Wikimu - bisa-bisanya kita

Meidy

Departemen Kesehatan RI Namanya Dipakai Juga oleh Penipu.

Senin, 03-12-2007 17:42:33 oleh: Meidy
Kanal: Hukum

Beberapa hari yang lalu adik saya di Makassar menerima telepon dari seseorang yang menamakan dirinya Dr Arifin . Orang tersebut menanyakan no HP dari ayah saya. Jadinya serba salah karena kalau tidak dikasih, siapa tahu itu kolega ayah saya. Ayah dan adik saya juga seorang dokter tapi kan mereka tidak hafal semua nama dokter-dokter. Akhirnya adik saya memberikan kepada orang tersebut no HP ayah saya. Setelah itu baru dia jadi ragu-ragu bahwa jangan-jangan itu komplotan penipu. Jadi adik saya segera menghubungi ayah saya supaya berhati-hati. Ayah saya kebetulan lagi berada di Jakarta untuk menghadiri suatu acara untuk penyakit jantung di hotel Borobudur.

Beberapa jam yang lalu (3 Des 07, 11.00) HP ayah saya dihubungi oleh Unknown Number. Oleh ayah saya telepon tersebut tidak dijawab. Tidak lama kemudian ada SMS dari nomor 08170138977: Saya. Dr. H. Arifin,... Dr. ABC (ayah saya) diminta menghubungi KADINKES Tk I Prop Sulawesi Selatan Dr. H.Andi Muhaedir, MPH. MKes HP 08158362741. Lalu ada sms berikutnya : Harap Hub Kantor Pusat Depkes RI 021-32281570 Ext 117 HP 0817101535 Prof. DR.Dr. H. Ahmad Nasution, MBA.Msi (Sekjen Depkes RI).

Ayah saya biar sudah dibilangin bahwa itu penipu yang lagi nyoba-nyoba tetap saja mau menghubungi karena mereka memakai nama DEPKES RI. Adik saya disuruh menelpon ke no telepon lokal. Sewaktu adik saya disuruh menelpon ke HP oleh yang menerima telepon di Ext 117, adik saya semakin yakin ini komplotan penipu. Untuk menyenangkan hati ayah, adik saya buang pulsa menelpon ke HP 08158362741 tersebut. Orang tersebut memberitahukan bahwa ayah saya terpilih untuk mengikuti MUKERNAS tgl 26 Des - 29 Des 2007 di hotel Borobudur, Jakarta. Untuk itu mereka meminta nomor rekening ayah saya supaya mereka bisa segera mentransfer uang sebesar Rp. 30 juta. (ini pancingan: kebalikan penipuan yang biasa, sekarang kita diiming-iming dikasih uang). Uang itu untuk keperluan uang tiket, penginapan dan baju safari . Ayah saya disuruh SEGERA ngecek ke ATM terdekat. Akhirnya ayah saya memberikan telepon kepada adik saya supaya berbicara dengan orang tersebut.

Adik saya bilang kalau memang mau transfer ya..transfer saja.. ngapain harus sekarang ke ATM. Besok-besok saja dicek udah masuk atau belum. Orang tersebut langsung menutup telepon. Tut..tut.tut...tut...

Kemungkinan ini langkah awal penipuan hipnotis via HP. Kalo kitanya terpancing dan ke ATM untuk mengecek dan belum ditransfer , tentu kita akan menelpon ke HP orang tersebut maka mulailah mereka beraksi dengan instruksi lain. Bisa-bisa duit kita dikuras oleh mereka dan tentu saja mereka memilih orang-orang yang mereka yakini saldo rekening ATMnya ada sejumlah dana.

Jadi... WASPADALAH ......

6 komentar pada warta ini
Senin, 03-12-2007 21:16:04 oleh: Markus Amoye You

Meidy, thx infonya...... wahhh, komplotannya rapih banget. apa ada "orang dalam" jg turut bermain dlm 1 komplotan itu????? tp syukurlah, aksi kali ini gagal, karna udah kecekik lehernya. Dasarrr penipu kelas teri, yah baru nyoba sih heheheheeh.....


Kamis, 06-12-2007 15:54:56 oleh: silvi

ada juga mbak, mamahku ditelpon bhw adikku kecelakaan dan harus segera dioperasi, kalo tidak , maka kakinya bisa diamputasi, saat itu dia nelpon kerumahku, yg terima mamahku, mamah langsung nangis dan panik... lalu siap ke bank untuk transfer dana.
saat itu, untung tetanggaku cepet2 telpon ke abangku, dan segera oleh abangku dicek ke hp adik krn mati, langsung kekantornya, ternyata adikku lagi meeting!, langsung aja abangku bilang ke sipenipu itu bahwa, silahkan amputasi saja kaki adikku.. setelah itu, langsung tut tut tut...
Ternyata setelah dilacak oleh adikku, rupanya ada oknum dirumah sakit yang menggunakan data adikku, lalu menelpon kerumah untuk menipu... jadi kudu hati2 kasih nomor telpon dimana ajah...


Jumat, 07-12-2007 08:52:06 oleh: Meidy

Tahun lalu pernah juga kami mengalami yang mirip kasus mbak Silvi. Tante A di Makassar ditelepon bahwa anak dan mantunya kecelakaan di Hongkong (waktu itu memang lagi berobat ke sana). Mantunya mati di tempat dan anaknya lagi sekarat di rumah sakit. Tante A selain diminta transfer sejumlah uang utk biaya operasi, dimintaiin no telepon siapa yang bisa dihubungi di Jakarta, saking kagetnya diberikanlah telepon tante B dan C. Hebat benar komplotan ini, dia menelpon ke rumah tante B dan C ngaku dari kantor telepon dan minta supaya kabel telepon dicabut krn lagi ada perbaikan, kalo gak dicabut pulsanya akan melonjak. Kedua tante saya nggak nyabut, ee ditelepon lagi dimarahin. Rupanya komplotannya sengaja supaya kalau tante A menelpon B dan C untuk minta tolong, gak bisa tembus. Berhubung tante A uangnya gak cukup, dia minta telepon ke rumah. Dan saya ditelepon oleh papi saya untuk mengecek ke rumah sakit. Saya bilang pasti penipu. Coba telepon saja langsung ke Hongkong cari tahu atau keluarga si menantu.

Ternyata benar.. komplotan penipu yang lagi usaha nyari rejeki...


Jumat, 07-12-2007 14:12:18 oleh: Silvi Anhar

Bener mbak meidy... kok yah tega banget mereka begitu.. ih sebel deh... jadi yg lucunya mbak, saat sepupu silvi bener2 kecelakaan trus sedang di ICU, keluarga kita awalnya ga percaya.. pas ditelpon ke sepupu yg jadi korban hp nya mati... lalu segera deh kami bener2 cek ke rumah sakit mitranya, dan ternyata emang benar kalo sepupuku itu ada di ICU... jadi serba rancu tuh


Selasa, 11-12-2007 12:58:34 oleh: Cornellius Deng

Saya yakin para pembaca di wikimu pasti ngga ada dari komplotan mereka (ngga sempet, mereka sibuk menipu).
Ini tidak ada hubungannya dengan jenis penipuan yang ini, tapi saya punya info (belum saya coba-loh) mungkin berguna.
Info ini saya dapat dari sahabat saya yang kerja di Bank, jadi...
kalau di jalan, atau di ATM tiba2 disergap dan di paksa untuk memberikan nomor PIN, sebutin saja dalam urutan terbaik (mis. 1234 bilang aja 4321). menurut info yang saya dapat, ATM akan bekerja sebagai mana normalnya, hanya saja mesin dipusat akan segera mengirim signal panggilan darurat ke kepolisian.
Saya belum mencoba, tapi bagi yang pernah apakah bisa dikonfirmasikan hal ini, thanks.


Minggu, 30-12-2007 18:27:00 oleh: rina

orang indonesia memang kreatif ya, apalagi klo dah urusan tipu menipu...serem tuh...
saling kenal aja bisa menipu apalagi yang gak kenal sama sekali..., jadi memang benar sih, qta kudu waspada, harus pintar2 memilah mana info yang benar ma mana yang cuma sekedar tipuan ( itu tandanya otak qta harus kreatif dan harus sering2 di asah....) so... beware... waspada lah...waspada lah...



Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-5260758 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY