Pop Mie

Selasa, 03-04-2007 09:01:20 oleh: bajoe

Tag/Label: mie instan, pop mie

Produk mie instan ini cukup praktis. Dengan kemasan sterofoam seperti gelas , cara menyajikannya cukup dituangkan air panas secukupnya, tunggu beberapa menit, lalu siap disantap. Di dalam kemasan juga tersedia garpu plastik dan bumbu-bumbu kering.

Komposisi terdiri dari : tepung terigu, tepung tapioka, minyak sayur, garam, natrium karbonat, kalium karbonat, dan tartrazine CI 19140. Berat bersih 56 gram. Ada variasi rasa, mulai dari rasa ayam, rasa bakso, dll.

Produksi PT Indofood ini adalah merek yang cukup populer dibandingkan produk sejenis lainnya. Harganya berkisar Rp 2.000,00 - Rp 3.000,00.


Testimoniku
Selasa, 03-04-2007 09:00:30 oleh: bajoe

Produk ini memang praktis. Jadi teman di kala perjalanan jauh. Hanya saja perutku sensitif, kalau abis makan pop mie, saat ke WC pasti akan mencret. Entah kenapa, mungkin tidak cocok dengan bahan pengawetnya? ataukah bumbunya yang terlalu keras? Karena itu aku jarang makan pop mie ini, kecuali terpaksa.


Selasa, 03-04-2007 11:07:34 oleh: Aprilia

Aku sendiri lebih suka mie instant yang dimasak dari pada pop mie. Rasa pop mie masih kurang gurih. Belum lagi mie-nya lebih halus, jadi serasa tidak makan mie. Tapi kalau lagi picnic atau meeting di luar kota & perut keroncongan di malam hari. Ya pop mie masih terasa enak, cepat & hangat.
Kalau mas Bajoe sakit perut gara2 si pop mie, itu wajar. Untuk yg punya perut senditif, lebih2 maag, mie bukan makanan yg mudah dicerna/diterima oleh perut. Mungkin yg lebih ahli bisa menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi.



Selasa, 03-04-2007 13:33:54 oleh: Mimbar Saputro

Seperti pernah saya katakan, Pop Mie ini bukan makanan yang diijinkan masuk Australia. Pertama kalau mengandung daging apa saja semua diharamkan oleh Australia. Lalu kalau didalamnya mengandung sayuran, juga diharamkan. Kalau segelas PopMie bagi saya tidak menjadi masalah. Tapi kalau sampai dua kali berturut-turut. Baru ada tendangan hinggap di ulu hati. Kata orang akibat soda api dan pengawetnya. Pop Mie dalam hidup kami sebagai ritual kalau naik Ferry dari Merak Ke Bakauhuni. Saya selalu "nggragas" menyempatkan beli satu, lalu dikucuri air panas dari termos. Lengkap sudah menyan untuk uborampe (pernak-pernik) satu perjalanan.


Selasa, 03-04-2007 13:44:14 oleh: bajoe

Sebenarnya yang lebih mencemaskanku adalah kemasannya yang sterofoam. Konon kalau sterofoam kena air panas akan terurai. Padahal makannya pop mie kan di sterofoam. Benar tidak sih, kalau sterofoam bahaya kalau kena air panas?


Minggu, 08-04-2007 13:42:15 oleh: Lita Mariana

Pop Mie sempat menemani malam-malam belajar atau menjelang ujian. Dulu, waktu masih mahasiswa DAN bujang hehe... Setelah itu sih nyaris ngga pernah lagi sampai sekarang.

Yang ngga cocok tempat itu adalah: Pop Mie diberikan kepada penumpang kereta api kelas Argo (Argo Lawu, bo'!) di dua jam makan: makan malam dan makan pagi.

@ Mas Bayu: busa polistiren (styrofoam itu nama dagang, lho) yang food-grade seharusnya tidak berbahaya. Sifatnya memang tahan panas, dan digunakan untuk mewadahi makanan yang disajikan hangat. Ingat: HANGAT, bukan panas :)

Belum ada studi yang memberi basis kuat bagi klaim bahwa busa polistiren bersifat karsinogenik.



Rabu, 11-04-2007 16:14:04 oleh: bajoe

O begitu ya Mbak Lita.

Terima kasih infonya. Sekarang jadi tidak ragu menyantap Pop Mie.

Walau tidak terlalu suka dan berefek di perut, tapi produk ini praktis kalau dibawa saat perjalanan. Makanan setiaku saat di kereta Jakarta - Jogja :)




Lihat Testimoni Produk Yang Lain
Kirim Testimoni Produk Pada Teman
* Email penerima:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:

Beri Testimoniku Pada Produk ini
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY