bajoe

Saritem, Ke mana Aku Mencarimu?

Kamis, 19-04-2007 16:12:56 oleh: bajoe
Kanal: Opini

Saritem, Ke mana Aku Mencarimu? Lokalisasi kondang di Bandung yang terkenal dengan Saritem, mulai kemarin ditutup oleh Pemkot Bandung. Hari itu adalah akhir dari kegiatan prostitusi yang terletak di kota Kembang itu. Namun ekses dari penutupan itu belum berakhir.

Penutupan itu dalam tayangan televisi, walau para mucikari maupun PSK sudah pada kabur, namun sempat ada protes dari masyarakat sekitar. Mereka inilah yang selama ini hidup dari aktivitas lokalisasi ini, mulai dari tukang parkir, penjual makanan, dll. Mereka mengeluh, karena sekarang bingung hendak hidup / bekerja apa.

Selain itu, ada insiden puluhan anggota Bandung Ma’siat Watch (BMW) dan Pemuda Pancasila Kota Bandung mendatangi dr. Teddy Hidayat, Sp.K.J gara-gara tidak terima tulisan dokter RS Hasan Sadikin di koran Pikiran Rakyat Bandung.

Dalam artikel tersebut, dokter berpendapat aksi penutupan lokalisasi Saritem ini adalah aksi mencari popularitas dari Walikota Bandung Dada Rosada, karena menjelang pilkada kota Bandung. Para pemuda itu menekan dokter Teddy untuk menarik kembali pernyataannya. Dan menurutku, dalam tekanan, dokter itu akhirnya menarik pernyataannya.

Aku sih sepakat-sepakat saja dengan pelarangan prostitusi. Aku tidak ada kepentingan langsung dengan lokalisasi. Produsen bukan, apalagi konsumen. Namun yang aku sesalkan adalah ekses dari penutupan Saritem  yang nampaknya tidak diantisipasi oleh pemerintah setempat.

Contoh yang paling jelas, Pemerintah Kota Bandung tidak siap dengan protes atau keluhan dari penduduk di sekitar lokalisasi Saritem. Mereka adalah pedagang atau penjual jasa yang halal. Memang roda ekonomi di daerah itu dihidupkan oleh prostitusi. Nah ketika prostitusi ini ditutup, sepantasnya pemerintah memikirkan jalan keluar bagi pedagang atau penduduk yang sudah bertahun-tahun hidup di daerah itu.

Ekses yang lain adalah kaburnya para mucikari dan PSK dari Saritem. Ini akan menimbulkan masalah baru yang lebih sulit diberantas. Para PSK yang tidak memiliki kemampuan lain, maka akan menjajakan diri secara terselubung di hotel-hotel atau terang-terangan di jalan. Penyebaran penyakit kelamin maupun HIV/AIDS akan lebih susah dilokalisir.

Idealnya, sebelum sebuah lokalisasi ditutup, para penghuninya dibina dulu oleh pemerintah setempat. Entah dengan dibekali ketrampilan usaha serta mungkin tetap diperbolehkan tinggal di kawasan itu, sehingga mudah dipantau dan ditindak, apabila mereka kembali menjajakan diri.

Menurutku ini penting dipikirkan para pembuat kebijakan di pemerintah daerah manapun. Karena dalam awaktu dekat ini ada beberapa kabupaten/kotamadya yang sedang menggodok Perda Pelarangan Prostitusi yang nantinya adalah penutupan lokalisasi. Adalah baik melakukan penutupan lokalisasi, tapi tolong diantisipasi ekses-eksesnya. Pikirkan jalan keluar bagi sekelompok masyarakat yang tinggal di daerah tersebut agar dapurnya tetap mengepul. Lalu juga bagaimana tindakan prostitusi benar-benar nol, bukan sekedar menutup lokalisasi tapi justru prostitusi menyebar merata ke seluruh sudut kota/kabupaten.

Sementara kejadian  penekanan sekelompok pemuda pada dokter Teddy itu adalah tindakan yang konyol dan anti demokrasi. Kenapa anti demokrasi? Sebenarnya adalah hak setiap warga untuk mengritisi kebijakan pemerintahnya. Bisa jadi pendapat dokter Teddy itu salah. Toh biar sajalah.

Kalau tidak benar mencari popularitas, tentu niat baik Walikota Bandung Dada Rosada itu akan terbukti oleh waktu. Tetapi bila baru dikritik begitu saja, terus sudah ada yang kupingnya panas dan pakai menekan-nekan segala, makin membuktikan bahwa itu benar adanya hanya sebuah kebijakan popularitas.

Bookmark and Share

Tag/Label prostitusi, lokalisasi, bandung, hiv/aids
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
4 komentar pada warta ini
Rabu, 30-04-2008 13:33:53 oleh: Aming

sekarang saritem udah ditutup (katanya) apa tindakan pemerintah sekarang jangan bisanya suruh tutup orang bijak berkata pikirkan dulu baru lakukan



Minggu, 07-09-2008 02:21:27 oleh: iyan rushyana

saya setuju dengan ditutupnya lokalisasi disaritem.
biar kita sebagai orang bandung malu. ok..............




Sabtu, 27-12-2008 18:59:10 oleh: ndra

YANG NAMANYA BISNIS SEK,TIDAK AKAN SURUT SELAMA MANUSIA ITU BUTUH UANG.HAL INI TERBUKTI,DENGAN DITUTUPNYA SARITEM,TERNYATA BERDAMPAK PADA MENJAMURNYA PENJAJA SEK INI,LEBIH LIAR DI SEJUMLAH PEREMPATAN JALAN KOTA BANDUNG. BAHKAN JAM KERJA
PELACUR,YANG TADINYA BEROPERASI PUKUL 22.00,SEKARANG SECARA MENJADI PUKUL 19.00.SELAIN ITU,KARENA DENGAN MUDAH MENDAPATKAN UANG DARI
BISNIS LENDIR INI.TIDAK MENGHERANKAN SEJUMLAH PELACUR DIBAWAH UMUR PUN SUDAH BERANI,MELACURKAN DIRI DENGAN BERLINDUNG DI PANTI PIJAT PLUS,YANG KINI MAKIN BANYAK MENJAMUR DI KOTA BANDUNG.
KESIMPULANNYA,KITA TIDAK AKAN MENYUDUTKAN SIAPA YANG BENAR ATAU SALAH.KARENA SOLUSINYA AKAN KEMBALI PADA PELACUR TERSEBUT.DIANTARNYA,KONDISI UMUR DAN TUBUH SUDAH USUR,ATAU DIKAWIN MENJADI ISTRI SIMPANAN,YANG NOTABENE SEBAGAI PEMUAS NAFSU SAWAT.




Minggu, 03-05-2009 15:06:30 oleh: yogi eka jaya lesmana

fenomena yang terjadi di bandung khususnya di saritem mungkin itu hanya sebagian kecil saja menurut saya masih banyak modus operandi pelacuran via tilipun atau internet dan transaksi y sampe 2 -3 juta itu yang lebih besar dan menurut saya yang susah diberantas,orang sekarang emang aneh,teknologi itu membuat kita pintar bukan membuat kita jadi mesum,



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY