Wikimu - bisa-bisanya kita

Akhmad Muhaimin Azzet

Berpandangan Positif Terhadap Kekayaan

Senin, 28-03-2011 13:56:36 oleh: Akhmad Muhaimin Azzet
Kanal: Opini

Pandangan positif terhadap kekayaan yang dimaksudkan di sini adalah pandangan seseorang bahwa kekayaan itu adalah sesuatu yang baik, perlu dimiliki dalam kehidupan, dan akan sangat bermanfaat untuk melakukan banyak kebaikan. Misalnya, betapa sedih apabila orangtua tercinta mengalami sakit sementara kita tidak mempunyai uang untuk biaya pengobatan; istri mau melahirkan sementara kita tidak mempunyai biaya untuk membawa ke dokter; anak membutuhkan biaya sekolah sementara tabungan pun sudah tak tersisa; tetangga membutuhkan pinjaman uang hanya untuk sekadar buat makan keluarganya sementara kita pun masih kekurangan. Bila memang demikian, betapa penting kekayaan itu agar seseorang atau kita dapat melakukan banyak kebaikan dalam kehidupan ini.

Pandangan yang positif terhadap kekayaan ini penting dimiliki oleh seseorang yang menginginkan kekayaan yang melimpah. Kenapa penting? Karena pandangan positif akan sangat mempengaruhi cara seseorang di dalam berusaha. Pandangan positif erat kaitannya dengan semangat sebagai energi untuk meraihnya. Pandangan positif juga berdampak pada bagaimana kelak ia akan memperlakukan kekayaan bila telah meraihnya.

Apabila seseorang telah mempunyai pandangan positif terhadap kekayaan maka cara yang dilakukan untuk meraihnya pun akan positif. Ia tidak mau memakai cara-cara yang negatif dalam meraih kekayaan, misalnya menipu, mencuri, korupsi, atau merugikan orang lain. Hal ini dilakukan karena ia telah mempunyai pandangan yang positif terhadap kekayaan. Ia tidak ingin menodai kekayaan yang akan dimilikinya dengan cara yang negatif dalam meraihnya. Ia hanya ingin kekayaan yang dimilikinya adalah kekayaan yang bersih sehingga dapat dinikmatinya dengan bahagia bersama keluarga, lebih-lebih dapat berbagi dengan sesama.

Pandangan yang positif terhadap kekayaan juga akan membuat seseorang bersemangat dalam meraih apa yang diinginkannya. Hal ini sangat berbeda dengan orang yang berpandangan sebaliknya atau negatif; ia tidak akan bisa mempunyai semangat yang menyala, kalaupun bersemangat biasanya hanyalah ambisi yang cenderung menghalalkan segala cara untuk meraih apa yang diinginkannya. Sedangan orang yang mempunyai pandangan positif akan mempunyai semangat yang tertata, tidak berambisi buta, dan masih menggunakan nalar yang baik untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Di sinilah orang yang berpandangan positif terhadap kekayaan semangat tidak mudah menyerah dan putus asa.

Apabila telah berhasil meraih kekayaan yang diinginkannya, orang yang berpandangan positif akan berusaha untuk bisa mengelola kekayaannya dengan cara yang positif pula. Ia tidak mau menghambur-hamburkan kekayaannya untuk hal yang tidak bermanfaat bagi dirinya, keluarga, maupun orang lain. Berbeda dengan orang yang berpandangan negatif terhadap kekayaan, cara ia memanfaatkan kekayaan yang telah diraihnya pun biasanya tidak jauh dari pandangan negatifnya, misalnya untuk berfoya-foya, membuatnya sombong, tidak ingin berbagi dengan orang lain, terutama kepada orang yang menurut pandangannya tidak akan memberikan keuntungan kepadanya, atau bahkan mempunyai sifat balas dendam terhadap kemiskinan yang dahulu pernah dijalaninya.

Beberapa kalangan yang mempunyai konsentrasi dalam motivasi untuk menjadi kaya sangat percaya bahwa pandangan seseorang terhadap kekayaan itu sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dalam meraihnya. Apabila seseorang masih mempunyai pandangan yang negatif terhadap kekayaan maka sulit baginya untuk meraih kekayaan. Kalaupun ia ingin meraih kekayaan, sebagaimana yang sudah disampaikan di atas, biasanya dengan ambisi buta atau bahkan balas dendam terhadap kemiskinan yang selama ini dijalaninya. Sungguh, apabila berhasil pun, orang yang semacam ini tidak akan bisa menikmati kekayaannya dengan bahagia.

Pandangan negatif terhadap kekayaan yang dimaksudkan di sini adalah pandangan seseorang bahwa kekayaan itu adalah sesuatu yang buruk, keberadaannya bisa membuat pemiliknya sombong, melakukan apa saja yang diinginkannya dengan kebebasan dan foya-foya, atau bahkan bisa menguasai orang lain semau-maunya. Pandangan negatif ini bisa muncul dalam diri seseorang karena pengalaman masa lalu yang buruk berkaitan dengan kekayaan orang lain yang membuatnya teraniaya, baik secara langsung maupun tidak. Pandangan negatif terhadap kekayaan ini juga bisa muncul karena seseorang melihat perilaku buruk orang-orang kaya yang ada di sekitar kehidupannya atau sekadar dilihatnya secara terus-menerus sehingga sering tanpa disadarinya menjadi pandangan dia terhadap kekayaan.

Bagi orang-orang yang menginginkan hidup kaya dan bisa menikmati kekayaannya dengan hati yang bahagia, maka pandangan negatif yang ada dalam dirinya tentang kekayaan harus dihilangkan. Pandangan negatifnya harus diganti dengan pandangan positif terhadap kekayaan sehingga ia akan lebih mudah dalam meraih kekayaan sekaligus dapat menikmatinya. Sungguh, hal ini harus dilakukan karena erat kaitannya dengan semangat seseorang dalam meraih kekaayaan dan cara seseorang dalam memperlakukan kekayaan setelah diperolehnya yang erat pula kaitannya dengan kebahagiaan dalam kehidupan. []


Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY