Wawan

Merencanakan Sebuah Seminar Sederhana

Kamis, 01-09-2011 06:58:12 oleh: Wawan
Kanal: Opini

Ada banyak cara untuk menambah ilmu. Salah satunya adalah dengan menggelar seminar. Seminar, menurut artikata.com, adalah pertemuan untuk pertukaran gagasan. Bentuk sederhana dari seminar adalah sarasehan. Secara harafiah arti kedua kata tersebut sama. Menurut pengamatan penulis, yang berbeda hanyalah bentuk pelaksanaannya. Seminar bersifat formal dan kaku, sedang sarasehan lebih sederhana dan “cair.”

Langkah pertama untuk merencanakan sebuah seminar adalah menentukan tema. Tema bisa terkait dengan organisasi penyelenggara (misalnya tema kesetaraan gender dipilih oleh ibu-ibu PKK) atau waktu pelaksanaan (misalnya tema nasionalisme dipilih pada bulan Agustus). Langkah kedua adalah menentukan lingkup calon peserta. Apakah seminar nasional, seminar level propinsi atau sarasehan tingkat RT. Lingkup calon peserta akan mempengaruhi banyak hal, terutama sekali soal pembiayaan. Langkah ketiga adalah membuat rencana pendapatan. Berapa dana yang sudah ada, berapa dana yang harus dicari. Siapa atau lembaga mana yang bisa memberi donasi. (Apakah perlu menarik tiket seminar?)

Langkah keempat adalah membuat rencana pengeluaran. Pengeluaran minimal meliputi honor narasumber, konsumsi peserta dan panitia (termasuk persiapan), dan ongkos kesekretariatan. Biaya lain yang mungkin akan muncul adalah honor MC (jika menggunakan MC dari luar panitia), sound sistem, suvenir, sewa tempat dan lainnya. Sesuai dengan aturan akuntansi, pendapatan tak boleh melebihi pengeluaran. Sisihkan sedikit anggaran untuk cadangan pengeluaran tak terduga. Langkah kelima adalah menentukan rencana narasumber dan waktu pelaksanaan. Keduanya tak bisa dipisahkan, karena tak mungkin membuat seminar jika narasumbernya tak bisa hadir. Narasumber yang dipilih adalah narasumber yang kompeten dan selaras dengan lingkup peserta seminar. Jangan sampai membuat seminar level propinsi namun narasumbernya level desa. Karena akan mengecewakan peserta dan mempermalukan narasumbernya.

Langkah keenam adalah melakukan negosiasi dengan narasumber. Hari apa, jam berapa dimulai, tempatnya di mana, temanya apa dan narasumber harus bicara apa dalam kapasitas pada posisi apa. Harus jelas agar tidak mengecewakan. Jika sudah OK, kita tak perlu ragu untuk bicara mengenai honor. Negosiasi lisan belumlah cukup, harus disusuli dengan surat permohonan menjadi pembicara. Disarankan agar panitia memiliki nomor telepon/HP narasumber, agar semuanya bisa berjalan sesuai rencana. Langkah ketujuh adalah membuat undangan peserta atau publikasi. Cantumkan batas akhir pendaftaran. Meski gratis, kita perlu menghitung jumlah konsumsi yang harus disediakan. Berikan jarak waktu yang cukup antara pelaksanaan publikasi/penyebaran undangan dengan batas waktu pendaftaran. Perhatikan ketersediaan ruang pelaksanaan. Apakah jumlah peserta perlu dibatasi.

Langkah kedelapan, buat daftar acara pelaksanaan. Apakah perlu ice breaking. Langkah kesembilan, setelah data jumlah pendaftar masuk, dibuat rincian biaya konsumsi. Agar tak menjadi masalah, tambahkan cadangan konsumsi sekitar 20 set. Jangan lupa menghitung semua panitia yang terlibat, termasuk jika narasumber membawa pasangan dan sopir. Memang terkesan menghabiskan anggaran, namun jika sampai satu peserta tak mendapat konsumsi, ini merupakan sesuatu yang memalukan. Karena itu lebih baik bersisa dari pada kurang. Langkah kesepuluh adalah pengecekan terakhir. Periksa apakah ada yang belum dipersiapkan. Jika narasumber memberi makalah, apakah perlu diperbanyak untuk peserta. Apakah perlu menyediakan laptop, LCD proyektor dan layar. Apakah peralatan sound system sudah siap. Agar aman disarankan satu atau dua hari sebelum pelaksanaan panitia perlu mengingatkan narasumber tentang waktu pelaksanaan.

 

Dan .... Selamat bekerja .....

Bookmark and Share

Tag/Label kiat, seminar
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY