Meidy

Benarkah Ada Praktek Bagi Hasil Santunan Jasa Raharja?

Jumat, 30-07-2010 13:49:18 oleh: Meidy
Kanal: Layanan Publik

Benarkah Ada Praktek Bagi Hasil Santunan Jasa Raharja?

Suatu hari seorang teman saya mengalami kecelakaan lalulintas tabrak lari yang berujung pada kematian. Teman saya mengendarai motor dan membonceng istrinya …untungnya anaknya tidak ikut padahal biasanya ikut kemana pun orang tuanya pergi. Tragis! Karena selain tabrak lari,  di rumah sakit tidak mendapat tindakan atau penanganan yang cepat, kemungkinan karena dilihat dari sudut pandang keuangan sepertinya mereka TIDAK MAMPU membayar biaya pengobatan. Takdir memang tidak dapat dihindari. Kematian adalah takdir..tetapi kalau mati dengan proses begitu rasanya perih… !

Sesudah proses pemakaman dimulailah dengan pengurusan surat-surat untuk kepentingan asuransi. Dari tempatnya bekerja dia diasuransikan dan akan diurus oleh pihak kantor. Untuk proses klaim santunan Jasa Raharja dilakukan oleh pihak keluarga almarhum yang dalam hal ini tentu saja sang istri.

Tidak lama sesudahnya saya mendengar kasak kusuk bahwa untuk proses klaim Jasa Raharja bisa dipermudah dengan meminta bantuan salah satu oknum dari pembuat surat-surat keterangan yang dibutuhkan. Oknum tersebut bukan orang Jasa Raharja.  Surat-surat keterangan yang diperlukan adalah Surat Permohonan Klaim , Surat Keterangan Kematian dari Rumah Sakit, Surat Keterangan Kecelakaan dari Kepolisian, Surat Pemakaman, Surat Keterangan Kematian dari pemerintah setempat dan tentu saja Surat Keterangan Ahli Waris.

Untuk surat keterangan permohonan klaim karena meninggalnya di rumah sakit tentu membutuhkan tanda tangan dokter dan cap Rumah Sakit. Untuk mendapatkan surat tersebut harus membayar biaya administrasi yang tarifnya berbeda-beda. Paling murah asuransi biasa cuma Rp 20,000.- Kalau untuk Jasa Raharja dan Jamsostek lebih tinggi sekitar Rp 100,000.- hingga Rp 150,000.-

Yaaa sutralah karena katanya ITU SUDAH BIASA dan hari gini ndak ada yang gratis. Tetapi yang membuat saya terbelalak adalah kalau memakai jasa dipermudah untuk klaim Jasa Raharja. Oknum tersebut meminta bagi hasil Rp 10,000,000.-.  Suatu jumlah yang bikin sesak… ya gimana gak sesak klaim santunan kematian JR Rp 25,000,000.- nyawa sudah hilang… minta dibagi 40 % nya. Oknum tersebut katanya mengatakan jumlahnya besar karena dia juga harus berbagi dengan orang Jasa Raharja (Bohong atau benar adanya kan hanya dia dan Tuhan yang tahu). 

Saya lalu menyarankan supaya bertanya kepada Jasa Raharja langsung, karena setahu saya itu mudah asal semua surat-surat sudah lengkap. Karena keluarga teman saya itu kayaknya tidak percaya maka saya pun membantunya dengan mendatangi kantor Jasa Raharja Pusat yang bertetangga dengan Gedung KPK. Di sana saya diterima dengan baik dan sopan… (padahal sebenarnya saya sudah ngeri duluan karena ditakut-takutin oleh teman-teman saya bahwa bakal banyak calo). Dan ternyata terbukti bahwa saya dilayani dengan sangat ramah malahan saya dipesan wanti-wanti bahwa tidak perlu memakai joki dan klaim bisa diajukan di cabang terdekat.

Jadilah akhirnya saya menemani sang istri ke salah satu cabang terdekat. Di sana memang kami mendapat perlakuan yang tidak seperti di kantor pusat. Di tempat ini kami berhadapan dengan Pak Satpam yang arogannya luar biasa. Dia mengatakan bahwa salah tempat. Harus dekat dengan lokasi kejadian. Waktu saya mengatakan bahwa kantor pusat memberi informasi bahwa ke cabang terdekat. Pak Satpam malah ngelecehin..dengan kalimat…”Orang Pusat itu tidak tahu apa-apa”. Lalu saya mengatakan bahwa selain itu saya juga mendapat informasi dari SMS Jasa Raharja…. Si Pak Satpam lanjut juga mengatakan : “Ooo matanya picek kali yang membaca SMS Ibu”. Dia malah menantang saya dengan mengatakan "Silakan mencatat nama saya",  sambil menunjuk nama yang tertera pada bajunya.

Saya menahan diri saja supaya tidak meledak karena ngapain buang energi dengan orang begitu.

Akhirnya saya menyarankan sang istri supaya mengurus pada Jasa Raharja dekat tempat kejadian. Awalnya dia mengiyakan tetapi entah kenapa dia berubah pikiran. Dia mengatakan bahwa katanya sudah terlanjur janji dengan oknum tersebut. Kalau dia tidak tepati nanti bisa-bisa proses klaimnya dipersulit pada saat tim analisis asuransi ke TKP. Yaaa… saya mau mengatakan apa… itu sudah keinginan dia.  Saya sudah mengatakan bahwa dia tidak perlu takut. Malahan saya membacakan SMS yang saya dapatkan dari Jasa Raharja (081210500500) yang bunyinya : “Proses pengajuan klaim Jasa Raharja sangat mudah ! Tidak boleh ada yang mempersulit, siapa oknum-oknum yang mempersulit ? Segera laporkan kepada kami. Tks”

Usaha saya GATOT alias gagal total. Belakangan saya mendapat kabar bahwa uang santunan kematian sudah keluar dan ditransfer ke rekening di BRI sebesar Rp 25,000,000.- dan oknum yang meminta pembagian itu menemaninya ke bank dan diapun menyerahkan Rp 10,000,000.- secara tunai dan tentu saja tanpa bukti.

Ketika saya bercerita di kantor bahwa alangkah kejamnya ya… kok tega-tega meminta Rp 10,000,000.-… teman saya ada yang menjawab," Memang begitulah… itu ada tarifnya… kalau mati dan kalau luka-luka berbeda." Mungkin oknum tersebut kerjanya tiap hari nungguin orang kecelakaan ya… moga-moga gak mendoakan supaya korban mati karena kalau mati hasilnya lebih banyak. Astagaaaa…. Mau jadi apa ini negara… Memprihatinkan !!!

Bookmark and Share

Tag/Label santunan asuransi, kecelakaan, kehidupan, sosial, jasa raharja
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
2 komentar pada warta ini
Senin, 16-08-2010 12:56:44 oleh: Micky Jo

Gak berprikemanusiaan..mbak..kok gak diurus sendiri oleh pihak jasa rahardja ya..kok mesti yang berduka yang wira wiri..



Selasa, 31-08-2010 05:04:55 oleh: gannis

sangat disesali sampai terjadi demikian..biasanya bila ada korban meninggal dunia, pasti beberapa hari kemudian ada petugas jasa raharja yang mendatangi korban/ahliwaris korban. tolong segera laporkan/tindak oknum percaloan tersebut.termasuk laporkan ulah satpam instansi tersebut karena sudah berkomentar yang tidak baik



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Helena siahaan   pada  Momogi Snack
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
zahra: hum.. gara2 ada pop screen, pulsa sering kebuang.. huh,

Suara kita selengkapnya... (14 komentar)



Suara Kita Terbaru:
zahra   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
081379132222   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
panglima perang   pada  Usai UN Pelajar Tawuran, Empat Dirawat di Rumah Sakit

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY