Sembilan orang tewas dan lima belas korban lainnya mengalami kritis akibat kecelakaan yang terjadi di jalan raya Pambon kecamatan Brondong Lamongan Jawa Timur, Selasa (8/1). Setelah diidentifikasi, korban terbanyak berasal dari mobil Isuzu Elf L 6202 P. Mobil tersebut mengangkut rombongan pengantin yang masih belum diketahui berasal dari mana. Yang jelas, kendaraan ini ditabrak bersama dua MPU lainnya oleh trailer bermuatan tiang pancang besi.
Para korban dibawa ke RS Dr Koesma Tuban dan RS Dr. Sugiri Lamongan serta sebagian lainnya dibawa ke Puskesmas Brondong. Yang jadi korban tewas dalam kecelakaan itu adalah Sukayah (25), Buliro (47), Aripin (40), Yustina (12), Lupi (25), Yadi (40) dan Abdul Ghofur (8). Semuanya adalah warga desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan dan merupakan penumpang rombongan pengantin. Korban lain adalah Suminten (40) asal Desa Palang Karang Agung Desa Karang Agung Kecamatan Palang Tuban.
Sedangkan korban lka berat rata-rat mengalami patah tulang. Nama-namanya adalah Tri Juning (42), Kasiman (45), Putuni (45) yang semuanya warga Brondong Lamongan. Katambul (40)warga Palang Tuban, Supiah (40), Gita (10), M Afak warga Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Selanjutnya nama Yatmi (45) warga Kelurahan Blimbing Paciran Lamongan, Murdianto (46) warga desa Sekaran Sidomukti Brondong, Mujamih (30) warga Simbatan Kecamatan Sarirejo Lamongan, Arwari (40) asal Desa Karansari kabupaten Lamongan. Kirom (10) warga Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan juga jadi korban. Ada Muni (50) Desa Rembes Kecamatan Palang Tuban, Agustin Hawari (21) warga Menganti Gresik, Sarmuah (45) warga Simbatan Kecamatan Sarirejo Lamongan dan Sulasih (40) warga Sidomukti Brondong Lamongan.
Sementara petugas Polres Kabupaten Lamongan dan Polres Gresik berusaha melakukan evakuasi pada kendaraan dalam tabrakan maut tersebut. Diperkirakan pukul 21.00 WIB jalur Gresik-Tuban akan kembali lancar. Sementara itu hingga kini polisi masih kesulitan mengidentifikasi supir dari kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu.
Korban kecelakaan maut di jalan Pambon Kecamatan Brondong Lamongan terbanyak dari rombongan pengantin. Beruntung, pengantin baru tersebut lolos dari maut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan, H. Suyono.
"Dua pengantinnya selamat dari kecelakaan," jelas Suyono kepada wartawan. Pengantin itu adalah Pratu Harsono (21) seorang anggota TNI AD yang dinas di Makassar. Sedangkan istrinya adalah Eka Etik Wahyuningsih (18), putra pasangan Mujalih dan Mariatun.
Keduanya sudah melakukan akad nikah di rumah pengantin perempuan, Senin (7/1/2008) kemarin yang merupakan warga Desa Simbatan RT 1/I Lamongan. Perjalanan hari ini rencananya menuju ke Desa Jenu Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, rumah pengantin laki-laki dan berangkat sekitar pukul 13.00 WIB.
Keberangkatan rombongan itu dibagi dalam tiga kendaraan. Pengantin bahagia naik kendaraan Suzuki Escudo, sedangkan rombongan lain dibagi dalam dua kendaraan yang mana di antaranya mengalami naas.
Warga Desa Simbatan Sarirejo Kabupaten Lamongan sendiri tengah berduka. Pasalnya, ada lima orang yang jadi korban dalam peristiwa tersebut. Sedangkan dua lainnya adalah warga Tuban. Rencananya pihak desa akan datang mengambil jenasah dan langsung dimakamkan malam ini. "Sebelum dimakamkan akan disholatkan bersama di Masjid Al Abror desa setempat," katanya
Sementara itu polisi akhirnya berhasil mengamankan dua supir truk yang terlibat dalam kecelakaan maut di jalan raya Pambon. Saat ini keduanya tengah diperiksa di Polsek Brondong. Dua supir tersebut diidentifikasi sebagai Asmunir (35) yang merupakan supir tiang pancang besi bernopol W 8640 UA. Supir tersebut adalah warga desa Muresrejo RT IV/1 Kecamatan Sukodono Sidoarjo. Sedangkan supir truk semen curah nopol L 7390 RU bernama Suparman (45). Dia adalah warga Dusun Pulungan Desa Pulungdowo RT VII/1 Kecamatan Tumpang Malang. "Keduanya masih kami mintai keterangan di Polsek," ujar Kasatlantas Polres Lamongan, AKP I Gusti Agung.
Sementara itu supir tiga MPU dan 1 supir trailer lainnya masih belum bisa diidentifikasikan. Diduga keempatnya jadi korban dan tengah dirawat di RS Koesma Tuban. "Anggota satlantas unit laka masih mengecek ke sana," tutur Agung.
Kabar terakhir ada satu motor dari dua motor yang jadi korban masih terbakar. Di lokasi sempat terlihat potongan kaki. Jalur Gresik-Tuban masih macet.
Korban tewas kecelakaan maut di jalan raya Pambon Kecamatan Brondong Lamongan bertambah lagi. Korban meninggal meski sudah mendapatkan perawatan medis rumah sakit. Korban yang meninggal itu bernama Leni (65) warga Karangsari Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Korban meninggal setelah dirawat di RSU dr. Koesma Tuban. Total ada 9 korban tewas dalam kecelakaan ini dan 15 lainnya masih kritis. Hingga kini, korban dibawa ke RS Dr Koesma Tuban dan RS Dr. Sugiri Lamongan serta sebagian lainnya dibawa ke Puskesmas Brondong.
Sementara itu, Sukayah yang sebelumnya diidentifikasi sebagai warga desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan, ternyata dia adalah warga Karangsari Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Proses evakuasi sendiri berjalan lambat. Alat berat yang diharap datang sejak Maghrib tadi baru tiba sebuah crane. "Diperkirakan evakuasi bisa selesai 2 jam mendatang," ujar Kasatlantas Lamongan AKP I Gusti Agung. (ahmad yani elbanis_wartawan Harian Surabaya Pagi).