Muhammad     Affip

Ketika Anjing Dibawa ke Arab

Jumat, 30-07-2010 15:04:58 oleh: Muhammad Affip
Kanal: Opini

Membicarakan TKW (Tenaga Kerja Wanita) kita yang bermasalah di luar negeri khususnya yang bekerja di kawasan Timur Tengah memang tak ada habisnya. Berbeda dengan mereka yang bekerja di Hongkong yang konon mendapat perlakuan baik, mereka yang berada di Timur Tengah --konon lagi-- lebih sering diperlakukan sama dengan budak. Banyak memang pemberitaan yang mengabarkan TKW kita dijadikan obyek seks dan kekerasan oleh majikan mereka. Banyak yang pulang dalam keadaan hamil dan tak sedikit pula yang meninggal.

Kenyataan bahwa TKW kita yang dikirim ke Timur Tengah umumnya yang berpendidikan rendah tentu saja sesuai dengan pekerjaan yang mereka jalani di sana. Mereka umumnya menjadi pekerja rumahan alias pembantu rumah tangga. Pekerjaan yang selalu bersentuhan langsung dengan majikan ini memang sangat beresiko. Bagi mereka yang mendapatkan majikan yang baik tentu saja beruntung, tapi tak semua orang berperangai baik di dunia ini. Jangankan yang jauh di seberang sana dengan bahasa dan kultur yang berbeda, di dalam negeri saja kekerasan terhadap pembantu bukan hal asing.

Tapi dalam hal kekerasan ini pun penyebabnya tidak mesti dari prilaku buruk sang majikan. Sebagaimana sebuah cerita yang baru-baru ini saya dengar dari seorang yang baru pulang dari sana. Diceritakan, banyak pembantu-pembantu di sana yang memanggil majikan atau anak majikan mereka dengan sebutan-sebutan yang bagi orang Indonesia sendiri sangat menjengkelkan, seperti: bangsat, kunyuk, anjing dan yang lainnya. Hal itu tidak saja dilakukan ketika si pembantu atau TKW sedang merasa jengkel, bahkan dalam rutinitas sehari-hari.

Ini cerita tentang seorang gadis asal daerah Jawa Tengah yang bekerja di sana dan sering memanggil majikannya dengan sebutan "Asu". Menurut si pencerita, hal itu berlangsung lama dan majikannya senang-senang saja dipanggil demikian. Karena setiap kali majikannya meminta penjelasan tentang apa arti kata itu, si pembantu selalu membohonginya dengan mengatakan kalau kata itu bermakna bagus.

Pada suatu hari si pembantu itu diajak jalan-jalan ke sebuah pasar/keramaian. Tiba-tiba di sebuah jalan si pembantu terkaget-kaget ketika digonggong anjing yang sangat besar dan refleks dia mengucap, "Ya ampun asu, gede nemen!" (ya ampun anjing, besar sekali) berkali-kali yang membuat majikannya curiga. Mendengar itu si majikan langsung menayakan apa yang dia ucapkan dan ketika mengetahui bahwa asu adalah anjing si pembantu itupun langsung dipulangkan segera.

Mendengar cerita TKW yang baru pulang dari sana itu menunjukan kompleksnya sumber masalah. Untuk menyalahkan majikan-majikan yang kasar pada akhirnya kita harus arif, jangan -jangan orang kita lah penyebab kekerasan itu.

Kemarin saya baru mendengar juga seorang saudara yang tanpa pelatihan apa-apa sudah mendarat di negeri nun jauh itu. Hanya lima hari semenjak didaftarkan oleh ayahnya tanpa pengetahuan tentang bahasa dan suasana kerjanya, gadis yang baru lulus sekolah menengah atas itu sudah langsung jalan. Entah apakah pelatihannya dilakukan di negara tempat bekerjanya atau bagaimana. Yang jelas sudah satu bulan semenjak keberangkatannya, belum ada kabar apapun bagi keluarganya yang ternyata tenang-tenang saja.

Di tulisan ini memang tak ada usulan solusi untuk masalah yang sepertinya pemerintah sendiri tak mampu berbuat banyak mengatasi masalah-masalah yang ada di dalamnya, tapi rasanya penekanan pada pendidikan untuk para calon TKI itu begitu perlu. Mereka toh duta-duta bangsa yang pada akhirnya akan menentukan cara pandang orang luar terhadap bangsa ini.

Bookmark and Share

Tag/Label tkw, opini
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Helena siahaan   pada  Momogi Snack
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
zahra: hum.. gara2 ada pop screen, pulsa sering kebuang.. huh,

Suara kita selengkapnya... (14 komentar)



Suara Kita Terbaru:
zahra   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
081379132222   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
panglima perang   pada  Usai UN Pelajar Tawuran, Empat Dirawat di Rumah Sakit

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY