Ih gak berasa Ninda dah 2 tahun. Tapi perasaan baru kemarin ngelahirinnya... Hobinya Ninda nonton Dora tiap hari, tiap jam, tiap malem...(gak kebagian nonton nih ibunya, padahal khan mo nonton Opera Van Java, yaaa ee' ). Gara-gara nonton Dora setiap hari jadi lupa, padahal di DVD-nya ada petunjuk untuk para orang tua agar tetap memberikan stimulus kepada anaknya. Jadi baru deh ngikutin tadi malam (padahal udah ada lebih dari 2 bulan beli nya, hehehe..)
Kalau masukin Ninda ke pre-school biayanya pasti mahal, lebih baik kita sebagai orangtua memberikan waktu untuk menjadi guru. Berikut cara-cara murah dan mudah untuk menstimulus anak usia 2 tahun :
1. Melatih anak melompat jauh. Letakkan kertas ukuran folio di lantai. Ajarilah anak untuk melompati kertas tersebut dengan kedua kaki diangkat bersamaan. Latihlah agar lompatan anak semakin jauh
2. Mengajak anak bermain dengan balok. Ajaklah anak menyusun dan menumpuk balok mainan untuk membuat rumah-rumahan, jembatan, menara dan lain-lain.
3. Melatih anak memilih dan mengelompokkan benda menurut jenisnya. Sediakanlah macam-macam benda (misalnya : kancing, uang, logam biji-bijian). tunjukkan kepada anak cara mengelompokkan benda-benda tersebut menurut jenisnya, jelaskan pula sifat, warna, dan bentuknya. Mulailah dengan 2 jenis benda, kemudian tambahkanlah sejenisnya.
4. Melatih anak menghitung jumlah benda. Ketika melatih anak mengelompokkan benda menurut jenisnya, ajarilah untuk menghitung jumlah setiap jenis benda. buatlah kelompok dengan jumlah satu, dua, tiga, dan seterusnya.
5. Melatih anak mencocokkan gambar benda yang sesungguhnya. Sediakanlah macam-macam gambar (dapat diambil dari majalah, buku, koran, dan sebagainya). Mintalah anak mencocokkan gambar-gambar tersebut dengan benda-benda disekelilingnya. bicarakan pula bentuk dan sifat benda-benda itu.
6. Melatih anak untuk menyebutkan namanya. Sebutkan nama anak dengan perlahan-lahan, kemudian mintalah ia mengulanginya.
7. Melatih anak menyebut nama benda dan mengenal sifat/keadaan benda. Sebutkan nama benda yang ada di sekeliling anak. mintalah ia untuk mengambil benda itu sambil menyebutkan nama dan sifat/keadaan benda tersebut. Misalnya: “Mobil-mobilan itu berwarna merah dan terletak dibawah kursi”
8. Melatih anak mencuci tangan dan kaki, serta mengeringkannya sendiri. Ajarkan kepada anak cara mencuci tangan dan kakinya, serta mengelap bagian yang basah agar menjadi kering.
9. Memberi kesempatan kepada anak untuk berpakaian dan memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya. Ajarkan kepada anak cara berpakaian sendiri dan usahakanlah agar ia mau memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya.
Semoga para Moms gak bosen ya buat terus berusaha yang terbaik untuk anak kita :-)
Sumber: http://kbtkitihya.wordpress.com