| |
Sabtu, 24 Jul 2010 22:10
Peristiwa
oleh
Berthold Sinaulan
Tag:
museum, pos, bandung, indonesia, prangko, willem iii, penny black, inggris, sosial
Bagi yang ingin mengenal filateli atau hobi mengumpulkan dan mempelajari prangko dan benda-benda pos lainnya, Museum Pos Indonesia jelas merupakan tempat yang penting. Bayu sudah menyebutkan dua prangko penting, yaitu "The Penny Black" yang merupakan prangko pertama di dunia terbitan Inggris pada 1840, dan prangko pertama di bumi Indonesia, yaitu prangko bergambar kepala Raja Willem III yang terbit 1 April 1864.
Baca selengkapnya... (2 komentar)
|
Kamis, 10 Jun 2010 22:07
Peristiwa
oleh
Berthold Sinaulan
Tag:
wikimu, wikimuers, bakmi jawa, pejompongan, pemilu, kepala daerah, bandung, observatorium, bosscha, museum, pos, geologi, menulis, arswendo atmowiloto, gampang, sosial
Ketiga, yang juga tak kalah menarik dari pembicaraan itu adalah keluhan beberapa Wikimuers, soal susahnya menulis. Sekitar 1980-an, Arswendo Atmowiloto pernah menulis buku "Menulis Itu Gampang". Benar, kok. Menulis Itu Gampang. Bila muncul ide di kepala, langsung saja menulis.
Baca selengkapnya... (1 komentar)
|
Kamis, 27 Mei 2010 08:58
Opini
oleh
Biliater Situngkir
Tag:
opini, museum

Di Indonesia hal ini tentunya masih sangat jauh dari hal tersebut karena bangsa kita belum begitu mementingkan sejarah dan selalu menutup mata untuk hal yang berhubungan dengan peninggalan sejarah dan budaya. Hal ini diakibatkan karena kita kurang menghargai apa yang kita miliki bahkan budaya dan adat sendiripun bisa dilupakan demi mencari yang lebih menguntungkan.
Baca selengkapnya...
|
Senin, 22 Jun 2009 10:04
Peristiwa
oleh
Biliater Situngkir
Tag:
sejarah, sosial, museum
Museum adalah tempat pelestarian peninggalan sejarah dan budaya yang meiliki nilai penting dalam kehidupan kita, karena tanpa sejarah maka kita akan kehilangan jati diri kita, oleh karena itu cintai dan lestarikannya benda sejarah dan berkunjunglah ke Museum
Baca selengkapnya...
|
Selasa, 04 Agust 2009 19:06
Opini
oleh
bajoe
Tag:
kiat, alas kaki, sepatu, sandal, sol karet, bangunan bersejarah, candi, museum, borobudur
Kembali ke Borobudur, candi-candi maupun bangunan bersejarah lain. Mungkin tidak ya pemerintah menerapkan aturan ini? Tentu ini akan merepotkan para wisatawan, namun kalau diberi pengertian, mungkin wisman (wisatawan manca negara) maupun wisnus (wisatawan nusantara) bisa memaklumi.
Baca selengkapnya... (1 komentar)
|
|
Minggu, 10 Jan 2010 14:20
Peristiwa
oleh
Berthold Sinaulan
Tag:
tintin, komik, herge, george remi, petualangan, wartawan, museum, jakarta, kemayoran, bandar udara, aneka
Demikian menariknya komik-komik Petualangan Tintin, menyebabkan penggemar Tintin telah menyebar di seluruh dunia. walaupun komikus yang menciptakan kisah itu, Herge, telah meninggal dunia pada 1983, namun karya-karyanya tetap abadi. Penggemarnya terus bertambah, bahkan kini telah didirikan Museum Hergeyang diresmikan tahun lalu, dan terletak sekitar 30 menit berkendaraan dari Brussels, ibu kota Belgia.
Baca selengkapnya... (3 komentar)
|
Jumat, 26 Feb 2010 11:19
Peristiwa
oleh
Berthold Sinaulan
Tag:
tintin, herge, petualangan, singapura, museum, filateli, aneka
Di Singapura pula, saya bertemu dengan Tintin di luar MINT Museum of Toys. Ya, sewaktu berkunjung ke toko buku Kinokuniya di kawasan Orchard Road, saya sempat masuk ke toko yang menjual stationeries dan tanpa sengaja, saya melihat Tintin di sana.
Baca selengkapnya... (1 komentar)
|
Kamis, 11 Mar 2010 17:28
Wisata
oleh
Rini Juga
Tag:
museum, satwa, jalan
Siapa bilang berkunjung ke museum itu menjemukan? Singgahlah di Museum Satwa jika anda menyempatkan diri ke Kota Batu. Museum satwa terbesar di Indonesia ini terletak di Kelurahan Temas, Kota Batu, Malang. Museum yang diresmikan pada tanggal 27 Desember 2009 ini memanfaatkan lahan seluas 15 hektar, berlokasi di bawah lereng
Baca selengkapnya...
|
|
Selasa, 02 Okt 2007 21:41
Opini
oleh
Retty N. Hakim
Tag:
museum, anak-anak
Sungguh mengagumkan bila menyaksikan betapa masa kecil sangat besar pengaruhnya pada kehidupan seseorang. Jatuh cinta pada satu hal sejak usia dini bisa menjadi pengarah gerak dan langkah di kemudian hari. Ketika berjalan-jalan dengan beberapa anggota wikimu di Museum Nasional, saya sangat kagum pada ketabahan anak Gus Wai mengikuti langkahkami di tengah panasnya udara Jakarta.
Baca selengkapnya... (2 komentar)
|
Senin, 22 Okt 2007 17:23
Layanan Publik
oleh
M. Avandi Wiradinata
Tag:
museum, fatahillah, jakarta
Seperti tempat wisata pada umumnya, akhir pekan memang lebih ramai pengunjung. Wisatawan lokal dan mancanegara turut serta meramaikan suasana. Tapi ada yang hal cukup menggelikan jika membandingkan keduanya, yaitu saat semua wisatawan mancanegara asik menikmati suguhan museum yang sarat dengan sejarah Ibu Kota Jakarta dengan antusias, wisatawan lokal yang didominasi ABG justru asik bergaya dan berfoto-foto ria, ketawa-ketiwi, bercanda-tawa, bahkan sebagian ada yang main kejar-kejaran.
Baca selengkapnya... (6 komentar)
|
Rabu, 12 Des 2007 23:07
Opini
oleh
Rahmah Hasjim
Tag:
arca, museum, penjarahan, pembajakan, malaysia
Oleh Pak Man patung-patung yang baru dibuatnya, setelah jadi sesuai foto, dibaluri beberapa ramuan antara lain kunyit dan teh basi dan diberi sentuhan olesan daun pisang untuk mendapatkan tampilan kuno. Hingga jika patung-patung itu diletakkan di museum, mata awam akan tertipu karena menganggap patung-patung baru jadi itu sebagai benda purba.
Baca selengkapnya... (15 komentar)
|
Rabu, 17 Des 2008 13:11
Opini
oleh
Duto Sri Cahyono
Tag:
opini, kiat, museum, benda antik, hobi antik, peluang usaha, peluang bisnis, bisnis sambilan
Tidak mengherankan kalau nanti akan berdiri “Musuem Keranjang Bambu Antik, “Museum Keramik”, “Museum Keris Jawa”, “Museum Alat Berburu Indonesia, “Museum Asesoris Antik”, “Museum Kadal Kering” dan sebagainya dan sebagainya...
Baca selengkapnya... (7 komentar)
|
|
|
|
|
Sabtu, 18 Apr 2009 09:06
Peristiwa
oleh
Retty N. Hakim
Tag:
wastraprema, adi wastra nusantara, kain tradisional, kain kuno, kain antik, fsrd itb, esmod, museum, bisnis
Dari tanggal 15 sampai 19 April 2009, di Hall A-B Balai Sidang Jakarta berlangsung Pameran Kain Tradisional Unggulan dan Seni Kriya Wastra. Tema yang diusung kali ini, “Wastra Adati Menunjang Ekspresi Kreativitas Seni Kriya”. Tampaknya pantia penyalenggara pameran, Wastraprema (Himpunan Pencinta Kain Adati Indonesia), mencoba mengusung gemerlap kekayaan budaya dari masa lampau, membawanya menelusuri masa kini dan bersiap menyongsong masa yang akan datang.
Baca selengkapnya... (1 komentar)
|
|
|