aloysius weha

Mengenal Sekolah Alternatif Qaryah Thayyibah Salatiga

Sabtu, 12-01-2008 08:56:23 oleh: aloysius weha
Kanal: Peristiwa

Mengenal Sekolah Alternatif Qaryah Thayyibah Salatiga

Saat ini saya sedang di Sekolah Alternatif Qaryah Thayyibah, Kalibenng, Salatiga. Sekolah yang luar biasa. "Edan" dalam arti positif, luar biasa dalam arti sesungguhnya. Saya pun bisa berbagi cerita menggunakan fasilitas yang ada di sekolah ini.

Mungkin Anda pernah mendengar sekolah alternatif yang satu ini. Metro TV atau Trans TV pernah menayangkan liputannya. Kompas juga pernah memuat kisah perjuangan sekolah ini, yang dipelopori oleh Bahrudin.

Saya mengenal Bahrudin jauh sebelum ia merintis sekolah ini, namun kali ini saya tak ingin bercerita tentangnya. Saya ingin berbagi tentang perkembangan sekolah ini.

Ketika awal didirikan, sekolah SMP Alternatif ini baru memiliki puluhan murid. Saat ini, untuk tingkat SMA mereka sudah punya dua kelas, sedangkan jumlah siswa keseluruhannya sudah mencapai 150-an orang.

Di sini, siswa tidak dipatok harus belajar sesuai kurikulum seperti sekolah formal. Si anak sedang ingin belajar apa, saat itulah ia mencari sendiri materi pelajaran yang ingin diketahuinya. Juga kalau ia ingin mencari partner untuk diskusi tentang suatu hal.

Dari sini, anak sudah dirintis untuk memilih sendiri apa yang menjadi minat mereka, sehingga menjadi lebih fokus untuk menekuninya. Dan cara belajarnya juga langsung dari "kehidupan nyata."

Dari sisi murid, siswa yang tadinya cuma berasal dari Salatiga dan sekitarnya kini mulai lebih variatif. Kota-kota seperti Jakarta, Surabaya, Jombang, Jogjakarta, juga memberi sumbangan asal siswa. Di sini, mereka tinggal di rumah-rumah penduduk. Soal biaya, orang tua anak sendiri yang merundingkan besarnya "uang pondokan" dengan pemilik rumah yang ditinggali.

Lalu, jangan bicara soal produktivitas di sini. Anak-anak yang umurnya masih belasan, sudah bisa membuat film sendiri. Setiap akhir pekan di akhir bulan, ada pemutaran film ini untuk ditonton ramai-ramai.

Kalau film saja dengan mudahnya diproduksi, apalagi cuma sekadar buku. Di sini, karya-karya siswa sudah dibukukan dan diterbitkan oleh penerbit progresif dari Jogjakarta, LKiS. Juga karya-karya para gurunya.

Pendek kata, sekolah ini benar-benar menjadi alternatif bagi pendidikan yang sekarang ini sangat terasa membelenggu, tidak membebaskan. Tak terhitung sudah sekolah-sekolah formal yang mengunjungi "sekolah aneh" ini untuk menimba ilmu. Saat saya ada di sana pagi ini, sudah ada tiga sekolah yang akan datang berkunjung dan belajar.

Saat ini, Q-T sedang membangun lumbung informasi yang bisa diakses oleh siswa atau warga sekitar yang membutuhkan. Soal akses internet, nggak usah ditanya deh. Di sini, akses internet tersedia bebas 24 jam. Anda mau ngakses dari masjid, dari kebun belakang, dari halaman beranda depan, semuanya bisa asalkan Anda berbekal laptop yang memiliki wi-fi.

Saya berharap anak-anak di sini juga berbagi cerita sendiri tentang pengalaman mereka belajar di sekolah ini. Saya sudah ceritakan kepada pak "kepala suku" Bahrudin, bagaimana memanfaatkan Wikimu untuk berbagi cerita. Mudah-mudahan, kisah yang ditunggu-tunggu itu akan muncul, baik dari guru maupun dari murid-muridnya.

Bookmark and Share

Tag/Label sekolah alternatif, qoryah thayyibah, wikimu, salatiga, kalibening, aloysius, politik
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
48 komentar pada warta ini
Sabtu, 12-01-2008 10:01:29 oleh: Yusuf Iskandar

Pak Aloysius, Info yang sangat menarik. Sudah lama saya terpikat dengan sekolah ini, tapi belum sempat saja untuk mengunjunginya. Bisa dipandu ancer-ancer untuk mencapai lokasinya? Terima kasih.



Sabtu, 12-01-2008 20:06:32 oleh: Rahmah Hasjim

Saya sudah lama pengeeeen banget kenalan sama Mas Bahrudin tapi kok ya ga nyampe2..sejak baca di kompas ttg sekolah ini, sumpe d saya pengen banget belajar n kalo mungkin bikin yg sejenis di jakarta..



Sabtu, 12-01-2008 21:16:19 oleh: Ira Meida

mas, skolah ini bikin saya ngiri. coba pas jaman saya, udh ada skolah model begini. pasti, saya lebih enjoy buat skolah.

btw, skolah ini bisa dijadiin lahan wisata mas. namanya wisata skolah. ^_^





Senin, 14-01-2008 07:19:49 oleh: aloysius weha

Mbak Rahmah, kata Bahruddin, sekarang ini sudah ada sekitar 15 simpul sekolah alternatif semacam ini di beberapa kota. Anda bisa menghubungi Bahruddin di ah_bahruddin@yahoo.com kalau mau tanya-tanya tentang sekolah alternatif ini.



Senin, 21-01-2008 15:35:09 oleh: hasrizal

salut banget saya juga punya cita-cita pengen mendirikan sekolah seperti ini tapi ...gimana...caranya tolong gimana caranya



Selasa, 22-01-2008 18:13:00 oleh: ibunya dewa

semoga ini bentuk sekolah yang paling cocok untuk anak saya yang dicap tidak layak berada pada lembaga sekolah formal karena penilaian afektifnya yang dinilai sangat rendah



Kamis, 07-02-2008 07:58:16 oleh: Farha

jika pengen ke Sekolah Alternatif QT, dari terminal Tingkir Salatiga naik angkot no.05 turun nanggulan,trus oper angkot no.04 turun Kalibening. Kemudian tanya SMP Alternatif/rumah Pad Bahruddin.( jalan 100 m )
Atau kalo pake kendaraan sendiri, dari salatiga manapun, tanya ke Kalibening lalu tanya rumah Pak Bahruddin
Telp Sekolah 0298 311438




Minggu, 09-03-2008 14:18:08 oleh: Andreas Sukmono Jati

Akhirnya dari sekian lama baru kali ini saya cari artikel tentang QT, dan kebetulan seach linknya mengarah ke wikimu.

Saya mempunyai adik yg sedang sekolah di QT. awalnya saya baca2 di majalah tempo. beberapa edisi yg dimuat banyak mengulas ttng kelompok tani ini. n offcoz i interest bgt. lalu saya hubungi ortu saya yg berada di salatiga. (keluarga baru pindah ke salatiga th 2004). awalnya ortu ragu.. tapi saya sarankan ortu saya survey.. ternyata tidak susah mencari info mengenai QT di salatiga krn memang lg populer. ortu saya akhirnya memutuskan datang sendiri ke Kalibening untuk melihat2 dan bertanya2 dg Bpk Burhanudin. dan memang gambaran2 yg ada di media tidak jauh beda. Akhirnya ortu saya menelpon saya dan memutuskan untuk menyekolahkan adik saya disana.
Walaupun begitu saya sama sekali belum pernah melihat langsung sekolah alternatif ini. dan saya sangat ingin sekali contak via email/telp dengan Bpk Burhanudin. ada nggak web/forum ttng aktifitas sekolah ini.. sekalian saya bisa memantau aktifitas adik saya disana..? ttng web QT di web pendidikansalatiga sepertinya gak di update yah.. masih data th 2003
BTW. coba donk pak burhanudin diajak join di sini(wikimu).

terima kasih..




Rabu, 26-03-2008 17:10:57 oleh: Yohanna Adriana

wah, sy sangat tertarik dengan sekolah ini. Beberapa tahun yanglalu saya pernah berkunjung ke sekolah ini, saat itu bangunannya 'hanya' sebuah rumah yang sangat sederhana. Namun saya melihat antusias anak2 disana untuk belajar. Sekarang sudah seperti apa ya ?? jadi pengen kesana lagi nih.. pak aloysius punya fotonya ngga nih ?
saya dan teman-teman pernah ngobrol juga dengan pak Bahrudin..bener2 orang yang luar biassaaa...angkat jempol untuk beliau..., apalagi denger prestasi mereka sekarang, salut deh..




Senin, 05-05-2008 14:14:48 oleh: Arofah

Wahh... akhirnya ketemu juga, saya salut banget... selama ini saya merasa penat dengan kondisi pendidikan kita yang hanya menghasilkan ke 'muspro'an aja...
saya juga telah lama punya cita-cita, dan antuasias mendirikan sekolah seperti ini tapi gmn caranya..... lantas saya menemukan hasil yang sangat luar biasa daripada karya dan prestasi siswa di sekolah mas bahruddin.. saya merasa ada angin yang segarrr.. dan semakin tergelitik untuk secepatnya mendirikannya...dan juga ingin secepatnya dialog dengan orang2 yang berpikiran semacam ini.....makasih banget...dan for all : Jika memang memungkinkan mendirikan sekolah semacam ini dimanapun. maka menurut saya tidak perlu menunggu lama....





Selasa, 20-05-2008 13:56:24 oleh: abdullah

boleh nggak aku main ke qaryah thayyibah??????????




Selasa, 08-07-2008 01:27:11 oleh: wucha

waa..keren banget, ku cih baru_baru aja tau, pas ketemu ma temen QT di yogya,pas acar YMCF, wuih denger ceritanya kana ma fina, ku ngri pengen schol di situ,
sukses yah buat temen-temen di sana, lawan keterbatasan yah...




Selasa, 08-07-2008 21:44:50 oleh: Munajat non Cinta

Andai semua sekolah bisa kayak qaryah thayyibah..!
Subhanallah...
Lanjutkan perjuanganmu kawaaan!!




Senin, 28-07-2008 09:26:52 oleh: Dadang Agus Setio

Sungguh saya sangat salut banget karena dibandingkan dengan sekolah saya kwalitasnya sangat mendukung sekolahan saya eh,eh ternyata
anak-anaknya pintar-pintar anak2 salatiga,kalian hebat,patut saya acungkan jempol,dibandingkan dengan sekolahan saya yang muridnya dikit-dikit ke WARUNG,cuma sekedar ngopi,Emangf anak2 ponorogo tidak mau belajar keras demi meraih masa depan,Slamat berjuang anak2 Alternatif Khoryah Thoyobbah




Sabtu, 09-08-2008 08:41:41 oleh: kelix

Gila benar benar gila sungguh menajubkan sekolah yang hebat dan kualitas minim ternyata memiliki potensi murid yang handal



Minggu, 07-09-2008 22:44:25 oleh: iyan

saya bangga dg gebrakan pa Bahrudin. Saya merasa bersyukur dapat ketemu langsung dengan beliau saat workshop 50 sekolah Islam 7 Propinsi di Bandung yang disponsori British Council. Kiranya ada banyak anak bangsa yang memiliki keberanian seperti pa Bahrudin, Insya Allah bangsa ini akan segera bangkit dari keterpurukan



Senin, 22-09-2008 10:11:03 oleh: vizon

salut buat qaryah thayyibah; kebebasan yg diberikan kepada murid telah mampu membuat mereka mengetahui apa yg mereka butuhkan...

http://surauinyiak.wordpress.com/2008/09/20/ramadhan-di-q-tha/




Rabu, 12-11-2008 15:44:57 oleh: tati fauzan

Aku ngenal Q-Tha dari brother Doni. Bahkan aku udah liat karya-karya mereka, baik buku maupun film n video klip lagunya. Kereeen abiz. Aku juga seorang pengajar di swasta. aku pengeeeen banget ke sana, kapan ya? Insya Allah secepatnya. Lam buat maia.



Senin, 24-11-2008 20:04:08 oleh: Muhammad Ali Majidhi Romadhoni

aqyu salut banget ma perjuangan skul ni.Q baru ja di ceritain ma guruku(Bu Friswanti) tadi waktu bimbel sore, pa lagi di puterin CD-nya juga. Jujur, q hampir meneteskan air mata ketika melihat dan mendengarkan kisahnya. Untuk Mas Bahrudin dan teman-teman di sana, boleh gak Ali main ke sana?kalau boleh, ketika sempat da waktu, aku tak main y.Tak usahain pokoknya.o..ya,slam kenal dari Ali(SMA N 1 Blora).okey...thanks.



Sabtu, 29-11-2008 14:45:46 oleh: heruningsih

saya tahu info QT dari seorang teman, bagi saya QT adlh sekolah pengembangan pribadi yang tidak ada disekolah umum. kebetulan saya punya anak yang penginnya sekolah atau belajar dilingkungan yang spt QT, bebas & terkendali,sesuai bakat. saya tertarik sekali ingin berkunjung ke QT. saya minta kesempatan untuk mengadakan kunjungan usaha ke tempat bpk. atau bisa akses kami ke rumahusaha.com. terimakasih atas perhatiannya



Jumat, 06-02-2009 06:17:38 oleh: mas funk

saya kakak dari adik-adik ponakan yang sekolah di kalibening. saya sendiri sudah pernah berkunjung kesana pada bulan februari ini, tapi belum sempat bertanya-tanya tentang bagaimana sekolah ini, secara prinsip saya kagum pada sekolah ini. ide dan cara menghormati minat dan ketertarikan siswa terhadap sesuatu sungguh mengagumkan. tidak ada pengekangan terhadap siswa untuk mempelajari hal-hal yang dia inginkan. namun ada pertanyaan yangdalam kunjungan terakhir saya belum sempat saya tanyakan. yaitu apakah bijak jika kita menuruti total semua kemauan anak dan minatnya? bagaimanapun terkadang kepentingan orang tua terhadap anak juga perlu dipertimbangkan. jika ada anak petani kemudian minatnya bukan dengan hal pertanian, melainkan menulis dll, kita memacu minat anak tersebut tidak masalah bahkan mungkin menjanjikan masa depan yang lebih baik. tapi bayangkan jika ada anak seorang pengasuh pondok pesantren, tetapi sama sekali tidak berminat mempelajari agama dan minatnya malah pada bahasa jerman dan jepang bahkan komputer... bagaimana? apakah kita begitu saja mengesampingkankepentingan orang tua untuk menjaga pesantrennya tetap eksis? artinya jika minat anak terhadap selain agama dan pesantren dikembangkan, mungkin akan membuat anak tersebut memiliki kemampuan lebih dalam hal yang berkaitan dengan minatnya.. lalu nasib pesantren ayahnya bagaimana? apakah direlakan begitu saja demi minat dan kemauan anak? haruskah pesantren tersebut dikorbankan?apa lagi jika anak tersebut anak tunggal bisa dipastikan pesantren tersebut akan menghawatirkan masa depannya... apakah ada cara lain? mohon masukan!



Kamis, 26-02-2009 15:56:48 oleh: nana wulandari

saya senang bisa kenal anak2 disitu salam aja buat temnku yang masih kenal sama aku thanks



Selasa, 10-03-2009 05:13:42 oleh: shinta candra sakura

Saya udah pernah baca tentang QT, n profil p'Burhanudin. udah lama banget..
Wah, saya setuju dengan model sekolah begini. insya Alah saya ingin ke sana.. pingin belajar banyak.., boleh ya..




Senin, 30-03-2009 18:01:40 oleh: zaini maftuhah marah

kayaknya asyik. tapi plu bhuktio real tuk memastikannya!. aku mau silaturahim boleh kan!?................. but I don't have map togo to there.................... please give me address of Qt.TQ



Senin, 30-03-2009 22:47:53 oleh: khodidjah

waahh...boleh minta alamat n contac personnya g???? kebetulan kami ingin mengadakan observasi kesana....
terima kasih




Selasa, 12-05-2009 14:29:02 oleh: hilmiy

buat temen2 yang mau bersilaturahmi ke Kom.Bel.Qaryah Thayyibah..

langsung hub. Bp. Bahruddin aja di (081 741 641 51)

best Regrad from Us.. ^^




Selasa, 12-05-2009 16:23:57 oleh: SETYO PAIS WALISONGO

Bikin aq pena$aran azza. Bisa ditulis untuk tesis nih. OK banget.



Kamis, 14-05-2009 13:18:46 oleh: Nelson Sinaga

mari kita kembangkan pendidikan yang membebaskan seperti ini didaerah kita masing-masing. Kuncinya, kita punya komitmen dan berani memulai dengan tindakan langsung, proses pendidikan itu akan terbentuk sendiri sesuai dengan konteks masyarakat dan lingkungannya.

Tiada jalan lain yang dapat membebaskan masyarakat kita dari berbagai kerentanannnya kecuali melalui pendidikan, tentunya pendidikan yang membebaskan.

Salam,


Nelson sinaga
Pegiat pendidikan di Pulau Nias




Kamis, 21-05-2009 10:33:31 oleh: Nelson Sinaga

Buat pengelola WikiMu,
Kami dari pegiat pendidikan alternatif di Nias ingin sekali berdiskusi langsung dengan Mas Bahruddin. Tolongin dong kami di kirimi alamat emailnya Mas Bahruddin ini. Kontak kami di sinaga_nelson@yahoo.com

Salam dari Pulau Nias

Nelson Sinaga




Sabtu, 06-06-2009 11:09:12 oleh: didin ahmad

mas bisa beri info alamat/no telp smp qaryah thayyibah... Insy Allah juli ini mau berkunjung. Inginnya studi banding... dari Yayasan Roushon Fikr Jombang... www.sdiroushonfikr.blogspot.com



Jumat, 19-06-2009 12:27:03 oleh: muti

saya tertarik untuk mengunjungi sekolah ini. tapi tidak tahu tempatnya.kalau daerahnya tahu sedikit-sedikitlah.
disana ada liburan sekolah ga ya???apa liburnya sama dengan sekolah-sekolah formal yang lain???
terima kasih informasinya




Senin, 29-06-2009 22:07:19 oleh: johan avie

saya satu bulan menetap disana, semua yang digambarkan oleh bapak sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi sehari-hari...jadi mungkin bapak perlu lebih lama lagi menetap disana dan saya yakin bapak akan lebih mengerti sekolah ini...



Minggu, 05-07-2009 15:47:32 oleh: abdul rohman

saya ingin beli cd tell me more



Selasa, 14-07-2009 10:31:18 oleh: sirajudin saleh

wah itu kul its the best ,tpi emang iya belajar yang didasari rasa senang itu emang cepat masuk



Minggu, 26-07-2009 01:58:42 oleh: Muhtadin

Saya sendiri belum kesana, dan InsyaAllah akan kesana.... Tapi tetangga saya anaknya sekolah disana yang namanya FINA, emang luar biasa saya lihat perkambangannya.... anak-anak yang masih umur belasan tahun dah pada pinter2 berkarya, saya lihat videoklipnya sungguh luar biasa....



Minggu, 09-08-2009 20:15:30 oleh: Ahmad M. Nizar Alfian Hasan

Saya alfian, 3 tahun lalu pernah intens telibat dalam kegiatan belajar di QT, pada saat itu seiring dg proses saya mengerjakan Tugas Akhir. Buku Tugas Akhir itu setahunh kemudian saya adopsi bersama Pak Bahrudin yang kemudian kini telah menjadi buku yg berjudul "Desaku, Sekolahku".

Siapapun, di mana pun, dengan media apa pun dan juga kapan pun, sebetulnya bisa memulai sebuah penyelenggaraan pendidikan yg membebaskan. Karena sebetulnya bebas itu pun sejak awal juga dimulai dari penyelenggaraannya yg tidak tergantung oleh tersedianya dana, alat, fasilitas, jumlah peserta atau waktu tertentu. Yah, dimulai saja, seperti apa yg sering dikatakan Pak Bahrudin, bahwa awal berdirinya QT juga bukan dari sebuah konsep yang matang, dana yg cukup, fasilitas yg memadai, dll. Akan tetapi hanya sebuah kecelakaan, sbg respon atas kenyataan riil pada saat itu. Sederhana sekali...

Dari ketiadaan, saya pikir akan menjadi ladang kreatifitas yg lebih powerfull...dan jujur. Seperti yg sedang saya kembangkan beberapa bulan ini bersama anak2 di lingkungan perumahan di mana saya saat ini tinggal. MULAI, itu saja...




Kamis, 20-08-2009 20:49:02 oleh: Mamank Iman

awas looohh!! (aq gi ngancem nee critanya) ntar gw bikin skolaan model bgeene di kampung gw! hiiiiiiiiiihh dasar kalian...... org2 pinter n kreatif!!! subhanallaaaaah, lup u daaahhhh!!



Selasa, 22-09-2009 09:51:58 oleh: Rita Regina Patandung

Saya sangat mendukung dengan berdirinya sekolah-sekolah alternatif seperti QT ini di Indonesia. Saya juga mendukung rencana didirikannya SMA QT. Rencananya, saya akan datang ke QT bulan oktober ini untuk melihat-lihat (untuk skripsi saya)...jadi penasaran....



Rabu, 14-10-2009 20:13:55 oleh: miiya

kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnn
semoga ini bisa jadi oase di tengah kurangnya apresiasi thd bakat2 unik pada diri setiap orang...........




Senin, 19-10-2009 16:49:12 oleh: bono

Saya ingin tau.. itu sekolah dimulai setingkat SMP ya? APakah untuk setingkat SMA sudah ada? Trims infonya... SOalnya saya ingin menyekolahkan anak saya ke sana..



Selasa, 03-11-2009 16:26:57 oleh: wawa

jd p9end ks2 a9i eK.....

aQuw y9 dr SMK N 1 boyolali..
Lam knL cMua..




Jumat, 06-11-2009 23:15:51 oleh: haryanti

Pak, tambah lagi nih lahan belajarku...klo bisa forum ini bs jd jembatan bg kami yg ingin tau lebih jauh ttg QT.Yah, secara sy jg guru tp rasanya ilmuku krg membumi di masyarakat...jd ceritain all of QT, biar kami bs belajar lebih jauh....TQ



Sabtu, 14-11-2009 16:45:26 oleh: fitrianti

bagus banget sekolah ini.
terima kasih buat salah satu siswa yang telah menulis sebuah buku berjudul "Sekolahku bukan Sekolah"
saya pengen banget main ke sana.
kalo naik kereta api, bisa nggak kasih tau rutenya.'
terima kasih




Sabtu, 12-12-2009 08:44:52 oleh: ceplease

Salut bgtz ma Q TH....
aq dah dgr lama sekolah ini
pokoknya keren bgtz n hbt anak2 nya...
kemampuannya bs melebihi sekolah biasa.....
the bes buat Q TH




Selasa, 12-01-2010 09:23:42 oleh: Julia Trisnawati

Asslam,
Luar biasa sekali upaya para pemerhati pendidikan ini, saya berniat berkunjung nih, apakah harus melalui prosedur surat menyurat atau langsung saja datang dengan konfirmasi via telepon? Terima kasih atas perhatiannya
wassalam
Julia-Makassar




Jumat, 22-01-2010 01:49:57 oleh: Ahmad Akbar

Saya seorang pemuda yg beberapa bulan terakhir menghabiskan waktu untuk merintis sebuah sekolah alternatif di Kota Makassar, namun langkah awal kami ternyata memang tdak mudah, kesabaran dan ketekunan memang betul2 dibutuhkan tuk masuk kedalm masyarakat dan mengajak anak2 yg kami dampingi saat ini yg myoritas berasal dari warga kurang mampu tuk terlbat dlm kegiatan belajar.
Kami pernah memutar film rekaman sekolah bapak yg ditampilkan dalam acara oasis metro TV bagi anak2 dan ternyta respon mereka trhadap film trsebut sngat luar biasa, mereka menjadi antusias dan senang ikut dngn kami karena menganggap bahwa ternyata tak hanya mereka yg belajar dengan cara seprti itu, cara yg berbda dari merka dapatkan disekolah seblumnya...
Namun saat ini kami menyadari bahwa kmi memiliki kekurangan sumber daya dalam menciptakan suasana belajar yg lebih menyenangkan dan baru, itu tdak terlpas dari latar belakang kami yg hanyalah mahasiswa yg bkan berasal dari jurusan pendidikan dan bahwkan beberapa dari kami tidak tamat sma sama skli...
Tuk itu melalui komentar ini, kami sngat berharap Qarrya Thayyiba dpt berbagi ke kami bebrapa model pengajaran atau proses belajar yang menarik...
sebelumnya kami ucapkan terimah kasih...




Minggu, 24-01-2010 11:42:01 oleh: darmono

saya juga punya cita-cita pengen mendirikan sekolah seperti ini tapi ...gimana...caranya tolong gimana caranya




Minggu, 24-01-2010 11:47:17 oleh: nana

Teman saya nana kls 5 sd ingin melanjutkan ke skl ini 2 thn lagi. gmn caranya? brp bayarnya? apa syaratnya



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
inasa ori sativa: barang apa ini ? tidak bermutu .

Testimoni selengkapnya... (3 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Chely   pada  IM2 Broom Unlimited by Indosat
ria isdianti   pada  Buavita Jus
Denny   pada  Kawasaki Kaze R

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
syamsul kheir: nambahin opini nya mas eko. saya yangjuga pengguna jasa dari produk telkomsel dah banyak dikecewainnya.contohnya kmaren saya ngenggunain NSP yang katanya gratis cuman ujujng-ujungnya mah saya slalu dapet smsm yg ga perlu dan nyedot pulsa saya. tolong dong telkomsel yg bener

Suara kita selengkapnya... (8 komentar)



Suara Kita Terbaru:
syamsul kheir   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
wahyudiansyah   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
anda renaco.Simatupang,Amk   pada  Visi Lingkungan Caleg Kita

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY