| |
Minggu, 01-08-2010 12:04:40
oleh
Brillianto Ksatrya Jaya
Begitu membaca, saya jadi ilfil dan nggak respek dengan Kepala Disdik itu. Betapa tidak, buat saya pernyataan itu tidak layak diucapkan oleh seorang pejabat. Pertama, tidak memberikan solusi atas masalah yang dihadapi.
Baca selengkapnya...
|
Jumat, 30-07-2010 15:10:02
oleh
Dwiki Setiyawan
Dua hari lalu, tatkala menarikan jari-jemari di atas papan ketik untuk membuat postingan Titip Rindu Buat Ibuku di Kompasiana, tiba-tiba aku menangis. Tak terasa air mata yang lama tersimpan meleleh di pipiku. Seorang teman yang memperhatikan aktivitasku sampai terbengong-bengong, dan lirih menanyakan, “Mengapa mas menangis?” Jawabku singkat, “Ingat ibuku.”
Baca selengkapnya...
|
Jumat, 30-07-2010 15:04:58
oleh
Muhammad Affip
Membicarakan TKW (Tenaga Kerja Wanita) kita yang bermasalah di luar negeri khususnya yang bekerja di kawasan Timur Tengah memang tak ada habisnya. Banyak masalah yang telah diberitakan tentang mereka selama ini, dari yang pulang dalam keadaan hamil sampai ada pula yang meninggal. Tapi masalah TKW ini memang rumit, pemerintah sendiri sepertinya tak sanggup mengatasi ini.
Baca selengkapnya...
|
Jumat, 30-07-2010 10:53:49
oleh
Wawan
Kadang saya merenung dan bertanya dalam hati: mengapa saya. Saya tidak pintar omong, saya tidak pintar berorganisasi. Masih ada empat ribu orang lain yang lebih baik dari saya. Mengapa saya?
Baca selengkapnya...
|
Jumat, 30-07-2010 10:30:02
oleh
Abdullah Ibnu Ahmad
Geliat Ahmadiyah kembali bikin resah. Setelah Pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri tanggal 9 Juni 2008 silam, penganut Ahmadiyah kembali membuat ulah. Seakan SKB tiga menteri hanyalah taburan sekam di atas api yang membara.
Baca selengkapnya...
|
Jumat, 30-07-2010 10:19:02
oleh
Adolf Bramandita
Eropa mengalami masa kegelapan karena serbuan tentara barbar pada abad ke 5-6 Masehi. Serangan ini meruntuhkan kekaisaran Romawi barat. Mengapa Romawi barat? Hal ini perlu diingat bahwa kekaisaran Romawi mempunyai teman yang berada di dunia lain yaitu kekaisaran Romawi timur yang beribukota di Konstantinopel (sekarang Istambul) atau lebih dikenal dengan Byzantium. Saat Eropa jatuh, justru dampaknya tidak sampai ke wilayah ini. Rupanya perkembangan agama Kristen di kedua wilayah ini tidaklah sepaham. Cerminan kekristenan digambarkan dalam konsep yang berbeda. Gereja timur memiliki pendekatan pada masalah teologi dan konsep kesucian Tuhan yang tradisinya banyak berbeda dengan yang dikembangkan oleh Gereja Latin di Roma.
Baca selengkapnya...
|
Kamis, 29-07-2010 17:35:54
oleh
M. Agus Syafii
Di Rumah Amalia malam itu kami kedatangan seorang bapak bersama istri dan anak-anaknya. Kehadiran beliau membawa kebahagiaan untuk kami semua. Terutama anak-anak Amalia. Terpancar dari wajahnya yang berseri-seri bertanda kedamaian dalam hatinya.
Baca selengkapnya...
|
Kamis, 29-07-2010 13:58:42
oleh
Just Salim
Banyak orang berfikiran bahwasannya apabila kita berfikir positif setiap hari kita akan mendapatkan hal hal yang positif dan insya alloh akan terhindar dari hal - hal yang negatif. Ketika saya bertemu dengan orang yang telah mengerti akan kedahsyatan dari sebuah pemikiran yang positif, saya bertanya: Bagaimana Anda menyikapi kesulitan yang anda hadapi? Dengan tersenyum orang tersebut menjawab:" Kesulitan memberiku kekuatan yang lebih besar dan semangat yang membara."
Baca selengkapnya...
|
Kamis, 29-07-2010 10:02:43
oleh
M. Agus Syafii
Pernah ada seorang teman yang kepada saya, "Aku ini sudah rajin sholat dan beriman kepada Allah, kenapa sih Allah malah memberikan cobaan dalam hidupku? Mestinya kalo aku rajin sholat malah hidupku bahagia dong?"
Baca selengkapnya...
|
Rabu, 28-07-2010 13:58:23
oleh
M. Agus Syafii
Minggu malam setelah kegiatan 'Aksi Sosial Amalia' seorang ibu berkenan hadir di Rumah Amalia. "Maaf Mas Agus, saya hadir justru di malam hari," tutur beliau. Kami bercerita tentang kegiatan 'Aksi Sosial Amalia' sungguh sangat meriah, banyak teman-teman yang berkenan hadir. Banyak Ibu dari anak-anak Amalia bertumpah ruah di jalan. Anak-anak Amalia mengikuti lomba bersama Kak Dian, Kak Suci, Kak Yusman, Kak Nia, Kak Ranie dan di bazaar banyak juga kakak relawan yang juga ikutan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia.'
Baca selengkapnya...
|