bajoe

Yang Tersisa dari Megabazaar

Selasa, 18-03-2008 17:37:54 oleh: bajoe
Kanal: Opini

Kegiatan MegaBazaarComputer 2008 telah usai. Sekian ribu (158.000-an) pengunjung di 6 kota (Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, Makassar) telah menyaksikan salah satu perhelatan akbar dunia teknologi informasi di Indonesia ini. Lalu apa yang tersisa dari perhelatan ini?

Banyaknya orang yang berbelanja di pameran ini, bisa menjadi indikator semakin melek teknologi masyarakat Indonesia. Antusiasme masyarakat Indonesia pada produk-produk teknologi informasi boleh dibilang lumayan. Ini tercermin dari total transaksi (Megabazaar, Focus dan Jave 2008) adalah Rp 127.635.000.000, 00.

Namun dibalik suksesnya penjualan di perhelatan akbar ini, selama kegiatan terlihat banyak sampah kertas yang berserakan di arena pameran. Sampah-sampah kertas ini adalah leaflet, brosur promosi dari masing-masing stan atau peserta pameran. Katakanlah dengan perkiraan minimal satu pengunjung hanya mengambil 35 leaflet (satu halaman ukuran kuarto) dari 111 perusahaan yang menjadi peserta kegiatan ini, maka kira-kira ada 5,53 juta lembar leafletatau 11.060 rim kertas. Tentu hitungan ini pada faktanya akan lebih banyak, karena banyak perusahaan yang membuat lebih dari satu jenis leaflet  maupun brosur yang lebih dari 1 lembar.

Dan sebagian besar kertas-kertas itu dibuang setelah selesai mengunjungi arena pameran. Memang ada beberapa orang yang membawa pulang kertas-kertas leaflet itu, tapi beberapa hari kemudian akan dibuang juga ke bak sampah rumah.

Sayang sebenarnya, karena kertas-kertas itu hanya berumur pendek, kira-kira 1-5 hari lalu jadi sampah. Belum lagi kalau menghitung berapa pohon yang mesti ditebang untuk membuat sekian juta lembar kertas promosi itu.

Tentu kalau dari sudut promosi, pembuatan leaflet/brosur ini penting. Karena ini memuat informasi bagi pengunjung sehingga mendorong orang untuk belanja. Apalagi seperti perilaku seorang temanku yang suka ngumpulin leaflet-leaflet itu lalu dibawa pulang ke rumah. Lalu membaca satu per satu, baru hari berikutnya kembali ke arena pameran untuk membeli produk yang diinginkannya. Tahun ini dia berencana membeli laptop, pergi ke Megabazaar, ambil semua brosur, dibawa pulang, dan akhirnya tidak jadi membeli. Makin sia-sia deh leaflet-leaflet itu...

Sebagai ajang pameran produk-produk teknologi informasi, ada baiknya bila pihak penyelenggara Megabazaar (Apkomindo) memulai tradisi mengurangi penggunaan kertas untuk promosi. Salah satu cara mengurangi penggunaan kertas adalah digitalisasi.

Ini sekedar usulan yang menurutku sangat memungkinkan dimulai oleh Apkomindo (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) atau Dyandra sebagai EO ajang ini :

  1. ada papan elektronik/layar LCD atau diperbanyak unit-unit komputer yang tersambung internet di arena pameran yang menginformasikan berbagai macam produk peserta pameran.
  2. lalu semua data informasi produk maupun harga dari masing-masing peserta, dimasukkan dalam data base, yang semua pengunjung bisa mengakses lewat internet/situs panitia atau malah mengcopy via flash disk/usb atau bahkan via bluetooth di ponsel.
  3. Di setiap stand peserta dilengkapi dengan papan pengumuman, sehingga kertas promosi (leaflet/brosur) cukup ditempel di papan tersebut. Pengunjung tidak perlu diberi satu-satu leaflet/brosur, tapi cukup membaca di papan pengumuman setiap stand. Kalau mau membawa pulang datanya, ya lewat cara kedua.

Tentu ketiga cara di atas akan efektif bila penyelenggara yang membuat aturan. Misalnya semua peserta pameran dilarang membagikan leaflet/brosur. Atau bila dianggap radikal, maka bisa dibuat aturan yang moderat, yaitu leaflet/brosur yang akan dibagikan cukup diletakan di meja pintu keluar. Dengan cara ini akan menekan penggunaan kertas, karena sebagian pengunjung mungkin akan mengambil data digital lewat flash disk, bluetooth, dll.

Memang agak ribet atau perlu pembiasaan yang tidak mudah. Tapi untuk Apkomindo rasanya perlu mempelopori digitalisasi untuk mengurangi pemakaian kertas (paperless), apalagi ini orang-orang yang bergerak di bidang teknologi informasi. Masak cuma berdagang saja, sesekali melakukan edukasi pasar kadang-kadang juga menaikan citra dagang lho!

 

(sumber data : www.megabazaarcomputer.com)

 

Bookmark and Share

Tag/Label megabazaar, komputer, kertas, digital
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
5 komentar pada warta ini
Rabu, 19-03-2008 09:04:43 oleh: rd

setuju .... save the earth, kurangi resiko global warming. Kertas dibuat dari kayu, suatu saat bahan bakunya akan habis. Diluar kertas lebih mahal, makanya banyak yang beralih ke e-book.



Rabu, 19-03-2008 09:47:42 oleh: Eryawan Nurcahya

Mas Bayu ...
Yang perlu diperhatikan adalah berapa tenaga kerja yang dapat terserap di industri cetak-mencetak ini dan juga berapa mulut yang hidupnya tergantung di industri ini.

Ada baiknya mempergunakan kertas daur ulang (harian Pos Kota sudah mempergunakan kertas ini) sehingga ekosistem lingkungan kita tetap terjaga dan anak-cucu kita masih dapat kita wariskan bumi kita ini dalam kondisi yang lebih baik lagi.

Trims ...




Rabu, 19-03-2008 10:19:53 oleh: Retty N. Hakim

Menarik sekali artikel dan komentar-komentarnya...
Ini ada tambahan dari artikel luar
http://english.ohmynews.com/articleview
/article_view.asp?menu=c10400&no=381944&rel_no=1
Are We Just Pretending To Be Green?
(apa kita hanya berpura-pura "hijau" alias cinta lingkungan?) artikel yang ini cerita tentang plastik.

Menarik mengupas dilema dibalik tenaga kerja yang makan dari usaha ini dan sampah yang dihasilkan (yang di foto itu yang terlihat mas Bayu..yang dibawa pulang ke rumah?) Ini masih dilema juga buat saya yang masih lebih suka edisi cetak, serta punya anak-anak yang sangat suka membantu ibunya menghabiskan 1 rim kertas baru...




Rabu, 19-03-2008 12:12:53 oleh: DH Kusuma

Cara lain yang mungkin bisa ditiru adalah seperti kalau kita mau belanja di Hypermarket, ada brosur katalog dalam bentuk seperti tabloid.

Setiap pengunjung pameran dibiarkan memutuskan sendiri untuk mengambil atau tidak.
Setelah selesai, pengunjung disarankan untuk mengembalikan tabloid tersebut ke tempat tertentu, untuk dipakai lagi oleh pengunjung berikutnya, kecuali kalau dia mau bawa pulang.




Rabu, 19-03-2008 14:15:58 oleh: Eryawan Nurcahya

Mbak Retty ...
Yang suka menghabiskan kertas 1 rim itu si kembar khan Mbak ? Kayaknya kurang, perlu 1 rim lagi buat bikin kapal-kapalan dan pesawat-pesawatan.

Kalau sudah terkumpul banyak kertasnya yang tidak terpakai, bisa digabung dengan koran dan majalah bekas untuk di jual ke pemulung buat dijadikan kertas daur ulang (dijual lagi ke pengepul untuk diolah menjadi bubur kertas).

Sehingga kitapun mendapat tambahan penghasilan selain menambah peluang kesempatan kerja juga ikut menjaga ekosistem lingkungan kita.

Trims ...




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY