Wikimu - bisa-bisanya kita

Meidy

UMP DKI 2009

Jumat, 21-11-2008 06:14:02 oleh: Meidy
Kanal: Opini

Hari ini saya mendapat photocopy Upah Minimum Provinsi DKI tahun 2009 yang tercetak di Business News 7738/17-11-2008 dari tante saya. Itu berarti tante saya bukan cuma asal baca karena dia melanjutkan informasi ini kepada saya biar saya gak ketinggalan info.

Mulai tanggal 1 Januari 2009 Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta menjadi Rp 1,069,865.- (Satu Juta Enam Puluh Sembilan Ribu Delapan Ratus Enam Puluh Lima Rupiah). Ini sesuai Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No 101 Tahun 2008, tanggal 31 Oktober 2008).

Tahun lalu Mas Gus Wai pernah menulis artikel tentang UMP 2008 http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?ID=5784 tentang apakah kita tahu jumlah sebenarnya UMP karena biasanya kita hanya tahu hitungan bulat -ini memakai sen- yaitu Rp 972,064.80.

Rupanya memang peraturan itu senangnya memakai angka yang gak bulat... lihat saja untuk UMP 2009, kenapa gak dibulatkan saja menjadi 1,070,000.- biar lebih enak nge-dengernya ;-) atau malah mungkin pengusaha bisa teriak-teriak keberatan karena dinaikkan?

Kalo menurut saya sih, para pengusaha juga kadang-kadang harus mikirin tenaga kerjanya... karena mereka juga kan perlu makan, dll... jangan teriak-teriak krisis ekonomi tapi kehidupan sehari-harinya tetap saja enak, sementara para pekerja yang menjadi aset utama tidak diperhatikan. Saya rasa kalo para pekerja melihat hidup para pengusaha juga prihatin, mereka toh akan turut prihatin.

Mungkin tulisan saya ini kalo dibaca dengan pengusaha akan bilang: "Enak aja loe nulis kayak gitu... coba eloe yang jadi pengusaha.. apa gak pusing dengan kondisi sekarang ?! "

Tapi maaf saja, bagi saya, UMP segitupun mana bisa mencukupi... mana bisa mikir yang baik kalo perut keroncongan dan mikirin biaya hidup (ini tidak berlaku untuk para pekerja dengan pola hidup konsumtif...).

Gimana pendapat teman-teman pembaca?

 

7 komentar pada warta ini
Jumat, 21-11-2008 07:52:53 oleh: Ajeng Tiara

Dimana-mana orang-orang atas hobinya bicara kerugian yang ber-M M.Mengeluh ini itu tentang harga dollar, saham, krisis.

Tapi waktu untung ber-T T (Trilyun), emang pernah dipublikasikan?


Jumat, 21-11-2008 09:09:25 oleh: Yunus Bani Sadar

yang lebih bikin saya jengkel adalah, pemerintah sengaja membuat termijn istilah "UMP" atau Upah Minimum Provinsi...

yang namanya minimum, itu berarti standar yang tidak boleh dikurangi lagi...nah, para pengusaha justru memanfaatkan standar itu sebagai suatu aturan yang "TIDAK BOLEH DIAPA-APAKAN LAGI"...alias, tidak boleh nambah, tidak boleh kurang...
akhirnya, mentok...gajinya sesuai UMP

Saya sendiri heran, kenapa pemerintah menetapkan UMP tidak melihat KHL (Kebutuhan Hidup LAYAK).
seharusnya namanya diganti menjadi Upah Layak Provinsi, yang nilainya disesuaikan dengan perhitungan KHL yang dilakukan oleh Akademisi, jadi bebas kepentingan...


Jumat, 21-11-2008 10:52:59 oleh: ritapunto

klo jadi ULP, nanti pengusahanya juga kata "nilai segitu udah cukup layak lho"...hehehe.

semestinya, pemerintah selain membuat patokan UMP juga menerapkan upah berdasarkan merit prestasi. jadi buruhnya juga tahu, beban kerja dia ada nilainya sehingga naik turunnya gaji dia di lht indeks prestasinya. buruh yg kerjanya homogen hrsnya lebih mudah dg merit prestasi ini.

Kadang buruh gak mau ngerti juga kalo pengusaha pusing mikirin perusahaannya ttp berlanjut sklipun krisis.

tapi kadang pengusaha juga gak adil ktika untung besar, bonus ke buruh di tunda-tunda..gimana mau ngerti wong para manajernya aja ogah makansiang bareng mereka..hehehe..


Jumat, 21-11-2008 14:33:56 oleh: Meidy

Pada pasal 4 dari Peraturan tersebut berbunyi : UMP 2009 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terhitung mulai 1 Januari 2009 dan berlaku bagi pekerja yang mempunyai masa kerja kurang dari setahun.


Senin, 02-02-2009 15:35:49 oleh: Ocho Soembodho

Sudah waktunya Pemerintah menetapkan standar upah yang adil bagi pekerja dan pengusaha. Bukan menetapkan standar minimumnya, tapi standar penilaian prestasi kerja para pekerja, dikaitkan dengan kenaikan upah. Penilaian prestasi perlu ditetapkan karena saat ini tidak semua perusahaan melakukan penilaian prestasi kerja. Sementara para pekerja terkadang nggak peduli dengan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan, yang penting ikut naik gaji.


Kamis, 05-02-2009 12:02:52 oleh: alexsander sinaga

Wslm Alaikum,

Kita lihat perekonomian di indonesia semangkin lama semangkin terpuruk apalagi PHK dimana2. Dan kita harus dapat melihat Apa yang sudah kita berikan ke Perusahaan ... ??? Kita memang berhak menuntut jg ke perusahaan tp kita harus melihat kinerja kita jg friends. Jika sudah mentok, kita bertanya sj ke atasan kita. Kurangnya kita dimana ... ??? Siapa sih yang tidak mau gaji besar ... ??? Kunci sukses kita harus Sabar friends. Allah itu adil.


Kamis, 16-04-2009 12:57:11 oleh: mustakim

kami semua kariawan tahu bahwa gaji kami kurang dari UMP. tp kami tdk berani bertindak. karna kami buta tentang hukum dan uu.dan jg kami pasti akan di suruh mengundurkan diri...... APA YG HRS KM BERBUAT



Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY