Satrio Arismunandar

Ironi di Masjid Kubah Emas, Depok

Kamis, 18-01-2007 08:46:54 oleh: Satrio Arismunandar
Kanal: Layanan Publik

Kegundahan seorang Ayah. Cerita di bawah ini dituturkan dan dialami oleh: Hilmy Wahdi, Psikolog Alumnus UI. Ceritanya sebagai berikut:

Hari Minggu tgl 14 Januari 2007, kami sekeluarga (istri dan kedua anak saya masing-masing berumur 9 dan 5 tahun) bermaksud pergi ke untuk sholat  ashar di Masjid Kubah Emas (kalau tidak salah namanya Masjid Dian Al Mahri). Istri dan kedua anak saya begitu bersemangat untuk sholat di masjid yang terletak daerah Meruyung, Depok tersebut.

Selain sholat saya juga ingin memberikan alternatif wisata rohani yang positif pada anak saya. Namun saat kami hendak masuk ke pintu gerbang masjid, satpam penjaga melarang anak saya masuk dengan alasan masih di bawah 10 tahun (begitupula nasib sama dialami pengunjung lainnya).  

Saya melihat pengumuman yang memang menuliskan melarang anak usia dibawah 10 tahun masuk ke areal masjid dengan alasan untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kekhusuan ibadah. Saya langsung terhentak kaget, kecewa karena seumur hidup saya baru kali ini saya menemui sebuah masjid yang membuat larangan anak kecil masuk, bahkan ke halamannya saja tidak boleh.  

Yang semakin menusuk hati saya adalah kekecewaan yang begitu terlihat dari ekspresi anak saya terutama anak laki-laki saya yang berusia 5 tahun, dia heran dan bertanya: "Kenapa Yah, aku tidak boleh masuk? Emangnya yang punya mesjid tidak suka anak kecil, Yah?"

Saat itu saya tidak bisa menjawab apapun, jawaban seperti apa yang harus saya berikan pada anak saya? Selama ini saya berusaha untuk selalu membiasakan anak saya sholat di masjid sebelah rumah. Namun saat ia begitu antusias untuk melihat Masjid yang begitu tersohor dan indah justru ia tidak bisa masuk.

Akhirnya kami sholat Ashar di mushola dekat pintu gerbang Masjid Kubah Emas Mushola yang maaf- tempat wudhunya tidak terawat dan kotor namun welcome kepada kami termasuk anak-anak saya.

Setelah sholat saya berpikir mengapa pemilik Masjid itu menerapkan sebuah aturan yang bahkan melebihi aturan di Masjidilharam? Dimana ada orang yang thawaf terlihat membawa bayi dan tidak dilarang oleh Asykar (polisi kerajaan).

Saya tidak pernah mendengar atau membaca sebuah ayat atau hadits yang melarang anak dibawah 10 tahun tidak diperbolehkan pergi ke masjid. Yang saya tahu memang Rasulullah melarang anak kecil sholat di shaff terdepan bukan melarang datang sholat ke masjid. Saya khawatir aturan di Masjid Kubah Emas ini melewati apa yang digariskan Rasulullah.

Secara psikologis , pelarangan ini tentu menjadi kontraproduktif dengan proses pengenalan dan pembiasaan dini agar anak dekat dengan masjid dan mau ke masjid. Bayangkan jika semua masjid melarang anak dibawah usia 10 tahun sholat di masjid, maka masjid akan kehilangan jamaahnya sebab generasi mudanya tidak pernah dibiasakan pergi ke masjid.

Generasi muda Islam akan semakin jauh dari tempat sujud ke Tuhannya dan mungkin mereka akan phobia dengan masjid.

Jika memang pemilik Masjid Kubah Emas ingin membatasi segmen pengunjung maka seharusnya jangan disebut masjid, sebut saja ini adalah tempat sholat pribadi kami yang berada di areal pribadi, setiap yang ingin sholat harus ikut peraturan keluarga kami. Sebab jika disebut masjid maka sudah memasuki dimensi publik dimana semua muslim berhak sholat di masjid manapun termasuk dengan anak-anaknya. Tentu setiap orang tua harus menjaga anaknya agar tertib.

Terakhir saya berharap pemilik masjid Kubah Emas (juga ke masjid manapun) mau meninjau kebijakannya. Anak adalah harapan masa depan Islam, mereka harus didik dekat dan cinta masjid sejak dini, kalau tidak mereka akan lebih dekat pada tempat lain yang belum tentu membawa kebajikan bagi mereka.. Saya berharap pula, masjid yang begitu megah, mewah dan konon menelan biaya ratusan milyar rupiah lebih ramai dengan kegiatan lainnya selain tempat sholat, seperti pengajian dan pengkajian dan seminar Islam, mentoring/pengajian bagi anak-anak yang pasti akan tertarik karena halamannya luas dan indah.

Betapa mubazirnya masjid ini jika hanya dipakai hanya untuk sholat dan itu pun dibatasi. Kita bisa berkaca pada Masjid Nabawi pada awalnya dijaman Rasulullah masih hidup, dibangun secara sederhana, dengan atap dari pelepah kurma, dinding dari lumpur yang dikeraskan.

Namun mesjid Rasulullah begitu kaya dengan aktivitas, menjadi tempat Rasulullah membina ummatnya, bermusyawarah tentang masalah ummat Islam, mengatur strategi, menimba ilmu dan disitulah peradaban Islam mulai dibangun.

Saya pribadi masih punya PR untuk menjelaskan kepada anak laki-laki saya agar ia tidak salah belajar, jangan sampai ia punya persepsi bahwa Masjid bukan tempat anak-anak untuk dekat sama Tuhannya, naudzubillah minzalik.

Hilmy Wahdi.
Psikolog Alumnus UI
Mahasiswa Program Doktor UNJ
Dosen tidak tetap di FE UI ekstension
Ayah dari dua anak yang sedang belajar untuk dekat dengan Tuhannya.

Bookmark and Share

Tag/Label Tidak ada tag/label untuk artikel ini.
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
12 komentar pada warta ini
Kamis, 18-01-2007 08:58:20 oleh: riswanti

Ya sudah. Buat apa masjid itu didirikan? Buat pajangan? Islam tidak suka kemewahan! Siapa pendiri mesjid itu? Bukan Muslim ya?



Kamis, 18-01-2007 09:23:36 oleh: wulan noviyanti

naudzubillah minzalik...saya setuju dengan mba riswanti,bahwa islam tidak suka dengan kemewahan,mungkin juga pendirinya itu hanya untuk mencari nama saja agar bisa dipandang orang....sepengetahuan saya yang mendirikan nya seorang wanita yang kaya raya....saya pernah melihat beritanya di koran
ya saya harap setelah membaca warta ini, pendiri masjid itu dapat membuka matanya dengan lebar-lebar..amien.




Kamis, 18-01-2007 10:54:42 oleh: illian deta arta sari/ illin

Pemilik masjid itu memang aneh.. masak anak-anak dilarang masuk, padahal kan itu bisa mendekatkan anak pada tuhannya. Dari dulu saya memang ada ganjalan soal masjid itu. Dari foto-foto masjid yang saya liat di koran atau majalah, masjid itu memang bagus. Di media diceritakan pula pemiliknya seprang perempuan yang sangat kaya. Saking kayanya, hampir seluruh ornamen masjid di impor sehingga bisa menyerupai masjidil haram. Trus semua biaya perawatan plus penjagaan yang super ketat itu ditanggung oleh pemilik. Bahkan, sumbangan di kotak yang biasa ada di masjid-masjid ditiadakan karena semua sudah di cover pemilik.

Saya kok nglihat si pemilik ada kecenderungan lebih mencintai bangunan masjid yang begitu megah, dibanding esensi peribadatan. akhirnya, dia menjadi over protected/ terlalu curiga berlebihan pada orang sehingga menaruh penjagaan ketat. itu yang pertama. Trus yang kedua, alasan melarang anak masuk lingkungan masjid agar tidak mengotori atau menjaga ketertiban jelas tidak menunjukkan kecintaan pada anak. Ini jelas berbeda dengan Nabi Muhammad SAW yang menerintahkan umatnya untuk mengenalkan agama islam pada anak sejak dini. Ketiga, apa si pemilik itu merem liat lingkungan sekitar. Dari tulisan diatas diceritakan rekan Hilmy solat di mushola tak jauh dari masjid itu yang kondisinya tidak cukup terawat. Ini kan njomplang sekali. Ibaratanya, dia bisa makan kenyang, sementara tetangga sebelah rumah kelaparan. Aneh. Semoga yang punya masjid sadar, memiliki masjid indah bukan segala-galanya.




Kamis, 18-01-2007 15:44:08 oleh: Aris Ahmad Risadi

Sekali masjid dibangun, maka pemiliknya adalah Allah. Pengaturan anak kecil di masjid saya kira perlu dilakukan. Di RW saya ada pengumuman anak di bawah 7 tahun dilarang ke masjid kalau ribut. kalau tidak ribut tidak apa-apa.



Kamis, 18-01-2007 16:19:39 oleh: kurniawan

kebetulan saya pernah sholat di masjid itu, tepatnya sholat jumat yg pertama kali diselenggarakan di masjid dian al mahri tgl 5 januari lalu. saya membawa istri dan dua anak saya laki, 4th, dan perempuan, 10 bln. memang, aturan di masjid itu lumayan ketat. cuma saya yg boleh masuk masjid, sedang istri dan kedua anak saya diminta untuk menunggu di aula (bangunan besar di seberang masjid). terus terang, saya dan istri agak heran dengan aturan itu. tetapi saya tidak sampai mengecamnya. cuma kalau mendengar pengalaman yg ditulis sdr hilmy wahdi dimana pihak masjid melarang anak-anak untuk sekedar mengagumi keindahan tempat ibadahnya, saya kira itu amat berlebihan dan kontraproduktif. saya kira, tidak ada salahnya anak-anak diperbolehkan masuk ke halaman masjid bahkan kedalam masjid (dengan didampingi orangtua mereka). saya juga ingat, anak lelaki saya hampir saja menangis ketika seorang petugas melarangnya berjalan diatas rumput. saran saya, kita jangan cepat mengutuk pihak yayasan soal larangan itu. akan lebih baik kalau kita sampaikan kritik dan saran membangun demi kepentingan bersama.



Kamis, 18-01-2007 20:21:00 oleh: Guntur Satrio W

GILA TUH OWNER...MERASA DIRINYA ADALAH NABI APA???...YA SUDAHLAH, ITULAH MANUSIA...SELAGI DIATAS OGAH LIHAT KE BAWAH..DAN KALO MEMANG GAK MAU TERUSIK MESJIDNYA..KASIH TULISAN...SELAIN KOLEGA PEMILIK MESJID DILARANG MASUK !!!..NAH, KAN LEBIH JELAS...NANTI KOLEGA KAMU AJA YANG AKAN MENDOAKAN KAMU...KALAO KOLEGANYA BAIK , YA DOANYA CEPAT DIKABULKAN, KALO KOLEGANYA KURANG BAIK..DOANYA JADI " FLY WITH ADAM AIR " DEH...



Sabtu, 20-01-2007 10:50:47 oleh: titut

wah parbet parah betul. bikin malu nama islam aja!!
kacau bener.....yah palingan kena azab ilahi "mati ketiban mesjid" hehehhe *apa sih?*




Jumat, 10-08-2007 19:25:44 oleh: Slamet Riyadi


Sangat keterlaluan pemilik yang pemilik masjid tersebut. Kalau peraturan itu terus di berlakukan di khawatirkan anak-anak akan memiliki asumsi bahwa masjid itu hanya untuk orang dewasa sehingga mereka jauh dari masjid. Peraturan itu harus segera di cabut. Alasan kalau anak kecil di perbolehkan masuk masjidnya akan kotor itu tidak bisa di benarkan. Bagi pengurus masjid, bukankah pahala membersihkan masjid itu sangat besar. Atau jangan-jangan ada niat lain di balik berdirinya masjid tersebut oleh si pemilik dengan membentuk opini yang tidak baik bagi generasi muda. Sehingga ummat Islam menjadi kurang memahami Islam itu sendiri. Mudah-mudahan si pemilik sadar kalau dia itu salah.




Kamis, 18-10-2007 15:54:50 oleh: EKA ATMAJA

Asslamualaikum Wr.Wb

Kok jadi aneh saya sama anda2 yg menghujat hujat apakah anda merasa islam yg baik dengan menhujat sedemikian rupa,kenapa masjid tidak boleh mewah apa ada larangan??/? saya rasa wajar saja seseorang membuat masjid begitu mewah karena dia memang mampu membuatnya dan munkin dia sangat cinta akan rumah Allah jadi dia membuat masjid yg begitu indah.jika memang ada larangan yang tidak bagus di Masjid itu yah marilah kita beri saran kepada pembuat peraturan masjid tersebut dengan cara yg baik dan bijak seperti yang di lakukan rasullulah SAW,bukan menghujat dan berperasangka buruk jadilah manusia yg selalu berpikiran baik bukan mengkeruhkan masalah sehingga orang2 muslim dapat selalu bersatu. maaf jika ada perkataan saya yg tidak berkenan dan seraya menggurui.

wasalam,

Eka A




Minggu, 28-10-2007 18:20:33 oleh: rendara andra

manusia begitulah manusia yang hanya bisa melihat sisi kepentingan masing-masing, jangan menghujat apalagi menghakimi. tapi lucu juga yaa kalau anak kecil harus dijauhi dari tempat yang baik, saya khawatir anak kecil muslim kita lebih tersentuh dengan faham yang lain dan tertanam di hatinya ( jangan sampai lah ini terjadi ) kalau aturan itu ada mari kunjungi masjid itu setelah anak-anak kita berumur 10 tahun lebih, masih banyak masjid lain untuk kita membiasakan anak muslim kita beribadah, maaf yaaaa bukan pesimis thdp Dian Al Mahri



Sabtu, 10-11-2007 15:39:11 oleh: alhabsyi d-guh

di negeri yang mayoritas syi'ah banyak sekali masjid yang berkubah emas. mereka mengharamkan emas dipakai laki-laki dan perempuan juga disarankan untuk tidak berlebihan dalam berhias dengannya. makanya mendingan ditempelin ke masjid saja.

kalau yang punya duit coba deh tamasya ke negeri2 itu: iran, lebanon, irak, juga suriah. lihat langsung betapa hidupnya masjid di negeri tersebut. saya ada banyak teman yang di iran kalau pada perlu guide. :-)

biarin ae wes, ibu dian dengan segala kemauannya. allah juga yang akan menilai hati dan iman seseorang dengan adil. barangsiapa menyedekahkan harta sebanyak bumi dan langit, puasa sepanjang tahun, shalat sepanjang malam maka itu semua hanya akan seperti debu yang beterbangan jika tanpa kalimat thayibah. jika tanpa sajaratun thayibah. jika tanpa membawa kecintaan kepada muhammad wa 'ahlibaiti ahmad... !




Minggu, 16-12-2007 10:42:20 oleh: Dra.wiwik wahyuningsih

baguslah.............................. bangunannya....!!!!!!!!!!!

tapi kamar mandinya tidak memadai kapasitas orang.jadi,tolong diperhatikan lagi biar lebih sempurna...................




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY