Hei Guys, u wanna know more about biology?
Oke, pertama denger artikel berikut ini ya...
Sentriol
I.PENGERTIAN
Sentriol adalah sebuah organel berbentuk tabung yang biasa ditemukan Hewan Bersel Eukariot, meskipun tidak ditemukan di tumbuhan tingkat tinggi dan Jamur. Dinding sel di tiap sentriol biasanya terdiri dari Sembilan 3 pasang Mikrotubulas(Protein Sitoskeleton). Beberapa hewan mempunyai, beberapa perbedaan dari Sentriol yang biasanya, contohnya Lalat Buah(Drosophila melanogaster), dan Caenorhabditis eleganssel sperma dan Embrio baru, dengan 9 Satu pasang. Sentriol yang berpasangan, diatur secara tegak lurus dan diselimutioleh gumpalan besar tidak terbentuk yang terbuat dari material-material padat(Biasanya diketahui sebagai Material Pericentriolar) mendasari struktur persenyawaan yang biasa diketahui sebagai sentrosom.
II.ASAL MULA SENTRIOL
Keberadaan sentriol dan sentrosom, ditemukan oleh Theodor Boveri pada 1888, dan Boveri juga mengemukakan teori awal bahwa kanker disebabkan oleh kesalahan selama sel pembelahan. Walaupun teorinya ditolak pada saat itu, Boveri ternyata terbukti benar. Disamping memainkan tugas penting di sel pembelahan, sentriol juga menolong untuk menyediakan bantuan struktural untuk sel intinya. Juga akan muncul bahwa centriole mempunyai kode genetik uniknya sendiri yang jelas dari kitab undang-undang sel; ilmuwan percaya bahwa kode ini memungkinkan sentrosom untuk membagi dan melakukan fungsi berbagainya di sel.
III.KEGUNAAN SENTRIOL
Sentriol di antara banyak organel-organel yang menolong sel eukariotik untuk berjalan dengan lancar. Sel Eukariotik adalah sel kompleks dengan sejumlah organ sel miniatur yang semua melayani fungsi berbeda. Sel Eukariotik juga mempunyai inti sel dan struktur fisik yang kompleks yang menyisihkannya dari sel prokatiotik seperti yang dipunyai bakteri. Manusia, di antara binatang lain, dibuat dari sel eukariotik, dan sel ini pada waktu-waktu tertentu membagi untuk memperbarui sendiri agar inti sel mereka yang lebih besar bisa tumbuh dan tetap sehat.
Binatang yang mempunyai sentriol, masing-masing sel mempunyai pasang centrioles. Bentuk yang ini organel-organel sebetulnya cukup mempesona dan indah; mereka terdiri atas sembilan tiga pasang microtubulas mengatur dalam bentuk kincir angin sekitar satu silinder pusat.
Ketika sel membagi, sentrosom mereplikasi driinya sendiri, membentuk dua sentrosom yang pindah ke ujung berlawanan sel. Masing-masing sentrosom lalu mengeluarkan gelondong yang seharusnya memisahkan DNA sel, membedakan sel ke dalam dua tiruannya sendiri yang kemudian bisa pecah menjadi sel segar. Kesalahan selama proses ini bisa membuat sel yang diubah, yang dengan tak membahayakan mungkin mati satu demi satu atau menjadi lebih ganas, tergantung pada mutasi.
IV. BAGIAN-BAGIAN SENTRIOL
Sel pada periode G0 dan G1 biasanya berisi dua sentriol sempurna. Yang lebih tua di antara dua centrioles di pasang disebut ibu centriole, sedangkan yang lebih muda disebut anak centriole. Selama siklus pembelahan sel, sentriol baru tumbuh dari bagian samping masing-masing "ibu" yang sudah ada sentriol. Sesudah sentriol berduplikasi, kedua pasang sentriol tinggal berangkaian dalam rangkaian orthogonal sampai mitosis, waktu ibu dan anak sentriol tergantung dari enzim separasi mereka. Kedua sentriol di sentrosom puberhubungan dengan satu sama lain tak diketahui oleh protein. Ibu centriole memancarkan perpanjangan di distal akhir poros panjangnya dan diberikan kepada anak centriole di akhir proksimal yang lain. Masing-masing sel anak terbentuk sesudah sel pembelahan akan mewarisi salah satu pasang ini (satu lebih tua dan satu lebih baru)
MIKROTUBULUS
I.PENGERTIAN
Microtubulus adalah salah satu bagian sitoskeleton. Mereka tersusun dari berbagai mikrotubulin. Mereka mempunyai garis tengah sepanjang 25 Nm dan panjang berubah-ubah dari 200 nanometers ke 25 mikrometer. Microtubulus berfungsi sebagai bagian struktural dalam sel dan dilibatkan di banyak proses seluler termasuk mitosis, sitokinesis, dan angkutan vesikular. [1]
II. STRUKTUR
Microtubulus adalah polimer dari dimers tubulin α dan β. Tubulin dimers berpolimerisasi dari akhir ke akhir di protofilaments. Fungsi daripada tubulin adalah menarik kromatid menuju kutub pembelahan. Protofilaments lalu mengumpul di kawat pijar silindris yang berongga. Biasanya, protofilaments mengatur sendiri dalam bentuk helix tidak sempurna dengan satu helix berisi 13 tubulin dimers masing-masing dari berbeda protofilament. Tampilan di atas menghiasi sebagian kecil microtubulus, sedikit αβ dimer di panjang. Ciri-ciri penting lain microtubulus struktur adalah polaritas. Tubulin berpolimerisasi dan selalu berakhir dengan sub-kesatuan α suatu tubulin dimer menghubungi sub-kesatuan β yang berikutnya. Oleh karena itu, di protofilament, pada satu bagian akhir akan mempunyai sub-kesatuan α terbuka sedangkan bagian akhir yang lain akan mempunyai sub-kesatuan β terbuka. Ujungnya ini ditunjuk (−) dan (+) masing-masing. Protofilaments berkas sejajar kepada satu sama lain, oleh sebab itu di microtubulus, ada satu bagian akhir, berakhir dengan (+), dengan yang lain sub-kesatuan-β terbuka sedangkan akhir yang lain, ujung yang berakhir (-) hanya mempunyai sub-kesatuan-α terbuka
sumber : wikipedia