Trie

Ada 'Gunung' Kedelai di Surabaya

Senin, 28-01-2008 10:09:26 oleh: Trie
Kanal: Hukum

Ada 'Gunung' Kedelai di Surabaya

Akhir-akhir ini rakyat direpotkan dengan langkanya kedelai di pasaran, yang berimbas pada naiknya harga bahan pangan tersebut, dan mengakibatkan 5.000 pengusaha tempe dan tahu mogok berproduksi dan berdemo di depan Istana Negara pekan lalu.

Sementara di Surabaya, Satuan Reserse Kriminal Wilayah Kota besar Surabaya menemukan gudang penimbunan keselai impor sebanyak 13 ribu ton. Wow! kabarnya 'gunung' kedelai tersebut milik PT Cargill Indonesia. Dari dokumen yang diperoleh polisi, kedelai impor tersebut sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan pada tahun 2007 lalu, namun hanya terselur sekitar 9000 ton saja, sedangkan sisanya ditimbun di gudang yang berlokasi di Jl. Dupak Rukun No. 71-73 Surabaya. Ada dugaan, kedelai sengaja ditimbun oleh pemiliknya mengingat akhir-akhir ini harga kedelai di pasaran melambung.

Hebatnya, polisi sendiri belum 'berani' menyegel gudang itu, karena belum menemukan indikasi pelanggaran pidana yang dilakukan oleh PT Cargill. Kepala Polwiltabes Surabaya, Kombes. Anang Iskandar mengatakan bahwa pihaknya baru akan menanyakan perihal masalah ini ke Departemen Perdagangan, sehubungan dengan izin impor kedelai pada tahun lalu, tapi hingga kini sebagian besar barangnya masih ditimbun. Padahal selama ini, PT Cargill mengantongi izin resmi penjualan kedelai ke masyarakat.

Harga kedelai dunia melonjak tajam dari US$ 300 per ton menjadi US$ 600 per ton sejak akhir tahun lalu. Hal ini juga yang akhirnya ikut 'menggoyahkan' harga negeri, dari Rp 3.000 per kilo menjadi Rp 6.000 - Rp 8.000 per kg.

Pemerintah pun sesungguhnya telah merespon keadaan itu dengan membebaskan bea masuk kedelai impor, yang sebelumnya 10 persen. Akan tetapi, kenyataannya masih ada saja pihak-pihak tertentu yang sengaja mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan masyarakat. Di satu sisi, masyarakat 'kelimpungan' akibat langkanya kedelai, sementara di sisi lain ada segelintir orang yang justru menciptakan 'gunung' kedelai di Surabaya. Kok ya ada orang yang setega itu ya? Kalau sudah begini, siapa yang harus bertanggung jawab?



Sumber: Koran Tempo, 26 Januari 2008. Hal. A3
Bookmark and Share

Tag/Label kedelai, cargill
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
5 komentar pada warta ini
Senin, 28-01-2008 11:28:10 oleh: gunardi

Selama supply secara internasional rendah, barang akan cepat habis dan menjadi langka lagi.

Kalau supply secara internasional tinggi, barang tidak akan cepat habis.

Ini adalah masalah supply-demand, bukan masalah menimbun atau tidak.




Senin, 28-01-2008 13:46:46 oleh: Sandhy.ED

Yang nimbun pinter....

Dah tahu duluan kalau harga kedelai bakal naik...

Tanyain dong, komoditas apa lagi yang bakal naik..., biar kita ikutan nimbun hehehe




Selasa, 29-01-2008 07:33:54 oleh: Indra Pohan

Salam,

Ini yang namanya berdagang, lagian sipengusaha bukan mencuri dari masyarakat lah wong dia beli dari luar negeri pake duit sendiri lagi. perkara dia mo jual ya terserah dia. Trus kalau kedelainya rusak waktu ditimbun atau tiba-tiba harga turun emang orang lain ikut menanggung resiko ? Jadi bukan perkara nimbun atau menyalurkan. Ini zaman perdagangan bebas iya kan.




Rabu, 30-01-2008 10:43:52 oleh: trie

salam kembali pak atau mas Indra,

ya sebenarnya gak ada masalah karena itu adalah urusan masing-masing orang. tapi di sinikan kita gak sekedar bicara masalah bisnis tapi juga ada sisi humanismenya. bukankah sebagai manusia, sudah semestinya siapa pun punya rasa kemanusiaan? baigaimana pun menari di atas penderitaan orang lain saya kira kok jauh dari rasa kemanusiaan ya?

kalau saya akan lebih setuju kalau kita jalan sama-sama, dalam arti satu pihak boleh untung tapi tidak terlalu merugikan pihak lain. jadi semacam simbiosis mutualisme. katakanlah di sini PT Cargill sebagai pedagang kedelai, toh dia masih juga menjalin rekanan dengan mitra bisnisnya,termasuk juga para pengusaha. tentunya mereka akan menerapkan prinsip yang sama, yaitu mencari keuntungan dan memenunhi permintaan pasar yang dalam hal ini masyarakat. nah, semestinya ketiga pihak ini harus sama-sama 'untung' dong. Bukankah begitu akan lebih baik?




Rabu, 30-01-2008 10:51:23 oleh: gunardi

Indah sekali dunia ini kalau s e l a l u bisa sama-sama untung (atau sama-sama rugi).
WIN-WIN SOLUTION yah?

Tapi sayang tidak selalu bisa seperti itu. Ealam ilmu ekonomi dikenal suatu axioma kelangkaan. Kelangkaan menuntut efisiensi dan tentu saja ada pihak yang efisien (WINER) dan pihak yang kurang/tidak efisien (LOSER).




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY