Nury Nusdwinuringtyas

Kuliner Pekalongan: Megono, Garang Asem Dan Nasi Uwet Plus Durian

Kamis, 17-12-2009 13:45:04 oleh: Nury Nusdwinuringtyas
Kanal: Wisata

Kuliner Pekalongan: Megono, Garang Asem Dan Nasi Uwet Plus Durian

Yakin suatu daerah ada makanan khasnya, pada kunjungan ke Pekalongan akhir Oktober 2009 yang lalu saya kasak- kusuk bertanya. Gayung bersambut, istri Walikota Pekalongan –ibu Balqis, di acara makan siang  yang bertempat di Museum Batik menyajikan megono. Saya melihatnya tampilan  sepintas seperti masakan pengasuh saya ketika mengolah  jantung pisang. Megono ini berbahan nangka muda, yang dirajang halus, diberi parutan kelapa, diperkaya rasanya oleh kecombrang dan sereh . Tidak cukup yang disuguhkan istri Walikota – nyonya dr Basyir, keesokan paginya, salah seorang teman membelikan nasi megono di depan penginapan kami , Rumah Dinas Bupati Kabupaten Pekalongan- di desa Kajen. Satu bungkus nasi megono dijual Rp 1000,- , sangat cukup untuk memenuhi lambung. Kalau mau nambahh lauk lauknya , ada telur dadar , Rp 2000,- dan lauk lain.

Akhir Oktober 2009 yang lalu,kami datang Jumat malam, Sabtu jalan –jalan dan Minggu sore pulang. Seperti biasa, kamera selalu siap menangkap aneka peristiwa. Di Jakarta , saya perhatikan kembali, eh, ada spanduk terekam, Garang Asem pak Masduki. Sabtu 12 Desember 2009, salah seorang teman di Pekalongan mantu, garang asem menjadi sesuatu yang dipastikan harus terlaksana. Tiba dengan Argo Anggrek sore hari, check in hotel , langsung menuju alun-alun , mencari Garang Asem pak Masduki. Kami berempat, saya dan sulung bersama teman, dr Alinda SpA, yang mengajak putri semata wayangnya. Dua becak, masing-masing pasangan ibu dan anak, rada- rada takut naiknya , maklum , becak di Jakarta merupakan barang langka.

Alhamdulillah, tiba menjelang pk 16.00 di alun- alun. Terpaksa menunggu sejenak, wong pak Masduki “istirahat” sampai dengan pk 16.00.  Kami jalan-jalan dulu melihat-lihat batik. Pekalongan gitu lho, toko batiknya . Kami kembali pk 16.00 lewat sedikit, lapar nih, sengaja tidak makan siang di kereta api. Lapar yang patut dilakukan, sepiring nasi, yang boleh dengan megono atau tidak, ditemani semangkuk masakan daging berkuah, mirip semur, sedikit seperti rawon, yang suueegerr…..di teriknya Pekalongan.

Masakan daging yang dipotong dadu ini ternyata memang  menggunakan kecap dan kluwak sebagai  bumbunya, selain salam, lengkuas dan tomat, dan sereh. Di antara potongan daging , tampak beberapa cabe hijau yang tidak terlalu besar, utuh, barangkali untuk memperkuat cita rasanya. Kami makan berlima, karena seorang teman menyusul, kenyang, habis Rp 100.000,- masih ada kembaliannya.

Kembali ke hotel untuk bersiap ke resepsi, kami melewati  kawasan yang bernama Bunderan. Durian wilayah (n)Doro , salah satu desa di kabupaten. Disepakati , sepulang resepsi berburu duren. Duren langsung dibuka dan disantap di tempat, lesehan, Rp 20.000,- per buah. Dibuka langsung, bila tak enak, tak usah bayar. Memastikan duren yang akan dibelah matang, penjualnya menciumi setiap duren. Kami berlima hanya mampu makan tiga durian, lha yang makan cuma saya dan Winda, yang lain pada nonton. Dr Alinda (mamanya Winda), seorang teman dan sulung saya , mau sih…..tapi ogah juga.

Sarapan  Minggu keesokan harinya terlaksana di desa nDoro, suatu kawasan di kabupaten Pekalongan yang merupakan penghasil durian dan merupakan tempat wisata (menikmati) durian. Berhubung duriannya sudah terlaksana sepulang resepsi semalam, ya kali ini betul- betul numpang lewat dan numpang sarapan. Menu utama di sini nasi jamur. Nah, jadilah saya memesan nasi jamur. Putih, lembut, tampilan seperti filet dada ayam.

Perjalanan dilanjutkan ke Wiradesa, tempat batik- batik sutra , lanjut kota Pekalongan, ke gerai pengundang kami, Ridaka. Wiradesa, Ridaka dan Wedono (tempat kerajinan tenun), semoga bisa saya dongengkan tersendiri. Di sini suguhannya lain lagi, ada kue mirip kue lumpur , tetapi warnanya coklat pekat, terasa rempah- rempah. Saudaranya kue lumpur ini bernama Rendang. Uenak tenan.

Makan siang ? Nasi Uwet Zarkasi, jalan Sulawesi Pekalongan. Ternyata, ini daging kambing yang di “uwet”, alias di”ikat” dengan usus. Segera santap hangat-hangat. Yang takut kambing ada menu lain, ada sayur asem, yang tampilan sop, rasa ayur asem, menyertai ayam goreng dan sambel tomat yang sedap.

Ke Pekalongan lagi ? Mungkin, masih ada tawaran pada detik terakhir yang belum mampu laksana. Krupuk tahu.

 

Bookmark and Share

Tag/Label nury, kuliner, pekalongan, durian, megono, nasi uwet, garang asem
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
2 komentar pada warta ini
Sabtu, 23-04-2011 09:07:59 oleh: yudi seta

ORA ENAK KABEH




Sabtu, 23-04-2011 14:13:30 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Knapa mas Yudi, .....tulis di mana yang enak, sehingga kalau ada undangan (lagi) sekitar Pekalongan, saya bisa berburu kuliner nikmat.

Biar bisa jadi alternatif kuliner teman Wikimu.
Boleh juga daerah lain. saya pertengahan Mei akan ngepos di Klaten, rencana ke sekitar Prambanan sebelum kondangan yang berlokasi di Mesjid Agung dan Benteng Vredenburg (?)
Agenda sementara ini mie Jowo sekitar Prambanan, nasi tumpang(?), gudeg Mijilan, nasi liwet

Ada saran?
:-)

Salam kuliner.




Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY