Wikimu - bisa-bisanya kita

bustamanalrauf

Kapolda NAD : Kapolres dan Kapolsek yang Backing Illegal Logging Akan Dicopot!

Sabtu, 09-08-2008 14:44:28 oleh: bustamanalrauf
Kanal: Layanan Publik

Banda Aceh-"Saya telah memerintahkan kepada seluruh Kapolres untuk tidak main-main dalam soal pemberantasan illegal logging, dan masalah pemberantasan illegal logging ini juga menjadi atensi Kapolri. Oleh karena itu, saya akan mencopot Kapolres dan jajaran Polisi secara tidak hormat, jika terlibat dalam illegal logging. Bahkan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan operasi Rimba Raya, dalam rangka pemberantasan illegal logging dimana dananya sudah ada di Dinas Kehutanan Provinsi NAD." Demikian dikemukakan Irjen Pol Drs. H. Rismawan, MM pada acara Rakorpimda Provinsi NAD di Banda Aceh belum lama ini seraya menambahkan bahwa selama ia menjabat sebagai Kapolda NAD telah memberhentikan tidak secara hormat kepada kurang lebih 34 lebih anggota Polri yang terlibat dalam berbagai tindak pelanggaran hukum.

Kapolda NAD selanjutnya juga menegaskan bahwa penyakit masyarakat seperti judi, togel, narkoba dll memang harus dilibas dan hal ini sudah diperintahkan kepada seluruh Kapolres. Oleh karena itu, ujar Rismawan, Polisi tidak setuju kalau persoalan judi hanya diancam dengan cambuk yang diatur dalam Qanun, sehingga biar jera harus dikaitkan dengan KUHP sehingga bisa dihukum. Selanjutnya, mantan Kaposwil BIN Provinsi NAD ini menggambarkan tentang perkembangan Ipoleksosbudhankam di Aceh yaitu di bidang politik yaitu MoU telah menjadi momen konsolidasi, banyak eks GAM yang menjadi pejabat serta Pemilu 2009 di Aceh berbeda dengan Provinsi lainnya, karena Pemilu 2009 di Aceh ditambah dengan adanya 6 parlok.

"Di bidang ekonomi masih ditandai dengan peningkatan harga sembako pasca kenaikan harga BBM, pendapatan masyarakat yang rata-rata masih rendah, kurangnya lapangan pekerjaan serta banyaknya barang masuk ke Sabang yang tidak dapat keluar," jelas lelaki bergelar Magister Management (MM) ini. Selanjutnya, di bidang sosial budaya masih ditandai dengan infrastruktur yang masih kurang, sarana dan prasana pendidikan minim, pengangguran masih membengkak serta angka kemiskinan yang masih tinggi. "Di bidang hankam ditandai dengan pasca MoU Helsinki relatif situasi Kamtibmas sudah kondusif, meskipun masih ada tindakan kriminal dengan menggunakan senpi dan kekerasan," tambahnya.

Menurutnya, kecenderungan kriminalitas di Aceh dari Januari s/d Juni 2008 sebanyak 1625 kali dengan perincian yaitu Januari sebanyak 555, Februari sebanyak 222, Maret sebanyak 245, April sebanyak 223, Mei sebanyak 202 serta Juni sebanyak 178. "Jenis dan jumlah tindak kejahatan yang terjadi dari Januari s/d Juni 2008 sebanyak 715 dengan perincian yaitu pencurian berat (curat) sebanyak 92, pencurian kendaraan bermotor sebanyak 260, pencurian dengan kekerasan sebanyak 214, penganiayaan berat sebanyak 72, kebakaran sebanyak 77, pembunuhan sebanyak 19, pemerkosaan sebanyak 12, uang palsu sebanyak 2 dan narkotika sebanyak 137 kasus," ujarnya.

Berkaitan dengan Pemilu 2009, kepada para Bupati, Walikota, Kapolres dan Dandim seluruh Aceh tersebut, Rismawan menjelaskan bahwa tugas pokok Polda NAD dalam Pemilu 2009 adalah mengamankan pelaksanaan Pemilu 2009 bersama TNI, dimana anggota TNI yang terlibat dalam pengamanan sebanyak 1000 orang, jajaran Polda sebanyak 8.659 serta Linmas sebanyak 19.754 orang. Mereka akan mengamankan TPS berjumlah 9.877 dengan perincian yaitu 3907 TPS berada di daerah rawan, rawan 1 sebanyak 5.099 TPS serta rawan 2 sebanyak 871 TPS.

"Dalam rangka mengamankan pelaksanaan Pemilu 2009, maka Polda NAD dan jajarannya akan melaksanakan serangkaian operasi yaitu operasi bromocorah dalam rangka mengatasi kejahatan dengan penggunaan senjata api illegal, operasi elang dalam rangka pengamanan HUT Kemerdekaan RI ke63, operasi kilat dalam rangka menemukan senjata, amunisi dan bahan peledak, operasi siwah dalam rangka penggalangan kepada masyarakat, operasi sadar kebangsaan atau Sabang dalam rangka mengurangi tindak kejahatan, operasi ketupat dan operasi lilin," ujar lelaki kelahiran Bireuen yang menamatkan pendidikan Kepolisian pada tahun 1975 ini.

Menurut Jenderal berbintang dua ini, kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam rangka menyukseskan Pemilu 2009 di Aceh yaitu menindaklanjuti janji/ikrar kampanye damai pada semua tingkatan (Provinsi, Kabupaten dan Kota),janji/ikrar damai pada semua tahapan Pemilu, sosialisasi ikrar/janji damai tersebut kepada semua lapisan masyarakat (baliho, spanduk, media cetak/elektronik, selebaran, booklet, leaflet dll, evaluasi pelaksanaan tahapan Pemilu secara periodik yang dilaksanakan pada semua tingkatan kepengurusan baik Provinsi/Kabupaten/Kota,penindakan internal partai secara tegas terhadap pelanggaran disiplin yang dilakukan anggotanya dan membantu secara pro aktif penegakkan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum. "Setiap partai politik lokal dan partai politik nasional segera menunjuk petugas penghubung (liaison officer) secara tetap untuk berhubungan dengan KIP ataupun aparat keamanan, jika ada masalah yang ditemukan," saran Kapolda NAD ini (Toni/Opie)

1 komentar pada warta ini
Kamis, 28-08-2008 16:23:11 oleh: Ikhwan Kunto Alfarisi

jgn cuma dipecat, ditembak aja!



Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY