Wikimu - bisa-bisanya kita

Mediansyah

Anarki, Anarkis, Anarkisme dan Anarkistik

Kamis, 12-02-2009 07:26:54 oleh: Mediansyah
Kanal: Opini

Bulan ini, istilah anarki dan anarkis menjadi suatu istilah yang "menonjol" di banyak media massa. Penulis memperhatikan bahwa sebagian besar media massa itu, telah menggeserkan makna dalam penggunaan kata anarki dan anarkis. Yah, tulisan ini sekadar mengingatkan kembali makna sebenarnya dari kata anarki dan kata-kata derivatnya.

Cobalah membuka beberapa kamus, seperti kamus Oxford, Kamus Besar Bahasa Indonesia, berbagai kamus Inggris-Indonesia, Kamus Tesaurus dan lain-lain. Maka kita akan menemukan makna kata-kata (anarki dan derivatnya ini) sebagai berikut:

Anarki (dari kata anarchy), artinya ialah suatu keadaan dimana  tidak ada  kontrol kekuasaan atau hukum atau ketiadaan pemerintah/penguasa.

Sedangkan kata anarkis bermakna orang (anarkis=kata benda/noun, jadi bukan kata sifat) sebagai terjemahan dari kata anarchist, yang artinya penganut faham anarkisme.

Kemudian ada kata anarkik (dari kata anarchic) yang bermakna kurang lebih tindakan atau perilaku dari kaum anarkis.

Selanjutnya ada kata anarkisme (dari anarchism) yang bermakna faham atau ide atau ajaran tentang peniadaan/pembatalan kontrol kekuasaan pada masyarakat/negara, yang oleh kaum anarkis dicitakan untuk mengganti sistem ini dengan sustu sistem voluntir/kesukarelaan, atau faham akan sistem masyarakat berbasis kooperasi.

Sedangkan makna anarkistik, adalah sifat/kondisi atau situasi yang ingin diciptakan oleh faham anarkisme.

JADI, jika di media massa disebutkan istilah demontrasi anarkis, ini bermakna sebuah demontrasi yang dilakukan para anarkis atau para penganut faham anarkisme (sekali lagi, kata anarkis bukan kata sifat, tetapi kata benda/noun).
 
Jika yang dimaksudkan oleh beberapa media massa adalah demontrasi yang bersifat anarki, maka seharusnya kata yang digunakan adalah anarkistik (anarkistik = bersifat anarki, kata sifat/adjective).

Dalam Kamus besar Bahasa Indonesia, arti anarki (noun/kata benda) adalah kehuru-haraan, kekacauan, kerusuhan, keruwetan, dan pemberontakan. Sedangkan arti kata anarkis (noun/kata benda) adalah pemberontak, pengacau, perusuh (jadi anarkis=menunjuk pada orangnya).

Sebenarnya, kesalahan dalam penggunaan kata semacam ini, juga sering kita lakukan dalam istilah/kata optimis dan optimistik. Sering kita tidak mengira bahwa kata/istilah optimis = kata benda/noun, yakni menunjuk pada subjeknya (orangnya). Sedangkan untuk menunjukkan sifatnya, dipakailah kata/istilah optimistik (terjemahan dari optimistic).

2 komentar pada warta ini
Minggu, 22-03-2009 00:36:33 oleh: Haris

Apa yang sudah terjadi...biarlah terjadi. Sepanjang sejarah, para anarkis terus menerus difitnah oleh penyimpangan-penyimpangan istilah yang bahkan 'sepertinya' memang sengaja dipopulerkan oleh otoritas, yang notabene adalah musuh dari para anarkis itu sendiri.

Bertahun-tahun juga para anarkis mencoba untuk meluruskan penyimpangan2 ini dengan banyaknya literatur yang diterbitkan secara mandiri oleh pada anarkis.

Kini yang terpenting adalah mencoba mewujudkan cita-cita anarkisme dalam kehidupan nyata, secara mandiri.

Salam,
http://anarchoi.gudbug.com


Jumat, 14-10-2011 06:18:59 oleh: john sondanx

juga, saya rasa Kamus Besar Bahasa Indonesia sepenuhnya dikendalikan pemerintah sehingga "anarki" maupun "anarkis" telah melenceng jauh dari pengertian sebenarnya.

salam :)
rebelforfree.blogspot.com



Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY