Mimbar Saputro

Dengan Bahasa Inggris Telegram Mencoba Menapak Dunia

Jumat, 30-11-2007 14:38:38 oleh: Mimbar Bambang Saputro
Kanal: Gaya Hidup

Dengan Bahasa Inggris Telegram Mencoba Menapak Dunia

Agustus 1980, belum genap setahun rasanya bekerja di sebuah perusahaan nasional. Di sebuah mess BUMN Prabumulih, seorang teman memberikan kartunama tertulis „Panjilaras" seorang mudlogger dengan alamat Orchard Tower 2002.

Coba deh melamar kesana, mereka sedang butuh pekerja," pesan teman tersebut. Di mana-mana metode cespleng mencari kerja adalah radio dengkul alias getok tular.

Hati saya langsung bergetar sebab ini nama perusahaan asing yang konon berkantor di jantung kota Singapura. Kata jantung sebetulnya sekedar gagah-gagahan lha wong saya belum tahu ujut ginjal maupun paru-paru negara yang selalu diremehkan sebagai kecil tetapi tetap Singa ini.

Tetapi saya ragu kemampuan bahasa asing yang bagaikan telegram, maksudnya patah-patah lantaran banyak stop (memikirkan maksud dan merangkaikannya dalam vocab), ketimbang nyerocos. Tapi apa lantaran satu itu lalu kita tidak bisa bekerja?

Dahulu saya pernah memasukkan lamaran namun dijawabpun tidak. Lantas ingat nasihat bapak Thabrani guru bahasa di SMA2 Tanjung Karang. Ujarnya „tidak bisa masuk lewat pintu depan, coba pintu belakang, kalau gagal juga, bongkar genteng" - saya pikir bapak ini bercanda. Tetapi ketika dari seorang guru SMA, naik sepeda-onthel mirip Tuan Oemar Bakri lalu bermetamorfosa dikawal sepeda motor Voorrijder lantaran ia menjadi Walikota ucapannya sakti mandraguna.

Sayangnya dalam menyikapi hidup saya belum tersentuh mantra-mantra seperti dalam kitab-kitab para ahli „Pembinaan Diri" bahwa manusia harus punya mimpi. Apalagi katanya mimpi adalah doa. Saya sadermo (baca sekedar) mengikuti arus mengalir.

Hanya waktu itu senior pada berkata bahwa bekerja di perminyakan maka akan memasuki peradaban dan peradatan Bule, sekalipun di kemudian hari baru tahu bahwa Perminyakan Indonesia pada 1970an masih hampir 100% asing.

Singkat kata, saya melamar ke perusahaan tersebut. Dengan bahasa Inggris yang dicubit dari buku sekretaris dan buku-buku murah menulis lamaran.

Maka ketika lamaran kedua diterima melalui telex sayapun tidak tahu sampai keluarga mengirimkan surat tersebut ke mes tempat saya tinggal

Dear Mr. Seputro, please proceed to have your passport ready. Upon completing the passport, proceed to apply an exit permit. Meet you soon in Singapore. Best Regards, Lim Yok Bing.

Untung saja sekalipun tidak rela, perusahaan saya yang lama melepas kepergianku.

Memang pernah terjadi „selisih paham" lantaran beberapa saat sebelumnya saya pernah menanyakan diskriminasi mengapa seseorang dengan peringkat sama mendapatkan penghasilan tinggi sebelah. Dan dijawab telak „take it or leave it." Kalimat keramat teramat populer di kalangan HRD sampai Direktur yang kadang saya benturkan ke meja mereka sendiri.

Mudah-mudahan belum ketinggalan kereta, telegram saya balas Dear Mr. Bing dst. Kali ini saya diselamatkan oleh era telex dan telegram sehingga kesalahan bahasa, struktur kalimat bisa dilempar dengan alasan bahasa telex harus patah-patah.

Begitu semua surat menyurat beres sampailah saya di kota Singapura. Kepada supir taxi sedan warna hitam gede yang berpendingin sejuk dan berbau daun pandan saya berikan alamat alamat Orchard Tower.

Saya perhatikan bilamana kecepatan pacu melebihi 80km per jam, taxi mulai memberikan peringatan. Juga taxi-taxi ini gemar sekali menaruh bola-bola kayu yang berfungsi sebagai alat refleksi punggung mereka. Bahkan sabuk pengamanpun dilengkapi bantalan empuk sehingga tidak menimbulkan rasa tak nyaman bagi pemakainya. Tahun 1980-an di Jakarta hanya menemukan taxi sekelas Presiden Taxi warna kuning.

Selama dalam perjalanan, saya mulai mempraktekkan bahasa Inggris pertama kalinya.

Gangguan mulai terasa bahwa bahasa Inggrisku masih mirip "telegram" dua kata koma, lebih tiga kata terbatuk-batuk. Saya mirip Sicifus yang diperintah dewa mendaki gunung terjal dengan beban batu di pundaknya. Bahasa Inggrisku banyak melorot ketimbang menanjak.

Karena dalam surat disebut Orchard Tower 2002, sampai tujuan langsung menyeret dua kopor fiber besar tanpa roda memasuki lantai dua yang ternyata komplek pertokoan semua. Kamar 002 hanya menyediakan jam kelas wahid. Dewa Panik sepertinya sudah merangkul saya dari gunung Olimpus.

Tapi tidak ada salahnya menanyakan petugas keamanan yang umumnya jatah orang India di negeri ini. Sambil menggeleng kepala ia bilang tidak ada perusahaan "Belok Kiri Jalan Terus" di sini.

Maka keluarlah ilmu yang saya pelajari selama ini, "cara bodon" - bodoh-bodohan yaitu mendatangi lift dari satu lantai naik ke lantai lain sampai akhirnya seseorang menyarankan agar saya langsung ke lantai 20.

Jleg, begitu sampai didepan kamar dimaksud, sebuah papan nama bertuliskan "Belok Kiri Jalan Terus."

Byur, adem rasanya kepala ini.

Orang yang saya cari adalah Bapak Kepala Personalia yaitu Bapak Lim Yok Bing. Dan eng ing eng menyembullah sosok tokoh yang merekrut saya dari lumpur Sumatera Selatan ke lumpur entah mana lagi..

Cuma kali ini muka saya yang sudah merah dan keringatan langsung beralih bak kaleng sardencis Botan lantaran yang berdiri di depan saya sambil senyum-senyum adalah Kartini tulen bukan Kartono. Lho kok beliaunya selama ini hayuh saja dipanggil Mister dalam surat-surat saya. Gimana to sampeyan Ibu Bing.

Maklum di Yogya ada foto studio bertajuk "Bing" lalu ada penyanyi Bing Slamet dan terakhir Kang Ibing (maksa) sehingga tertanam nama Bing mutlak milik Kartono.

Hujan mengiringi kepergian saya dari kantor tersebut untuk ke penginapan yang sudah dipesan oleh perusahaan. Dalam perjalanan mencari hotel Merah, saya berjanji akan mencabut kepongahan menaruh "Pernah Kursus Bahasa Inggris di Lembaga "Cepat Ahli Bahasa Hanya 10 Jam" dalam CV saya.

Ingatan Desember 1980

Bookmark and Share

Tag/Label lamar, bahasa, inggris, kursus, telegram, telex, patah patah, nekad, orchard road, orchard tower, singapura, kehidupan
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
3 komentar pada warta ini
Jumat, 30-11-2007 16:00:56 oleh: Yulius Haflan

Weleh, pengalaman yang menarik pak mimbar..Saya jg punya pengalaman macam itu, waktu di kantor kedatangan dua orang ekspatriat di ruangan saya. Yang pertama mr. ian dari aussie, yg ini bhs inggrisnya mbingungi. Trus nongol lagi yang namanya mr. larsson, dari swedia. Klo ini bhs inggrisnya koyok priyayi. Top deh. Udah gitu bahasa inggris saya ancur banget, tp saya cuek aja, hehee..Tp mereka sbnrnya g terlalu mempermasalahkan bhasa inggris kita, selama maksud kita bisa tersampaikan dengan baik.



Jumat, 30-11-2007 17:13:58 oleh: silvi

hihihihi.. seru juga pengalaman pakdhe...malah pakdhe, saking bingungnya, ada loh cerita tante silvi, temennya di malaysia lagi diruang kuliah bermaksud ati mau bilang "excuse me madam, i want to toilet" eh malah keucapnya "kiss me madam, i want toilet" hihihihihii... sontak sekelas ketawa-ketiwi, krn yg ngomong itu laki-laki, untung bu dosennya yg cantik memahami bhs inggris yg pas-pasan si muridnya hehehehe



Jumat, 30-11-2007 21:33:09 oleh: honny

Pak, kalau bapak sih gak di kitik kan? Kalau saya malah di kritik oleh anak. Walaupun belum setahun dia bergaul sama teman-teman sekolahnya sekarang dia sering bilang, " Mami kok bahasa Inggrisnya masih seperti itu? masih suka eh..eh..lalu sambung lagi".
Makanya saya sekarang les gratis di perpustakaan 2kali seminggu (mumpung gatis). Selain untuk memperlancar lidah dan telinga serta kerjasamanya dengan otak, saya juga jadi banyak teman dari berbagai negara (Rusia, Cuba, Mexico, China, Thailand, Nicaragua dll). Tapi jujur, sampai saat ini masih eh..eh juga walaupun sudah hampir 6 bulan les he..he..tapi PD aja ah!. Yang penting bisa belanja ke supermarket,bisa ikut kerjabakti di sekolah anak, bisa jadi anggota PERPUS, bisa dapat SIM (walaupun test pertama gagal)jadi bisa nyetir kemana-mana.




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY