Eko Nurhuda

Mana Ada Suku Batak?

Senin, 10-03-2008 10:05:27 oleh: Eko Nurhuda
Kanal: Opini

Ini hasil ngobrol-ngobrol dengan teman sekampus saya di Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY). Satu hal yang sangat mengejutkan saya adalah pernyataan teman ini yang mengatakan bahwa sebenarnya suku Batak itu tidak ada. Walah, masa iya sih? Padahal teman saya itu orang Sumatera Utara dengan marga Berutu yang selama ini saya anggap sebagai suku Batak. Masa dia bohong?

Ceritanya begini. Seperti biasa kalau ketemu teman adalah basa-basi menanyakan kesibukan masing-masing. Nah, teman saya ini bercerita tentang kesibukan di organisasi pelajar dan mahasiswa Pakpak di Jogjakarta. Saya baru dengar nama Pakpak, maka saya tanya: "Apa itu Pakpak?" Teman saya menjawab dengan logat khas Sumut-nya, "Itulah suku aku." Lho?? Saya tentu saja terperangah. Bukannya dia itu orang Batak? Batin saya yang kemudian terlontar juga sehingga menjadi bahan pembicaraan seru sepanjang siang itu.

Selama ini saya, dan juga pastinya sebagian besar orang Indonesia lainnya, beranggapan bahwa suku yang menempati provinsi Sumatera Utara adalah suku Batak. Padahal anggapan ini keliru menurut teman saya yang bermarga Berutu tadi itu. Di Sumut terdapat banyak suku, tetapi tak ada yang bernama suku Batak seperti dimaksudkan oleh orang-orang selama ini. Suku-suku di Sumut antara lain adalah Pakpak, Karo, atau Toba (Samosir). Nah, kesemua suku ini memiliki pakaian adat, tradisi bahkan bahasa yang berlainan satu sama lain.

Saya belum pernah ke Sumut, dan meskipun teman saya tadi asli Sumut, saya tidak lantas mentah-mentah mempercayai omongannya. Bukti lain harus dikumpulkan. Maka yang paling gampang saya nyanyikan sebuah lagu yang pernah diajarkan oleh teman saya yang bermarga Hutauruk dan Hutagaol. Judulnya "Songoni Majo Ito" dan saya nyanyikan dengan petikan gitar di depan si Berutu tadi. Eh, ternyata dia tak tahu lagu itu dan artinyapun tidak paham. Wah, ternyata serius nih!

Apakah ini berarti benar kalau Batak itu ternyata bukan suku di Sumut? Lantas siapa yang pertama kali mempopulerkan nama itu kalau di tanah Sumut (baca: Batak) sendiri tidak ada suku bernama Batak? Anda mau melengkapi cerita ini?

Bookmark and Share

Tag/Label batak, jogja, eko nurhuda, aky, akademi komunikasi yogyakarta, suku, sumatera utara, sumut
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
100 komentar pada warta ini
Senin, 10-03-2008 10:24:18 oleh: Beben Jaelani

Maaf mas Eko, saya tidak bisa bantu, soalnya saya orang sunda :)



Senin, 10-03-2008 13:34:26 oleh: phil lea

Mas Eko....aku ora Mudeng..!!!! masa iya sich..!!



Senin, 10-03-2008 14:17:36 oleh: NOTOMEN

mungkin perbedaan persepsi kali yak,,, memang sih kita diajarin guru waktu SD bahwa
batak adalah salah satu suku di indonesia,,,
mhghgh,,, menurut saya Hutagaol, Sitorus dll itu marga. dan orang yang berasal dari sum-ut disebut orang batak,, kalo secara nasional disebut suku.
setahu saya, orang batak kan dari satu keturunan nenek moyang, disebut keturunan batak, dan keturunan2 itu terbagi bagi atas marga. jadi logika nya bisa saja disebut suku batak karena berasal dari satu nenek moyang orang batak.
tapi kalo di tanya marga ,, ya beda lagi. jadi kalo ada temen org batak, biasanya kita nanya marga nya. biasanya setiap marga punya perkumpulan tersendiri, hususnya di tanah rantau. itu yg bikin saya suka sama org batak.

^_^ gitu aja,, sory kalo ada keliru.




Senin, 10-03-2008 16:41:55 oleh: Armando Rilentuah Parhusip

teman anda itu batak palsu sih..
masa menjelaskan ttg suku batak aja ga bisa..
tolong bilang ama dia jangan malah bikin orang lain jadi bingung..
Saya asli batak...marga Nainggolan Parhusip..
sebagai informasi,sepengetahuan saya ada berbagai macam suku batak,diantaranya batak toba,batak simalungun,batak karo,batak mandailing,batak dairi,dan beberapa lainnya lagi.
Walaupun jenisnya ada banyak,namun masih tetap dalam naungan suku Batak..dibawah ini saya cantumkan link sebagai referensi anda :
-http://id.wikipedia.org/wiki/Marga_Batak
atau anda bisa cari di google..
simple kan




Senin, 10-03-2008 18:09:14 oleh: Retty N. Hakim

Eh menarik juga artikel ini...
Kalau menurut http://en.wikipedia.org/wiki/Batak_(Indonesia)
sebagian orang dari Sumatera Utara memang tidak mau disebut Batak...

Tapi di bagian sejarahnya, dituliskan kalau asalnya dari si Raja Batak yang menurunkan suku-suku itu...

Wah bingung juga aku...

Tapi teman mas Eko itu ngerti "Holong ni Rohangku" tidak? atau paling sedikit "Dang Hadong Hepeng!" he...he..he...ini asalnya dari Batak apa ya?

Soal dialek memang mungkin beda, sama seperti bahasa Bugis lain banget kalau dibandingkan bahasa Makassar...padahal sama-sama dari Sulsel...




Selasa, 11-03-2008 13:51:04 oleh: Indahjuli

komentar sedikit, mohon maaf kalau juga keliru.

Kebetulan saya orang batak dengan marga Boru Sibarani.
Kalau orang Batak ngak mau disebut orang Sumut, yah itu benar, karena Sumatera Utara itu adalah daerah atau propinsi, dengan suku Melayu Deli, suku Batak dan Nias.
Kalau Melayu Deli itu merupakan asli Medan (Ibukota Sumatera Utara), sementara suku Batak itu terpencar di Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah, dengan 5 suku besar, yaitu Batak Toba, Mandailing, Dairi/Pakpak, Karo, dan Batak Simalungun.

http://tentangkami.wordpress.com
Kalau Batak Toba penghuni Tapanuli Utara, Mandailing, S




Sabtu, 15-03-2008 00:44:32 oleh: Roy Fernando

Mas,bos,coy,lae...
mnurut aku gak ada lah yang namanya suku pak-pak dairi seperti yang di bilang teman kau itu mas.yang ada suku batak toba,simalungun,karo,pak-pak dairi,dan batak mandailing,jadi gak ada itu suku pak-pak.jadi semua yang aku sebutkan itu masih di bawah naungan suku batak.dan kita smua atas nama batak itu juga masih saudara (satu nenek moyang) karena terdapat banyak kesamaan tiap-tiap marga walaupun di tiap daerah pelafalannya berbeda.
mungkin saja teman kau itu batak jadi-jadian atau batak palsu.aku setuju tadi yang di bilang lae nainggolan parhusip itu,suruh aja teman mu itu
buka -http://id.wikipedia.org/wiki/Marga_Batak
biar tidak malu-maluin orng batak saja.
saya orang batak asli medan batak imalungun,marga purba.
kalau menurut mbak retty N hakim di atas memang benar banyak orang batak yang malu mengaku orang batak,bahkan malu menunjukkan atau mengakuin marganya.karena orang batak seperti itu biasanya orang batak yang dari huta-huta(kampungan)yang ingin berlagak jadi
anak metropolis N gaul.
Klo aku pribadi sih aku bangga jadi orang batak yang terlahir di salah satu garis keturunan leluhur orang batak.
karena BATAK = banyak taktik,selalu ada jalan di setiap kebuntuan,He..he..he..(sori agak narsis)
Mudah -mudahan saja kasus-kasus memalukan seperti ini tidak terjadi di berbagai suku-suku lain.bangga jadi diri sendiri adalah sikap gentle...
makasih mas,bos,coy,lae,dah bisa bertukar pikiran disini....
Horas...Horas...Horas...




Sabtu, 15-03-2008 13:53:05 oleh: Eko Nurhuda

Thanks atas tanggapan semuanya. Saya juga baru dengar dari teman saya itu, makanya saya tuliskan di sini supaya bisa jadi bahan diskusi. Btw, sekedar penegasan, teman saya itu asli Pakpak lho (alias Batak juga ya?), marganya Berutu.



Sabtu, 15-03-2008 15:51:16 oleh: Yusuf Iskandar

Sedikit tambahan info :

Kalau kita naik kendaraan darat dari Medan ke arah barat laut, sekitar 7-8 jam akan sampai ke wilayah Kab. Pakpak Bharat, melewati Berastagi, Kabanjahe, Sidikalang, sebelum masuk ke kabupaten Singkil (wilayah NAD paling ujung selatan barat). Di wilayah perbatasan inilah suku Pakpak berada. Jadi masyarakat suku Pakpak sebagian tinggal di propinsi Sumut, sebagian di propinsi NAD. Kawasan ini memang kurang "populer", sehingga jangan heran kalau sebagian masyarakat Sumut pun kurang mengenalnya. Baru akhir-akhir ini "agak" populer setelah terjadi tsunami di Aceh, karena jalur ini menjadi jalur lintas utama dari Medan menuju kawasan barat Aceh yang paling parah terkena tsunami.

Tahun yll saya ketemu dengan seorang tokoh masyarakat Pakpak (bermarga Cibro) di kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (susah membacanya ya...)membenarkan bahwa pada umumnya mereka tidak mau disebut suku Batak, disebut Aceh juga tidak, maunya disebut Pakpak itulah (meskipun sebenarnya masih ada hubungan kesukuan dengan keluarga suku Batak Karo, Toba, Mandailing dan Tapanuli Selatan).

Kebetulan bupati pertama Pakpak Bharat (pemekaran dari Kab. Dairi) adalah alumni Geologi UPN Jogja(Ir. Muger Herry Berutu), tapi sudah meninggal dunia 2 tahun yll. Banyak hal menarik di kawasan ini.




Sabtu, 12-04-2008 21:34:35 oleh: boru batak

sebenarnya batak itu merupakan suatu suku yang memiliki satu nenek moyang..
tetapi seiring perbedaan wilayah, tempat, dll, suku batak dibagi2 lg ke dalam batak toba, karo, simalungun, mandailing, dll..
jd suku batak itu memang ada..
mungkin ada banyak perbedaan antara batak toba dgn batak karo, simalungun, atau mandailing..
tetapi mereka tetap merupakan satu suku batak..
dan hanya orang bodoh yg bilang kalau suku batak itu engga ada..
maaf yg merasa tersinggung.. peaceee.. ^_^




Selasa, 22-04-2008 18:35:17 oleh: orang batak nih

jangan ada orang bilang orang batak itu nggak ada
itu orang yang bilang batak itu nggak ada adalah orang tolol dan nggak memahami bagaimana pendalaman tentang suku batak.
saya jelasin sedikit bahwa suku batak itu adalah satu dan dibagi bagi dengan toba,karo,pakpak dan simalungun.dan ini tidak dinamakan suku.
yang suku cuma batak
saya jadi tersinggung nih..




Jumat, 25-04-2008 08:08:51 oleh: Bonar Siagian, Palembang

Hoi, apa kabar mu. senang bisa bertemu dengan mu walaupun dengan dunia maya seperti ini. Ada yang perlu saya tanyakan pada anda, bisa ngak anda membantu saya dalam menemukan lagu lagu batak toba yang bertemakan MAMA. Mauliate godang ma puang.



Minggu, 18-05-2008 07:34:46 oleh: Putra

Mas Eko,Di katakan Oleh Komentar teman - Teman Disebutkan Bahwa Batak Terbagi Atas batak,Toba,Simalungun,KaroDll, jadi apabila batak terbagi atas sub-sub lainnya contoh Batak mandailing,toba,simalungun apa bahasa mereka pakai adalah bahasa batak,dan apakah yang disebut bahasa batak?,sebab bahasa orang karo belum tentu mempergunakan bahasa Batak,atau bahasa suku mandailing,karo,toba, dari aspek dialek saja suku -suku tersebut banyak perbedaanya



Jumat, 30-05-2008 10:28:44 oleh: togar

lae bilang sama kawan kau itu
paok kali dia itu + pesong dohot hurje !

bukan orang batak yang bilang itu sama lae

udah bodoh sok mau menerangkan sama orang
malu dia itu karena mungkin orang batak pakpak
kurang dikenal kali ?





Rabu, 04-06-2008 22:55:18 oleh: terserah

kalu dia ngaku dia itu tidak batak jangan di salahin donk.itukan hak dia ngomong kalau dia itu ga mau disebut batak.teman aq juga da orang pakpak.dia juga ga mau disebut orang batak.batak itu apa sih?gimana sih sejarah batak itu?apa sih bahasa asli batak itu?
setahu saya ya.yang ada tu toba,mandailing,karo pakpak,simalungun,
jangan donk disamain marga batak ma pakpak?
aq ga sentimenn ma batak ya?tapi aq juga ga mau di sebut batak tapi mandailing?oke




Senin, 23-06-2008 16:07:57 oleh: echa

Kalau menurut saya memang teman kita itu sama sekali kurang mengerti kali' ya. Jadi ya giman lagi..tapi herannya udah ngak ngerti ngapain pula sok menjelaskan ke orang ya jadi bikin Sursar Ah................



Senin, 23-06-2008 16:11:28 oleh: Boru Sinaga

Klu ngak Tau Ngak usah menjelaskan Choi.. Jadi Marabbalangan semua..........



Selasa, 24-06-2008 21:19:07 oleh: jirosi

mas tuh teman sampeyan mungkin tidak tahu asal muasal atau sejarah batak walaupun dia itu orang batak (pakpak). Suku batak terdiri dari sub suku toba, simalungun, mandailing, karo dan dairi/pakpak yg mempunyai bahasa dan dialek masing2. Untuk lebih jelas buka situs wikipedia. Jadi tolong beritahu sama teman sampeyan itu mas supaya belajar lagi tentang asal muasal atau sejarah batak supaya tidak membuat malu orang batak dan menyesatkan orang yang diluar batak.





Rabu, 02-07-2008 11:24:33 oleh: Humisar Parhusip

Ok. Mas
Kometar saya sebaiknya Mas , membuat perbandingan , yang mengaku orang batak , jadi Mas tdk fokus pd tmnnya yg Pakpak itu. Yang pasti Suku Btak itu ada semenjak dunia ini ada. Ok




Jumat, 04-07-2008 13:48:58 oleh: Markus Suyono

Saya satu diantara penduduk yang tinggal di Sumatera Utara, sepengetahuan saya ada dua suku yang asli yang mendiami Sumatera Utara yang kemudian masuk suku-suku lain yang mendiami Sumatera Utara.
Dalam hal suku asli, Sumatera Utara terdapat 2 suku asli yaitu Deli dan Batak.
Oke kita terfokus pada suku Batak aja.
Suku Batak di Sumatera Utara menurut ceritanya berasal dari Pulau Samosir tepatnya di Pusuk Buhit.
Darisanalah Suku Batak bertambah banyak, yang kemuadian akhirnya berpindah pindah dan mendiami beberapa tempat. ditempat masing-masinglah mereka bertambah banyak dan memebentuk suatu koloni, misalnya di Pulau nias berkembanglah adat istiadat sendiri yang akhirnya mereka dikatakan suku nias dan diakui turun temurun oleh keturunannya, begitu juga yang dikaro disebutlah mereka suku karo.
Tetapi setiap suku itu mempunyai marga (inisial) yang berbeda-beda mis : didareah toba asda marga sitorus, butar-butar dan lain sebagainya.
Teman anda itu adalah suku batak yang telah menetap didaerah pakpak yang sekarang beribukota Pakpak Bharat.
Saya sendiri tahu itu dari pengalaman saya mengenal orang Batak, karena saya sendiri suku Jawa. Terima kasih




Jumat, 11-07-2008 09:35:36 oleh: iyu br 766hi

aku sih kurang paham tentang sejarah batak knp sampe skrg di bilang suku batak.tapi aku bangga jadi org batak ga kya tmn mas itu ga mau di blg org batak.



Jumat, 01-08-2008 13:18:42 oleh: dodot

Selain Batak Toba banyak banyak batak2 lain bunglon... Ketika situasi tidak menguntungkan dia tidak mengatakan bahwa dia Batak tapi dia ngaku suku A .. B atau .. aku C tapi keti orang batak di puji sama temen2 suku lain.. umpama : bayak itu hebat, keren, tangguh ada menteri ,jendral,pengacara tersohor dll.... maka batak2 bunglon itu tiba2 nyelutuk:" SAYA BATAK JUGA LHO !!" SOMPREETTT juga itu orang!
nb: baca itu buku Tuanku Rao karangan M.O Parlindungan Siregar(muslim)guru sejarah jaman belanda. disitu secaRA GAMBLANG sejarah dan asal muasal orng batak dan suku -suku batak.
setelah saya 20 taon di jakarta semakin bangga jadi orang batak he he he sebagai orng markrting saya selalu ketemu sama desesion meker kebanyakan orang batak...he.. he..bahkan temen saya orng Toraja bangga mirip orang batak soale kliennya banyak orang batak. Jadi orang2 yng malu jadi orang batak salah satu cirinya2 inferior, menutup diri. Secara umum orang yng ngaku batak itu SUPERIOR!WALAUPUN STATUSNYA KULI TAPI GAYANYA MANDOR!nah lho!

horas




Kamis, 21-08-2008 10:47:58 oleh: arie siagian

setiap orang punya hak untuk berpendapat..
pendapat itu harus punya dasar
yang ku pelajari dan ku analisa batak adalah suku yang terbagi atas beberapa cabang yaitu TOBA, KARO, SIMALUNGUN, DAIRI/PAKPAK..ini berdasarkan budaya dan lahirnya marga2 masing2 suku..suku ini semua berasal dari satu nenek moyang yang biasa di sebut BATAK..itulah sederhananya, untuk membahas ini butuh waktu yang panjang. ini aja sebagai dasar buat bro untuk memahami batak itu ada di sumatera utara.




Kamis, 21-08-2008 11:06:36 oleh: Anwariansyah

Istilah Batak memang ada sebagai sebutan kolektif suku-suku di Sumut yg berdiam di sekitar wilayah Toba. Namun tidak semua suku senang dipanggil sebagai orang Batak, mungkin termasuk teman Anda itu.

Cek di http://ms.wikipedia.org/wiki/Batak




Jumat, 22-08-2008 14:38:26 oleh: Liebei

Salam n Sukses bwt Mas Eko yang pengen kenal lebih jauh tentang Etnis Pakpak.
Suku Batak terbagi atas 5 Etnis (Toba, Karo, Simalungun, Pakpak "bukan Dairi", dan Mandailing).
Etnis Pakpak terbagi atas 5 Suak(daerah dimana dia tinggal) yaitu: Suak Keppas, Suak Simsim, Suak Pegagan, Suak Boang dan Suak Parlilitan. Untuk teman Mas Eko marga Berutu dia itu masuk Suak Simsim yang berdomisili di Kabupaten Pakpak Bharat atau mungkin dari Aceh Singkil. Rata-rata setiap orang Pakpak yang berasal dari sana kurang mengetahui bahasa Toba, karena dipengaruhi oleh budaya dari Aceh (suku Alas) dan juga pengaruh dari Agama. Jadi mungkin saja dia tidak mengetahui lagu yang mas nyanyikan,karena didaerahnya lagu bahasa Toba tidak pernah atau jarang didengarnya. jadi tidak semua orang Batak tadi mengetahui bahasa Toba n lagu toba. Dan tolong kita garis bawahi bahwa "Bahasa Batak itu tidak ada dan lagu yang mas Eko nyanyikan adalah lagu bahasa Toba".

Memang Sebagian orang tidak mengaku Suku Batak karena Dia memang tahu bahwa Dia punya adat istiadat sendiri dan juga bahasa sendiri. Sebenarnya itu salah..




Sabtu, 23-08-2008 18:14:25 oleh: Deas

gue mau nambahin nih,
kalo dari sejarahnya orang batak, gue kaga tau apa2, cuma nama gue ada embel2 Siahaan, dan itu termasuk marga orang batak.
bokap gue lahir di jakarta & gue juga lahir di jakarta, tapi gue ngerasa kalo gue itu masih orang batak.
so..........., gue nyari2 sejarah tentang orang batak, dan gue baru tau kalo suku batak itu ada beberapa sub/daerah (Toba,karo dll,dll)
jadi karena gue blom jelas soal asal usul batak, sampe sekarang kalo orang nanya gue batak mana gue jaba "Gue Batak Betawi.............."




Sabtu, 23-08-2008 21:26:51 oleh: Anwariansyah

@Deas

Kalo begitu salamnya HORAS BEH, ya ngga, Bang ?




Minggu, 24-08-2008 15:15:27 oleh: ferdi pasaribu

isengo lae brutu endah,aku balga di sidikalang, darahku mengalir tanah dairi, aku pernah ketua organisasi dairi di bandung, kalau kau bilang kau bukan batak, kelaut ajalah kau bror, kau itu sepertinya orang kuper,aku punya banyak teman orang pak-pak, Ir.Julhendra Solin, Ramlan Basri Berutu,Laeku sendiri marga Bancin,aku juga tau budaya pakpak,tapi seumur-umur baru pertama kali aku dengan orang pak-pak sebodoh kau....



Jumat, 05-09-2008 14:21:13 oleh: saor

jgn bikin perpecahan diantara org batak,
skalibatak tetep batak.
yg bukan org batak aja bs di bikin jd bAtak,
gimana tmn anda??yg asli batak tp ga` mau disebut batak!!!




Rabu, 17-09-2008 14:59:20 oleh: Anto lumban Gaol

Saya coba menambain,
bahwa sejarah orang batak berasal dari pusuk buhit yang mana daerahnya bertepatan di samosir (Sumut), disini lah berdirih satu kerajaan,yg disebut Kerajaan batak yang dipimpin oleh siraja batak itu sendiri. Klu masalah Sub suku seperti, Toba, Simalungun, Karo, Pakpak, & Mandailing ini terjadi karna keturunan dari siraja batak tadi merantau kedaerah tersebut.Untuk masalah bahasa Tentu berbeda, sesuai dengan daerahnya Masing-masing.Buah pemikiran teman kita marga brutu tadi bisa saja terjadi, mungkin persepsinya bisa saja dikarnakan didaerahnya berkembang 1. paradigma seperti yg dijelaskannya 2. Kurang memahami asal-usul dari suku batak.Saran saya tolong mas eko kasih Saran sama teman marga brutu itu untuk mau menggali pengetahuan tentang asal-usul marganya sendiri. HhhOrassss.....




Sabtu, 20-09-2008 15:06:17 oleh: bani gultom

setau saya...
batakitu terdiri dari 5 golongan..
yakni:
-batak toba
-batak mandailing
-batak karo
-batak simalungan dan
-batak pak-pak

dari kelima golongan itu ada kesamaan bahasa, yakni bahasa batak toba, mandailing dan simalungun itu hampir sama (cumasedikit perbedaannya), dan bahasa karo dan pak-pak itu ada kesamaan dan mirip... marga mereka aja ada yg sama dengan batak karo,seperti "kembaren", begitu juga dengan batak toba dan batak mandailing yang sama-sama memiliki marga lubis, siregar, hasibuan Dll...
dan dari ke 5 golongan tersebut, yang paling di tonjolkan yaitu batak toba..

sekian dari saya
mohon maaf klo ada kesalahan...




Senin, 29-09-2008 01:50:14 oleh: MR Simanjuntak

Horas.....
Gue orang batak asli walapun gue ga ngerti bahasa batak..tapi gue tahu batak itu adalah suku. Dan sudah ada sebelum teman anda itu lahir, jadi jangan coba-coba bilang suku batak itu ga ada..Teman anda itu ga punya pengetahuan dan iri karena daerah dan marganya tidak dikenal orang. Teman anda itu mungkin berasal dari roma kali ya???Jadi marganya masih saudaraan dengan brutussss.......
ok..thanks...




Rabu, 01-10-2008 11:51:48 oleh: B. SARAGIH

suku batak itu ada,dan ini merupakan bagian dari beberapa suku yang tinggal di provinsi SUMUT.Jadi banggalah menjadi orang batak,unang lupa to bona pasongit,gara2 lama diperantauan.Salam buat anak2 batak yang bangga menjadi orang batak.SIANTAR MAN maju trus



Sabtu, 04-10-2008 00:13:30 oleh: Santo Ongis Arema Nade

Salam. berangkat dari manapun kite kite ni..tetep aja satu jantong kita jua. suku wae kok dimasalahke. sing jowo ben dadi Jowo. Sing Batak yo ben dadi Buatak. Sing penting kite kite orang musti saling mencintai. sebagai Manusia. lak yo ngono to Bos? salam saudaraku! setanah air! Horas!



Sabtu, 11-10-2008 22:21:13 oleh: vachee

pGen ikutan ksh Comment niCh:-)

Q asalnya dr salah stu Kabupaten di SUMUT..
sPgetahuan aq di sumut tu berAneka ragam suku-bgsa dan budaya.. bhsa sehari-hari yg dipake ja Bhasa Indonesia, cuma dialeknya tergantung dr suku mana berasal..misalnya, Org Batak(suku), klo ngomong gt ya pake bhsa Indonesia tp logat batak, kecuali sesama org batak baru pake bhasa batak..

Klo suku asli di SUMUT itu, ada bbrapa suku besar, Melayu(ada jenis** lain; pesisir, boga, Deli, dll)
Batak (ada jenis**lain/marga**nya; sibarani,sitompul,dll..tp,klo tmen U yg Batak Palsu itu,bneran ada gk ya??heee Coryy;-))
Simalungun (sinaga, Siregar,dll..) Mandailing(Lubis,dll)

lgkapnya maen ja ke seluruh penjuru daerah di SUMUT,heee

suku-suku lain di sumut(dr suku** daerah lain),
yakni sku Jawa(byk jg lo di SUMUT),
Suku Minang Kabau(ingat gak da suku PaDAng, krna itu nama Daerah,bkn suku), kturunan China, India, Arab, pokoke koMplit daah..!

oya, di t4 Q byk juga Org**Banjar(Kalsel), tp melebur dlm adat suku melayu..

klo Q sendiri campuran dr Suku Melayu(Ayah_nDuuT..)& MinangKabau(PILIANG, TanCe_tance Crewet is my MoM),
Om,Tante, pakCik,Mak Cik, Etek, Mamak dr kluarga ibu dan aYahQ, jg menikahnya dgn suku&daerah yg berbeda-beda..
Ada Sunda/banten/bandung, Melayu/Pontianak/, JawaTimur, Jawa Tengah/solo/purworejo/tabalong-KALSEL/pekan baru, Minang/Padang/bukit tinggi, sampe Malaysia, pakistan & keturunan China..

krena aPa?
Karena Kami Orang Indonesia..
Kalian juga Kan..:-)
krena Qta Makluk Ciptaan TuhaN..;-)

Justru yG berbeda-beDa itu yg Menarik, Menantang& membuat Qta jD lbh tau suku-adat-bdaya..
tentux bSa saling mlgkapi,mnYayangi&berDampingan Kan..:-D..

aYo Dunx di Contoh..
Ben Ra Kuper dadi Wong, moso' wonge iku** wae,
diA lagi..dia lagi..Ayo Buktikan klo QTA "Oi.."
Org Indonesia, berbeda bkan Masalah,Otre..(^;^)




Rabu, 15-10-2008 09:13:59 oleh: yusber

Coi...ku yang ganteng
Suku batak emang tidak ada.
Yang ada Orang batak = halak batak
orang batak punya marga... seperti saya marga simbolon... ngitu coi.

jangan terlalu keindo-indoneisnaan lah. Suku itu
bahasa indonesia... bukan bahasa batak.
yusber.simbolon@sampoerna.com




Rabu, 15-10-2008 12:06:10 oleh: sabjan badio

jadi, suku batak tidak ada hanya karena 'suku' adalah kosakata indonesia? menarik juga.



Jumat, 17-10-2008 11:39:10 oleh: ariyanto tinendung

benar fren. aq asli orang pak-pak. skarang lag kuliah di fkm usu. penelitain ku tuk skriosi juga tentang suku persepsi suku pak-pak terhadap konsep sehat sakit dan pola pencarian pengobatan. benul fren. benar dan betul. yang asli suku batak tu gak ada. en kalo mau jelas tentang suku pak-pak, datang aja ke sumut biar kita crita-crita. he.he.he




Jumat, 17-10-2008 13:43:18 oleh: romiduk m sinambela

sebenarnya gak ada suku pakpak atw suku batak toba... yang ada itu sub suku batak pakpak atw sub suku batak toba,,,untuk lebih lanjut baca buku antropologi budaya,,,suku di sumut itu ada melayu dan batak. batak terdiri dari beberapa sub suku, yakni, toba, karo, simalungun, mandailing, angkola dan pakpak. melayu juga terdiri dari beberapa sub suku seperti melayu deli, dll. coba anda cari buku berjudul "sejarah batak" cma saya kurang ingat penulisnya,,,tapi bukunya sampul kuning dan tebalnya sekitar 200 hlman. thanks.



Jumat, 17-10-2008 13:57:57 oleh: romiduk m sinambela

untuk sdr. arriyanto tinendung,,saya alumni etnomusikologi usu,,saya sudah penelitian ttg batak dan trmsk pakpak,,coba anda cari buku sejarah batak tsb di toko buku gelanggang mahasiswa,,,baca lebih mendalam. thanks.



Jumat, 14-11-2008 23:27:25 oleh: Purba Bre Bayang



Salam kenal buat semuanya,...

Sebelumnya aku minta maaf ya,..

aku gak bisa bahas tentang pernyataan

" Mana Ada Suku Batak "

Secara detail,..

Refrensi yang aku dapat dulu saat koloni belanda

terdapat berbagai kerajaan di sumut ,diantaranya

keajaan melayu deli,kerajaan aceh,kerajaan batak,

kerajaan haru dan lain2,..

saya tidak tau perkembangannya kerajaan batak...

Nmun yang saya tau perkembangan kerajaan haru yang

menjadi asal mula suku karo,...

Kerajaan haru terbental luas dari aceh tenggara

sampai pada riau,..

Di sumut sendiri juga kerajaan haru terbentang

luas saat ini di daerah kab.karo ,kodya medan,

kab.binjai,kab.dairi,kab.deli serdang,kab.langkat,

kab.aceh tenggara.

Dari argumen diatas bahwa karo tidak ada hubungan

dari kerajaan batak,..

http://students.ukdw.ac.id/~23070254/my_country.htm

http://ms.wikipedia.org/wiki/Karo

Jadi kesimpualan yang saya dapat bahwasanya yang

sudah jelas keturunan kerajaan batak yaitu

batak toba,..

ntuk simalungun,pak-pak,mandailing,angkola saya

tidak tau persis dari mana itu dari kerajaan batak

atau dari kerajaan mana,..


Kembali Ke suku pak-pak mereka juga memiliki

history tentang sukunya hingga ada yang tidak mau

katakan batak...

Kita tidak usah mencari perpecahan,tetapi

bersyukur atas keragaman yang budaya yang diberi

nenek moyang kita...






Sabtu, 06-12-2008 10:34:00 oleh: Iphoses

gk smua yang elow baca tu benar semua...
kadang kala buku yg elow baca tu belom pasti kebenarann na..

jadi,,
bukti satu-satu na adalah...
ngebahas langsung ma orang/suku yang bersangkutan...:D

hehehehe

met mencari...




Sabtu, 06-12-2008 13:18:49 oleh: donal darius sitohang

maaf sob, mungkin sahabat anda sudah gila atau udah lupa akan bona pasogitnya,mentang mentang dia udah jadi anak jogja.bilang sama dia agar diajari sama mamaknya adat batak.alana sian pakpak dao hanami tong.horas



Rabu, 10-12-2008 19:56:23 oleh: mex and dan

bilang dulu sama sahabatmu itu,jangan mentang2 sudah mahasiswa pikiranmu terlalu moderen.jika dia berasal dari batak, hargailah budaya2 batak dan jangan menodainya.........si bau hosa doi, unang porsea ho tusi da amang, naso maradat doi.................!!!!!




Jumat, 12-12-2008 13:35:36 oleh: diaru


Kalau kita ngeliat ke bukunye atawe catatannye Gajah made bahawe nyang namanye daerah taklukannye itu ude se Nusantare tapi kerajaan atawe wilah nyak disebutnye Batak. kagak ade tuch !

Jadinye gimane ye...? bener kali ye, soalnye dalam buku Nagara Kartagama ntu sejarahnye si Singamangaraja juga kaga ade...

Jadi kapan ye lahirnya ntu Batako...

Bise-bise nye Blande aje kali ntu dulu nyang nyebut-nyebut dah batak, ye batak anu nyang batak ini.

Nyang lucu ni ye ...kita pernah bace ni ceritanye Si Singamangaraja XII , rakyatnye nyang ude dapat pencerahan dari si bule-bele eropa ntu nyang dulu ngejajah bangse kite, ude kaga mau ngebantuin SiSingamangaraja lagi di dalam perjuangan. malahan sang Raje di tinggalin ...kalah deh udahannye.

Gimana tuch....? Benar kagak sih... Orang katenye Orang Batak ntu pejuang...nyamana ye bataknye....

Maafin ye kalo ade nyang kesinggung.... tapi ini beneranni.




Jumat, 12-12-2008 14:02:54 oleh: diaru

Sekedar untuk tambahan dan ke luasan wawasan mengenai orang Mandailing...ok..

Saya putra Mandailing, umur pun sudah cukup lah.
Setahu saya dan sangat jelas bahwa Orang Mandailing tidak mau di panggil atau disebut orang Batak.
Ada apa sebenarnya ?
Untuk jelasnya bukan masalah agama atau karena keinginan untuk memisahkan diri atas kemampuan atau egoisme dan lain sebagainya. Tapi memang terpisah karena silsilah atau asal usul keturunan seperti contoh :
Marga Nasution di Mandailing .
Pada zaman Majapahit Kerajaan Mandailing sudah ada termaktup di buku Nagara kartagama Kerajaan Mandailing adalah taklukan Majapahit. Mandailing tersebut dihancurkan pasukan Gajah Mada Untuk di kuasai dan dihancurkan agamanya karena pada saat itu orang Mandailing beragama Hindu dan Pelebegu bukan Buda seperti keyakinan Majapahit.
Jadi pada awalnya yang mendiami Mandailing adalah suku Lubu suku lubu ini barangli ada kesamaan dengan orang Batak kalau dilihat dari keyakinannya karena keyakinan animisme atau pelebegu sama dengan yang di Toba.
Suku Lubu ini kedatangan kaum Hindu yang berasal dari daerah Mandala India, berassimilasi dan berkembang lahirlah kerajaan Mandailing yang pertama. buktinya sampai saat sekarang ada daerah atau temapat-tempat di Mandailing diberi nama seperti nama-nama yang ada di India sana contohnya :
1. Dolok Malea ( nama bukit) asal katanya Gunung Himalaya.
2. Pidoli asal katanya Pidelhi sekarang jadi New Delhi.
3. Panyabungan asal katanya Punjab .
4. dst . Masih banyak lagi bukti hubungan India dengan Mandailing (mandala holing ) mandala keling.
Setelah kehancuran Mandailing pertama oleh Majapahit lahirlah Mandailing ke Dua. Pada Mandailing kedua ini di pimpin oleh sorang raja yang namanya adalah Sutan Diaru Nasakti on ( Si Baroar ,Bayo suti )
Keyakinan masrakat Mandailing bahwa Si Baroar atau Sutan Diaru generasi pertama Nasution adalah berasal dari kerajaan Pagaruyung (sumbar) dan pihak Pagaruyung pun mengakuinya .
Bukti yang sangat nyatasekali sampa




Jumat, 12-12-2008 14:09:12 oleh: diaru


Keyakinan masrakat Mandailing bahwa Si Baroar atau Sutan Diaru generasi pertama Nasution adalah berasal dari kerajaan Pagaruyung (sumbar) dan pihak Pagaruyung pun mengakuinya .
Bukti yang sangat nyatasekali sampai sekarang ini adalah bagi setiap keturunan Si Baroar atau Sutan Diaru akan diberi gelar didepan namanya (kepangkatan) atau nama keradenan seperti di pulau jawa secara otomatis apabila mereka setelah berkeluarga , kalau bapaknya Sutan maka anaknya Mangaraja. Kalau di Minang , Bapak sutan anak mangarajo.
Selanjutnya , Dapat kita lihat dengan sangat jelas Pakaian adat Mandailing sangat mirip dengan pakaian adat di Pagaruyung, Sungai Penuh, Palembang Khususnya pakaian perempuab. Maaf kalau kita bandingkan dengan pakaian adat toba dan sekitarnya sangat jauh ber beda.
Jadi bagai mana Orang Mandailing yang mengerti mau dikatakan mereka orang Batak, mungkin , kalaupun ada hanya karena toleransi atau mendapat manpaat dari hal tsb.
Pertanyaan selanjutnya. Apa arti kata Batak Siapa yang Pertama menyebut batak, dan di kukuhkan oleh siapa panggilan batak tersebut ?
Kata Batak adanya di kamus bahasa Arab yang artinya bertingkat-tingkat , yang menyebut batak pertama buat daerah Toba adalah para pedagang dari Timur Tengah seperti halnya kata toba juga dari bahasa Arab yaitu toyiba yang artinya indah,menakjubkan.Penyebutan ini di ikuti oleh Belanda
Selanjutnya untuk kepentingan Belanda, dia mengukuhkan kelompok - elompok menjadi satu sebutan Batak dan selanjutnya wilayahnya di sebut jadi Tapanuli dan dibagi-bagi lagi dan seterusnya. Agar mudah di kuasai.
Mari kita tanya hati kita sejenak. Buat apa sih Belanda meminta pernyataan dari tokoh -tokoh se Mandailing pada tahun 1922 di Kayu Laut ,tiada lain untuk menyatakan bahwa mereka sebenarnya Orang Batak dan wilayahnya dinyatakan hanya puak-puak kalau bukan untuk ketegasan penguasaannya saja.
Serta memang tokoh-tokoh tersebut sudah dalam tekanan dan suap dari Belanda sendiri sementara tokoh-tokoh Mandailing (padri) y




Jumat, 12-12-2008 14:13:30 oleh: diaru

Serta memang tokoh-tokoh tersebut sudah dalam tekanan dan suap dari Belanda sendiri sementara tokoh-tokoh Mandailing (padri) yang gigih melawan Belanda sudah melarikan diri ke Malaysia.
Justru yang jadi pertanyaan buat saya , mengapa orang Toba tidak bisa mengerti dengan pas bahasa Mandailing sementara Orang Mandailing sangat mudah mengerti bahasa Toba.Dan di Mandailing ada tingkatan bahasa sementara didaerah lain (Tapanuli ) tidak demilkian. Kenapa ya…?
“Marsantabi sapulu noli santabi tu sude hita na mangaku ibana halak batak na adong banua on, di son iba da holan na palidang sejarah do, inda adong maksut na dia-dia ”
( mohon ma’af, bagi yang mengakui dirinya orang batak dimana saja di bumi ini, disini saya hanya berusaha meluruskan sejarah.)




Jumat, 12-12-2008 14:44:04 oleh: diaru


Sebagai bahan pertimbangan buat kita, Untuk terbentuknya suatu perkampungan zaman dahulu
ada syarat-syarat tertentu di daerah atau di area tersebut terdapat hal-hal yang mendukung seperti ketersediaan air, lahan yang subur dan ketersediaan isi alam dan lain sebagainya yang tentu daerah ini akan mudah berkembang sedang pada lahan yang sulit atau ada kekurang di dalamnya akan di tinggalkan.

Bagi teman-teman yang sudah pernah ke daerah sana , apa yang teman-teman lihat dan rasakan yang paling berkesan itu apa ?

Selanjutnya bandingkan dengan di daerah lain, mudah mudahan teman-teman akan bisa mengerti daerah mana yang pantas untuk dibangun dan daerah mana yang sulit untuk di bangun....

Begitu juga teman-teman akan tau mana daerah yang pernah maju dan mana daerah yang tertinggal dari zaman dahulunya....

coba dengar juga deh apa-apa saja yang pernah di hasilkan dari zaman dahulu di daerah tersebut...

Setelah itu teman-teman akan mengetahui kebenaran dari sejarah yang berasal dari daerah tersebut.....oc.

Semoga bermanfaat.... (kayak obat....hehehehe....)




Sabtu, 13-12-2008 22:24:35 oleh: Arih Yaksana Bancin

Assalamu alaikum,,

Njuah-njuah..

maaf, sedikit menambahi...
aq orang pakpak asli,
Bancin marga aku,
ibu br capah..
Asal sidikalang Kab. Dairi.
njuah-njuah kata di awal pertemuan pakpak..

teman2 di atas jangan terlalu mendramatisir masalah ini..
jangan mengandalkan kemarahan dalam setiap perselisihan,,
belum tentu anda benar..
apa anda ada disana ketika nenek moyang kita membagi-bagi suku..
ini sejarah bisa berubah kalau ada bukti yg lebih akurat.
terserah dia mau mempercayai dia etnis apa..

teman anda benar.
kami dikatakan orang-orang batak ada yg bilang..
bukan batak juga ada yang bilang..
karena pakpak dari aceh enggan dikatakan batak, tetapi pakpak doang,,
tetapi pakpak yg di Sumut atau Kab. Dairi udah terjajah bahasa dan suku karena di kampung sendiri sudah tidak menggunakan bahasa pakpak melainkan bahasa pendatang..
tapi itu semua merupakan akibat bukan sebab,,
klu aq crita disini bakalan 40 hari gak akan selesai..

aq tahu organisasi pakpak di jogya IMPY..
aq lagi kuliah di Bogor,,
Salam buat silih Arco UJung,
Bg Bancin,
semuanya orang pakpak yg di Jogya..
Njuah-njuah banta karina...
Ulang lupa ke mi kutanta...
Ulang mella ke lako petandakan marga mi...




Jumat, 19-12-2008 14:56:36 oleh: Monang

@ diaru
horas, menurut saya ga bisa dipastikan orang mandailing yang di kitab negarakertagama itu leluhur orang mandailing yang sekarang, toh nasution ga disebeut -sebut di kitab itu kan?

dan mengenai kata2 tempat di mandailing
pidoli dari deli,panyabungan dari punjab??? Toba dari toyib??? (akar kata bahasanya saja beda bro)

sebenarnya masing2 pihak ngasih argumen yg lemah (batak n mandailing)contoh:
1.phk mandailing menyalahkan Belanda atas label batak ini, tapi juga ngemis2 ke pengadilan belanda agar Mandailing diesbut bukan Batak (peristiwa kuburan sei mati medan),
2.yang TOba mengannggap semuanya dari mereka, dan mengandalkan tradisi lisan dan seolah-olah merekalah yang paling benar
3.pihak yang mandailing "memanfaatkan" peninggalan2 seperti candi2 yang ada di daerah tersebut padahal belum tentu yang membangun candi tersebut leluhur mereka yg sekarang, untuk menyangkal kebatakan, termasuk membuat legenda2 aneh2 seperti turunan Bugis atau iskandar Zulkarnaen...
4.bahkan ada yg membandingkan daerahnya lebih subur,makmur,lebih dulu beradab...

sebenarnya ga usalah pake cara2 merendahkan untuk membedakan identitas lae diaru! toh mandailing tidak lebih hebat dari toba, atau suku2 yang lainnya..sama2 dijajah belanda sama2 banyak yang koruptor...

bagaimana kalo dites DNA saja? orang Batak dan Mandailing? kan bisa keliatan tuh ada hubungan apa nggak?





Senin, 22-12-2008 12:59:00 oleh: tuti'

Walaaaaaaaaaaah Q g ERUH pYE mAKSUD_E, nUWUn 1000 q G sA bANtUiN pAnJEnENGAN.............cOI ......Y maaaaaaaaaaaaasssssss,,,,,,,,,,



Minggu, 28-12-2008 13:33:30 oleh: Bagindo

memangnya ada suku Mandailing? hehehe jamannya sumpah pemuda ga ada tuh mandailing bonds....hehehehe



Sabtu, 10-01-2009 10:22:23 oleh: musim

Hi...sobat2 sekalian.
Batak mungkin tidak ada karena itu adalah sebutan untuk kelopok yang kelihatannya diambil berdasarkan daerah (wilayah). Makanya, batak punya suku2 di dalamnya: toba (tapanuli), simalungun, karo, pak-pak, angkola (mandailing). Nah, yang terlihat, nama2 itu diambil berdasarkan kedaerahan. Apakah daerah sama dengan suku? mari kita teliti bersama.




Senin, 02-02-2009 00:37:35 oleh: Fery Siagian

Horas..

Saya kaget baca tulisan ini tadinya, banyak komentar yang cukup menarik..
Saya sebagai putra BATAK asli dan bukan suku batak!
Yang disebut suku batak memang tidak ada. Yang ada orang batak dan bangso batak!
Dan yang disebut orang batak adalah batak toba.
Karena itu wajar saja saudara-sauadar kita orang karo, simalungun, pakpak, mandailing tidak mau disebut suku batak, apalagi sampai disebut sebagai orang batak, karena sebutan batak itu hanya untuk orang batak toba.
Ini hanya masalah kebiasaan penyebutan saja yang sempat terbawa-bawa sejak masa penjajahan dulu.

Bangsa belanda dulu langsung mengelompokkan batak toba, simalungun, karo, pakpak dan mandailing dengan sebutan orang-orang batak.

Para peneliti dari German menyebutkan hanya orang batak toba yang disebut sebagai orang batak.

Satu lagi suku yang bukan batak adalah orang nias.

Jadi buat kawan-kawanku orang batak toba, biarkan mereka saudara-saudara kita yang berasal dari pakpak, karo, simalungun, mandailing dan nias menyebutkan diri mereka sebagai mana nama asli asal mereka, karena memang mereka bukan orang batak, dan adat istiadat mereka juga sangat berbeda dengan adat batak yang di anut oleh orang batak.

Marga-marga yang ada di pakpak pun tidak ada yang masuk dalam sejarah siraja batak yang merupakan nenek moyang bangsa batak toba. Kalaupun ada beberapa marga di simalungun, karo, mandailing, dan nias masuk dalam tarombo/silsilah orang batak toba, maka memang marga-marga itu adalah memang keturunan batak toba yang pergi merantau dan bermukim di daerah orang simalungun, karo, mandailing dan pakpak. Dan lama kelamaan marga-marga keturunan batak toba tersebut disebut sebagai orang mandailing, orang karo, orang simalungun dan orang pakpak.

Tapi tetap orang simalungun asli ada, juga orang karo, mandailing dan pakpak asli tetap ada. Dan mereka bukan orang batak, karena yang disebut orang batak hanyalah khusus untuk keturunan dan marga-marga dari batak toba.

Mauliate/terimakasih/ma




Selasa, 17-02-2009 21:18:16 oleh: S. ARITONANG

Penentangan Puak Batak Non Toba terhadap Kesatuan Sejarah Batak.


Untuk diketahui mulai dari dulu hingga saat ini hanya Puak Toba dan 1 Puak Non Toba yang dengan sukarela menyatakan sebagai bagian dari Orang Batak. Mereka mengakui dasar kesamaan sejarah sub etnis mereka dengan Batak Toba terlepas dari perbedaan agama dan perbedaan dialek bahasa, yaitu Puak Angkola. Selain Batak Angkola ini tidak ada satupun Puak Batak Non Toba lainnya yang dengan sukarela menyatakan diri sebagai bagian dari Suku Batak. Itu sudah menjadi rahasia umum dan tidak terbantahkan dalam pendapat mereka saat ini. Pandangan mereka semua seolah sepakat bahwa pengklasifikasian mereka sebagai Orang Batak adalah Pernyataan Sepihak dari Batak Toba yang sudah terlebih dahulu dipopulerkan (oleh para Tokoh Batak Toba dan juga oleh Belanda pd akhir abad ke 19), sehingga sukar untuk dirubah dan diluruskan kembali oleh mereka.

1. Mandailing
Mandailing tidak pernah menerima pendapat dan pengklasifikasian mereka sebagai orang Batak. Pendapat mereka perlu dipertimbangkan secara arif. Bukankah sekarang jaman kodern dan ilmiah jadi boleh-boleh saja orang berbeda pendapat asal di dukung fakta. Kalau kita mau agak sedikit kritis, sebenarnya juga ada bangsa lain di sekitar nenek moyang kita sejak dahulu kala. Misalnya bangsa yg beragama Budha/Hindu yg meninggalkan bekas peradabannya berupa candi-candi di sekitar wilayah Madina. Sampai saat ini masih tidak jelas siapa mereka. Belum ada penelitian khusus yang menyatakan bahwa nenek moyang orang Batak adalah penganut Budha atau Hindu. Yang jelas saat ini penduduk daerah tersebut sudah menjadi pengusung Budaya Batak sepenuhnya dari Puak Mandailing di Madina & enclave Batak Rao di Prov. Sumatera Barat. Mungkin mereka sudah terabsorbsi sepenuhnya menjadi orang Batak dalam masa panjang kemudian. Faktanya sekarang di daerah itu umumnya menggunakan bahasa Batak dialek Mandailing-Natal-Padang Lawas. Berlatar sejarah yang tak terungkap itulah makanya saudara k




Selasa, 24-02-2009 14:33:48 oleh: I. Berutu

Horas Mardongan Mauliate.....

Saya berpendapat dan sangat setuju kalau BATAK itu ada di Sumatra Utara (emang itulah yg sebenarnya)...dan sangat tidak setuju kl ada yang mengatakan bahwa suku batak itu gak ada...dan benar adanya yg telah dikatakan oleh beberapa rekan sebelumnya kalau BATAK itu terbagi menjadi 5 suku dan bahasa serta adat istiadat yang berbeda namun tetap dalam satu rumpun yakni Suku BATAK (gak perlu lagi aq terangin karna udah sangat banyak yg nerangin)...tetapi semua orang bebas berpendapat apa pun itu dan kita gak boleh memfonis, menghakimi, emosi dan memarahi walaupun mungkin menurut kita yg dia ungkapkan itu salah. Justru seharusnya kita yg merasa lebih tahu dan faham tentang suku batak harus membantu dia tuk meluruskan supaya dia dan orang diluar suku batak mengerti bahwa SUKU BATAK itu emang bener2 ada di Sumatra Utara bahkan diseluruh dunia dan juga untuk menghindari penilaian/asumsi yg jelek dari orang diluar suku batak terhadap suku batak (halak batak pe diallang do).

I MA JO TU SI/I MO LEBBE/BAGE ME LEBBE
Mauliate/bujur/lias ate
Horas...Horas....Horas...njuah2...mejuah2




Rabu, 25-02-2009 11:49:52 oleh: tomu

mengerikan mengaku orang sumut dari pak-pak tapi tidak tahu suku batak. Jadi pelajarilah dulu budaya anda setelah itu barulah memberi komentar kalau tidak mengerti lebih baik diam saja



Jumat, 27-02-2009 12:53:47 oleh: ronald tarigan

mas...ada salah orang kalau menanyakan sama orang yang bodoh dan ga ngerti sejarah.seharusnya anda bukan sama satu orang.saya sebagai orang batak marah besar kalau di bilang batak itu bukan suku!!kalau anda tau asal mula orang batak dari Pulau samosir itulah namanya si raja batak yang beranak pinak sampai meluaskan daerah ke wilayah lainnya(toba,karo,simalungun,termasuk pak-pak sendiri)nah..kalau saya boleh komentar memang suku pak-pak ga mau di bilang orang batak ga tau knapa,padahal jelas2 mereka keturunan si raja batak. tanayakan pada temannya yang bermarga berutu tadi kalau dia mengklaim kalau pak-pak itu suku tersendiri,bisa ga dia buktikan asal usul mereka?trus bisa ga dia tunjukan rumah adat suku pak-pak yang gimana?kalau mau tau tentang batak kan banyak ahlinya mas,jangan ditanyakan sama orang bodoh dan ga ngerti adat...BATAK itu ada dan memang suku asli sumut. HORAS.....



Minggu, 01-03-2009 02:00:19 oleh: Adri

Njuah2..Terserah dong seseorang mau Bilang apa...setiap Orang Punya Hak, menentukan dia suku apa.Kok malah Maksain jadi Orang Batak.Batak yah batak ..Pak2 yah Pak2..Selesai kok diributin...Apa Untungnya Ngaku2 orang batak, Ga bakal kaya kok..so Let it be...Intinya aku Indonesia yang dilahirkan ditanah Pakpak..Thats It...I Love Pakpak



Selasa, 03-03-2009 19:34:12 oleh: Merganda Matanari

Tolong Dibaca................
SEJARAH DAN BEBERAPA LEGENDA PADA MARGA MATANARI PAKPAK PEGAGAN
Sub-Suku Batak
Suku Batak adalah berasal dari keturunan Melayu Tua (Proto Melayu) yang berasal dari (imigran) Hindia Belakang/Selatan (keturunan bangsa Yunani), dan kemudian kawin dengan Melayu Muda (Deutro Melayu). Proto Melayu (Melayu Tua) yang menjadi Suku Batak, datang dari dua arah yaitu pertama dari pantai barat pulau Sumatera (baik imigran dari Hindia Belakang maupun Transmigran dari kerajaan Sriwijaya maupun Kerajaan Melayu Jambi) yang sebahagian masuk dari daerah Barus, dan kedua adalah dari arah pantai Timur pulau Sumatera terutama dari daerah Aceh Timur (kerajaan Haru, kerajaan Tamiang, dan lain lain). Deutro Melayu (Melayu Muda) masuk melalui pantai Timur pulau Sumatera. Masing-masing pendatang (imigran atau transmigran bergerak menuju kawasan Danau Toba.
Pergerakan manusia Proto Melayu dan Deutro Melayu menuju kawasan Danau Toba disebabkan (dipengaruhi) oleh faktor (1) pasang-surut kekuasaan kerajan yang ada berkuasa di pulau Sumatera (kerajan kecil yang tahluk kepada kerajaan besar di Nusantara (yakni kerajaan Sriwijaya di Sumatera, dan di pulau Jawa kerajaan Majapahit) sekitar abad ke-6 sampai abad- ke-14 M, serta (2) akibat pengaruh penyebaran agama Hindu, Buda di Nusantara dan agama Islam (di daerah Aceh, daerah Deli dan daerah Sumatera Barat), yang mendesak orang-orang yang beragama animisme bergerak menuju kawasan danau Toba pada zaman dahulu.
Kerajaan Sriwijaya pada zamannya mempunyai pasukan yang bertugas menerima upeti dari kerajaan kerajaan kecil yang ada di Nusantara. Sewaktu kerajaan Sriwijaya ditahlukkan kerajaan Colamandala tahun 1025 M menyebabkan sebahagian pasukan yang sedang diperjalanan bertugas meminta upeti di kerajaan kecil di daerah Aceh dan Sumatera Utara tidak kembali ke pusat kerajaan Sriwijaya (Palembang). Pasukan kerajaan Sriwijaya ini kemudian kawin dengan penduduk (Proto Melayu) yang sudah ada dan berassimi




Rabu, 01-04-2009 08:41:32 oleh: evan purba

yang ada itu <i>bangso batak</i> atau bangsa batak..
tidak tahu kenapa,. kemungkinan besar karena tidak adanya kepedulian orang" batak untuk belajar secara ilmiah tentang 'tarombo' (pelajaran silsilah dan adat yg diajar turun temurun) sehingga lebih bangga dengan budaya orang lain, entah itu barat maupun arab..

sebelum terkenalnya kerajaa" besar, sudah ada raja" yang hidup dan bermukim di sumatera utara.
dan mereka memang sudah ada.

dan kalau kita tau sendiri lah, dalam masa rejim orde baru, banyak sejarah yang ditutupi. sejarah batak menjadi salah satunya.. yang ada malah ilmuan dari negeri asing yang datang meneliti sejarah orang batak.. dan sesuai kita tau, bpk" org batak yg mjd pemimpin di masa orde baru tidak terlalu peduli mengangkat bangso batak. cth yg paling terkenal: faisal & akbar tanjung.

nah,.. intinya dulu tidak dikenal istilah suku batak. karena dalam filosofi batak yang ada adalah "bangso batak, bangsonta" : bangsa batak bangsa kita..


sementara terjadi afiliasi" marga dan budaya di ke 5 sub suku (yg bahkan dipercaya ada yg berafiliasi dari kerajaan" dr india dn yg lain beberapa abad yg lalu) sehingga menyamarkan asal muasal sub suku lain, terlebih suku" yang tdk terlalu mengedepankan tarombo.




dan boleh dicatat, filosofi batak lebih menitik beratkan ke kebangsaan batak daripada batak kesukuan, karena merasa dari satu perut yg sama, dan persatuan dan kesatuan... hidup ..




Sabtu, 04-04-2009 09:52:41 oleh: Josafat Keliat

Salam sejahtera semua...
Saya tekah membaca semua post comment yg telah di tulis di kolom ini tentang "SUKU BATAK". Ada yg percaya tentang asl-usl dari nenek moyang, ada jg yg melalui silsilah marga, jg dari sumber sejarah lainnya. Tp pelu kita ingat semua itu adalah hasil karya manusia, yg mungkin punya nilai lebih dan nilai tambah. Kalau saya ditanya,"anda suku apa?", saya akan menjawab,"saya orang batak karo”. Bukan suku karo, atau suku batak karo….Suku hanyalah sebutan dalam kamus bahasa Indonesia (EYD). Dalam orang karo tidak ada sebutan suku batak karo tapi kalak batak karo. Hanya karena penyebutan kita semua berselisih faham tentang penyebutan SUKU. Apakah anda2 berani pastikan sumber itu benar adanya? Sedangkan sejarah Indonesia yg baru seumur jagung saja banyak yg simpang siur. Saya bagi menjadi orang Sumatera Utara. Tapi lebih membanggakan kalau saya sebut saya orang Indonesia. Mengenai hal karo termasuk batak atau tidak jelas tertulis di GBKP (Gereja Batak Karo Protestan). Tapi apakah ini menjadi semua persoalan? Orang asli Jakarta adalah Betawi, tapi begitu banyaknya percampuran kehidupan dari berbagai asal daerah yg masuk menyebabkan Jakarta menjadi campur baur. Anggap saja dulunya nenek moyang kita berbaur di suatu daerah yg menjadikan sebuah komonitas penduduk yg menamai komunitas itu dengan lidah mereka sendiri.. Apakah ada nilai lebih, ANDA BATAK TOBA, BATAK KARO, BATAK PAK-PAK, BATAK SIMALUNGGUN, ataupun BATAK MANDAILING? Maring saling menghormati hak orang lain dan jaga hak kita sendiri. Bersyukurlah SUMUT memiliki berbagai macam bahasa, adat-istiadat, ataupu perbedaan silsilah, tapi kita selama ini membanggakan para leluhur kita dengan bersatu membangun tanah kelahiran kita masing2. Anda semua mau mengatakan anda orang apa...terserah...yg pasti saya sebut diri saya ciptaan Tuhan... Trimakasih...Mejuah-juah..Slm sejahtera.




Sabtu, 04-04-2009 18:46:43 oleh: Purba Bre Bayang

Syalom
Assallam wualaikum
Salam sejahtera.

Mau nanggapi Josafat Keliat

Semua manusia punya opini yang berbeda2 dan itu adalah hak setiap manusia ,tu sangat betul apabila didukung argumen yang kuat.

Bahkan kita yang sama2 orang karo aja gak sependapat.
Kalo saya ditanya orang apa atau suku apa?
saya jawab orang karo.
dan saya belum pernah ketemu orang karo asli, jawabanya kalak batak karo seperti yang di bilang saudara Josafat Keliat,pasti jawabannya kalak karo.
Mungkin ada yang bilang kalak batak karo salah satunya teman kita Josafat Keliat.

Tetapi kalau kita mau bedebat soal asal muasal kata BATAK,tidak akan habis2nya karena semua punya versi masing2.

Intinya silahkan kita mau pake batak, seperti
batak toba, batak karo, batak simalungun, batak pak pak, batak mandailing/batak angkola.

atau hanya toba,karo,simalungun,....
semua punya hak.

kalo soal GBKP ada batak, kenapa GKPS tidak ada kata batak?





Sabtu, 04-04-2009 18:53:04 oleh: Purba Bre Bayang

Opini saya tentang tentang KARO tanpa kata BATAK

Sebelum saya masuk pada tanggapan saya,perlu saya tekankan opini saya tuliskan bukan secara emosiolnal negatif.
Jadi bukan karena karo tidak mau dikatakan batak karena malu, dan sebagainya.

Apalah arti sebuah nama?
Tetapi kalo kita tidak tau dari mana asal muasalnya dan latar belakangnya hati selalu bertanya2.

Sejauh info dari buku, petuah2/orang tua dan dunia maya yang saya kutip kalau orang KARO tu juga BATAK memang benar, tetapi kadarnya berapa persen(%)?

Dari kutipan2 yang saya ambil bahwasanya KARO tu dari bangsa HARU.
Bangsa HARU ini bangsa yang cukup besar pada saat kerajaannya ada.
Kerajaan lain “BERBAUR” dengan kerajaan HARU yaitu dari INDIA, MELAYU, ACEH, dan BATAK.

Nah berevolusi hingga sampai saat ini itulah yang kita kenal SUKU KARO.
Ini juga menjadi acuan bahwa tanah karo tu bukan hanya di kabanjahe sekitarnya saja, tetapi ada di langkat, binjai, aceh tenggara dan juga berbatasan dengan kab.Simalungun dan Tapanuli
Bisa dilihat dari letak geografis suku karo.

Ini kiranya yang bisasaya coret2 di blog anda.
semoga bisa berguna buat kita.
Maaf sekiranya terdapat kata-kata yang tidak berkenan.

MEJUAH JUAH/HORAS/NJUAH2

TERIMA KASIH




Selasa, 07-04-2009 08:56:05 oleh: sondang

saya adalah boru nadeak dan ayah saya lahir dari boru BERUTU asli batak pakpak, kalau ditelusuri adat batak toba memiliki banyak persamaan dengan batak pakpak , Pakpak merupakan batak atau tidak, itu hanya persepsi individual saja, tapi tolong Mas EKO sebelum teman anda ngomong harus dilengkapi dengan data data yang jelas dan konkrit agar jangan membuat orang lain merasa berdua hati dalam menanggapi masalah ini. Yang jelas Pakpak itu adalah salah satu bagian dari suku batak. Horas njuah njuah kita karina.



Rabu, 08-04-2009 02:33:21 oleh: Purba Bre Bayang

buat sondang.

kalau tanggapan ku tu papak tu bagian dari batak aku percaya,tapi kadarnya berapa persen(%)?

dikasi juga donk data yang konkrit kalo papak tu 100% batak.

Ma kasih




Kamis, 09-04-2009 13:51:47 oleh: LISTON SIANTURI

saya liston sianturi, saya asli dari dairi kota sidikalang,menurut cerita oppung2 ku batak itu satu nenek moyang, jadi bagian2 suku batak seperti batak: toba,simalungun,pakpak,karo,mandailing, itu smua satu nenek moyang, walaupun berbeda bahasa, pembagian ini terjadi karena masa kerajaan2,batak toba itu dibagi menjadi beberapa kumpulan: suku batak pakpak, batak karo,batak toba, batak simalungun,batak mandailing, mas eko kalau anda tidak tau apa2 tentang sejarah batak, mendingan anda tarik omongan anda!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!dehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh



Rabu, 15-04-2009 22:08:54 oleh: Eko Nurhuda

Lho, koq saya yang diserang sih?
Ini kan bukan pendapat saya? Orang saya malah yang bertanya-tanya "apa iya orang Batak itu tidak ada?" setelah mendengar cerita teman saya yg bermarga Berutu itu koq. Gimana sih? Pada emosi semua ya?




Minggu, 19-04-2009 01:19:18 oleh: bravo

Dalam Nagarakertagama, sekitar 1275 M, singosari menyerang kerajaan mandailing melalui ekspedisi pamalayu, berikutnya 1365 M Majapahit menyerang kembali kerajaan Mandailing.... saya mau bertanya sejak tahun kapan ada nama batak... dan tolong disampaikan bukti ilmiahnya dan bukan berdasarkan tulisan2 yang berlandaskan kepada ego dan primordial semata, kalau kita mau bicara ilmiah... dan kalau boleh saya tau tahun berapa ada si raja batak dan darimana asalnya si raja batak...? berikutnya tahun berapa Batak menetap di pusuk buhit...? maaf, karena saya lebih sepakat Batak itu adalah wilayah bentukan pada masa Belanda untuk memuluskan politik devide et imperanya dibanding batak sebuah suku...?, mungkin saya salah, untuk itu tolong benarkan saya dengan data kajian ilmiah bukan omongan orang2 dan lebih bersifat emosional dan primordial



Sabtu, 25-04-2009 14:08:47 oleh: lidia sitompul, dkk.

horas bah...........
thankzz yah buat mas eko atas pertanyaannya.
saya dr suku batak terus terang tertarik dengan percakapan ini.
mnrut km batak itu SUKU, hanya saja banyak jenis-jenisnya seperti yang dikatakan tman2 sblumnya.

Truz bwt-a Adri hidup itu Punya praturan Loh,,,,,,,,
Gk Blh Trserah2 yah!!! Harus ad Plhn!!!

Msl_a gni, Ibumu pakpak,truz ayahmu batak toba. D batak toba, marga anak harus d tRunkan dari marga ayah.

Nah, klo kM dalam posisi anak, apakah Margamu Msh Terserah mo d turunkan dari marga barak atau mamak??????????????????????????????????

Peace..........





Jumat, 22-05-2009 11:47:39 oleh: Basa Parhusip

Horas, kalau saya sendiri menilai dia itu bukan lahir dari seorang ibu dan tidak punya bapa. Andaikata dia punya bapa pasti bapaknya itu cerita tentang batak. Jadi tidak perlu diperpanjang masalahnya nanti dia sadar sendiri dia dan mau mengakui segala kekeliruannya. Mungkin dia sengaja menghilangkan kesukuannya dan tidak mengakuinya secara jujur. Sama juga itu dengan masalah agama. Ada orang kita mau pindah ke agama lain demi jabatan dan lain-lain.



Kamis, 28-05-2009 17:28:15 oleh: gimtar aritonang

aiz klo nanya tentang batak jangan jangan ama batak dalle alias'batak jadi-jadian ' nanya langsung ma yang originalnya donk.



Rabu, 10-06-2009 00:04:26 oleh: Sigotap Rukkung Au lae

Setelah saya membaca seluruh literatur sejarah terbentuknya suku-suku di sumatra utara, mulai literatur karo, simalungun, toba, dairi, maupun toba saya bisa menyimpulkan bahwa keseluruhannya mempunyai hubungan . Namun, tidaklah seperti pada pandangan teman2 uraikan di atas. Yang menjadi penduduk pertama kali datang ke nusantara ini adalah orang2 yang ada di daerah sekitar pantai. Namun , akibat desakan suku bangsa yang mempunyai kebudayaan lebih tinggi dibandingkan aslinya, maka terdesak hingga ke daerah dataran rendah. Jarang sekali manusia memilih untuk bertempat itnggal di daerah perbukitan ataupun dataran tinggi kecuali bila ada tragedi seperti peperangan, wabah penyait, dsb. Coba teman2 sekalian pelajari dan telaah lalu dianalisis proses perjalanan suku-suku diindonesia ini khusunya daerah sumatra utara. jangan hanya menyalahkan oarang lain tanpa mengetahui sejarah suku lainnya (menutup dan kaku pada suatu paham lama). dan kebetulan saya tahu kelima bahasa itu yaitu: Simalungun, karo, toba, mandailing/ angkola, maupun dairi/ pak-pak.



Kamis, 11-06-2009 17:55:54 oleh: Purba Bre Bayang

Mang ngeri2 kali petuah2 nie semua...
coba kita gali jangan dari satu sudut pandang....
lihat semua refrensi sejarah...
dan tolong dipaparkan secara jelas latar belakangnya agar teman kita yang bertanya mengerti




Kamis, 25-06-2009 00:48:08 oleh: S. Panjaitan

Sebelum sy kasi comen, saya orang batak toba asli dan lahir/dibesarkan ditanah karo ( Kabanjahe).Sy sgt setuju ats comen dari Josafat Keliat dan tanggapan dari purba bre bayangna. Disini sy tidak mempunyai ilmu yg lebih tentang asal muasal BATAK. Tapi yg saya tau dr Oppung / Bolang sy bahwa batak itu ada 5 yakni Batak Toba/Tapanuli,simalungun,mandailing,pakpak, dan karo. Kesemuanya itu adalah satu garis keturunan dari siRaja Batak' dimana siRaja Batak ini mempunyai keturunan dan diberi nama seperti kelima Batak tsb diatas. Dan keturunan dr kelima Batak tersebut diberi lg nama cucu. Singkat crta dari nama itulah disebut marga agar nama dari asal keturunannya tidak hilang sampai akhir zaman.Misalanya keturunannya namanya si "A" Sembiring, kemudian kita cari asal si Sembiring ini keturunan dari mana, sampai diketurunan Si Raja Batak nanti kita temukan di Karo, berarti si "A" sembiring ini adlh Batak Karo. Me Bage kin akap ndu adilakusalah, sebab enda nina bulang nge labo ningku, adi aku cerita ngenca kueteh. Jadi songono majolo, molo adong na hurang tolong diajari hamu ahu asa ahu pe mamboto tarsongondia do Batak on. Maulita ma Tuhanta, Mauliate ma Dihita saluhutna, Horas jala Gabe.!!!!!



Minggu, 28-06-2009 02:42:12 oleh: Purba Bre Bayang

Saya kasi tanggapan buat teman2...
Saya gak pernah tau atau menemukan adanya garis lurus keseluruhan keturunan karo tu dari si Raja Batak..
Atau ada teman2 yang bisa membuktikannya,saya mau lihat?
Kalau sebagian marga orang karo tu dari keturunan si raja batak,ya saya bisa terima.
Tapi bukan keturunan secara keseluruhan...
Orang karo,saya jelaskan kembali dari kerajaan HARU yang berevolusi dengan INDIA,MELAYU,ACEH dan kerajaan BATAK.







Jumat, 03-07-2009 02:59:02 oleh: sipahutar

sudahlah lae ku, ito ku walau pun kt ada perbedaan tapi kita tetaplah satu keturunan dari opung raja batak,dirura silindungii... horas..horas..



Kamis, 27-08-2009 11:28:43 oleh: pelawi

Perkataan Batak itu sebenarnya suatu daerah, atau teritorial kerjaan. Jadi kalau itu diperdebatkan akhirnya bertengkarlah. Karo ya Karo, karena jelas ada Kabupaten Karo. Mana ada Kabupaten Batak? Kabupaten Tapanuli (Taput atau Tapsel) ada, Jadi ada suku Taput dan ada suku Tapsel.Kalau orag dari Taput kesakitan, mungkin luka atau terjatuh, mreka akan spontan bilang :"amangoi sakit" Dia panggil ayahnya. Kalau orang dari Kabupaten Karo spontan bilang :"nandei mesui" Dia panggil ibunya, bukan Bapaknyajadi beda lah....Jadi Batak tidak sama dengan Karo



Minggu, 06-09-2009 05:48:44 oleh: Josafat keliat

salam....
nb: buat purba bre sebayang
kalau mau menanggapi commen orang liat dan baca baik2 pal.....yg kupermasalahin bukan karo atau batak. yg coba ku jelasin adalah tentang kata SUKU. bisa bahasa karo kan pal?....kai mergandu? bre kai kam? ja kutanta? kalau anda bisa menjawabnya, saya mau tanya lagi," kalau kita ketemu orang di medan dan kutanya tentang orang itu asalnya dari mana dan siapa dia... anda tau cara bertanyanya? caranya begini pal: kalak kai ia? "KALAK" bukan "SUKU" kai ia? kalau ga tau bahasa karo jgn komen bos.....dan tolong belajar memahami tulisan orang dengan seksama ..OK




Senin, 07-09-2009 19:50:51 oleh: sonytarigan

saya orang karo walaupun lahir dan besar dijakarta dan cuman ngerti bahasa betawi, waktu kakek saya masih hidup klo ke kampung di bertungen dia selalu bilang bahwa saya orang batak kalak karo dan saudara saudaranya juga bilang mereka orang batak nenek saya marga silalahi. apakah nenek moyang saya salah, saya rasa tidak mungkin mereka lebih mengerti tentang asal usul mereka. tapi menurut ayah saya yang kebetulan jebolan antropologi ikip medan memang ada sebagian orang dari sub etnik batak yang tidak mengaku batak termasuk karo lebih karena faktor subjektif inferioritas karna memang orang lebih mengenal secara umum orang batak adalah orang toba karena memang lebih berhasil menonjol dan dominan sehingga yang lain seolah tenggelam ini menimbulkan sentimen negatif bahkan katakanlah minder pada diri etnis batak lainnya. sebetulnya yang harus dikembangkan adalah bagaimana mengembangkan sikap positif dari batak batak yg lain supaya bisa mengangkat martabatnya dan sama sama berhasil. upaya untuk mendekatkan dan mempersatukan lebih erat suku2 batak atas dasar persamaan2 bukan perbedaan2 akan lebih memperkuat kita Wassalam.



Sabtu, 19-09-2009 09:30:23 oleh: jakeslove berutu

sy berkomentar gimana yach...soalnya benar sprt teman2 bilang tadi, klu kami pakpak yang dari daerah aceh singkil bayak yang kurang respek? kurang setuju kalau di katakan suku batak.,apalagi yang beragama muslim..karena kalau di luar sumatra orang banyak berpresepsi kalau batak itu mayoritas non muslim bahkan ada yang beranggapan kalau batak itu adalah agama / kristen,ini bukan fitnah tapi ini fakta dan pengalaman saya sndr di surabay.dengan demikian sy pkr wajar saja klu kdg kita malu mengatakan kita batak..klu td teman2 ada yg bilang batak itu terbagi atas bbrap suku di dalamnya temasuk suku pakpak, karo, toba, mandailing dll, ini sy lebih sepakat..jd tadi ada teman2 sampai mengatakan malu mengakui sukunya sendiri,sy kira itu g' benar,tp malu klu dpggl batak itu mungkin benar,krn py alasan tersendiri pastinya, karena orang pakpak punya motto ulang kita mela merbahasa pakpak bangga jadi org pakpak.Tuk lae/silih MR.SIMANJUTTAK yang sempat mengejek marga berutu tolong di tarik perkataannya,tolong jangan buat perpecahan, krn kita satu rumpun di bawah batak ANDA BATAK TOBA KAMI BATAK PAKPAK



Minggu, 04-10-2009 22:03:02 oleh: daton berutu

Tuk teman..Mungkin ini bs membantu...
Sub-Suku Batak

Suku Batak adalah berasal dari keturunan Melayu Tua (Proto Melayu) yang berasal dari (imigran) Hindia Belakang/Selatan (keturunan bangsa Yunani), dan kemudian kawin dengan Melayu Muda (Deutro Melayu). Proto Melayu (Melayu Tua) yang menjadi Suku Batak, datang dari dua arah yaitu pertama dari pantai barat pulau Sumatera (baik imigran dari Hindia Belakang maupun Transmigran dari kerajaan Sriwijaya maupun Kerajaan Melayu Jambi) yang sebahagian masuk dari daerah Barus, dan kedua adalah dari arah pantai Timur pulau Sumatera terutama dari daerah Aceh Timur (kerajaan Haru, kerajaan Tamiang, dan lain lain). Deutro Melayu (Melayu Muda) masuk melalui pantai Timur pulau Sumatera. Masing-masing pendatang (imigran atau transmigran bergerak menuju kawasan Danau Toba.
Pergerakan manusia Proto Melayu dan Deutro Melayu menuju kawasan Danau Toba disebabkan (dipengaruhi) oleh faktor (1) pasang-surut kekuasaan kerajan yang ada berkuasa di pulau Sumatera (kerajan kecil yang tahluk kepada kerajaan besar di Nusantara (yakni kerajaan Sriwijaya di Sumatera, dan di pulau Jawa kerajaan Majapahit) sekitar abad ke-6 sampai abad- ke-14 M, serta (2) akibat pengaruh penyebaran agama Hindu, Buda di Nusantara dan agama Islam (di daerah Aceh, daerah Deli dan daerah Sumatera Barat), yang mendesak orang-orang yang beragama animisme bergerak menuju kawasan danau Toba pada zaman dahulu.
Kerajaan Sriwijaya pada zamannya mempunyai pasukan yang bertugas menerima upeti dari kerajaan kerajaan kecil yang ada di Nusantara. Sewaktu kerajaan Sriwijaya ditahlukkan kerajaan Colamandala tahun 1025 M menyebabkan sebahagian pasukan yang sedang diperjalanan bertugas meminta upeti di kerajaan kecil di daerah Aceh dan Sumatera Utara tidak kembali ke pusat kerajaan Sriwijaya (Palembang). Pasukan kerajaan Sriwijaya ini kemudian kawin dengan penduduk (Proto Melayu) yang sudah ada dan berassimilasi budaya membentuk masyarakat masing-masing Proto Bata




Kamis, 15-10-2009 05:01:09 oleh: Purba bre sebayang

buat impal ku yang paling mantap : Josafat keliat

Hehehehhe..
*kai mergandu? bre kai kam?
Dari nama saya cukup menjelaskan pal,jadi lihat nama saya dengan seksama (arah gelar ku saja ku akap nggo me teh ndu mpal,lanai pedah sungkun ndu)

*ja kutanta?
kampung ku rumah kabanjahe,lahir di medan.
Rumah Kabanjahe kuta kemulihen ta,aku tubuh i medan)

*kalau ga tau bahasa karo jgn komen bos
khan gak mungkin aku kasi pendapat dengan bahasa karo,ni khan bukan forum karo(adi cakap karo aku mpal,me labo kerina mestehsa kai si kubelasken,labo ka enda forum karo)

NB:Mari kita tanamkan ilmu padi.





Minggu, 08-11-2009 17:03:02 oleh: endi bastanta sinuraya

saya mau usul kalo bisa temen2 semua lebih sering liat artikel di internet atau baca buku sejarah.
jangan langsung memponis pendapat orang salah.
pendapatku memang suku batak itu gak ada.
alasannya Rita Smith Kipp menulis, julukan Batak dibuat oleh kolonial Belanda untuk membedakan antara mereka yang belum beragama (epithet in origin) dengan suku Melayu yang telah menjadi Muslim di provinsi sumatra utara.
artinya sebelum belanda datang ke nusantara suku batak itu gak ada,yang ada suku toba ,simalungun,karo.dll.
namun belakangan suku batak itu identik dengan suku toba.
makanya banyak orang karo gak merasa batak.
saya mohon maaf kalo ada kata saya yg salah.




Kamis, 03-12-2009 02:29:40 oleh: armanda

pendapat saya.
begini? pada umumnya semua suku merasa benar semua.
suku batak merasa semua suku yang ada disumatera bahwa turunan batak.
menurut saya suku diumatera ada beberapa:
1. batak atau tapanuli terbagi 2: batak toba dan mandailing (bahasa sama kurang lebih 90% hy perbedaan halus dan kasar)
2. melayu
3.karo
4. simalungun
5. pakpak
6. nias dll semua bahasa beda.




Kamis, 03-12-2009 02:32:30 oleh: armanda

suku di sumatera utara :
1. batak :- batak toba
- batak mandailing
2. melayu
3. karo
4. simalunggun
5. pakpak
6. nias




Kamis, 03-12-2009 02:55:13 oleh: armanda

jadi kota medan penduduk aslinya dalah melayu, berbatasan dan suku karo, suku simalunggun. orang batak jauh dari kota medan.
klo perbandingan jakarta dan cirebon.
jadi menurut saya salah klo batak itu banyak salah.. ya cuma 2.
karena disumatera mayoritas pakai marga jadi orang batak toba merasa dialah yg mengatakan yg ln keturunan batak.
suku karo dan melayu berasal dari daratan china yaitu bangsa haru berubah menjadi kharu. mknya suku karo mempunyai gelar buat orang batak adalah kalak teba (orang batak). dari segi bahasa:
-karo dengan batak persamaan paling 5 %.
-melayu dgn batak 0%.
-simalungun dgn batak 25 %.
-pakpak dgn batak 25%
-nias dgn batak 0%
lht lah sejarah suku masing2. pasti beda?
belum lagi adat istiadat.
panggilan marga dll. semua disama2kan orang batak...makannya kelihatan sama.
sebenarnya kita ga usah eggo siapa yang paling merasa hebat.
klo beda ya beda??
seperti suku jawa dan suku sunda walapun satu daratan jawa dengan sunda itu ya berbeda, bahasa, adat istiadat dll.
begitulah suku batak dgn suku yang lain disumatera utara.
klo GBKP Gereja batak karo protestan) yang menyatakan suku karo itu batak ya salah?
ceritanya begini: dulu orang karo ga py agama, orang batak agamanya setelah masuk dari belanda dan german jd menganut kristen protestan.
setelah itu orang karo masuk agama kristen bebeapa persen dan buat gereja. makanya jadi gereja GBKP. GBKP ini masih bernaung di bawah HKBP tidak terdaptar di gereja2 dunia. beda dgn simalunggun yang GPS (gereja protestan Simalunggun)yg bernaung sendiri, masalah agama tidak ada hubungannya dgn asal usul.
untuk panggilan:
kata paman:
-batak toba= tulang
-karo = mama
-melayu= pak cik dll.
untuk kata kata mau kemana :
-batak toba= to dia
-karo= ku ja kam.
-melayu= ondak kemano
jd sangat beda. jadi dimana bisa dikatakan batak semua.
selebihnya terserah anda, tapi ini merupakan bukti. datang lah ke medan...ada pasti tau perbedaannya, klo di luar sumatera udah didominasi dari suku batak?




Kamis, 21-01-2010 21:42:04 oleh: Denny Onesimus Bakara

Horas !!!

Ajang yg baik untuk berbagi wacana...bravoo...

Mnurut ku emg penyebutan "Batak" hanya untuk mengelompokkan orang2 yang berada di kabupaten Tapanuli Utara saat di pimpin oleh Sisingamangaraja XII. Beliau berhasil mempersatukan Orang2 Toba, Karo, Mandailing, Simalungun dll...(maaf klo ada yg ga kesebut...peace..)untuk menentang penjajahan yg mungkin akhirnya disebutlah "Batak"....sama halnya yg terjadi di Kalimantan, sebenarnya tidak ada Suku "Dayak" atau dalam bahasa Belanda di sebut "Dyaks" yg artinya kurang lebih adalah "orang yg kasar & tidak beradap" namun akhirnya jadilah penyebutan "Dayak" untuk Suku/pribumi Kalimantan, padahal di Kalimntan Barat saja ada lebih dari 500 sub suku "Dayak" yg memiliki perbedaan bahasa,tapi hampir memiliki adat kebiasaan yg sama. ada juga yg memang tidak mau di sebut "Dayak" karena sebutan itu sangatlah kasar, dan mereka lebih terbiasa menyebut nama "Asli" kedaerahan mereka seperti "Iban", "Bukat", "Desa", "Embaloh", "Kantuk", "Jangkang", "Punan", "Ribun", "Kanayatn", "Bekati", dan masih ada 400 sub yang lainnya.
Jadi begitu juga yg terjadi di Sumatera Utara...semoga aja ini bisa menjadi bahan sebagai wacana teman2 skalian...thanks.

Mauliate do hamu...
Horas !!!




Minggu, 16-05-2010 01:18:16 oleh: Clint' Saragih Simarmata

aku tidak tau jelas silsilah nya Batak, Karna lahir Di kalimantan tapi kalo aku di tanya suku apa ya dengan mantab aku bilang Batak Simalungun, hehehe.. karena menurutku Batak terdiri dari beberapa suku termasuk Toba, Karo, Mandailing. simalungun.. sama hal nya dengan pendapat lae kita Denny, Dayak pun BAnyak suku nya... ada Dayak siang, Dayang Punan dll. jadi mereka tetap disebut Dayak... Pokoknya.
Batak Never Ending in Indonesia and World. ta pilok lah,,..




Kamis, 26-05-2011 16:45:55 oleh: Darwis Berutu

SUKU PAKPAK
===========
orang Toba beranggapan bahwa suku pakpak itu masuk dalam kategori 'Batak'...

itu adalah satu anggapan yang keliru, dan perlu di klarifikasi..
suku Pakpak berdiri sendiri, dan bukan berada dibawah naungan Batak.

Suku Pakpak sendiri terbagi atas 5 suak (sub suku), yang mendimi daerah tertentu, diantaranya :

1. Suak Keppas (Kab. Dairi, Sumut)
2. Suak Simsim (Kab. Pakpak Bharat, Sumut)
3. Suak Kelasen (Kab. Humbahas, Sumut)
4. Suak Boang (Subulussalam, aceh singkil, NAD)
5. Suak Pegagan (Sumbul, Kab. Dairi, Sumut)

demikianlah sedikt penjelasan dari saya,, semoga bermanfaat.....

NJUAH NJUAH BANTA KARINA !!!!!!




Minggu, 29-01-2012 16:50:44 oleh: eko margana

- istilah batak belum ada semenjak ribuan tahun yg lalu, yg di kenal adalah barus (fansur). suku batak ada atau tidak suku2 yg di sumut tetap ada kok. np? karna tak ada bahasa, pakaian, makanan, filosofi yg sama. mirip ia tapi tak sama. jd bgi saya, batak itu sama dengan istilah java bagi org yg tinggal di jawa. banyak jg org di pulau jawa tak mau dibilang jawa. bahkan lebih suka dibilang cina.

ya numpang komen, jgn dihapus ya mas eko. kami juga punya hak untuk tidak dihapus, haaaaaaaaaaaaaaa.




Minggu, 01-04-2012 02:20:26 oleh: Makhmud Juneidi Lubis, SH

Pada tahun 1920an, alim ulamak dan pemuka-pemuka Mandailing telah memprotes percobaan orang-orang Batak-Islam termasuk orang Mandailing yang mengaku Batak, untuk dikuburkan di tanah perkuburan Sungai Mati. Alim ulama dan tokoh-tokoh Mandailing berhujah bahwa wakaf tanah perkuburan Sungai Mati hanyalah untuk jenazah-jenazah orang-orang Mandailing saja. Orang-orang Batak khusus Angkola termasuk Mandailing yang mengaku Batak, tidak pantas dikuburkan di pekuburan itu.
Pejuang-pejuang kebangsaan bangsa Mandailing membawa kasus/kes ke mahkamah syariah Sultan Deli dengan keterangan bahwa tanah perkuburan bangsa Mandailing di Sungai Mati, Medan, adalah semata-mata untuk bangsa Mandailing. Mereka yang berbangsa selain Mandailing, tidak boleh dikuburkan di situ. Mahkamah syariah Sultan Deli mendeklarsi bahwa bangsa Mandailing terpisah dan berdiri sendiri dari bangsa Batak. Kemudian bangsa Batak membawa kasus tersebut di mahkamah sibil di Batavia, Jawa. Mahkamah tersebut, mahkamah tertinggi di Hindia Belanda mendeklarasikan bahwa bangsa Mandailing bukan Batak.
Untuk PENJELASAN saya GARIS BAWAHI bahwa Suku MANDAILIN TIDAK Termasuk GOLONGAN Suku BATAK




Minggu, 01-04-2012 02:31:59 oleh: Makhmud Juneidi Lubis, SH

MANDAILING BUKAN BATAK!!!!!

Artikel ini aku kutip sebagian dari tulisan berjudul “Bangsa Mandailing Bukan Batak dan Tidak Melayu”. Aku temukan di blog bumibebas.blogspot.com.

Pada tahun 1920an, alim ulamak dan pemuka-pemuka Mandailing telah memprotes percobaan orang-orang Batak-Islam termasuk orang Mandailing yang mengaku Batak, untuk dikuburkan di tanah perkuburan Sungai Mati. Alim ulama dan tokoh-tokoh Mandailing berhujah bahwa wakaf tanah perkuburan Sungai Mati hanyalah untuk jenazah-jenazah orang-orang Mandailing saja. Orang-orang Batak khusus Angkola termasuk Mandailing yang mengaku Batak, tidak pantas dikuburkan di pekuburan itu.

Pejuang-pejuang kebangsaan bangsa Mandailing membawa kasus/kes ke mahkamah syariah Sultan Deli dengan keterangan bahwa tanah perkuburan bangsa Mandailing di Sungai Mati, Medan, adalah semata-mata untuk bangsa Mandailing. Mereka yang berbangsa selain Mandailing, tidak boleh dikuburkan di situ. Mahkamah syariah Sultan Deli mendeklarsi bahwa bangsa Mandailing terpisah dan berdiri sendiri dari bangsa Batak. Kemudian bangsa Batak membawa kasus tersebut di mahkamah sibil di Batavia, Jawa. Mahkamah tersebut, mahkamah tertinggi di Hindia Belanda mendeklarasikan bahwa bangsa Mandailing bukan Batak.

Kasus jati diri tersebut dibukukan oleh Mangaradja Ihoetan dalam buku Asal-Oesoelnja Bangsa Mandailing (Pewarta Deli, Medan, 1926). Dalam pengantarnya kepada buku itu, Mangaradja Ihoetan menjelaskan maksud buku itu disusun “…hanjalah kadar djadi peringatan di-belakang hari kepada toeroen-toeroenan bangsa Mandailing itoe, soepaja mereka tahoe bagaimana djerih pajah bapa-bapa serta nenek mojangnya mempertahankan atas berdirinja kebangsaan Mandailing itoe. Dengan djalan begitoe diharap tiadalah kiranja mereka itoe akan sia-siakan lagi kebangsaanja dengan moedah maoe mehapoeskannja dengan djalan memasoekkan diri pada bangsa lain jang tidak melebihkan martabatnya.

Kiranya Saudara/i dapat menjadikannya pengetahuan pembeda antara Mandailing




Jumat, 11-05-2012 04:08:50 oleh: Porhas Hutagalung

Horas kawan-kawan,
Saya tetarik dengan diskusi soal Batak nich, saya sendiri memang orang Batak dari Harean, Tarutung.
Menurut tarombo (silsilah) orang Batak itu dimulai dari Siraja Batak dari gunung Pusuk Buhit. Keturunannya berkembang terus dan menyebar sampai ke daerah Nias, Aceh dan daerah yang berbatasan dengan Minangkabau/Padang. Dalam perkembangannya tersebut mereka masing-masing sudah membawa nama Marga, sehingga bila kita perhatikan sejarah diseluruh pulau Sumatera pada jaman tersebut tidak ada suku bangsa yang mempunyai nama Marga kecuali suku-suku bangsa keturunan Siraja Batak itulah yaitu yang di Mandailing, Simalungun, Karo, Pakpak, Angkola, Toba termasuk Nias dan Gayo. Sesungguhnya orang Batak sejak dari awal tidak pernah merasa sebagai suku atau sub-suku, melainkan sebagai bangsa, mengingat bahwa bangsa Batak mempunyai kelengkapan adat-istiadat, hukum, kebudayaan, aksara, mata uang, agama (sipalubegu) dan ketatanegaraan sendiri yang diturunkan dari nenek moyang bangsa Batak. Memang kemudian dengan penjajahan oleh Belanda bangsa Batak telah demikian dipecah-belah dari segi pembagian daerah dan tentu juga diselipkan dengan intrik-intrik Belanda agar bangsa Batak tidak bersatu dan hal ini terus berlanjut hingga sampai saat ini seperti yang sedang kita bicarakan saat ini. Saya tetap berpendapat biarlah didalam jiwa orang Batak tetap merasa sebagai bangsa Batak yang mendiami pulau Sumatera Tengah, Utara dan Timur, tetapi secara nyata merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga penjelasan saya yang saya ambil dari sejarah Siraja Batak ini dapat diterima oleh kita yang sedang berdiskusi ini.
Salam sejahtera bagi kita semua.




Sabtu, 16-03-2013 14:21:38 oleh: jhonson.s

halo mas eko,horas!!!mungkin teman anda juga ga mengenal bapa/ibunya.masa suku sebesar BATAK dia tdk tahu yg notabene berdekatan dgn nias.barangkali dia minder sama orang batak yg sudah dari dulu jadi pembesar2 di indonesia dan dunia.mestinya dia belum pantas disebut mahasiswa,sementara wawasannya masih selebar daun kelor. HORAS BANGSO BATAK,MAJU TRUSSSS



Kamis, 12-12-2013 09:43:21 oleh: stevenberutu

Njuah njuah ....tuk saudara ku smua sy putra pakpak dri dulu nama suku kami adalah Suku pakpak bkn batak pakpak

Dan biasa nya tanah kamindi sebtb tanoh pakpak bkn tanoh batak pakpak jdi marga berutu itu benar ngk adw yg nama batak

Hanya orang toba yg bangga di sebut batak np ngk bangga mreka di sebut Toba aj.
Arti batak dlm bhsa pakpak sangat buruk bgi kmi suku pakpak

Jdi suku pakpak pangil suku pakpak bkn suku batak pakpak


Jgn nambahi nama suku kmii suku pakpak




Jumat, 13-12-2013 23:40:10 oleh: reinhard berutu, SH

horas njuah-njuah..
Basing lah nak ngomong apo.. Yg sy ketahui, sy keturunan pakpak dari sumatera utara sana, jg keturunan ogan dari ogan ilir sumatera selatan. Jd yg jelasnya, sy tdk bsa ber argumen sepenuhnya.. Yg penting kita berpedoman pada bhineka tunggal ika saja. Gitu aja kok repot.




Rabu, 05-02-2014 01:59:07 oleh: abdul silitonga

Putra,EKO dan u BERUTU HEANG
ne cerita yang benar raja batak mempunyai keturunan yaitu: 1.Guru Tatea Bulan 2.Raja Isumbaon
kemudian ada keturunan ya mereka berdua pada garis keturunan kurang tau saya?,ada keturunannya yg bengal(bhs.gaul)jadi keturunan ya ada yang diusir leluhurnya,tp keturunun ya tuh memendam dendam karena diusir,jdi mereka itulah batak mandailing,karo,pakpak,angkola,simalungun dll.mungkin anda tuh tidak tahu knpa batak tu takut mengakui bahwa dia tu batak!!!
karena tuh hal yg lumrah karena batak terpecah belah karena perang padri yg di ketuai oleh Imam Bonjol,BACA SEJARAH PEYEBARAN AGAMA DI TANAH BATAK
krna tu lah suku batak sering menyebutnya BANGSO Batak

http://okahutabarat.wordpress.com/2009/02/27/sejarah-agama-di-tanah-batak/




Minggu, 09-03-2014 01:28:31 oleh: Kristian Sitanggang

Suka2 orang mau ngaku suku apa, Anda ga berhak memaksa orang harus suku batak,
Fakta di Sumut ya, suku mandailing, pakpak, dan karo emang enggan disebut suku batak, jaman sudah canggih, tentunya merekasudah punya pegangan berani memberikan argumen. So, hargai perbedaan




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY