Wawan

Jurnalisme Warga di Indonesia (Sebuah Hipotesa)

Selasa, 15-11-2011 08:25:44 oleh: Wawan
Kanal: Opini

Jurnalisme warga di Indonesia sebenarnya tercatat dalam sejarah jurnalisme warga dunia. Yaitu pada “liputan” mengenai peristiwa tsunami Aceh. Pada saat itu ada seorang warga yang berhasil merekam detik-detik setelah gempa-sebelum tsunami dan detik-detik ketika air bah setinggi beberapa meter menghantam pemukiman warga tersebut.

Peristiwa ini menjadi rangkaian awal jurnalisme warga, selain pengeboman di sebuah sub way di Inggris dan Mumbai Attack. Namun setelah itu, praktis tak banyak lagi liputan spektakuler dari jurnalis warga di Indonesia. Termasuk pada peristiwa erupsi Merapi 2010 yang penulis amati. Memang ada beberapa rekaman tentang bentrokan dalam peristiwa demo. Namun tentu signifikansinya untuk level dunia terasa kecil dibanding misalnya rekaman pembunuhan Khadafy. Pengeboman di BEJ bisa menjadi “penghibur” jurnalisme warga di Indonesia, namun warga tersebut kurang cekatan menanggapi peristiwa.

Ada tiga hal yang membentuk karakter jurnalisme warga di Indonesia. Pertama, warga kelas menengah di Indonesia merupakan pasar empuk smart phone. Di negeri ini BB atau Iphone merupakan simbol status ekonomi. Maka warga kelas menengah pun berlomba memilikinya supaya bisa “naik kelas.”Kedua, budaya tutur, budaya ngrasani, budaya bergunjing yang tinggi. Maka jangan heran jika warga Indonesia menjadi salah satu penghuni utama jejaring sosial, terutama twitter dan FB. Ketiga, dan ini justru kontra produktif, yaitu rendahnya budaya baca dan tulis. Lihat saja berapa banyak siswa/mahasiswa kita yang memiliki text book sebagai pendukung proses studi mereka.

Ketiga hal tersebut membuat jurnalisme warga di Indonesia seperti saat ini. Pertama, banyak orang ingin menjadi jurnalis warga. Maksudnya banyak orang ingin ikut menyebarkan berita, banyak orang ingin ikut berkomentar sehingga komentarnya akan didengar orang lain. Dan banyak orang merasa menjadi pengamat politik. Maka kita bisa menemukan banyak pendapat di internet yang diposting via blog atau jejaring sosial. Sebagian dari orang-orang ini ingin diakui sebagai jurnalis warga.

Padahal jika kita lihat dari kata pembentuknya, kata “jurnalisme warga” terdiri dari kata “jurnalisme” dan kata “warga.” Secara sederhana, kata “jurnalisme” berasal dari kata “jurnal” (ingat pelajaran akuntansi) yang artinya “catatan.” Jika dalam akuntansi, kata “jurnal” artinya catatan transaksi. Maka secara umum kata “jurnal” artinya adalah catatan peristiwa, bukan catatan opini. Maka opini pribadi bukanlah karya jurnalisme warga. Jika Anda ingin menulis tentang opini tapi dalam format jurnalisme warga, wawancarailah orang lain, bukan menulis opini pribadi.

Kedua, orang Indonesia lebih senang menjadi penonton. Artinya orang Indonesia lebih senang copy paste dibanding menciptakan sendiri tulisan. Memang ada banyak blog, namun sebagian besar hanya mengopi dari media mainstream dan kemudian diberi komentar. Sebenarnya ini bukan karya jurnalisme warga. Ketiga, mereka yang mengaku jurnalis warga belum tentu melaksanakan prinsip-prinsip dasar jurnalisme. Prinsip yang dimaksud misalnya 5W 1H. Artinya tulisan jurnalis warga di Indonesia cenderung tak lengkap. Bisa jadi peristiwa yang terjadi setahun yang lalu ditulis saat ini dengan meniadakan tanggal peristiwa. Hal seperti ini sangat riskan karena jika ceroboh, asal menulis, bisa terjerat pasal pencemaran nama baik, penghinaan dan lainnya.

Inilah sedikit catatan hipotesa dari jurnalisme warga di Indonesia. Agar menjadi lebih baik, maka jurnalis warga perlu belajar etika jurnalistik atau mengambil kursus jurnalistik.

Bookmark and Share

Tag/Label opini, jurnalisme warga, jurnalis
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY