Ign. Taat Ujianto

Manipulasi atau Korupsi Berjamaah

Kamis, 28-04-2011 13:11:39 oleh: Ign. Taat Ujianto
Kanal: Opini

Manipulasi atau Korupsi Berjamaah

Terungkapnya berbagai tindak korupsi dan manipulasi menunjukkan fenomena yang sudah akut berlangsung di negeri ini. Merunut akarnya sesungguhnya tidak sulit, salah satunya adalah, "pengkondisian" dan pembentukan "karakter" yang salah kaprah dalam dunia pendidikan. Pendidikan yang seharusnya membentuk generasi muda yang berkualitas (baca: cerdas dan tercerahkan) tetapi dalam prakteknya seringkali tidak demikian.

Saat penulis mencermati pelaksanaan Ujian Nasional, ditemukan adanya pola yang sama dalam praktek manipulasi di sekolah dengan manipulasi tindak korupsi, misalnya kasus Malinda Dae. Ujian nasional diadakan untuk mengukur kualitas pendidikan sekaligus menjadi syarat kelulusan. Tahun ini diberlakukan, 60% nilai ditentukan pihak sekolah berdasar nilai Semester 1 s/d 5, nilai ujian praktek, ujian tertulis, ditambah 40% nilai Ujian Nasional. Dengan ketentuan ini, banyak sekolah yang kemampuan siswanya menengah kebawah, "berlomba-lomba" menambah/mengangkat nilai-nilai Sekolah untuk antisipasi anjloknya nilai Ujian. Bila sesungguhnya nilai sekolah hanya 6,00, maka akan diupayakan menjadi 8,50 (manipulasi). Sehingga saat Ujian Nasional tidak terlalu berat supaya dapat mencapai rata-rata akhir di atas 5,5 sebagai syarat lulus. Proses manipulasi berikutnya terjadi saat Ujian Nasional. Ditemukan fakta, beberapa siswa membeli jawaban soal lewat "mafia" Ujian nasional. Sejumlah siswa iuran untuk membeli bersama-sama, jawaban seluruh paket dengan harga 12 juta. Jawaban kemudian dibagi siswa sesuai paket soal yang ditentukan. Trik lain adalah melalui kerjasama guru, siswa, orang tua dengan membuat skenario pembocoran, percontekan, dan distribusi contekan. Praktek ini sesungguhnya begitu vulgar dan mudah diketahui. Melihat kenyataan di atas, maka tak heran bila kejahatan korupsi dan manipulasi di negeri ini sulit dihapus. Sejak dini anak diajarkan untuk melakukan itu bahkan secara "berjamaah". Nilai-nilai luhur seperti KEJUJURAN, BERDIKARI, KEADILAN, seluruhnya dilanggar. Padahal nilai itu yang paling mendasar membentuk jatidiri generasi muda. Atas nama demi kelulusan, nama baik sekolah, takut tak mendapat murid, semua ditabrak. Dan dapat dipastikan, dalam diri anak didik yang terlibat proses ini akan tumbuh kesadaran "pemakluman" bahwa dalam mencapai sukses, manipulai dapat dilakukan. Lihat saja, para pendidik generasi bangsa toh memang mengajarkannya? Tak ada lagi batasan jelas apa yang disebut baik itu baik, yang buruk itu buruk, yang jahat itu jahat. Enerasi yang dididik demikian juga tidak akan mampu mempunyai "moral penyaring" yang cukup kuat saat menghadapi kerasnya kehidupan di masa mendatang. Keberlanjutan praktek di atas berakibat menyeluruh. Bangsa Indonesia akan jalan ditempat. Kemandegan dan kemerosotan menghantui di masa mendatang. Tatkala kebutaan dan ketidakpedulian kaum dewasa (guru, ortu, dinas pendidikan, menteri pendidikan, dll.) akan kenyataan yang memprihatinkan ini, kelak akan melihat sendiri dampak buruk yang melanda negeri yang kita cintai ini.

Penulis berusaha membongkar semua ini. Ketiadaan dukungan terasa membuat diri berjalan dalam kesepian. Di media, pembongkaran contek terjadi, tetapi yang jadi korban tetap anak dan sekolah yang menjalani praktek tersebut. Padahal sistem UN yang menjadi syarat kelulusan (baca: otoriternya Dinas Pendidikan dalam menentukan kelulusan) menjadi sistem yang memungkinkan terjadinya pembelajaran yang salah kaprah tersebut. Rasanya tidak cukup dengan doa! Aku butuh dukungan dan ide-ide cemerlang untuk menghentikan keambrugan generasi bangsa. Adakah yang mau mendengar?

Gambar: perbandingan manipulasi UN dengan kasus Melinda Dee.

 

Bookmark and Share

Tag/Label opini, pendidikan, korupsi, manipulasi, pendidikan korupsi, ujian nasional
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY