Berthold Sinaulan

Bravo 8: Profesor Yang Bingung

Selasa, 15-12-2009 17:21:02 oleh: Berthold Sinaulan
Kanal: Sastra

Bravo 8: Profesor Yang Bingung

Profesor Markie Dandra diam saja ketika Dlothreb Naluanis selesai menceritakan kisah pesawat Bravo 8 yang hampir saja mengalami kecelakaan akibat adanya hujan meteor Xaxava di garis perjalanan mereka, tanpa bisa dideteksi sebelumnya. Teman Naluanis, Berty Sinaran, yang pertama kali mengetahui hujan meteor itu ketika Bravo 8 baru saja akan memasuki jagad raya 1312.

Walaupun agak terlambat, untung keberadaan hujan meteor Xaxava itu sempat diketahui juga. Bravo 8 akhirnya memang selamat. Namun agar peristiwa itu tak terulang lagi, Naluanis sebagai petugas data Bravo 8 berusaha meminta tolong Profesor Dandra, untuk bisa membantu melacak mengapa hal itu dapat terjadi. Mengapa peralatan di Bravo 8 tidak dapat mendeteksi keberadaan hujan meteor itu sebelum pesawat itu mengikuti alur garis perjalanan pulang dari Planet Exograz kembali ke Landasan Interkoneksi Kebangsaan Indoplanet?

“Profesor, bantulah kami. Apakah itu karena peralatan di Bravo 8 yang tak betul, atau karena ada kesalahan para petugas di gedung pengawas pesawat luar angkasa Kebangsaan Indoplanet yang seharusnya bisa membantu mengirim informasi kepada para awak pesawat Bravo 8?” ujar Naluanis, “Atau justru peralatan di gedung pengawas yang rusak, Prof?”.

Profesor Dandra tetap berdiam diri. Naluanis bingung, tak biasanya sang profesor hanya berdiam diri saja. Biasanya, Profesor Dandra segera tanggap setiap kali Naluanis yang merupakan anak bimbingannya, meminta bantuan. Bahkan untuk hal-hal kecil sekali pun, seperti ketika Naluanis kehilangan tongkat lempar olahraga space ball, yang belakangan ternyata disembunyikan oleh Waka Bedus, sahabat Naluanis sendiri. Saat itu, Profesor Nandra segera mengirim Minilog, kendaraan logistik mini yang berisikan tongkat lempar space ball. Bukan hanya satu, tapi empat setengah tongkat sekaligus untuk satu tim lengkap. Dalam cabang olahraga space ball tiap tim memang diperkuat empat setengah mahluk. Empat manusia dan satu lagi Halfie, sejenis robot pintar yang dapat berpikir dan berukuran setengah manusia sebagai penjaga gawangnya.

Itulah sebabnya, kali ini Naluanis bingung, mengapa Profesor Dandra tidak mau berkata sepatah pun. Padahal kali ini Naluanis menghadapi masalah yang cukup pelik, yang bisa membahayakan keselamatan bukan saja para awak Bravo 8, tetapi sekaligus misi penelitian yang merupakan amanat Dewan Utama Kebangsaan Indoplanet.

Menunggu sekian lama tanpa mendapat jawaban sepatah kata pun, membuat Naluanis segera beranjak dari kursinya. Dia meninggalkan Profesor Dandra tanpa menyentuh sedikit pun tombol penyaluran minuman yang terletak di meja. “Aneh,” Naluanis sedikit menggerutu.

Sejak saat itu, Profesor Dandra terlihat dengan sengaja menjauh setiap kali berpapasan dengan Naluanis atau pun awak Bravo 8 lainnya. Bahkan dengan Komandan Bravo 8, Dirk Hendrik, yang berjumpa dengan Profesor Dandra melalui conference call untuk membahas misi penelitian Planet Exograz, sang profesor juga hanya mengucapkan salam, “Gambra!”, salam khas Warga kebangsaan Indoplanet. Setelah itu, tak ada sepatah kata pun dari Profesor Dandra untuk menanggapi bahasan Komandan Dirk Hendrik. Padahal peserta conference call lainnya sibuk memberikan masukan, kritik, dan komentar, terhadap bahasan sang komandan Bravo 8 tentang misi penelitian Planet Exograz.

Seusai conference call tersebut, Komandan Bravo 8 itu bertemu dengan Naluanis. Mereka lalu berbincang berbagai hal, termasuk keanehan yang dialami Komandan Bravo 8 tersebut saat bertemu dengan Profesor Dandra. Naluanis langsung menanggapinya, dengan menyatakan dia juga merasa aneh dengan perilaku sang profesor akhir-akhir ini. Lalu, dengan persetujuan Komandan Dirk Hendrik, Naluanis pun memutuskan untuk mengamati dan menyelidiki keanehan Profesor Dandra itu.

Naluanis kemudian mencoba menghubungi Inairfa Naskam, anak gadis satu-satunya Profesor Dandra. Ina, demikian panggilan gadis manis itu, merupakan sahabat Naluanis, yang ditemuinya pertama kali di lapangan space ball. Seperti juga Naluanis, Ina sangat senang bermain space ball.

Sebagai cabang olahraga yang paling populer di Kebangsaan Indoplanet, space ball memang bukan sekadar olahraga. Namun telah menjadi bagian dari gaya hidup dan menjadi wadah untuk bersosialisasi antar warga. Di situlah, Naluanis bertemu dengan Ina, dan keduanya segera menjadi akrab.

Keduanya lalu berpacaran? Ah, itu urusan mereka. Namun yang pasti, Naluanis selalu siap membantu Ina, apabila diperlukan. Sebaliknya, Ina pun selalu mendukung kegiatan Naluanis. Apalagi setelah Ina tahu, ayahnya adalah pembimbing Naluanis dalam sejumlah kegiatan ilmiah.

“XXXXX Jangan hubungi anak saya lagi XXXXX,” telepon genggam yang dipegang Naluanis memancarkan sinyal berisi pesan pendek.

Rupanya Profesor Dandra telah melacak sinyal dari telepon genggam yang ditujukan ke telepon genggam Ina. Sebelum Ina menjawabnya, sang profesor telah terlebih dulu membalas dengan pesan pendek.

Naluanis kini menghubungi Profesor Dandra melalui telepon genggamnya. Aneh, sang profesor mendiamkan saja. Ketika Naluanis kembali berupaya menghubungi Ina, panggilannya terputus. Begitu pula ketika Naluanis menghubungi telepon di tempat tinggal keluarga Profesor Dandra, panggilannya juga terputus.

“Ayahku lagi bingung,” hanya itu jawaban pendek Ina setelah lebih dari seratus kali Naluanis mencoba menghubunginya.

“Kenapa? Kenapa Profesor Dandra bingung?” Naluanis bertanya.

Tak ada jawaban lagi. Kini Naluanis yang ikut-ikutan menjadi bingung. “Aneh,” lagi Naluanis menggerutu sambil kebingungan.

 

Catatan: Ini adalah cerita fiktif dan bila ada kebetulan serta kesamaan pada nama-nama dan jalan cerita, itu hanyalah kebetulan saja.

Bookmark and Share

Tag/Label angkasa luar, jagad raya, bravo, pesawat, cerpen
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
diekie   pada  Suzuki Skywave 125
dedi   pada  Tiara Express Taxi
wawan   pada  Kawasaki Kaze R

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
zahra: hum.. gara2 ada pop screen, pulsa sering kebuang.. huh,

Suara kita selengkapnya... (14 komentar)



Suara Kita Terbaru:
zahra   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
081379132222   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
panglima perang   pada  Usai UN Pelajar Tawuran, Empat Dirawat di Rumah Sakit

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY