Sabtu, 21-02-2009 12:22:33
oleh
Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!
Tag/Label:
simpati, provider gsm, eko nurhuda, sms iklan
Suaraku:
novia dwi trisnawati (Rabu, 10-02-2010 11:55:05): gak usa diladeni.cz buang pulsa.rugi lahhhh.ok
syamsul kheir (Senin, 07-12-2009 14:37:26): nambahin opini nya mas eko. saya yangjuga pengguna jasa dari produk telkomsel dah banyak dikecewainnya.contohnya kmaren saya ngenggunain NSP yang katanya gratis cuman ujujng-ujungnya mah saya slalu dapet smsm yg ga perlu dan nyedot pulsa saya. tolong dong telkomsel yg bener
Suaraku selengkapnya...
|
Selasa, 27-01-2009 15:33:44
oleh
Mediansyah
Visi lingkungan Caleg PAYAH. Hal ini tampak pada ketidakpedulian Caleg yang dengan seenaknya memasang poster pada pepohonan dengan paku. Menelusuri jalan-jalan di Kota Solo, poster Caleg yang tidak berwawasan lingkungan ini bertebaran di pohon pinggir jalan.
Waduh, bagaimana mereka bisa faham isu Global Warming?
Tag/Label:
caleg, lingkungan, global warming, poster, kampanye
Suaraku:
anda renaco.Simatupang,Amk (Senin, 05-10-2009 13:59:30): Saya berterimah kasih kepada Direktur akper pemkab taput Bpk.Karnirius Harefa,Skp,Spd dan para dosen2 lainnya,di mana mereka telah berkorban kepada mahasiswanya dan para teman2 saya saya kangen ama kelian semua.....Apalagi di asrama,kampus dll.Titip salam kpd keluarga.
Abe (Jumat, 20-02-2009 15:21:10): tapi menurut aku gag semua caleg kayak gitu..pinter-pinter kita milih aja..
contohnya nee, yang aku tau ada caleg perempuan propinsi dari bantul tidak pasang gambar sama sekali,
waktu aku tanya beliau bilang intinya "sama-sama keluar uang, lebih baik untuk karya sosial"
ckckck aku kagum banget ama caleg kayak gene.
Suaraku selengkapnya...
|
Senin, 01-09-2008 09:30:54
oleh
MaRia SoRaya
30 penari muda asal NTT terlantar usai menari di hadapan Presiden dalam rangka HUT RI. Jauh- jauh dari Kupang mereka menyeberang datang ke Jakarta demi menghibur presiden dan tamu negara. Di lain tempat seorang gadis cilik peraih medali emas terlantar tak bisa pulang. Duh, piye toh Pak ?
Tag/Label:
penari ntt terlantar, pemenang medali emas terlantar dan kelaparan
Suaraku:
Ratna Handayani (Sabtu, 17-01-2009 14:26:22): begini ini indonesia,sering tidak menghargai orang yang mengharumkan nama indonesia.sudah banyak kasus seperti ini.gak heran...cuma pertanyaaan q cm satu,,,,hati nurani kemana ci?
Dedy Hartono (Rabu, 14-01-2009 22:35:10): hahahah..Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang menghargai sejarah dan kepedulian yang besar kepada sesama...ancurrr.............Indonesia kalau begini terus..masa presiden gak dengar beritanya..???ditelantarkan.apa gak malu...Pak..tadi anak itu ketemu Anda dengan Bangga menunjukkan apresiasinya terhadap nilai2 budaya..
Suaraku selengkapnya...
|
Selasa, 05-08-2008 11:26:18
oleh
bajoe
Harga BBM makin melangit, membuat tren di dunia untuk kembali bersepeda. Di Amerika, populasi pengguna sepeda meningkat. Pemkot Jogja mewajibkan PNS-nya bersepeda. Komunitas Bike to Work semakin banyak diikuti di Jakarta. Nah, perlukah Pemda DKI Jakarta membangunkan jalur khusus sepeda?
Tag/Label:
jakarta, bike to work, sepeda
Suaraku:
Dedy Hartono (Rabu, 14-01-2009 22:42:31): Perlu fasilitas sepeda donk..biar orang terbiasa berolahraga.kalo ada yang lewat jalur sepeda,sapa tau nanti pada beralih bersepeda semua..nanti kayak republik cina..untuk mengurangi kepadatan kendaraan beroda empat pajak pelan2 dinaikan,dan mau tidak mau semua orang beralih ke Bus umum,Kereta Api dan sepeda.
Yunus Bani Sadar (Sabtu, 18-10-2008 17:12:32): Ngapain bikin jalur sepeda segala, kalo tiap pagi tuh mobil-mobil plat hitam dan bus kota serta taxi pada minggir ke kiri, yang akibatnya jalur tengah sepi, jalur kiri merambat..(ya iyalah semua pada ke kiri, kantor mereka kan ada di sebelah kiri)
Lama-lama, Jakarta kebanyakan jalur....hahahaha...
Suaraku selengkapnya...
|
Rabu, 23-07-2008 20:23:39
oleh
Damory Amico
Headlines beberapa media cetak mengutip SBY yang memungkinkan hukuman mati bagi koruptor. Tanggapan Anda?
Tag/Label:
koruptor, hukuman mati, sby, hukuman mati di indonesia, surat kabar
Suaraku:
Dedy Hartono (Rabu, 14-01-2009 22:44:46): pak yang republik cina aja pahamnya komunis..tapi Hukumnya Islam..pak..soalnya yah pejabatnya banyak muslim.kok gak pake hukuman mati buat koruptor..seperti di cina.
ikhwan kunto alfarisi (Rabu, 03-09-2008 13:48:20): emang tidak dihukum mati, saya setuju dengan SBY..!!!
emang tidak dihukum mati, tapi dimasukin ke kandang gorila
Suaraku selengkapnya...
|
Senin, 14-07-2008 08:05:10
oleh
Damory Amico
Setelah hilangnya minyak tanah, kenaikan BBM, tingginya harga pupuk, kini kurangan pasokan listrik seolah-olah melengkapi carut marutnya negeri ini. Bukti nyata betapa tidak becusnya mereka-mereka yang sedang mendapat kepercayaan memimpin negara ini.
Tag/Label:
pln, sapi perah, bisnis daerah, pmdn, pma, investor, jawa, sumatera, sulawesi, kekurangan pasokan listrik, listrik mati padam, gelap gulita
Suaraku:
Suaraku selengkapnya...
|
Senin, 16-06-2008 17:14:02
oleh
Damory Amico
Percakapan telepon yang disadap dari pembicaraan Jaksa dan calon tersangka kasus BLBI terungkap dipersidangan. Orang awam pun tahu bahwa itu hanya segelintir bukti nyata betapa bobroknya institusi Kejaksaan kita. Mampukah pemerintahan SBY membersihkan Kejaksaan?
Tag/Label:
kejaksaan, kkn, korupsi, blbi, sby
Suaraku:
Putri (Sabtu, 05-07-2008 09:52:56): Coba dari dulu rekaman pembicaraan telepon bisa didenger ulang kaya gini. pasti makin banyak orang yang kena deh!!
ikhwan kunto alfarisi (Rabu, 18-06-2008 13:30:37): semoga kebenaran dan kejujuran akan memihak kita semua..!!! bangkai pun akan tercium jg klo kita menyimpannya rapat2x
Suaraku selengkapnya...
|
Sabtu, 10-05-2008 10:44:03
oleh
GUS WAI
Dalam rangka menghemat pemakaian listrik pemerintah merencanakan membatasi jam operasi mal.
Apakah rencana ini tidak malah kontra produktif? Apakah pemerintah lupa bahwa justru sektor ritel ini yang tetap mendorong pertumbuhan ekonomi tetap seolah-olah tinggi.
Tag/Label:
listrik, ritel, produksi, gus wai, pertumbuhan ekonomi indonesia
Suaraku:
Dedy Hartono (Rabu, 14-01-2009 22:49:08): hallo para pejabat berduit rakyat..
pak pejabat gajinya dipotong aja buat bayar pajak sapa tau bisa buat tenaga listrik dari energi surya dan energi angin.orang di mall kan bayar pake duit juga pak..yang nyewa dan beli tempat aja pake juta2 pak..itupun kerja pak.bukan minta kayak anda2 itu...
lin (Jumat, 11-07-2008 08:49:04): kok seenaknya aja buat kebijaksanaan
Suaraku selengkapnya...
|
Senin, 10-03-2008 16:37:58
oleh
bajoe
Kinerja Presiden SBY sedang dikritik keras soal keluarnya PP no:2/2008 ttg sewa hutan yang hanya 3 juta/ha/tahun.Aturan ini konon akan mendorong pembabatan hutan abis-abisan, karena saking murahnya.
Tag/Label:
sewa hutan, hutan
Suaraku:
Silvi Anhar (Senin, 28-04-2008 11:15:01): yah, kita liat aja empat tahun lagi... negeri kalo hutan terus digundulkan.. siap2 pindah ke kalimantan yg lebih tinggi :)
Wisnu Prabowo (Jumat, 25-04-2008 07:37:01): Wah..setelah pulau dijual, hutan disewakan! Lalu laut mau diapakan lagi itu?
Suaraku selengkapnya...
|
Selasa, 15-01-2008 15:39:45
oleh
GUS WAI
Pemerintah segera menurunkan bea masuk (BM) impor kedelai menjadi 0% dari semula 5%-10%. Ini merupakan langkah jangka pendek untuk mengurangi beban pengusaha kecil sehubungan dengan kenaikan harga komoditas itu di pasar dunia.
Lagi-lagi bukti dari pemerintah yang bekerja tanpa Visi.
Tag/Label:
kedelai, keledai, bea masuk, pemerintah, gus wai
Suaraku:
Petrus Satrio (Kamis, 20-11-2008 23:37:56): duh...lagi lagi kita sebagai konsumen selalu protes...
Pemerintah cuma mikirin harga biar kita sebagai konsumen makan dengan enak tapi dengan harga yang relatif murah (untuk kita)...
Ternyata bea masuk 0 persen itu malah ngerugiin petani...harusnya mereka bisa untung nomplok...tapi gara-gara pemerintah impor,mrk jd ssh
Zulvan Khaidar (Sabtu, 01-03-2008 12:35:58): betul untuk jangka pendek, langkah pemerintah harus dihargai. dengan meningkatnya suplai maka harga akan segera turun, tapi untuk jangka panjang langkah yang paling tepat adalah diversifikasi protein selain diversifikasi pangan.
Suaraku selengkapnya...
|