Kepanduan Mongolia (The Scouts Association of Mongolia) akhirnya mengirimkan perwakilannya untuk ikut dalam Asia-Pacific Regional Scout Workshop on Disaster Management (Lokakarya Manajemen Bencana Kepanduan Asia-Pasifik) yang bakal digelar di Kompleks Gerakan Pramuka di Cibubur, Jakarta Timur, 16 sampai 19 November mendatang.
Kehadiran peserta dari Mongolia itu menambah satu negara lagi yang akan ikut dalam lokakarya itu, setelah sebelumnya 10 negara menyatakan akan mengirimkan wakilnya. Kesepuluh negara yang telah terlebih dulu menyatakan ikut adalah Bangladesh (4 orang), Scouts of China, Taiwan (1 orang), Filipina (4 orang), India (1 orang) Malaysia (12 orang), Maladewa (3 orang), Pakistan (4 orang), Srilanka (1 orang), Thailand (1 orang), dan dari Indonesia berjumlah 20 orang yang berasal dari berbagai provinsi di Tanah Air dan Satuan-satuan Karya Gerakan Pramuka di tingkat Nasional.
Perwakilan dari Mongolia itu sehari-harinya bekerja di badan pemerintah setempat yang mengurusi masalah anak-anak. Dia menyatakan tertarik untuk mempelajari manajemen bencana yang akan disampaikan oleh sejumlah pakar dari Jepang, Malaysia, Filipina, dan Indonesia sendiri.
Lokakarya itu sendiri bertujuan untuk menyatukan langkah organisasi-organisasi kepanduan di kawasan Asia-Pasifik, dalam memberikan pendidikan tentang bencana dan cara-cara menghadapinya, sekaligus menyatukan prosedur operasi yang harus dilakukan bila bencana datang.