Wikimu - bisa-bisanya kita

Abdul Hakim

Dialog Islam dan Kristen

Minggu, 01-11-2009 06:31:27 oleh: Abdul Hakim
Kanal: Peristiwa

Pada hari Kamis, 23 Juli 2009, di Aula Kampus STAI Madinatul Ilmi, Depok, telah dilangsungkan acara yang mungkin kurang lazim, berupa dialog yang diprakarsai oleh komunitas Kristen Alkitabiah, Jakarta, dengan Civitas Akademica STAIMI. Acara tersebut, seperti dikatakan oleh ketua STAIMI, Ustadz Mahdi Alaydrus, M.Ag, pada mulanya diawali oleh kunjungan dari beberapa orang anggota komunitas Kristen tersebut ke Kampus STAIMI untuk membagikan Alkitab Injil. Setelah perkenalan tersebut akhirnya mereka mengusulkan untuk melakukan dialog dalam rangka memperkenalkan ajaran agama masing-masing.

Pada acara dialog tersebut dari pihak Kristen tampil Dr Suhento Liauw, dari STT Graphe. Beliau mendapatkan kesempatan pertama untuk memaparkan pokok-pokok keyakinan Kristen mulai dari konsep tentang dosa asal, penyaliban Yesus, doktrin Trinitas, dan keselamatan menurut Kristen. Sebagai lawan dialog yang mewakili STAIMI adalah Ustadz Abdullah Bek. Pada kesempatan itu, beliau mencoba memaparkan tentang konsep dasar dalam keyakinan Islam, yaitu Kesaan Tuhan, Kenabian, dan Hari Akhirat. Menurut Ustadz Beik pada ketiga agama samawi, yakni Yahudi, Kristen, dan Islam, dalam ketiga hal tersebut pada dasarnya memiliki persamaan. Hanya saja kedua agama yang disebut terdahulu itu, pada awalnya hanyalah ditujukan untuk umat di masa para nabi mereka masing-masing. Sementara itu, Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, datang untuk menyempurnakan ajaran yang dibawa oleh para nabi sebelumnya, dan ditujukan untuk membawa rahmat dan keselamatan bagi umat manusia seluruhnya.

Dalam sesi tanya jawab, audiens dari kedua belah pihak diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan atas hal-hal yang dipandang perlu dijelaskan lebih lanjut. Dr Suhento Liauw, ketika menjawab pertanyaan tentang konsep Trinitas mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus dipahami secara rasional, namun harus diyakini kebenarannya sebagaimana yang tercantum di dalam Alkitab. Beliau berargumen, ketika terbukti bahwa Alkitab adalah benar maka keyakinan seperti itu dengan sendirinya juga benar. Pada kesempatan itu, beliau juga menyatakan bahwa dalam Kristen terdapat keyakinan tentang Kanon Terbuka, yang menyatakan masih berlangsungnya pewahyuan setelah wafatnya Kristus, dan Kanon Tertutup, yang menyatakan bahwa pewahyuan telah berakhir dengan Alkitab Injil. Sehingga, karena ia meyakini konsep Kanon Tertutup, maka dalam pandangannya seluruh agama, ajaran, dan kitab suci lainnya dipandang tidak sah.

Meskipun, terdapat perbedaan, atau bahkan pertentangan teologis yang tajam dari kedua belah pihak, namun karena dialog tersebut dimaksudkan untuk saling mengenal satu sama lain, acara berlangsung dengan lancar, damai, dan saling menghargai pandangan masing-masing. Bagi kita, sebagaimana disampaikan oleh ustadz Abdullah Bek, sebagai seorang pencari ilmu dan kebenaran adalah dituntut untuk mempelajari segala hal dan kemudian memilih dan mengikuti yang terbaik. Mudah-mudahan dialog tersebut akan berlanjut pada kesempatan berikutnya, dan diharapkan akan dapat  membuka kebenaran yang hakiki bagi masing-masing pihak.

 

7 komentar pada warta ini
Senin, 02-11-2009 08:32:26 oleh: rahmah hasjim

Ayah saya (alm) pernah bilang "islamkan aja org islam supaya mereka beragama dg benar & dg logika, bukan cuma beragama karena turunan". Dialog spt itu baik2 saja tapi mestinya diadakan lebih banyak yg khusus buat muslim dg pembicara2 yg open mind, bukan yg cuma bisa menawarkan surga & menakut2i dg neraka. Sy kira sdh waktunya kita berbenah karena muslim di Ind ini mayoritas tp ga dianggap kecuali utk vote getter kampanye. Gimana mas?


Senin, 02-11-2009 13:35:54 oleh: Abdul Hakim

Terima kasih kepada Sdri Rahmah atas pandangannya. Mengenai acara dialog dengan komunitas Kristen tersebut adalah merupakan wujud dari keterbukaan dan penghormatan kita terhadap pemeluk agama lain, sekaligus juga sebagai wahana bagi para mahasiswa khususnya untuk berfikir kritis dan terbuka atas informasi, pemikiran dan keyakinan yang ada di sekitar kita.


Senin, 02-11-2009 14:07:26 oleh: wilyadi andres

surga dan neraka tidak sama yang masuk neraka jelas yaitu yang adanya Alloh dan utusannya.
yang itu tidak percaya ya masuk neraka


Senin, 02-11-2009 14:21:17 oleh: Wildan


Kalau dialog yang jelas yang benar tunjukan yang
benar yang salah tunjukan yang salah
Kalau Alloh itu mempunyai hukum yang kekalseperti yang dikatakan Pak Bek Agama Samawi ada tiga itu salah yang betul hanya satu Krestem Kaum Yahudi Bangsa jadi Alloh itu menurunkan islam ke bangsa Yahudi ke Kaum Krestem tetap islam namanya .sbgaian mau sebagian tidak.


Jumat, 14-05-2010 20:53:09 oleh: ummrus

agama yang di turunkan allah kemukabumi cuma satu, yaitu dinul islam,cumanada cumannya yaitu gama yang diturunkan itu bertahap sedikit demi sedikit sesuai dengan situasi kaum pada saat itu.seperti pertama yang diturunkan itu agama yahudikemudian di sempurnakan lagi setelah banyak penyimpangan dari ajarannya maka muncullah kitab injil dengan agama kristen selanjutnya penyimpangan ada lalu di munculkanlah agama islam(apa yg adadalam taurat adasemua dalam injil dan ada tambahannya kecuali yg bukan taurat asli. demikian juga apa yang ada dlm injil semuanya ada dlm alquran kecuali tambahan dari manusidgn ilustrasi sbb:
-taurat<injil<al quran atau
-agama yahudi<agama kristen <agama islam
jadi kesimpulannya semuanya agama islam
it^s oke ?


Selasa, 12-10-2010 09:26:43 oleh: Mang Kelke

Saya quote tulisan mbak Rachmah Hasyim

"islamkan aja org islam supaya mereka beragama dg benar & dg logika, bukan cuma beragama karena turunan"

Islamnya Nabi Muhammad yang benar2 Rahmatan lil Alamin, yang mampu membuat masyarakat Jahiliyah menjadi beradab hanya dalam waktu 23 tahun.

Bandungkan dengan sekarang.
Negara Islam hampir identik dengan ketidak tertiban, nggak usah jauh-jauh ke mana-mana, di Indonesia yang mayoritas Muslim ini saja masyarakatnya pemarah, nyawa begitu murah, lalu lintas tidak tertib, korupsi meraja lela, kekerasan hampir menjadi bahasa kominikasi yang utama, dll....name it.
Itu karena orang Islam belum ber Islam dengan benar.
Islam hanya di KTP, kalaupun taat beribadah ya cuma untuk diri sendiri.
Seolah-olah beragama Islam itu cukup sholat dan ngaji di Masjid, masalah perilaku ada di prioritas nomor 56789.
Mari kita Islamkan orang Islam.....


Selasa, 02-07-2013 07:40:25 oleh: indra bro

gimana mo selamat klo diri sendiri saja masih minta di doa kan. ..? Ayoooo mikir donk...!!!!



Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY