Kiki Rizki Noviandi

Silat Cimande (Sejarah) - Bagian 2

Jumat, 09-03-2007 13:41:19 oleh: Kiki Rizki Noviandi
Kanal: Gaya Hidup

Silat Cimande (Sejarah) - Bagian 2

2. Versi Kedua Menurut versi kedua, Abah Khaer adalah seorang ahli maenpo dari Kampung Badui. Beliau dipercayai sebagai keturunan Abah Bugis (Bugis di sini tidak merujuk kepada nama suku atau daerah di Indonesia Tengah). Abah Bugis sendiri adalah salah seorang Guru ilmu perang khusus dan kanuragaan untuk prajurit pilihan di Kerajaan Padjadjaran dahulu kala. Kembali ke Badui, keberadaan Abah Khaer di Kampung Badui mengkhawatirkan sesepuh-sesepuh Kampung Badui, karena saat itu banyak sekali pendekar-pendekar dari daerah lain yang datang dan hendak mengadu jurus dengan Abah Khaer, dan semuanya berakhir dengan kematian.

Kematian karena pertarungan di tanah Badui adalah merupakan "pengotoran" akan kesucian tanah Badui. Karena itu, pimpinan Badui (biasa dipanggil Pu'un) meminta Abah Khaer untuk meninggalkan Kampung Badui, dengan berat hati... Abah Khaer pun pergi meninggalkan Kampung Badui dan bermukim di desa Cimande-Bogor. Tetapi, untuk menjaga rahasia-rahasia Kampung Badui (terutama Badui dalam), Abah Khaer diminta untuk membantah kalau dikatakan dia berasal dari Badui, dan orang Badui (Badui dalam) pun semenjak itu diharamkan melatih Maenpo mereka ke orang luar, jangankan melatih... menunjukan pun tidak boleh. Satu hal lagi, Abah Khaer pun berjanji untuk "menghaluskan" Maenpo nya, sehingga tidak ada lagi yang terbunuh dalam pertarungan, dan juga beliau berjanji hanya akan memakai dan memanfaatkannya untuk kemanusiaan.

Oleh karena itu, dahulu beberapa Guru-guru Cimande tua tidak akan menerima bayaran dari muridnya yang berupa uang, lain halnya kalau mereka memberi barang... misal beras, ayam, gula merah atau tembakau sebagai wujud bakti murid terhadap Guru. Barang-barang itupun, oleh Guru tidak boleh dijual kembali untuk diuangkan.

Versi kedua ini banyak diadopsi oleh komunitas Maenpo dari daerah Jawa Barat bagian barat (Banten, Serang, Sukabumi, Tangerang, dsb). Mereka juga mempercayai beberapa aliran tua di sana awalnya dari Abah Khaer, misalnya Sera. Penca Sera berasal dari Uwak Sera yang dikatakan sebagai salah seorang murid Abah Khaer (ada yang mengatakan anak, tetapi paham ini bertentangan dengan paham lain yang lebih tertulis). Penca Sera sendiri sayangnya sekarang diakui dan dipatenkan di US oleh orang Indo-Belanda sebagai beladiri keluarga mereka.

3. Versi Ketiga
Versi ketiga inilah yang "sedikit" ada bukti-bukti tertulis dan tempat yang lebih jelas. Versi ini pulalah yang dipakai oleh keturunan beliau di Kampung Tarik Kolot - Cimande (Bogor). Meskipun begitu, versi ini tidak menjawab tuntas beberapa pertanyaan, misal: Siapa genius yang menciptakan aliran Maenpo ini yang kelak disebut Maenpo Cimande.

Abah Khaer diceritakan sebagai murid dari Abah Buyut, masalahnya dalam budaya Sunda istilah Buyut dipakai sebagaimana "leluhur" dalam bahasa Indonesia. Jadi Abah Buyut sendiri merupakan sebuah misteri terpisah, darimana beliau belajar Maenpo ini... apakah hasil perenungan sendiri atau ada yang mengajari? Yang pasti, di desa tersebut... tepatnya di Tanah Sareal terletak makam leluhur Maenpo Cimande ini... Abah Buyut, Abah Rangga, Abah Khaer, dll.

Abah Khaer awalnya berprofesi sebagai pedagang (kuda dan lainnya), sehingga sering bepergian ke beberapa daerah, terutama Batavia. Saat itu perjalanan Bogor-Batavia tidak semudah sekarang, bukan hanya perampok... tetapi juga Harimau, Macan Tutul dan Macan Kumbang. Tantangan alam seperti itulah yang turut membentuk beladiri yang dikuasai Abah Khaer ini. Disamping itu, di Batavia Abah Khaer berkawan dan saling bertukar jurus dengan beberapa pendekar dari China dan juga dari Sumatra. Dengan kualitas basic beladirinya yang matang dari Guru yang benar (Abah Buyut), juga tempaan dari tantangan alam dan keterbukaan menerima kelebihan dan masukan orang lain, secara tidak sadar Abah Khaer sudah membentuk sebuah aliran yang dasyat dan juga mengangkat namanya.

Saat itu (sekitar 1700-1800) di Cianjur berkuasa Bupati Rd. Aria Wiratanudatar VI (1776-1813, dikenal juga dengan nama Dalem Enoh). Sang Bupati mendengar kehebatan Abah Khaer, dan memintanya untuk tinggal di Cianjur dan bekerja sebagai "pamuk" (pamuk=guru beladiri) di lingkungan Kabupatian dan keluarga bupati. Bupati Aria Wiratanudatar VI memiliki 3 orang anak, yaitu: Rd. Aria Wiranagara (Aria Cikalong), Rd. Aria Natanagara (Rd.Haji Muhammad Tobri) dan Aom Abas (ketika dewasa menjadi Bupati di Limbangan-Garut). Satu nama yang patut dicatat di sini adalah Aria Wiranagara (Aria Cikalong), karena beliaulah yang merupakan salah satu murid terbaik Abah Khaer dan nantinya memiliki cucu yang "menciptakan" aliran baru yang tak kalah dasyat.

Sepeninggal Bupati Aria Wiratanudatar VI (tahun 1813), Abah Khaer pergi dari Cianjur mengikuti Rd. Aria Natanagara yang menjadi Bupati di Bogor. Mulai saat itulah beliau tinggal di Kampung Tarik Kolot - Cimande sampai wafat (Tahun 1825, usia tidak tercatat). Abah Khaer sendiri memiliki 5 orang anak, seperti yang dapat dilihat di bawah ini. Mereka inilah dan murid-muridnya sewaktu beliau bekerja di kabupaten yang menyebarkan Maenpo Cimande ke seluruh Jawa Barat.
http://www.kupload.com/out.php/i5010_AbahKhaer.JPG

Dan ini adalah gambaran dari salah seorang anak Rd. Aria Wiratanudatar VI, yaitu Aom Abas, yang setelah menjadi Bupati di Limbangan Garut juga bergelar Rd. Aria Wiratanudatar.
http://www.kupload.com/out.php/i5009_4.jpg

Sayangnya image tentang Abah Khaer sendiri tidak ada, cuma digambarkan bahwa beliau: "selalu berpakain kampret dan celana pangsi warna hitam. Dan juga beliau selalu memakai ikat kepala warna merah, digambarkan bahwa ketika beliau "ibing" di atas panggung penampilannya sangat expressif, dengan badan yang tidak besar tetapi otot-otot yang berisi dan terlatih baik, ketika "ibing" (menari) seperti tidak mengenal lelah. Terlihat bahwa dia sangat menikmati tariannya tetapi tidak kehilangan kewaspadaannya, langkahnya ringan bagaikan tidak menapak panggung, gerakannya selaras dengan kendang ("Nincak kana kendang" - istilah sunda). Penampilannya betul-betul tidak bisa dilupakan dan terus diperbincangkan." (dari cerita/buku Pangeran Kornel, legenda dari Sumedang, dalam salah satu bagian yang menceritakan kedatangan Abah Khaer ke Sumedang, aslinya dalam bahasa Sunda, pengarang Rd Memed Sastradiprawira).

Cat: lain kali saya posting soal apa itu pangsi dan kampret seperti yang dipakai Abah Khaer yang diduga mempengaruhi cara berpakain pesilat-pesilat sekarang terutama dari Sunda.


Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=293945
Bookmark and Share

Tag/Label silat, cimande, badui, maenpo
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
32 komentar pada warta ini
Minggu, 18-11-2007 20:18:41 oleh: badri tamam

Menarik buat saya,karena saya sendiri orang cimande yang tidak tahu sejarah cimande




Selasa, 11-12-2007 22:42:10 oleh: gusti zhremy

sangat baik, karena saya ingin belajar aliran cimande girang, tetapi saya tidak pernah bertemu aliran tersebut



Senin, 24-12-2007 12:58:39 oleh: Moch. Suparman, SE

Saya sebagai orang Bogor sangat bangga dengan adanya Pencak Silat Cimande dan perlu sekali untuk dilestarikan serta dikembangkan.



Sabtu, 21-06-2008 04:46:30 oleh: asep hendri

saya sendiri tinggal disukabumi, punya tetangga guru cimande, tapi dia sudah meninggal, dia pernah mengembara di banten, dan pernah ngajar cimande juga dikarawang.
yang pernah saya lihat dia punya bendera bertuliskan "Pusaka karuhun",terus ada tulisan "tarik kolot".




Rabu, 25-06-2008 16:21:41 oleh: kiki

wah menarik tuh kang asep, bisa di share engak informasi nya di wikimu



Selasa, 14-10-2008 17:31:36 oleh: DASRIL ISFANI

ABAH KHAER.. Adalah leluhur saya... cimande dan cikande tdk dapat di pisahkan.. sangat erat kaitannya.. tolong saya minta silsilah abah khaer ke atas'y... mohon di kirim ke alamat gmail saya.. salam tiurang cikande, BANTEN.



Minggu, 16-11-2008 21:24:49 oleh: imdad

wah posting yang bagus..

saya skarang sedang belajar silat-maenpo aliran kari& madi..

bisa tolong ceritakan ga sejarah bang kari dan bang madi?




Sabtu, 29-11-2008 14:19:40 oleh: arul asarul hakim

Alhamdulillah.....
menarik sekali Kang postingnya, jujur saya sendiri sebagai keluarga dan murid Padjadjaran Cimande baru tu sedemikian, dan saya emang udah lama cari tau sejarahnya. Tks ya Kang...




Kamis, 30-04-2009 15:27:55 oleh: nurdjaedi soemarno

tak terasa sudah 16 tahun saya meninggalkan tanah Cimande. Sempat mukim disana th 1993 s/ th 1994. Ya Ngaji, silat, puasa, dzikir dll. Pokoknya banyak deh., Asyik kalau ingat masih muda dulu. Yang ada petualang dan petualang lagi. Akhirnya saya terdampat di Cimande, dan berguru dengan AKI MUK. dan Banyak teman saya disana. Ingat ada OHA di Tarik Kolot. Para santrinya yang santun dan baik-baik. Makanan.... jangan tanya. Disana saya tidak kelaparan, karena orang disana baik-baik dengan tamu/yang mau belajar silat. Pokoknya yang penting ada nasi, ikan asin, sambel dan lalapan. Itu saja sudah mantap dan asoy Geboy. Kalau malam kita merenung, diskusi agama, kadang politik. Kangen juga saya dengan suasana Cimande, dan tak akan terlupa sampai kapanpun.... Terima kasih Guru-Guruku semua, terima kasih atas tuntunan dan doanya, karena setelah dari CIMANDE, saya sempat hijrah ke PAMIJAHAN, Tasikmalaya. Hatur Nuhun semua karuhun Sunda. By.Nurdjaedi Soemarno.



Kamis, 30-04-2009 15:37:47 oleh: eka

menarik tu... tapi cerita asal muasal penciptany jelasin lagi dong,,, jadi penasaran nihh..aku tunggu lo,, kelanjutanya..



Rabu, 20-05-2009 11:51:51 oleh: rudi "asep " sudarya

rasanya ada yang belum masuk dalam pembahasan diatas, yaitu masalah " ayah cimande " yang kuburannya di tarikolot, karena diyakini bahwa " ayah " yang merupakan pembawa atau pembuat gerakan cimande, dan setiap tanggal 14 bulan mulud masih di ziarahi oleh murid2 cimande atau istilahnya " ngabungbang ", mohon penjelasannya.

terimakasih sudah menulis sejarah silat cimande yang sepertinya silat cimande sekarang " mati suri ".




Selasa, 09-06-2009 05:49:05 oleh: Roni Yudin

Wahh, ternyata ternyata banyak sekali versi-versi sejarahnya, berbeda dengan apa yang saya dapatkan sebelumnya, terima kasihyaa, dah dituliskan di internet,ttg sejarah cimandeini, nampaknya harus ada lisensi, karena di amerika ada juga yang dinamakan silat cimandeini. SAya roni putra asli Cimande tapi dah hampir 3 tahun tinggal di bandung, jadi pengen puuuuulaaang.




Selasa, 25-08-2009 13:32:13 oleh: Agung Sujatmiko

Kebetulan saya pernah belajar langsung dari Bp. Rahmat Ace Sutisna dari tarikolot-cimande tahun 1998, tapi satu bulan yang lalu saya datang kesana ternyata kondisinya sudah jauh berbeda, padepokan yang bagus jarang digunakan untuk kegiatan silat (lebih sering untuk hajatan) sehingga terlihat peminatnya utk silat cimande sendiri sedang krisis sekali. Tolong bagi yang mampu untuk mensponsori silat cimande ini untuk menghubungi putra Bp. Ace yaitu Kang Asep, karena Bp. Ace saat ini sedang sakit dan memburuk kesehatannya..



Selasa, 24-11-2009 12:35:29 oleh: selamet riadi

bagus,dan perlu disebar luaskan lagi,agar kelestarian budaya seni khususnya pencak silat lebih mendapatkan tempat di hati anak muda indonesia. kalo bukan kita siapa lagi!!!



Rabu, 25-11-2009 04:31:45 oleh: ichsan

lalu,kalau sekarang mau belajar silat maenpo cimande dimana kang?



Selasa, 01-12-2009 16:24:28 oleh: abah Cianjur

di Beberapa tempat di Cianjur tp sayang tidak terpublikasi, Sukabumi, juga di Garut dan sekitarnya, atau di tempat2 lain di Jawa Barat terlihat banyak kemiripan dalam jurus2 mungkin disebabkan oleh kokocoran yang sama kali ya...tapi cenderung bebas dan tidak terstruktur hal ini bisa dipahami karena biasanya para Jawara sering berkelana sehingga ada resepsi jurus2 baru gabungan dari aliran2 lain



Selasa, 26-01-2010 04:57:42 oleh: farouk arifin

wah terima kasih byk bos atas informasinya..

kunjungi web kami ya di www.padjadjarancimande.com




Senin, 08-02-2010 10:45:58 oleh: putra ramadhan

trima kasih aku bisa tahu sejarah cimande.dari murit cimande macan putih..............




Selasa, 09-03-2010 12:14:38 oleh: Rd. Sukaryadi

Assalamu'alaikum
Kang Simkuring ti Kota Sukabumi, mamanawian bade tumaros rehna kapungkur pun lanceuk (RM Daeng batuah) kantos diajar maempo ka Ki OONG.
Pami didongengkeun mah pun lanceuk teh tacan kantos kawon dina maenpo.
Nu Janten kahemeng teh nyaeta saha Saleresna KI OONG (guru pun lanceuk teh)teh. Anjenna (KI OONG) NGAWURUK maenpo teh, saurna teh mun ka pun lanceuk nyalira. Manawi uninga saha KI OONG teh, kaleresan pun lanceuk tos tilur dunya.

Hatur Nuhun
Sukabumi, 123 Rabi'ulawal 1431 H
Rd. Sukaryadi Respati Singarana




Senin, 24-05-2010 10:02:29 oleh: doni kurniawan

Asslammualaikum wr.wb

apkah pencak silat cimande akan terus berkembang
pada era modern saat ini?????




Minggu, 05-09-2010 20:43:09 oleh: alijontang

makasih ya kang,imformasinya.siapa kenal ma mbah hj yusuf guru pencak silat cimande.titip salam ya sama mbah hj yusup. Kirim salam ma kang empung,mang uci,puddin,rajab(putra banten).dll

murid dari medan

ALI




Minggu, 05-09-2010 21:06:52 oleh: alijontang

Saya punya silsilah cimande,yang saya dapat langsung dari guru besar cimande yang sekarang.
yaitu mbah hji yusup(mudah2an di panjangkang umurnya,serta sehat selalu amien)


ali




Kamis, 28-10-2010 01:10:22 oleh: jajat sudrajat

asalamualaikum wr bw

kumaha kaluarga cimande daramang kang H Ujang,abdi ayeuna tos ngalih ka cibedug.Kang Ade tos kamekah nya? syukurlah.




Senin, 25-07-2011 10:04:25 oleh: radika ade zulfahmi

saya juga pernah belajar cimande tarik kolot bogor belajar awalnya duduk bersambut tapi karena banyak aliran cimande saya jadi bingung apa betul yg say pelajari ini dari silat cimande tarik kolot bogor.karena sy belajar turun temurun artinya tidak belajar langsung dari bogor.



Sabtu, 07-04-2012 19:49:28 oleh: Denny bogor

Saya orang bogor dan saya bangga sekali silat cimande mnjdi perbincangan karna kedahsyatannya.saya ingin belajar cimande tapi tidak ada wktu karna aktivitas saya.



Senin, 09-04-2012 17:46:38 oleh: A.Farodis Amir Fiqih

semangat belajar bela diri......... majuuu trus cimande?



Selasa, 24-04-2012 21:55:29 oleh: Samsudin bahtiar

saya mohon dgn sangat silat cimande perlu di lestarikan sebagai kebudayaan jawa barat,dan saya atas nama pribadi mohon izin serta doa restu nya wabil khusus abah h.khoir serta seluruh guru penerus generasi abah h.khoir sampai sekarang,agar saya dapat mempelajari dan memahami nya hingga tamat dan di akui sebagai murid dengan persetujuan dr perguruan silat cimande pusat,insya ALLAH saya akan berusaha se
maksimal mungkin agar niat saya di jabah /di kabulkan dgn izin ALLAH amin.




Jumat, 06-07-2012 16:33:10 oleh: nurjaman

alhamdulilah dengan adanya silat cimande saya merasa banyak teman dan selalu silaturahmi, saya mohon minta do'a nya dari ba kaer dan penerusnya supaya saya tetap melestarikan ajaran-ajaran dari cimande dan mentaati talak talaknya, semoga dengan ini saya merasa berguna dengan minta do'anya dari embah kaer amin ya robal alamin



Sabtu, 01-09-2012 12:31:30 oleh: asep dian

teman" cimande siapa saja yang membaca ini mohon partisipasi y, agar bisa tukar pikiran dan menambah wawasan tentang cimande add saya di asep.winsta@ymail.com terimakasih



Jumat, 11-10-2013 14:17:40 oleh: syaiful anwar

Sae kang.
8 th kapungkur abi kungsi diajar silat cimande ka abah entur diciderum (desa tatangga cimande) . Alhamdulillah dugi kaayeuna abah entur masih aktif keneh ngalatih barudak satempat, unggal mlm kamis sareng mlm minggu, bilih aya nu bade ngiringan mangga dongkap silaturahmi




Kamis, 17-10-2013 15:14:00 oleh: undang

punten kang syaiful anwar, kalo boleh tahu alamat jelas nya abah entur entur tolong di kirim ke undangt@gmail.com. makasih



Sabtu, 01-02-2014 22:38:59 oleh: cepi

Assalamualaikum.......!usia saya 33 tahun saya sangat tertarik untuk belajar jurus cimande ini meski usia ku udah tak lagi muda........pernah belajar di ci manggu di wa epoy namun hanya 2 hari berhubung jarak dan kurang biaya.......meski begitu ke inginan saya untuk belajar tidaklah luntur.....kalau ada yg tau cara tawasul untuk abah Khair tolong smsin aja ke nomer hp 085224431334 makasih sebelumnya.....



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY