Wikimu - bisa-bisanya kita

Ade Rima Koyansow

Stimulus Anak Usia 2 Tahun

Rabu, 25-11-2009 16:54:33 oleh: Ade Rima Koyansow
Kanal: Opini

Ih gak berasa Ninda dah 2 tahun. Tapi perasaan baru kemarin ngelahirinnya... Hobinya Ninda nonton Dora tiap hari, tiap jam, tiap malem...(gak kebagian nonton nih ibunya, padahal khan mo nonton Opera Van Java, yaaa ee' ). Gara-gara nonton Dora setiap hari jadi lupa, padahal di DVD-nya ada petunjuk untuk para orang tua agar tetap memberikan stimulus kepada anaknya. Jadi baru deh ngikutin tadi malam (padahal udah ada lebih dari 2 bulan beli nya, hehehe..)

Kalau masukin Ninda ke pre-school biayanya pasti mahal, lebih baik kita sebagai orangtua memberikan waktu untuk menjadi guru. Berikut cara-cara murah dan mudah untuk menstimulus anak usia 2 tahun :

1. Melatih anak melompat jauh. Letakkan kertas ukuran folio di lantai. Ajarilah anak untuk melompati kertas tersebut dengan kedua kaki diangkat bersamaan. Latihlah agar lompatan anak semakin jauh

2. Mengajak anak bermain dengan balok. Ajaklah anak menyusun dan menumpuk balok mainan untuk membuat rumah-rumahan, jembatan, menara dan lain-lain.

3. Melatih anak memilih dan mengelompokkan benda menurut jenisnya. Sediakanlah macam-macam benda (misalnya : kancing, uang, logam biji-bijian). tunjukkan kepada anak cara mengelompokkan benda-benda tersebut menurut jenisnya, jelaskan pula sifat, warna, dan bentuknya. Mulailah dengan 2 jenis benda, kemudian tambahkanlah sejenisnya.

4. Melatih anak menghitung jumlah benda. Ketika melatih anak mengelompokkan benda menurut jenisnya, ajarilah untuk menghitung jumlah setiap jenis benda. buatlah kelompok dengan jumlah satu, dua, tiga, dan seterusnya.

5. Melatih anak mencocokkan gambar benda yang sesungguhnya. Sediakanlah macam-macam gambar (dapat diambil dari majalah, buku, koran, dan sebagainya). Mintalah anak mencocokkan gambar-gambar tersebut dengan benda-benda disekelilingnya. bicarakan pula bentuk dan sifat benda-benda itu.

6. Melatih anak untuk menyebutkan namanya. Sebutkan nama anak dengan perlahan-lahan, kemudian mintalah ia mengulanginya.

7. Melatih anak menyebut nama benda dan mengenal sifat/keadaan benda. Sebutkan nama benda yang ada di sekeliling anak. mintalah ia untuk mengambil benda itu sambil menyebutkan nama dan sifat/keadaan benda tersebut. Misalnya: “Mobil-mobilan itu berwarna merah dan terletak dibawah kursi”

8. Melatih anak mencuci tangan dan kaki, serta mengeringkannya sendiri. Ajarkan kepada anak cara mencuci tangan dan kakinya, serta mengelap bagian yang basah agar menjadi kering.

9. Memberi kesempatan kepada anak untuk berpakaian dan memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya. Ajarkan kepada anak cara berpakaian sendiri dan usahakanlah agar ia mau memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya.

 

Semoga para Moms gak bosen ya buat terus berusaha yang terbaik untuk anak kita :-)

Sumber: http://kbtkitihya.wordpress.com

3 komentar pada warta ini
Kamis, 26-11-2009 14:32:17 oleh: cil

dari statement awal di atas menunjukkan bahwa budaya anak2 nonton yang jelek itu sumbernya dari ibu...... (guyon, tapi kenyataan seperti itu)
jadi ternyata yg ngerusak mental anak bukan TV,tapi mulai dari emaknya yang ngasuh anak dengan TV. beruntung ibu ini cepet nyadar. moga2 selain menstimulus anaknya dia juga bisa menghilangkan kebiasaan nonton......
Ayo ibu2 jauhkan anak2 dari TV (terutama TV indonesia yg isinya hanya ngerusak mental anak2 kita) mendingan main di lapangan bola aja bu...... main gatrik, main loncat tali....... krn ini juga yang bikin anak2 indonesia males bergerak...


Sabtu, 28-11-2009 12:13:22 oleh: Astri Susilo

Sepakat Ibu....
Anak saya usianya jg 2 tahun. Banyak yang perlu distimulus pada usia ini, mengingat bahwa usia ini adalah usia penting memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman. Kalo saya boleh urun saran juga:
1. Anak di usia ini sudah saatnya juga dibekali modal awal untuk motorik halusnya, seperti meremas dan merobek kertas. Hal ini bermanfaat untuk awal ketrampilan menulisnya.
2. Perlu juga kegiatan membaca dan bercerita, yang akan membantunya memperkaya kosakata dan kepekaannya terhadap situasi tertentu, termasuk sebagai langkah memberikan pendidikan moralnya.
3. Dan sepaham dengan pendapat Cil, ajak bermain diluar, mengenal lingkungan sekitar dan memberikan pengalaman bersosialisasi. Idealnya bergaul dengan teman-teman seusianya, tapi kalaupun tidak ya pendampingan ibu sangat diperlukan.


Selasa, 22-03-2011 16:52:19 oleh: jony

yang menting jangan ngentot didepan anak yachhhh



Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY