Retty N. Hakim

Peluncuran Buku Tenun Ikat, Ragam Kain Tradisional Indonesia

Kamis, 26-04-2007 11:41:52 oleh: Retty N. Hakim
Kanal: Peristiwa

Dalam rangka ulang tahun Museum Nasional ke 229, pada hari Selasa tanggal 24 April 2007 Museum Nasional bersama Penerbit Gramedia Pustaka Utama menyelenggarakan peluncuran buku Tenun Ikat, Ragam Kain Tradisional Indonesia. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Ir. Jero Wacik, SE sekaligus membuka pameran Tenun Ikat Indonesia (akan berlangsung sampai tanggal 30 April 2007).

Buku Tenun Ikat karya Ibu Suwati Kartiwa mengajak kita berpetualang ke daerah-daerah yang menghasilkan tenun ikat di Indonesia. Kain dalam khazanah budaya Indonesia ikut berperan serta sebagai bahasa simbolis. Dari jenis desain, kain, dan warnanya bisa dilihat fungsi kain tersebut, sekaligus juga kedudukan sosial si pemakai kain dalam strata sosial masyarakatnya.

Di Batak ada Ulos sibolang yang berlatar warna biru tua, digunakan dalam upacara berkabung atau upacara yang berhubungan dengan kematian. Pemberian ulos sibolang kepada seorang wanita dalam upacara kematian menandakan statusnya yang menjanda.

Di Tana Toraja, upacara yang berhubungan dengan kematian biasanya menggunakan warna-warna hitam dan kuning. Motif melengkung yang menyerupai anak panah dalam kain tenun ikat Toraja melambangkan dinamika kekuatan hidup, yakni kekuatan positif dan kekuatan negatif.

Sayang sekali dalam pameran yang disalenggarakan di Museum Nasional ini, koleksi yang dipamerkan sangat terbatas. Tidak tampak foto maupun ulos Batak yang cukup banyak dibahas di dalam buku Tenun Ikat ini.

Satu acara menarik yang disajikan setelah acara peluncuran buku adalah diskusi mengenai tenun ikat dengan pembicara Ibu Suwati Kartiwa, Ibu Yo Seda, serta Bapak Harry Dharsono.

Ibu Suwati Kartiwa memberikan gambaran teknis kesulitan pembuatan kain tenun ikat ini. Tingginya tingkat kesulitan dalam pembuatannya membuat waktu pembuatan sebuah kain menjadi sangat lama. Karena itu tidak jarang pada zaman dahulu sebuah kain bisa ditukar dengan seekor kerbau.

Terkadang mempersiapkan sebuah kain pada saat anak sedang dikandung, ikut memberikan nilai emosional yang tinggi terhadap sebuah kain warisan yang diberikan kepada anak pada saat kelahirannya.

Ibu Yo Seda menceritakan mengenai pengaruh sejarah dalam motif desain sebuah kain. Dalam kain Mahang dari Nusa Tenggara Timur, tergambarkan pengaruh masa kolonialisasi Belanda. Pengaruh ini terlihat pada desain kain yang bermotif singha dan mahkota, bahkan ada yang disertai bendera, seperti yang terdapat pada mata uang gulden Belanda.

Menurut Ibu Yo, dengan memberdayakan produksi kain tradisional seperti tenun ikat ini, maka wanita Indonesia dapat meningkatkan penghasilan keluarganya tanpa perlu meninggalkan keluarga merantau.

Kreativitas merupakan topik utama yang diusung Bapak Harry Dharsono. Kretivitas merupakan kunci untuk masuk ke dalam dunia kompetisi global.

Beliau mengatakan bahwa kain adat bisa menjadi komoditi untuk menyejahterakan pengrajin selama orang yang berperan dalam rantai kreativitas ini saling mndukung. Kreativitas pada dasarnya adalah kemampuan untuk mengubah persepsi dan belajar dari kesalahan yang pernah terjadi. Nilai-nilai adat yang diusung sebuah kain tidak boleh berubah, tapi kainnya sendiri perlu berubah. Perlu peningkatan kreativitas desain, menunjukkan nilai-nilai baru dalam desain agar dapat mengajukan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Kain adat dapat dilihat dari dua sisi, dari sisi value dan dari sisi volume. Untuk konsumen tertentu yang secara ekonomi mampu akan melihatnya dari sisi value. Sementara bagi kebanyakan orang adanya produksi massal yang memungkinkan harga jual yang ekonomis masih lebih menarik. 

Dalam menjual sebuah kain berdasarkan nilai (value) dari kain tersebut, maka peran psikologis akan banyak berperan. Berapa mahalpun sebuah kain di balai lelang Christie, akan ada yang meminatinya. Menjual kisah di balik sebuah kain akan membantu meningkatkan nilai kain tersebut. Karena itu sangat disayangkan bahwa proses “labeling” pada kain tradisional yang sudah pernah digulirkan sudah terhenti selama enam belas tahun.

Dengan adanya “label” pada kain, kita bisa mengenal sejarah atau kisah di balik kain tersebut.

Memang alangkah indahnya bila kita juga mampu mengenali kekayaan budaya bangsa kita yang begitu beragam dan indah.
Bookmark and Share

Tag/Label tenun, tenun ikat, indonesia, museum nasional
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
11 komentar pada warta ini
Sabtu, 02-02-2008 18:31:39 oleh: Sasha Muraza

Saya ingin menjual tenun ikat klasik dan tradisonal (sumba)koleksi saya yang berumur 15 tahun. untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi saya di nomor(021)8479943,Bekasi. Atau Via e-mail yang saya miliki yang tertera diatas.Saya dapat mengirimkan foto tenun ikat tersebut.
Terima kasih
Sasha Muraza




Kamis, 21-02-2008 19:58:29 oleh: nanda pramita

mmmm saya mahasiswi teknik busana sebentar lagi mau TA lag binggung nich cari kain tradisional.saya tertarik dengan tenun ikat cari info lanjut dimana?




Jumat, 22-02-2008 05:33:24 oleh: Retty N. Hakim

@ Nanda Pramita: Cari kain atau cari referensi teknik? Kalau sekedar mau tahu alat untuk tenun ikat bisa ke Museum Nasional di Jakarta (kalau anda di Jakarta). Kalau di Bali lebih baik cari kain Geringsing karena teknik ikatnya unik (double ikat), hanya tiga tempat di dunia yang bikin kain ikat metoda ini. Buku di atas bisa juga untuk tambahan referensi tenun ikat.



Rabu, 30-04-2008 09:36:12 oleh: Trie Syafrina M

saya ingin mengetahui secara detail ttg kain tradisional yang ada di seluruh daerah di indonesia, bagaimana caranya.





Rabu, 23-07-2008 11:44:36 oleh: malanton maru kanisa

Saya ingin menjual tenun ikat klasik dan tradisonal (sumba)koleksi saya yang berumur 15 tahun. untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi saya di nomor(021)8479943,Bekasi. Atau Via e-mail yang saya miliki yang tertera diatas.Saya dapat mengirimkan foto tenun ikat tersebut.
Terima kasih




Kamis, 28-08-2008 16:13:32 oleh: silvie

Saya kan lagi tertarik bgt nih sama kaen tenun, tapi saya masih binggung gimana seh kita bisa tau kaen ini asli di tenun ato tidak..trus bahan dasar kaennya itu katun ato apa yach?? soalnya saya msh awam bgt ttg informasi tenun ini..o iya bahannya itu ada yang halus dan ada yang kasar n agak berat gitu yach..
thanks ya..




Jumat, 12-09-2008 13:08:27 oleh: nasir

Kami dari Jepara juga punya sentra tenun ikat. Sudah masuk buku belum yaaa. Artikel tentang kain Tenun Ikat troso Jepara bisa dilihat di blog berita saya jeparaworld.wordpress.com



Kamis, 18-12-2008 10:47:58 oleh: Hamdan

Pengalaman kami ketika menjual kain tenun secara on line di www.gardutroso.co.cc, banyak calon pembeli kain tenun yang ragu keaslian tenun. Tenun apa tekstil/dikerjakan dengan mesin?
Sekadar info, alat tenun mesin (ATM) memang bisa membuat tiruan seperti tenun tradisional, baik konstruksi maupun teksturnya. Tapi bisa dibedakan.
Pertama, kerapatan benang kain tenun tradisional tidak sama/rapi karena dikerjakan dengan tenaga manusia, bukan mesin. Jadi, pas penenunnya semangat dan pas lelah, akan menghasilkan kerapatan benang beda...
Kedua, selagi masih kain, bagian tepi tenun tradisional tertata tapi tidak begitu rapi. Beda dengan buatan mesin yang memang dilengkapi alat mesin perapi di tepinya.
Semoga bermanfaat..




Jumat, 23-01-2009 21:23:32 oleh: fransiska muftiani

saya mahasiswa teknik busana, saya mau tau secara detail tentang pembuatan tenun troso dari mulai bahan sampai hasil jadinya



Minggu, 08-02-2009 20:27:57 oleh: daniel david

Saya pengerajin tenun ikat tradisional,dan saya mempunyai kelompok penenun,misi kami memperkuat tradisi dan budaya adat juga pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan.kami mengerjakan kembali kain kain tradisional flores,khusus maumere,mengumpulkan kembali ceritera di balik kain,sekarang kami mempunyai koleksi yang banyak dan kain yang kami kerjakan ada yang memakai benang toko dan ada pula yang memakai benang pintal tangan.warna yang kami buat benar benar asli dari tumbuh tumbuhan (kearifan lokal)dengan kualitas tinggi, kami ingin sekali memamerkan keluar daerah,ada yang berminat akan saya kirimkan photo -kain dan proses pembuatan serta kami juga punyaprogram workshop tenun ikat tradisional.silakan ontak ke no ini :0813 3946 3561 atau 0852 5300 2475.thanks



Selasa, 10-11-2009 21:07:46 oleh: Mustafa

saya mahasiswa teknik tekstil bandung dari lombok nieh, bgi temen2 yang mau tukar informasi bisa lewat e-mail sya.

dari beberapa kunjungan industri yang saya lakukan, setiap daerah mempunayai keunikan tersendiri,

krang sebenarnya tenun ikat itu bisa dibuat motif batik lho,

saya salut ma pra pengrajin tenunan tradisional yang ulet,
Bwat yang punya informasi tentang teknik penyuluhan bagi - bagi yaa,,




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
inasa ori sativa: barang apa ini ? tidak bermutu .

Testimoni selengkapnya... (3 komentar)



Testimoniku Terbaru:
ridlo almuiz   pada  motor tossa 100cc
ridlo almuiz   pada  motor tossa 100cc
Kang Kuku   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
syamsul kheir: nambahin opini nya mas eko. saya yangjuga pengguna jasa dari produk telkomsel dah banyak dikecewainnya.contohnya kmaren saya ngenggunain NSP yang katanya gratis cuman ujujng-ujungnya mah saya slalu dapet smsm yg ga perlu dan nyedot pulsa saya. tolong dong telkomsel yg bener

Suara kita selengkapnya... (8 komentar)



Suara Kita Terbaru:
syamsul kheir   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
wahyudiansyah   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
anda renaco.Simatupang,Amk   pada  Visi Lingkungan Caleg Kita

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY