koq!

salam
Tjie Pouw




Kamis, 03-07-2008 12:50:02