Wikimu - bisa-bisanya kita

Ritapunto

Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Perempuan Dengan Bantuan Tokoh Agama

Selasa, 09-09-2008 17:28:16 oleh: Ritapunto
Kanal: Opini

Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Perempuan Dengan Bantuan Tokoh Agama

Kemiskinan merupakan problem bersama, karena secara harfiah saja definisinya masih diperdebatkan kemudian wacana pengentasan kemiskinan demikian gencarnya didengungkan, sementara kemiskinan itu sendiri tidak bergeming. Adakah yang salah dalam cara pandang kita terhadap persoalan ini?

PBB mengategorikan masyarakat miskin jika hanya memiliki pendapatan 2 (dua) dollar US per hari. Sedangkan di negeri ini disebut warga miskin jika  pendapatannya hanya Rp 166.697 per kapita per bulan (Maret 2007). Polemik atas definisi kemiskinan justru mengaburkan persoalan yg sebenarnya, bahwa kemiskinan harus dientaskan.

Lihatlah permasalahan kemiskinan dari aspek pemenuhan hak dasar, ketidakadilan, beban kependudukan dan keseteraan jender

Apa itu hak dasar? Adalah hak yang dipahami oleh masayarakat miskin untuk dapat hidup dengan layak & diakui oleh undang-undang, seperti terpenuhinya kebutuhan akan sandang, pangan & papan, sekolah murah, kesehatan murah, hak bekerja dan cuti bagi wanita hamil, hak kemudahan pengurusan biaya nikah, biaya pembuatan KTP, dll.

Karena kemiskinan merupakan persoalan yang multidimensi, maka penanggulangannya pun harus melibatkan unsur masyarakat, adat, budaya, politik dan agama setempat. Dalam hal ini peranan tokoh agama sangat penting untuk dilibatkan, terutama bagi wilayah pedesaan, dimana masyarakatnya masih berpegang teguh dengan tradisi, adat dan agama. Maka institusi keagamaan harusnya mengambil inisiatif awal dalam pengentasan persoalan umatnya yang krusial seperti kemiskinan ini. Bagaimana caranya?

Pilosophynya seperti ini:

  • "Kemiskinan hanya bisa dientaskan oleh orang miskin itu sendiri, tokoh keagamaan hanya menjadi pendamping"
  • Orang miskin juga memiliki harga diri
  • Orang miskin juga bisa dipercaya
  • Perempuan juga bisa menjadi penyelamat ekonomi keluarga

Apa tujuan pendampingan oleh tokoh agama?

Tujuannya adalah menumbuhkan jiwa wirausaha yang tangguh, profesional dan tidak mudah putus asa. Diharapkan pendampingan oleh tokoh agama akan membuat perempuan miskin mampu melewati cobaan dalam berikhtiar, sehingga mereka tidak patah arang jika usahanya gagal.

Adakah tujuan lainnya?

  1. Memperluas fasilitas keuangan, terutama bagi perempuan & fakir miskin lewat instrumen  zakat, charity, donasi jemaat.
  2. Mengurangi eksploitasi orang miskin oleh renternir.
  3. Pengejawantahan transformasi welas asih antara umat/jemaat di mana yang kaya membantu yang miskin dengan mediasi institusi keagamaannya. Sehingga jika usaha orang miskin merugi, orang kaya menganggapnya sebagai sedekah, begitu juga sebaliknya, orang miskin  merasa perlu menjaga amanahnya berhubungan dengan harga diri di atas tadi.

Bagaimana prinsip pendampingannya?

  1. Pendampingan dikhususkan untuk keluarga miskin & kaum perempuan miskin
  2. Institusi keagamaan memberikan pinjaman tanpa jaminan, cukup avalis (jaminan dari tokoh agama yang dipercaya)
  3. Prosedur pinjaman sederhana
  4. Jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan orang miskin ini
  5. Pinjaman dipakai untuk usaha produktif dan sudah didiskusikan terlebih dulu
  6. Pembinaan dilakukan berbarengan pertemuan rutin jemaah, misalnya di pengajian, di gereja, di komunitas-komunitas yang sudah dijadwalkan
  7. Dengan sistem tabarru' apabila peminjam meninggal dunia, maka sisa hutangnya dihapuskan

Ruang lingkup pendampingan?

  1. Dari sisi ketenagakerjaan, karena umumnya perempuan tidak dipandang sebagai tenaga kerja yang produktif, maka perlu dicarikan usaha-usaha yang bisa dikerjakan di sela-sela kegiatan mereka di rumah tangga.
  2. Dari sisi budaya, perempuan terbiasa mengurus rumah tangga & bertanggung jawab, sehingga perempuan miskin punya kesempatan memiliki tanggung jawab yang berkaitan dengan tambahan penghasilan bagi keluarganya.
  3. Dari sisi emosional, perempuan dekat dengan anak-anaknya, sehingga pemberdayaan ekonomi berbasis pendekatan keagamaan secara langsung berimbas pada peningkatan pembentukan sumber daya insani anak.
  4. Akses kredit bagi perempuan merupakan jalan menuju kesetaraan jender

Kenapa perempuan?

Karena kelompok perempuan adalah kelompok yang paling menderita sebagai akibat dari kemiskinan, terutama jika terjadi kerawanan pangan. Ibu-ibu hamil bisa kekurangan gizi sehingga melahirkan balita yang buruk kondisi kesehatan dan mentalnya.

Bagaimana pendampingan dilakukan?

  1. Bentuk & tunjuklah tokoh agama yang menjadi relawan pendamping, berdayakan tokoh agama yang memiliki latar belakang ekonomi, bekerja sama dengan institusi ekonomi/pendidikan untuk mendidik tokoh agama sebagai pendamping pemberdayaan
  2. Membentuk himpunan perempuan miskin
  3. Membentuk rembug himpunan
  4. Membentuk channelling dengan lembaga zakat, lembaga donor, keuangan lainnya

Langkah-langkah memulai pendampingan?

  1. Survei lokasi; pengumpulan data sekunder; pengumpulan data primer; mapping/pemetaan
  2. Sosialisasi; pendekatan kepada tokoh masyarakat setempat dengan mengundangnya menghadiri pertemuan keagamaan
  3. Mendatangi target pemberdayaan dan mulai.

Jika langkah-langkah sudah dilakukan maka pendekatan selanjutnya, adalah mengawal jalannya usaha kaum perempuan miskin dengan rajin mengajak mereka berkegiatan dalam kelompok atau rembug-rembug himpunan, yang selain membahas masalah keagamaan juga masalah ekonomi dan solusinya.

Mengapa melalui perantara tokoh agama?

Karena hanya institusi keagamaan saja yang mampu meminta umatnya menderma lebih besar dari yang lainnya, dananya bukan dana hutang, sehingga perempuan miskin yang memakai dana itu merasa lebih tentram dalam menjalankan usahanya, dan tokoh agama pendampingpun bekerja lebih tenang tanpa dibebani pikiran harus memberikan keuntungan dari uang yang disalurkannya. Prinsip kerja saling amanah ini harusnya bisa dijadikan pola pengentasan kemiskinan.

----------

Disarikan dari berbagai sumber,dan opini pribadi yang muncul selama bekerja sebagai pendamping keluarga pra sejahtera dalam menerima bantuan pinjaman lunak pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan

1 komentar pada warta ini
Rabu, 10-09-2008 13:21:52 oleh: Ikhwan Kunto Alfarisi

wanita memang punya peran yg sangat strategis dalam membangun bangsa.. bisa dg kegiatan pkk nya, bisa dg posyandu, bisa dg majlis taklim nya, bisa dg profesi nya dll.

tuhan menciptakan laki-laki dan wanita di dunia ini tanpa maksud dan tujuan karena tuhan itu maha adil atas segalanya, jd jgn sampai kita meremehkan wanita!!

skrg, ayo kita rencanakan bersama bgm pemberdayaan perempuan itu dpt berlangsung efektif.. tujuannya apa? tujuan nya hanya satu: untuk kemajuan indonesia!



Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY