Marjohan

Karakter Guru Berpengaruh Terhadap Masa Depan Siswa

Kamis, 24-01-2008 10:11:00 oleh: Marjohan M.Pd
Kanal: Opini

Kehadiran orangtua – ayah dan ibu- sangat besar artinya bagi anak. Melalui kehadiran dan interaksi dengan orangtua anak dapat mengenal indahnya dunia dan memahami suka- duka kehidupan ini. Melalui orangtua maka anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan bahasanya. Untuk selanjutnya melalui orangtua pula seorang anak dapat mengenal sosial atau mengenal orang lain.

 

Seiring dengan bertambahnya usia anak dan makin luasnya eksplorasi mereka, akhirnya (dalam usia kanak- kanak) setiap anak mengenal dunia sekolah dan sekaligus menjadsi anggota atau kelompok sosial di sekolah. Di sini mereka mengenal sosok figur atau orang lain yang bisa mereka kagumi, takuti, segani yang mereka panggil sebagai guru yang punya peran sebagai orang tua mereka di sekolah.

Saat anak belum mengenal dunia sekolah, maka egosentris adalah ciri khas adalah karakter mereka. Apa saja yang ada di seputar jangkauan indera mereka diklaim sebagai miliknya atau dalam konsep kekuasaanya. Namun saat mereka sudah bersentuhan dengan dunia sekolah- seperti taman kanak- kanak- maka karakter egosentris secara perlahan berkurang dan menghilang. Mereka akhirnya memahami dan mengenal realita sosial, harus bisa menerima posisi kalah atau menang, bertentangan atau berdamai.

Gurulah orang tua bagi anak di sekolah, setelah keberadaan orang tua yang di rumah, yang sangat berpengaruh bagi pertumbuhan dan perkembangan jiwa dan kepribadian anak. Sangat beruntung bahwa semua guru taman kanak- kanak mendapat respon yang simpatik dari anak- anak akibat positif dari karakter atau prilaku guru yang ramah tamah dan sangat simpatik atau bersahabat. Karakter yang mereka miliki telah mampu untuk merebut hati anak makhluk- makhluk kecil itu- (anak didik mereka). Sehingga di rumah mereka selalu memuji dan menyanjung kelebihan ibu guru mereka.

Memasuki usia Sekolah Dasar mereka harus berhadapan dengan berbagai macam karakter manusia- guru guru , teman dan senior senior mereka- yang lebih bervariasi. Ada yang baik, lembut, penyayang dan yang lebih menyeramkan adalah kalau ada karakter yang galak dan pemarah. Maka tidak heran kalau anak- anak kecil itu mengawali hidup mereka di Sekolah Dasar dengan penuh kecemasan dan ketegangan. Dan mereka masih beruntung bila guru-guru di SD (Sekolah Dasar) kelas satu masih memperlihatkan karakter yang simpatik dan ramah tamah menyerupai karakter guru- guru mereka saat masih di Taman Kanak- Kanak. Namun mimpi buruk akan terjadi bagi anak- anak kecil tersebut apabila mereka harus belajar dan berintegrasi dengan guru- guru kelas satu atau kelas dua SD yang kurang bisa bersimpati dan berempati dan juga kurang ramah di mata anak didik. Maka di sini mulai terjadi kejutan mental yang pertama bagi mereka dalam bentuk ekspressi; menangis, menarik diri, ketakutan dan sampai mengalami ngompol dalam kelas.

Bila kasus ini terjadi pada suatu kelas atau suatu SD , maka adalah sangat ideal bila bapak dan ibu guru segera mengintrospeksi diri agar mereka tidak tampil menakutkan di mata manusia berusial kecil tersebut.

Beruntung bahwa Tuhan menganugerahi manusia kemampuan untuk beradaptasi (menyesuaikan diri) dan berakomodasi (mengubah lingkungan) dengan sosial dan lingkungan fisik. Maka dengan kekuatan dan kemampuan untuk beradaptasi dan berakomodasi anak didik mampu untuk bertahan hidup dan berintegrasi dalam kehidupan sosial di sekolah.

Guru adalah manusia biasa dan sebagai manusia biasa dalam melaksanakan peran sebagai pendidik dan sebagai pemimpin bagi anak didik dalam pelaksanaan PBM (Proses Belajar Mengajar) mereka memiliki gaya tersendiri. Secara umum ada empat  tipe kategori dari gaya mereka yaitu; gaya demokrasi, gaya otoriter, gaya laizzes faire dan gaya pseudo demokrasi.

Keberadaan guru dengan gaya atau karakter otoriter- memperlihatkan kekuasaan mutlak atas anak didik- selama pelaksanaan PBM dapat mendatangkan mimpi buruk bagi setiap anak didik. Senyum manis dan kata- kata yang lembut merupakan barang yang langka yang diperoleh dari guru berkarakter otoriter. Guru killer adalah istilah lain yang diberikan oleh anak didik untuk guru berkarakter otoriter tersebut.

Sekali lagi bahwa belajar dengan guru yang berkarakter otoriter adalah suatu mimpi buruk bagi anak didik. Suasana kelas tentu saja akan menjadi tenang dan teratur. Gerak laju jarum jam dinding terasa begitu lambat dan lama. Atmosfir ruangan kelas menjadi lebih kaku dan menegangkan dan menakutkan. Guru berkarakter killer atau berkarakter otoriter akan berpotensi untuk melahirkan anak didik yang suka membisu dan penakut. Adalah suatu keputusan yang bijaksana bagi pribadi yang memiliki karakter otoriter untuk tidak menjadi pendidik dimanapun berada, apalagi mengajar untuk Sekolah Dasar, karena keberadaan mereka cendrung merugikan dan merusak pertumbuhan jiwa anak didik.

Pseudo demokrasi adalah berarti “demokrasi yang palsu”. Karakter guru dengan pseudo demokrasi agaknya juga tidak memperoleh simpati di mata anak didik. Soalnya guru dengan karakter begini cendrung memonopoli kekuasaan. Keputusan yang ia buat disosialisasikan kepada anak didik namun keputusan akhir tetap menjadi monopoli mutlaknya.

Guru dengan karakter laissez faire- masa bodoh- cenderung menurunkan kualitas budaya sekolah. Suasana kelas akan menjadi amburadul, apalagi bila populasi kelas cukup besar. Peranan guru yang berkarakter lassez faire bisa agak bagus apa bila ia mengelola kelas yang berpopulasi kecil. Agaknya guru dengan karakter demikian perlu bersikap lebih tegas dan punya prinsip atas nilai kebenaran. Menambah kualitas ilmu dan wawasan dan kemudian bersikap lebih tegas akan mampu mengatasi problema karakter laizzes faire.

Guru yang berkarakter demokrasi adalah guru yang memiliki hati nurani yang tajam. Guru dengan karakter beginilah yang mampu menghadirkan hatinya dalam emosi anak didik selama pembelajaran. Guru berkarakter demokrasi dan memiliki wawasan yang tinggi tentu akan mampu memenangkan hati anak didik atau memoltivasi mereka dalam pembelajaran. Guru yang mampu menghadirkan hatinya pada hati anak didik disebut sebagai guru yabg baik dan mereka akan dikenang oleh anak didik sepanjang hayatnya. Yang lebih banyak dikenang adalah guru yang baik.

Setiap anak didik telah banyak mengenal banyak guru dalam hidupnya, ada guru yang pintar dan ada guru yang baik. Sekali lagi bahwa guru yang berkesan bagi mereka adalah guru yang menghadirkan hati atau emosinya saat melaksanakan PBM. Guru yang cerdas atau pintar namun memiliki pribadi yang kaku, mungkin juga kasar, kurang bisa bersimpati, pasti tidak banyak memberi pengaruh kepada anak didik.

Guru yang mampu memberi pengaruh untuk masa depan anak didik lewat kata- kata atau bahasanya adalah guru yang memiliki pribadi yang hangat dan juga cerdas. Untuk itu adalah sangat ideal bila setiap guru mampu meningkatkan kualitas pribadinya menjadi guru yang cerdas, yaitu cerdas intelektual, cerdas emosi dan juga cerdas spiritualnya. Maka guru- guru yang beginilah yang patut diberi hadiah dengan lagu “guru pahlawan tanpa tanda jasa”.

Kata kata yang diucapkan oleh guru kepada siswa atau anak didik dalam pergaulan mereka di sekolah sangat menentukan masa depan mereka. Kata kata yang diucapkan oleh guru pada anak didik ibarat panah yang lepas dari busur. Kata yang keluar dari mulut guru akan menancap pada hati anak didik. Bila kata- kata tadi melukai hati mereka, maka goresannya akan membekas sampai tua. Sering kata kata yang tidak simpatik dari seorang guru telah menghancurkan semangat hidup mereka. Sebaliknya kata kata yang mampu memberi dorongan semangat juga sangat berarti dalam menumbuh dan mengembangkan semangat hidup- semangat belajar dan bekerja mereka. Maka untuk itu guru perlu menjalin hubungan dengan anak didik lewat kata- kata yang berkualitas.

 

(Marjohan, Guru SMA Negeri 3 Batusangkar)
Bookmark and Share

Tag/Label guru, karakter, siswa
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
8 komentar pada warta ini
Kamis, 24-01-2008 11:00:57 oleh: Ira Meida

pak marjohan,
saya vote berguna utk yg ini. saya jg punya pengalaman yg gk ngenakin dl pas masih sekolah di SMA Lubukpakam, SUMUT. khususnya ama guru2 eksak. apalagi matematika. mreka killer, berkesan kaku, gk bisa becanda. males bngt blajar jdnya. tp, kl gk blajar, takut kena setrap di depan kelas.

tp, kesan saya thp guru2 eksak berubah, ketika saya pindah ke SMA 3 Banda Aceh. Matematika, Fisika, Kimia, menjadi pelajaran kesukaan saya. terutama kimia. saya jd suka ngerjain soal2 latihan, tanpa diminta. sampai2 saya suka minta nambah ama guru saya waktu itu (Pak Manurung). oleh beliau, saya dipinjamkan buku bank soal khusus kimia. saya senang skali.

sampe skr, saya masih terkenang2 ama beliau. walau bertampang galak, tapi tutur kata halus dan baik hati. ^_^




Kamis, 24-01-2008 11:06:31 oleh: Linda Setyanugraha

Aku sangat setuju kalau karakter guru bisa berpengaruh ke masa depan siswa tapi tetap juga tergantung dari karakter siswa itu sendiri.
Jadi ingat waktu kelas 1 SD dulu (sekarang umurku udah 34), pertama kali ulangan dapet jeblok tapi tetap harus di tanda tangani ortu, tanda tangan mama amat sederhana (Mama jg org yg sgt sederhana tp baik, ulanganku biar jelek dia ga marah, cuma sedih aja. Dia hanya bilang, Mama ga minta kamu jadi juara tapi yg penting tiap tahun naik kelas, agar kamu ga nyesal, ga malu, ga ketinggalan umur juga ga nambah biaya, sejak itu aku selalu naik kelas, tidak pernah sekalipun tinggal kelas, bahkan selalu masuk 10 besar), shg guru curiga aku yg tanda tangan & ga percaya sampai akhirnya Mama di panggil ke sekolah di minta untuk tanda tangan. Bgt tahu aku jujur, ibu guru (aku masih ingat namanya Ibu Berta)minta maaf sama aku lho, si anak kelas 1, dan aku selalu jujur sampai udah tua gini hehehe ...
Akhirnya di sekolah aku jadi terkenal murid yg jujur diantara guru2, waktu aku smp & sma (dr tk sampai sma di sekolah yg sama)kebanyakan guru memberikan kepercayaan ke aku seperti bendahara ini, itu. Herannya, uang yg dipercayakan ke aku itu selalu berlebih hingga bisa buat beli kulkas untuk di ruang guru.
Seorang guru yg galak yg mengakui kesalahannya telah salah menilai muridnya, membuat aku dari kecil sampai besar tetap menjadi orang yg jujur.




Kamis, 24-01-2008 13:08:25 oleh: Retty N. Hakim

Artikelnya berguna membuat pembaca refleksi diri pak!

Saya sendiri diperkaya dengan semua karakter guru-guru yang pernah mengajar saya, juga kesan-kesan ketika mereka sudah tidak mengajar saya...

Dosen saya yang galak malah memberikan tantangan buat saya lebih rajin, tapi mereka juga menghargai usaha orang...jadi bukan sekedar galak.

Gimana ya jadi orang yang mengajarkan disiplin tanpa terkesan galak dan otoriter, juga jangan terlalu terkesan baik hati (laissez faire)...bisa nggak bisa pasti lulus.




Kamis, 24-01-2008 15:14:12 oleh: Nurliati Sari Handini

Setuju dengan pendapat Mbak Linda.Karakter guru bisa berdampak pada anak, namun itu kembali tergantung dari karakter si anak sendiri. Karakter anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan, terutama keluarga.

Saya cukup beruntung punya orangtua yang benar-benar bisa dijadikan panutan. Saya belajar banyak dari mereka. Kedua orangtua saya lebih banyak memberikan contoh dalam bentuk tindakan. Dari contoh yang mereka berikan pula, saya akhirnya memilih utk menekuni profesi yang sama dengan mereka, sebagai dokter.

Mengenai pengaruh lingkungan sekolah, yang paling berkesan bagi saya adalah ketika saya bersekolah di SMU Santa Ursula. Kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang ditanamkan begitu membekas dan banyak membantu saya di bangku kuliah dan menjalani pendidikan profesi dokter saat ini.

Singkatnya, entah itu pengaruh lingkungan keluarga maupun sekolah, itu hanya faktor eksternal sebagai input bagi si anak. Si anaklah yang kemudian masih harus memproses input itu menjadi outcome yang (diharapkan) menjadi sesuatu yang positif.




Jumat, 25-01-2008 21:00:07 oleh: marjohan

saya mengucapkan terimakasih kepada:
ira meida

retty n (yang setia mengikuti situs ini dan juga nulis di sini)

nurliati sari

moga moga Allah SWT melimpahkan rahmat buat mbak selalu

marjohan
batusangkar





Sabtu, 26-01-2008 10:08:41 oleh: marjohan

saya mengucapkan terimakasih kepada:
ira meida

retty n (yang setia mengikuti situs ini dan juga nulis di sini)

nurliati sari

juga Linda

moga moga Allah SWT melimpahkan rahmat buat mbak selalu

marjohan
batusangkar





Jumat, 21-03-2008 20:33:47 oleh: Iwan kurniawan

Iya, mungkin emang karakter seorang guru itu sangat berpengaruh sekali kepada masa depan si siswa, dengan itu siswa jadi tidak suka dengan pelajaran eksak karena merasa takut denganb gurunya. maka dari itu aku mahasiswa untirta pengen banget meneliti hal itu coz aku lagi skripsi, tapi aku masih bingung banget dengan judul seperti apa yang musti aku buat. aku jadi pusing hee hee



Senin, 02-06-2008 13:52:45 oleh: hidayah hamzah

tlng agar data2nya lbih lengkap lagi



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY