Pertemuan para tokoh organisasi kepanduan di kawasan Asia Tenggara bertajuk ASEAN Scout Association for Regional Co-operation (ASARC) Mid Term Meeting berlangsung dengan sukses di Kompleks Gerakan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, 25 November 2009.
Para tokoh dari tujuh organisasi kepanduan di Asia Tenggara sepakat untuk terus mengembangkan persaudaraan di kalangan para pandu, yang pada gilirannya dapat membantu terciptanya persaudaraan antar masyarakat di Asia Tenggara.
Seusai acara itu, Dato' Haji Kaharudin bin Momin, pimpinan Persekutuan Pengakap Malaysia (PPM) yang bila di lingkungan Gerakan Pramuka setingkat dengan Ketua Kwartir Nasional, menyerahkan penghargaan kepada tokoh Gerakan Pramuka. Mereka yang memperoleh penghargaan itu adalah Berthold Sinaulan yang merupakan Andalan Nasional dan Adyatma Sucamto, Kepala Biro Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Kedua tokoh itu memperoleh penghargaan berupa lencana Pingat Peringatan 100 Tahun Pengakap Malaysia, yang diberikan atas jasa-jasa membangun hubungan baik dan membantu kegiatan PPM. Hadir dalam acara pemberian penghargaan itu adalah Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof.Dr.dr. Azrul Azwar MPH.
Selain penghargaan berupa lencana, penghargaan berbentuk sertifikat yang ditandatangani Ketua Pengakap Negara PPM, Dato' Sri Dr Haji Shafie bin Mohd Saleh. Mungkin jabatan itu bisa disetarakan dengan Ketua Harian Majelis Pembimbing Nasional, yang bila di Indonesia, biasanya dijabat oleh Menteri Kordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Sebenarnya selain kepada Berthold Sinaulan dan Adyatma Sucamto, penghargaan itu juga diberikan kepada Andalan Nasional Gerakan Pramuka, Brata Tryana. Namun, karena yang bersangkutan berhalangan menerimanya langsung, maka penghargaan dititipkan melalui Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.