Wikimu - bisa-bisanya kita

Pertemuan Mengharukan Presiden Soekarno - Inggit Ganarsih

Kamis, 18-04-2013 14:25:35 oleh: Dasman Djamaluddin

Sebuah adegan mengharukan ketika Presiden Soekarno saat menemui mantan isterinya Inggit Garnasih yang usianya lebih tua 10 tahun dari dirinya.Ini menunjukan jiwa humanisme Bung Besar yang tidak pernah hilang meskipun sudah menjabat orang nomor satu di negeri ini. "Bung Karno adalah seorang humanis. Ia tidak dapat melihat darah, tidak senang mendengar perpecahan.Ia mencoba mempersatukan apa yang pecah...Ambillah umpama dari peristiwa-peristiwa percobaan pembunuhan terhadap dirinya.Ia masih memberikan ampun. Pelaku PRRI juga diberikannya amnesti...pemberontakan Andi Aziz, Peristiwa 17 Oktober, Permesta, semua berakhir dengan perdamaian nasional." (Djamaluddin,Dasman,"Butir-Butir Padi B.M.Diah." Jakarta, Pustaka Merdeka, 1992, halaman 94).

Sumber: Foto dari Museum Inggit Ganarsih, Bandung


Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY