Wikimu - bisa-bisanya kita

Ikhwan Kunto Alfarisi, Pp

menghormati orang tua

Senin, 01-01-0001 00:00:00 oleh: ikhwan kunto alfarisi
Kanal: Lain - lain

Agama Islam memposisikan orang tua sebagai sosok yang harus diutamakan dan dihormati. Orang tua mempunyai peranan yang sangat penting dalam sebuah keluarga. Orang tualah yang akan membawa keluarga akan masuk surga atau masuk neraka.

Allah SWT memberikan karunia kepada keduanya berupa hadirnya buah hati dari cinta mereka, anak-anak yang lucu dan merupakan erhiasan yang sangat berharga, amanah yang dititipkan-Nya. Kedua orang tua berkewajiban untuk mendidik, mengasuh dan melindungi permata hati untuk menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan agama.

Kedudukan orang tua tercantum dalam surat An-Nisa ayat 36: “dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada ibu-bapakmu”.

Berbakti dan berbuat baik kepada orang tua, mengasihi, mendoakan, taat dan patuh kepada apa yang mereka perintahkan, melakukan hal-hal yang mereka sukai dan meninggalkan sesuatu yang tidak mereka sukai adalah kewajiban yang harus dilaksanakan si anak. Kesemua ini disebut: “Birrul Walidain”.

Birrul Walidain adalah hak kedua orang tua yang harus dilaksanakan oleh anak, sesuai dengan perintah Islam. Besar dan tulusnya kasih sayang ibu dan bapak tidak dapat diukur oleh sesuatupun, seperti yang digambarkan oleh Rasul: “Anak-anak tidak mungkin bisa membalas kepadanya, kecuali kalau ia menemukan ayahnya itu sebagi budak, lalu ia beli dan membebaskannya”. (HR. Muslim dan Abu Daud)

Pada kisah yang dibawakan oleh Atha’ bin Yasar dari ibnu Abbas Ra, ia kedatangan seorang laki-laki yang bertanya: “saya telah meminang seorang perempuan, lalu ia menolak pinangan ku itu. Kemudian dating orang lain meminangnya, ternyata ia menerima penangan itu. Saya sangat sakit hati dan benci melihat sikapnya, lalu saya bunuh dia. Apakah masih ada jalan taubat bagi saya? Ibnu Abbas bertanya: “apakah ibumu masih hidup?”“tidak”, jawab orang itu. Lalu Ibnu Abbas berkata: “bertaubatlah langsung kepada Allah dan bertaqarrublah kepada-Nya dengan sekuat tenagamu”. Selanjutnya kata Atha’, saya bertanya kepada Ibnu Abbas, mengapa dia bertanya tentang ibunya? Ia menjawab: “saya tidak pernah tahu pekerjaan apa yang paling dekat dengan Allah, kecuali berbakti kepada ibu”. (Riwayat Al-Bukhari)

Dari Tsauban Ra. Bahwa Rasul bersabda: “Sungguh adakalanya orang itu dipersempit rejekinya karena dosa yang diperbuatnya, dan tidak ada yang dapat menolak takdir selain dari doa dan tidak ada yang dapat memenjangkan umur selain Al-Bir, berbakti kepada ibu-bapak”. (riwayat Ibnu Majah)

Keberkahan bagi orang yang mengabdi kepada orang tua akan mudah diberi, hal ini sesuai dengan hadis Rasul: “Siapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dilimpahkan rejekinya, hendaklah ia berbakti kepada kedua ibu-bapaknya dan memelihara silaturahmi”. (H.R. Ahmad)


Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY