Wikimu - bisa-bisanya kita

Marthapuri

Angin sebagai Energi Alternatif Terbarukan

Senin, 01-01-0001 00:00:00 oleh: Marthapuri
Kanal: Lain - lain

    Pemerintah dan rakyat Indonesia saat ini tengah dipusingkan dengan harga minyak dunia yang semakin melambung dan tidak diimbangi dengan produksi minyak dan gas domestik. Produksi minyak bumi yang semakin hari semakin menurun, sementara jumlah kebutuhan akan migas semakin meningkat.

    Yang patut disayangkan adalah pemerintah kurang reaktif dalam mengatasi hal tersebut. Padahal kebutuhan akan energi tersebut sangat mendesak. Opsi melakukan diversifikasi energ, kurang berhasil dijalankan pemerintah. Berbagai alasan dikemukakan pemerintah. Biaya eksplorasi dan eksploitasi yang menghabiskan dana yang tidak sedikit, keterbatasan teknologi serta sumber daya manusia yang dimiliki adalah alasan jamak yang diajukan pemerintah.

    Angin  adalah salah satu sumber energi alternatif yang tidak mustahil untuk dikembangkan. Di tengah potensi angin yang melimpah di kawasan pesisir Indonesia, total kapasitas terpasang dalam sistem konvergensi energi angin saat ini kurang dari 800 MW. Di seluruh Indonesia, 5 unit kincir angin pembangkit berkapasitas masing-masing 80 KW sudah dibangun. Pada tahun 2007, 7 unit pembangkit dengan kapasitas sama menyusul dibangun di 4 lokasi, masing-masing di Pulau Selayak 3 unit, Sulawesi Utara 2 unit, dan Nusa Penida, Bali serta Bangka Belitung masing-masing 1 unit. 

    Salah satu program yang menjadi prioritas dalam pengembangan angin sebagai sumber energi alternatif adalah pemetaan potensi angin di Indonesia. Indonesia belum memiliki peta komprehensif, karena membutuhkan dan miliaran rupiah untuk pengembangan tersebut. 

    Potensi energi angin di Indonesia umumnya berkecepatan lebih dari 5 meter per detik (m/detik). Hasil pemetaan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional pada 120 lokasi menunjukkan beberapa wilayah Indonesia memiliki kecepatan angin diatas 5 m/detik. Lokasi tersebut berada di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Pantai Selatan Jawa. Adapun kecepatan angin 4 m/detik -5 m/detik tergolong berskala menengah dengan potensi kapasitas 10-100 KW (sumber: Majalah Energia, Edisi 1/2008).

    Prinsip kerja penggunaan angin ini adalah dengan kincir angin. Hal ini sama dengan roda air, kincir akan bergerak oleh angin dan memutar turbin. Turbin yang dirancang khusus untuk memiliki putaran tinggi akan menjalankan generator listrik, kemudian listrik yang dihasilkan didistribusikan ke gardu-gardu listrik melalui kabel sebelum didistribusikan ke rumah-rumah atau bangunan yang membutuhkan. Dalam skala yang besar, turbin angin ini sudah dapat memenuhi kebutuhan listrik dalam jumlah besar. Sama halnya dengan panel surya, turbin angin jika untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam jumlah besar maka diperlukan lahan yang luas sebagai ladang turbin angin. Tetapi untuk kebutuhan yang kecil (lokal) misalnya rumah tangga, turbin angin dapat digunakan secara mandiri, tentunya dalam ukuran yang lebih kecil.

    Namun, dibalik itu angin sebagai energi alternatif memiliki berbagai kendala. Kendala tersebut antara lain: turbin angin sangat tergantung terhadap cuaca di suatu daerah, terkadang angin berhembus kencang terkadang sepoi-sepoi, karena itu pada setiap ladang turbin angin, memiliki baterai penyimpan yang digunakan apabila kondisi angin tidak mencukupi. Daerah yang paling baik untuk didirikan turbin angin adalah daerah pantai dan daerah pegunungan. Kedua daerah ini memang mempunyai angin yang cukup kencang hampir sepanjang tahun. Daerah pantai memiliki angin darat dan angin laut selama 24 jam, apalagi jika terjadi badai, perputaran turbin semakin kencang dan listrik yang dihasilkan semakin banyak.

    Selain tergantung dengan derah, turbin angin ini membutuhkan lahan yang cukup luas guna menyebarkan alat ini dalam jumlah yang banyak. Semakin banyak jumlah turbin angin, maka semakin besar daya yang di hasilkan.

 

Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional menunjukkan  terdapat beberapa wilayah yang


Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY