Global Warning of Global Warming

Minggu, 02-12-2007 06:58:30 oleh: aloysius weha
Kanal: Iptek

Global Warning of Global Warming

Pernyataan di bawah berikut ini mungkin akan membuat kita tersentak sekaligus terbelalak. Ia berbunyi: “Pernyataan pemanasan global itu sungguh nyata cuma omong kosong. Pernyataan itu diulang-ulang oleh para aktivis guna meyakinkan sekaligus menakut-nakuti publik bahwa iklim akan berubah menjadi malapetaka, dan aktivitas manusialah penyebab utamanya.” Kalimat itu diucapkan senator AS dari Partai Republik, James Inhofe, yang juga merupakan Ketua Environment and Public Works Committee Senat AS, setahun lalu.

Pernyataan itu diperkuat lagi dengan pernyataan Direktur NASA Michael Griffin dalam wawancara dengan sebuah radio lokal di AS belum lama ini, yang menunjukkan keraguan sang direktur bahwa pemanasan global adalah tantangan terbesar yang harus diatasi manusia. Dalam wawancara tersebut, salah satu petikan pernyataan Griffin yang kemudian banyak dikutip adalah, “Iklim bumi saat ini adalah iklim yang terbaik yang pernah kita punyai.”

Benarkah pemanasan global sungguh-sungguh merupakan akibat dari ulah manusia yang terlalu rakus mengeksploitasi bumi dan ceroboh menjaga keseimbangan alam? Apakah pemanasan global dan perubahan iklim adalah hal terpenting yang harus diatasi manusia?

Inhofe memaparkan beragam fakta dan kutipan yang mendukung argumennya. Menurutnya, media memainkan peranan penting dalam menggelorakan isu yang tidak benar ini. Ia pun mengungkapkan penelusurannya terhadap laporan beberapa media terkemuka seperti Newsweek, Majalah Time, Harian New York Times, Chicago Tribune, dan juga Jurnal Science News. Didapatinya, media-media tersebut pada era tahun 1900-an justru melaporkan kekhawatiran akan datangnya abad es, bukan pemanasan atau melelehnya es. Hingga periode 1920-1930-an sampai menjelang akhir tahun 1970-an, media-media terkemuka di AS itu masih sangat gencar memberitakan dan melaporkan bahaya perubahan bumi menjadi bola es.

Ia pun melecehkan Protokol Kyoto, sebuah protokol yang ditandatangani oleh sebagian besar negara di kolong bumi ini guna mengurangi emisi gas-gas pembentuk rumah kaca di mana AS menolak menandatanganinya, sebagai kesepakatan dan solusi yang tidak ada artinya dalam rangka mengurangi emisi gas-gas berbahaya ke atmosfir bumi. Menurutnya, cara paling efektif untuk mengurangi gas-gas tersebut adalah penggunaan alat pembersih gas dan teknologi yang lebih efisien untuk menekan gas tersebut bertebaran ke angkasa.

Namun pernyataan Inhofe berbau politis itu tak menyurutkan gerakan global di seluruh dunia bahwa ancaman pemanasan bumi sungguh-sungguh nyata dan harus diperangi dari sekarang oleh semua pihak. Inhofe, politisi dari Partai Republik, sebagaimana halnya Presiden AS George W. Bush yang juga dari Partai Republik, jelas tidak mau kepentingan mereka terusik terusik gara-gara harus menekan emisi gas rumah kaca yang di AS sebagian besar dihasilkan dari pembangkit listrik berenergi fosil (BBM, batubara).

Tak hanya Inhofe dan Bush yang bersikap “bebal” terhadap perubahan iklim. Lebih dari 17 ribu ilmuwan -- dua ribu lebih di antaranya adalah fisikawan, geofisikawan, ahli iklim, ahli meteorologi, dan pakar lingkungan- menandatangani petisi yang diedarkan oleh Oregon Institut of Science and Medicine di AS. Salah satu kalimat dalam petisi itu menyatakan, “Tidak ada bukti-bukti ilmiah bahwa pelepasan gas karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan gas-gas rumah kaca lainnya yang mengakibatkan pemanasan akut terhadap temperatur bumi dan kerusakan pada iklim bumi.”

Terlepas dari kenyataan dan pernyataan politik yang diungkapkan di atas, fakta-fakta berikut ini berbicara jauh lebih kuat dan nyata, memperlihatkan ke mana arah perubahan iklim di bumi ini akan menuju dan bermuara.

Fakta-fakta

Kita mulai dari yang jauh dengan kita, Laut Arktik. Lautan ini sebagian besar dikenali sebagai samudera es. Ilmuwan yang mengamati perubahan pada lautan es ini mencatat terjadinya peningkatan panas dua kali lebih cepat dibandingkan pemanasan di tingkat global. Sejak tahun 1980, samudera es yang terletak Arktik yang berada di wilayah Eropa telah mencair antara 20-30 persen.

Masih di Eropa, pegunungan Alpens yang tadinya sebagian besar diselubungi salju mengalami kemerosotan deposit salju yang parah. Delapan dari sembilan area gletser/glacier menunjukkan derajat kerusakan yang signifikan dan dalam kurun waktu satu abad sudah kehilangan sepertiga dari wilayah es.

Tidak hanya di Eropa, seluruh dataran tinggi di dunia yang selama ini dikenal memiliki puncak gunung es juga lumer. Salju di puncak gunung tertinggi di Afrika, Kilimanjaro, setiap bulannya meleleh tak kurang dari 300 meter kubik. Gunung yang terletak di Tanzania ini menderita kebotakan salju parah bilamana membandingkan foto udara yang diambil pada tahun 1974, 1990, dan 2001. Dalam periode satu abad pengamatan, salju di puncak gunung itu meleleh hingga mencapai 82%. Bila salju tak lagi betah hinggap di puncak gunung itu, nama gunung itu boleh jadi harus diubah, karena Kilimanjaro dalam bahasa setempat berarti gunung yang putih atau gunung yang bercahaya.

Mari beralih ke kawasan yang melahirkan banyak seniman bola, Amerika Selatan. Salju di negeri-negeri seperti berdataran tinggi seperti Argentina, Peru, Chili juga menurun drastis. Pegunungan Andes, salah satu surga salju di dunia, mengalami pelelehan salju ke arah puncak gunung yang sangat signifikan. Antara tahun 1963 hingga 1978, salju mencair rata-rata 4 meter per tahun, dan sejak tahun 1995 hingga sekarang, pelelehan salju mencapai kecepatan 30,1 meter per tahun di seluruh kawasan yang mengandung glacier. Sementara di Venezuela, negeri penghasil Miss World terbanyak, dari 6 glacier yang dimiliki negeri tersebut pada tahun 1972, kini hanya tersisa dua lagi, dan akan hilang paling lambat 10 tahun sejak sekarang.

Konsekuensi dari melelehnya salju adalah meningkatnya permukaan air laut, pertama-tama di kawasan tersebut. Di negeri bola Brasil, garis pantai yang hilang menjadi lautan rata-rata berkisar 1,8 meter per tahun pada kurun waktu antara 1915 hingga 1950 dan meningkat menjadi 2,4 meter per tahun pada kurun waktu sepuluh tahun antara 1985-1995.

Apa yang terjadi di Asia, juga di Indonesia, akibat pemanasan global? Sama dengan yang terjadi di benua lain, salju-salju di dataran tinggi Asia mengalami pelelehan yang drastis sekaligus dramatis. Himalaya, gunung tertinggi di dunia yang menjadi kantong air beku di “atap langit” terus kehilangan saljunya secara konsisten. Glacier-glacier di Pegunungan Himalaya yang tersebar di negara-negara seperti India, Tibet, Bhutan, China, terdegradasi dengan amat cepat. Tujuh sungai besar di Asia yang bermata air dari Himalaya yakni Gangga, Indus, Brahmaputra, Mekong, Thanlwin, Yangtze, dan Sungai Kuning terancam eksistensinya yang berakibat pada ratusan juta umat manusia di kawasan sepanjang aliran sungai-sungai itu.

Tak hanya di kawasan Asia Selatan, salju di Asia Tengah yang juga terus lenyap satu per satu. Itu terjadi pula di Puncak Jaya, Papua, satu-satunya daerah pegunungan tinggi di Indonesia yang memiliki salju. Bila foto udara pada tahun 1972 memperlihatkan puncak gunung yang hampir seluruhnya diselimuti salju, sekarang puncak gunung itu hanyalah berisi bebatuan dan pepohonan belaka. Artinya, tidak ada lagi salju di sana.

Pelelehan es yang diungkap di atas baru merupakan sebagian dari yang sebenarnya terjadi. Berdasarkan laporan terakhir Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) terakhir yang dirilis tahun 2007 ini, 30 salju di pegunungan di seluruh dunia kehilangan ketebalan hingga lebih dari setengah meter hingga tahun 2005 saja. Dua tahun yang terakhir belum masuk dalam laporan tersebut.

Konsekuensi dan Risiko

Karena energi bersifat kekal, salju-salju tadi dengan sendirinya tidak hilang dan hanya berubah bentuk. Ibarat es yang ada dalam sebuah gelas, ketika ia terkena panas dan mencair, volume air itu tidak berkurang atau bertambah, melainkan hanya berubah. Maka, konsekuensi pertama dari meningkatnya suhu bumi yang melelehkan salju dan deposit-deposit air tadi adalah kian bertambahnya air di permukaan bumi. Peningkatan tersebut dapat dideteksi di seluruh penjuru bumi dan dibuktikan melalui sejumlah foto udara yang membandingkan suatu kawasan pada puluhan tahun silam dengan kondisi kontemporer.

Namun, konsekuensi meningkatnya suhu bumi tidaklah sesederhana itu. Perubahan-perubahan ekologis yang terjadi pada lingkungan di mana manusia dan makhluk hidup lainnya hidup membawa dampak yang mengerikan bagi umat manusia. Hukum fisika menyatakan, angin bergerak dari tempat yang dingin ke tempat yang lebih panas. Nah, perbedaan temperatur suatu kawasan dengan kawasan lain yang sangat ekstrem pada waktu bersamaan telah memicu munculnya angin topan, badai, dan tornado menjadi lebih sering dibandingkan beberapa tahun silam. Negara-negara di kawasan Amerika Utara, Tengah, Selatan dan Karibia, Eropa, juga Asia Selatan dan Timur sudah merasakan dampak yang ditimbulkan dari topan badai ini. Topan yang memiliki nama-nama nan indah menerpa warga di seluruh bumi secara memilukan dan sekaligus mematikan.

Arus pergerakan air tidak hanya membawa musibah banjir bandang, tetapi juga disertai tanah longsor akibat penggundulan hutan yang berlangsung setiap menit. Dalam waktu bersamaan, belahan dunia yang satu terancam kekeringan dan kebakaran, tempat lainnya dilanda topan badai, banjir dan tanah longsor yang menyengsarakan ratusan juta umat manusia.

Konsekuensi di Tingkat Lokal
Kekeringan di daerah Gunung Kidul misalnya, mungkin saja sudah menjadi fakta jamak yang berlangsung setiap tahun dan sudah sejak puluhan tahun hal itu terjadi. Akan tetapi, kesulitan air yang dialami oleh warga di lereng Gunung Merapi lima tahun terakhir ini misalnya, tentu sebuah fakta baru yang menunjukkan betapa air makin sulit didapat.

Kesulitan para petani sayuran di lereng Gunung Merbabu misalnya, juga sesuatu yang masih terdengar asing. Grojogan Sewu memang masih menumpahkan airnya. Tetapi dibandingkan lima belas tahun silam misalnya, grojogan itu sekarang telah berubah menjadi tak lebih dari pancuran. Beberapa puluh tahun yang akan datang, boleh jadi ia tinggal menjadi tetesan saja.

Itu baru dari sisi kelangkaan air. Dari sisi perubahan iklim, semua kota dan wilayah di Indonesia menjadi korbannya. Di Jawa bagian tengah misalnya, Kaliurang di Jogjakarta, Tawangmangu di Karanganyar, atau Bandungan di Semarang, sekarang bukan lagi didatangi wisatawan karena udaranya yang sejuk dan dingin, tetapi karena kelatahan dan cap yang terlanjut melekat sebagai daerah wisata. Itu saja. Dahulu, di daerah-daerah tersebut kabut dingin senantiasa turun setiap pagi sepanjang tahun. Sekarang, ia hanya bisa dijumpai beberapa kali sepanjang tahun, itupun sangat tergantung dari musim.

Di Puncak Jaya, Papua, salju tidak lagi hinggap di puncaknya sejak beberapa tahun silam. Ini menandai era berakhirnya eksistensi satu-satunya kawasan bersalju di Indonesia. Dan ini sekaligus membuktikan, bahwa bumi yang makin panas bukanlah fakta gombal melainkan kenyataan aktual.  

Ironisnya, dalam situasi udara yang makin panas, orang lalu mencari cara untuk mendinginkannya, tetapi hanya untuk diri mereka sendiri. Pendingin udara adalah pilihan pragmatis untuk ini, tetapi alat inipun hanya bisa dijangkau oleh lapisan masyarakat golongan menengah ke atas. Masyarakat miskin jelas tak bisa mengelak dari kegerahan.

Ironisnya, penggunaan pendingin udara yang makin masif dan intensif pada sebagian besar rumah tangga di perkotaan secara akumulatif justru mendorong terciptanya bumi yang makin panas akibat gas-gas yang dihasilkan oleh pendingin udara tersebut tidak ramah lingkungan. Sudah begitu, penggunaan pendingin udara yang intensif itu juga memicu meningkatnya kebutuhan listrik yang terus membesar –yang lagi-lagi ironisnya— sementara listrik tersebut diproduksi dengan menggunakan bahan bakar fosil yang tak ramah terhadap lingkungan dan memberi kontribusi terbesar pada pemanasan secara global.

Lingkaran setan ini jelas menggiring masyarakat yang paling miskin dan tak memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi yang memadai menjadi korban. Jumlah masyarakat yang kian tersisih dari lingkaran ini niscaya akan terus membesar karena perseteruan dan kata sepakat tentang upaya kongkret memerangi perubahan iklim ini mengalami kebuntuan yang akut. 

Bookmark and Share

Tag/Label global warming, global warning, pemanasan global, perubahan iklim, wikimu, aloysius, salju, es, meleleh, pemanasan
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
106 komentar pada warta ini
Minggu, 02-12-2007 09:57:36 oleh: Retty N. Hakim

Sering-sering nurunin tulisan seperti ini dong mas, biar saya bisa belajar menulis dengan runut. Otak saya masih senang sekali meloncat kesana kemari ketika menulis...he...he...he...konsentrasinya masih terbagi kesana kemari juga sih, maklum pengacara (pengangguran banyak acara he..he..he...)



Minggu, 02-12-2007 16:06:19 oleh: aloysius weha

Buat Mbak Retty,

Pasti aku usahakan untuk menulis serius lebih sering lagi. Mudah-mudahan mencerahkan...

Salam




Minggu, 02-12-2007 16:50:49 oleh: Alain Bunjamin

bagus sekali tulisannya...

memang bodohnya manusia..
pake ac itu ga guna...cuma bikin tambah panas...
mending pake ac dikid aja..tapi bumi ini makin adem..hehe..




Minggu, 02-12-2007 18:44:50 oleh: Bagus Y Prayitno

Ulasan bung Aloy ini membuat melek saya tentang seluk beluk pemanasan global. Cuman saya juga mikir kalo jaman dulu , punahnya dinosaurus itu bagaimana terjadinya pemanasan global yaa..
Akibat pemanasan global sekarang coba lihat, orang banyak ngurangi pakaiannya...Jadi pemanasan lokal deh...he..he..he..:D




Senin, 03-12-2007 00:21:36 oleh: rahmah

Tulisan yang bagus sekali Mas. Saya termasuk orang yang cerewet jika ac nyala dan tak ada orang didalamnya karena saya pikir listrik itu harus dihemat meski kita mampu membayarnya.



Senin, 03-12-2007 08:20:45 oleh: Silvi Anhar

tulisan yg bagus mas, pas banget buat bahan pelajaran geo nih, aku izin ambil sebagai artikel tuk dibahas ya...
krn materiku sekarang tentang atmosfir, yg salah satu temanya tentang pemanasan global... mksi sebelumnya klo diizinkan.




Senin, 03-12-2007 11:49:58 oleh: Adhi Agus

Pernyataan politisi Partai Republik pastinya bernuansa politis, terlebih ketika senator partai Demokrat, Al Gore (yang kemenangannya di Florida waktu pemilihan presiden dijahili Bush cs.) merilis film dokumenter mengenai Global Warning ini, "An Inconvenient Truth".
Yang saya heran pernyataan para -katanya- ilmuwan yang menyangsikan adanya Global Warning ini. Haloo.... mungkin suhu disana menjadi hangat -sesuatu yang jarang mereka dapatkan kecuali di musim panas- tetapi di tempat lain pulau-pulau tenggelam.




Senin, 03-12-2007 13:35:03 oleh: Ira Meida

b' aloysius...
saya vote berguna. gimna kl nulis solusi ngatasin global warming bang?? ^_^




Senin, 03-12-2007 13:45:53 oleh: aloysius weha

Buat Mbak Silvi Anhar, saya simpatisan aliran Copyleft. Jadi, silakan saja mengambil bahan ini untuk materi pelajaran Mbak Silvi. Jangan lupa nyebutin sumbernya ya....Biar wikimu tambah ngetop.

Bagaimana mengatasi global warming? Saya sendiri tak tahu jawabannya, karena hanya ada satu kata: mulai berbuat dari diri sendiri.




Senin, 03-12-2007 14:20:58 oleh: silvi

wah mas.. so pasti, wikimu selalu aku aku kenal2in ke siswa ma teman2 guru...

nih barusan aku tugasin siswaku baca artikel global warning mas weha dan mbak retty,
lalu siswaku ku tugasin tuk analisa dan memberikan komentar dan saran, minggu depan kita diskusi hehehehe




Senin, 03-12-2007 18:17:37 oleh: aloysius weha

Mbak Silvi,
Mudah-mudahan siswa-siswa Mbak makin pinter, bukan karena baca artikel saya, tapi karena diajar oleh guru semacam Mbak Silvi. Pasti bangga siswa punya guru semacam sampeyan.





Senin, 03-12-2007 19:04:06 oleh: erry

aku banyak dapet message dari temen2 tentang global warning ni,,jadi merinding ngebayanginnya...jangan2 kiamat itu gara2 manusia sendiri y?



Senin, 03-12-2007 19:27:42 oleh: Alain Bunjamin

bisa jadi..soalnya kalo bumi uda gak ketolong lagi..ya itu awal dari kiamat..siap" aj kiamat kalo ga brubah dari sekarang...



Senin, 03-12-2007 20:21:30 oleh: Zulfahmi


I Swear..Aku Mulai dari diri sendiri..

Bikin topik baru yuk..gimana caranya remaja indonesia lebih milih buka wikimu daripada frindster..he..( iseng doang )




Selasa, 04-12-2007 07:37:05 oleh: silvi

tuk mas weha.. alhamdulilah pujiannya... tapi mas... aku sendiri malah merasa belum bisa jadi guru yg baik.. aku suka sering bertanya2, seperti apa ya seorg guru yg baik dan disenangi oleh siswa?



Kamis, 06-12-2007 14:22:25 oleh: elisna

dampak global warming, betul-betul membuat kita merinding, menurut saya salah satu solusinya adalah penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan sehingga dampak gw bisa dikurangi



Selasa, 11-12-2007 10:54:53 oleh: rd

suatu saat air akan habis dari bumi.
suatu saat kita harus membayar pajak atas udara yang kita hirup.
suatu saat umur manusia hanya 10 tahun akibat kurang sehat karena kurang air.
suatu saat tidak ada lagi daratan dibumi.




Selasa, 11-12-2007 10:59:04 oleh: rd

Apakah ada dari pembaca wikimu yg bisa menjelaskan secara sains akibat dari global warming ? tentang :

musim es akibat global warming.
terbaliknya kutub utara dan selatan akibat pemanasan global.

thx.




Selasa, 11-12-2007 11:01:33 oleh: Yulius Haflan

Tapi kok kenapa sekarang global warming jadi bahan kulakan gitu ya..gara-gara REDD sekarang banyak yang jualan karbon, maksute opoo maneh...kok karbon dijual-jual, kayak jualan areng aja..



Selasa, 11-12-2007 11:41:31 oleh: silvi

mas rd, kalo melihat sejarah terbentuknya permukaan bumi, dulu permukaan bumi ini menyatu, lalu terbelah2 seperti sekarang krn adanya pergerakan lempeng tektonik, karena, bumi kita alias permukaan bumi yg kita pijak ini, terapung-apung diatas lapisan astenosfer, yg selalu bergerak-gerak 5 cm pertahun...
jadi bisa saja, suatu saat nanti, belahan bumi akan berubah kembali. demikian menurut teori lempeng tektonik (sumber geografi kelas X SMU) :)

Pemanasan global, intinya terjadi krn siklus dimuka bumi terutama siklus pemanasan yg masuk kebumi tidak kembali dengan baik keluar angkasa....




Selasa, 11-12-2007 12:17:08 oleh: Mieka Kurnia

Amerika memang negara yng tidak mau ribet dengan masalah Global Warming kecuali bang Al Gore. Amerika justru mengambil keuntungan dari keadaan ini, dimana beberapa jalur pelayaran baru bisa dibuat dengan mencairnya es. Di KTT UNFCCC yang sedang berlangsung ini Amerika tetap ngotot tidak mau ikut-ikutan Protokol Kyoto.

Sementara pulau-pulau kecil seperti Bali penduduknya menunggu kiamat datang dari laut akibat naiknya permukaan air laut padahal Bali sendiri memiliki kearifan lokal untuk mengurangi emisi di udara yaktu dengan peringatan hari Nyepi dimana dalam sehari penduduk pulau ini berpuasa energi dengan cara tidak memasak, tidak bepergian tidak menghibur diri dengan alat-alat elektronik dan tidak menghidupkan lampu penerangan rumah maupun jalan. Menurut penelitian kegiatan ini mengurangi kira2 50 ton emisi yng terbuang ke udara. Dimana lagi cara-cara seperti ini dilakukan di bumi ini?

eh..eh..eh..kalo saja hari Nyepi di Bali juga dirayakan di seluruh dunia. Rekan-rekan kami di Bali telah berkolaborasi mendengungkan wacana ini ke seluruh dunia. Kami menamakannya "World Silent Day" Coba aja kunjungi situsnya di http://worldsilentday.org/blog/

"Let the earth breath, my friends, if only for one day"

Bagaimana dengan daerah anda? Terpikirkah?




Selasa, 11-12-2007 13:16:32 oleh: rd

REDD, menurut yg saya tangkap dari tayangan newsdotcom di metro tv:

Penyumbang carbon terbesar itu adalah negera maju.
Dengan mengurangi emisis karbon di negara maju artinya akan mengurangi tingkat ekonomi mereka.

jadi solusinya untuk mengatasi global warming :
krn negera sedang berkembang di belahan bumi selatan seperti indonesia masih mempunyai banyak lahan dan hutan, maka penggalakan hutan harus di perbanyak di dana oleh negara maju.

AGAR :
" Mereka tetap bisa memproduksi karbon, kemudian indonesia dan negara berkembang yg menyerap karbon tersebut. Kita hanya diberi biaya konvensasi ".

Jelas sekali konferensi di bali itu sebenarnya hanya untuk menguntungkan mereka.

Negara maju itu licik.




Selasa, 11-12-2007 18:09:22 oleh: Retty N. Hakim

Deforestasi yang diusung lewat REDD itu penting. Biaya untuk itu juga dibutuhkan oleh negara berkembang yang tertinggal dalam hal teknologi dan ekonomi. Bahwa negara maju memberi biaya kepada negara berkembang ini seharusnya tidak berarti mereka boleh seenak-enaknya memproduksi karbon.

Ada juga penelitian yang mengatakan bahwa hutan tidak sebesar itu pengaruhnya terhadap buangan karbon, makanya kata "hutan sebagai paru-paru bumi" masih kontroversi menurut wikipedia.

Hanya pelaksanaan REDD ini yang membingungkan saya, kepada siapa dana ini akan diberikan...konsultan asing yang datang kesini, pemerintah dan perusahaan besar, atau rakyat yang bersinggungan langsung dengan hutan.

Penghasilan rakyat yang di hutan sangat tergantung pada keberadaan hutan. Belum lagi kemungkinan pelanggaran oleh pembalakan liar...sanggupkah pemerintah kita bertanggung jawab atas dana yang telah diterima bila ternyata hutan tetap gundul?

Pertanyaan-pertanyaan itu yang bikin saya pusing apakah sebagai orang Indonesia kita menyokong pemerintah yang akan mengajukan REDD, atau tidak?! Maklum bukan pakar, juga merasa masih sangat kecil sumbangan aksi terhadap cinta lingkungan (masih pake banyak plastik nih).




Rabu, 12-12-2007 10:10:23 oleh: Retty N. Hakim

Kayaknya aku perlu belajar edit komentar juga nih...maksudku sebenarnya Reforestasi bukan Deforestasi...

REDD itu memang membicarakan Deforestasi dan Degradasi, tapi yang diusung pemerintah itu kan masalah penanaman kembali dan mendapatkan insentif dari negara maju untuk usaha reforestasi tersebut.

Demikian kesalahan sudah saya perbaiki, semoga pembaca maklum!




Sabtu, 15-12-2007 14:42:20 oleh: sodikin arief

Tak dapat dapat dibayangkan apa yang bakalan terjadi pada generasi anak cucu kita jika pemanasan global terus tidak dikendalikan. Banjir makin merajalela dan tertutup kemungkinan sebagian daratan kita hilang ditelan samudera. Akankah kita membuat kota didasar lautan, kegturunan kita menjadi manusia ikan? Masihkan kita tega menyiksa anak cucu kita. Walau kita tahu akibat buruk yang bakal terjadi kelak, tapi masih saja banyak manusia serakah yang dengan leluasa membalak hutan tanpa merasa dosa.



Minggu, 16-12-2007 13:41:41 oleh: rusfa

duh gw mau blg apa ya...brita yang cukup bagus bwt org2 yang blm ngerti bnr arti global warming sesungguhnya...smoga konferensi di bali ga' skedar acara ngumpul2 wakil 190 negara aja,kbrnya amrik kan udah ngalah n mau menyetujui untuk bersama2 membantu program bali conference..ya moga2 aja g skedar ampe disitu aja mlainkan ada kelanjutan yang lebih realistis lagi

dan g skedar itu, kita jg harus memperbaiki kondisi ini donk alias ikut serta...g skedar protes dan bikin tulisan aja




Senin, 17-12-2007 11:53:11 oleh: sandhy

Ayo mulai dari diri kita sendiri...

Kurangi pemakaian plastik. Biasakan bawa kantong kain yang bisa dipakai berulang kali kalau belanja bahan kering. Ke pasar bawa keranjang belanjaan. Siapkan wadah untuk makanan dan minuman, jangan membungkus makanan atau apapun dengan plastik yang langsung di buang, dll, dll, banyak kiat lainnya (ada yang mau share kiat lainnya???)

Kurangi pemakaian kertas. Jangan mencetak apapun kalau tidak sangat perlu sekali (???)Gunakan kertas hasil cetak yang salah untuk mencetak bahan untuk pribadi. Gunakan tisue seirit mungkin. Gak perlu mencetak slip dari ATM, dll, dll (tolong tambahanin kiatnya donk...)

Kurangi pemakaian energi. Matikan barang elektronik yang tidak terpakai. Kurangi penggunaan kendaraan pribadi. Service kendaraan dan lakukan uji emisi gas buangnya..., dll, dll

Didik anak-anak kita agar mencintai alam dan ajarkan mereka bagaimana cara menjaga kelestarian alam...

Semoga generasi mendatang masih bisa menikmati bumi yang indah ini....

SAVE OUR PLANET.....




Senin, 17-12-2007 19:24:11 oleh: eneng

Mari kita mulai dari diri sendiri seperti yg telah disebutkan oleh bung shandy. Ingat, kita berkewajiban untuk menjaga bumi ini dari kerusakan. Bukan untuk kita, tapi untuk anak cucu kita, karena kita akan mewariskan bumi ini kepada mereka. Apakah kita semua tega, bila anak cucu kita mengalami seperti di film Water World? dimana sulit sekali menemukan daratan. Aduh...gak kebayang deh..



Kamis, 27-12-2007 09:40:50 oleh: ardhina rahmanto

BEBASKAN! minimal 1 hari dalam seminggu,kota kita bebas dari asap kendaraan

WWW.businessstrategy.blogspot.com




Rabu, 02-01-2008 19:24:05 oleh: victor

kita harus mulai belajar untuk menyayangi alam tampa alam kita tidak dapat hidup kita dapat bersabat dengan alam



Selasa, 08-01-2008 12:01:32 oleh: GILANG

Renungkan dengan memejamkan mata!!!!!!
Gunung hijau dengan gemericik air sungai yang jernih!
Udara yang segar menerpa dengan sekali hirup aja udah bikin badan kita segar banget!
Kesunyian alam, hanya derak ranting pohon dan dedaunan!
Kicau burung dengan irama alam saling bersahutan!
Bandingkan dengan,,,,,
Gunung yang gersang tiada pohon!
Air Sungai Dengan warna warna dan BAu menyengat!
Tidak ada kesunyian alam yang ada malah kegersangan!
BEncana dan bencana, ayo belajar mencintai alam kita dengan pergunakan seminimal mungkin segala hal yang membuat kerusakan lingkungan, jangan lupa pergunakan kertas seperlunya,biar jangn te3rus nebangin pohon222




Rabu, 16-01-2008 16:55:02 oleh: panji sepdiano

ayo donk bangun dunia ini menjadi indah kembali.
saya yakin anda juga sudah bosan dengan pemanasan global ini.
mungkin dengan saya berjalan kaki dan naik sepeda ,saya mampu mengurangi sedikit demi sedikit hilangnya pemanasan global ini.




Kamis, 17-01-2008 11:27:49 oleh: GIASUKY

SAYA SANGAT TERBANTU DENGAN ARTIKEL INI. THANX.... n_n



Kamis, 17-01-2008 11:30:59 oleh: GIASUKY

AYO CEGAH GLOBAL WARMING....
JANGAN MAU HIDUPM ENAK TERUS
NANTI KALAU TAMBAH PARAH KITA BISA HIDUP KEMBALI PRIMITIF
ATAU MATI
jaga dong buminya....




Sabtu, 19-01-2008 15:07:44 oleh: kiky

jangan biarkan global warming merajalela di
dalam kehidupan qta.ayo!!!!!!!QTA bERSAMA-bERSAMA menjaga kelestarian dimuka bumi ini cayoooooooo!!!!!!!!!!!!!!!!!




Sabtu, 19-01-2008 18:50:03 oleh: fadhly hakim

global warming bukan suatu hal yang harus ditakuti tapi ia adalah suatu hal yang harus dipelajari dan direnungkan.
segalanya yang menyangkut global warming telah terjadi( es di kutub mencair, suhu bumi yang semakin panas juga naiknya permukan air laut )ibarat kata, yang terjadi biarlah terjadi buat apa saling menggugat. kita harus mulai dari diri kita sendiri dulu baru orang lain PAHAM!!!!!
ingat 3M: MUlai dari Diri sendiri, Mulai dari hal yang kecil dan Mulai saat ini.

Allahuakbar !!! Keep our World!!!!!




Senin, 21-01-2008 11:47:54 oleh: Renmarch Arista

thanks atas artikelnya ya...
saya jadi bisa buat proposal perencanaan skripsi.
thanks a lot.... :)

untuk mencegah/mengurangi global warming ialah dengan mencintai alam. kalau mencintai alam, Qta tidak akan tega untuk merusak alam.mencintai alam dengan cara:
1. Mulai dari diri sendiri
2. Mulai dari hal kecil
3. Mulai dari sekarang




Rabu, 23-01-2008 02:49:20 oleh: merlin

kak ini artikelnya bagus banget.....
saya sering berpikir bagaimana caranya saya bisa membuat orang2 sadar akan global warming....
saya pernah ikut kegiatan Pecinta Alam di SMA dulu dan saya sering merasa sebagai seorang pecinta alam saya harusnya bisa membantu menyelamatkan alam kita dari kerusakan, pencemaran dan sebagainya. tapi saya prihatin karena masih banyak orang yang menganggap global warming hanya sebuah masalah yang di bicarakan oleh para ilmuwan dan sebagainya.bahkan masih banyak yang tidak tahu tentang itu. bahkan teman saya tidak tahu tentang global warming. alangkah menprihatinkannya hal ini.
saya sangat berharap global warming benar2 disosialisasikan kepada masyarakat dengan cara pendekatan yang sederhana agar mereka mengerti tentang hal ini. setelah kita sadar akan global warming alangkah baiknya kita juga menyadarkan orang lain.
dengan kesadaran itu maka mereka akan melakukan gerakan pencegahan dengan sendirinya. tindakan yang saya harapkan disini bukannya kita harus menanam pohon dan sebagainya. tapi memang mulai dari hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. walaupun hanya tindakan kecil, apabila dilakukan oleh banyak orang akan sangat membantu bumi kita, bahkan mungkin juga bagi anak cucu kita kelak.

STOP GLOBAL WARMING!!!

save our planet....cintai dan jaga planet kita...
karena ini lah rumah kita, sumber kehidupan bagi semua mahkluk hidup. bukan saatnya lagi untuk bicara tapi bertindak. mulailah dari diri sendiri, mulai dari sesuatu yang kecil dan mulai dari sekarang.




Jumat, 25-01-2008 11:02:42 oleh: Ferry firmanyah

HEMTIKAN PEMANASAN GLOBAL....
Demi kebaikan semua makhluk hidup di dunian ini...




Jumat, 25-01-2008 13:33:20 oleh: diaz said

Artikel yg mas Aloysius tampilkan disini sangat bagus dan sangat menggugah semangat kita (manusia)sebagai makhluk yang berakal untuk lebih menjaga lingkungan dan bumi kita yg telah semakin tua. Marilah kita bersama-sama menjaga lingkungan dan bumi yang kita cintai, mungkin di mulai dari hal-hal yang kecil atau sepele semisal dengan mematikan lampu atau listrik yang tidak terlalu perlu. LETS START WITH OUR SELF TO SAVE THE EARTH!!!



Senin, 28-01-2008 04:51:49 oleh: ratna

saya mau nambahin salah satu upaya sederhana buat mengurangi dampak pemanasan global. yaitu dengan mengurangi pemakaian kertas.salah satunya dengan tidak memprint artikel ini, kalo emang ga benar-bener diperluin. kalo pengin dibaca ulang, simpan aja dikomputer. atau kalo pengin artikel ini bisa menginspirasi temen-temen yang lain untuk lebih peduli terhadap bumi, kirim aja via e-mail.ok.....
Let's save our planet!!!!!!!!!!!




Senin, 28-01-2008 10:21:09 oleh: yahyo wiyono

Tahukah Anda?
Pola makan daging dapat merusak keseimbangan planet kita. Berikut adalah fakta-fakta yang berhubungan dengan kerusakan alam yang ditimbulkan oleh pola makan daging.

Pemborosan Sumber Daya Alam
Di AS, hewan ternak menghabiskan 70% dari hasil jagung, gandum, dan padi-padian yang ada. Peternakan sapi di seluruh dunia telah menghabiskan makanan yang cukup untuk dikonsumsi oleh 8,7 milyar orang-lebih dari seluruh populasi umat manusia di bumi. Kelaparan dunia tidak seharusnya terjadi apabila kita semua bervegetarian.

Pemborosan Air Bersih
Hampir setengah dari jumlah air yang dikonsumsi di AS digunakan untuk hewan ternak. Dibutuhkan 5.000 galon air untuk menghasilkan air untuk menghasilkan 1 daging, tetapi hanya dibutuhkan 120 galon air untuk menghasilkan 1 kilogram gandum. Diet vegetarian hanya membutuhkan 300 galon air sehari, sementara konsumsi daging membutuhkan lebih dari 4.000 galon air sehari.

Pengrusakan Hutan Secara Masal
Setiap vegetarian menyelamatkan setengah hektar pepohonan setiap tahunnya! Hutan hujan tropis mengalami penggundulan besar-besaran setiap tahunnya untuk menyediakan lahan peternakan.

Penyebab Polusi
Polusi yang dihasilkan di AS melebihi industri apapun yang ada di sana. Hal tersebut disebabkan karena hewan ternak menciptakan kotoran yang jumlahnya 130 kali lebih banyak dari kotoran yang dihasilkan populasi seluruh umat manusia-- yaitu 39,5 ton perdetik! Pembuangan dari peternakan dan rumah pemotongan hewan dialirkan langsung ke sungai sehingga mengontaminasi sumber-sumber air.

Pemborosan Energi
Lebih dari 1/3 (sepertiga) bahan bakar fosil (minyak bumi, batubara) yang dikonsumsi AS dihabiskan di sektor peternakan.

Jadi Pahlawan, bervegetarianlah...




Rabu, 30-01-2008 08:05:50 oleh: yahyo wiyono

Laporan terbaru NASA menunjukkan es di kutub utara mencair dengan cepat. Dan diperkirakan semua es di Kutub Utara akan habis (tidak ada es lagi) pada Desember 2012. Es di Kutub Utara yg berfungsi sebagai Air Conditioner planet kita :) memantulkan panas cahaya matahari yang sampai ke Bumi dan mengirimnya kembali ke atmosfer. Sebentar lagi (4 sampai 5 tahun) ia TIDAK ADA LAGI! Suhu laut planet kita akan naik !!!

Apa akibatnya???

Di bawah laut ada banyak gas. Buaaaanyak sekali. Karena suhu dingin, mereka enak tinggal di bawah saja. Nanti akibat global warming, suhu laut naik. Gas-gas itu akan ikutan naik ke atas. Begitu gas-gas ini sampai di permukaan Bumi, gas-gas ini akan meracuni semua makhluk planet Bumi maka tamatlah riwayat makhluk hidup di planet Bumi,
senasib dengan planet Mars :) Jumlah gas ini cukup untuk membunuh semua makhluk hidup di planet Bumi! SOS!

Ikutlah bergabung dalam gerakan penyelamatan planet. Banyak sekali tips di internet, Mantan wapres AS Al Gore mendapat penghargaan Nobel karena menyadarkan kita betapa seriusnya masalah ini.

Ikut menjadi vegetarian adalah salah satu kontribusi paling besar dalam menanggulangi masalah Climate Change atau Global Warming ini. Sedikit Inconvenient memang, tapi ini adalah Inconvenient Truth. Sudah nonton belum ??? Itu lho film buatan Al Gore dkk.




Rabu, 30-01-2008 08:57:10 oleh: Therry

2012???? wah ini dia varian hoax nibiru yang lain. cape deh.



Rabu, 30-01-2008 14:40:24 oleh: Karina Charlotte Tambunan

Memang manusia zaman sekarang kurang ,menyadari tentang global warming ini. Tapi usaha untuk mencegah global warming itu memang menyusahkan. Contohnya, AC. Untuk saya yang tinggal di Jakarta AC adalah benda yang sangat penting. Jika tidak ada AC banyak yang kepanasan. Sedangkan jika terlalu banyak orang yang menggunakan AC, terjadinya global warming akan semakin cepat karena AC mengandung freon.
Penggunaan kertas yang berlebihan memang dapat menyebabkan global warming tapi banyak orang yang membuang-buang kertas walau dalam niat yang tidak dapat disalahkan. contohnya adalh ketika disuruh membuat karya tulis. kebanyakan guru tidak mau memeriksa karya tulis yang belum di print. padahal belum tentu karya tulis itu langsung benar. pasti masih ada banyak kesalahannya, sedangkan jika kita menge-print lagi kita membutuhkan kertas yang lebih banyak..

tapi ya kita sebagai penghuni bumi ini, kita harus tetap berusaha untuk mengurangi dampak dari global warming.




Minggu, 03-02-2008 19:29:04 oleh: nadanakaneh.blogspot.com

teman-teman, saya buka wikimu ini dari google karena mau nyari kiat-kiat ngurangin polusi sekaligus ngebentuk budaya berhemat di lingkungan sekitarkuh. udah dapet sih,, beberapa kiat buat ngurangin hal2yg buruk dan menyeamatkan bumi, cuman ya itu, belom banyak dan cuman gitu2 doang. kebanyakan sama aja. ada yang punya ide atau apaan gitu yang laen yang bisa kita lakukan dai sekarang dan dimulai dari yg kecil2 dulu buat nyelametin bumi ini?? yah, ngubungin aku aja di musuhnya_bush@yahoo.com
temen2ku juga bikin grup gituh, namanya genk anti kresek. mau gabung? atau berpartisipasi?




Senin, 04-02-2008 20:14:26 oleh: Jadul

manusia jaman sekarang hanya menginginkan kenyamanan sesaat tanpa memikirkan apa yang akan terjadi pada bumi kita ini. rumah kaca, ac, pembakaran sampah dll dapat menipiskan lapisan ozon dan dapat merusaknya.

tapi bagaimanapun semua yang terjadi di bumi kita merupakan kesalahan kita sendiri dan kita juga yang harus menanggungnya.




Selasa, 05-02-2008 14:56:34 oleh: eka risnawati

Salut buat tulisan yang dibuat. saya kira sudah saatnya kita saling menghimbau untuk kelestarian alam yang kita cintai, jika kita masih ingin hidup dan tinggal nyaman di bumi ini.
Mari kita mulai dari diri kita dan dari hal-hal yang kecil seperti penggunaan listrik dgn hemat, hindari penggunaan ac, kendaraan motor jika tidak terlalu penting, juga menggalakkan penanaman pohon. kita mulai dari diri kita, anak kita, keluarga kita, lingkungan kita dan niscaya dunia melihat dan mengikuti jejak kita. Amin
LET'S START FROM OURSELVES AND SAVE THE EARTH.
SMANGAT!!!!!




Minggu, 10-02-2008 16:57:20 oleh: ayu rara

manusia harus berubah demi bumi yang di tinggalinya itu.



Senin, 11-02-2008 14:30:20 oleh: mia

tulisannya keren banget n nambah ilmu pengetahuan!
sering-sering buat tulisan seperti ini ya...........
and bner bgt klo keadaan bmi ni tergantung ma kta, jdi bwt kta yg tinggal di bumi hrs jaga bumi dengan sebaik2nya!!!!!!!!




Rabu, 20-02-2008 11:52:33 oleh: Panjikristo

tema APP Paskah 2008 adalah mengenai Lingkungan Hidup, mohon ijin tulisan ini saya jadikan referensi. boleh?

Gambarnya seharusnya bukan bumi dimasukkan tempat sampah, tapi bumi di tukang cukur atau bumi pakai hairspray.

dan sebagai saran bagi dunia, bagaimana jika diberi 'gambar bumi dimasukkan freezer' - biar dingin hehehe

ini cuma usul lho hehehe




Senin, 25-02-2008 20:35:17 oleh: Ahmad Nurkholik

dugh...gila bgt!
globaL warning nich cuy' gu hrp smua org jgn ngagep remeh dgn yg stu ini!

jjr, gu ckp khwrtir bgt dgn smua nich!
pa kata dunia klw smua ini bnr' trjdi...
tpi gu ykin, pzti stiap org kn tahu tt smua ini!
nd jg mau berpartisipasi u'melindungi bumi ini!

pilz..gu hrp lo smw ngerti nd tau ttg bhya dri smua ini!

ThankZ bgt..




Minggu, 02-03-2008 02:48:41 oleh: dani

mo global warning mau apake,dicina banjir salju tuh.



Minggu, 02-03-2008 03:18:47 oleh: dani

aku lihat diri sendiri aja deh,tiap hari aku bergantung sama yang namanya kendaraan bermotor untuk memudahkan beraktivita karena memang jauh jarak antara rumah dengan tempat yang dituju,tiap hari bergantung sama yang namanya ac karena aku tinggal di jakarta,saya nga bisa ngebayangin kalo di kantor2 itu nga ada pendingin ruangan,bayangin sendiri aja,saya yakin mas aloy juga tergantung sama semua itu,yang kalo di jakarta ada berapa puluh juta mobil tu,populasi manusia bertambah,kehidupan manusia bertambah maju,gimana caranya ikut berpartisipasi menghdapi gw kalo saya sendiri masih tergantung sama ac,mobil. omong kosong,



Jumat, 07-03-2008 17:21:42 oleh: Failasufa

“Pernyataan pemanasan global itu sungguh nyata cuma omong kosong. Pernyataan itu diulang-ulang oleh para aktivis guna meyakinkan sekaligus menakut-nakuti publik bahwa iklim akan berubah menjadi malapetaka, dan aktivitas manusialah penyebab utamanya.”

“Iklim bumi saat ini adalah iklim yang terbaik yang pernah kita punyai.”

Maskudnya apa tuh?Pernyataan Inhore dan Griffin...
Jelas-jelas bumi ini sedang mengalami pemanasan global yang gak ada ujungnya...

Iklim terbaik yang kita punyai???Iklim sedang gak jelas gini kok dibilang "iklim terbaik yang kita punyai"?Gimana to?

Pemanasan Global bikin salju dari belahan bumi manapun meleleh...Garis pantai jadi berkurang dari tahun-ke tahun gara-gara naiknya permukaan air laut...Itu tandanya air di muka bumi ini makin berlimpah kan? Tapi...Ada kabar tentang "bumi di tahun 2070". Bumi ini akan mengalami krisis air bersih dimana-mana....Hujan yang turun adalah hujan asam gara-gara bercampur dengan polusi2 di udara...padahal sebelumnya volume air di bumi ini banyak sekali...lalu, kemana perginya air-air yang membanjiri bumi kita ini?

Lalu, apa yang dapat kita sumbangkan untuk menyelamatkan bumi?




Sabtu, 08-03-2008 23:57:24 oleh: hendi

Lalu, apa yang dapat kita sumbangkan untuk menyelamatkan bumi?

nga ada kecuali kita balik ke jaman batu,dimana nga ada teknologi kaya jaman sekarang.




Minggu, 09-03-2008 02:53:03 oleh: doni

Maskudnya apa tuh?Pernyataan Inhore dan Griffin...
Jelas-jelas bumi ini sedang mengalami pemanasan global yang gak ada ujungnya...

yang jelas itu orang nasa uda bisa kirim orang ke bulan,kita? jangan suka banyak komen deh,tong kosong nyaring bunyinya.




Senin, 10-03-2008 16:48:54 oleh: devi a

ju2r aja aku miris bgt ngliat keadaan lingkungan dimana - mana
org yg g pduli buat buang sampah di temapatnya, pdhl itu faktor penting buat avoid dari global warming, miris bgt wktu tmenku sndiri, deket pula, dia dgn seenaknya buang sampah sembarangan, di dpnku lagi, pdhl, bukanya nyombong ni, biasanya aku kalo ga ada tempat sampah ya sampahnya aku masukin kantong kalo ga ke tas...

tapi dengan seenaknya banyak orang berwawasan rendah buang sampah sembarangan...



aku pgn bgt ngadain kegiatan nanem pohon 5 milyar di daerah jawa
dan aku pgn juga ngelindungin hutan - hutan kita yang udah menipis...


kenapa c pemerintah maen enak aja but kasih ijin developer buat bangun perumahan...
itu kan fatal banget...

lahan hijau jadi berkurang...


pgn deh ikut organisasi yang care ma lingkungan




Jumat, 14-03-2008 20:32:45 oleh: Devie Amalia Utami

It's really great articles about global warming !!! And i very agreed with you..hahahaahaha..

Really..really a great articles, sir !
So, i hope in other times, you can make many articles again,,TERUSKAN BAKAT ANDA !!! Oke..??
SMANGAT YAAAAH !!!

O yaa,satu lagi..
berhubung saya ada tugas untuk mencari tugas mengenai Global Warming di sekolah, saya mengambil referensi dari artikel anda ini, boleh ya ???
hehehehheehe..terima kasiihh..

:)

SUKSES TERUS YA !!!!




Sabtu, 15-03-2008 09:39:00 oleh: dh!n!

hushhhhhhhhhhh....
panAsh...pAnash........
emaNg makin s!ni dUn!a mak!n pAnas aza........
rAng2 kaYa tuWch bisAnya cumA biKin 3nax wAth s3nd!ri dowAnkzzzzzzzzzz
pAke AC bYar gak pAnas pdhl malAh biKin dUnia tamBah puAnAsssssss
mAkanya,,,,,,,,
kiTa m3sti ngUrangin p3nggUnaAn alAt2 yg ng3hasilin zat2 yg gAk rAmah lingkUngan...........
OK?????????




Kamis, 20-03-2008 09:26:53 oleh: meiiygreenholicz

global warming???
ahhh makin gila aj neh ...
dunia mgkin 50 tahun Lgai udh ga Lyk huni, ecara es di kutub utara udh mncair dLm setahun 30 cm....
ck,,ck,,ck,,
kalo trnyata malah 20 tahun lagi bumi ini udah panas bgt gmn dunk????
gw rasa ga da upaya lagi yg bisa Qt lakuin selain muLAi dr sekarang meminimalisir perbuatan manusia yg m'perparah global warming ni..!!!we have to do that!!!!

STop GlobaL warMing, Yes Greenholicz....




Jumat, 21-03-2008 16:18:23 oleh: yoi

setuju...
setuju...
tulisan yg bagus bgt. begitu menginspirasi.

pokoknya qt lakuin mulai dari hal kecil mulai dari diri sndiri sbg bukti sayang qt pada bumi.

oya pak, saya mohon izin ngejadiin artikel ini buat bahan tugas kul, ya...
mkci sblm nya kalo diizinkan..




Minggu, 20-04-2008 13:24:04 oleh: marina galuh

saya suka dengan informasi semacam ini
dan saya setuju untuk menghentikan global warming




Minggu, 20-04-2008 13:47:04 oleh: marina galuh

saya suka dengan informasi semacam ini
dan saya setuju untuk menghentikan global warming


pokoknya semangat terus dan jadikan bumi kita indah untuk masa depan yang cerah...tanpa kehawatiran akan kehancuran alam




Kamis, 24-04-2008 13:34:18 oleh: nina daniswara

tulisan ini benar2 bagus dan bisa jadi inspirasi bahwa kita sebagai menusia harus bisa menjaga bumi kita ini dan tentunya dengan tidak merusak alam hanya untuk kepentingan pribadi.
karena dengan org2 tertentu yang berbuat spt itu dapat merugikan banyak orang.....
gimana dengan anak cucu kita kasihan kan harus kena imbas dari perbuatan leluhurnya...
hentikan segera global warning.....
jadikan bumi kita aman dan indah........




Jumat, 09-05-2008 09:08:39 oleh: Tom

bumi emang udah makin parah neh, pake motor k kampus aja aq uda kayak dibakar gitu...

let`s start now, save our cute earth...




Sabtu, 10-05-2008 03:54:08 oleh: Agung Jaka

Ingat ungkapan kuno tapi tetap berlaku sampai kini
yaitu....'manusia berusaha akan tetapi Tuhan yang
menentukan' inga-inga...bumi dipiara oleh orang juga yang mendiaminya, lalu dibangunlah kota-kota
tempat tinggalnya manusia ya orang juga, diadakan
kesibukan antar bangsa ya manusia juga,tapi ingat
ada Tuhan Yang Berwenang MengaturNYA,ibaratnya ini
sudah elok sekalipun bumi kita oleh tangan manusia
juga misalnya,tanpa sebab tanpa tanda-tanda tiba2
hancur berantakan entah gempabumi,siklon-tropis,
lalu tsunami super-big, entah meteorit nyungsep
siapa yang bakalan tahu sebelum terjadi,walahualam
Tuhan Maha Kuasa dan Maha Pengatur Dunia ini.Jadi
apa itu global warming itu semua alamiah adanya...
ngga usah jadi tajuk yang menakutkan soalnya ingat
dulu ada komet mau nerjang bumi? Tuhan yang meng-
atur jatuhnya iya'kan? ilmuwan semua sudah memahami bakalan bagaimana..tetapi tetap TUHAN YANG PALING MAHA BERKUASA ATAS LANGIT BUMI DAN SEISINYA.....'tul 'gak?




Rabu, 21-05-2008 09:02:17 oleh: jenny songkilawang

informasi global warming ini sangat berguna untuk dibaca, diketahui, direnungkan dan dilaksanakan oleh semua orang, dari pelosok desa sampai kota besar, bapak/ibu yang punya jabatan atau tidak, orang yang punya banyak uang atau yang punya uang cari sehari makan sehari, khususnya para pembuat kebijakan di negara tercinta ini.



Sabtu, 07-06-2008 15:10:36 oleh: hayu khaizanara

tulisan tentang global warming ini bagus, saya suka, ini salah satu masalah lingkungan yang membuat saya peduli sama bumi, bukannya dulu gak peduli,,,tapi sekarang jadi semakin peduli :)
tema ini juga saya pake buat skripsi, pusing juga sich,,krn kayaknya belum banyak juga orang yang peduli sama global warming...pa lagi saya ni mahasiswi komunikasi yang kesannya sosial banget, "jadi buat apa sich ngambil tema ini?",tapi tetep aja saya kekeuh ngambil tema ini dikaitin sama kampanye komunikasinya, tapi tetep aja menurut saya dosen-dosen saya, kurang tertarik!!hehe..tapi tetep semangattttz!!!
pokoknya harus tetep peduli sama Global Warming, kalo bukan kita siapa lagi n kalo bukan sekarang kpn lagi yahh??
SAVE OUR EARTH!!!




Sabtu, 21-06-2008 17:40:04 oleh: adi_boy

wa gila, dunia sudah mau hancur
yang bisa kita lakukan sekaang adalah berdoa kepada tuhan




Sabtu, 12-07-2008 20:19:19 oleh: jtah sman 1 chemarank

gw salut bgt ma penulis global warming ini . kata2nya buat wa jdi berdiam dri.. . . .hlah


y pkoknya dukung terus gerakan / aktivitas /aktivis yg mndkung anti global warming okey????





tjah smn1 klas 10.6
find me!




Sabtu, 12-07-2008 20:25:11 oleh: tjah sman 1 chemarank

mas Aloysius boleh tau nak mana ga?? cman skedar pengen tau ja kok
klo aq nak sman 1 chemarank, gw laki2, bru klas 10, tapi aq ska bgt ma karya tulis yg bginian



lanjutin trus y kak smoga sks!!!!!!




Selasa, 15-07-2008 16:51:01 oleh: kupit

hidup global warming




Minggu, 27-07-2008 10:34:33 oleh: vina octaviana

memang pengaruh terbesar dari global warning itu sendiri dari lingkungan kita juga apalagi semakin meningkatnya teknologi canggih seperti penggunaan AC yang berlebih padahal mereka tahu bahwa itu dapat merusak bumi kita.maka dari itu kita semua harus dapat menjaga bumi kita,apalagi lapisan ozon kita semakin menipis.KESADARAN DARI ORANG INDONESIA ITU SENDIRI



Rabu, 30-07-2008 18:25:30 oleh: reynaldwijaya

ngeri jika dengar,lihat semua yang terjadi di planet bumi ini.semoga anak cucu kita masih dapat menikmatinya,jika kita mo sedikit peduli ama alam nan indah ini



Sabtu, 09-08-2008 00:20:13 oleh: george

sudah seharusnya perusak lingkungan dikenai hukuman mati..karena dampaknya sangat mengerikan pada anak cucu kita.



Rabu, 20-08-2008 21:23:32 oleh: mahbub

saya copi ya artikelnya krn ada tugas trm kasih
wassalam




Selasa, 26-08-2008 16:08:10 oleh: M Arrizza

kalo saya dirumah sudah pake AC sedari dulu....AC = Angin Cepoi-cepoi



Jumat, 29-08-2008 13:32:35 oleh: nabil

Global Warning... OHHHHHHHH NOOOOOOOO

Mungkin kita manusia yg paling tidak bersyukur kalo kita tidak bisa menghentikan perilaku yg membuat alam kita rusak...

So... SA





Rabu, 03-09-2008 15:45:58 oleh: Novi Assirotun N

Panas...panas dingin...dingin
mas makasih aku ada tugas nih.
ih sebenarnya bukan karena ada tugas juga baru mau cari referensi ini,,
hehe... ayo peduli dunia cuma hanya satu




Jumat, 05-09-2008 18:11:00 oleh: HUAZZ SALMZ

BIAR MASALAH CEPAT SELESAI MARI SELURUH NEGARA YG BERADA DI SELURUH DUNIA BERGABUNG UNTUK MENGATASI GLOBAL WARNING SUPAYA CEPAT KELAR...



Jumat, 05-09-2008 18:17:40 oleh: huazz slamz

aq sih berharap.........
semua negara bisa hidup.......tentram...
termasuk.....negara indonesia.....kapan akan maju..
pa..lagi...indonesia sekarang ini....
kaya...neraka azach....puanasnya itulho....
ea...ampun....bikin kepala...pecah...
aq doakan moga" dapat ide untuk ...
dapat nyelsaikan global warning...ini...
.......GOOD LUCK.....AMIENZ...........




Kamis, 16-10-2008 19:23:57 oleh: ardian

wah.......
dimana mana sudah terasa panas......
solo juga udah mulai panas........




Rabu, 22-10-2008 13:59:44 oleh: NURIN KHUSNUL KHOTIMAH,KBS,JAK

AKANKAH BUMI HANCUR?
SUDAH SEHARUSNYA KITA MELINDUNGI BUMI DARI KEHANCURAN!

kita harus berbuat apa agar bumi ini tidak hancur akibat global warming

siapakah yang bertanggung jawab atas rusaknya bumi?
MANUSIA

mulai detik ini manusia harus menyadari betapa pentingnya alam bagi kehidupan

STOP GLOBAL WARMING
BUMI ADA DITANGAN KITA ^_^




Minggu, 09-11-2008 20:57:34 oleh: agus

kita tlah mengotori bumi kita yg tercinta ini slama beratus2 tahn kaleeee ya.... bisa kah bumi kita bersih kembali...butuh berapa lama???? akankah terjadi seperti yg digambarkan di film the day after tomorrow....

STOP GLOBAL WARMING
HARUS ada PERUBAHAN kalo BUKAN kita SIAPA lagi???

minta artikelnya bwt dimasukin di blog ku ya....




Minggu, 23-11-2008 18:02:49 oleh: Khairissa Putri K.

akku mau tany,dunk

bagaimana seharusnya biar kita bisa mencegah global warming?
bisakah kalau melakukan sesuatu dari yang paling kecil,yaitu menanam pohon"?
sebenarnya apa penyebab utama dari global warming?



(Icha btuh u/ tgas ni..)




Kamis, 27-11-2008 16:02:55 oleh: Charlie Nur Abdillah

global warming harus dihentikan, kasihan generasi penerus kita yang akan sengsara



Kamis, 27-11-2008 16:05:37 oleh: Charlie Nur Abdillah

global warming harus dihentikan, kasihan generasi penerus kita yang akan sengsara



Selasa, 13-01-2009 13:37:45 oleh: yusnita

isi dari artikel anda sangat bagus.sebagaimana kita mengetahui bahwa sekarang global warming melanda seluruh pelosok dunia.terutama di Indonesia.dan dengan artikel ini kita sebagai generasi muda.jadi dengan memberikan informasi ini intelektual muda bisa lebih mengrti tentang merawat lingkungan.



Sabtu, 17-01-2009 20:05:15 oleh: imans

berusaha dan berdoa,
agar kita terhindar dari bencana....amien




Jumat, 13-03-2009 13:49:21 oleh: aiun

AKANKAH DUNIA BERAKHIR BEGITU AJA,,,,?

JAGALAH BUMI TERCINTA Q-TA, JANGAN CUMA MIKIRIN KEPUASAN DIRI SENDIRI,,,

MARI Q-TA LAKUKAN HAL-HAL YANG KECIL TAPI BERMANFAAT UNTUK BUMI q-TA,,,,





Sabtu, 18-04-2009 11:30:46 oleh: R@madh@N






Agriculture Have To First One..!!!!!!!!!!





Kamis, 23-04-2009 01:45:28 oleh: rosa

semuanya kita mulai dari diri kita sendiri,keluarga,teman,dengan memberi contoh nyata tanpa banyak omong kosong...
dimulai dengan hal kecil saja dulu,
buanglah sampah pada tempatnya,
bijaklah dalam menggunakan alat elektronik...

arigatoo gozaimasu..
ganbarimashoo sekai no tame!!!!!




Rabu, 29-04-2009 11:55:08 oleh: Brigitta Opini TC

BaguZZZz bermanfaat untuk umum




Rabu, 06-05-2009 10:55:54 oleh: Natsier Dabey

Makasih banget Mas Aloy... tulisan yang sangat bagus dan banyak komentar yang bagus-bagus juga. Harus dimulai dari diri sendiri, aku juga sangat setuju. kalau ada satu milyar orang yang yang mau memulai dari diri sendiri, saya yakin dalam waktu tiga bulan pemanasan global ini akan bisa turun drastis. kebetulan saya juga lagi gencar mengkampanyekan masalah global warming keliling kampung di kota kecilku yang bernama Kotagede. Bagaimana dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan, ekonomi, sampai pada cara berpikir, bersikap dan berprilaku pada masyarakat kita. Karena tidak banyak lagi orang mau menjaga alam dan siisinya dengan baik, hanya untuk kepentingan tertentntu dan sesaat mau mengorbankan alam ini. Salam Lestari.



Rabu, 13-05-2009 09:35:09 oleh: HERI WIJAYA

mari temn2 kt slmtkn bumi klo bkn kt sapa gi krn bumi itu bagian dr kt sndri dn mlailah dr dr kt sndri...................................................STOP GLOBAL WARMING....................



Rabu, 13-05-2009 09:50:20 oleh: HERI WIJAYA

mari tmn2 selamatkan bumi kita tercinta ini dr pemanasan global krna ini masalah kita sendri



Selasa, 01-09-2009 19:32:57 oleh: Aji MRS

semua cerita tentang global warming bikin saya merinding, so...c'mon! we have to stop global warming.



Kamis, 22-10-2009 13:53:06 oleh: fajar fauzi

bumi memang bukan planet terbesar tetapi planet terpenting bagi kita karena disinilah kita hidup jadi kita harus menghormati bumi bukan malah merusaknya hanya untuk kepentingan pribadi
(if you don't try save one life
you'll never save any)




Selasa, 15-12-2009 18:20:23 oleh: Karnanda

Saya turut prihatin dengan adanya dampak dari global warming.Semoga para manusia segera sadar dan bertaubat kepada Tuhan YME



Kamis, 14-01-2010 18:01:51 oleh: siti nur rafizah amalia

Wah itu bagus buat pelajaran karena saya paling suka sama yang kaya begituan karena saya biasanya diceritain gituan sama guru saya diceritain tentang lapisan ozon yang melindungi bumi dari panasnya cahaya matahari tapi saat lapisan itu mulai banyak lubang-lubang cahaya matahari semakin lama semakin panas rasanya di bmi dan akhirnya terjadilah global warning
saya jadi pengen belajar lebih banyak tentang global warning karena saya paling suka yang tegang seperti hari kiamat global warning gempa banjir tsunami banjir bandang angin beliung topan

...........STOP GLOBAL WARNING..........
KITA HARUS JAGA BUMI KITA DARI GLOBAL WARNING dan kita harus jaga bumi kita dan mulailah menanam pohon,membersihkan selokan tidak membuang sampah di pinggir jalan dan mulailah melestarikan budaya dan lingkungan alam sekitar kita


..............AKU CINTA BUMIKU SENDIRI DAN NEGARAKU .............




Selasa, 09-02-2010 16:12:00 oleh: meisya

I like it............

sering2 buat tulisan macem itu,,,,,,,,,,,,,,

wat negeri trcinta,,,,,,,,,ayo,,,,kita smua ikut andil dlm mengatasi global warming...............




Jumat, 12-03-2010 17:15:03 oleh: FRENKY

KEREN ABISSS................BETUL......BETUL.....BETUL,,,STOP GLOBAL WARMING,CINTAI BUMI KITA...



Selasa, 22-06-2010 05:10:12 oleh: ritchie

Pemanasan global disebabkan terutama oleh gas metana, yang puluhan kali lebih berbahaya dari karbon dioksida. Gas Metana ini dihasilkan dari 2 sumber besar, pertama adalah pelelehan es di kutub utara. Es-es ini mengandung metana, yang mana saat ini es-es ini mencair sehingga metana dilepaskan ke lapisan ozon dan air laut. Sumber kedua adalah dari sektor peternakan. Nafas dan kotoran ternak ternyata juga mengeluarkan gas Metana. Dengan semakin meningkatnya permintaan produk hewani (daging, susu, telur) maka semakin banyak pula jumlah peternakan dan hewan ternak di bumi ini (dengan tidak alami alias obat-obatan). Kejadian ini meminta lahan yang besar, sehingga penebangan hutan besar-besaran pun terjadi demi lahan peternakan. Obat-obatan dan air, serta 80% hasil panen gandum dikirimkan ke peternakan, sementara jutaan orang mati kelaparan dan kekeringan. Transportasi untuk barang-barang tersebut, dan juga daging potong yang dikirm ke pasar, tidak lupa limbah yang “tak terlihat” oleh mata masyarakat umum, ikut menambah polusi besar-besaran bagi lingkungan.

Jadi peternakan dan konsumsi produk hewani tidak hanya menghasilkan karbondioksida dan Methana, tapi juga menghabiskan banyak sumber daya alam yang bisa digunakan untuk anak cucu kita.

Apa yang bisa kita lakukan adalah mengurangi, bahkan menghentikan konsumsi produk hewani, seperti daging, telur dan produk susu. Anda pikir itu sulit? Tidak! Itu karena Anda belum mencoba dan tak pernah terpikirkan mungkin. Sebuah perubahan, tahap awal memang berat, namun semua akan menjadi ringan setelah beberapa saat. Menjadi vegan (murni vegetarian) dapat Anda coba selama 1 hari dalam seminggu. Ini sama dengan menanam dan membesarkan pohon selama puluhan tahun! Misalnya saja, setiap hari Sabtu, Anda tidak mengkonsumsi makanan hewani. Nantinya, Sabtu dan Minggu =)

bersambung.....




Selasa, 22-06-2010 05:11:30 oleh: ritchie

Vegetarian tidaklah seperti hal kuno, hanya makan nasi dan sayur tawar. Tidak! Vegetarian sekarang juga ikut modern. Banyak produk vegetarian yang menyerupai daging, namun terbuat dari jamur, tepung atau kedelai. Rasa memang tidak 100% sama, namun sudah bisa menjadi bantuan besar bagi para pemula. Warung2 vegetarian juga semakin banyak, dan semakin murah. Memang saat ini belum terlalu banyak dan tidak terlalu murah, namun sesuai dengan prinsip ekonomi, semakin banyak konsumen, maka produksi makanan vegetarian akan memasyarakat dan harganya pun bersahabat.

Maka, mari kita coba mulai hari ini =)
Jadilah vegan, Bertindak Hijau, Selamatkan Bumi!

Sumber2 yang bisa dilihat
http://www.SupremeMasterTV.com
http://www.SupremeMasterTV.com/ina
http://www.pemanasanglobal.net





Rabu, 30-11-2011 09:14:28 oleh: mahbubsabhan

mudah2han barokah



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY