Tutuk Apriliyanti

Voucher Isi Ulang Listrik Untuk Listrik Prabayar

Selasa, 01-09-2009 12:21:37 oleh: Tutuk Apriliyanti
Kanal: Layanan Publik

Voucher Isi Ulang Listrik Untuk Listrik Prabayar

Voucher isi ulang tidak hanya dijual oleh counter-counter hp, tapi juga bisa didapatkan di PLN terdekat atau bank-bank yang merupakan rekanan PLN. Bedanya di counter-counter menjual voucher untuk mengisi ulang HP, sedangkan di PLN dan bank rekanan menjual voucher untuk isi ulang listrik.

Ya untuk sekarang ini sedang diterapkan secara perlahan untuk penggunaan listrik prabayar. Listrik Prabayar adalah layanan terbaru untuk konsumen dalam mengelola konsumsi listrik melalui meter elektronik prabayar (MPB), dimana pemakaian listriknya dapat dikendalikan oleh konsumen itu sendiri. Dengan menggunakan alat yang bernama kWh meter LPB (kWh meter Listrik PraBayar) seperti pada gambar yang didapat dari PLN ketika pemasangan atau penyambungan baru, setiap konsumen memperoleh pemasokan listrik sesuai dengan kemampuan mereka, alat ini akan disertai oleh voucher isi ulang listrik yang disebut dengan token. Token adalah 20 digit angka yang unik dan berisi informasi untuk dimasukkan ke dalam kWh meter LPB.

Token dapat diperoleh di PLN-PLN terdekat atau ATM-ATM dan bank-bank rekanan yang sudah menyediakan layanan voucher isi ulang listrik. Pilihan nilai token bebas atau fleksibel mulai dari Rp 20.000 s/d Rp. 1 Juta. Untuk pemasangan atau penyambungan barunya hampir sama pada umumnya dengan pemasangan dan penyambungan baru listrik yang menggunakan box meter biasa, dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh konsumen.

Segala sesuatu ada kelebihan dan kekurangan, begitu pula dengan voucher isi ulang listrik ini, untuk kelebihannya sendiri voucher isis ulang ini meliputi pengendalian dalam pemakaian, sesuai dengan kemampuan konsumen, tidak ada sanksi pemutusan seperti halnya box meter biasa jika terdapat tunggakan, tidak dikenakan biaya beban dimana jika menggunakan box meter biasa terdapat biaya beban kecuali pada tarif-tarif listrik tertentu dan sebagainya. Sedangkan kekurangannya jika batas pemakaianya sudah habis maka listrik akan mati seketika tidak perduli waktu siang atau malam, sedang menggunakan listrik atau tidak, hal ini yang menjadi pertimbangan konsumen untuk mengganti cara pemakaian listrik

Bookmark and Share

Tag/Label voucher, listrik, prabayar
Penilaian anda

Warta terkait
Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
137 komentar pada warta ini
Selasa, 01-09-2009 17:24:36 oleh: M.I Rizky

weleh-weleh berarti mesti siap-siap beli dong hmmmm
ck..ck... waduuuhhhh.... masa harus terjadi tapi ada baiknya juga gak sich?




Selasa, 01-09-2009 17:50:10 oleh: Fendi AW

Thanx.. nice info, :)
klo sistem pembayaran operator seluler bisa diterapkan/ditiru pada sistem pembayaran listrik, saya rasa akan menjadi solusi alternatif yang baik selama pelanggan diberikan pilihan pembayaran. Misalnya diberikan pilihan : Prabayar, Pascabayar, atau kombinasi keduanya (misal seperti istilah pada operator selular "Hybrid atau Auto")....

Maju terus PLN!!

http://fendiaw.blogspot.com




Selasa, 01-09-2009 19:37:37 oleh: Joko A.W

waduh...mulainya kapan ni???
ajib juga klo kaya gitu ni....hohoho
biar orang" pada g buang" listrik...ckckck




Rabu, 02-09-2009 09:00:42 oleh: Lutfi

Saat ini diBekasi sudah ada dan saya sudah menggunakannya.

Namun seperti biasa Produk sudah dipasarkan akan tetapi Tempat PEMBELIAN PULSA listriknya masih jarang dan Langka.......




Rabu, 02-09-2009 11:22:21 oleh: hariyadi

Kebetulan rumah saya di cibubur sudah pake meteran digital persis seperti ini.

Yang jadi banyak keluhan adalah seringnya meteran itu sendiri bermasalah. terkadang pada meteran yang bermasalah, voucher yang dimasukkan teregistrasi tapi listriknya gak ada. sehingga harus komplain ke PLN.

Masalah lainnya adalah ketersediaan voucher itu sendiri. Sangat jarang sekali tempat pembelian voucher pln tersebut.

Bahkan sampai saat ini bank pun sepertinya masih sedikit yang support.

Harusnya hal ini juga jadi pertimbangan PLN ketika akan mengimplementasikannya..

Note : Kalo sesuatu yang analog aja perlu di kalibrasi.. Nah kalo meteran digital ini perlu kalibrasi gak yah pada kurun waktu tertentu.? Takutnya listrik kita bocor/ boros penggunaan karna masalah pada meteran.





Rabu, 02-09-2009 11:27:59 oleh: Ikka WuWiWa

@ sugeng hariyadi : kalau baca komentar kamu, saat masukkan voucher dan berhasil berarti tidak langsung otomatis menyala lagi ya ?



Rabu, 02-09-2009 11:32:57 oleh: hariyadi

to ikka : kalo sistemnya si meteran itu oke.. harusnya langsung on lagi. tanpa harus menaikkan/ menurunkan MCB (red. stekernya). Cuma yang aku kasih tau itu pada meteran yang bermasalah alias yang gak normal gitu. makanya di akhiran tulisan aku tulis "Perlukah kalibrasi lagi nantinya kalo meteran itu sudah lebih dari beberapa tahun.??"

karna setahu saya setiap peralatan digital pasti ada umurnya, minimal harus di kalibrasi karna takutnya sedikit ngaco si alat itu sendiri.

jelas gak bu ikka.??




Rabu, 02-09-2009 11:36:11 oleh: Ikka WuWiWa

@ Sugeng hariyadi : sip pak... jelas.. mau nanya lagi boleh ya yaya ya ya...

kalau misal besok adalah tanggal sudah harus isi lagi, apakah ada pemberitahuan lewat alatnya misal berupa alarm atau kita di sms ata apapun ?




Rabu, 02-09-2009 11:40:45 oleh: hariyadi

to ikka : ibu.. voucher listrik beda dengan voucher handphone. alhamdulillah voucher dan si meteran itu gak ada batas waktunya. jadi gak ada masa tenggang dan masa aktif kayak nomor handphone. hehehe..

mau gak di isi-isi ataupun pulsa yang sudah masuk sudah beberapa bulan atau pulsa yang dibeli gak di registrasikan ke meteran juga gak masalah kok.

Karna setiap voucher itu nomornya unik merujuk ke hanya satu meteran listrik. Jadi gak bisa digunakan ke meteran yang lain. gitu bu ikka..

jelas bu..?




Rabu, 02-09-2009 11:45:31 oleh: Ikka WuWiWa

@ Sugeng Hariyadi :

sip. jelas pak... sangat membantu sekali informasinya, semoga ini bisa berguna untuk semuanya ya....

BTW rumah yang di cibubur pasti irit bgt ya? lha wong cuma weekend aja toch kamu kesananya ?

nah kalau lagi ga ada kamu yang nyala matiin listrik siapa pak ?




Rabu, 02-09-2009 11:48:31 oleh: hariyadi

to ikka :

hmm.. ada beberapa lampu yang gak dimatiin kok. jadi biar gak terlalu gelap kalo gak ditinggalin.

irit..?? bangett lah..

^_^




Rabu, 02-09-2009 11:48:55 oleh: Tutuk Apriliyanti

@ Pa Sugeng : untuk meteran digital ini memang belum banyak pemakainnya karena beberapa pertimbangan, dan uji coba masih banyak pada kalangan karyawan PLN itu sendiri. dan untuk token atau vouchernya bisa di beli di Bank Bukopin beserta ATM nya, internet dan sms Bank Bukopin, serta payment Point Online Bank.

@ Ikka : ketika masukan token atau voucer secara otomatis langsung menyala, kecuali alatnya rusak.
terus voucher tidak tergantung pada tanggal batas waktu, tergantung pada pulsa dan jika mau habis ada berupa alarm yang bunyi.




Rabu, 02-09-2009 14:50:33 oleh: hariyadi

to tutuk :
untuk bank bukopin gak semua bank bukopin dan atmnya bisa buat beli voucher logh. saya sudah membuktikan sendiri soalnya. kebanyakan tetangga saya belinya di kantor pelayanan pln terdekat.

oh iya pertanyaan terakhirku belum dijawab tuh..




Kamis, 03-09-2009 07:57:01 oleh: Tutuk Apriliyanti

Pa Hariyadi : untuk bank bukopin...memang sudah menjadi rekanan PLN, dan menyediakan layanan yang bersangkutan dengan PLN. mungkin hanya fiturnya saja yg belum ada

sedang kan untuk kalibrasi, pasti selalu ada untuk alat ukur apakah alat tersebut masih layak di gunakan atu tidak.




Kamis, 03-09-2009 08:55:47 oleh: Tjandra Sutiono

wah, repot juga yach, kalo pas lagi masak nasi pake rice cooker, terus nominal voucher habis, mati deh aliran listriknya. kalo lagi lapar gimana toh !! he 3x



Kamis, 03-09-2009 14:03:40 oleh: hana bogi H

Luar biasa...memang sesuatu yang baru pasti ada sisi baik dan sisi kelemahan tetapi kalau tehnologi voucher listrik ini bisa bener-bener di terapkan pada setiap pemasangan atau upgrade meter baru ya ini merupakan hal luar biasa tinggal bagaimana pembenahan SDM di lapangan dan peralatan pendukungnya agar pelanggan listrik lebih puas "care" didalam penggunaan "HEMAT" Energi .
SALAM




Jumat, 04-09-2009 08:13:33 oleh: Eddy

Hai, boleh tanya ? saya dirumah baru pasang yang prabayar itu, trus waktu mo beli pulsanya ke atm mandiri disuruh masukkan 12 digit kode pelanggan, sedangkan yang saya terima kok cuma 11 digit ya ?? apa ada yang mesti ditambah angka 0 di depan ato dibelakangnya ? ada yang bisa sharing info ?
Thanks sebelumnya.




Senin, 14-09-2009 08:46:26 oleh: Tutuk Apriliyanti

@ Pa Eddy : untuk no digit pelanggan atau id pelanggan rata-rata 12 digit, mungkin ada 1 angka yang hilang atau pudar.



Sabtu, 19-09-2009 13:19:51 oleh: kartono setiawan

saya lokasi dipontianak....rata2 rumah baru disini sudah menggunakan voucher dan apa yang terjadi, ternyata voucher listrik lebih mahal ketimbang yang biasa..dan setelah saya coba dirumah baru saya, ternyata emang bener, lebih mahal.yang mau saya tanyakan apakah didaerah lain yang memakai voucher juga merasa lebih mahal ???



Kamis, 01-10-2009 11:30:50 oleh: Muse

Iya...tarif listrik sistem voucher ini kok ternyata lebih mahal daripada listrik dengan meteran biasa (sistem lama).. apa memang ada perbedaan tarif per kwh nya antara voucher dan sistem meteran biasa...
Ilustrasi :
Rumah orangtua saya dengan sistem meteran lama dengan daya 900 perbulan bayar skitar Rp120ribu,
Kakak saya dengan menggunakan sistem voucher dengan daya 900 perbulannya dapat menghabiskan skitar Rp200rb - Rp300rb, padahal peralatan rumah kakak lebih sedikit dah mereka sudah berusaha berhemat, kan aneh tuh!!??

Implementasi sistem baru PLN ini seharusnya dilaporkan terlebih dahulu pada DPRD Provinsi khususnya pada Komisi B, sehingga sebelum di implementasikan, akan ada penelitian terlebih dahulu mengenai sistem baru ini apakah dapat diterima oleh masyarakat atau tidak.




Kamis, 01-10-2009 13:24:08 oleh: Tutuk Apriliyanti

untuk voucher listrik, memang berbeda dengan sistem meteran biasa, harga per kwh pada voucher listrik lebih mahal di banding dengan meteran biasa.
pada sistem meteran biasa jika tidak ada pemakaian pelanggan hanya di kenakan biaya beban sesuai dengan tarif pemakaian kecuali pada tarif R15.
sedangkan dengan menggunakan voucher tidak di kenakan biaya beban sama sekali, sehingga ada kenaikan pada harga per kwh.




Sabtu, 17-10-2009 10:20:27 oleh: eko wibowo

saya cuma mau berbagi informasi :
1. id pelanggan memang cuma 11 digit bukan 12 digit
2. untuk pembelian voucher atau yg disebut token sekarang ini sudah gak ada masalah, kebetulan saya juga sudah membuka penjualan token untuk LPB. tinggal tlp, semua beres
3. kalo dibilang lebih mahal belum tentu, karena itu semua tergantung pemakaian, harus dikomparasi di tempat yg sama dan lama waktu penggunaan alat2 listrik yang sama juga




Rabu, 21-10-2009 10:16:27 oleh: Denny Mulyawan

sebanarnya sistem voucer ini bagus juga yach...! mungkin meringankan kerja PLN juga.
tapi kalau memang lebih mahal malah memberatkan konsumen dong, terus kalau pemasangan yang baru semuanya menerapkan sistem voucer, kira2 yang pemasangan model lama diganti juga nggak yach?
kalau boleh tanya : tarif per KWh dari daya 900, 1300 dan 2200 watt beda nggak untuk sistem voucer ini?




Selasa, 27-10-2009 19:08:55 oleh: nur asadullah

Ini lebih layak dibilang pembodohan masyarakat. Bukannya memperbaiki management dan membangun energy listrik alternatif, tapi malah membuat proyek yang malah berpotensi menyebabkan kerugian konsumen. Ckckck....



Rabu, 28-10-2009 10:51:01 oleh: nisa

Harga per kWh (kiloWatt/hour) untuk sistem prabayar ini = Rp.1385,- per kWh.

Sedangkan untuk sistem lama, harga per kWh untuk tipe R1/1300VA hanya Rp.677,-

Artinya harga per kWh sistem baru prabayar hampir dua kali lipat!

Coba malam hari Anda catat posisi meter digital prabayar, lalu nyalakan lampu pijar Philips 20watt selama 10 jam. Harusnya perhitungannya = 20x10 = 200watthour = 0,2kWh.

Lalu cek meter digital setelah 10jam tersebut. Apakah benar hanya bertambah 0,2 ??

Maaf, pengalaman saya tidak begitu. Angka meter bisa jalan 0,3-0,5 (yang seharusnya 0,2).

SUdah lebih mahal + meter berjalan lebih cepat, beda dibanding meter analog yang lama. Sepertinya tidak terkalibrasi dgn baik / mudah dimainkan. Maklum digital, bisa di-otak-atik dgn kode program.




Rabu, 28-10-2009 15:10:34 oleh: eko wibowo

saya cuma mau komentar sedikit buat mbak Nisa, Kayaknya gak semua meteran digital seperti yang diceritakan mbak nisa, kenyataannya pelanggan saya yang memakai meteran digital tercatat rata2 pemakaiannya Rp 662,-/kwh untuk penggunaan meteran 1300va



Jumat, 30-10-2009 21:48:08 oleh: harno pratama

Waduh, saya baru mau menggunakanlistrik prabayar.. setelah membaca komen2 diatas, jadi banyak tanda tanya dikepala..??????? tapi mau gmn lagi wong PLN disini (pontianak) setiap pasang baru diarah kan ke sistem prabayar....



Sabtu, 21-11-2009 09:27:55 oleh: suryo

kalau sudah dapet yang digital,,,,bisa di ganti pakai meteran biasa ngaak.....



Sabtu, 21-11-2009 09:56:45 oleh: Windi

Waduh saya jg merasa berat nie ntar klo sy sdh pindah keperumahan..malahan skg perumahan semua pake sistem prabayar. Klo gaji besar gpp, tp klo pas2an pendapatanx. Ya ga bs bayar. percm aj tgl dirmh br tp listrikx mhl bget. Cb deh diringankan lah masyarakat skg.



Senin, 07-12-2009 11:55:45 oleh: teddy

bagus banget,tapi jika terjadi masalah kerusakan pada alat(mahal gak..?) n jaringan gimana?kan bisa merugikan dunia usaha.trus,harus ada batasan pemakaian agar listrik bisa terbagi adil.kemungkinan tanggapan masyarakat banyak yang setuju.



Senin, 07-12-2009 13:20:41 oleh: eri

sebenarnya berapa tarif per-kwh untuk prabayar/voucher?? kalau lebih mahal dari yg pasca bayar ogah lah...



Senin, 07-12-2009 20:51:42 oleh: agoey

rumah saya juga baru kemarin dipasang listrik, ternyata sistem voucher ini, makanya masih cari2 informasi dulu apakah untung/rugi pake sistem voucher ini....
kalo kira2 rugi kayanya mau dipindah aja ke yg biasa, itu juga kalo bisa....soalnya beberapa rumah di komplek saya yg baru2 sudah dipasang yg voucher semua....




Senin, 21-12-2009 18:43:39 oleh: martin

saya sudah pake prabayar, untuk beli token di kantor pos atau ppob juga ada... lebih murah jatohnya dengan pemakaian kaya biasanya... enaknya kita bisa ngontrol pemakaian kita, klo bisa ngontrol atau bisa menghemat, kita bisa bayar lebih murah lagi... semoga ga ada kendala kedepannya...

hemat energi untuk menyelamatkan bumi...




Senin, 21-12-2009 18:48:03 oleh: martin

oiya, per kWh nya lebih murah prabayar...
sekedar info aja...




Sabtu, 02-01-2010 19:24:14 oleh: marry

tarif buat 2200v berapa perkwhnya?
baca2 dikoran katanya rp622/kwh
sebenarnya mana yang bener
mahal atau lebih murah?




Rabu, 13-01-2010 11:45:30 oleh: rudi

wah... tambah maju nich PLN... dengan sistem pra bayar ini diharapkan pelanggan bisa mengontrol dan yang lebih penting bisa hemat listrik... supaya nggak byar pet.. tapi kedepan kerusakan/ trouble perangkat meter prabayar pada pelanggan apa sudah bisa ditangani dengan cepat misalnya... ya mudah2 PLN sudah bisa mengantisipasi terlebih nggak ada kesan lambat atau lama penanganannya. Harapan saya 1. Upgrade meteran pasca bayar ke meteran pra bayar tidak dipungut biaya alias gratis 2. Penggunaan meteran prabayar ini benar2 murah 3. Online pembayaran rekening listrik (PPOB) yang saat ini sudah tersebar bisa menjual token meteran prabayar... semoga PLN tambah maju. salam



Senin, 18-01-2010 10:53:30 oleh: ryan

Rumah saya
R1 / 1300 VA
bayar Rp 150.000,00
rincian biaya
Admin Bank: Rp 1.500
Meterai: -
PPn: -
PPJ: Rp 8.405,66
Angsuran: -
Rp Token: Rp 140.094,34
Jumlah kwh: 211,40

Jadi kalo dihitung biaya kwh nya:
140.094,34/211,40 = Rp. 662,6979.. per Kwh




Selasa, 19-01-2010 08:55:40 oleh: welas riyati

Kebetulan rumah baru saya di mijen sudah dipasang listrik prabayar, trus bagaimana caranya untuk mengisi pulsanya ??



Selasa, 19-01-2010 10:15:08 oleh: asepsaiba

Ada yang jual voucher PLN Prabayar? Transaksi via transfer aja, trus kode Tokennya di SMS.. Kalo ada tolong hubungi email saya asepsaiba[at]gmail[dot]com



Selasa, 19-01-2010 12:03:58 oleh: dadang jamaludin

pake listrik system ini memang lebih murah..
toh//kalo kita ga nyolokin barang elektronik..token kita ga ke ambil..
pokonya banyak deh sisi positifnya..




Sabtu, 23-01-2010 09:27:39 oleh: mashuri

kayaknya bagus, tapi
- bisa isi setiap saat ngak ?
- ketepatan baca stabil ngak kalau voltase tidak stabil
-ini pakai massa aktif ngak, atau selama nominal masih tetap bisa eksis




Sabtu, 23-01-2010 19:02:29 oleh: Dwi anies

Teman2 smua aq ikutan gabung....pengen nanya nih,, aq kan baru beli voucer listrik tapi selalu di tolak waktu aq masukin...reject.. perasaan kodenya udah bener kok... tolong bantu dong kenapa ya seperti itu...



Rabu, 10-02-2010 00:07:30 oleh: awink

rumah saya pake yang R1/900 VA rencana mau ganti token yang 2200.biaya pasang nya berapa y,Mohon Penjelasanya ,trus biaya /kwh nya bnr Rp.662. kmarin saya iseng ngitung rotasi dari meteran analog itu.dalm satu jam meterannya mencapai 0.8'nah klo pake token kira kira berapa rupiah y pulsanya yang terpakai,tokenya dah pake yang 2200



Rabu, 10-02-2010 00:12:02 oleh: awink

pulsa yang 50,000/20.000 tu berapa kwh y



Kamis, 11-02-2010 13:33:41 oleh: Mas RT

Di perumahan kami sudah lama terpasang meteran analog, dan PLN ingin perumahan kami dijadikan contoh sebagai wilayah RT pengguna listrik prabayar di Surabaya.Mengenai biaya migrasi ke pra bayar gratis hanya beli token 20 rb + meterai. Meski belum dilaksanakan kayaknya ibu2 pada bingung, gak tau cara dan penggunaanya...PLN kayaknya kurang sosialisasi........



Jumat, 19-02-2010 10:01:50 oleh: Aji sumantra

Token di sekitar rumah sudah banyak orang pasang dan yang pasti akan jadi TOKEN semua karena ini sangat membantu pelanggan untuk penggunaan listrik pembelian PULSA TOKEN sudah bisa dilakukan di LOKET-LOKET resmi dari PLN maupun Bank Rekanan PLN...



Jumat, 19-02-2010 19:41:46 oleh: guruh

saya udah make listrik prabayar di rumah dan di tempat kerja tapi menurut saya yang dahulu pakai meteran analog ternyata meteran digital prabayar kenyataan lebih mahal dan kemungkinan meteran digital ini kalibrasinya ngaco , kalo gak percaya bisa cek dirumah dan tempat kerja saya, mo ngadu ke YLKI tapi belum kesampain, harusnyaPLN meninjau ulang dan memepersiapkan dengan matang sebelum di ujicobakan ke konsumen.mo komplain kemana lagi, PLN aja lambat jika ada pengaduan dari konsumen.



Senin, 22-02-2010 14:29:06 oleh: munif

kalo pake meteran digital masih kena giliran mati lampu gak ya.???



Kamis, 25-02-2010 15:23:10 oleh: Yulizar

Saya pengguna baru meteran digital prabayar. Yang ingin saya tanyakan ama rekan-rekan yg udah pakai system ini juga, apakah bisa kita beli pulsa (Token) prabayar ini lewat ATM BCA?



Selasa, 02-03-2010 21:58:35 oleh: julius

yang saya mau tanyakan,apa bisa vocher listrik kita beli lewat atm/web
,dan kalau sewaktu-waktu pulsanya habis di hari libur kita beli kemana..?




Rabu, 10-03-2010 16:13:45 oleh: satrya

teman-teman, saya ikutan gabung. mungkin ada baiknya kita beli voucher cadangan (dg nilai terkecil mis 20000rb) utk dipakai bila pulsanya habis malam hari atau pd hari libur



Kamis, 11-03-2010 17:01:06 oleh: icon bill

kalo mau bisnis vouchernya gimana ya?kan pulsa aja bisa dibisnisin, masak listrik engga...kalo ada dimana ya yang jual?



Jumat, 12-03-2010 18:17:42 oleh: satrya

setahu saya saat ini untuk pembelian isi-ulang via ATM baru dilayani oleh ATM Bank Bukopin



Rabu, 17-03-2010 22:34:15 oleh: Arta

Menurut saya (lagi-lagi Pemerintah membiarkan masyarakat menjadi lahan uji coba), PLN sepertinya ingin mendapat dana dari masyarakat dgn cara listrik prebayar ini tapi belum benar-benar menyiapkan diri dengan layanan purna jual sehingga masyarakat yg dirugikan, karena:
1. Harga per kWh sistem prabayar hampir dua kali lipat , yaitu = Rp.1385,- per kWh. Sedangkan untuk sistem lama, per kWh untuk tipe R1/1300VA hanya Rp.677,-
2. Kalau pemadaman juga tetap ikut padam
3. Pulsa Token atau Voucher susah didapat.




Sabtu, 20-03-2010 11:15:26 oleh: junaedi

LISTRIK PRABAYAR LEBIH HEMAT. KARENA KITA BISA MENGONTROL PEMAKAIAN LISTRIK KITA SEHARI-HARI.



Senin, 22-03-2010 13:49:21 oleh: ardi

berapa ya biaya pemasangan pelanggan baru listrik prabayar daerah klaten...he...he...
terus kalau yang biasa/konvensional/pasca bayar masih bisa nggak ya....thanks




Selasa, 23-03-2010 14:05:33 oleh: Paris

Mohon informasi urgent, Pak... Saya baru sekali ini mau isi voucher ke meterannya. Nomor Tokennya sudah ada. Caranya gimana yaa...? Terima kasih.



Rabu, 24-03-2010 20:00:33 oleh: widodo

dari semua pertanyan di atas..yang jawab siapa ya ?
karna jenis pertanyaan hampir sama,,, bingung pada saat ingin isi pulsa nya... trus gimana caranya.. ?

karna saya pun sama bingung nih gimana cara isi ulang nya...

thans
widodo




Kamis, 25-03-2010 20:38:31 oleh: Yanuari

Apakah TOKEN bs di jalan kan untk pemasangan pln yg 450 WATT?Dan jk ingin megunakan TOKEN apakah hrs megati spido meter!kl emang bs tolong ksh tau caranya doung?



Jumat, 26-03-2010 13:45:44 oleh: Ricardo

Kita bisa menghitung, dirumah kita lebih efisien/ekonomis pakai sistem pasca bayar atau pra bayar.
Yang perlu dikerjakan 5 langkah :

1. Cari persamaan sistem pasca bayar:

Golongan (Eg. R1)
Daya (Eg. 1300 watt)

dari sana kita dapat menentukan/ mengetahui (lihat di perincian kwitansi/ tanya PLN di hotline 123) ...
Biaya Beban (BB): Eg. Rp. 39.130,-

karena perhitungan pemakaian listrik bersifat progresif, maka perhitungannya sebagai berikut ...
Biaya Batas 1 / biaya pemakaian per kwh utk konsumsi antara 0-20 kwh (B1): Eg. Rp. 385,-
Biaya Batas 2 / biaya pemakaian per kwh utk konsumsi antara 20-40 kwh (B2): Eg. Rp. 445,-
Biaya Batas 3 / biaya pemakaian per kwh utk konsumsi diatas 40 kwh (B3): Eg. Rp. 495,-

Selain itu kita juga perlu tahu Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di daerah kita (berbeda di setiap kota):
Eg. Sidoarjo 9%, Surabaya 6%, Gresik 5%

Kalau bayarnya lewat bank/PPOB ada biaya adminnya (ADM)
Eg. BNI: Rp. 1.600,-, BPR: Rp. 3.000,- ,
malahan tagihan saya ada tambahan lg Rp. 10.000,- yg tdk jelas utk apa krn sdh dihitung di pemakaian,
mungkin biaya transfer antar rekening atau meterei.

kemudian dimasukkan ke persamaan: A(kWh), B(Rp.)
asumsi: pemakaian listrik diatas 60 kwh / bulan, PPJ Sidoarjo, bayar lewat BNI.

( BB+(B1x20)+(B2x40)+(B3x(A-20-40)) ) x (100%+PPJ) + ADM = B
( 39130+(385x20)+(445x20)+(495x(A-20-40)) ) x (100%+9%) + (1600+10000) = B
( 39130+7700+17800+ 495A -9900-19800) x 109% + 11600 = B
( 495A + 34930) x 109% + 11600 = B
539.55A + 49673.7 = B





Jumat, 26-03-2010 13:48:22 oleh: Ricardo

2. Cari persamaan sistem pra bayar:

Golongan (Eg. R1)
Daya (Eg. 1300 watt)

tarif Listrik Pra Bayar (LPB) dibedakan berdasarkan daya terpasang di rumah kita (tanya PLN di hotline 123) ...
Eg. 900 watt = Rp. 602,-/kWh ; 1300 watt = Rp. 663,-/kWh ; 2200 watt = Rp. 666,-/kWh.

Kalau belinya lewat bank/PPOB ada biaya adminnya (ADM), setiap kali beli TOKEN.
Eg. BNI: Rp. 1.600,-, BPR: Rp. 3.000,- ,

kemudian dimasukkan ke persamaan: A=kWh, B=Rp.
asumsi: PPJ Sidoarjo, bayar lewat BNI,

( B - ADM - ((B-ADM)x9%) / 663 = A
( B - 1600 - ((B-1600)x9%) / 663 = A
( B - 1600 - 0.09B + 144) / 663 = A
( 0.91B - 1456) / 663 = A
B = 728.57A + 1600


3. Tentukan A(kWh) & B(Rp.):

gabungkan 2 persamaan di atas

539.55A + 49673.7 = 728.57A + 1600
A = 254.33 kWh

728.57 x ( B - 49673.7 ) = 539.55 x ( B - 1600 )
B = Rp. 186.900,-

Artinya: nilai diatas menunjukkan nilai batas impas antara sistem pasca bayar dan pra bayar.
Di BAWAH nilai tersebut, lebih efisien & ekonomis menggunakan SISTEM PRA BAYAR.
Di ATAS nilai tersebut, lebih efisien & ekonomis menggunakan SISTEM PASCA BAYAR.
(bisa dicoba dengan metode trial & error)
INGAT! ASUMSI YANG DIGUNAKAN ADALAH: Golongan R1, Daya 1300 watt, lokasi di Sidoarjo, pembayaran/pembelian token via BNI.


4. Cari rata2 riil pemakaian 1 th

Hitung rata2 pemakaian / pembayaran PLN terakhir selama 1 tahun (semakin besar sample semakin bagus,
dengan catatan tidak ada penambahan alat listrik baru dalam periode tersebut dan pemakaian NORMAL).
Eg. Pemakaian saya ketemunya 344.2 kWh / bulan atau Rp. 226.413,- / bulan



5. Ambil kesimpulan

Nilai batasnya : 254.3 kWh / bulan atau Rp. 186.900,- / bulan.
Pemakaian rata2 saya : 344.2 kWh / bulan atau Rp. 226.413,- / bulan.
Artinya pemakaian rata2 saya di ATAS nilai batas.
Kesimpulannya saya LEBIH EFISIEN & EKONOMIS menggunakan SISTEM PASCA BAYAR.

Demikian, untuk lain golongan, daya & lokasi dapat menggunakan cara di atas,




Jumat, 26-03-2010 13:52:57 oleh: Ricardo

Demikian, untuk lain golongan, daya & lokasi dapat menggunakan cara di atas, dengan penyesuaian seperlunya.

Pendapat saya kedua sistem tersebut adalah baik, asal sesuai dengan pemakaian kita. Terima kasih.

Selamat menghitung, semoga bermanfaat.




Senin, 29-03-2010 18:49:17 oleh: Yoyon

Kenapa ya..orang PLNnya tidak memberi penjelasan di forum ini...kan bagus sekali.TQ buat Ricardo atas keterangannya.



Rabu, 31-03-2010 16:36:47 oleh: satrya

Setahu saya, untuk isi ulang meter prabayar, setelah membeli token (nomor voucher yg jumlahnya 20 digit angka), tinggal ketikkan saja ke 20 nomor tersebut ke keypad kwh meter. Ada jenis meter yang mengharuskan kita menekan tombol enter, namun ada juga yang tidak perlu tekan tombol enter. Bila nomor yang dimasukkan benar maka meter akan menampilkan berapa kwh yang masuk di layar untuk kita bandingkan dengan kwh yang tercetak di struk. Bila muncul pesan kesalahan (error) kemungkinan salah ketik, ulangi kembali mengetikkan nomor token tsb. Mudah2an membantu rekan-rekan yang baru menggunakan meter listrik prabayar.



Kamis, 01-04-2010 21:11:18 oleh: HERU

YTH PLN...kami berminat untuk penjualan voucer PLN n yg harus kami lakukan harus ke bagian apa,mhn di bantu arahannya,terimakasih atas informasi n arahannya



Sabtu, 03-04-2010 09:28:57 oleh: Adie Saputro

Gmn isi ulang listrik pra bayar klo listrik di rmh sdh habis pas hari libur? artinya PLN, POs dan Bank-bank yang melayani pembelian isi ulang listrik pra bayar (token) tutup..gmn solusinya? seprti yg terjadi sm ay skrg di bandung barat..




Minggu, 04-04-2010 21:02:10 oleh: ridwan

Sistem Listrik token (prabayar, ternyata isi ulang pulsanya mahal dibanding dengan Kwh Konvensional. saya beli pulsa Rp. 100.000 isinya hanya 88,40 Kwh. memang sih sesuai dengan pemakaian tapi, sebaiknya PLN meninjau ulang harga nya kembali. agar kami pengusaha kecil yang memakai listrik pra bayar tidak gulung tikar.



Senin, 05-04-2010 15:29:19 oleh: surya

kalau mo jadi agen voucher gmn boooz



Selasa, 06-04-2010 17:35:45 oleh: ady

klu membeli lewt ATM mandiri gmna????



Senin, 12-04-2010 11:30:07 oleh: hernawati

saya sudah pakai listrik pra bayar ± 2 bulan sampai sekarang belum beli pulsanya karena belum habis. pokoknya irit banget. pertama kali pasang sudah dapat gratis 180 kwh.



Senin, 12-04-2010 13:41:12 oleh: Awan

Mau ikutan tanya nih, ada yang tahu nggak, kalo pulsanya belum habis bisa langsung diisi lagi nggak seperti pulsa handphone? biar kita tidak perlu menunggu padam. disini kok dari awal nggak ada yang nyinggung soal itu. Thanks sebelumnya.



Rabu, 21-04-2010 10:04:25 oleh: saeful_rochman

saya mau tanya cara menghitung kwh gmn karena pemakaian dirumah sy 1300 watt tagihan bisa sampai 438.000 padahal kalo dirata ratakan untuk pemakain 1300 watt pembayaran sktr 200rb... Apakah kalau pake sistem digital lebih efisien krn skrg pencatatat sudah mulai ngaco dlm mencatat setiap rumah...



Kamis, 22-04-2010 21:11:08 oleh: ray

emang lebih irit,,tapi di depok susah banget deh nyari voucher isi ulangnya,pusing,,,,



Senin, 26-04-2010 12:36:44 oleh: Putri Mandasari

knapa ya, menggunakan listrik pra bayar, setiap malam pasti padam. . sudah mengisikan nominal vocer . . . ada yg tahu . . .

thanx_




Minggu, 02-05-2010 00:09:41 oleh: santo

sistem voucher sangat buat susah rakyat kecil...
sekarang pikir saja fasilitas pelayanan penyediaan buat rakyat kecil tidak ada.... TOLONG BAPAK YANG TERHORMAT JANGAN BUAT RAKYAT KECIL JADI SUSAH..
SUATU SAAT KENA BATUNYA BAGI PARA KORUPTOR PLN...
INGAT ITU.......!!!!!!!!!!!!!




Jumat, 07-05-2010 13:05:30 oleh: iwan

PLN (perusahaan publik), seharusnya mensosialisasikan keuntungan LISTRIK PRABAYAR tsb, iklan di TV saja masih belum ada, yang tau ya gara2 buka google gini, coz masih banyak rakyat indonesia yang gaptek..
Tapi kalo memang suatu terobosan yang dapat menghemat energi sih, ya tidak masalah..BRAVO PLN...





Selasa, 11-05-2010 13:01:55 oleh: Eka

Saya merasa dirugikan dengan sistem pembayaran listrik menggunakan voucher. PLN tidak melakukan sosialisasi secara luas. Sebagai Konsumen saya berhak untuk menentukan sistem pembayaran yang sesuai dengan kondisi perekonomian saya. Apabila dengan Voucher bayar listrik jadi lebih mahal, tentu saja kebijakan pemerintah tidak berpihak pada masyarakat kecil. Mohon penjelasan dari instansi yang terkait.



Selasa, 11-05-2010 14:10:48 oleh: wawan

masax dari atas sampai bawah yang koment konsumen semua... mana tanggapan dari pln tentang keluhan2 masyarakattttt.............. penjelasan yg lebih mendetail tu di siarin di televisi.... agar semua orang dapat mengetahui nya secara jelas dan pa ke untungan buat konsumennnnn agar tertarik dan lebih mempermudah tentang listrik prabayar......



Selasa, 11-05-2010 14:22:03 oleh: cisilia

boleh minta informasinya..
saya baru saja kontrak rumah dengan menggunakan listrik pra bayar. Sudah dikasih no. tokennya
Tapi ketika ingin membeli token sesuai no. itu ga bisa ya?




Sabtu, 15-05-2010 09:43:18 oleh: ikbal

Sekarang isi pulsa listrik atau beli token PLN Prabayar nggak perlu repot. Via SMS/YM/GTalk, nomor token langsung terkirim OTOMATIS. Layanan tersedia SETIAP HARI dari jam 06.00 s/sd 23.00 WIB.
Baca selengkapnya http://home.pulsabersama.info/new-token-pln/




Sabtu, 15-05-2010 10:26:22 oleh: arie darmawan

hari jum'at gak sempat beli token, eh hari sabtu PLN tutup padahal token udah tipis banget..... terpaksa deh usaha gw tutup, rumah gw gelap gulita..... nasibbbb



Selasa, 18-05-2010 12:15:01 oleh: lala

susah dapetin voucher pln pra bayar. credit d rmh saya sisa 3.48 kwh lagi. kmrn k PLN, bukopin, k gerai yg d Mall, g dpt juga voucher nya. alasan pln lg offline/trouble, dr bukopin jg sama, complain k CS PLN 123 sama ajaa, tidak memberikan solusi yg melegakan costumer. yaaah apapun itu yg jelas, SISTEM PRABAYAR AGAK MEREPPOTKAN COSTUMER!!



Kamis, 20-05-2010 09:32:16 oleh: Alia Ifada

Saya berminat jadi agen penjualan voucher pra bayar PLN? Rekan2 ada yang sudah jadi agen? Tolong bagi info-nya donk bagaimana dan apa saja syarat2nya? Trims....



Kamis, 20-05-2010 21:53:47 oleh: ikbal

To All : sekarang isi pulsa listrik atau beli token PLN Prabayar nggak perlu repot. Via SMS/YM/GTalk, nomor token langsung terkirim OTOMATIS. Layanan tersedia SETIAP HARI dari jam 06.00 s/sd 23.00 WIB.
Baca selengkapnya http://home.pulsabersama.info/new-token-pln/




Rabu, 26-05-2010 14:36:09 oleh: imelda

mau tanya nich,,,kalo udah pasang yang menggunakan voucher bisa di ganti yang dulu lagie ga???coz biayanya lebih mahal dari yang dulu nich,,,,,thankzzzz



Sabtu, 05-06-2010 04:42:08 oleh: Ali abu hanifah

ada pengalaman temen, pake pln isi ulang bgni pengeluarannya bukan hemat malah tekor. biasanya dia dengan segala aktifitas di rumah paling kena 1 juta, setelah di ganti dengan model pulsa di hitung2 malah habis sampe 2 jutaan? kok bisa ya?? ayyo PLN berikan kepada kami penjelasan untung-ruginya pake system begini? jangan biarkan masyarakat resah...



Senin, 07-06-2010 15:21:27 oleh: TRI SURYONO

untuk pembelian voucer pln dan penjualan secara elektrik bisa gak ya....kalau bisa,beli dimana untuk partai atau agen...tanks info nya



Sabtu, 12-06-2010 23:35:36 oleh: satrio

saya sudah punya meteran yg pascabayar tp rumah depan saya mau saya kontrakkan sy kasih yg meteran prabayar, minta bantuan infonya teman2 berapa total harga penginstalan baru untuk meteran prabayar, trimakasih



Selasa, 22-06-2010 10:06:14 oleh: Andi

Bisa gak ya no vaucher digunakan setelah 1 atau 2 bulan kemudian thanks



Rabu, 23-06-2010 15:48:54 oleh: adams

kalau g d pake habis g pulsanya...ada tanda tanda peringatan g kalau mao habis....trus bisa belinya kaya pulsa HP sistem elektronik ke pln atau yang menyediakan pulsa untuk listrik...



Rabu, 23-06-2010 19:47:21 oleh: Yulius

Untuk saat ini saya merasa kesulitan, karena belum ada alarm jika pulsa mo abiz jd terkesan agak ribet n belum lagi harus beli voucher yang belum disemua tempat ada.......

Solusinya donk dr PLN.

Thx




Kamis, 24-06-2010 23:26:19 oleh: ikhsan

permudah beli token,sehinga masyarakat jugamudah mengaksesnya,jadi pln juga bisa efisien,maju terus .



Kamis, 01-07-2010 13:49:49 oleh: hostaf

pilih mana? prabayar 1300 atau 2200?
kalo meteran mau dikalibrasi, lama ga prosesnya? kena biaya berapa lagi?




Senin, 19-07-2010 19:01:18 oleh: eka setya

jadi bingung mau ganti pra bayar...mana sosialisasi dari PLN juga kurang. gimana dong jadinya?????



Kamis, 22-07-2010 23:15:18 oleh: subekti firdaus

Saya tertarik untuk menggunakan listrik Pra bayar,sya mau bertanya
apa masih dalam tahap trail listrik prabayar itu?
berapa yang harus dibayar oleh pelangan untuk beralih ke listrik prabayar?
di rumah sya sya punya usaha menjual voucher isi ulang untuk Hp ,apa sya juga bisa menjual voucher isi ulang untuk listrik prabayar?klu bisa dimanakah sya bisa membelinya,apakah ada persyaratan khusus?
mohon penjelasannya ,terima kasih




Senin, 26-07-2010 16:52:01 oleh: Julius Novan Cahyadi

Nomer digit pelanggan dapat dilihat dimana yah?
Apakah di meteran listriknya terdapat nomer pelanggannya?
Setahu saya pembelian voucher dapat dilakukan di ATM Bank Mandiri, hanya saja saya masih belum tahu langkah-langkahnya. Ada yang bisa share?




Selasa, 27-07-2010 11:23:53 oleh: adicahblora

aku sudah pakai, blm ad satu bulan...
untuk saat ini blm ada masalah...




Selasa, 10-08-2010 15:01:59 oleh: Susan Khaerany

Selamat siang semua

Saya Susan Khaerany, capeg PLN d APJ Bandung.
Saat ini Saya sedang menyusun laporan prajabatan saya di PLN, dan kebetulan mengambil materi mengenai kekurangan LPB (Listrik Pra Bayar).

Saya mohon izin untuk mengambil keluhan2 dari bapak dan ibu semua untuk Saya masukkan sebagai bahan laporan Saya.

Semoga saya dapat membantu bapak dan ibu semua untuk permasalahan yang di alami.

Jika ada pertanyaan ataupun lebih lanjut, dapat menghubungi saya di email susan_khaerany@yahoo.com atau susankhaerany@gmail.com.

Permasalahan yang bapak dan ibu alami, menjadi bahan perbaikan ke depannya untuk PLN.

Terima kasih dan mohon maaf atas ketidaknyamannannya dengan layanan LPB.

salam,
Susan Khaerany




Rabu, 11-08-2010 10:32:01 oleh: nur ahmad dani

listrik pra bayar adalah program yang akan berlahan menghilangkan cater(petigas baca meter pln). sekarang pln lupa bahwa cater adalah ujung tombak pln citra pln baik atau buruk tergantung cater karena cater lah yang tiap bulan bertatapmuka dengan pelanggan. dulu waktu kwh soket mau diganti dengan kwh biasa cater mati-matian mensosialisasikan pada masyarakat tapi setelah kwh soket sudah diganti malah di tinggal begitu aja .......kwh pra bayar tiiiiidak setuju....



Selasa, 19-10-2010 09:37:21 oleh: Achmad Fauzi

Klo ada saldo di bulan ini apakah bisa di gunakan di bulan berikutnya? dan klo qt beli yg token 100.000 itu bisa cukup sampe brp kwh? tolong kasitau cara penghitungan token tersebut. trims



Senin, 29-11-2010 16:09:57 oleh: Hans

Bila memang harus di migrasi ke listrik pra bayar harus mempertimbangkan hal berikut ini:
1. Pembelian Token harus semudah voucher HP, jadi tidak hanya PLN yang menjualnya tapi swasta juga bisa bahkan Ibu rumah tangga.

2. Cara perhitungan pemakaiannya harus jelas, sehingga pengguna dapat memprediksi penggunaannya.

3. Sosialisasi harus dilakukan door to door, sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui secara detail.

4. Antisipasi adanya oknum PLN yang memanfaatkan migrasi ke Listrik Prabayar kepada masyarakat awam serta pembelian tokennya.

5. Jangan masyarakat dijadikan kelinci percobaan, coba dari intern PLN sendiri yang uji coba akan penerapan listrik Prabayar, bukan perum baru diwajibkan menggunakan prabayar tanpa ada pilihan (inget hak konsumen)

Mungkin masih ada lagi poin lainnya silahkan ditambahkan, tapi yang menjadi pertanyaan apakah ada pihak PLN yang dapat menanggapi atau menjadikan ini wacana di perusahaannya.

Trims




Selasa, 30-11-2010 15:31:51 oleh: Adjie

Saya baru saja rumah saya dipasangi meteran digital karena perumahan baru juga sebagai mana teman2 diatas. saya sbelumnya numpang listrik sama tetangga yang menggunakan meteran Analog. dirumah tersebut kami menumpang 4 rumah. rata-rata pembayaran kami perbulan Rp. 40.000, (karena bagi rata). Tapi anehnya pada saat kita masing2 4 rumah ini berpisah, kok rata2 pembayaran kami Rp. 120.000 perbulan. pada hal pemakaian kami sama. Ada yang bisa jelaskan pada kami? kalo memang masalah beban paling-paling bertambahnya 40.000 + beban. tapi ini 3x lipat. Ada Apa dengan digital??????




Selasa, 01-02-2011 14:56:16 oleh: ASEP

Yang jelas penggunaan Listrik dengan system Token ini sangat ribet...banyak sekali masalah, terutama saat gangguan pada system. Dan Yang jelas jangan dulu percaya dengan iming2 kata MURAH. Yang saya alami justru dengan pemasangan Meteran TOKEN ini pembayaran Listrik semakin membengkak. (PENGALAMAN PRIBADI).
JADI bagi kita yg ingin berpindah ke system METERAN TOKEN ini harap dipikirkan lagi masak2.
Terus terang saya sebagai pengguna sangat2 menyesal***




Rabu, 16-02-2011 22:08:06 oleh: Asep Hidayat

Bos2 ane mau nanya klo mau jadi agen vouchernya gimana caranya? ane lokasi di Bandung,soalnya didaerah ane susah sekali dapetin vouchernyya . ya klo yang punta Atm? tinggal Trf. buat yang ga punya klo malam2 habis? Gelaaap deeeeeh.!!!!!!!!!!!!!



Senin, 21-02-2011 15:10:26 oleh: yanto

jd ragu2 mau pindah ke system pra bayar..



Rabu, 23-02-2011 13:51:30 oleh: Soer Adi

Saya tinggal di Cibubur baru pindah.
Saat ini baru coba PLN Prabayar daya 2200, kemarin beli token Rp. 50 ribu, meteran saya tambah daya 61 KWh. Berarti harga per KWh nya Rp. 817,-

Mau diliat dulu nih seminggu ke depan, bakal lebih irit dari rumah lama or lebih mahal.
(rumah lama daya 1300 tagihan Rp. 200rb/bln)




Sabtu, 05-03-2011 23:41:23 oleh: nurcahyo

Sy adalah penjual token listrik prabayar. (http://token-pln-online.blogspot.com). Dari pembelian para pelanggan, sy coba menghitung & membandingkan harga TDL(Tarif Dasar Listrik atau Rp/kWh) antara listrik prabayar dan pascabayar. Utk TDL Rumah Tangga yg ditetapkan pemerintah, bisa dilihat disini > http://token-pln-online.blogspot.com/2010/02/tdl-rumah-tangga-2010.html .

Secara teori/ perhitungan, sy dapatkan bahwa TDL dari penjualan token (yg tertera pada struk) adalah sesuai dengan TDL yg telah ditetapkan. Untuk buktinya dapat dilihat disini > http://token-pln-online.blogspot.com/2010/02/perkiraan-perhitungan-kwh-listrik.html

Jika alat meteran digital yg terpasang adalah akurat (kwh nya sesuai dengan pemakaian), maka tentu saja ada beberapa keuntungan listrik prabayar yg patut kita pertimbangkan lagi dbandingkan dengan listrik pasca bayar/ meteran lama.




Jumat, 15-04-2011 00:33:26 oleh: dedy

Mas, saya masih ragu pakai prabayar, temen saya pakai, pulsanya kok cepat habis. Kalau meteran yang seperti ini pra bayar atau bukan yah ? Saya lihat di Kompas:
http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2011/04/14/meteran-listrik-digital/

Sepertinya kok pasca bayar yah. Jadi tetap pascabayar, tapi bisa buat memantau listrik kita habisnya berapa. Terimakasih.




Jumat, 15-04-2011 11:16:21 oleh: Walaman

Bagaimana kalo ada batas daya minimalnya, jangan sampe listriknya mati total, kalo pulsanya habis untuk memberi waktu kalo beli pulsanya susah dapet.



Jumat, 15-04-2011 14:52:19 oleh: mufti ferdian

ane masih bingung sama sistem voucher ... barusan nelpon ke pln katanya untuk listrik 1300watt per kwh nya kena Rp.790,- ... trus emang wajib pake yah .. kalo ane masih pengen pake sistem yang lama emang gag boleh ... barusan kata CS PLN nya kalo ane mo naikin daya wajib ganti meteran pake sistem voucher ... apa emang begitu ?????

mohon pencerahannya ... kita juga harus menimbang2 untung ruginya ... soalnya antara yang kecewa sama yang senang keliatanya imbang ... ane jadi ragu akhirnya :)




Senin, 18-04-2011 10:20:01 oleh: Dadi

Saya adalah Konsumen PLN PraBayar , dan baru pertama kali beli voucher Via ATM BCA :
Saya beli Voucher Rp.20,000
Biaya Bank Rp. 2.500
Total Rp.22.500

saya dapat Rp.Token...Rp.17.000 : Jmh KWH.21.60

berarti saya untuk beli voucher Rp.20.000 harus mengeluarkan biaya Rp.5.500.... mohon kiranya yg mengerti menjelaskan....perhitungan ini
Terima kasih




Minggu, 08-05-2011 13:59:00 oleh: Wenhendri Dt Tambijo

saya ingin tau nih tarif listrik 450,900 dan 1300,apa bisa sama tarifnya pascabayar dengan prabayar???



Selasa, 10-05-2011 11:07:15 oleh: Adit Tia

Saya mau tanya Dampak positif dan negatif nya... ? Soal nya saya mau pasang di rumah baru saya ... Makasih ...



Selasa, 10-05-2011 11:27:40 oleh: Adit Tia

Saya mau minta pendat semua nya pasang Kwh sistem pocer Atau kwh lama .... ? masalah nya kwh yang lama udah gak ada ... ! saya sampe setres mau pasang kwh aja ... ! Pendat semua nya aku tunggu ea .. /



Minggu, 15-05-2011 17:48:47 oleh: sasmitra

Saya baru ganti listrik prabayar karena mau tambah daya,meteran biasa yg lama diambil oleh petugas PLN( apa benar procedurenya seperti itu ),
Kalau mau kembali ke system yg lama apa boleh karena ada ibu2 itu ngomel karena PRABAYAR itu lebih mahal dari pascabayar ( listrik biasa ).
Mohon yg tau di jawab terutama Petugas PLN.
Agar orang miskin di Republik ini tdk semakin banyak.
KAL-TIM.




Senin, 30-05-2011 12:40:13 oleh: abdul.rochmad

Selamat siang..
Saya mau tanya pak..
Saya posisi di jakarta..
apakah saya bisa membeli voucer listrik pasca bayar disini,padahal
saya pasang listriknya
di jawa.Apakah harus menggunakan kartu untuk pembelian voucer?atau
hanya menyebutkan
nomer rek listrik saja.?

Terima kasih...Selamat siang..
Saya mau tanya ...
Saya posisi di jakarta..
apakah saya bisa membeli voucer listrik pasca bayar disini,padahal
saya pasang listriknya
di jawa.Apakah harus menggunakan kartu untuk pembelian voucer?atau
hanya menyebutkan
nomer rek listrik saja.?

Terima kasih...




Rabu, 29-06-2011 17:24:46 oleh: Tonytomtom

Saya udah daftar dan bayar untuk pasang baru..
tapi ko' blom di pasang2 jga ya....
katanya disuruh nunggu 2 minggu baru bisa di pasng meternya..skarang udah lebih dri 1 bulan..ko' blom di pasang2 jga..???




Selasa, 05-07-2011 22:42:06 oleh: eko s

bagaimana kalo token tidak diregestrasi dengan no pelanggal apa tetap bisa dimasukkan.. karena kalo dikasih token lewat sms aku tidak ditanya nomor pelanggan ok thaks



Jumat, 08-07-2011 19:45:56 oleh: wisnu sabdha

Saya pengguna pasca bayar yang "TERJEBAK" dg kata2 PLN yg ktya lbh murah_lah,program nasional dmna sma hrs ganti pasca bayar_lah dll motifnya...
kebetulan rumah sya gunakan untuk usaha,dlu saya pke daya 900 ga ada masalah,aman2 n lancar2 aja,tp stlh saya ganti pasca bayar bermunculan masalh2 bru yg merugikan saya sbg konsumen.
1. Pulsa mmg mudah didapat di tmpat saya,tp trnyata wktu memasukkan voucher hrs berkali2 bru bsa masuk (4-5 kali).
2. Listrik di rmh saya sering mati krn ga kuat,ktya daya hrs dinaikkan n skg udah 1300 tp kenyataanya msh aja byar pet....komplain ke PLN ktya hrs dinaikkan jd 2200 (yg notabene tarif KWH_nya lebih mahal katanya)
3. Bagi saya pasca bayar lebih boros, pulsa 50000 maks 6 hr itupun dgn trpaksa saya hrs tdk menggunakan kulkas,dispenser,kipas angin n magic com n bbrpa pralatan lain krn klo saya pasang semua pulsa hya ckup utk 3 hr saja.
Dengan asumsi pemakian normal n sma menyala:
-Pra bayar biasanya saya per bulan 350.000
-Pasca bayar:
sebulan pembelian pulsa: 30 hari/3 hari: 10
total: Rp 50.000 x 10: Rp. 500.000
(masih dapat bonus meteran mati karna ga kuat)....baik jg ya PLN :)
3. Ketika meteran ga kuat trnyata susah bgt nyalainya,dikocok berkali2 baru keluar,,,eh nyala ding... :)
perbandingan meteran lama cukup 1-2 kali kta tarik NCB-nya
4. Setelah saya cek di sekitar ternyata meteran antra rmh 1 dgn lainnya ga sama (kok bisa????...kan msh 1 lokasi.
saya mnta ganti yang model kayak drmh yg lain ga boleh ma om2 PLN...
5. Dulu sekali komplain lgsg didatangi ke rmh, tp sekarang komplain 100x pun ga nongolin batang hidungnya....
(se_akan-akan ga mau ngerti penderitaanku...udh nasib orang kecil) :(

Maaf buat om2 PLN,saya tidak ada maksud menghasut calon2 konsumen kalian,tp inilah uneg2 saya yg selama ini kalian abaikan,saya orang yg tertib pajak tp saya tdk pernah mndapatkan hak2 saya...mau lapor ke perlindungan konsumen plg2 cma kalian ke_tawaian to....

Smga info ini bermanfaat untuk semua...
Teri




Kamis, 15-09-2011 14:13:19 oleh: abank sugie

terima kasih banyak para komentator// ... saya kebetulan mau pasang Listrik prabayar jadi perlu info yang detail menganai tarif, kelebihan dan kelemahanya..

kalau bisa ada narasumber dari PLN atau sumber lain yang validd bisa langsung ngejawab pertanyaan dari dari pelanggan..

terimakasih..




Rabu, 28-09-2011 01:59:59 oleh: yorez

assalamu'alaikum,,,,,,,,,,
sebelumnya saya do'a in smga baek2 ja......
aq mahasiswa yang sedang merancang kwh meter prabayar.........
tapi sy lagi pusing.........
bentuk program nya gimana........\
lw da yang bisa kasih tau aq y.......
thanks sebelum nya




Jumat, 04-11-2011 12:13:14 oleh: ombing

TARlF DASAR LlSTRlK UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA
No GOL.  BATAS  REGULER

TARlF DAYA BlAYA BEBAN  BlAYA PEMAKAIAN (Rp/kWh) DAN  PRA BAYAR 

(Rp/kVA/bulan) BlAYA kVArh (Rp/kVArh) ( Rp/kWh)
1. R-1/TR 450 VA  11 .OOO  Blok I : 0 s.d. 30 kwh : 169  415

Blok ll : di atas 30 kwh s.d 60 kWh : 360

Blok Ill : di atas 60 kwh : 495


2. R-I/TR  900 VA  20.000  Blok I : 0 s.d. 20 kwh : 275  605

Blok ll : di atas 20 kwh s.d 60 kWh : 445

Blok Ill : di atas 60 kwh : 495


3. R-1/TR  1.300 VA  *) 790  790




4. R-1/TR  2.200 VA  *) 795  795




5. R-2/TR  3.500 s.d  *) 890 890

5.500 VA


6. R-3/TR 6.600 VA  **) Blok I : HI x 890  1.330

ke atas Blok II : H2 x 1.380


,,,,,,,,,,,,,,,,,gak mahal kn pra bayarnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
banding kan dengan besar kwh pemakaian perbulannya
nb" klw pra bayar tidak ada tagihan bebannya atou kwh minimum

selamat menghitung,,,,,,,,,,,,,,,,





Jumat, 18-11-2011 23:25:47 oleh: dunn varallo

gimana cara menghilangkan suara alarm pada meteran listrik, padahal sudah di isi pulsa masih bunyi terus ?.... terima kasih



Selasa, 29-11-2011 18:56:59 oleh: Supriyadi

Pln prabayar emang dibilang canggih tp buat apa klu MAHAL,klu pakai meteran kan enak karna PETUGASNYA YANG NGECEK PADA BISA DIREKAYASA..TIDAK ACUAL.




Kamis, 01-12-2011 09:11:37 oleh: nana

Kami baru menggunakan listrik prabayar awal bulan ini. Tapi kami tidak dijelaskan oleh yang memasang cara2 membaca yang tertera di layar meteran dan catalog apa pun tidak ada di berikan sebagai "guidance" untuk kami. Mohon diterangkan code2 berikut ini:-

01 ---- 31186
02 ---- 088
07 ---- 33524
31 ---- 026

Terima kasih atas penjelasan-nya.




Selasa, 06-12-2011 22:11:59 oleh: bonang

apakah gak bisa untuk pengisian tdk usah memasukkan no.voucher sebab banyak sekali kendalanya antara lain : kalau penghuninya lupa tidak mengisi karena mau habis dia pergi keluar kota baru ingat di tempat tujuan kan gak mungkin kembali lagi hanya untuk memasukkan no. voucher saja, pa sebaiknya mengunakan sprt pulsa elektrik shg mempermudah untuk pengisian



Senin, 12-12-2011 15:50:42 oleh: Phaul

Meteran digital memang oke banget......
Buat yang ekonomi menengah ke bawah, sangat bisa dikontrol pemakaiannya.
Untuk menguji meterannya benar apa gak sangat mudah.
Caranya : lihat aja peralatan elektronik yg anda pakai, terus di crosscheck sama meteran yang sedang bekerja, langsung ketahuan validitasnya.
Jika terjadi perbedaan sejauh masih masuk akal itu bisa dianggap sebagai galat errornya, karena tidak ada satupun tools dimuka bumi ini yang sempurna. Jika perbedaannya jauh anda harus segera lapor ke PLN karena sdh pasti settingannya error, jadi disini tidak ada yang dirugikan secara sengaja.....
Kerugian yang muncul betul....betul....betul.....karena kesalahan teknis......bukan individu yang mempunyai tendensi tertentu....terimakasih....




Minggu, 25-12-2011 04:20:17 oleh: yosi setiawan

meteran pra bayar harusnya bisa untuk kirim sms ke pusat server pln..pulsa tinggal 3 kwh, beli vocer dibilang server lagi cuti bersama sampai senin, gitu bilang mbak cantik penjual pulsa..lha server kok cuti..perlu orang seperti om dahlan iskan utk benahi pln..kalo gak siap bikin program ya gak usah maksain diri..



Selasa, 17-01-2012 21:52:37 oleh: jon

yaa.... xlo blm m'coba qt gk akan prnh tahu... trs terang jujur w pke prabayar daya 900
pengisian p'1 di isi 20rb... kyk'y dh mo masuk hari ke5 nich... pemakaian tv 14'+dispenser kecil+komputer 08.00 / 00.00+netbook samsung 14' 20.00 / 23.00+lampu 6 titik 15,20,25,15,10,10 18.00 / 05.00..... coba dee bayangin n gk bedain... gk usah di hitung yaa nnt mlh tmbh pusing n bingung....




Senin, 06-02-2012 14:02:56 oleh: eko pramono

Cerita awal: ingin menambah daya dr 900W menjadi 1300W (tergiur promo FRee beaya tambah daya)

Kejadian: listrik malah dinaekkan 2200 (entah terlena bujuk rayu petugasnya)

Pertanyaan : Konsumsi listrik naek jd 550rb per bulan dr sebelumnya 200-300 rb-an. Mahal juga ya 2200watt??

Tanya-tanya ke customer service malah dieksekusi menjadi sistem PULSA (dengan tawaran menggiyurkan "BEBAS BEAYA ABODEMEN)

Berharap pembayaran < 500rb perbulan.
Hasilnya, pulsa 20 ribu hanya bisa terpakai sehari. klo dikali 30 hari = 600rb... Loh kok malah jadi lebih mahal lagi???dan tiap malam bunyi sinyal alarm mengganggu tidur......

bangun malam2 karena listrik mati, beli pulsa lewat sms (untung masih ada pulsa di HP), di-isikan ERROR terus.....

2 malam tanpa listrik (No TV, No Internet, Sayur daging di kulkas basi semua, lama2 elektronik dirumah JEBOL semua)..

Akhirnya: Komplain ke petugas.... datang hari ke tiga, "MEMANG ALATNYA INI SERING ERROR KLO TELAT NGISINYA"dan kemudian listrik kita dijumper langsung tanpa melalui pengukur. AMANKAH???????????
dia berjanji akan datang lagi, ternyata sudah 2 minggu tidak muncul2 juga.


KEMBALIKAN METERAN KONVENSIONAL SAYA.....
gapapa 500 rb perbulan, dr pada repot ngurusin PLN doang.... Menguras tenaga dan waktu.

Kita telp lagi, katanya gak bisa kembali ke konvensional....
malah disuruh isi langsung gede sekalian jangan 20 ribuan, ????????



- merasa terdzolimi-




Senin, 06-02-2012 23:06:48 oleh: akbar

hati hati dengan sistim token ujung ujung minta ganti instalasi listriknya. rekanan pln dan pln sama sama jahat makan uang haram rakyat kecil kaya pln ajb baleendah nich pemakan uang haram semua







Senin, 23-04-2012 09:14:10 oleh: Agus dedi

Saya beli Tdken listrik tapi tidak langsung dimasukan. apakah touken itu ada batas masa aktifnya
dan saya mengalami masalah sekarang saya memasukan no dikit tapi tak mau masuk....




Kamis, 17-05-2012 19:23:16 oleh: yopi saepudin

bos saya pernah isi nomer meter pelaggan token kebetulan waktu itu ada gangguan dari server tapi nomer meter pelanggan udah saya masukan udah d proses tapi saya tunggu'' BELUM MUNCUL TERUS,saya bilang aja pada pelanggany lagi gangguan gak bakalan bisa,TP PAS pelanggan y pulang token y baru muncul,BISA GAK BOS YAH? NOMER TOKEN SI 'A' D ISIKAN K NMR METER PELANGAN S 'B'..TANK



Minggu, 17-06-2012 13:19:23 oleh: mita

sebenarnya pakai yang prabayar tu hemat atau boros sih??? saya barusan pindah. dan listriknya pakai pasca prabayr, dan sekarang jadi ragu...
ada yg bilang hemat ada yg bilang enggak?
iya mungkin buat kalangan atas hal ini lebih hemat. tp bagai mana untuk kalangan bawah. contohnya buat anak kost-kostan,, kalau dilihat dari barang gak terlalu jauh berbeda sama orang yg berumah tangga, kipas,TV,dispnsr,lptp,mgic dsb,,

jadi bagaimana tuh kesimpulanya buat anak2 kost/ kontrakan?? hemat/tidak

mohon saran nya temen2..




Minggu, 25-11-2012 04:22:19 oleh: boni

Cukup repot buat sistim token, apa lg buat anak kos. Kalo tau kosannya sistem token ginian ogah banget. Malem minggu tiba2 listrik mati, pas mau isi ulang listrik repot banget. Mau isi ulang di atm malem2 boro2 bisa, malah "transaksi anda tidak bisa di proses." Tutup kali kantornya pas weekend. Kepaksa dua hari tanpa listrik...untung masih ada lilin...



Sabtu, 05-10-2013 19:25:42 oleh: Jamuhur, ST.

Saya salah satu pelanggan listrik prabayar,saya baru saja transaksi via ATM BRI nilai Rp.50rb. cuma tdk ada stuk yg keluar, shg TOKEN BELUM SAYA DAPATKAN. Bagaimana caranya untuk dapatkn TOKEN tesebut supaya tidak merasa dirugikan? demikian. saya tunggu jawaban. trims



Jumat, 18-04-2014 13:21:45 oleh: Nurindah dewi

Apakah bisa misalnya saya beli vouchernya di palu tapi digunakan di makassar ?



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Sergio   pada  Pocari Sweat
David   pada  Momogi Snack
Latif Nur Hidayah   pada  Yakult...Bisa untuk Obat Diare??

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
melfa: Saya memakai simpati dari thn 1993 waktu itu blm ada kartu hallo suafu saat saya miggrasi ke hallo sampai 2010 tiba2 diputus sama mereka tanpa alasa,saya mohon aktifkan nmr saya itu kembalia



Suara kita selengkapnya... (18 komentar)



Suara Kita Terbaru:
melfa   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
gdwmnv   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman
pjkhfge   pada  Hutan Pantai Jakarta Dibangun Pemukiman

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-56165522 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY