Tata Sutabri

Bangkitlah Dari Kebodohan

Selasa, 24-11-2009 14:15:41 oleh: Tata Sutabri
Kanal: Opini

Bangkitlah Dari Kebodohan

Semua orang di negeri indah ini, kini sedang dalam kegamangan hidup yang tak terelakan. Kesulitan ekonomi yang melilit, standar moral yang carut-marut, perseteruan para politisi, bencana alam silih berganti, supremasi hukum yang mandul, kemacetan lalu lintas yang semakin parah, korupsi yang tetap menggurita, prostitusi yang semakin marak dan seonggok persoalan lainnya, yang semakin menambah hiruk pikuk  kegalauan di Republik ini. Hasilnya, jadilah masyarakat hari ini, masyarakat yang egois, mau menang sendiri, kurang peduli, individualistis, arogan, cenderung pada kekerasan, stress, depresi, stroke, berkepribadian ganda dan akhirnya...GILA. Ya, penyakit-penyakit ini tumbuh dan berkembang dengan pesat belakangan ini.

Rasa kebersamaan, senasib dan sepenanggungan, sirna dibawah ideologi kebendaan, hedonisme, materialistik & kapitalisme. Akhirnya muncul suatu opini "YANG KAYA MAKIN KAYA, YANG MISKIN MAKIN MISKIN". Slogan ini pernah terungkap dalam berita bahwa orang kaya (milyarder) di Indonesia bertambah, sementara orang yang miskin juga semakin banyak. Selain itu pula muncul krisis pembenaran terhadap problematika sosial yang keliru, sehingga menghancurkan reputasi kesadaran akal sehat kita yang mengakibatkan, semakin maraknya bentuk TAWURAN di kalangan masyarakat itu sendiri. Seperti yang telah terjadi pada waktu yang lalu & saat ini tentang TAWURAN antar sekolah, antar kampus, antar kampung atau desa, bahkan antar elit politik.

Selain itu pula kita mesti prihatin, negeri subur yang menyimpan sejuta kekayaan alam ini ditempati oleh insan-insan yang sebagian besar dari mereka kesulitan mencari sebersit kesejahteraan. Rakyat indonesia ini memang seperti pepatah mengatakan ‘bagai ayam mati di lumbung padi'. Jumlah mereka tidak sedikit. para pencari kerja dari berbagai usia, tiap tahun kian bertambah. Kaum pengangguran membludak di mana-mana. Jumlah lapangan kerja yang ada, tidak sesuai dengan banyaknya sumber daya manusia. Sangat miris sekali, kalau kita lihat, orang berbondong-bondong hengkang dari negrinya sendiri, karena  sulitnya mendapat pekerjaan. Bahkan di dalam negri sendiri, karena sulitnya mendapat pekerjaan, banyak orang-orang terpelajar, seperti para sarjana. Mereka tak segan-segan  menerjuni serendah apapun bidang pekerjaan & karirnya, asalkan halal.

Betapa penyelenggara kekuasaan di Republik ini tak berpihak kepada rakyatnya sendiri yang nota-benenya dihuni oleh mayoritas muslim. Dalam berprilaku dan pelaksanaan hukum, kita telah kehilangan nalar. Hukum yang mestinya jadi panglima, direkayasa mengikuti kepentingan politik, sehingga kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara menjadi ternoda. Selain itu pula problem bangsa ini makin diperparah dengan kehidupan berbudaya dan seni kita sendiri, yang sudah tak mencerminkan nilai & norma-norma dianut mayoritas penduduk negeri ini. Film-film ekstrim dengan bebasnya di tonton, terutama oleh kalangan muda kita, termasuk para ABG dan anak-anak di bawah umur. Impor budaya lewat film, baik di televisi maupun bioskop telah mencekoki hati dan pikiran sebagian besar kaum muda kita.

Setidaknya, itulah catatan penting yang terjadi di republik ini sekarang. Mengeluh dan berkeluh kesah saja, memang tidak akan menyelesaikan persoalan. Kita perlu menginventarisir kembali apa-apa saja yang sudah kita kerjakan, mana yang belum dan apa rencana kita ke depan. Jelas sekali, masih banyak program kita yang terbengkalai. Apapun ceritanya, kita harus bangkit dari kebodohan ini. Jangan pernah kita bangkit dalam keadaan tidur, sebab kalau demikian, apa yang kita lakukan hanyalah mimpi-mimpi belaka.

Percayalah, hari ini dan hari esok adalah milik kita. Marilah kita isi dengan format, formula dan rumus kita sendiri. Jangan pernah kita memakai rumus orang lain. Kembalilah pada jati diri kita sebenarnya. Berjuanglah saudaraKu, demi masa depan kita dan republik yang kita cintai ini.

Bookmark and Share

Tag/Label opini
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
inasa ori sativa: barang apa ini ? tidak bermutu .

Testimoni selengkapnya... (3 komentar)



Testimoniku Terbaru:
ridlo almuiz   pada  motor tossa 100cc
ridlo almuiz   pada  motor tossa 100cc
Kang Kuku   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
syamsul kheir: nambahin opini nya mas eko. saya yangjuga pengguna jasa dari produk telkomsel dah banyak dikecewainnya.contohnya kmaren saya ngenggunain NSP yang katanya gratis cuman ujujng-ujungnya mah saya slalu dapet smsm yg ga perlu dan nyedot pulsa saya. tolong dong telkomsel yg bener

Suara kita selengkapnya... (8 komentar)



Suara Kita Terbaru:
syamsul kheir   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
wahyudiansyah   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
anda renaco.Simatupang,Amk   pada  Visi Lingkungan Caleg Kita

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY