| |
Sabtu, 21-08-2010 08:37:40
oleh
Nury Nusdwinuringtyas
Judulnya “aneh” ya. Saya hanya ingin menyampaikan pengalaman nyaris dikerjai orang. Sekian Rabu yang lalu, bulan Juli (mungkin), siang hari menjelang pk 15, telpon seluler berdering, nomer tak saya kenal. Saya terima, dari seberang sana seseorang mengaku sebagai dokter Anu, salah seorang petinggi RSCM, menyampaikan, ada undangan untuk saya.
Baca selengkapnya...
|
Jumat, 20-08-2010 09:24:04
oleh
Muhammad Reza Rizaldy
Satu lagi penghargaan yang harus diberikan kepada Bea dan Cukai Tarakan yang telah berhasil menangkap satu buah kapal yang mengangkut barang ilegal dari Tawau Malaysia, 30 Juli 2010 lalu. Kepala Seksi (Kasi) Operasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tarakan, M Syawal mengatakan, sejak awal tahun 2010 hingga saat ini pihaknya baru melakukan 1 penahanan kapal yang mengangkut barang illegal dari Tawau Malaysia.
Baca selengkapnya...
|
Rabu, 18-08-2010 15:35:31
oleh
Brillianto Ksatrya Jaya
Tahukah Anda banyak "kedok" perdagangan manusia terutama kaum perempuan dengan modus TKI? Biasanya para agen menawarkan jasa sebagai penyalur tenaga kerja di Malaysia, eh tidak tahunya ketika sampai di negeri jiran itu, kaum perempuan kita dijadikan pelacur.
Baca selengkapnya...
|
Senin, 02-08-2010 11:32:40
oleh
Brillianto Ksatrya Jaya
Bukti-bukti sudah kuat, tetapi ironisnya tetap tidak ada penyelesaian. Hebatnya, Kepala Seksi Pendidikan Dasar Kecamatan Pulogadung (Kasi Dikdas) H. Usman tetap merasa benar.
Baca selengkapnya...
|
Selasa, 27-07-2010 14:42:56
oleh
Brillianto Ksatrya Jaya
Selama ini, Syaifullah memang sangat peduli pada masalah lingkungan. Sejak bergabung dengan Kompas tahun 1999, almarhum banyak bertugas di wilayah Kalimantan, mulai dari Samarinda, kemudian ke Pontianak, Banjarmasin. Sebagai bentuk kepeduliannya pada lingkungan, pria kelahiran Hulu Sungai Selatan, Kalsel dan lulusan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo ini banyak menulis tentang keprihatinannya tentang kerusakan alam di Kalimantan. Menurut Kompas, Syaifullah terakhir kali mengirimkan berita tentang tanah longsor di Tarakan, Sabtu lalu pukul 19.15.
Baca selengkapnya...
|
Selasa, 27-07-2010 10:24:26
oleh
Brillianto Ksatrya Jaya
Menyaksikan Kabar Petang di tvOne sore (26/07) ini, rasanya nggak ada penyelesaikan yang akan dilakukan, baik oleh pihak sekolah maupun pemerintah. Betapa tidak, pihak SDN RSBI 12 Rawamangun, Jakarta Timur tetap tidak mau memberikan keterangan atas dugaan korupsi. Ini jelas menimbulkan kecurigaan besar. Kenapa? Kalo memang
Baca selengkapnya...
|
Kamis, 22-07-2010 09:08:24
oleh
Mimbar Bambang Saputro
Hujan deras yang melanda Jakarta membuat bungsu saya Satrio yang biasanya berangkat ke Gym hanya berjalan kaki, kali ini memutuskan menggunakan motor kesayangannya CBR. Anda tahu bagaimana ia melindungi kendaraannya mulai dari kunci gembok yang anti gergaji, kunci magnetik, knalpot dibesarkan suaranya sampai memasukkan perseneling satu setiap parkir. Anak saya ini sangat gemati (openan)-cermat- terhadap barang miliknya.
Baca selengkapnya...
|
Rabu, 14-07-2010 08:43:36
oleh
Brillianto Ksatrya Jaya
Iklan di media cetak itu sangat jelas kalimatnya. Sebuah himbauan dari Koalisi Jaringan Pengendalian Tembakau Indonesia (KJPT). Dalam huruf besar dan diberi warna merah, yang berarti “bahaya”, tertulis, bahwa merokok menyebabkan hilangnya generasi muda. Di bawah tulisan itu menyebutkan alasan yang diambil dari data Fakta Tembakau Indonesia, TCSC Sheet, kini 1 dari 3 remaja usia 15-19 tahun adalah perokok. Sedangkan persentase jumlah perokok anak-anak usia 5-9 tahun meningkat hingga 3,5 kali lipat dari 2001 hingga 2004.
Baca selengkapnya...
|
Senin, 05-07-2010 09:38:08
oleh
Abdullah Ibnu Ahmad
Namanya Fahmi Basya, berusia 26 tahun, tercatat sebagai mahasiswa penerima beasiswa Supersemar pada FIPIA UI (Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia) Jakarta, dan juga dosen STTJ (Sekolah Tinggi Teknik Jakarta). Dia dituduh telah menguasai amunisi secara gelap, menyimpan bahan kimia, kalsium klorida, sendawa, nitria asid, aminium nitrat, bubuk aluminium dan kapori. Bahan kimia tersebut digunakan untuk membuat semacam bom molotov, alat peledak atau pembakar lainnya.
Baca selengkapnya...
|
Selasa, 29-06-2010 06:54:38
oleh
Wawan
Suatu siang saya pergi dari rumah menuju kota. Ketika berangkat lampu saya nyalakan, dan saya pastikan telah menyala. Di kota kebetulan ada operasi kelengkapan kendaraan. Polisi menyatakan lampu depan motor saya mati. Saya benar-benar tidak tahu sejak kapan lampu motor tersebut mati. Apakah saya akan didenda?
Baca selengkapnya...
|