Mochamad    Yusuf

[Enerlife] Lebih Baik Bangkrut Dunia

Selasa, 15-12-2009 16:27:12 oleh: Mochamad Yusuf
Kanal: Opini

[Enerlife] Lebih Baik Bangkrut Dunia

Minggu kemarin 13/12, saya mengambil aki yang saya recharge. Tapi alangkah kagetnya, ternyata tokonya bangkrut. Kata penjaga toko sebelah, sudah awal bulan toko itu sudah tak buka lagi. Bahkan mereka tak pamitan.

Saya jadi panik dan putus asa, karena terbayang aki tak kembali. Lalu saya lihat bonnya, ternyata ada telpon rumah. Saya telpon, ternyata yang mengangkat pemiliknya. Dengan nada getir dan gemas, dia bilang tokonya ditutup, karena merasa dicurangi karyawannya. Dia bangkrut. Pengeluaran lebih banyak dari pemasukan.

Bicara bangkrut, saya dan keluarga (orang tua) mungkin kenyang dengan kebangkrutan ini. Sejak kecil, orang tua jatuh bangun usahanya. Bahkan sampai ayah mau meninggal, ada cobaan yang cukup berat. Usahanya bangkrut.

Pas bangkrut, harta benda kita jual satu per satu. Bahkan akhirnya yang dijual rumah. Karena itu saya beberapa kali pindah rumah. Bukan mengarah ke kota, tapi tambah ke pinggiran kota. Bukan tambah besar, tapi malah tambah kecil.

Suasana rumah sudah tak nyaman lagi. Ayah frustasi dan ingin marah saja. Untunglah meski putus asa, ayah tak sampai harus mengakhiri hidup. Karena itu saya tak heran, kalau sebuah penelitian menyatakan motif bunuh diri banyak karena usaha pelakunya bangkrut.

Adakah kejadian yang menyebabkan kesedihan, kekecewaan bahkan frustasi daripada kejadian kebangkrutan ini?

Suatu waktu, Nabi Muhammad pernah bertanya tentang kebangkrutan. Sahabatnya menjawab, kebangkrutan itu kalau usahanya merugi. Namun Beliau menjawab, yang dinamakan kebangkrutan, kalau kelak di akhirat seseorang membawa begitu banyak pahala, tapi akhirnya dia masuk neraka.

Dia membawa begitu banyak pahala, ada pahala shalat, puasa, zakat bahkan haji. Tapi ketika mau beranjak ke surga, ada orang yang meminta keadilan, karena orang yang membawa pahala ini, melakukan ini-itu yang tak menyenangkan padanya. Lalu pahala itu diberikan kepada orang itu. Dan orang yang meminta keadilan ini terus berdatangan, sampai pahalanya habis. Tapi ternyata yang datang tak berhenti. Akhirnya karena pahalanya sudah habis, dosa yang meminta keadilan itu diberikan pada orang yang sebelumnya berpahala. Akhirnya lama kelamaan dia berdosa banyak.

Akhirnya dia malah dijebloskan ke neraka. Dia yang sejatinya bisa masuk ke surga, tapi jadinya ke neraka.

~~~

Sering kita dalam kehidupan hanya mementingkan ibadah vertikal (ke Tuhan), tapi melupakan bahkan menghiraukan ibadah horizontal (ke manusia). Ini mungkin karena terpengaruh hadis yang mengatakan kelak di akhirat, yang dihisab dahulu adalah shalat. Kalau shalatnya baik berarti ibadah yang lain pasti bagus. Padahal banyak ayat di dalam Al Quran yang menyebut yang shalatpun bisa masuk ke neraka, seperti surat Al Maa'uun. Bahkan yang menarik banyak perintah shalat dibarengi dengan memberi ke orang lain.

Yang saya khawatirkan dengan penekanan pada ibadah vertikal ini, menjadikan seakan-akan dirinya shaleh sendiri. Mereka merasa statusnya lebih tinggi dibanding yang lain. Bahkan berani menyalahkan yang lain, atau mengkafirkan yang lain. Bahkan berkeyakinan dirinya bisa masuk surga. Mereka menjadi eksklusif, dan menjauh dengan orang-orang sekelilingnya.

Mereka merasa ibadah itu hanya yang berhubungan dengan Tuhan. Di luar itu bukan ibadah. Sehingga ketika ibadah dengan Tuhan begitu khusyuk dan dibela-bela dengan mengorbankan segala apa yang dimiliki. Namun justru tak begitu peduli di luar ibadah itu. Tak peduli dengan orang lain bahkan sekalipun merugikan orang lain.

Sehingga bisa saja seusai shalat, masih basah wajah dengan air wudhu, tapi ketika melayani pembeli, tak merasa peduli sedikitpun timbangannya diberati. Bisa saja pulang haji, namun ketika memberi resep obat, tak peduli apakah obat yang diberikan mampu dibeli atau tidak. Tapi yang penting ada komisi dari pabrik farmasi.

Bisa saja dia masih berpuasa, namun tak peduli dia menaikkan harga pembelian, meski harganya sebenarnya lebih murah. Karena ada selisih keuntungan yang bisa diraih. Bisa saja sudah berzakat, tapi tak peduli lampu merah sudah menyala, dan orang yang mau menyeberang takut melakukannya.

Bisa saja habis shalat di masjid, keluar masjid marah-marah dan memaki-maki orang, karena sepatunya hilang (this is real story). Bisa saja sudah jadi imam masjid dan suaranya mengumandang kemana-mana karena juga jadi muadzin, tapi tidak peduli dengan tetangganya yang mau berlangganan air PDAM. Karena sambungannya di depan rumahnya. Dia takut debit airnya turun (this is real story).

Bisa saja barusan datang dari mengaji dan mendengarkan ceramah, tapi sampai rumah, mengatakan yang tak enak pada suami dan anak-anaknya. Suami dan anak-anak hanya bisa sabar dan begitu terluka. Bisa saja telah menyumbang uang untuk masjid, namun menyetujui sebuah perundangan karena ada imbalan dari yang merasa diuntungkan adanya peraturan itu.

~~~

Kenapa sebenarnya kita harusnya tak melalaikan ibadah horizontal ini. Karena sekali kita bersalah pada mereka, untuk bisa dimaafkan, kita harus minta maaf padanya. Padahal belum tentu kita punya kesempatan bertemu dengannya. Namun untuk Allah, kita masih punya kesempatan di mana saja kapan saja untuk meminta maaf. Apalagi Allah Maha Pemaaf, sedangkan manusia belum tentu memaafkan.

Kita juga bermasyarakat dengan orang lain yang beragam. Ada yang agamanya sama, tapi ada ada yang bedanya berbeda. Bahkan mungkin tak beragama. Ada yang kadar pengetahuan agamanya rendah, ada yang melaksanakan agama yang tak konsisten. Begitu beragam. Tapi mereka semua adalah manusia. Mereka semua dihisab dan tentu saja juga bisa minta keadilan di sana, kalau disakiti,

Mari kita tingkatkan ibadah vertikal kita, tapi juga menggiatkan ibadah sosial (horizontal) kita. Seorang manusia yan baik selain dia mengabdi kepada Tuhan dengan benar, dia juga berguna bagi orang lain dan juga tak merugikan orang lain. (KMD, 15/12/2009 jam istirahat)

~~~
Enerlife adalah tulisan motivasi bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta memberi motivasi kesuksesan hidup. Anda bisa membaca artikel enerlife lainnya di: http://www.enerlife.web.id.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah konsultan senior TI, pembicara publik, host radio, pengajar sekaligus developer website & software SAM Design. Aktif menulis dan bukunya telah terbit, "99 Jurus Sukses Mengembangkan Bisnis Lewat Internet". Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya atau di profil Facebooknya.

Bookmark and Share

Tag/Label mochamad yusuf, opini, renungan, islam, ibadah, indonesia
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
1 komentar pada warta ini
Rabu, 16-12-2009 09:00:15 oleh: Anwariansyah

Saya jadi menduga-duga, jangan-jangan orang yang naik haji berkali-kali bukannya dapat pahala malah dapat dosa, karena masih banyak orang di sekitarnya, di kampungnya, di kotanya, yang membutuhkan uangnya untuk menyambung nyawa & mencari ilmu.



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
diekie   pada  Suzuki Skywave 125
dedi   pada  Tiara Express Taxi
wawan   pada  Kawasaki Kaze R

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
zahra: hum.. gara2 ada pop screen, pulsa sering kebuang.. huh,

Suara kita selengkapnya... (14 komentar)



Suara Kita Terbaru:
zahra   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
081379132222   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
panglima perang   pada  Usai UN Pelajar Tawuran, Empat Dirawat di Rumah Sakit

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY