Ira Meida

Rumah Kaca (08) - Wawancara

Kamis, 24-01-2008 10:41:51 oleh: Ira Meida
Kanal: Sastra

Rumah Kaca (08) - Wawancara

Beriringan, Jerry dan Reta, berjalan meninggalkan hotel tempat mereka menginap. Kampung tengah sudah mulai memberikan aba-aba untuk segera diisi. Celingak, celinguk, pilihan jatuh pada penjual kaki lima yang tak jauh dari hotel. Jerry memesan mie rebus, sementara Reta memilih nasi goreng. Sekian menit berlalu, tak lama pesanan datang. Asap mengepul dari hidangan, membuat mereka tak sabar mencicipi rasanya.

Belum sempat mulut Jerry terbuka, ponselnya berdering. Duh, ganggu aja nih, batinnya. Malas-malasan, Jerry melihat ke layar. Hmmm… nomer tak dikenal. Siapa ya? Angkat, tidak, angkat, tidak. Ah.. angkat aja deh. Aku udah siap seandainya telpon ini bernada mengancam seperti kejadian barusan.

“Halo?”

Jerry sudah menyiapkan jurus jitu melawan si penelpon gelap, saat dia mendengar suara dari seberang yang sangat dikenalnya.

“Halo Jer. Pasti lagi makan ya? Mau dong?”

“Lena? Pake nomer siapa nih?”

“Adaaaaa aja,” Lena terkekeh. “Jer, udah ketemu Reta kan? Gimana dia?”

Dari nada suaranya, kelihatan sekali Lena terang-terangan menggoda Jerry.

“Dia sepertinya antusias sekali. Teman yang pas untuk tugasku kali ini, Len. Oya, si bos nanyain aku gak?”

Tiba-tiba Jerry teringat deadlinenya, Senin besok.

“Iya nih. Bos udah gak sabar tuh pengen tau hasil liputan kamu gimana. Udah ada ide mau mulai dari mana?”

Helaan nafas Jerry terdengar berat. Kemudian suara di seberang menimpali.

“Jer, udah coba ke Walhi blom? Aku udah liat situs online mereka. Sepertinya, tempat itu tempat yang baik buat dijadikan awal liputan. Gimana?”

Seperti mendapat ilham tiba-tiba, Jerry tersenyum. Sambil mengangguk ke arah Reta, ia berkata kalem.

“Kamu emang paling bisa diandalin di saat-saat genting, Len. Thanks ya?”

“Sama-sama. Yang penting, kerjaan kamu kelar tepat waktu. Inget loh, deadline kamu, Senin besok.”

“Oke, oke cantik.”

“Bye, Jer.”

Suara Lena menghilang, setelah Jerry membalas ucapan perpisahan. Seakan, mendapat suntikan semangat baru, Jerry menyantap mie rebus pilihannya dengan lahap.

“Reta, besok kita ke Walhi. Buruan habisin makanannya. Stelah ini, kita wajib ngunjungin situs online mereka. Siapa tau ada yang bisa kita ambil sebelum kunjungan, besok.”

“Siap, komandan.”

Memasuki kamar hotel, Jerry dan Reta kembali sibuk browsing. Walhi Riau, Jerry memasukkan kata kunci itu dalam kolom penelusuran google. Sekian detik berlalu, layar google menampilkan beragam situs. Jerry memilih beberapa diantaranya, termasuk situs www.walhi.or.id.

Dalam situs ini disebutkan bahwa walhi Riau berdiri kembali pada Februari 2003, atas prakarsa 8 Organisasi non-pemerintah (Ornop) yang bergerak dalam bidang advokasi lingkungan hidup. Sebelumnya, WALHI Riau merupakan bagian dari Forum Sumatera di Riau kala itu, dan hanya dibentuk oleh Kelompok Kerja Daerah (KKD) untuk menangani persoalan-persoalan lingkungan hidup.

Walhi sendiri mempunyai beberapa misi antara lain :

  1. Membangun organisasi yang akuntabel, kreatif, popular, professional yang didukung strategi dan infrastruktur yang kuat, mandiri dan berbasis massa yang sadar dan aktif.
  2. Menjadikan WALHI Riau sebagai pusat informasi dan data lingkungan hidup di Riau
  3. Membangun citra gerakan Walhi Riau yang didukung publik, organisasi kader serta
  4. Mempelopori gerakan lingkungan hidup yang massif
  5. Mendesakkan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup dan sumber-sumber kehidupan yang adil dan berkelanjutan di Riau
  6. Membangun organisasi rakyat yang kritis, sadar, aktif dan mandiri.

 

Ketika mata Jerry melihat struktur organisasi walhi, pandangannya tertuju pada sebuah nama. Sambil mencatatkan nama tersebut dalam notes kecilnya, diikuti dengan menuliskan alamat dan nomor telpon yang bersangkutan, Jerry kembali memasukkan nama itu sebagai kata kunci penelusuran selanjutnya.

JS Mundung. Download indikator masih terus bergerak-gerak, menandakan masih mencari-cari. Tak berapa lama, layar dipenuhi dengan berbagai situs. Jerry membuka situs www.antara.co.id. Pada situs itu JS Mundung yang tak lain Direktur Walhi Riau berkomentar bahwa tak perlu diadakan pengecualian sanksi hukum bagi peladang tradisional, karena akan membuka celah hukum bagi perusahaan untuk membuka lahan dengan cara bakar menggunakan nama masyarakat.

Jerry memberikan notes kecilnya pada Reta, memberi kode untuk menghubungi nomer telpon yang tertulis di sana.

Menekan tuts, Reta memasukkan nomer. 0761-22XXX. Sambungan diseberang bernada masuk. Sedetik… dua detik… tiga detik… kemudian,

“Halo. Walhi Riau.”

“Halo,mbak. Saya Reta, wartawan harian XXX dari Jakarta, meminta waktu wawancara dengan Bpk JS Mundung besok mbak. Apa bpk ada waktu?”

“Sebentar mas, saya cek agenda bpk dulu.”

Terdengar musik nada tunggu. Fur de Elise. Mmmm… Beethoven. Sambil menunggu, pikiran Reta melayang ke masa-masa masih les gitar. Not pertama yang dimainkannya, Fur de Elise. Pak Manurung, guru les gitar bertampang galak namun berhati baik. Sekarang, lagi-lagi aku berurusan dengan Pak Manurung. Seketika ia tersenyum. Suara di seberang, membuyarkan kenangan masa lalunya.

“Mas Reta, anda boleh datang besok. Kebetulan, besok bpk ada waktu lowong. Jam 10.00 WIB mas.”

“Baiklah. Besok, jam sepuluh pagi kami akan datang.”

Reta menutup telpon, sembari berujar pada Jerry.

“Wawancara besok jam sepuluh pagi, mas. Aku mau tidur dulu ah. Mataku udah lima watt nih. Ngantuk banget.”

Tak lama berselang, dengkur Reta terdengar halus di telinga Jerry. Sementara Jerry masih sibuk browsing mengumpulkan info.

 

 

Note : pak, mas, bu, mbak, saya serahkan soal wawancara pada yang lebih ahli. ^_^

Bookmark and Share

Tag/Label rumah kaca, situs, walhi riau, js mundung, cerpen
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
5 komentar pada warta ini
Kamis, 24-01-2008 12:59:51 oleh: Retty N. Hakim

Mbak Ira, ralat dikit...kan Reta ceritanya citizen reporter...nggak boleh dong ngaku-ngaku wartawan harian. Harusnya bawa nama Jerry kali ya?!



Kamis, 24-01-2008 13:30:21 oleh: Ira Meida

mbak retty,
critanya emng ngebawa hariannya mas jerry. ntar pas ketemuan, baru deh si reta ini memperkenalkan diri sebagai citizen reporter. idenya begitu.

bingung jg sih ngebagi peran antara jerry & reta. krna reta lg lowong pas jerry lg browsing, ya jadinya gitu deh. hehehe...

tp, jd gk nyambung ya mbak? ^_^ jd malu nih saya.




Kamis, 24-01-2008 21:09:33 oleh: Berthold Sinaulan

Sorry baru komentar, baru selesai liputan. Ntar deh aku "jembatani" Reta yang citizen journalist yang menelepon mewakili Jerry. Mudah-mudahan Rumah Kaca (08) besok pagi bisa dinaikkan. Tks.



Jumat, 25-01-2008 10:02:55 oleh: Ira Meida

pak berthold,
wah, saya udh gak sabaran nunggu lanjutan rumah kaca 09. kira2 sperti apa ya? (penasaran dot com) ^_^

ty udh mampir pak. pdhl bpk lg sibuk bngt.

btw, confidential at wikimu itu rencananya fiksi misteri ya pak?




Jumat, 25-01-2008 10:18:35 oleh: Berthold Sinaulan

Mbak Ira, "Rumah Kaca (09) - Siapa Uyab?" sudah aku kirim ke Wikimu. Mungkin nanti siang sudah dinaikkan di Wikimu.
Ya, "Confidential at Wikimu" rencananya mau dijadikan cerita bersambung misteri, begitu. Tapi minggu ini saya sibuk banget, jadi mudah-mudahan bisa dilanjutkan nanti. Atau ada yang ingin melanjutkan? Silakan, lho.




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY