Kondisi dollar AS makin lemah dan tertekan oleh struktur penguatan harga komoditas, utamanya emas. Harga emas pada perdagangan sesi AS kembali membukukan rekor tertinggi sepanjang masa baru, diatas harga $1200. Penguatan emas tersebut menurut kami adalah respon atas kembalinya aksi risk appetitive yang melanda bursa saham di berbagai kawasan mulai Asia, Eropa hingga AS.
Pelemahan nilai tukar dolar AS juga menjadi pemicu pergerakan indeks, pola yang telah ada sejak berbulan-bulan lalu. Semakin murah nilai tukar mata uang AS maka akan semakin mendongkrak harga komoditas, yang juga berdampak pada kenaikan harga saham sektor energi dan material.
Kekhawatiran soal Lehman-Brother jilid dua pupus sudah berkat sikap proaktif negara-negara sekawasan UAE yang membuka pintu komunikasi penyelesaian, apapun bentuknya, re-scheduling sebagai alternatif solusi dengan kesiapan menyediakan dana talangan sebesar $26 Milyar dolar AS.
Di pasar uang, poundsterling rebound terhadap dollar AS dan euro wujud reaksi dari penyelesaian krisis Dubai.
Selanjutnya, data yang dilansir dari AS kemarin waktu setempat tercatat beragam di mana laporan ISM manufacturing turun menjadi 53.6 versus ekspetasinnya 55 untuk periode bulan Oktober sedangkan kejutan positif datang dari rilis data ekonomi pending home sales dan construction spending.
The Institute for Supply Management mengatakan, aktivitas manufaktur masih tumbuh lambat pada November namun jumlah pesanan baru meningkat dan hal ini berhubungan dengan ketenagakerjaan.
Selain itu, pemberitaan mengenai grup industri Cina tentang meningkatnya aktivitas manufaktur pada November, juga menjadi pemicu melemahnya dolar AS serta naiknya indeks.
Penguatan harga minyak juga dipicu oleh pernyataan Cina soal pertumbuhan industri manufaktur. Hal tersebut menyebabkan munculnya wacana potensi kenaikan permintaan minyak di Cina. Industri manufaktur di AS pun juga mengalami pertumbuhan walaupun secara lambat.
Pada perdagangan Nymex untuk kontrak Januari, minyak cair naik 3,01 sen ke US$2,078 dan gasolin naik 3,08 sen ke US$2,042. Sedangkan harga gas alam turun 8,6 sen ke US$4,76 per 1.000 kaki kubik.
Sementara itu, the National Association of Realtors melaporkan, penjualan rumah naik pada periode bulan Oktober dan menduduki level tertinggi sejak Maret 2006. Sedangkan para ekonom memprediksikan sebaliknya.
Departemen Perdagangan AS dalam kesempatan yang sama telah memaparkan, belanja konstruksi berada pada level tertinggi dibulan Oktober lalu. Peningkatan pada sektor kosntruksi Ini merupakan kenaikan pertama kalinya dalam enam bulan terakhir.
Hari ini, Rabu (02/12) kira-kira pukul 20.15 WIB, akan dipublikasikan sebuah data positif soal tenaga kerja AS yang akan dipublikasikan oleh Macroeconomic Advisers (MA), LLC lewat ADP® Employer Services (ADP) yang membantu pemerintah sebagai referensi tambahan bagi kalangan ekonom, financial professionals, dan government policy-makers.