Yulius Haflan

Peluang Usaha Unik: Lobster Air Tawar Nan Menawan

Selasa, 04-09-2007 14:25:53 oleh: Yulius Haflan
Kanal: Opini

Peluang Usaha Unik: Lobster Air Tawar Nan Menawan

Bila Anda sudah bosen dengan budidaya jenis ikan-ikanan darat, mungkin cobalah budidaya yang satu ini. Sering salah kaprah kalau jenis binatang ini hanya hidup di lautan, ternyata ada pula yang hidup di perairan darat. Nah, dari sekian banyak jenis lobster air tawar yang ada, yang paling layak dan mudah untuk dibudidayakan adalah yang berjenis cherax quadricarinatus atau biasa disebut red claw. Selain dagingnya cukup banyak (dan lezat tentunya), juga mudah dalam pemeliharaannya. Bahkan gizi yang dikandung si lobster ini lebih baik dan non kolesterol.

Unsur mudah dalam pemeliharaan ini sangat penting ditekankan, mengingat tidak hanya berkaitan dengan biaya operasional yang harus reasonable, tapi juga masalah fleksibilitas tempat pengembangbiakan. Bagi yang punya keterbatasan lahan, budidaya lobster ini bisa juga dilakukan di bak-bak artifisial semacam wadding pool anak-anak, box stereofom, hingga talang air.

Secara umum, budidaya lobster air tawar (kita singkat aja dengan LAT) dibagi dalam dua jenis, yaitu pembibitan dan pembesaran. Kalau pembibitan lebih mengarah kepada produksi bibit yang dijual untuk pembesaran, sedangkan pembesaran lebih mengarah kepada usaha pembesaran bibit-bibit LAT hingga pada ukuran yang dianggap layak untuk dikonsumsi. Namun bisa pula antara proses pembibitan dan pembesaran dijadikan satu.

Modal awalnya adalah Anda harus memiliki beberapa sepasang indukan. Dengan memiliki indukan yang sehat dan memenuhi protap (prosedur tetap), proses pembibitan akan lebih baik. Meski terkesan mudah dalam proses beternak LAT, namun saya sarankan untuk mengikuti pelatihan beternak hewan cantik ini. Selain bisa langsung paham dengan praktek, biasanya bisa berguru langsung kepada peternak yang sudah mapan. Bintaro Fish Center yang dimiliki oleh Ir. CunCun Setiawan merupakan salah satu tempat latihan beternak LAT yang layak direkomendasikan.

Masalah harga pasar, sebenarnya cukup menjanjikan. Namun karena pangsa pasarnya masih belum mature, maka seringkali harga pasar tidak bisa dijadikan patokan. Tapi secara ekonomis budidaya ini cukup menjanjikan. Permintaan atas LAT ini tiap tahun semakin meningkat, terutama untuk daerah Jabodetabek dan pangsa pasar ekspor. Untuk lebih jelasnya, bisa Anda lihat di http://www.lobsterairtawar.com/ atau http://www.lobsterkingsfarm.com/. Lebih enaknya lagi tinggal Anda buka google dan ketikkan lobster air tawar.

Anda tertarik mencobanya?

Sumber foto: www.tokobagus.com

Bookmark and Share

Tag/Label lobster air tawar, cherax quadricarinatus, red claw, yulius, cuncun, bisnis
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
292 komentar pada warta ini
Selasa, 04-09-2007 15:55:19 oleh: mujahir saja

Sejauh ini peluang bisnis lobster air tawar masih belum riil. Permintaan lobster tinggi karena banyak orang ingin mencoba membudidayakannya, sedangkan untuk pasar konsumsi yang sesungguhnya masih sangat rendah. Itu bisa kita lihat dari kondisi di pasar makanan sekitar kita. Mana coba rumah makan yang menawarkan lobster air tawar?

Para peternak lobster yang sukses, termasuk Pak Cuncun, lebih banyak jualan paket kursus beternak lobster sekaligus jualan indukan lobster, bukan jualan lobster untuk konsumsi. Memang, sih, ada pula satu dua orang yang sungguh-sungguh ingin beternak lobster untuk konsumsi maupun ekspor, tapi mereka pun masih terseok-seok membangun pasar.

Bagi yang tertarik, harap berhati-hati. Jangan sampai pengalaman buruk yg menimpa para peternak jangkrik bertahun tahun lampau menimpa Anda. Saya punya teman yang pernah "sukses" membangun peternakan lobster air tawar sampai memiliki jaringan plasma inti segala. Dia juga pernah menjualnya kepada eskportir. Tapi, karena permintaan pasar lobster untuk konsumsi yang sesungguhnya tak seindah kabarnya, akhirnya dia pilih usaha lain. Teman saya ogah beternak lobster sekadar agar bisa membuka kursus maupun jual indukan.






Selasa, 04-09-2007 16:28:36 oleh: Yulius Haflan

saya setuju, memang perlu berhati2 dalam memilih sebuah usaha. Bagi saya, semua usaha memiliki sisi positif dan negatif. Mungkin untuk saat ini beternak lobster lbh begitu menjanjikan.

Saya jadi ingat ada suatu eksperimen soal monyet. Peneliti menempatkan 5 ekor monyet dalam satu ruangan yang terdapat tangga yang diujungnya diletakkan 1 tandan pisang. Ketika salah satu dari monyet tsb memanjat tangga untuk mengambil pisang, peneliti menyiramkan monyet2 tersebut dengan air dingin. Walhasil, ketika ada monyet lain yang mencoba memanjat tangga tsb, para monyet yang lain beramai2 melarangnya. Dan akhirnya tidak ada yang berani memanjat.

Nah, sipeneliti itu kemudian mengeluarkan satu monyet dan memasukkan monyet baru. Nah demi melihat pisang di atas tangga, si monyet baru itu pun berusaha menaiki tangga. Namun gagal karena dilarang oleh monyet2 yang lama. Dan akhirnya si monyet baru itu tidak jadi manjat, meski g tau kenapa dilarang. Lalu peneliti itu pun mengganti 4 monyet yang lama dengan yang baru. Sama seperti kejadian awal, monyet2 baru tsb tertarik oleh pisang tsb. Namun monyet yang satu itu melarang karena menurut pengalaman monyet sebelumnya g boleh. Akhirnya semua monyet itu tidak ada yang memanjat sama sekali dengan alasan yang tidak mereka tahu.

Intinya adalah jangan pernah takut berusaha, apalagi hanya karena ketakutan yang tidak beralasan, atau karena kata si itu. Usaha apapun pasti memiliki risiko dan prospeknya sendiri. Biarlah pengalaman itu yang mengajarkan kita.




Selasa, 04-09-2007 16:30:01 oleh: Yulius Haflan

Ada ralat: "...saat ini beternak lobster lbh begitu menjanjikan." Yang benar adalah "...saat ini beternak lobster blm begitu menjanjikan." Terima kasih.



Selasa, 04-09-2007 19:19:00 oleh: mujahir saja

Sejujurnya saya sangat salut terhadap topik-topik tulisan pilihan Bung Yulius mengenai peluang usaha. Saya juga setuju bahwa usaha apapun memiliki prospek dan risiko. Jadi alangkah baiknya, tulisan-tulisan Anda juga menyampaikan sisi risikonya, bukan hanya prospeknya. Tentu bukan untuk menakut-nakuti, tapi memberi informasi yang lebih proporsional kepada pembaca.

Sumber-sumber informasi dari media massa tak selamanya bisa dipercaya. Apalagi kalau sumbernya situs yang memang jualan. Biarpun "kata si anu", kalau itu hasil reportase lapangan kayaknya lebih bisa dipertanggungjawabkan, deh.










Rabu, 05-09-2007 08:14:48 oleh: Yulius Haflan

Sekali lagi saya setuju dengan pak mujahir. Sebenarnya saya berusaha membuat perimbangan tersebut. Mungkin karena keterbatasan waktu, saya rasa memang untuk tulisan yg ini masih kurang berimbang (positif dan negatifnya). Saya terima pendapat bapak sebagai masukan untuk tulisan berikutnya. terima kasih.



Rabu, 05-09-2007 08:50:22 oleh: Kris Bheda

Bung saya lapar...lobster kan enak kalau digoreng pake sambal..ah lucu..bumbunya standar amat...

Tapi bung, saya sangat mengharapkan semoga tulisan bung ini bisa dibaca oleh kawan-kawan saya di Timur Indonesia. Bahan mentahnya udah ada, ada sungai yang besar-besar juga ada lobsternya tapi yah minim skill jadi gitu deh...buntu.

Bung tolong dong cari tips gimana caranya membudidayakan tripang, saya kepingin tahu, terus saya sampaikan ke teman-teman saya di timur indonesia...masih standar sih caranya.




Rabu, 05-09-2007 09:06:00 oleh: Yulius Haflan

Klo soal masak memasak, wah saya g paham, mas kris. Tp yang saya tau biasanya cara masaknya memang sedikit beda, tp tidak jauh beda dengan cara memasak kepiting. Sausnya pun macam2, bisa saus tiram, saus padang, pokoknya seperti saus2 kepiting pada umumnya.

Klo soal tripang, karena saya bukan orang perikanan, dengan sangat menyesal tidak bisa membantu Anda. Mungkin pembaca lain ada yang bisa membantu mas kris?




Selasa, 11-09-2007 11:53:11 oleh: agus

ah.lobster menjanjikan!punyaku banyak mau takjual murah tapi dimana? ada yang tahu?kasih info dong!



Rabu, 17-10-2007 23:16:50 oleh: Faizal

menarik juga . . . menurut pengalaman saya, banyak penambak lobster yag jatuh karena tidak memiliki pasar tuk memasarkan produk. awalnya mereka termakan iming-iming yang menjaanjikan keuntungan besar. Tapi setelah mereka beli benih dan mulai membesarkannya, harga jualnya (dari penampung) rendah sekali dan bila mau langsung ke resto tdk sanggup karena tdk bs suplai secara rutin :(

Saran saya,,, sebaiknya bikinlah group2 sehingga tidak terkendala masalah stock dan mulailah sosialisasi tentang kelebian lobster dibanding komoditas lain.

Ingat , , , saat memutuskan tuk membeli sebuah produk, konsumen lebih mengutamakan nilai guna produk tersebut , , , chayo !




Rabu, 24-10-2007 22:26:24 oleh: saint

kebanyakan harga ratusan ribu yg digembar gemborkan itu pada ga bener semua,itu cuma akal2an penyelenggara pelatihan
harga tiger sekilo cuma Rp 20000/kg masa lobster yg dr segi pakan dan teknis mudah harga bisa terpaut jauh apa mungkin
itu hanya akal2an cuncun yg jadi dalang gembar gemborkan
tolong disurvei lapangan banyak yg puas dgn dia atau kecewa hanya diiming-iming kemudian beli indukan dan bibit harga tinggi
asosiasi selalu hanya cari uang dr pelatihan
dan kalo mau masuk skala konsumsi pakai bak semen ato terpal cuma omong kosong bisa2 sethn baru masuk usia konsumsi jgn banyak cerita soal lahan terbatas utk skala konsumsi semua cuma akal2an pelatihan
jadi penulis harap klarifikasi kembali tulisan anda saya sendiri peternak yg masi bertahan dan punya market sendiri utk konsumsi
utk mendapatkan 250kg sebln rutin butuh lahan 2 hektar kurang dr itu jgn harap




Jumat, 23-11-2007 15:09:53 oleh: luigy ajiyousy

ada yang mau jual lobster murah ga?saya butuh kira-kira 1000 ekor ukuran 2" atau lebih dengan syarat hrs bebas penyakit.klo ada hub.ke no (022)91735676 bs telepon klo ga sms.masalahnya ditempt saya ada penjual LAT uk.2" Rp.1.500/ekor.kira2 para teman2 petani lobster ada yang mau jual murah ga?klo punya informasi kirim ke.WWW.toe_pi_kick@yahoo.co.id. thanks teman2 atas informasinya



Sabtu, 08-12-2007 17:42:03 oleh: M. Mufti Syarfie

Posisi pemahaman saya terhadap budidaya LAT di bawah nol, apalagi setelah jera bertambak ikan air tawar, namun belakangan ini minat dan semangat seperti mencuat, setelah mengelana di berbagai situs teman yang menamakan diri sebagai "berpengalaman lobster" ini. Apa mungkin saya ikut nimbrung, hanya dengan bekal membaca sejumlah referensi LAT ini?.Inilah pertanyaan yang sering saya kedepankan ketika berhadeapan dengan anggota jaringan usaha LAT ini. terakhir saya ketemu Fuad Dahler dan Edi Wijaya yang menjadi bagian dari jaringan Walkamin padang. Kesan pertama saya adalah, usaha pengembangan dan bisni LAT ini mengandung resiko besar dan perlu sikap hati-hati, serta etika jejaring, apalagi kita belum mengenal sistim jejaring yang kini sedang dibangun para penguasa indukan. jangan-jangan indukan yang ditawarkan itu belum teruji, atau setidaknya sulit menentukan kualitas sebenarnya. Harga indukan yang ditawarkan sejumlah situs sangat variatif, namun jarang sekali yang memberikan garansi (sertifikasi benih/indukan).
Namun demikian, berangkat dari segala pertanyaan, mungkin juga hujatan, saya insya alah akan mencoba usaha ini. Tentu dilandasi kehati-hatian dan efisiensi serta sikap kritis, jika perlu mempertahankan sikap sekptis, Sekian dulu..... mohon maaa. M2S.......




Rabu, 12-12-2007 21:28:33 oleh: kencana mukty

saya sdh sejak th 2004 budi daya LAT,semua hny omong kosong di pelatihan aja bisa budi daya dilahan sempit untuk ukuran konsumsi itu, alhasil selain sangat5x sulit mencapai ukuran konsumsi, juga peminatnya jg hampir ga ada. pernah sy punya 30 kg lobster uk 1 kg/10 ekor, pas mo jual yang diminta 1 kg/8 ekor. yang jelas pasar LAT itu adalah orang2 yg mau coba2 beternak yang masih kebingungan perlu bibit dan pelatihan, dari situlah untungnya orang sejenis Cun2, ya bisa jual pakeet bibit sekaligus jual pelatihan...



Rabu, 19-12-2007 11:37:41 oleh: Irvan

Walah .. walah jadi bingung nih bos, sebenarnya prospek LAT ini gimana sih,saya baru aja punya rencana mau budidaya LAT dan baru cari-cari info,gitu baca komentar tuan-tuan saya jadi bingung,tolong dong siapa aja yang bisa kasi masukan



Jumat, 04-01-2008 11:53:20 oleh: SABAR

Hati-hati tentang gembar gembor pelatihan lobster, itu hanya omong kosong aja, pernah panen harga tidak sesuai dengan harapan. semuanya gombal ........ seperti yang diiklankan.
lebih baik beternak lele, atau gurame, langsung diserap harga pasar, dan tidak kesulitan Okey......




Rabu, 09-01-2008 20:46:11 oleh: ROSITA UMAR

aku juga punya banyak banget loo.



Rabu, 09-01-2008 20:49:56 oleh: rosita umar

mau berapapun aku punya dari anakan sampai indukan



Senin, 14-01-2008 14:16:02 oleh: arie

saya cukup tertarik denagn budi daya LAT,apakah seperti yang di gembor2kan banyak orang??? saya agak ragu,untuk itu saya butuh masukan dari teman2 yang pernah mencoba budi daya LAT...saya benar2 butuh masukan dari teman2 sekalian terima kasih.



Sabtu, 19-01-2008 17:06:57 oleh: shawn

ha???
jadi sebenar nya perlu waktu brapa lama bwt besarkan LAT smpe ukuran konsumsi???
pengen coba2 ternak tapi masi blom
mempunyai pengetahuan yang baik....
dimana ya pelatihan yg pling dkat di jak-bar....




Rabu, 06-02-2008 15:21:24 oleh: Yulius Haflan

Buat teman2 skalian yang udah numpahin komentar di sini, saya ucapkan trimakasih. Masalah perdebatan soal pangsa pasar yang tidak bisa menyerap pasar, sebenarnya memang ada benarnya. Untuk konsumsi dalam negeri saya rasa menyantap lobster bukan sesuatu yang umum. So wajar aja klo pasar di sini emang belum mature. Sedangkan untuk ekspor, saya rasa masih ada peluangnya. Mungkin hambatan terbesar adalah dari pihak luar, apakah mau menerima produk kita ato tidak.



Senin, 18-02-2008 10:45:41 oleh: angkian goo

Saya ingin perdalam mengenai bioekologi lobster air tawar, dimana memperoleh informasi lengkapnya?




Kamis, 28-02-2008 23:47:09 oleh: Ming

Sekedar numpang lewat nih, baca artikel ini

Sebenarnya banyak yg sudah produksi dan eksport lobster ini, namun mana mau mereka diekspos kirim ke eksportir mana, saya ada kenal beberapa eksportir yg kirim Lobster air tawar ini ke Luar negeri.
Mungkin mereka takut nanti banyak saingan, makanya tdk banyak bicara kalau mereka sudah sukses.

Ada beberapa artikel bagus di www.LobsterAirTawar.com "bagian berita koran" (Kalau saya tidak salah ingat), mengenai eksport lobster

Jadi yg muncul ya teriakan yg gagal. yang berhasil dan dapat duit, biasanya diem2 aja tuh.
Sebenarnya sayang sih, Saya setuju sekali analogi Monyet diawal artikel ini, memang yg terjadi begitu deh.

Jadi saran saya, yg mau jalanin ya jalanin, yg takut usaha sebaiknya jangan, mungkin ini bukan jalan anda. Mungkin jalan anda ya bekerja dengan orang lain.

saya lihat Usaha lobster sama seperti wirausaha, butuh ketekunan dan kerja keras, bukan seperti kerja, yg tiap bulannya digaji.

Salam sejahtera




Minggu, 02-03-2008 12:50:58 oleh: sunil warsel

bagaiamana?cara pembesaran lobster sistem cepat...ok itu aja



Senin, 03-03-2008 23:43:48 oleh: adib

saya pemuda jogja yang bosen dengan rutinitas kampus,perpus, terus balek,lumayan tertarik se,,, dengan usaha ini,,, kalo boleh tau dimana sih pusat budidaya lobster terbesar di Indonesia? terus penyerapan pasar yang jelasnya dimana?



Selasa, 18-03-2008 13:49:38 oleh: aditya

Saya sudah mencoba beternak lobster selama 1 tahun. Saya mencoba di pekarangan rumah dimana hasilnya kurang memuaskan. Pertumbuhan lobster tersebut lambat.
Saya sudah pula memasarkannya ke hotel dan restoran seafood di kota saya, harga yang mereka minta < 120 ribu. Tidak sesuai dengan harga yang digebar-gemborkan.
Itupun mereka minta 1 kilonya 8 ekor.
Saya perkirakan harga pasar real untuk lobster hanya berkisar 80 rb sampai 120 ribu




Selasa, 18-03-2008 13:56:54 oleh: darismon

Lobster jenis apa yang lebih cepat pertumbuhannya.
Saya punya jenis Red claw tapi pertumbuhannya lambat.





Selasa, 18-03-2008 14:06:45 oleh: darismon

Saya mau tanya gimana propek cacing sutra/rambut untuk pasar pakan ikan hias.




Selasa, 18-03-2008 14:17:06 oleh: aditya

Saya bisa mengakatan tentang harga LAT yang tidak realistis tersebut (>200 rb)karena hotel dan restoran seafood yang saya tawarkan LAT , meraka menjawab Lobster Laut aja 1 kilonya mereka bisa beli seharga 150 rb per kilo.

Jadi kesimpulan yang saya tangkap harga LAT ini sengaja didongkrak naik supaya orang banyak yang minat untuk membudidayakannya.

Dan pada akhirnya harga bisa ditekan oleh pengumpul.

Hal ini pernah juga tejadi pada komoditas jahe.(tahun 2003-2005).
Dimana harga jahe di pasaran awalnya 15ribu-18rb per kilonya.
Karena adanya gembar-gebor jahe bisa ditanam di karung dan sebagainya. Harga jahe sekarang > 5 ribu perkilonya bahkan tidak lebih dari 2 ribu rupiah perkilonya.




Selasa, 18-03-2008 14:27:04 oleh: aditya

Usaha bidang lobster ini bisa berkembang dengan syarat:
Peternak membentuk suatu kelompok kecil, nanti kelompok kecil tersebut digabung dalam suatu wadah.
Perlu modal yang besar (gabungan peternak untuk buat kolam pembesaran contoh 5 hektar untuk 5-10 peternak.
Untuk pakan peternak memproduksinya sendiri.




Senin, 24-03-2008 11:17:15 oleh: adi

waduh......mamahku cerita temanya succes ternak lobster dengan hanya wadah Aquarium..tapi peternak yang comment disini bilangnya Hektaran...
bingung aku?????????




Sabtu, 29-03-2008 16:18:02 oleh: si doel

sbenarnya LAt pangsa pasarnya mang bagus, tp mbok yoo hoo para pengepulnya jangan serakah2 bgt. kasian peternak dunk.... ???
hehehehhe, mohon maaf buat para pengepul, kita sama2 cr duit.




Selasa, 01-04-2008 14:51:01 oleh: Danang

Sebenarnya LAT itu sulit banget pemasarannya..
kita lihat sendiri di sekitar kita mana ada orang yang mau makan LAT yang harganya selangit kalau bukan orang2 kaya..
Saya sendiri pernah terjerumus ternak LAT juga, tapi karena bingung pemasarannya, akhirnya digoreng sendiri..
Bagaimana kalau kita membentuk asosiasi peternak LAT yang punya komitmen saling mendukung satu sama lain sehingga tidak di eksploitasi pengepul, sehingga punya pasokan rutin tiap bulan..
Selain itu bagi yang punya klien eksportir mohon dibagi dalam asosiasi..
danang_3a_pajak@yahoo.com




Sabtu, 05-04-2008 11:20:35 oleh: anwar yusup

sebelumnya saya minta ma'af karena ini bukan komentar, saya saya ingin budi daya lobster tawar, tapi tidak tahu kemana harus mencari bibit lobster tawar untuk daerah saya, saya tinggal di bandung,
untuk itu, kepada bapak bapak sekalian mohon untuk pemberitahuannya, Terima kasih.




Jumat, 11-04-2008 11:16:51 oleh: isman

saya baru mencoba berternak LAT, itupun baru skala rumah tangga, pengen sih untuk mengembangkan yg lebih besar tapi melihat komentar-komentar yang ditampilkan saya jadi bingung, sebenarnya LAT ini prospeknya bagus nggak sih? tolong ya.... siapa aja kaseh informasi yang benar, thank's.



Jumat, 11-04-2008 14:25:20 oleh: Paino

Saya punya LAT, 2 sedang bertelur, 1 sudah menetas dan induknya sudah moulting, dan 1 lagi jantan. untuk para senior yang sdh lama tahu lobster, kalau sudah banyak menjualnya kemana ya.......? rencananya saya akan nambah akuarium untuk memperbanyak burayak yang lagi menetas, bagi yang tahu untuk blower yang handal merk apa ya...? dan kapasitasnya berapa...? thank's buat yang kasih jawaban OK.




Rabu, 07-05-2008 22:17:32 oleh: rmpsn

masalah untung rugi itu mungkin ada pda kesiapan kita..
asal kita tau drmna hrs memulainya..
saya sdang mencoba usaka LAT ini..
tp sampai 4bulan ini blm ada hasil sma skali(itu klo kita bicara soal meterialistis)..
tp saya msh trus mencoba..
saya stuju klo ada yng bilang LAT tdak prospektf,dlll..itu hanya sbuah bentuk representatif dri kekecewaannya atas kegagalan berbisnis LAT..
maaf saya lancang..
tp tolong klmemang membuat setingan seperti ini,, kasih pernyataan yg komperhensif..
kasian bwt oreang" awam yg mau memulai bisnis LAT..
saya yakin orang awam yg membaca tulisan" diatas 75% dr mreka ga jd usaha LAT..
dan mungkin itu jg maksud para senior" sya di atas..
trims..
...




Sabtu, 10-05-2008 16:07:30 oleh: kas ole

Saya sangat setuju dengan rmpsn & Bpk Ming.
saya juga baru 2 bulan ini memulai usaha LAT, skala akuarium untuk mencoba pembibitan. Saya juga termasuk produk dari pelatihannya Ir. Cuncun. Bagaimanapun juga, usaha apapun yang Kita lakukan, Kita harus tetap percaya sama Allah Yang Maha Kuasa, bahwa rezeki seseorang TIDAK PERNAH AKAN TERTUKAR. Mohon maaf, bukan bermaksud Saya ber-khutbah disini. Itu menggambarkan keyakinan Kita terhadap Tuhan. Salam lobster, mudah-mudahan Kita semua sukses baik yang usaha Lobster maupun usaha apapun.. Thx




Jumat, 23-05-2008 22:39:01 oleh: kai pang

hallo salam kenal,,,saya sudah ternak lobster
mulanya saya bingung mau dikasih makan apa yaa..
apalagi disini pakan jenis pellet harganya sangaat mahal ditempat saya banyaknya hanya pohon sagu dan pohon pisang yaa sudah sayakasih aja pohon sagu dan pohon pisang rupanya hasilnya oke-




Rabu, 28-05-2008 19:40:41 oleh: suhadak nasrulloh

assalamualaikum!
aku mau budidaya LT lihat komentar-komentar tentang pemasarannya di atas aku jadi gak minat lagi.sarannya donk..!




Jumat, 30-05-2008 21:02:00 oleh: warmad

aku orang miskin pengen usaha LAT dengan modal cekak bisa gak yak?trus beli bibitnya dimana yak yg dekat dengan tempat tinggal saya d pekalongan



Sabtu, 31-05-2008 14:06:36 oleh: Abu Fatimah

waduh terlalu banyak perang komentar mas, langsung aja ahlinya (akademisi dan praktisi)nya yg ngomong secara teori dan contoh praktek di lapangan. Kami butuh ilmunya, masalah sukses tidaknya itu masalah strategi yang akan ditempuh oleh kita masing-masing, ok?. "Berikanlah setiap urusan itu pada ahlinya, jika tidak, maka tunggulah kehancurannya"



Minggu, 01-06-2008 17:19:02 oleh: eko

waduh.....ga usah di besar2rin gitu donk yang n0rmal aj....kaya sales lagi jualan aja c.....



Minggu, 01-06-2008 20:31:25 oleh: muksin

salam do'a
saya berminat beternak lat. paling tidak untuk perbaikan gizi dan hoby, karena saat ini saya yakin pemasaran masih sulit. selama ini saya memanfaatkan halaman belakang untuk memelihara ikan darat seperti: lele dumbo, gurami dan ikan patin. Hasilnya lumayan untuk dimakan keluarga dan sebagian dijual.
trims yang bersedia memberi info ke mk_mpd@yahoo.co.id




Rabu, 04-06-2008 17:01:01 oleh: Rina Cahyo Rini

Saya lagi coba budi daya Lobster air tawar dari bibit ukuran 5cm dengan jumlah pejantan 2 betina 4, dan sekarang yang betina sudah menelur dan menetaskan menjadi jumlah ribuan dgn ukuran masih kecil kecil tapi saya tidak tahu kemana memasarkan kalau sudah layak dijual.



Minggu, 08-06-2008 16:01:14 oleh: phiyo

Aku dah coba ternak LAT 1 thn ni, bingung masalah pemasaran LAT ini..
Ada yang tau cara produksi pakan dalam porsi besar?




Kamis, 12-06-2008 10:27:30 oleh: benny hardy

LAT + Lambat Asal Tau

betul memang untuk budidaya LAT ini g perlu buru2 n nafsu2 bgt gitu....
yang paling bagus adalah nimati aja miaranya di aquarium bagi para hobis..
nanti tau sendiri sebenarnya LAT itu gimana, pasarnya gimana, pertumbuhannya gimana

jadi biar aja lambat
yang penting aku sedkit banyak tau mengenai itu

awalnya aku tertarik dengar kisah yang sukses

tapi logika main kangsung,,, apa mungkin lahan terbatas bisa buat sukses...

sukses dari segi pengetahuan mengenai lobster ia karena bisa di awasi

tapi sukses dari segi finansial,,, itu sama saja cerita jin dalam botol mustahillll




Jumat, 04-07-2008 16:43:53 oleh: MRSR

Saya sudah jalan 1 tahun. Namun sampai sekarang belum menemukan pembelinya.. sampe2 tuh LAT udah pada betelor, dan udah netes.. Total ada sekitar 1500 ekor ukuran 10-12 per 1kg dan yg masih kecil2 gak bisa dihitung jumlahnya... mudah2an gak sampe LAT2 itu punya cucu... :D

Nyoba nawarin ke resto2, tp ditolak terus.. ke hotel2, sama aja nasibnya.. nyoba jual ke cuncun, harganya gak masuk akal...

Ada saran gak jualnya dimana..? Bagi2 info donk tentang pembelinya, jangan pelit2... ;)





Jumat, 04-07-2008 16:46:51 oleh: MRSR

Oya, kalo ada yang mau beli, silahkan...
Kalo ada info tentang yg mau beli, juga silahkan..

Butuh jual cepet nih, soalnya udah gak sempet ngurusin..

mohon info2nya yah guys..

thanks
lobster_air@yahoo.com




Senin, 07-07-2008 08:30:27 oleh: Endro

Bang MRSR Baru saja 1 tuhun, yg sudah 3 tahun yg belum memiliki pasar juga banyak....
sabar saja, orang sabar mati belakangan...




Sabtu, 12-07-2008 20:50:01 oleh: ERFAN

Setalah saya membaca beberapa komentar2 dari teman2 yang memiliki kisah dengan LAT, saya jadi dapat mengambil kesimpulan sebagian besar kendala mereka adalah PEMASARAN.......!!!!!!!!......saya ingin mencoba tapi saya tkut kalo LAT saya gak bisa dipasarkan.
JADI TOLONG KALO ADA INFORMASI TENTANG PEMASARAN HARAP DIBAGI - BAGI OOOOOOOOOOKE BOS......!!!!!




Minggu, 20-07-2008 13:22:00 oleh: shony birendra

KLO MENURUT Q PEMASARAN GK JD MASALAH. KN TINGGAL JUAL AJA GAMPANG KAN..............




Rabu, 23-07-2008 16:32:12 oleh: desy

aku punya lobster anakan lumayan banyak 200an dah. siapa yang mau beli nih?help dong,



Jumat, 25-07-2008 19:52:45 oleh: Yunan

Ada yang tahu tempat penjualan LAT di daerah kendal/semarang?



Jumat, 01-08-2008 22:15:50 oleh: helos

emang semudah itu... jadi peternak LAT...aku uda 1 thn nihc dan skrang sudah punyak cucu LAT banyak. mau coba... pingin tau.... datang di arek lumpur lapindo porong dg alamat jl raya 239 porong sidoarjo (muka pegadean porong) blakang lumpur lapindo. yoi...



Kamis, 07-08-2008 09:51:18 oleh: sundoro

untuk jogja, yang punya LAT 12 gram per ekor daerah mana? silahkan beri keterangan jumlah,jenis LAT,jenis kelamin dan di utamakan tidak terserang penykit. kira2 di jual berapa?



Kamis, 07-08-2008 11:55:05 oleh: Iman S

aduh kalau gitu mah qt hanya berangan - angan saja.



Kamis, 07-08-2008 19:16:20 oleh: udinwuryanto

semua bisnis pasti beresiko tapi lebih beresiko lagi kalo tidak berbisnis. klo untuk budidaya LAT jangan khawatir masalah pasar tinggal jual klo ga ada yang mau ya tinggal dikonsumsi sendiri. gitu aja koq report. klo jangkrik ya harus mikir dulu klo mo dikonsumsi klo doyan aja monggo. sukses atau tak sukses segala sesuatu pasti akan menempati masssa dan ruang yang tepat. dengan usaha belum tentu sukses tapi dengan diam saja jelas waktu akan menggerogoti usia dan kesempatan kita. lebih baik dikenang sebagai wirausaha yang gagal dari pada orang yang ga berusaha sama sekali.



Jumat, 08-08-2008 18:07:35 oleh: george

ayo,jogja mana nich? kok g tampil? kalau punya LAT dengan berat 120 gram per ekor,ntar tak tinjau. jika benar2 ada yang punya...



Selasa, 19-08-2008 15:12:26 oleh: Helda

saya udah baca tentang lobstter dan saya tertarik,tapi stlh membaca komentar ini saya jd bingung,jadi gmn dong bagusnya usaha apa?kasih masukan buat saya yah...Thx



Minggu, 24-08-2008 07:25:11 oleh: Injte A.Syamsul AR

saya ada minat membuka budidaya lobster seluas 50 ha. mohon pendapat bapak tentang kedepan bisnis lobster



Senin, 25-08-2008 09:01:33 oleh: julius

gimana bedain jtn btn lobster tanpa harus mengangkat mya?



Senin, 25-08-2008 09:06:12 oleh: julius

oh iya,lupa ,trus cara mengawinkannya gimana ?
sesudah brtelur gimana ngurusinnya?
telur nya setelah brp hari menetas?




Senin, 25-08-2008 14:49:12 oleh: nana

Namanya juga berternak LAT banyak yang LATah pengen cepet kaya.Tadinya saya juga tertarik ikut kursus dan ikut LAtah tapi setelah lihat komen rekan-rekan saya jadi ragu....



Minggu, 07-09-2008 15:58:12 oleh: Kaharuddin

Saya ingin beternak LAT,apa ada yang bisa memberi informasi untuk wilayah Sulawesi Selatan tentang cara mengembangbiakkan dan membesarkan LAT? Saya baru ingin mencoba. Apakah betul nilai jual dari LAT sangat tinggi? Bagaimana langkah2 beternak LAT? Saya di kabupaten Sidrap, Rappang , klo ada yang bersedia membantu, tolong email saya di dicky_pratamamx@yahoo.com atau lewat Tlp.0421-95048 / Hp.081342663856. Saya menunggu pencerahan tentang LAT dari para palaku bisnis ini, mohon bantuannya. Thanks....



Minggu, 07-09-2008 22:46:38 oleh: cekdoung

Segala usaha pasti ada resikonya..
ngk ada yang namanya usaha itu langsung membuat kita jadi kaya..
pasti dan pasti ada rintangan yang tidak sedikit untuk menjadikannya berhasil/sukses...

kita tidak bisa juga menyalahkan hanya dari satu pihak saja..
untuk temen2 yang gagal sebaiknya tidak memberikan masukan yang negatif,mungkin jalan kalian bukan di LAT..
alangkah baiknya untuk peternak seluruh indonesia membangun sebuah kelompok,menjalin persahabatan,dan bertukar pikirian...
TOLONG BERITAHU SAYA adakah situs khusus untuk para peternak lobster????

saya juga peternak LAT dan masih sampai saat ini,dibilang juga masuh belum berhasil meskipun sudah 2 tahun...
tapi saya terus berusaha karena saya yakin suatu saat akan ada hasilnya.
untuk sekarang saya masih berternak dihalaman rumah dan saya punya keinginan untuk lebih dan lebih..
saya tinggal di daerah palembang,saya dan teman2(peternak lobster)lainnya sedang berusaha membangun kelompok...
SUKSES untuk peternak lobster yang masih bertahan...
cekdoenkrizki@yahoo.com




Senin, 08-09-2008 13:55:51 oleh: tri aris wibowo

aku di jogja .kami punya beberapa teman peternak yang punya LAT ukuran 90-120 gram mungkin sekitar 100 kg. kalo mau ambil di harga 120 rb/kg. kami tunggu

aris
081328495674




Selasa, 09-09-2008 09:06:42 oleh: step

saya mau belajar ternak LAT tolongdong diberi panduan lengkap supya ga binguang gitu.trimakasih ya jika ada yang peduli diriku. aku serius lho.



Rabu, 10-09-2008 11:23:14 oleh: purbany

mas Yunan, cari di kendal/semarang, anda mau jual atau mau beli?
kalau mau beli, sy punya stock.
silahkan kontak sy.




Rabu, 17-09-2008 14:40:02 oleh: Irfan

Utk P' kaharuddin di sidrap, sy dr Makasar. Kalo LAT dijual tinggi itu bo'ong. Kaga laku kalo mahal. Baca aja comment teman2 di atas. Itu bener. Kalo di Mks sendiri, blm ada yg pernah jual LAT konsumsi di SULSEL khususnya Makasar. Mau belajar dari sy jg boleh. sy sdh ternak dari taon 2003. Sampai sekarang hanya jual bibit...belum konsumsi...krn blm pernah nawarin ke resto....hehehe. Nanti sy mau coba nawarin ke resto.



Senin, 22-09-2008 15:42:22 oleh: Mc.Diery

saya rasa tulisan abang ini sangat baik untuk dijadikan inspirasi bg tmn sklian di slrh INA, mdh2an usaha abang ini tetap lancar n menjadi kaya



Selasa, 23-09-2008 08:05:44 oleh: Irfan

Terima kasih....sebenarnya forum semacam ini yang membuat sy masih bertahan ternak LAT. Artinya masih banyak yg tertarik ama LAT. Tapi kalo forum ini udah sepi ato ga ada....artinya tinggal aku sendiri yg bertahan....akhirnya bubar dah.....hehehe.....



Jumat, 03-10-2008 23:12:24 oleh: DQ

boz kalo mau usaha mending coba dulu skala kcl....smbil cari tau prospect pasarnya,,,,,,,gmana klo gitu?



Rabu, 08-10-2008 10:50:51 oleh: renyek

setuju banget pa yang dikata oleh DQ, dicoba dalam skala kecil. Karena apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, tidak akan membuat kita stress. maka dengan adanya forum seperti ini jadi bisa menambah prediksi kedepannya.



Jumat, 10-10-2008 13:46:01 oleh: Edy Astono

Untuk Mas Irfan di Makasar. Jangan terburu-buru meremehkan bisnis. Mungkin sampeyan belum dapat pasaran yang memuaskan bisa jual dengan harga mahal. Kalo sampeyan mau coba di bilangan Bintaro ada yang jual bibit 1 set Rp 450.000 dan kalo sampeyan beli sama dia dijadikan plasmanya hasilnya / panenan sampeyan dibelinya dengan harga Rp 185.000 / Kg. Tapi kalo mas Irfan udah menghasilkan panenan banyak coba aja tawarin ke restaurant hotel yang elite mungkin bisa dibeli mahal. Itu aja info dari saya. Saya juga masih cari bibit di Lokalan Bontang Kaltim. Karna saya mau beli di bilangan Bintaro penjualnya merasa beresiko ekspedisi lobsternya, takut mati di perjalanan. Untuk temen di Balikpapan / Samarinda tolong bantu saya cariin bibit lobster, atas bantuannya diucapkan terimakasih



Jumat, 10-10-2008 15:49:47 oleh: Kaharuddin

Untuk Pak Irfan di Mksr, terima kasih atas penjelasannya, mudah2an kita bisa sama-sama sukses dalam bisnis ini, saya sudah memelihara lobster atas minat saya kemaren ditambah support dari teman saya sesama peternak LAT di Sidrap, saya ada lima paket indukan yang sudah siap. Jika ada kesempatan silahkan main ke sidrap agar kita bisa sharing tentang LAT ini, mungkin kita bisa mencari solusi mengenai PEMASARAN LAT. Pak Irfan bisa menghubungi nomer saya di 081342663856 atau email saya di dicky_pratamamx@yahoo.com, kita bisa kontak di ym, nicknya sama pak, salam sukses dari peternak LAT di Sidrap :)



Sabtu, 11-10-2008 12:08:25 oleh: Adjie

LAT..........! belum tentu kurang menjanjikan,yang penting harus ada godfather nya dulu utk membuat kelompok yg peduli ma orang kecil,tdk rakus n menemukan cara, bagaimana agar beternak LAT bisa jadi komoditi yang menjanjikan, Maju terus pantang Mundur, Ditunggu info soal Solusi Pemasaranya.



Selasa, 21-10-2008 08:31:17 oleh: Irfan

utk Mas Edy Astono, thx atas inputnya. Sy bukannya meremehkan bisnis ini, tp sy sgt jarang mendengar org yg sdh berhasil. Mgk ada ya, tp 90% mengeluh semua. Mudah2an sy salah. Yg dibilangan bintaro itu apakah sdh pernah beli hasil panenan mas? Kalo sdh berarti benar dia berani beli dgn harga tinggi. Tp kalo belum, hati2 mas, sdh byk yg jual indukan menawarkan pembelian kembali dgn harga tinggi, tp pada saatnya tiba, lain lg ngomongnya. Ini hanya input ya mas.
Oh ya, mas cari bibit ya? coba buka website walkamin Park. Cabangnya ada tuh di Kalimantan.
Semoga sukses broo....

Utk P'kaharuddin, nanti kita in touch di YM ya.




Senin, 27-10-2008 19:39:54 oleh: nug

kok kaya perang intelegen ya
gimana kalo forumnya real
jangan di web
ketemu aja di monas
atau dimana kek...
trus rembugan
sambil makan lobster
lha yang ga laku kan bisa habis
hehehehehehe.....




Selasa, 28-10-2008 00:19:55 oleh: Ming

Saya senang dgn tulisan ini, ini posting dari pak Yulius H.

saya setuju, memang perlu berhati2 dalam memilih sebuah usaha. Bagi saya, semua usaha memiliki sisi positif dan negatif. Mungkin untuk saat ini beternak lobster lbh begitu menjanjikan.

Saya jadi ingat ada suatu eksperimen soal monyet. Peneliti menempatkan 5 ekor monyet dalam satu ruangan yang terdapat tangga yang diujungnya diletakkan 1 tandan pisang. Ketika salah satu dari monyet tsb memanjat tangga untuk mengambil pisang, peneliti menyiramkan monyet2 tersebut dengan air dingin. Walhasil, ketika ada monyet lain yang mencoba memanjat tangga tsb, para monyet yang lain beramai2 melarangnya. Dan akhirnya tidak ada yang berani memanjat.

Nah, sipeneliti itu kemudian mengeluarkan satu monyet dan memasukkan monyet baru. Nah demi melihat pisang di atas tangga, si monyet baru itu pun berusaha menaiki tangga. Namun gagal karena dilarang oleh monyet2 yang lama. Dan akhirnya si monyet baru itu tidak jadi manjat, meski g tau kenapa dilarang. Lalu peneliti itu pun mengganti 4 monyet yang lama dengan yang baru. Sama seperti kejadian awal, monyet2 baru tsb tertarik oleh pisang tsb. Namun monyet yang satu itu melarang karena menurut pengalaman monyet sebelumnya g boleh. Akhirnya semua monyet itu tidak ada yang memanjat sama sekali dengan alasan yang tidak mereka tahu.

Intinya adalah jangan pernah takut berusaha, apalagi hanya karena ketakutan yang tidak beralasan, atau karena kata si itu. Usaha apapun pasti memiliki risiko dan prospeknya sendiri. Biarlah pengalaman itu yang mengajarkan kita.




Rabu, 29-10-2008 13:22:23 oleh: yansugih

Salam kenal.
Sebelumya minta maaf nech dah ikut nimbrung.
Saya setuju sekali dengan posting bp Yulius yg begitu inspiratif.
Baru2 ini saya pelihara LAT skala rumahan, dari ukuran indukan, calon sampai anakan 1 inch.
Sekarang belum ada target buat masarin, baru sekedar hobi, lumayan tuch buat ngilangin stress sepulang kerja.
Kalo kolam buat ternak LAT sih baru ada 6 di kampung, sementara ini buat miara ikan nila and ikan bawal, maklum blm siap beli anakan yg lumayan mahal, mau nunggu indukannya beteloor gitu!!
Oh iya salam juga buat para muridnya P'Cuncun, kebetulan saya peserta Pelatihan angkatan ke-236.

Trims





Minggu, 02-11-2008 23:59:23 oleh: VinZ

Ternyata klo dilihat dari komentar teman2 skalian tentang beternak LAT ini cukup unik juga. Saya juga berencana mo mulai usaha ini tapi tentunya dg skala kecil dl skalian melihat pangsa pasarnya. Saran saya sich klo mo bkin usaha tuch bgusnya d buat hobi dl,nah dr hobi trsbt br d buat bisnis. Jgn cm pengen cepet kayanya doang dong tapi hrs siap dg segala resikonya,itu baru namanya pebisnis sejati. Klo mnurut q sich semua yg kita lakukan dg baik psti ada jalannya koq..SEMANGAT..!!!



Senin, 03-11-2008 00:38:45 oleh: gop

saya tertarik dgn usaha LAT ini..dan skrg masih nyoba liat prospeknya...tapi baca komen2 diatas jadi bingung..klo pasar dlm negeri ga prospektif, gmn yg ekspor?apa ada yang punya pengalaman? dan apa bisa dibantu untuk referensi yg bagus tentang budidaya LAT ini?bisa tolong mail k saya...

thanks

epranz@gmail.com




Senin, 03-11-2008 21:00:49 oleh: cabiak

stw gw lom da yg kaya tuchz!plg ky lobster doaaaaaaaaaaank...



Jumat, 07-11-2008 09:05:52 oleh: Kaharuddin

Saya butuh solusi untuk teman2 yang bisa membantu saya dalam pemasaran LAT. Saya tinggal di Sidrap , Sulsel. Untuk sementara ini saya sudah mendapatkan relasi dalam pengembangbiakan dan pembesaran LAT, namun selanjutnya mungkin ada yang tahu informasi tentang pengumpul lobster konsumsi di wilayah Sulsel, walaupun harganya murah yang penting sepadan dengan hasil kerja kami, dengan haraga 150 ribuan/kilo untuk LAT ukuran 10 ekor/kilo saya rasa itu sudah cukup menjanjikan untuk kelanjutan bisnis ini. Jika ada yang punya info, silahkan hubungi saya di 081342663856 / 085696817723 atau lewat email: dicky_pratamamx@yahoo.com.

Untuk pak Irfan, saya tunggu infonya lewat email ya pak, untuk ym, saya jarang online pak. saya tunggu komentar anda selanjutnya di forum ini, salam sukses untuk para peternak LAT, :)




Jumat, 14-11-2008 13:13:17 oleh: iqbal

gi mana cara pembesaran loobster yg cepat.tolong infonya.makasih



Jumat, 14-11-2008 13:31:54 oleh: orion

kahar pembohong sy udah cek LAT nya nihil.pembohong



Jumat, 14-11-2008 19:12:42 oleh: Mualim

Salam kenal buat semua, saya andeska dari lengkong gudang timur, Serpong. saya mulai beternak LAT lebih 2 tahun, gagal sekali, hampir 6000 ekor LAT mati terserang penyakit. Ini setahun silam. Dengan LAT yang tersisa sekitar 50 ekor indukan, kini sudah berkembang dengan lebih dari 400 ekor indukan betina, jantan dan anakan buanyaak banget dengan 60 bak semen dengan ukuran 3 x 3 m dan 3 x 2 m, tiap hari 10 -15 ekor bertelur. Saya memang belum berniat untuk memasarkan, karena saya ingin mengembangkan terus. Saya tidak pernah ikut pelatihan dengan cuncun, namun saya selalu datang ke Bintaro Fish Centre, beli pakan. Mendengar cerita sih, bahwa saat pembelian dihargai tinggi, tapi kemarin saya mencoba menjual, hanya sekadar mengetes, LAT jantan ukur 10 cm, dihargai Rp 70 ribu/kg. Bila campur betina Rp 80 ribu/kg. Soal pasar saya optimis prospektif, saya sadar setiap langka pasti ada pengorbanan. Bagi teman2 yang sudah punya pengalaman, tengok dong farm saya, apa sudah betul atau belum dalam pengelolaannya. Alamatnya di Perumahan Astek/wartawan jalan Operasional No 88, Lengkong Gudang Timur, Serpong, disamping Bumi Serpong Damai, tepatnya di belakangan Polsek BSD. Salam terima kasih.




Minggu, 16-11-2008 10:39:22 oleh: Kaharuddin

Kepada bapak ORION , apa maksud anda mengatakan bahwa saya pembohong, apanya yang anda cek, silahkan hubungi saya lewat email atau langsung hubungi saya aja lewat handphone saya pak. jika anda butuh lat, berapa ekor yang anda inginkan pak , dan ukuran berapa. kalo lobster konsumsi, kami memang baru memulai dan belum siap panen, jika butuh lat anakan, silahkan anda butuh berapa pak? :)




Selasa, 18-11-2008 11:06:39 oleh: eddy

Lho..lho... ko' malah bertengkar apa ga ada cara dingin untuk menyelesaikan suatu permasalahan, ingat smua yg kita miliki sifatnya tidak kekal abadi jadi untuk apa bertengkar bagaimana Indonesia akan menjadi negara seperti Japanese, China Korea & Eropa yang sudah meninggalkan budaya saling bermusuhan sesama anak bangsanya mereka saling bekerjasama dalam hal kemajuan bukan senag dengan yang ribut ribut weleh...weleh...weleh.... dah dong Bapak - Bapak ayo kita maju menyongsong kesuksesan tanpa harus bertengkar Merdeka....merdeka....merdeka..aa..aaa



Rabu, 19-11-2008 16:28:50 oleh: irfan

benner p'edy....jgn bertengkar bapak2....peace man....kita boleh miara lobster....tp jgn kelakuan kayak lobster yg kalo ketemu...pasti berantem...dan saling kanibal....hehehe.....



Jumat, 21-11-2008 23:21:42 oleh: jogi

buat pak mualim di BSD,,saya baru mau mulai nih,,masih bingung jg atas koment yg ada..tp saya tertarik berkunjung ke tempt bapak,mungkin bs kasih tau no tlpnya,, no tlpn saya 021-92452062... buat kawan2 yg laen tetap bersatu nymbi cari solusi pemasaran oookkkeee,,, meerrdeekkaa!!!!!!!



Minggu, 23-11-2008 10:59:21 oleh: SIFA FLEXTER

Salam kepada semua....
Sy sudah baca sebagian besar dari koment-koment diatas.
Ya pada intinya kalo anda sukses dengan bisnis LAT kasih tau kawan-kawan anda melalui Forum ini.
Namun kalo anda tidak sukses/gagal dalam bisnis LAT,konsultasikan lagi sama ahlinya...
untuk pebisnis LAT mania yang berdomisili diwilayah 3 Cirebon dan sekitarnya, mari kita buat tim yang solid untuk kesuksesan bisnis LAT kita....mari kita sharing di 085724663620 (sifa)




Selasa, 25-11-2008 13:29:46 oleh: fairuzs

hehehe.... kok malah tambah keliatan kita ini dari jenis monyet yang mana ya? oops! sorry..... :)

menurut saya mah, semua usaha, biar yg di kantor, sales, MLM, niaga, ternak dan budidaya apapun semua faktor keberhasilannya 95% dari diri kita juga, bukan ocehan orang lain apalagi yg gagal!

inget gak dulu waktu jaman HP baru masuk indo? mana ada yg antusias utk punya. dikasih juga gak dipake, krn simcard kosongnya aja indent dan mahal pula. apalagi saat itu komunikasi yg lazim adalah telpon rumah, surat dan telegram!

tapi coba liat sekarang, orang abis kenalan, yg ditanyain bukan alamat rumah or pekerjaan, tapi nomor hape bukan? kebayang kalo jaman skrg org gak punya hape, flintstone banget hehehe...

hari ini, org jualan pulsa di bawah pohon aja laku kok. coba 5 tahun lalu, sapa yg mau coba?

hari ini LAT memang belum lazim di konsumsi di indo, tapi bayangin 3-5 tahun kedepan kalo semua pemainnya pada saling kompak dan memasyarakat. yg paling nyesel adalah yg hari ini cuma pada ngeluh krn gagal dan susah menjual....

percayalah... kita gak mau dianggap monyet yg belum mencoba tapi udah patah semangat bukan?

tetap semangat kawan, terus cari informasi terbaik, bangkit lagi setelah gagal, karena di balik kesulitan pasti ada kemudahan, dan sungguh setelah kesulitan ada kemudahan, bawa serta dalam doa, maka Tuhan yang tidak pernah tidur akan melihat usaha kita semua....

sukses untuk kita semua...







Rabu, 26-11-2008 14:22:15 oleh: Freddy

Salam,

Kebetulan kemaren saya chat sama orang, dia lagi nyari supplier lobster Red Claw untuk ukuran 55-70 gr dan 90-120 gr, dengan ketentuan sebagai berikut :

Quantity : 100 kilo per 2 mingu
Packaging : Styrofoam Box, Ice, Oxygen

Kalau ada yang tertarik, silakan kirim penawarannya via email atau YM

e-mail : calliber29@yahoo.com
YM : calliber29

Thanx




Sabtu, 29-11-2008 05:16:17 oleh: david jonathan

wah..wah..kayaknya seru juga ngomongin Lobster dari pada politik...gue baru dengar2 soal bisa budidaya LAT...kayaknya gue tertarik banget..
ini mainan baru bagiku..gue suka menanam dan memelihara dan biasanya berhasil selalu..cuma ga kepikir untuk komersil..kali ini gue tertarik untuk LAT ini..gue seh positif ama bisnis LAT ini..berhasil ga berhasil 99% tergantung yang menjalani dong..jadi bagi yang ga berhasil..coba lagi deh...gue butuh info untuk mendapatkan bibit LAT buat pembesaran..ada yang bisa bantuin?untuk lokasi di jakarta..thanks




Minggu, 30-11-2008 18:17:18 oleh: M. Abdul Fatah, S. Pd.

Salam kenal
terima kasih atad info yang anda berikan,
saya ingin tahu lebih lanjut, bagaimana mengindukkan lobster air tawar, apakah ketika kita mengawinkan perlu di beri serabut sebagai tempat telur lobster, terus keadaan air apakah harus jernih, terus dalam pengawinannya satu kolam berapa jumlah pejantan dan berapa jumlah betina, teima kasih, tolong dikirim juga jawabannya melalui email saya.




Kamis, 04-12-2008 16:56:24 oleh: Kaharuddin

Oke deh, saya minta maaf kepada bapak orion, mudah2an kita bisa saling membantu dalam usaha ini biar kita tidak bersifat lobster, tiap ketemu pasti prantem hahahahaha.. :)) , ;)




Kamis, 04-12-2008 17:04:44 oleh: Kaharuddin

Saya informasikan kepada masyarakat di wilayah kabupaten sidrap, pinrang, polman, enrekang, soppeng, bone, pare-pare, barru, dan sekitarnya bahwa beternak LAT sangat cocok untuk iklim di wilayah tersebut. Bila ada yang berminat membudidayakan LAT , silahkan hubungi saya lewat forum ini atau silahkan hubungi saya di dicky_pratamamx@yahoo.com, Kaharuddin , Sidrap. Terima Kasih



Sabtu, 06-12-2008 22:51:28 oleh: rhee

waaah saya baru aja lulus kuliah ini,,mw nyari kerja agak susah karena saya tipe orang ang tidak klik an sama jenis pekerjaan yang ada saat ini.saya berencana mw budidaya LAT karena melihat hasil yng di dapat temen keren banget,tiap 2 minggu sekali kata nya dia bisa dapat income kurang lebih 2jtan gt.Entah benr atau tidak nyata nya hampir setiap minggu sekali dia bisa open bott di cafe ternama bareng tmn2 nya dan bisa biayain cewek nya buat shoping n kulih gt.Awalnya tertarik juga tapi melihat komen2 yang ada bikin ragu.tolong dong share ke saya,tnx a lot all



Sabtu, 13-12-2008 11:35:34 oleh: sankata

saya juga baru mau mulai budidaya. lagi cari2 forum trus baca2 comment disini seru jg. memang butuh usaha xtra nih kayaknya utk budidaya LAT.

mohon bimbingannya bagi yang punya pengalaman.




Minggu, 14-12-2008 05:42:23 oleh: bindam

Saya hanya ingin berbagi pengalaman untuk yang akan / sedang menggebu-gebu ternak LAT.Ternyata Pemasarannya tak semudah pembenihan / pembesarannya, terlebih lagi tak seindah seperti dalam pelatihan. Waktu itu 1 set indukan 2,5 Jt, turun 1,5 Jt turun lagi jadi 250rb.Saya punya dari 1 set indukan (12 ekor )terus bertambah sampai ribuan ekor dan lbh dari 32 aquarium uk 100x80x40 cm dan beberapa bak pembesaran sudah padat tidak bisa menampung, tapi pemasaranya ???
Trubus yang membuat LAT jadi booming RUAR BIASA waktu itu selalu menjadikan model sukses pak Is di Cakung. Web Forum LAT diasuh oleh Pak Hondo Alm. bukunya masih beredar, modelnya sama,yang sukses adalah jual pelatihan, jual indukan, jual pakan, dan jaul obat perangsang.Tapi itu duluuu, sekarang ???
tks




Senin, 15-12-2008 22:15:48 oleh: sankata

@bindam:
wah besar sekali peternakan lat anda. trus skarang yang anda rencanakan anda lakukan untuk semua investasi itu apa?

btw, jualan benih lat ga? daerah mana?




Sabtu, 20-12-2008 10:29:56 oleh: Reky

Kepada seluruh orang yg akan, sedang maupun yg sudah menjalani beternak LAT, Salam LobsterrrrRR..

Kita memang hanya bisa berusaha dan berdoa biar Tuhan yang menentukan nasib kita. Apakah selama ini kita sudah berusaha maksimal??? bukan maksud saya meremehkan usaha dari setiap orang,tapi lihatlah disekeliling kita bukankah banyak orang yang berhasil walaupun usahanya kecil2an tp dengsn ketekunan,kerja keras,disiplin dan kesabaran??

saran saya lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali...

Bersatu kita teguh dan untuk maju,
Bercerai kita (kawin lagi) he hehe.....


Kalau mau berhasil 'hanya' itu resepnya.







Sabtu, 20-12-2008 15:41:08 oleh: Adhie

Saya juga lagi bingung nih mau jual LAT nya, udah banyak tapi rak tau mau jual kemana, saya dipadang, bantuin dong................



Senin, 22-12-2008 15:07:54 oleh: Muhammad Nursyah

saya tinggal di medan, saya cuma pingin nanya bagaimana mengenai pemudidayaan lobster air tawar yang baik sehingga mendapatkan hasil lobster yang max dana bagaimana pasarnya untuk konsumsi domestik dan ekspor, segera dibales yach. klu saya menanggapi komentar yang ada disini sich yach find aja semua orangkan punya pengalaman dan cara berfikir yang beda2 tapi menurut saya gak pernah ada pengusaha yang sukses tanpa gagal dulu dan orang yang sukses tidak melihat hambatan sebagai rintangan tetapi melihat rintangan sebagai tantangan and show must go on to positive thinking OK



Selasa, 23-12-2008 05:38:09 oleh: AGUS SURIPTO, SPD

Mana ada orang sukses setelah usaha 1-2 tahun ? Kebanyakan senengnya instan. Ya suksesnya instanlah. Kalau mau jadi pengusaha harus banyak improvisasi agar ongkos produksi bisa ditekan dan keuntungan lumayan. Yang pasti semangat dan kerja keras coy !! Kalau udah sukses jangan cuma usaha itu saja coba diversifikasi usaha biar saling mendukung di dana. Strategi Ekonomi (mungkin) baiknya satu atap disangga beberapa tiang kan ? Kalau keuangan strategi bendungan airnya banyak yang dikeluarkan seperlunya.. buat jaga-jaga



Selasa, 23-12-2008 14:41:58 oleh: Juni

Saya sering sekali membaca artikel2 tentang bisnis di internet baik dari lokal Indonesia maupun mancanegara, dan rata-rata yang saya baca mengatakan cari dulu pasarnya baru berproduksi.

Bagaimana menurut anda?




Jumat, 26-12-2008 00:27:28 oleh: Ming

Mana duluan ayooo
Telur atau Ayam ?

Yang ada sih teman saya nawarkan lobster air tawar ke restaurant ditanya bisa supply berapa banyak ?

Coba bayangkan kalau jawaban teman saya =
"aduh maaf mas saya cuma coba-coba tanya aja, baru mulai ternak nih, mungkin 1 tahun lagi baru bisa panen"

Pembeli : "haaaaaa :(

he he, just kidding, but this is reality




Rabu, 07-01-2009 18:39:23 oleh: Rizal

Setelah taon 2009 gmn nih perkembangan LAT nya ???



Kamis, 08-01-2009 12:14:59 oleh: dimas

alloow...gw juga agak tertarik dgn LAT...daripada kita ribut, gmana kalo kita bentuk perkumpulan LAT aja jadi bs saling berbagi info...better kan



Sabtu, 10-01-2009 22:30:24 oleh: Jason

untut Bapak2, komentarnya buagus buanget,(+ & -)
gwe terima semuanya, yg penting kita coba dgn cara hobby dulu ya, jangan mikir cepat kaya.
" gwe pernah gagal di aquaculture (LAT)"
Tapi gwe liat masih suatu potensi yg bagus (tunggu waktunya)
Salam LAT
jsmathius@yahoo.com




Minggu, 11-01-2009 21:33:59 oleh: Johannes S

Saya hendak menjual lobster saya, karena sekarang saya punya pengembang biakan lobster.
Kemana saya dapat menjual loster saya?
Saya menjual dalam hitungan perekor maupun perkilo.




Senin, 12-01-2009 01:03:07 oleh: trivera

saya tinggal di padang dan ingin mencoba budidaya LAT karena saya masih awam mengenai LAT akhirnya saya ketemu langsung dgn pak edi widjaya(katanya dia ketua utk dipadang), setelah bicara panjang lebar mengenai LAT akhirnya dia menawarkan akuarium 4 susun dgn harga 3jt dan 1 set LAT(5 betina 3 jantan)dgn harga 2jt,total semuanya 5jt(itupun setelah saya tawar)saya kaget karena setelah baca komentar dari bpk2 diatas sepertinya saya dibohongin ya?? apa betul harga semuanya sampe 5jt?? untuk teman2 yg ada di padang saya mohon bantuannya dimana tempat saya bisa konsultasi dan mengetahui cara pengembangbiakannya agar saya tdk dibohongi lagi??saya sangat serius ingin wirausaha di bidang LAT ini tp kalo belum mulai aja udah dibohongin gimana nanti kedepannya? saya sangat mengharapkan bantuan dari rekan2 semua gmn solusinya?..trims untuk pak yulius yg punya posting ini..karena akhirnya saya bs curhat disini..



Senin, 12-01-2009 11:34:27 oleh: Kaharuddin

" Gagal melakukan hal-hal yang besar lebih luar biasa dari pada berhasil melakukan hal kecil" , salam dari peternak lobster Sidrap, Sul-Sel. Jika ada yang berminat dan ingin mempelajari seluk beluk Lobster Air Tawar, kita bisa saling tukar pengalaman , hubungi saya lewat email di dicky_pratamamx@yahoo.com. terima kasih :)



Senin, 12-01-2009 20:08:03 oleh: anto

masalah usaha ini bukan hanya pada teknis pemeliharaan tapi juga seberapa besar usaha kita dalam memasarkan produk yg kita punya,percuma om kalo punya barang bagus tp gak bisa masarin,maka guru yang terbaik sebelum kita mulai usaha di bidang ini adalah pelajari seluk beluk teknik pemeliharaan plas pemasarannya,mungkin seribu banding satu jek orang yang berhasil..bergantung pada keuletan masing2,yg penting realistis...coba tanya lek cuncun bisa gak dia menunjukkan pemasaran LAT yg realistis,trus jujur pendapatan dia menjual untuk konsumsi bs sampai brp lek?jgn cuma omong kosong lhoo...



Jumat, 16-01-2009 21:07:42 oleh: Uas Suhada

Bagi peternak lobster air tawar SE-BANTEN.Mari kita membuat perkumpulan peternak lobster air tawar,sehingga bisa saling memberi informasi.

Bagi yang berminat silahkan hubungi alamat dibawah ini :

email : uas.suhada@yahoo.co.id

Thanks





Sabtu, 17-01-2009 15:42:03 oleh: Yayan

Salam kenal, saya memulai budidaya LAT sejak kurang lebih 7 bln yg lalu, sudah ada beberapa puluh indukan, ada yg sudah bertelur ,menetas dan ribuan burayak.
sekarang saya agak bingung apakah melanjutkannya yg berarti harus mempersiapkan lahan yg lebih luas, sedangkan pasarnya tdk jelas kemana saya bisa menjual hasil produksinya nanti?
Kepada rekan-rekan sesama pembudidaya LAT khususnya yg berdomisili di Bandung dan sekitarnya tolong bagi informasinya melalui email : exim@nusacemerlang.co.id
atau HP 08122478830
dengan harapan kita bisa saling membantu untuk memenuhi permintaan stock pasar.

tks/Yayan




Rabu, 21-01-2009 14:49:06 oleh: Rudy Hartono

Menurut hemat saya, LAT yg dijual/digembar-gemborkan dg harga selangit itu ( terutama harga konsumsi ) menjadi momok bagi konsumen, coba bandingkan dg harga udang galah atau bahkan dg udang windu yg begitu susah perawatannya.
Mari mencoba dg harga baru ato diturunkan supaya bisa menjangkau semua kalangan, dijamin pasti lebih laku dari pada galah n windu.
Kurang bijak kalo pemikirannya instan ( pingin cepat kaya ) tapi tidak punya pasaran, itu sama saja membohongi diri sendiri.
Karna setahu saya biaya pembesaran LAT lebih rendah 15% dari biaya pembesaran udang galah n udang windu.
" Orang bijak tidak pernah mau ikut2an/LATah "
Salam LAT.




Kamis, 22-01-2009 17:07:33 oleh: Kaharuddin

selama kita masih ada usaha untuk sukses, pasti kita akan mendapatkan jalan kearah itu, yang jadi permasalahan adalah tingkat kesuksesan, apakah kita sudah pada tingkat kesuksesan yang kita inginkan atau belum. Kepada teman teman peternak LAT, teruslah berusaha dan pantang mundur karena keuksesan tidak akan datang kepada orang yang takut berbuat dan tidak bijak mengambil keputusan, Salam Lobster, hehehee... awas kecapit :))



Senin, 26-01-2009 15:39:11 oleh: Andri

setelah saya baca semua komentar,hampir sebagian besar mempermasalahkan tentang ending dari LAT, dalam artian akan dikemanakan LAT ini setelah beranak cucu, saya pun sedang mencoba membudidayakan LAT, dan saya mempunyai rencana nanti untuk menjual LAT ke pasar tradisional, saya tau dan paham, mungkin harganya tak rasio,tapi bagi saya itung-itung mebangun pasarnya juga dan memperkenalkan LAT kepada masyarakat, karena jika setiap orang hanya mau enaknya saja saat LAT telah booming, saya kira hal itu membutuhkan waktu yang sangat lama, maka kenapa kita tidak mencoba dan mengeluarkan sedikit tenaga untuk itu.



Jumat, 30-01-2009 14:15:20 oleh: Rudy

Saya setuju dgn Bung Andri, lebih baik kita menjual dgn harga kita sendiri dari pada ikutan LATah dgn harga selangit, nanti mau dikemanakan anak cucunya LAT? Memang harus yg rasional.
Saran saya sebaiknya harga LAT diimbangin dgn harga udang galah, kalau tidak, kita sebagai pembudidaya LAT akan membutuhkan lahan yg hektaran dalam arti kata waktu kita terkuras, kantong kita terkuras juga ( beli pakan ), ditambah stress mikirin pasarnya ( ini yg membuat mental kita tidak stabil / bahaya ).
Mari kita membangun pasar dgn harga kita sendiri dgn estimasi biaya dan waktu yg kita keluarkan.
Jangan terbuai dgn komentar2 yg harganya selangit itu, karena umumnya pembudidaya terbuai dgn harga jual yg tinggi, padahal itu "omong kosong".
Bukan maksud untuk memberi komentar negatif, faktanya saya melakukan dgn cara saya sendiri, akhirnya ada pembeli yg ambil secara rutin walaupun dgn skala kecil ( senang sekali, karena berhasil memasarkan produk sendiri ).
Semoga saudara2 senasib/pembudidaya LAT sukses di tahun 2009.
Ijinkan saya mengucapkan Happy Lunar New Year Kong Xi Fa Chai bagi saudara kita yg merayakan.
Salam Si Capit Merah
Rudy
seaforce83@yahoo.com




Kamis, 12-02-2009 22:05:28 oleh: hendriansyah

mau gabung ni ma semua na,saya dah baca komen kalian.....bila kita ingin maju'maka jangan pernah takut dengan kegagalan karna itu bisa membuat anda menyerah sebelum mencoba.......bila anda tau tentang cara ternak lobster........jangan pernah sungkan untuk membagi ilmu kepada seorang yng membtuhkan'semakin banyak membagi ilmu maka makin banyak ilmu yang akan anda peroleh nanti.



Jumat, 20-02-2009 22:40:22 oleh: Erik Sumbaga

saya baru mulai coba-coba miara LAT nih yah cuman beberapa ekor di akuarium,tapi saya setuju dengan Abu Fatimah, ada gx disini orangnya ya tolong comment donk (lumayan tambah ilmunya ketimbang harus ikut pelatihan terus bayar,budget masih terbatas buangeut nih). karena yang saya tau lobster air tawar di Indonesia terutama di perguruan tinggi masih dalam taraf penelitian itu pun mahasiswa yang ngambil tema lobster air tawar masih bisa dibilang sedikit, dan mungkin hasil penelitian yang ada belum dapat direalisasika dilapangan sepenuhnya apalagi untuk tujuan produksi yang umumnya pihak pembeli meminta dalam standar industri(tepat mutu, tepat jumlah, tepat waktu dan kontinyu). sekalinya ada, yang saya tau dari pihak luar, yang notabennya petani biasa masih kebingungan belinya karena harganya lumayan mahal (Maklum import)



Kamis, 26-02-2009 23:10:00 oleh: surya

salam kenal semuanya.saya pendatang baru di forum ini.saya dari pekanbaru.untuk trivera di padang.saya ingin memberikan solusi.sebenarnya anda tidak dibohongi oleh pak edi wijaya.mungkin karena budidaya LAT di kota padang masih sedikit makanya pak edi jual mahal.di pekanbaru tidak begitu mahal.harga LAT 1 setnya Hanya 750rb (3 jantan 5 betina.ukurannya 4 s/d 5 inch).selain itu anda akan diberi pelatihan gratis dalam dalam mebudidayakan LAT.untuk pembuatan akuarium anda buat saja sendiri.krn akan menghemat biaya.saya membuat akuarium 4 tingkat cuma 1,2jt.kalau anda berminat untuk beli indukan LAT di pekanbaru hub saja susanto (0761-8367788).kalau saya sendiri sudah membudidayakan LAT sejak th 2006.tetapi hanya sebatas coba2 saja.dan hasilnya lumayan bagus.karena pemeliharaannya tidak begitu susah,yang penting ketekunan dan kesabaran yang tingi.cuma saat ini untuk pemasarannya dipekanbaru tidak begitu jelas alias abu-abu.kalau ada teman2 yang tau pemasaran LAT konsumsi dipekanbaru tolong gw dunk....(dengan catatan harganya tidak begitu murah).sementara ini para petani LAT di pekanbaru menjual LAT konsumsi ke medan.dan para pembudidaya lobster sebaiknya membuat suatu forum yang bertujuan untuk melihat pangsa pasar yang lebih baik.



Senin, 02-03-2009 11:17:38 oleh: Putra

Ternyata banyak yang mengeluh tentang pemasaran LAT ya...
:)
Jadi ingat sama ikan Lohan sama tanaman Gelombang cinta....
dulu orang orang berlomba2 berternak dan membudidayakannya. Dulu waktu trend harganya selangit, tp lihat sekarang, harganya jatuh dari langit. :)
Banyak orang indonesia yang latah ternyat...
masalahnya apakah nasib LAT seperti ikan lohan dan gelombang cinta...?
awalnya memang permintaan banyak dan peternak hanya sedikit.
tp setelah trend, permintaan sedikit sedangkan peternaknya banyak bgt. akirnya harganya jatuh dari langit deh...
dah jadi hukum ekonomi kan...
:P




Senin, 02-03-2009 12:08:12 oleh: e\Erli

bt bapak Edy Astono

Saya perlu alamat yang jual bibit LAN di bintaro , posisi saya ada di jawa barat makasi ya pak....




Senin, 02-03-2009 17:21:11 oleh: astina

ahhhh itu akal2an si cuncun dan kroninya.... dia cuma jual ilmu doang, utk pasarnya ga ada, kepada rekan2 jgn sampai tertipu.... bisnis ini hampir sama dgn bisnis cacing, jangkrik dll....
bulsit (bulu silit) semua,
mereka pinter promosinya.... justru yg musti di tiru cara promosi dia, itu hebat tuh... cara jual ocehan nya hebat broooo
salut cuncun dech....




Senin, 02-03-2009 18:04:18 oleh: sudarsono herman pieters

Saya gak bermaksud memberi komentar, karena diatas sudah banyak komentator yang menyampiakan pengalamannya. Apakah yang disampaikan sebagai pengalaman beneran atw hanya akal-akalan, yang bertujuan supaya orang tidak ikut-ikutan usaha, kita tidak tahu. Tetapi, menurut saya, pembaca yang arif, pasti tidak akan mudah percaya kepada apa yang namanya keberhasilan atau kegagalan. Yang terpenting keuletan. Selanjutnya, jika kita memang berniat untuk mengembangkan usaha ini hendaknya jangan sendiri-sendiri. Bila perlu kita buat koperasinya, Nah saya bersedia menjadi anggotanya. Tapi sayangnya saya masih belum tahu cara membudidayakannya. Pernah punya sebanyak 4 ekor sebesar 4 " tapi, waktu itu hanya untuk hiasan saja. Karena itu pada kesempatan ini saya juga mau nanya; dimanasih tempat pelatihan LAT disurabaya ini dan kira-kira berapa duit sih untuk modal awalnya. maksih atas jawaban pak Harfan.



Selasa, 03-03-2009 10:56:28 oleh: aris

salam lobstermania..
Salam kenal untuk semua pemerhati lobster, bagaimana bila kita buat aja kumpulan lobstermania yang akan menampung semua aspirasi tentang per-lobster-an.Mulai dari sharing budidaya sampai dengan pemasarannya, terdengar merdu seh tapi akan lebih baik bila kita bersatu daripada hanya sekedar comment yang akan hanya membuat bingung para lobstermania.
Kita bisa buat data bank tentang para lobstermania, bisa berdasarkan wilayah ato produksi ato juga tentang penampungnya.. yang jelas sapu lidi bisa menyelesaikan masalah kebersihan daripada hanya sebatang lidi saja hehe


salam lobstermania
email saya `aris_d3519n@yahoo.co.id`





Rabu, 04-03-2009 13:36:01 oleh: ROMULUS

saya tinggal diKendari Sulawesi Tenggara. Mau tanya kalau pelihara LAT bibitnya beli dimana dan biaya pengirimannya bagaimana. tolong dong infokan



Rabu, 04-03-2009 17:24:07 oleh: sendri

salam lobster mania..
udh setahun lbh sy budidaya lobster,mgkn sm permasalahannya d pemasaran.sy setuju usul pa aris dkk gmn klo kita bwt perkumpulan bwt penggemar lobster mgkn klo qt ktemu ad solusinya.untk skr sy solusinya dkonsumsi sendiri hehe..
klo udh ad perkumpulannya tolong email sy di
sendrie@gmail.com




Sabtu, 07-03-2009 11:26:26 oleh: Hence Koesasih

Saya baru2 ini tertarik untuk budidaya LAT..

Mohon bimbinganya,saya tinggal di banjarmasin dan di sini sdh ada yg jual bibit dan indukan..

dan saya sdh siap untuk berjuang dlm budidaya LAT ini...dan tentunya saya jg sdh siap dengan resiko dan kendalanya...

Percayalah apa yg kita tekunin dg sabar dan diiringi dg doa niscaya pasti ada hasilnya....

Salam Lobster dan mohon bimbingannya lewat email atau Friendster di uche_cg@yahoo.co.id




Kamis, 12-03-2009 06:37:06 oleh: FIKRY HADI

Hallo kawan-kawan pencinta Lobster Air Tawar
Saya cukup lama mendalami beternak LAT dari mulai gagal dan gagal tapi penasaran hingga sekarang saya sudah punya konep sendiri bagaimana budidaya yang pas menurut kita, apa yang diajarkan orang atau buku-buku belum tentu cocok buat anda jadi hanya pengalaman saja yang embuat kita mahir yang lain hanya referesensi saja. Mulailah dengan sedikit pelajari sifatnya dan jangan nafsu ingin cepat kaya. cari hobby dulu baru yang lain.

Penjualan kenapa harus takut LAT berbeda dengan cacing yang kalau tidak laku tidak bisa ikonsumsi sendiri. Justru sebenarnya kita para hobbies ini memikirkan bagaimana bersatu membuat suatu ikatan perdagangan LAT. contoh kenapa kita tidak buat saja PERSATUAN PEDAGANG TENDA LOBSTER AIR TAWAR
dengan harga yang masih terjangkau. jadi kita harusnya menciptakan pasar bukan menunggu pasar. Betul apa kata komentar kawan-kawan untuk berusahan jangan takut gagal. kalau anda memilih merasa Gagal tandanya bukan jodohnya disitu. Selamat mencoba.




Kamis, 12-03-2009 14:23:50 oleh: ampoen din

hallo...assalammualaikum...saya berasal dari kota Banda Aceh..sekarang sya pengangguran..menurut saya prospek yg cerah di kota BNA adalah loubster..tp saya menemukan banyak kendala, diantaranya adalah susahnya memperoleh bibit..oleh karena itu saya mohon perhatian dan pertimbangannya...kendala yg lain adalah daerahnya bekas tsunami...apakah hal tersebut dapat mempengaruhi kelangsungan habitatnya??..wassalam...



Senin, 16-03-2009 11:20:56 oleh: yunus

Mulanya saya rencana beternak LAT, tapi setelah sy lihat komentar teman-teman, akhirnya bingung mana yang benar,jangan-jangan yang menjelek2kan LAT ini ada unsur politiknya.
yunus di punggolaka kendari




Minggu, 22-03-2009 15:53:55 oleh: andre

kacau semuanya..... g tadinya mau ikut ternak LAT tapi liat komentar kalian tentang prospeknya g jadi bingung, soalnya dengan modal pas-pasan apakah g bisa maju, atau terpuruk seperti senior-senior LAT.
kalo ada perkumpulan LAT saya jadi inggin tahu apakah mereka sudah menemukan jalan keluarnya untuk pasaran mereka. tolong di kasih tau ???




Senin, 23-03-2009 12:55:49 oleh: primasari

saya tertarik budidaya LAT,tapi ada kendala keterbatasan lahan,mohon diinformasikan bagaimana caranya membuat lahan pekarangan rumah jadi lahan budidaya,terimakasih banyak atas jawabannnya



Selasa, 24-03-2009 08:16:30 oleh: Yulius Haflan

Para peternak lobster yang sukses, termasuk Pak Cuncun, lebih banyak jualan paket kursus beternak lobster sekaligus jualan indukan lobster, bukan jualan lobster untuk konsumsi. Memang, sih, ada pula satu dua orang yang sungguh-sungguh ingin beternak lobster untuk konsumsi maupun ekspor, tapi mereka pun masih terseok-seok membangun pasar



Senin, 30-03-2009 16:08:11 oleh: achmad bisri

Assalamualaikum,
Saya telah menekuni LAT sejak tahun 2000 sampai sekarang dan alhamdulillah masih dapat membantu kebutuhan hidup sehari2.
Saya melihat ada dua sekmen dalam bisnis LAT, pertama bisnis LAT pada sekmen pembibitan dan yang kedua orentasinya kearah konsumsi. Masing2 mempunyai cirikhas tersendiri.
Bagi mereka yang punya hobi ternak dan tempat/lahan dan modal kurang memadai, akan lebih mudah jika bergerak disekmen pembibitan LAT.
Bagi mereka yang punya lahan dan modal yang cukup maka memproduksi LAT konsumsi adalah pilihan yang tepat.
Masalah kelasik adalah problema pemasaran bibit dan LAT konsumsi yang telah dihasilkan. ini merupakan tantangan tersendiri dan perlu usaha keras untuk mencapainya. Seleksi alam berlaku siapa yang lemah akan gagal dan berteriak2 melampiaskan kekecewaan. Sedangkan yang berhasil sibuk menikmati keberhasilannya dan biasanya diam tidak berteriak.
Para pentraining LAT tidak salah, dia menangkap peluang bisnis dan saya yakin dia bukan penjamin keberhasilan.
Maju terus komunitas LAT.
Wassalam
Achmad Bisri




Rabu, 01-04-2009 13:04:38 oleh: sakti

Saya baru mau mencoba beternak LAT ini, tapi saya belum paham betul mengenai cara beternak LAT. Kpd rekan2 yg tau tolong kasih informasi dong cara beternak Lat yang baik. Semoga sukses.



Jumat, 03-04-2009 21:20:23 oleh: zaki joban

ass... bagimana mendapatkan bibit LAT di daerah jambi?




Selasa, 07-04-2009 12:34:16 oleh: achmad bisri

Mas zaki Bibit LAT dapat diperoleh dari mereka yang sudah beternak LAT. kalo kesulitan bisa kontak saya 08882617317. Sebagai Bahan pertimbangan apa tidak sebaiknya mas mencetak bibit LAT sendiri dengan mebeli indukan ukuran 5inchi, karena dengan demikian kebutuan bibit tidak tergantung dari orang lain dan mutu bisa dikontrol.
Buat mas Sakti, saya kira sudah banyak buku2 mengenai LAT. sekiranya belum paham bisa kita diskusikan disini.
wassalam Bisri Surabaya.




Kamis, 09-04-2009 00:44:51 oleh: Faiz_bantuL

ass...
salam lobster

perkenalkan...aku faiz dari ikatan bantul lobster van java!!

aku termasuk murid baru dalam dunia perlobsteran. Yah..setelah membaca blog para the master,,dalam bayangan di tidurku, aku menyimpulkan nek dunia lobster cukup memacu adrenalin ya?!hehe...
sekarang pun aku baru merintisnya...mulai dari mensurvey,,,mengumpulkan beberapa data...1 minggu lagi baru ku menganalisanya dan kemudian mencapailah pada suatu good ide...
doakan aku kawan...
nanti tak kabari bagi-bagi deh ide ku tu

matur nuwun

to be continued...




Jumat, 10-04-2009 15:09:52 oleh: Herman Tantono

Kepada Rekan-rekan yang lagi bingung...karena LAT
Pernahkah rekan2 coba menghitung luas lahan ekonomis untuk memproduksi LAT dan berapa biaya yang dibutuhkan, sehingga didapat harga Produksi Ekonomis ditambah keuntungan (Persentasi) maka rekan2 akan mendapat harga pasar yang ekonomis, apakah dengan harga ekonomis itu dapat diterima pasar Lokal, kalau bisa silakan lanjutkan usaha rekan2, kalau tidak buat hobby dulu lah..




Selasa, 14-04-2009 11:22:59 oleh: teguh setiawan

setiap perbulan bsa dpt penghasilan brpa pa???



Selasa, 14-04-2009 17:28:54 oleh: Hermanto

saya adalah pengurus lobster atau tukang membersihkan aquarium,baru sekitar dua bln bekerja itu pun seminggu sekali, kadang libur.tapi sdh berhasil menjual dengan harga tinggi...kawan2 apapun bidangnya harus di tekuni dan di nikmati pasti rizki akan datang dengan sendirinya. mintalah pada allah swt,atau tuhan kalian ...pasti akan di buka jalan keluarnya... termasuk pembelinya..semoga sukses selalu.tekuni,berusaha dan berdoa.




Rabu, 15-04-2009 15:35:40 oleh: wahyudi

SAlam Kenal...
Ternyata masih banyak juga yaa yang main Lobster.
oh iya untuk sekedar informasi, sy sudah aktif miara LAT sejak Awal 2008, awalnya hanya 6 ekor, sampai sekarang sy sudah mempunyai banyak indukan dan anakan LAT. bagi yang berminat bisa menghubungi saya di alamat email ini. harga bersaing deh
alamat saya daerah Bekasi
Wasslam




Senin, 20-04-2009 16:14:40 oleh: Hamid

saya tertarik dg LAT,tolong infonya dong bagi yg berpengalaman.thanks

hamid_merdeka@yahoo.co.id




Kamis, 23-04-2009 09:46:16 oleh: Yugi Indrawan

Bos Wahyudi yg di Bekasi kasih alamatnya dong kita mau mampir, harga LAT pasti miring ya, jangan orangnya yg jadi miring, yugiindrawan@yahoo.com



Rabu, 29-04-2009 21:43:13 oleh: YAQUB

OH YAH....BERAPA HARGA PASARAN SEKARANG(BULAN APRIL 2009 DAERAH JAWA)untuk LAT 8ekor/kg,DITUNGGU INFONYA,yaqub_tahir@yahoo.co.id



Jumat, 01-05-2009 15:27:46 oleh: achmad bisri

pasaran lobster ditingkat pengepul size 7-10 ekor/kg rp80rb-90rb/kg.



Senin, 04-05-2009 00:47:09 oleh: Johanes

salam kenal

saya baru akan mulai nih..
saya pun sudah baca semua postingan..
saya setuju dengan perkataan beberapa saudara yang mengatakan harus dimulai dari hobby...
maka saya memutuskan tetap jalan...

nah..saya pun mencoba mengajak rekan rekan yang berdomisili di Bekasi...bagaimana kalau kita buat warung tenda di daerah Bekasi Kota untuk menampung hasil ternak kita??

buat mas Wahyudi..minta alamatnya mas, kirim aja ke bisuk.yohanes@gmail.com




Senin, 04-05-2009 04:53:49 oleh: fery

mas ahmad bisri,,pengepul lobster dimana ya?

emailken ke saya dunk

glpro_4ever@yahoo.com




Kamis, 07-05-2009 17:29:26 oleh: Juan Radit

mas wahyudi minta alamatnya, saya tinggal di bekasi juga. alamat email saya juanradit@gmail.com
makasih mas...
salam...




Jumat, 08-05-2009 08:42:33 oleh: maya kusuma

waduwh bang ane umur 21th pengen bgt cb ternak LAT tp ko pada ksh masukan ini itu,wah jd ragu2 ne...tolong dunx baiknya gmn??yg sy tkutkan jg masalah pemasaranNya....
ada saran wat aq g mas/mba????




Kamis, 14-05-2009 12:41:41 oleh: h.m.jusuf.ar

Ass.W.W. Saya sarankan bagi pemula, hobby aja dulu. soal pemasaran nanti lihat sikon domisili anda.klo daerah wisata oke. yaaaah kalau latnya over dikosumsi aja sendiri, gitu aja reeeport. bagi yang mau nyoba datang aja kesaya, hub 0711443264. ilmunya insya allah gratis. nggak pake bayar. yangg gagal banyak yang sukses juga banyak. rizki Allah yang ngasih. putus asa dosa tauuuu. nah klo perlu indukan saya buaaanyak. okay. las info aku dah 2 thn lho miara LAT. Wass.W.W.



Selasa, 19-05-2009 15:55:47 oleh: Andi

Ikutan dong...
Ada yang punya Lobster Konsumsi...?
Berapa PerKg...?
Bisa kirim luar pulau...?
Note : saya bedomisili di Samarinda (Kaltim) dan mau jual masakan lobster di rumah makan saya...

Thx...




Rabu, 20-05-2009 00:17:39 oleh: costa aghies

dear all,

saya sangat tertarik untuk mencoba budi daya LAT ini, mungkin awalnya hanya untuk memenuhi rasa penasaran saya dalam mempraktekan ilmu saya ttg budidaya LAT, apakah nantinya saya berhasil atau tidak. jika berhasil baru saya melanjutkan ke tahap yang berbau bisnis yang ekonomis. namun, sblm saya memulai budi daya LAT ini, saya menemui kendala yaitu sulitnya mendapatkan bibit LAT didaerah pekanbaru. mungkin ada rekan2 yang mempunyai info atau bisa menyuplai bibit LAT didaerah saya (pekanbaru) ?

trims




Rabu, 20-05-2009 11:44:44 oleh: rio

ass. ikut nimbrung nie..stuju bgt klo prtama cm hobi..g d pemasaran ya mkn sndiri, bagi2 kluarga n tetangga, bikin mereka suka, jual deh, tp tu bwt partai kcl...ato cr pasar ikan, mula2 banting harga suplier dsn, ato cm skedar nitip lobster bwt dijual dsn(biasanya bwt lobster hias) harga memang lbh murah, tp setidaknya untuk partai kecil spt saya ini lmyn bwt nambah2 uang saku...
smgt bwt para pbisnis!!!!!
mgkn bwt saat ini lobster blm populer dmkn, harapan c 2-3 thn lg soalnya dah ada flu burung, flu babi, sapi gila, kambing gila he3, akhirnya smua org bralih k lbster he3..g d slhnya qt brdoa kn?amin...




Jumat, 29-05-2009 15:48:18 oleh: Nukie

kl mau cr benih LAT di semarang dmn?tolong kasih infonya,trims



Jumat, 29-05-2009 15:51:58 oleh: Nukie

utk yg bisa bntu saya tlg emailkan ke gers_puldian@yahoo.co.id



Sabtu, 30-05-2009 00:21:17 oleh: Harjoko Prasetyo

Salam...
Saya tertarik ingin memelihara LAT.
Bukan untuk dijual, tapi utk konsumsi sendiri.
Saya suka banget tuh makan lbster, juga keluarga saya. Mungkin setiap minggu kami sekeluarga bisa makan lobster +/- 2Kg.
Nah daripada beli membuat kantong bobl, mending pelihara sendiri.
Tapi saya baru pindah ke yogya, jadi belum menguasai medannya.
Tlng infonya dunk, alamat ada peternak LAT di seputaran Yogya.
Saya mau belajar, mbayar juga gpp.
Klo ada yg mau amal sholeh bantu saya,
mohon kirim email ke :harjokoprasetyo@yahoo.co.id,
atau sms ke :081213209688.
Semoga yg berbaik hati membantu saya, diberi pahala yg setimpal oleh Nya...
Amien....




Sabtu, 30-05-2009 15:47:41 oleh: hendra kusuma

bagaimana cara mengawinkan lobster yahhhhhh



Rabu, 17-06-2009 12:06:05 oleh: sukma aji

saya inggin mencoba membudidayakan lat di daerah saya majalengka tapi saya kesulitan untuk mendapatkan benih atau bibit.untuk cari benih yang kira2 dekat dengan tempat saya dimana?tolong infonya



Senin, 22-06-2009 19:30:01 oleh: AHMAD

ada yang tau tempat budidaya LAT di makassar tolong donk



Rabu, 24-06-2009 10:46:17 oleh: wulan

ass,.
mas wahyudi, saya minta alamatnya..
ini email saya :
ucha_ntique@yahoo.com

makasih




Jumat, 26-06-2009 17:27:21 oleh: Teuku Nagor Haru

saya bukan mau komentar tapi ingin minta tolong kepada siapa pun yang bisa bantu saya utk mencoba usaha budidaya LAT. saya ingin benih LAT utk dicoba di tempat saya .permulaan di aquqrium bila ber hasil saya berencana ingi melanjutkan lebih dari itu..apakah ada yang isa bantu saya benih dalam jumlah kecil saja ..trima kasih..

Haru
08123853771
03617925711
haru_shinrestbali@yahoo.co.jp




Kamis, 16-07-2009 15:30:56 oleh: Daimonk Yahya

Saya pengepul lobster air tawar perlu info tenteng harga penawaran lobster dari peternak lobster tapi yang ada di daerah Jakarta, Depok, Tanggerang, dan Bekasi saja terima kasih.



Kamis, 16-07-2009 22:31:59 oleh: Aef Saefulloh

Aef, Ada banyak hasil budidaya di Pelabuhan Ratu - Sukabumi, bagi pengumpul mau beli berapa kwintal silakan datang bawa uang, susah nih mau jual masa tdk jauh beda dengan ikan mujair, tks



Minggu, 19-07-2009 13:26:32 oleh: mimin suratmin

Assalamualaiku wr.wb
Saya mau nanya.....di Bandung ada perkumpulan pembudidayaan LAT g ya? klo ada kasih tau donk... ak mau coba ikutan budidaya LAT

wasalam
mimin suratmin




Selasa, 21-07-2009 16:43:01 oleh: Al Farouk

Salam super... Saya sudah beternak LAT selama 2 tahun dengan semua metode, aquarium, kolam semen, kolam tanah dll. Masalah terbesar adalah PEMASARAN dan KEUNTUNGAN yang diharapkan anda berapa? Saran saya : Buat pakan sendiri (harus murah) dengan demikian harga jual Rp 80 ribu perkilo itu kita sudah bisa punya untung sekitar 30 ribu perkilo. LAT dipelihara Untuk 2 pasar (teknik saya sendiri) yaitu untuk komsumsi dan untuk hias. Untuk konsumsi butuh waktu 6-8 bulan. Untuk hias cukup 3 bulan dari turun gendong. Setiap minggu harus bisa jual munimal 1000 ekor tapi ingat!!! harus murah!!! kalau tidak jangan harap untung besar. Jadi kita harus main Quantitas bukan harga yang tinggi bung.... demikian info dari saya... salam wirausaha....



Selasa, 21-07-2009 22:48:44 oleh: aji saputro

bagaiman prospek lobster air tawar sekarang?

bagaimana cara mendapatkan bibit dan menjual di semarang?
ukuran konsumsi /kg berapa?




Rabu, 22-07-2009 16:21:26 oleh: Al Farouk

Prospek sebenarnya masih bagus, tapi kita harus ciptakan pasar seperti pasar ikan lele (murah-meriah). Dgn demikian maka konsumsi lobster akan lebih umum (karena murah). Bibit bisa dibeli di semua kota. LAT bisa bertahan hidup tanpa air selama lebih dari 10 jam (dgn bantuan es batu). Ukuran konsumsi biasanya 10 ekor/kilogram... Salam wirausaha...

Al-Farouk
Red Claw Hatchery-Ciputat
e-mail farouk_ahmad@hotmail.com




Minggu, 26-07-2009 13:19:31 oleh: Daimonk Yahya

Saya Yahya pengepul LAT tolong informasinya no telp peternak trims. saya di (021) 94516739 trims.



Minggu, 02-08-2009 20:46:32 oleh: iwan

saya mencari bibit udang galah/lopter air tawar dan ikan diwilaya medan bagi yang tahu dapat menghubungi saya ditel:(061)76473000




Rabu, 05-08-2009 22:29:57 oleh: massahid

minta tolong untuk semua lobster mania,,,
saya ingin mengetahui peternak lobster di sekitar klaten. Tolong diinfokan lewat email saya di massahid@yahoo.co.id




Sabtu, 08-08-2009 08:00:19 oleh: andis Sugrani

P' Kaharuddin Sidrap... Sy Andis di Makassar mau coba budidaya LAT, tp sy khawatir kalo harus beli indukan di Luar SUL-SEL, apa anda punya indukan LAT? kl ada gimana caranya... karena lokasi saya dimakassar, trus sy jg berencana membudidayakan lobster tersebut di daerah Bone... tlg bantuannya...



Sabtu, 08-08-2009 08:10:35 oleh: andis Sugrani

P' Kahar kalo bisa no. HPnya, agar kita bisa berkomunikasi secara langsung?



Senin, 10-08-2009 15:12:16 oleh: Kaharuddin

Kepada bapak Andis Sugarni dan pak Ahmad di Sulsel, kami memiliki bibit LAT untuk pembesaran dan Calon Indukan bahkan Indukan yang sudah siap bertelur. Jika anda ingin menghubungi langsung, silahkan hubungi kami di 081 355 62 6677 atau 085 696 81 7723 atau lewat email saya di dicky_pratamamx@yahoo.com. Terima kasih



Rabu, 26-08-2009 17:20:56 oleh: dewagp

gue punya indukan LAT kalo minat? daerah sidoarjo



Rabu, 26-08-2009 17:29:23 oleh: dewagp

kalo ada yg butuh bibit 2" daerah sidoarjo bisa hub dewagp@yahoo.com



Minggu, 30-08-2009 07:58:25 oleh: eko nugroho

bagi para lobstermania .....khususnya di JABODETABEK
mari kita buat perkumpulan LAT. Bisa hubungi
ekonugroholobster@gmail.com atau 021 3324 8558.
Kami di bekasi sedang membuat kelompok tani ikan yang bergerak dalam bidang pembenihan gurame dan LAT.

salam kompak
eko nugroho




Senin, 14-09-2009 14:29:51 oleh: Gilang

saya mau ternak LAT di kampung saya di kuningan, bagi yang mau jual bibit atau indukan tolong hubungin saya di chem_beb@yahoo.com. saya juga minta cara pengmbangan LAT yang baik dong!



Selasa, 15-09-2009 12:21:01 oleh: Bahar


salam lobster mania..
Saya di Padang, sudah setahun lebih budidaya lobster air tawar dan sudah cukup banyak hasilnya,namun permasalahannya pemasaran tidak tahu. Mohon informasi teman-teman penggemar lobster atau yang pihak yang mengetahui. Kalau ada informasi dapat diemailkan ke saya
bahar.bahar2009@gmail.com
Terima kasih.




Jumat, 02-10-2009 16:13:40 oleh: Andri

sore coy..
kalo ada yang jual indukan atau anakan LAT buat yang di Palembang tolong balas ke email saya,,,
nguing62@yahoo.com
terima kasih




Selasa, 06-10-2009 08:43:07 oleh: Johan Hendrawan

Aslm, sy pemula dlm hal budidaya LAT.jd sy mohon bantuan dlm semua hal yg berkenaan ttg budidaya LAT.sy berdomisili di Condet Jakarta Timur.trims...



Selasa, 13-10-2009 00:42:48 oleh: bowo

huhuhuhu.....


ada yang di daerah bandung ga?

mau dunk maen kesana liat lobsternya....(sapa tau dikasih pejantanya...wkekekekkkkzzz)

kalo ada kontak yah...

salam
bowo 081313056096




Kamis, 15-10-2009 14:18:36 oleh: Ramlan

Dimana saya bisa mendapatkan bibit LAT di Medan? Saya tertarik ingin mencoba memeliharanya!



Jumat, 16-10-2009 22:52:21 oleh: rendy

kalo liat comment2nya bapak2 jadi binging mo mulai bisnis ini, tapi gmn nieh..pdhl aq dah spenuh hati pengen jadi saudagar lobster! buat pternak lobster yang da di bandung,kasi tau donk alamt para peternak yang di bandung,kali aja kita bisa bikin komunitas peternak lobster bandung!skalian aq mo blajar ilmunya!



Kamis, 22-10-2009 13:23:57 oleh: Evander Tjhang

Saya pernah melihat acara budidaya Lobster Air Tawar ini di salah satu stasiun TV. Budidaya ini dilakukan di daerah Teluk Naga Tangerang. Saya tertarik untuk melakukan budidaya, tapi dari skala kecil dulu yaitu di areal rumah tinggal saya. Apakah Bapak2 bisa membantu saya untuk menghitung jumlah lahan dan hasil yang akan diperoleh per bulan ? terimakasih



Sabtu, 24-10-2009 10:22:33 oleh: yahman

bener gak sich...budidaya lobster itu menguntungkan ? soalnya ada yang coment berhasil ada yang coment gak berhasil ( 5 % aja yang berhasil ) dari 100 %



Senin, 26-10-2009 18:31:16 oleh: sapara sofyan

Salam kenal dari saya. Saya baru bergabung dan ingin tahu lebih banyak tentang lobster air tawar dan lat serta pemasarannya. Dari keterangan yang saya lihat cukup mudah tapi masih ragu karena banyak dari beberapa komentar ada yang gagal, tapi tidak menyurutkan niat saya untuk lebih jauh mengenal tentang binatang yang satu ini.



Rabu, 04-11-2009 09:15:48 oleh: asrel

saya lagi cari indukan LAT redclaw. lokasi saya ada di Payakumbuh. Bagi yg mau jual boleh dong kalau bisa diantar ke Payakumbuh ongkos jalan saya kasih yg penting indukannya bagus.
sms ke 8126701110
thanks




Senin, 09-11-2009 22:48:14 oleh: Irwan Perdiawan

Ah....,jd bingung nich....,terlalu banyak komentar yg menjerumuskan usaha LAT,saya sendiri memang ingin mencoba, tapi jadi bingung gini,bnyak pro contranya...
tolong sarannya....




Selasa, 24-11-2009 21:41:29 oleh: dicky rahadyan

kalo takut gagal jangan di coba.drpd beri koment , lbh baik kita coba buka pemasaran sendiri.



Selasa, 08-12-2009 14:37:06 oleh: sayed oesman

wahhhhhhhhhhhhhhhh...saya bingung saya baru lulus smu.....saya juga pengen jadi pengusaha lobster.......?????tapi saya kurang tau bagai mana perawatan detilnya............



Minggu, 13-12-2009 11:00:20 oleh: Joni

Setuju dgn Sdr Yahman 5%(bahkan mungkin cuma0,5%) berhasil. Sisanya gagal. Saya termasuk yang sisanya. Bangkruuuut...kruut,,,krut. Mendingan usaha yg lain aja.



Rabu, 16-12-2009 02:03:06 oleh: ferry

ass sahabat lobster.

apakah bisnis lobster ini menjanjikan tau tidak..karena saya pngn bagt usaha itu..n gmn cara berternak yg baik dan benar,maslh nanti rugi atau gagal biar saya coba dl..mohon bantuan nya saudara!!!!!kalau ada yg py indukan bagus mohn hungi di 085293664572.partisipasi anda saya butuhkan n jgn pernh menyerah para usahawan lobster..di dunia ini ga da jalan buntu bat usaha.GOOD LUCK




Minggu, 03-01-2010 02:13:57 oleh: Masperda

Saya berdomisili di kota panas Pekanbaru,tolong saya diajarkan bagaimana cara mem-budidayakan LAT di daerah panas seperti kota Pekanbaru ?

wassalam.




Senin, 04-01-2010 22:39:33 oleh: fauzan_rofiq

baru mau milih usaha Lat ala koq komennya gitu ya..jadi bingung....mending hoby aja dulu apa ya, miara sepasang aja dulu gimana?ntar cari peluang pasar lo dah banyak, kan ini usaha bidang konsusmsi, mgkn tetep ada peluang ya..coz dimakan duh bingung...



Rabu, 06-01-2010 08:13:36 oleh: Eko _TM

Pelihara Lobster Air Tawar tidak mesti untuk usaha, yg penting ilmu budidaya dapet



Jumat, 08-01-2010 21:32:29 oleh: tri susanto

ada yg jual indukan gk?,klo bisa yg walkamin saya d jkt selatan ...
email k saya kutu_bintang@yahoo.com




Selasa, 19-01-2010 08:10:33 oleh: Eko_TM

berawal dari hoby lama-lama bisa dikembangin ke bisnis



Sabtu, 30-01-2010 10:36:11 oleh: ASKAR

memang benar, usaha lobster belum menjajikan ditempat saya juga ga' ada yg jualan LAT di resto maupun warung makan



Senin, 08-02-2010 10:24:18 oleh: bz.lhyna

aswb...
salam kenal buat pecinta usaha lobster...!!!
kebetulan sy mahasiswi yang menang dalam PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA,dgn jdl usaha Pembenihan LAT..
tpi,sy bingung nie kmaren lobster yg qplihara tiba2 pada stress n anakanx mati massal. G tau apa pnyebabx?? padahal pagix wktu dikasi pakan msh pada sehat...
jadi sy sgt mngharapkan sran yg bae untk mnghindari kmungkinan trjadix stress pd LAT..
sblumx THANKS y
Wassalam...




Jumat, 12-02-2010 23:29:28 oleh: Eko_tm

kalau matinya masal biasanya kandungan oksigen dalam air kurang, biasanya terjadi klau mesin aerator mati dan kualitas air dah jelek.
ini biasanya terjadi jika arus listrik di rumah padam beberapa lama.





Minggu, 14-02-2010 20:19:55 oleh: nico kawara

salam hangat,,
saya peternak lobster pemula juga di yogya,br jalan 1 tahun,yah melihat coment2 diatas prihatin juga liat masa depan LAT...
pengalaman2 saya mgkn ini akan membantu sedikit temen2 yg mau mulai:
1.lobster per 1 m2 bisa diisi 10ekor,jadi dgn ini anda bisa kira2 sendiri bth lahan berapa untk memulai.
2.pengalaman saya untuk per 400ekor dlm 1 bulan saya bth pakan pelet kira2 5kg.
3.saya start dr 2 kolam sampe saat ini ada 9 kolam,skrg saya mulai perluasan dgn beli tanah lagi 1000m2 bisa untuk 20kolam dgn luas 50m2 perkolamnya
4.untk pemasaran putar otak dunk kawan2,dihitung betul ongkos produksinya br tentukan hrga sendiri,kalau perhitungan saya dengan lama pemeliharaan 7bulan ongkos produksinya per kg 40rb,jadi anda mau jual 50/60/80/100rb pun bisa untung.pake prinsip untung dikit tp laku banyak drpd untung bnyk tp laku dikit.buka pasar sndri dunk...msh bnyk kok celahnya,coba tawarkan ke supermarket2 besar kyk hero,makro,alfa dll,atau titip di pasar2tradisonal bareng ma ikan2 laut,hotel2 bintang,restoran2 seafood,atau mgkn anda bisa buka warung tenda sendiri,bayangkan kalau 1 kg hrga 80rb isi 15ekor brti satuannya 5rb,knp gak anda jual 1 porsi lobster bakar isi 2 eor dgn hrg 15rb.....anda untung 5rb perporsinya....

yah tp semuanya harus dimulai dengn kemauan brother2.
saya pny cita2 bs buat asosiasi peternak lobster,sehingga kita bisa terus berkembang secara komunitas dan pasar,mari kita rubah imej lobster yg merupakan makanan eksklusif org2 kaya menjadi konsumsi umum yg merakyat.
coba anda liat udang galah or windu dijual dimana2 hrg 70rb aja laku kok,masak lobster g bs.

saya terbuka untuk sharing berbagi pengalaman dengan teman2,kalau ada yg lg main ke yogya monggo mampir dipeternakan saya.slalu terbuka untuk teman2 yg mau berkunjung dan bertukar pikiran.
email : nico_kawara_caesar@yahoo.com

jgn takut mencoba dan jangan malu bertanya.
semoga sukses!!!




Rabu, 17-02-2010 10:25:49 oleh: dheka rose

thanks for information



Jumat, 19-02-2010 09:00:38 oleh: anto

just sharing....untuk memasarkan LAT sebetulnya sangat mudah, namun permasalahannya justru dari pembelinya, ini yang kayaknya belum kita ketahui, utk itu ada baiknya sebelum memulai budidaya LAT yang bertujuan untuk usaha, lakukan survey dilingkungan daerah setempat untuk mengetahui potensi pasar, atau bangun link ke pembeli tetap.thx



Jumat, 19-02-2010 09:23:59 oleh: M ibrahim Sugiharto

saya juga setuju kenapa lobster kok ndsak bisa kayak udasng windu yang bisa dijual harga 70 rb per kg dan itu dijual bebas ada dimana-mana, mungkin temen-temen yang ada dikota-kota besar mau membantu memasarkan lat baik bibit maupun konsumsi, dan semoga itu bisa trus berjalan




Sabtu, 20-02-2010 22:13:24 oleh: BINTANG PRAYOGA

SAYA PGN MULAI TERNAK LAT, SAYA SUKA BGT KOMENTAR DR SODARA NICO KAWARA (THAX MAN!)..UNTUK PEMULA SIH TERNAK DULU AJ TERUS PAS PANEN MULAI DEH BUKA CAFE DIDPAN RMH..KALO LAKU BUKA LG DTMPT LAEN..BWT KONSUMSI SNDIRI AJ DULU..GITU DOANG KOK SUSAH..KALO PADA MATEE YA NAMANYA JUGA USAHA PASTI STRESS..WKWKWKWKWK..TINGGAL ANDA MSH BRANI MAJU GA?
HIDUP LAT!




Kamis, 25-02-2010 10:31:58 oleh: aconk

SALUT UNRUK PA HENDRA YG UDAH PENANDA TANGAN KONTRAK EKSPOR LAT KE JEPANG ,SINGAPORE DAN KOREA SELATAN.makasih juga untuk pencerahan tentang LAT nya.Buat teman2 yg masih bertahan ternak LAT jangan patah semangat trus bejuang beternak dan mempromosikan\memasarkan\mengenalkan kemasyarakat.kalo ada yg komentar bahwa Lat mahal tapi ada juga yg konsumsi LAT karna faktor gengsi.sama seperti cerita Pa Hendra yg mulanya kelabakan untuk memasarkan LAT tapi pada akhirnya malah dia yg kewalahan melayani permintaan konsumen dalam dan luar negeri. makasih bravo.




Kamis, 25-02-2010 16:09:31 oleh: Fadil

Waduhh... aku jd bingung, yg mana sih yg meyakinkan? iya tuh ktnya bisa menggunakan akuarium tp kok pake perlu areal sawah hektaran gitu..serem aku jdnya mau coba-coa usaha. Gmn dong? siapa sih yg punya pengalaman sukses menjadi peternak LAT. Please...help me, sedekah infonya gitu lho!!



Minggu, 14-03-2010 11:41:56 oleh: vera suvora

ass wr.wb.ternyata memelihara lobster ini seru yaa komentarnya, membuat aku semakin penasaran aja, hayooo kita buktikan dengan lobster kita bisa maju. salam buat semua.tq



Senin, 15-03-2010 17:33:53 oleh: juliusnurdin

Ass.wbr,saya mau ternak lat.utk sarat air bersih itu yg bagaimana?kadar air,temp air berapa dst.alat apa saja yg diperlukan utk pegetesan air tsb.mohon tolong bagi-2 pengalaman.tks.



Selasa, 16-03-2010 01:18:26 oleh: riyan

Ass..
Yang Penting itu sabar mas, kan setiap orang masing2 ada rejekinya
wass.




Selasa, 23-03-2010 10:51:24 oleh: bim-BIM

bim-bim:aduh bingungnya aku,trus menurut sawdara sekalian yang pasarnya luas tu apa?



Selasa, 23-03-2010 11:31:38 oleh: devi bahtera

saya baru mo mulai usaha lat, lokasi sy di bekasi, tlng informasinya untuk tempat indukan serta harganya. Kalo bs yang murah yaaaa....



Selasa, 23-03-2010 21:09:56 oleh: herman hermawan

saya mau mencoba budidaya lobster air tawar kira kira harganya yang ukuran kecil saya perlu buat pembesaran kira kira berapa yah harganya terus dimana saya bisa mendapatkan nya



Kamis, 25-03-2010 09:28:43 oleh: misar

bapak2 ibu2 tolong LAT Jangan dieksklusivkan biasakan saja menjadi ikan konsumsi halayak masyarakat indonesia.kasihan masyarakat yang ikut nimbrung belakangan, akan selalu menjadi korban yang sudah terjun duluan. sebab yang duluan bisa jual bibit dengan harga tinggi kepada pendatang belakangan, tapi yang belakangan sudah bingung tak bisa jual bibit dengan harga tinggi, akhirnya dijual dengan harga terpaksa.
Jangan sampai kasus bisnis anturiun, bisnis lohan, bisnis cacing terulang pada LAT.
Masyarakat kita ini latah mudah tergiur dengan iming2 untung besar tak pikir akhir dari ujung bisnis ini. kalau kita harga kita bikin normal nanti berjalan normal biaya produksi normal maka orang yangterjun dibudidaya ini tidak merasa tertipu dan menjadi salah satu sumber usaha masyarakat kita . amiiin




Jumat, 26-03-2010 16:02:46 oleh: KHAIRI

tolong donk pak saya pengen buat usaha ne dah lama tapi belom ada aja info yang pasti tentang harga na, n agk bingung buat pemasran na tolong di bantu ya pak



Selasa, 30-03-2010 10:06:44 oleh: yudhis

untuk sdr devi bahtera kami punya indukan di karawang hub di no 081315313954 dan ntuk pembudidaya udang lobster cobalah bersatu biar harga bisa stabil



Kamis, 01-04-2010 04:44:43 oleh: kristianto

Saya mau beri sedikit saran aja. Tolong berikanlah informasi yg berguna untuk usaha LAT. Jgn pernah memberikan informasi yg menjerumuskan sesama peternak LAT. Biar kita sesama bangsa Indonesia bisa bersaing dan membagi informasi yang tepat.
Gmn kita bisa maju kalo comment nya mau menakut2in peternak? maksudnya kita mesti bersaing untuk kemajuan,tapi bukan mengutamakan ego kita bersaing demi uang.
1 pesan saya kepada semua pembaca jgn pernah takut untuk mencoba sebelum kita tahu bagaimana hasilnya nanti. Intinya jgn takut gagal n malu mencoba. Semangat semua peternak LAT indonesia.
Bravo!!




Jumat, 02-04-2010 08:51:39 oleh: faiz

informasi yang sempurna
informasi yang sempurna
informasi yang sempurna
keuntungan dan resiko yang diperoleh,
pengalaman pioner2,
kendalanya apa aja?
gmn solusinya?
marketing2 jangan kebakaran jenggot!
makasih.
mas haflan, nice blog.




Selasa, 13-04-2010 10:09:35 oleh: griebaldi

masalah pemasaran lobster tentunya ada cuma barangnya sulit didapat,dan harga yang saya kira wajar,butuh pemasaran lobster hubungi aku aja ok?




Kamis, 15-04-2010 08:33:53 oleh: azis H

hadeuhhhhhhhhhh... ternyata ada harganya to lobster air tawar.. heheee.
di kampung saia di area kolam ikan milik kake banyak lat yang beranak pinak begitu saja tampa ada pemeliharaan husus buat lat tsb. entah dari mana asalnya ntu lat. jika kolam mau di kuras untuk di ambil ikan nya, banyak lat yang berserakan, lat tsb di gratisin ma tiap2 pemilik kolam, siapa cepat dia dapat. di goreng dagh.. tau gini mah aku mau coba ternakin aja dagh... lumayan dari pada ikan mujair /Kg nya cuman 8rb.

bismilahhirohmanirohim...




Sabtu, 17-04-2010 11:02:49 oleh: agus

Assm wr wb

Trima ksh tman2 yg sdh ksh info, smoga kami2 yg akan memulai usaha ini dpt termotifasi lagi untuk ber wirausaha ( dah bosen jd pegawai kaga kaya2 )
Di tunggu untuk perkumpulan nya agar bs tau perkembangan pasar ( harga )saring utk kendala2 yg di hadapi bg pemula. mo tanya skalian nih utk LAT apakah bs d budidayakan d daerah dingin ( suhu d bwh
27')apakah ada kendala nya ( perkembangan LAT jd lbh lambat ) Thank's tuk info nya.....




Sabtu, 17-04-2010 22:05:30 oleh: doni

saya sedang baru mengembangbiakkan nya......gman supaya bisa berhasil..???



Senin, 19-04-2010 21:32:48 oleh: dede zulkarnaen

saya peternak lobster red claw sampai saat ini lobster saya makin banyak bagaimana cara untuk penjualannya? sedangkan lobster saya berkembang biak dan tempat yang kurang memadai.



Selasa, 20-04-2010 12:19:28 oleh: bambang

buat smua lobsterkers mohon bantuan dong gimana budidaya lobset rumahan . dan gimana caRA perawatan tanya denger denenger susah banget perawatanya. mohon bantuanya



Selasa, 20-04-2010 16:21:02 oleh: Marbel

Saya sudah mencoba budi daya lobster dan termasuk jebolan "cuncun university", budidaya lobster untuk pembibitan sangat amat mudah tetapi memasarkan bibit lobster yang sulit.
Sedangkan untuk pembesaran memerlukan lahan yang luas dan tentunya modal yang besar pula dan bila anda memang memiliki lahan dan modal pasar ini masih prospek karena pemasok lobster konsumsi masih sangat kurang dibanding demand nya.
Rasanya tidak etis menyalahkan orang yang memberikan kursus hanya karena kita tidak berhasil meraih keuntungan dibisnis ini yang disebabkan oleh keterbatasan kita sendiri.




Minggu, 25-04-2010 12:23:34 oleh: K Fajar Sadikin

Tidak ada bisnis yang pat2 gulipat... Pengusaha butuh bertahun2 untuk mengenal bisnis dan bertahun2 berikutnya untuk memetik sedikit hasilnya dan bertahun2 lg untuk meningkatkan hasilnya. Jd mulailah bisnis pd usia kurang dari 25 tahun, terus berusaha dan konsisten disatu bidang. Namanya juga Pengusaha karena Pengusaha adalah profesi yg bukan sembarangan!.

Salam.




Kamis, 29-04-2010 03:02:24 oleh: ihsanto

kalo kita yakin. semua akan terbuka jalannya. banyak yang mengluhkan kegagalan karna memang setiap orang punya mentalitas yang berbeda 1 dan yang lainnya.wiraswasta adalah usaha yang di ciptakan untuk orang-orang yang bermental kuat,karna hal yang pertama akan dihadapi seorang wiraswastawan adalah kegagalan.selamat buat teman-teman yang punya semangt tidak menyalahkan,seorang wirausahawan yang mau meneliti kekurangan dirinya dari pada menyalahkan orang laen,memiliki kemungkinan maju yang lebih banyak dari para usahawan bermental kuli...semangt selalu teman dan kesuksesan memang selalu lebih dekat kepada mereka yang berani menempuh kepahitan terlebih dahulu....



Jumat, 30-04-2010 14:02:13 oleh: Hartono.S

Sy Sdah KL 3 Th beternak LAT dg lahan kolam beton tp skarang kurang termotivasi untk mengembangkannya lg karena tdk punya pasar untuk penjualannya akhirnya sebagian sy ternak dan sebagian lg sy konsumsi sendiri untuk keluarga, mhn info untk pemasaran LAT di daerah Sby Jemursari.Hart. S



Sabtu, 01-05-2010 16:41:54 oleh: aroli zeboea

1 satunya kegagalan yang permanen adalah tidak pernah mencoba....serta 1 satunya ketidak berhasilan adalah meratapi kegagalan, ayo semangat karena berbicara seputar LAT sangat dinamis dan memberikan peluang usaha yang cukup menjanjikan, diversifikasi usaha mungkin akan menjadikan terbukanya wawasan usaha2 pendukung tuk pengemar/peternak/pemerhati/pengusaha LAT.
LATers ayo terus berkembang, karena pasar sangat terbuka.....




Minggu, 02-05-2010 22:56:01 oleh: kinanti

saya setuju dengan pendapat mas nico kawara.
saya jadi tambah penasaran untuk mencoba budidaya lat.kebetulan hobi melihara binatang yang hidup di air.
Terima kasih untuk komentar bapak-ibu sekalian.
dan tetep semangat bagi yang belum sukses.




Senin, 03-05-2010 16:23:19 oleh: Jimmy

Wah , banyak pro & kontra nya nich dalam Bisnis LAT ini . Bg rekan2 , sy minta info dunk dalam memulai LAT ini sebagai Hobbies.
Bgmana cr memelihara , pakan nya dan mengawinkannya, dan apakah ada standarisasi ukuran untuk Lat ini.
Btw apakah ada yg mempunyai indukan Lobster red claw untuk wilayah samarinda ????
Bisa di email ke zhaxco@yahoo.com
Thanks atas bantuan senior2 di forum ini.




Selasa, 04-05-2010 22:31:48 oleh: endang sunandi

Salam.Tolong minta alamat yg mau jual indukan LAT di daerah Bandung,dan berapa harganya.Kirim ke e-mail saya.Trims





Rabu, 05-05-2010 13:49:41 oleh: H Mohamad

Assalammulaikum WB,

Saya dari Brunei, saya ingin sangat mencoba berternak LAT ini. Mungkin mengikuti kurusus tidak lah susah sangat bagi saya utk datang ka Indonesia, tetapi membawa bibit untuk memulakan pemeliharan itu yg susah. Jika saya lewat memlalui bandar mungki memerlukan document khusus untuk membawa bibit yg hidup. Ada kah sudara2 tahu di mana ada perternak LTA di Pontianak, jika ada senang bagi saya membawa melalui jalan darat. terima kesih




Kamis, 06-05-2010 11:21:50 oleh: ahmad

lieur ah...rek usaha teh,



Kamis, 06-05-2010 16:59:11 oleh: oky

saya mahasiswa yang berencana membudidayakan LAT di wilayah Depok.saat sudah empat orang yang teman yang ingin belajar bareng.
sudah membaca dr banyak sumber tertulis dan ingin bertanya sekaligus praktek.apakah ada peternak yang memberi kesempatan magang?
ato adakah komunitas pengusaha LAT yang bisa saya ikuti?saya butuh banyak saran dan latihan.terima kasih dan mohon bantuannya.




Minggu, 09-05-2010 17:28:18 oleh: ahmad ghozaly chan

saya tingggal di kab.dharmasraya, prov.sumbar. sebenarnya saya ingin sekali mencoba membudidayakan LAT, tapi kendalanya disini dalam bidang pemasarannya seperti tidak adanya restaurant atau agen pemasarannya,.
apa ada saran?????
mohon dibantu!





Senin, 10-05-2010 09:21:58 oleh: kardono

Saya sudah kepingin banget u/ mencoba, namun kendala saya adalah membeli benih & indukannya. tolong dhong Pembelian yang paling dekat dengan daerah cipondoh TQ .



Senin, 10-05-2010 17:04:41 oleh: Robin

saya juga ternak lobster 5 tahun ini....
memang benar bisnis ini mengalami pasang surut...
apalagi saat jatuh2nya harga mau gk mau harus efisien biaya agar juga bisa jual murah tapi tetap untung!
tapi sampai saat ini pesanan yang masuk ke saya termasuk besar mulai benih, induk apalagi konsumsi yang susah saya penuhi karena banyaknya pesanan. jika mau bertanya seputar lobster air tawar atau berbagi info bisa e mail ke www.rhoy_bin@yahoo.com atau ke no. 085643331525




Selasa, 11-05-2010 15:17:44 oleh: mang asep

suatu peluang yang Ruar bisa,...sambil belajar sesuatu yang gak pernah tau,apalagi hal ini termasuk hal yang HEBAT,...EDUN,..

hayu urang Belajar BerBisnis euy,...
satuju lah ,....

yang mau belajar dan yang sudah mencoba semoga sukses,...ingat DUIT "Do'a Usaha Ikhtiar Tawakal"

sukses buat semuanya,...amin




Kamis, 13-05-2010 00:00:17 oleh: Endung Rahma Sasmita

kpd pecinta lobster air tawar..(pengusaha maupun konsumen)

mungkin kita bisa sharing info ttg lobster air tawar...krn kita py usaha yg sama...saya py persediaan stock lobster yg kontinue serta brg yg baguss...

hub.no hp.087839670939





Minggu, 16-05-2010 02:19:00 oleh: nico kawara

silahkan bergabung di http://www.facebook.com/group.php?gid=117339784968228&v=wall ini adalah forum yang diharapkan menjadi cikal bakal berdirinya Himpunan Peternak Lobster air tawar ( HIPLATI ).absen kan diri anda dan tunggu undangan resmi kami untuk hadir pada KONGRES HIPLATI ke 1.
SEGERA !!!




Selasa, 25-05-2010 01:09:27 oleh: mbah zaini

sebernarnya saya ternak LAT sudah 2 tahun, dan itupun entah berapa kali bertelur dan menetas tapi waktu dulu saya kurang serius karena bingung mau jual kemana (kalo di hitung mungkin uda ribuan ekor). Nah..sekarang saya mulai serius ternak LAT. moga-moga aja ada yg bisa menampung LAT (maksudnya ada yg mau beli)..



Kamis, 27-05-2010 19:44:31 oleh: refi akrom

wah komentar2 yang luar biasa,,,ada yang bingung,ada yang udah merasa gagal dan ketipu,,,ada juga yang tetep yakin dan terus putar otak tuk bisa bertahan dan sukset di bisnis LAT ini,,,apapun itu buat saya yang baru aja mau mulai te2p akan terus mencoba,,,toh tuhan tidak buta dengan membiarkan hambanya slalu dalm kesusahan dan mencoba untuk bangkit demi kehidupan yang lebih baik....



Senin, 31-05-2010 09:59:07 oleh: sri windari

waduh,kayanya komentnya banyak yg bikin down nih.tp namanya juga usaha.kalo mikir gagal,itu udah salah 1 kegagalan.........



Sabtu, 05-06-2010 06:59:30 oleh: R.Bambang. (CFC)

Ya.Namanya juga bisnis,Mas. Tapi yang sy alami saat ini justru tidak bisa memenuhi permintaan para pembeli, memang beberapa bulan kebelakang lobster tak ada pembeli, tapi sekarang permintaan pasar terutama konsumsi jauh lebih banya dari produksi. Ingat mambentuk lobstr jadi konsumsi tuh agak lama lho, sy dah beternak lat ini sejak th 2007 jadi asam garamnya dah pernah sy rasakan.Tuk yg punya lat konsumsi di daerah jabar n sulit dapat pasar, boleh hubungi sy, mudah2an sy dpt bantu memasarkan, kapan di jabar ada paguyuban peternak Lat yah...?



Sabtu, 05-06-2010 22:52:28 oleh: andri putrawan

dari komentar diatas, bnyak yang ragu dengan bisnis LAT ini. tapi klo menurut saya, memang di saat ini bisnis LAT ini belum begitu menjanjikan. klo kita mempunyai jiwa pantang menyerah kita dapat bersabar untuk bisnis ini, kemungkinan 2 tahun atau 4 tahun kmudian bisnis ini begitu menjanjikan.asal kita sabar tekun, dan terus mencoba mungkin peluang itu akan datang dengan sendiri nya.



Kamis, 10-06-2010 12:08:59 oleh: syaifulz

"Anda tidak tahu bisa atau tidak sebelum mencoba." Saya akan memulai usaha ini. Bismillah...!!



Jumat, 25-06-2010 16:34:56 oleh: ahmad taufan kasin

saya tertarik usaha ini...tp mlihat bnyak perdebatan saya agak ragu juga....saya jg bingung knapa smua yg berdebat itu g bergabung aja skalian...bikin komunitas trsendiri...kan nanti hasilny bsa buat penuhi permintaan pasar...dan jg bs sama2 dpt untung...



Minggu, 27-06-2010 13:59:30 oleh: heru

Salam,....
BANYAK JALAN MENUJU ROMA,
banyak cara untuk pemasaran LAT, namun masalahnya, banyak dari kita yg berani n rame2 melakukan pembibitan/pemeliharaan LAT tp tdk tau ujungnya akan dikemanakan.Tentunya akan dijual ya toh, tp G tau jualnya kemana.... Akhirnya saling serang dan menyalahkan satu sasma lain.
di Hongkong dan Jepan, butuh Ratusan TON LAT tiap bulannya. pertanyaanya, brp kilo LAT Anda/bln..?????
jadi, saran saya sebaiknya bentuk kelompok tani 5 atau 10 orang/klmpk dan tentukan target produksinya tiap bulan. kalo bisa mencapai 100 atau 500 kg/bln atau bahkan kalo bisa 100 kg/minggu...????
WAH MO DIKEMANAKAN NIH LATnya semua
segera hubungi DIRJEN atau kantor KEDUBES negara2 tujuan ekspor LAT (JEPAN, HONGKONG dll)dan minta info ttg perusahaan PENG-INFOR LAT di negeri mereka. Dari sini awal kerjasama antar EKSPORTIR dan INFORTIR akan terjalin.
Jadi jgn ragu untuk membudidayakan LAT karena sebenarnya pangsa pasarnya sangat terbuka lebar n luas asal kita tahu jalur dan prosedurnya.
Terima kasih....




Selasa, 06-07-2010 02:48:41 oleh: geger abriawan

Assallammualaikum...wr..wb

komentar nya bagus'' terus terang saya sampaikan di sini saya sangat tertarik untuk pembudidayaan LAT,
klo masalah pemasaran kan udah ada para pakar LAT yg udah berhasil mungkin mereka mau membantu kita yg mau untuk maju, saya butuh kerja sama nya, semoga kita semua berhasil dengan budidaya LAT asal indo ini. terima kasih semangat lah bangsa ku kebarkan sang merah putih di seluruh pelosok dunia dengan hasil karya mu




Selasa, 06-07-2010 15:58:36 oleh: yoga

LAT beli dimana?ngomong2 lobster ki op y?



Selasa, 06-07-2010 18:09:30 oleh: adi

wah komentar diatas semua hebat- hebat. saya juga adalah peternak LAT ya udh 1 tahun lebih kalo temen- temen mau memelihara apapun alangkah baiknya jadikan sebuah hobi dl jgn terlalu muluk2 dulu untuk dijadikan sebuah bisnis, pengalaman saya sendiri yg sudah saya alami bukti saya bisa konsumsi sendiri udh lumayan dan bahkan kadang2 ada yg datang mau beli bibitnya ya lumayan buat uang rokok,enak bgt kan gak perlu bingung2, heheheheheheheheheheh, salam



Rabu, 07-07-2010 14:18:02 oleh: ernidayanti

saya ingin sekali mencoba berternak LAT,walau pun banyak pendapat2 yang menakutkan, tapi menurut saya ini patut di coba karna saya ingin mengetahui sendiri bagaimanasih sulitnya beternak LAT.buat bapak2 dan ibu2 mohon doanya ya agar saya tidak masuk kejurang yang sama.



Rabu, 07-07-2010 16:02:00 oleh: jay

salam kenal.......
wahhh luar biasa ternyata smuanya orang2 pengusaha yang slalu mncoba ya walau hasil terkadang tdak sesuai dengan keinginan....
jujur lum pernah kpkiran bt usaha LAT tapi bagi siapapun yang pnya bibit untuk usaha awal boleh donk kontak sya...
mudah2n sesuai dengan harga nya sya beli deh bibit nya..HP:085722149091 (bandung)




Kamis, 08-07-2010 23:41:28 oleh: dedi

saya membaca mayoritas coment hanya berbicara tentang cara beternak LAT, knp kita tidak mngulas bagaimana kita mnciptakan pasar,sehingga para peternak yg sdh berjalan dpt kita tampung bersama - sama...TRims..



Sabtu, 10-07-2010 22:17:42 oleh: agus hasanudin

saya hanya ingin tahu pembudidayaan lobster kalau bisa saya ingin tahu juga e-mail&alamat pak cuncun.mohon balasan



Jumat, 16-07-2010 10:21:57 oleh: maria nasution

saya mahasiswa. saya dan temen-temen tertarik dengan budidaya LAT ini tolong kasih saran dong buat kita yang masih awan ini apa aja yang harus dipersiapkan. tq..



Minggu, 18-07-2010 15:24:52 oleh: DOEL

sy tertarik budidaya LAT, karena manfaat dari LAT yg sangat bagus buat pertumbuhan otak anak.
tolong dong informasinya tentang LAT, sy tertarik untuk membudidaya
makasih




Rabu, 21-07-2010 15:47:30 oleh: SYAFRINAL

Salam Capit,

Sebelumnya saya mau sedikit cerita....
Nama saya : SYAFRINAL dari Padang....(081 363 255 298)
Pada tahun 2007 saya coba-coba budidaya LAT dan sesuai hitung-hitungan saya maka dalam 1 tahun saya akan BEP... Demi tekad itu saya (mohon maaf) menjual gelang emas dan cincin istri saya... tapi dalam beberapa bulan selanjutnya saya hanya bisa menangis... uang 5 juta lenyap begitu saja... indukan pada mati dan anakan pada memutih....

Namun berbekal tekad pada tahun 2009, saya coba cari pinjaman dana sebesar 2 juta... dan mulai lagi usaha budidaya LAT... Insya Allah hasilnya sekarang saya bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang memuaskan dan saya bisa menyediakan LAT ukuran 10-12 per kg sebanyak 30 kg per minggu...
kalo saya lihat di forum atau blog harganya diatas 100 rb per kg... nah hal inilah yang menurut saya menjadi kendala... saya coba dengan harga 80 rb per kg ukuran 10-12 kg dan Alhamdulillah cukup laku... sedangkan indukan ukuran 5"-6" saya hanya patok 200 rb aja per set nya...
Jika tidak ada yang beli untuk konsumsi, ya saya jual aja ketika ada keramaian (acara) di tempat-tempat umum... dan hasilnya Alhamdulillah memuaskan....




Kamis, 22-07-2010 12:54:31 oleh: A,. Ansori

Saya tertarik budi daya LAT tetapi pangsa pasar belum begitu jelas terutama di derah Bandung, sehingga untuk kalkulasi dengan modal usaha belum bisa di taksir, sehingga ada rasa ketakutan untuk mencoba. Kira kira solusinya bagaimana? Tolong bagi info untuk problem tsb.



Minggu, 25-07-2010 11:08:59 oleh: rio deri

sukses dan gagal adalah sahabat dalam berbisnis apapun ( ya bisa LAT ) yang penting sudah berusaha daripada bengong,yang ternak jalan aja terus pelan pelan pasti ada jalan kok.... salam semua peternak lobster indonesia




Minggu, 25-07-2010 21:24:47 oleh: tara

jangan menyerah
Bravo
Membudidayakan LAT itu tidak semudah membalikan telapak tangan penuh perjuangan dan pengorbanan dan keuletan.
Untuk pemulan membudidayakan lat harus jeli dalam meliha pasar prospek ke depannya bagaimana. Kalau sudah yakin cari tau sebanyak-banyaknya tentang membudidayakan lat dan satu lagi jangan malu bertanya selain itu harus di sertai DOA.
Kesuksesan Di Tangan Anda




Senin, 26-07-2010 11:30:27 oleh: m imaduddin

saya tertarik budidaya LAT mohon info penjual indukan LAT wil semarang..kirim ke bensubandit@gmail.com



Selasa, 10-08-2010 09:06:33 oleh: maria goretti

kira kira berapa sih modal utk beternak lobster rumahan. tolong dong di beri gambaran. dan seberapa resiko gagalnya?
terimakasih




Minggu, 19-09-2010 17:18:42 oleh: windi adi putra

saya sangat berminat untuk br bisnis LAT ini.....
memang setiap pekerjaan pasti ada resiko yg di terima, pasti mengalami jatuh bangun..... seorng balita yang baru belajar berjalan pasti mengalami yg namanya jatuh berkali kali hingga akhirnya bisa berjlan..begitu jga dengan kita yang mau berbisnis LAT ini pasti dalam prosesnya terjadi hambatan. kalaw kita ragu kita tak kan pernah bisa.....




Rabu, 20-10-2010 23:08:34 oleh: dedi

Salam kenal,
saya dari medan, saya juga pemula dibisnis ini, setelah saya baca semua koment diatas saya yakin dan optomis bahwa bisnis LAT ini adalah suatu bisnis yang menjanjikan. masalah maju atau tidaknya suatu bisnis itu adalah resiko. kalo kita tidak berani ambil resiko kapan kita bisa maju dan menjadi besar.
kebetulan isrti saya mempunyai usaha keluarga dibidang cargo udara khusus exspor ikan dan lobster.
kami juga sedang cari informasi mengenai penampung LAT diluar negeri.
ntar setelah dapat penampungnya saya info kembali.
yang penting jalanin aja dulu LATnya pasti sukses. thanks




Kamis, 18-11-2010 15:18:19 oleh: nungky yuniarti

assalamu’alaikum,,

sy nungky, mhsiswa angkatan baru(2010) dari malang
sy kuliah d jurusan perikanan dan ilmu kelautan,, disini sy berencana untuk membudidayakan lobster dan ingin menjadi eksportir lobster. Sejujurnya, sy blum tahu apa2 ttg lobster kecuali dr buku “Usaha Budi Daya Lobster Air Tawar di Rumah” (penulis: Ir. Yusuf Bachtiar). Tp sy ingin sekali membudidayakannya. Yang selalu mnjadi prtnyaan sy, apa kdepannya nanti budidaya lobster dapat memberikan keuntungan yang “lebih” menurut kata sebagian org. Selain itu, sy mohon bimbingan serta saran/masukan dari sdra2 yg telah lbh dahulu mngerti ttg budidaya lobster. Terima kasih,,

oh ya, info ttg budidaya lobster selengkap-lengkapnya dapat sy temukan dmn y?? kalo ada yg tahu tlg hub. sy di nungkyyuniarti@yahoo.com y.. makasi.





Kamis, 18-11-2010 15:21:49 oleh: nungky yuniarti

assalamu’alaikum,,

sy nungky, mhsiswa angkatan baru(2010) dari malang
sy kuliah d jurusan perikanan dan ilmu kelautan,, disini sy berencana untuk membudidayakan lobster dan ingin menjadi eksportir lobster. Sejujurnya, sy blum tahu apa2 ttg lobster kecuali dr buku “Usaha Budi Daya Lobster Air Tawar di Rumah” (penulis: Ir. Yusuf Bachtiar). Tp sy ingin sekali membudidayakannya. Yang selalu mnjadi prtnyaan sy, apa kdepannya nanti budidaya lobster dapat memberikan keuntungan yang “lebih” menurut kata sebagian org. Selain itu, sy mohon bimbingan serta saran/masukan dari sdra2 yg telah lbh dahulu mngerti ttg budidaya lobster. Terima kasih,,

oh ya, info ttg budidaya lobster selengkap-lengkapnya dapat sy temukan dmn y?? kalo ada yg tahu tlg hub. sy di nungkyyuniarti@yahoo.com y.. makasi.





Selasa, 30-11-2010 14:21:30 oleh: bayu soebardjo

asss,saya setuju dengan apa yg direncanakan oleh bpk dedi......dengan seperti itu mungkin bsa membuat para perternak lebih maju kedepannya!!!!dan untuk bpk dedi mohon infonya kalau sudah dapat mengenai penampungan LAT di luar negri.....
sebelunnya saya ucapkan terima kasih dan wasallam........




Minggu, 02-10-2011 16:40:14 oleh: andian

pak,mf saya mw tanya.
saya menekuni d bidang lbster air tawar ni sdah ckup lama,qra2 1 tahun,tp ko msa pembesaran nya lama pak,smpai skrg pun saya belum bsa mndapatkan benih yg besar.
lama pembesarannya pak yg saya bngung,klau mslah pemijahan saya sdah bisa.
tolong ea pa ksih solusi`a?
mkasih bnyak....




Jumat, 18-11-2011 10:36:32 oleh: saiful hagk

saya coba beternak lobster. asal beli bibit eceran ternyata semuanya sehat, sekarang yg biru indukan nya sdh beranak. yang merah sudah beranak juga.maknya apa aja. intinya biarin aja yg penting kasik aja makan. gak usah yg neko neko. pasti gak apa apa. klu dah besar di jual boleh.digoreng apa lagi,pake sambel tomat sama pete.ha...ha..ha.



Jumat, 25-11-2011 19:09:01 oleh: pian sopiandi

saya baru mulai budidaya lobster bidang pembenihan bagi teman2 yang sudah senior saya mohon tips2 nya bagaimana supaya bisa berjalan dengan baik



Jumat, 25-11-2011 19:14:18 oleh: pian sopiandi

oh, ya bagaimana prospek usaha LAT untuk saat ini, apa masih layak untuk ditekuni?



Senin, 05-12-2011 17:33:53 oleh: bhima

saya sudah 8 tahun budi daya lobster,yg diatas benar.tp alhamdullillah saya mencoba cr alternatif lain pemasarannya. saya menjual anakan saja ukuran 5 cm sampai 8cm ke pengepul.dan itu tidak satu pengepul,3 hingga 4 pengepul di sekitar jakarta saya kirim. br saya mendapatkan profitnya.
dan pengepul itu saya jadikan sebagai pengepul langganan tetap dan mendekatkan kerjasama saya dgn mereka,agar saya rutin kirim ke mereka. dan mereka lebih memilih mengambil lobster di saya.




Kamis, 15-12-2011 13:10:02 oleh: yansyah

dimana saya bisa mendapatkan bibit udang lopster



Minggu, 18-12-2011 19:34:50 oleh: rioigo

maaf.numpang nimbrung.
klo saya perhatikan dari komentar yg ada dengan di yang terjadi di lapangan,belum tentu semua nya benar keadaan-nya.
toh namanya juga usaha. pasti ada hasil nya klo di tekuni dengan sungguh-sungguh.
jangan takut akan komentar atau opini.
khusus untuk LAT memang perlu pemasaran yg lebih.
sepengetahuan saya,cukup banyak yg menjadi pengepul.
untuk pasar ekspor ataupun domestik.




Rabu, 21-12-2011 15:49:48 oleh: naif

dimana saja saya bisa menjual bibit lobster.
soalnya saya punya anakan tapi bingung jualnya kemana




Sabtu, 24-03-2012 23:21:37 oleh: Cucun S

saya mau usaha LAT, tapi g jadi deng..



Rabu, 19-09-2012 15:20:10 oleh: Riman

Saya mau mencoba usaha LAT di Jambi..
ada info mendapatkan bibitnya di Jambi..?
Thanks.




Rabu, 10-10-2012 19:37:18 oleh: Anisa Nurlaila

saya membudidaya lobster air tawar , tapi bingung pemasarannya harus kemana ? mohon solusinya ya..



Rabu, 07-11-2012 06:49:09 oleh: Haas

Saya sangat tertarik dg LAT..
Tapi bukan utk usaha pokok, sekedar hobi saja dulu..
Di daerah samarinda, dimana ada bibit maupun indukan yg bisa saya termukan ya..??
mohon bantuannya..




Rabu, 12-12-2012 20:56:21 oleh: handoyo

salam kenal dari saya,,,,,,
saya dari kebumen,jawa tengah,,,,saya tertarik dengan budidaya LAT ini,,tp saya kurang tau,,kmn hrs beli bibit / indukan LAT..,bagi yang tau tmpat jual bibit / indukan LAT ,,tolong kasih infonya,,,,trima kasih




Jumat, 01-03-2013 14:22:15 oleh: Zain

Assalamualaikum...
salam sejahtera tuk kita semua

kata2 abang,bp sangat memotivasi saya, saya jadi lebih bersemangat dalam menjalankan usaha saya,saya sudah mengalami apa yg sudah dikatakan abang2 sekalian, sakit hati,putus asa, pengen jadi PNS, hehehehe...pernah juga ganti usaha, pada akhirnya kembali ke usaha pertama, n tetap melanjutkan usaha yg lainnya,,bhkan usaha saya yg pertama menjadi prioritas utama.
jadi menurut saya orang sukses tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, atau kenyamanan. Tapi mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata. Contoh : Orang sakit tp mempunyai semangat untuk hidup, 50% itulah obatnya. begitu juga buat para pengusaha, klo kita mempunyai niat sukses, semngat, ingat Tuhan, 50% kesuksesannya sudah tercapai. ada 4 yg harus dilakukan DO'A, USAHA, IKHTIAR, TAWAKAL. MAN JADDA WA JADA

terimakasih. ^_^
Semangat




Selasa, 13-08-2013 19:19:02 oleh: wahyudin

saya kepingin berternak LTA..tp saya bingung mu dapetin bibit lobster dari mana..dan juga ngejual lobsternya dimana..tolong infonya ia mas



Kamis, 13-02-2014 16:48:51 oleh: clara

di BFC nya pak cun2 aja



Kamis, 13-02-2014 16:49:57 oleh: titiek

di BFC nya pak cun2 aja



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY