Retty N. Hakim

Kisah Dibalik Kartu Ucapan Pada Hari Ibu

Kamis, 20-12-2007 13:01:22 oleh: Retty N. Hakim
Kanal: Gaya Hidup

Pada hari terakhir sekolah di bulan Desember ini, Taman Kanak-kanak tempat anak kembar saya belajar berkunjung ke Kantor Pos. Anak-anak akan mengirimkan kartu ucapan "Selamat hari Ibu" bagi ibu tercinta. Kartu tersebut adalah buatan mereka sendiri dan ada tulisan (yang mudah-mudahan sudah mereka mengerti isinya, bukan sekedar mencontek ibu guru) dengan tulisan tangan mereka.

Acara ini menarik juga, karena selain mengingatkan mereka akan hari Ibu juga mengajarkan mereka tentang pekerjaan yang ada di kantor pos, serta alur perjalanan sepucuk surat.

Makna hari Ibu di Indonesia memang tidak persis sama dengan hari Ibu di Amerika Serikat. Di negara Paman Sam Hari Ibu tercipta berkat kegigihan seorang guru bernama Anna Jarvis. Keprihatinan Anna Jarvis melihat kaum muda yang semakin tidak memperdulikan orang-orang tua mereka. Ide awal ini sebenarnya sudah dimulai oleh ibunya yang bernama Ann Jarvis, seorang ibu rumah tangga yang memulai gerakan memperbaiki sanitasi dengan nama Mother's Working Day pada tahun 1858. Kematian ibunya di tahun 1907 membuat Anna Jarvis, sulung dari keluarga Jarvis tergerak untuk menulis surat kepada para usahawan, anggota kongres, serta berbagai pihak lainnya untuk menyediakan satu hari khusus sebagai Hari Ibu. Pada tahun 1914 President Woodrow Wilson secara resmi menerima Hari Ibu (pada hari Minggu kedua di bulan Mei) sebagai perayaan nasional.

Hari Ibu dirayakan berbeda-beda di setiap negara. Di Indonesia sendiri hari Ibu yang berawal dari Kongres Perempuan Indonesia I pada tahun 1928, dirayakan pada tanggal 22 Desember. Seperti yang ditulis di Wikipedia Indonesia awalnya Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengenang semangat dan perjuangan perempuan Indonesia dalam upaya perbaikan kualitas bangsa. Kini, hari ibu lebih diperingati sebagai hari untuk mengungkapkan kasih sayang dan terima kasih bagi kaum ibu, memuji keibuan ibu dan membebaskannya dari tugas rutin sehari.

Saya sendiri belum pernah terbebas dari tugas rutin sehari di hari Ibu, dan rasanya ibu saya juga belum pernah menerima kehormatan ini dari suami dan kami anak-anaknya. Tapi bagi saya Hari Ibu memang untuk merenungkan arti Ibu dalam kehidupan kita. Setelah saya menjadi seorang ibu dan merasakan duka derita yang mengikuti suka cita memiliki anak maka perenungan ini menjadi memiliki arti yang lebih dalam.

Anna Jarvis sendiri pernah kecewa dengan hasil dari perayaan yang diperjuangkannya, dan mengatakan: "A printed card means nothing except that you are too lazy to write to the woman who has done more for you than anyone in the world. And candy! You take a box to Mother--and then eat most of it yourself. A pretty sentiment!" (menulis kartu tidaklah terlalu berarti kecuali jika kamu malas untuk menulis kepada wanita yang telah memberi segalanya kepadamu dibandingkan orang lain didunia ini. Dan perman! Kamu berikan sekotak permen kepada ibumu --dan kamu makan sebagian besar dari permen itu. Sentimen!)

Karena itu mengajari anak dari dini untuk menuliskan sendiri kartu ucapannya dan pergi mengirimkannya merupakan pembelajaran baik yang ibu guru mereka berikan. Semoga pembelajaran ini bersama pelajaran empati sepanjang hidupnya akan senantiasa mengingatkan mereka pada semua keinginan baik yang ditanamkan seorang ibu dari sejak janin untuk masa depan anaknya.

Sebagai seorang ibu yang juga pernah memiliki kesenangan dan pembelajaran dari dunia filateli, kunjungan mereka ke kantor pos ini menjadi lebih bermakna. Melihat anak-anak mengagumi pojok filateli (terutama karena saya memancing perhatian mereka pada gambar Harry Potter) saya berharap mereka kelak juga bisa banyak belajar dari dunia filateli walaupun sekarang ini pos udara sudah dianggap "snail mail" dibandingkan dengan e-mail.

Mereka belajar membeli sendiri perangko dan menempelkannya. Saya mungkin memberikan contoh yang "jelek" ketika tiba-tiba mencontohkan cara menjilat perangko untuk ditempelkan. Tampak ibu guru agak terkejut melihat kelakuan seorang ibu yang mungkin di matanya bukan contoh baik.

Kemudian mereka memasukkan surat mereka kembali ke loket pengiriman surat. Lalu kembali "kereta api" mereka melaju meninggalkan kantor pos melalui kotak-kotak surat yang dikenal umum sebagai alamat pengiriman PO BOX.

Ternyata pelayanan surat hari raya Natal dan Tahun Baru sangat cepat (bravo PT POS Indonesia!), sehingga surat yang dikirim pagi itu sudah tiba di rumah siang harinya. Tulisan mereka memang masih tulisan kolektif mencontoh ibu guru, tetapi gambar kartu merupakan kreasi mereka masing-masing.

Agak terkejut melihat gambar anak-anak saya yang keduanya menggambarkan pesawat dan hujan secara berbeda. Entah apa hubungan pesawat dan hujan di Hari Ibu. Tapi sebuah gambar kecil petir dalam salah satu gambar mengingatkan saya akan pengalaman sang anak bersama ibu. Ketika sedang bermain komputer tiba-tiba hujan turun dan dalam sekejap guruh dan kilat sambar menyambar. Lalu tiba-tiba listrik rumah kami padam, dan ternyata kemudian komputer, printer dan fax mati total. Entah karena kejutan yang diterimanya, atau karena ibunya yang uring-uringan tidak bisa mengetik dan menjelajah dunia maya, maka anak yang mengalami hal ini ingat menambahkan gambar petir dalam gambarnya.

Ternyata hari-hari yang kita lalui bersama merupakan pengisi lembar-lembar kosong dalam kehidupan kita, baik dalam kehidupan anak maupun dalam kehidupan kita sendiri. Cerah atau suram gambar anak kita merupakan tantangan bagi kita untuk mengisi warna warninya. Semakin kaya pengalaman kehidupannya semakin banyak warna yang menghiasinya. Dan sebenarnya ini bukan hanya tugas seorang ibu, tapi tugas bersama dengan ayah dan lingkungan terdekatnya.

Selamat merenungkan warna-warni kehidupan anda di tahun 2007 dan membuat resolusi untuk tahun yang baru nanti bagi kecerian warna warni album keluarga anda!

Bookmark and Share

Tag/Label kehidupan, hari ibu, kantor pos, kartu
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
14 komentar pada warta ini
Kamis, 20-12-2007 17:30:07 oleh: GUS WAI

How sweet....



Kamis, 20-12-2007 18:23:04 oleh: Meidy

Sayang di sini kayaknya belum ada Hari Ayah.

Saya sih setiap tahun ikut dengan tradisi Mother's Day (hr minggu kedua setiap bulan Mei) dan Father's Day (hr minggu ketiga bulan Juni).


Kalo lagi rajin bikin kartu sendiri tapi kalo lagi kehabisan ide yaa... beli kartu di luar (salah satu hobbyku kalo masuk toko buku adalah bagian kartu ucapan).





Kamis, 20-12-2007 22:01:49 oleh: Honny Sinartio

Sewaktu kami masih di BSD Tangerang, anakku juga mengirim kartu seperti itu. Tetapi bulan mei yang lalu dia "menghias ubin" dan menulis ini....
(H)appy Mom
(O)ne special Mom
(N)ice Mom
(N)o one better
(Y)ou are special.
Happy Mother's Day.
Setelah dioven selama 30 menit, decorative tile-nya kuletakkan diruang keluarga sampai sekarang.
Selamat HARI IBU buat seluruh ibu....




Kamis, 20-12-2007 22:13:44 oleh: Melani

seneng juga membayangkan, dapat surat dari anak sendiri...

behubung belum jadi ibu...ceritanya nostalgia waktu aku kecil ya...

Sama kaya si kembar, disekolah ada 'prakarya' khusus menjelang hari ibu...hasil prakarya itu yg kuberikan kpd ibuku.

setelah besaran sedikit, tp masih sd, mencoba membuat sarapan pagi u/ ibu...alhasil berantakan...walaupun demikian ibu selalu berterima kasih...

setelah besar lagi...lupa dech pesan2 ibu guru di sd...

sekarang ini walau tidak secara khusus mengucapkan selamat hari ibu setiap tgl 22 des, aku selalu ingat...ibu sangat senang kalau ada salah satu anaknya membawa bunga pulang kerumah...sayangnya kami hanya kadang2 melakukannya...harusnya lebih sering ya :)




Kamis, 20-12-2007 22:35:42 oleh: rahmah

Bagus sekali Mbak Retty, sungguh menyentuh menyaksikan anak2 kita tumbuh dg ingatan yg baik ttg kita. Berbahagialah yang masih memiliki ibu karena sejak enam tahun lalu saya sudah ditinggalnya wafat tapi kenangan ttg beliau tak pernah hilang. Ibu saya adalah ibu paling tegar yang pernah saya kenal. Membesarkan kami ber 9 sendirian setelah ditinggal wafat ayah. Waktu ayah wafat, ibu masih usia 42 tahun dan beliau memilih tak menikah lagi..




Jumat, 21-12-2007 16:16:41 oleh: Retty N. Hakim

Semoga ya bisa jadi ibu yang tegar dan senantiasa diingat anak-anaknya.

@ Editor: maaf karena tidak aku terjemahkan, ralat sedikit untuk terjemahannya:

"Mengirimkan kartu tercetak indah saja tidak berarti apa-apa kecuali bahwa engkau sangat malas untuk menuliskan sesuatu bagi wanita yang merupakan orang yang paling banyak membantumu di dunia ini lebih dari siapapun. Demikian juga dengan permen! Kau berikan sekotak permen pada ibumu- lalu sebagian besar kau makan sendiri. Gambaran 'indah' untuk sebuah tanda kasih!" (dalam nada nyindir tentunya...entah apa bisa dianggap sentimen hi..hi...hi...mungkin kecilnya dulu pengen permen dilarang terus he..he...he...)




Rabu, 05-11-2008 11:22:10 oleh: yanti aza

Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah Kita menyakitkan-nya? Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaan-nya? Mencaki maki-nya? Melawan-nya? Memukul-nya? Mengacuhkan-nya? Meninggalkan-nya? Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil, Memberikan ASI waktu kita bayi, Mencuci celana kotor kita, Menahan derita, Menggendong kita sendirian. SADARILAH bahwa di Dunia ini ga da 1 orang pun yang mau mati demi IBU, tetapi..... Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita....dari sini lah kita bisa simpulkan bahwa sangat besar sekali pengorbanan seorang ibu untuk kehidupan yang kita jalani sekarang untuk seterusnya....

SAYANGILAH IBU KITA SEPERTI KITA MENYAYANGI DIRIKITA SENDIRI DAN HORMATILAH IA SEPERTI KITA MENGHORMATI DIRIKITA SENDIRI....SEMOGA IBU SELALU ADA DI DEKAT HATI KITA SEMUA...AMIIIEEENNN




Senin, 22-12-2008 10:36:32 oleh: rika

Selamat Hari Ibu.....
teristimewa buat ibunda kU tercinta..,semoga dengan semangat hari Ibu,qt semakin berbakti pada nya....Terima kasih untuk semua kasih sayang yang telah engkau berikan,..

Meski mata tak bertatapan,.meski tangan tak bisa menjabat,.meski kata tak bisa terdengar...tpi hati tak kan berhenti merasakan..I LOVE YOU MOM...




Selasa, 22-12-2009 01:45:39 oleh: fithra ritonga

Love You Mom...!



Selasa, 22-12-2009 08:40:46 oleh: Derry Febriyanto

huh keren mantabh lah.. gw suka.. trims udah ngasih sesuatu...



Selasa, 22-12-2009 15:29:24 oleh: Robby abdillah

I LOVE YOU MOM.............



Selasa, 22-12-2009 15:39:40 oleh: Berthold Sinaulan

Semoga Kasih TUHAN selalu menyertai semua ibu di seluruh dunia.



Senin, 18-01-2010 13:05:25 oleh: sifa faujiah bahri

saya sdh skli coz stiap hri ibu saya gak prnh dkt ma ibuku



Rabu, 22-12-2010 09:52:51 oleh: Indira Damayanti

I love U Ummi....aq slll say bgt m ummi...mga AllAH KCH PANJANG UMUR n murah rezki...Aminnnn...Smga dhari ibu ne ummi tercpai ap yg dicita2kn ......Aminnnnn Y Robb...



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY