Yanen Dwimukti Wibowo

Kasus Penyalahgunaan Narkoba Khususnya pada Remaja

Selasa, 18-12-2007 11:06:52 oleh: Yanen Dwimukti Wibowo
Kanal: Remaja

Sebagai peralihan dari masa anak menuju ke masa dewasa, masa remaja merupakan masa yang penuh dengan kesulitan dan gejola, baik bagi remaja sendiri maupun bagi orang tuanya. Seringkali karena ketidaktahuan dari orang tua mengenai keadaan masa remaja tersebut ternyata mampu menimbulkan bentrokan dan kesalahpahaman antara remaja dengan orang tua yakni dalam keluarga atau remaja dengan lingkungannya.

Hal tersebut di atas tentunya tidak membantu si remaja untuk melewati masa ini dengan wajar, sehingga berakibat terjadinya berbagai macam gangguan tingkah laku seperti penyalahgunaan zat, atau kenakalan remaja atau gangguan mental lainnya. Orang tua seringkali dibuat bingung atau tidak berdaya dalam menghadapi perkembangan anak remajanya dan ini menambah parahnya gangguan yang diderita oleh anak remajanya.

Untuk menghindari hal tersebut dan mampu menentukan sikap yang wajar dalam menghadapi anak remaja, kita sekalian diharapkan memahami perkembangan remajanya beserta ciri-ciri khas yang terdapat pada masa perkembangan tersebut. Dengan ini diharapkan bahwa kita (yang telah dewasa) agar memahami atas perubahan-perubahan yang terjadi pada diri anak dan remaja pada saat ia memasuki masa remajanya. Begitu pula dengan memahami dan membina anak/remaja agar menjadi individu yang sehat dalam segi kejiwaan serta mencegah bentuk kenakalan remaja perlu memahami proses tumbuh kembangnya dari anak sampai dewasa.

  

Beberapa Ciri Khas Masa Remaja

• Perubahan peranan

Perubahan dari masa anak ke masa remaja membawa perubahan pada diri seorang individu. Kalau pada masa anak ia berperan sebagai seorang individu yang bertingkah laku dan beraksi yang cenderung selalu bergantung dan dilindungi, maka pada masa remaja ia diharapkan untuk mampu berdiri sendiri dan ia pun berkeinginan mandiri. Akan tetapi sebenarnya ia masih membutuhkan perlindungan dan tempat bergantung dari orang tuanya. Pertentangan antara keinginan untuk bersikap sebagai individu yang mampu berdiri sendiri dengan keinginan untuk tetap bergantung dan dilindungi, akan menimbulkan konflik pada diri remaja. Akibat konflik ini, dalam diri remaja timbul kegelisahan dan kecemasan yang akan mewarnai sikap dan tingkah lakunya. Ia menjadi mudah sekali tersinggung, marah, kecewa dan putus asa.

• Daya fantasi yang berlebihan

Keterbatasan kemampuan yang ada pada diri remaja menyebabkan ia tidak selalu mampu untuk memenuhi berbagai macam dorongan kebutuhan dirinya.

• Ikatan kelompok yang kuat

Ketidakmampuan remaja dalam menyalurkan segala keinginan dirinya menyebabkan timbulnya dorongan yang kuat untuk berkelompok. Dalam kelompok, segala kekuatan dirinya seolah-olah dihimpun sehingga menjadi sesuatu kekuatan yang besar. Remaja akan merasa lebih aman dan terlindungi apabila ia berada di tengah-tengah kelompoknya. Oleh karena itu ia berusaha keras untuk dapat diakui oleh kelompoknya dengan cara menyamakan dirinya dengan segala sesuatu yang ada dalam kelompoknya. Rasa setia kawan terjalin dengan erat dan kadang-kadang menjurus ke arah tindakan yang membabi buta.

 • Krisis identitas

Tujuan akhir dari suatu perkembangan remaja adalah terbentuknya identitas diri. Dengan terbentuknya identitas diri, seorang individu sudah dapat memberi jawaban terhadap pertanyaan: siapakah, apakah saya mampu dan dimanakah tempat saya berperan. Ia telah dapat memahami dirinya sendiri, kemampuan dan kelamahan dirinya serta peranan dirinya dalam lingkungannya. Sebelum identitas diri terbentuk, pada umumnya akan terjadi suatu krisis identitas. Setiap remaja harus mampu melewati krisisnya dan menemukan jatidirinya.

 

Berbagai Motivasi Dalam Penyalahgunaan Obat

• Motivasi dalam penyalahgunaan zat dan narkotika ternyata menyangkut motivasi yang berhubungan dengan keadaan individu (motivasi individual) yang mengenai aspek fisik, emosional, mental-intelektual dan interpersonal.

• Di samping adanya motivasi individu yang menimbulkan suatu tindakan penyalahgunaan zat, masih ada faktor lain yang mempunyai hubungan erat dengan kondisi penyalahgunaan zat yaitu faktor sosiokultural seperti di bawah ini; dan ini merupakan suasana hati menekan yang mendalam dalam diri remaja; antara lain:

1. Perpecahan unit keluarga misalnya perceraian, keluarga yang berpindah-pindah, orang tua yang tidak ada/jarang di rumah dan sebagainya.

2. Pengaruh media massa misalnya iklan mengenai obat-obatan dan zat.

3. Perubahan teknologi yang cepat.

4. Kaburnya nilai-nilai dan sistem agama serta mencairnya standar moral; (hal ini berarti perlu pembinaan Budi Pekerti – Akhlaq)

5. Meningkatnya waktu menganggur.

6. Ketidakseimbangan keadaan ekonomi misalnya kemiskinan, perbedaan ekonomi etno-rasial, kemewahan yang membosankan dan sebagainya.

7. Menjadi manusia untuk orang lain.

 

Adanya faktor-faktor sosial kultural seperti yang dikemukakan di atas akan mempengaruhi kehidupan manusia dan dapat menimbulkan motivasi tertentu untuk mamakai zat. Pengaruh ini akan terasa lebih jelas pada golongan usia remaja, karena ditinjau dari sudut perkembangan, remaja merupakan individu yang sangat peka terhadap berbagai pengaruh, baik dari dalam diri maupun dari luar dirinya atau lingkungan.

 

Upaya Pencegahan Masalah Penyalahgunaan Zat

 

Karakteristik psikologis yang khas pada remaja merupakan faktor yang memudahkan terjadinya tindakan penyalahgunaan zat.

Namun demikian, untuk terjadinya hal tersebut masih ada faktor lain yang memainkan peranan penting yaitu faktor lingkungan si pemakai zat. Faktor lingkungan tersebut memberikan pengaruh pada remaja dan mencetuskan timbulnya motivasi untuk menyalahgunakan zat. Dengan kata lain, timbulnya masalah penyalahgunaan zat dicetuskan oleh adanya interaksi antara pengaruh lingkungan dan kondisi psikologis remaja.

Di dalam upaya pencegahan, tindakan yang dijalankan dapat diarahkan pada dua sasaran proses. Pertama diarahkan pada upaya untuk menghindarkan remaja dari lingkungan yang tidak baik dan diarahkan ke suatu lingkungan yang lebih membantu proses perkembangan jiwa remaja. Upaya kedua adalah membantu remaja dalam mengembangkan dirinya dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan (suatu proses pendampingan kepada si remaja, selain: pengaruh lingkungan pergaulan di luar selain rumah dan sekolah).

Jadi remaja sebenarnya berada dalam 3 (tiga) pengaruh yang sama kuat, yakni sekolah (guru), lingkungan pergaulan dan rumah (orang tua dan keluarga); serta ada 2 buah proses yakni menghindar dari lingkungan luar yang jelek, dan proses dalam diri si remaja untuk mandiri dan menemukan jati dirinya.

Dalam rangka membimbing dan mengarahkan perkembangan remaja, tindakan yang harus dan dapat dilakukan, secara garis besar akan diuraikan di bawah ini:

1. Sikap dan tingkah laku

Tujuan dari suatu perkembangan remaja secara umum adalah merubah sikap dan tingkah lakunya, dari cara yang kekanak-kanakan menjadi cara yang lebih dewasa. Sikap kekanak-kanakan seperti mementingkan diri sendiri (egosentrik), selalu menggantungkan diri pada orang lain, menginginkan pemuasan segera, dan tidak mampu mengontrol perbuatannya, harus diubah menjadi mampu memperhatikan orang lain, berdiri sendiri, menyesuaikan keinginan dengan kenyataan yang ada dan mengontrol perbuatannya sehingga tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Untuk itu dibutuhkan perhatian dan bimbingan dari pihak orang tua. Orang tua harus mampu untuk memberi perhatian, memberikan kesempatan untuk remaja mencoba kemampuannya. Berikan penghargaan dan hindarkan kritik dan celaan.

 

2. Emosional

Untuk mendapatkan kebebasan emosional, remaja mencoba merenggangkan hubungan emosionalnya dengan orang tua; ia harus dilatih dan belajar untuk memilih dan menentukan keputusannya sendiri. Usaha ini biasanya disertai tingkah laku memberontak atau membangkang. Dalam hal ini diharapkan pengertian orang tua untuk tidak melakukan tindakan yang bersifat menindas, akan tetapi berusaha membimbingnya secara bertahap. Udahakan jangan menciptakan suasana lingkungan yang lain, yang kadang-kadang menjerumuskannya. Anak menjadi nakal, pemberontak dan malah mempergunakan narkotika (menyalahgunakan obat).

 

3. Mental – intelektual

Dalam perkembangannya mental – intelektual diharapkan remaja dapat menerima emosionalnya dengan memahami mengenai kelebihan dan kekurangan dirinya. Dengan begitu ia dapat membedakan antara cita-cita dan angan-angan dengan kenyataan sesungguhnya. Pada mulanya daya pikir remaja banyak dipengaruhi oleh fantasi, sejalan dengan meningkatnya kemampuan berpikir secara abstrak. Pikiran yang abstrak ini seringkali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada dan dapat menimbulkan kekecewaan dan keputusasaan. Untuk mengatasi hal ini dibutuhkan bantuan orang tua dalam menumbuhkan pemahaman diri tentang kemampuan yang dimilikinya berdasarkan kemampuan yang dimilikinya tersebut. Jangan membebani remaja dengan berbagai macam harapan dan angan-angan yang kemungkinan sulit untuk dicapai.

 

4. Sosial

Untuk mencapai tujuan perkembangan, remaja harus belajar bergaul dengan semua orang, baik teman sebaya atau tidak sebaya, maupun yang sejenis atau berlainan jenis. Adanya hambatan dalam hal ini dapat menyebabkan ia memilih satu lingkungan pergaulan saja misalnya suatu kelompok tertentu dan ini dapat menjurus ke tindakan penyalahgunaan zat. Sebagaimana kita ketahui bahwa ciri khas remaja adalah adanya ikatan yang erat dengan kelompoknya. Hal ini menimbulkan ide, bagaimana caranya agar remaja memiliki sifat dan sikap serta rasa (Citra: disiplin dan loyalitas terhadap teman, orang tua dan cita-citanya. Selain itu juga kita sebagai orang tua dan guru, harus mampu menumbuhkan suatu Budi Pekerti/Akhlaq yang luhur dan mulia; suatu keberanian untuk berbuat yang mulia dan menolong orang lain dan menjadi teladan yang baik.

 

5. Pembentukan identitas diri

Akhir daripada suatu perkembangan remaja adalah pembentukan identitas diri. Pada saat ini segala norma dan nilai sebelumnya merupakan sesuatu yang datang dari luar dirinya dan harus dipatuhi agar tidak mendapat hukuman, berubah menjadi suatu bagian dari dirinya dan merupakan pegangan atau falsafah hidup yang menjadi pengendali bagi dirinya. Untuk mendapatkan nilai dan norma tersebut diperlukan tokoh identifikasi yang menurut penilaian remaja cukup di dalam kehidupannya. Orang tua memegang peranan penting dalam preoses identifikasi ini, karena mereka dapat membantu remajanya dengan menjelaskan secara lebih mendalam mengenai peranan agama dlam kehidupan dewasa, sehingga penyadaran ini memberikan arti yang baru pada keyakinan agama yang telah diperolehnya. Untuk dapat menjadi tokoh identifikasi, tokoh tersebut harus menjadi kebanggaan bagi remaja. Tokoh yang dibanggakan itu dapat saja berupa orang tua sendiri atau tokoh lain dalam masyarakat, baik yang masih ada maupun yang hanya berasal dari sejarah atau cerita.

 

Sebagai ikhtisar dari apa yang dapat dilakukan orang tua dan guru dalam upaya pencegahan, dapat dikemukakan sebagai berikut:

 

  • ­ Memahami sikap dan tingkah laku remaja dan menghadapinya dengan penuh kasih sayang dan kesabaran.

 

  • ­ Memberikan perhatian yang cukup baik dalam segi material, emosional, intelektual, dan sosial.

 

  • ­ Memberikan kebebasan dan keteraturan serta secara bersamaan pengarahan terhadap sikap, perasaan dan pendapat remaja.

 

  • Menciptakan suasana rumah tangga/keluarga yang harmonis, intim, dan penuh kehangatan bagi remaja.

 

  • ­ Memberikan penghargaan yang layak terhadap pendapat dan prestasi yang baik.

 

  • ­ Memberikan teladan yang baik kepada remaja tentang apa yang baik bagi remaja.

 

  • ­ Tidak mengharapkan remaja melakukan sesuatu yang ia tidak mampu atau orang tua tidak melaksanakannya (panutan dan keteladanan).

Apa yang dikemukakan di atas hanyalah merupakan petikan secara umum dan dalam penerapannya harus disesuaikan dengan kondisi yang ada pada diri remaja maupun orang tua dan guru. Dengan begitu maka setiap orang tua dan guru harus mampu untuk menafsirkan apa yang dimaksud dan menerapkannya sesuai dengan apa yang diharapkan.Yang paling penting adalah pengenalan diri sendiri dari pihak orang tua sebelum mereka mengharapkan remajanya mengenal dirinya. Dengan kata lain, apa yang diharapkan dari remaja harus dapat dilaksanakan terlebih dahulu oleh orang tua dan guru.

 

Yanen Dwimukti Wibowo

XII IPA 1

Artikel Untuk Remedial



Sumber: www.google.com
Bookmark and Share

Tag/Label remaja, narkoba
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim warta ini
* Email penerima:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
30 komentar pada warta ini
Jumat, 21-12-2007 15:33:25 oleh: Deirdre Tenawin

mnurut saya perhatian orang tua itu memang sangat penting peranannya bagi pembentukkan karakter seorang remaja. karena di masa remaja ini adalah masa dimana kita sedang mencari jati diri. mencari mana yang benar dan mana yang salah. apalagi di dunia yang semakin mengglobal ini, dimana dunia membuat kita begitu sulit membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Bimbingan orang tua dan guru sangat penting sekali untuk mengarahkan ke arah yang positif. dan memberi tahu mana yang sesunguhnya benar dan salah. tanpa bimbingan yang baik, takutnya remaja akan menuju pergaulan yang salah dan akhirnya beresiko bergaul dengan narkoba.



Selasa, 08-01-2008 09:33:48 oleh: silvia ariani

cuma ada satu cara,berikan perhatian lebih pada mereka dan jangan dikucilkan



Jumat, 02-05-2008 09:13:33 oleh: GRACE DANYA EVAYANTI

menurut saya perlunya perhatian orang tua sangat mendukung dalam mengatasi pengaruh narkoba dalam pergaulan anak-anak remaja.... anak ramaja dalam pergaulannya mereka bermain masih harus diperhatikan dalam segi negatif maupun positif tetapi dalam memperhatikannya tidak selalu harus dengan ketat pelu diberi kebebasan.



Rabu, 04-06-2008 19:10:31 oleh: fotki.com/kikoo

keluarga dan masyarakat hrs bersatu dlm menghadapi mslh narkoba, jgn sampai narkoba msk ke rmh kita dan msk ke tubuh kita/klrg kita



Jumat, 27-02-2009 12:26:13 oleh: yollen

menurut saya sih seharusnya jangan sampai menyentuh narkoba sama sekali, karena kalau sudah menyentuh 1x maka akan susah untuk dihentikan!



Sabtu, 28-03-2009 11:31:53 oleh: angel

seharusnya remaja lebih mengerti tentang dunia luar..



Selasa, 04-08-2009 16:54:29 oleh: NOKAZA

menurut Q peran keluarga dan dukungan keluarga itu penting,namun tak lepas dari itu kesadaran remaja tetang penggunaan hal2 tsb yang tak baik untk dirinya juga gak kalah penting



Kamis, 10-09-2009 12:29:06 oleh: Destarita Rahmawati

thanks atas websitenya, cz biza dpt nilai bgus dr sni,,

,,, ni website perlu bgt d'bc m remaja masa kini,,,




Rabu, 14-10-2009 14:52:46 oleh: jumawita

remaja skarang dituntut untuk lebih bisa menjaga diri..



Selasa, 10-11-2009 18:28:38 oleh: feby ratna sari

aduuh jangan sampai deh kejadian kya gitu makin bertambah,mau jd apa penerus bangsa ini kalau bukan kita para kaum muda ..
para remaja seharusnya memikirkan kedepan bukan untuk kenikmatan sesaat . ok




Senin, 16-11-2009 17:52:52 oleh: Tintin sumarni

Kenapa di indonesia gampang sekali terjerumus penyalahgunaan narkoba.
apa bisa di atasi dengan hal yang positif




Jumat, 20-11-2009 17:54:32 oleh: Amanata siti sapnarani

bisa nggak sih orang indonesia nggak pake narkoba



Rabu, 25-11-2009 19:12:59 oleh: FATMA FARADIBA SIREGAR


Kenapa dalam website ini tdk ditambah dengan penyalahgunaan minuman berarkohol




Jumat, 27-11-2009 14:38:50 oleh: yoan fucshy wardani

menurut saya,penyalah gunaan narkotika yang sering dilakukan oleh anak remaja disebabkan karena kurangnya kasih sayang dan perhatian dari orang tua



Jumat, 04-12-2009 14:46:57 oleh: andi wahyudi

sekarang banyak orang yang mengkonsumsi narkoba.saya ikut prihatin terhadap anak anak yang terjelumus kejurang narkoba.saya ingin supaya disekolah2 ada penggeledahan agar narkoba tidak ada disekolah2 dantidak mencemarkan nama baik sekolah
salam(victory band)




Selasa, 22-12-2009 13:53:55 oleh: andi firman

duni remaja adalah dunia dimana setiap anak akan mencari jati diri, terkadang dalam pencarian tersebut ia ingin mencoba apa yang dilarang, maka perlunya peran banyak pihak (orang tua, sekolah, dan lingkungan) untuk membimbingnya sehingga tidak terjerumus dalam dunia barkoba. Dengan adanya tulisan seperti ini sangat baik sekali untuk memberikan pemahaman kepada kaula muda tentang bahaya akan narkoba, serta mencoba mengenali dunia mereka



Minggu, 27-12-2009 09:54:10 oleh: dhimas

dunia remaja kini sdh tercemari oleh budaya2 luar...
hmm...sprti cara berpakaian, bergaul, berbicara,
entah sampai kapan berhenti,,yah klo skedar nogkrong sekali kali sih gpp...tpi remaja saat ini..tiap hari nongkrong..menghabiskan waktu..saja..pdahal msh bnyk..hal yg berguna unuk di kerjakan...hufff...




Kamis, 18-02-2010 11:07:05 oleh: hendry

makanya.... remaja itu kita jadikan teman hai orang dewasa... , karena memang masanya mereka butuh teman buat melewati masanya sehingga tidak salah melangkah, dan kayaknya yang tepat buat teman mereka untuk itu yang orang dewasa.... tapi pertanyaannya... kemana orang dewasa itu...????



Jumat, 19-03-2010 10:03:47 oleh: lulu

harus jaga diri aja lah........



Jumat, 26-03-2010 20:54:12 oleh: elymustofiyah


menurut ku peranan orang tua sebagai pembimbing seorang anak itu adalah hal yang paling penting bagi seorang anak agar anak tidak terjerumus kedalam hal-hal yang negatif.........dan ank pun harus menghindari segala sesuatu yang negativ....dan remaja pun jangn mudah terbawa oleh sahabat-sahabat atau hal-hal negatif lainnya seperti:penggunaan narkoba,bergaul dengan orang yang menyukai dunia malam,dll,.





Jumat, 14-05-2010 20:53:40 oleh: eti nurjannah

PARA ORANG TUA HARUS MEMPERHATIKAN ANAK-ANAKNYA AGAR TERHINDAR DARI PENYALAHGUNAAN NARKOBA!!!!



Selasa, 15-06-2010 15:16:32 oleh: chitra safitri amin

thanks buat infonya....
berguna sekali untuk pembuatan makalah saya....




Senin, 12-07-2010 20:17:58 oleh: agnezIA chyntia

mNurut saYA....

REmajA beRpikiR bahWA memaKAi narKoba adaLAh tREn masa kiNi...
MReka brEAangapaN bahwa klW gk makE narKoba mREka dianGGp kampugaN...
pDAhal diBeritaKAn bahwa narKoBA adaLAh salah satu
politiK luaR neGeri..
Untuk mEnguasaI iNdonEsia
maka mreKA ingin mErusak piKiran reMAja dGn narKoba
yg mnJDi peneRus bgSA indonesia




Senin, 11-10-2010 21:12:35 oleh: sukari

menurut saya..........
orang pecandu narkoba hanya cuman pengen di puji orang bahwa dirinya hebat, tapi kenyataanx malah mati sia - sia. dan mereka juga tidak berfiki dua kali apa yang terjadi selanjutnya sungguh kasihan....................




Sabtu, 08-01-2011 18:59:42 oleh: dewi sartika manurung

menurut pendapat saya mslh kasus tersebut..

tidak mudah bagi kaum muda untuk tidak menggunakan narkoba....di saat kaum muda sedang bentrok dengan orang tua,atau permasalahan percintaan atau sekedar ikut-ikutan dengan teman2 agar diri nya dikatakan lebih gaul....

zaman sekarang kaum muda sangat mudah untuk dipengaruhi dari hal-hal yang buruk...mereka tidak sadar bahwa mereka sudah masuk ke dalam jurang.tpi kenapa selalu disalahkan ortu,terkadang kaum muda sekarang sangat sulit untuk mengatur pola pikirannya..




Jumat, 15-04-2011 09:39:45 oleh: AGUS SUPARNO

ORANG TUA HARUS SELALU MEMPERHATIKAN PERGAULAN ANAK ANAKNYA, KALAU UDAH TERLANJUR PAKE NARKOBA SUSAH DEH CARA NGATASINYA, PERCAYA DEH BIAR SELAMAT, TAPI JANGAN LUPA PULA DIBERIKAN PENDIDIKAN AGAMA UNTUK MENGISI MENTAL DAN KEPRIBADIANNYA.



Kamis, 05-01-2012 07:49:31 oleh: Defi Ismawati

.,menurut saya narkoba itu tidak perlu dipakai karna skali memekai akan kecanduan
.,dan kalo kita lg terkena masalah mending kita cari tempat yg enak dan tenang untuk menghilangkan amarah..
.,tidak perlu lari di narkoba

sekian dan thanx'z




Kamis, 02-02-2012 14:32:56 oleh: agus setyo

kamis,02-02-2012.14.25 oleh,agus setyoo
mnenurt saya narkoba bknlh jaln terbaik untuk mnselesekn mslh dalm hdup ni
narkoba hrus kita brntas dan hrus kta hpuskn...
by bnnk pekan baru




Kamis, 06-12-2012 00:16:07 oleh: DR MANDANG MICHAEL

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.



Sabtu, 09-11-2013 19:09:34 oleh: Dicky Chandra

Kenapa narkoba Masih ajja Di Buat Kalau Terus Di Salah Gunakan Oleh Kalangan Remaja seharusnya narkoba di Musnahkan dong ,, agar para remaja tidak menyalah gunakan narkoba/narkotika



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

BERGUNA REMAJA (bulan ini)

DILIHAT REMAJA (minggu ini)

TERBARU REMAJA

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY