Bayu

Icang Jadi Yudi: “Kekeluargaan” Di TPS Itu (1)

Kamis, 09-07-2009 14:34:51 oleh: Bayu sudi gunawan
Kanal: Peristiwa

Kekeluargaan ternyata memang terbukti ampuh untuk dan dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk menyelesaikan masalah. Birokrasi DPT pun bisa “dijebol” dengan trik yang bernama kekeluargaan. Kekeluargaan sebagai ikatan primordial bahkan bekerja ketika kita tidak memintanya.

Buktinya? Saya mendapatkan 2 undangan untuk memilih pada pilpres 2009. Diakui atau tidak, the power of kekeluargaan kadang lebih kuat dari kekuatan birokrasi yang seringkali dan pada kenyataannya sangat kuat, rumit, dan kompleks. Kalau pada posting saya sebelumnya saya menceritakan tentang apa yang saya alami dengan the power of kekeluargaan yang mendapat tanggapan beragam, kali ini saya sampaikan bagaimana the power of kekeluargaan itu menembus “sekat” dan “batas” administrasi dalam proses pilpres 8 Juli 2009. Inilah cerita selengkapnya.

Seperti halnya Anda, saya dan keluarga, 8 Juli kemarin pergi ke TPS untuk menggunakan hak politik dengan memilih pasangan capres-cawapres. Tidak banyak orang yang antri di TPS. Orang-orang yang datang sebelum kami mengatakan cepat sekali prosesnya. Ketika kami sampai di TPS, hanya ada kurang dari 10 orang yang antri termasuk saya dan istri. Seperti biasa, kami menyerahkan undangan kepada petugas. Semua berjalan seperti biasa. Tidak ada yang berbeda dengan ketika saya mengikuti PILKADA Gubernur Jatim dan PILEG sebelumnya. Bagi saya, saat itu, tidak ada yang ganjil dan janggal.

Kejanggalan baru saya rasakan setelah menjelang sore dan kami sudah berada di rumah. Di sini juga awal dari cerita ttg kekeluargaan yang diaplikasikan secara salah. Saya ceritakan dulu aplikasi “terlarang” dari sebuah relasi yang disebut kekeluargaan. Dalam antrian bersama saya, ada seorang anak muda. Kami tahu persis identitas anak muda ini. Bukan hanya karena dia tetangga tetapi juga masih ada hubungan kerabat. Petugas mulai memanggil calon pemilih berdasarkan undangan yang dikumpulkan. Semua biasa dan wajar-wajar saja.

Setelah bilk (?) kosong, petugas memanggil kembali nama berdasarkan urutan antrian. “Yudi Prasetyo,” teriak petugas tsb. Anak muda yang masih kerabat dengan kami itu berdiri dan berjalan ke arah petugas yang memberikan suara. Ketika anak muda ini berjalan, sang petugas berkata,”Jenengmu ganti ta (Namamu ganti ya).” Saya bingung melihat kejadian ini. Dalam kebingungan itu, saya tidak sempat menyampaikan kepada petugas PPS bahwa anak itu namanya berbeda dari nama yang dipanggil. Tidak ada kesempatan untuk bertindak lebih jauh karena anak muda ini segera keluar dari TPS setelah melakukan pencontrengan. Cepat dan sangat cepat.

Kami segera maju memenuhi panggilan setelah anak muda itu keluar TPS. Tidak jauh jarak waktunya. Kira-kira 0.5 s/d 1 menit. Cepat sekali! Setelah saya dan istri selesai mencontreng dan keluar dari TPS, kami sempat berdiskusi. Saya tanyakan kepada istri saya,”Siapa nama sebenarnya anak itu? Kami mengenalnya sebagai Ichang. Seperti itu dia biasa dipanggil. Apakah itu nama kecil atau namanya yang sebenarnya? Istri saya menjawab, yang jelas, nama Yudi Prasetyo itu adalah nama suami dari kakak sepupu anak muda itu. Semoga Anda bisa melihat adanya aplikasi menyimpang dari sebuah hubungan yang disebut kekeluargaan di TPS.

Dari mana kita bisa tahu? Dari pertanyaan petugas di TPS,”Jenengmu ganti ta (Namamu ganti ya..)”? Mari kita lihat penyimpangan yang oleh sebagian orang dianggap sebagai sesuatu yang biasa dan lumrah dengan mengatasnamakan hubungan primordial yang disebut kekeluargaan. Bukankah kisah-kisah seperti ini sering kita jumpai dan alami?

Adalah sebuah kesalahan yang sangat besar ketika hal seperti ini dilakukan, dalam konteks ini, dalam proses demokrasi. Bukankah hal seperti ini kalau terus dipelihara dan dibiarkan akan menjadi “racun” bagi demokrasi. Semoga kasus ini bisa menginspirasi kita untuk mengembangkan kejujuran dalam berdemokrasi. Kejujuran demokrasi dan berdemokrasi harus kita mulai dari diri kita sendiri.

Saya sangat menyesal tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghentikan hal itu karena termangu dalam ketidakpercayaan saya si Ichang bisa jadi Yudi. Ini tidak boleh terjadi lagi. Supaya tidak terlalu panjang, cerita tentang aplikasi kekeluargaan di TPS dalam kaitannya dengan prosedur administrasi yang saya lihat kemarin akan saya tuliskan dalam posting tersendiri. Bagimana, “jago” Anda kalah atau menang…?

Bookmark and Share

Tag/Label kecurangan pemilu, trik pemilu, tps bermasalh, politik, kekeluargaan dan pemilu
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
2 komentar pada warta ini
Kamis, 09-07-2009 20:40:24 oleh: Anwariansyah

Ceritanya mungkin begini:

Si Icang membawa undangan memilih atas nama si Yudi, mungkin karena si Yudi malas maka diwakilkan sama si Icang dgn pesan tolong contrengkan capres nomor sekian. Jadilah si Icang memilih atas nama si Yudi. Lucu. Di TPS saya ngga ada tuh seperti itu. Jangan-jangan bisa jadi kerjaan "joki contreng", he he he.

Tapi jangan lantas salahkan pemerintahnya, dong karena kasus ini, karena yg salah adalah petugas TPS, dan juga pengawas dari partai-partai khan hadir di situ, kok diam saja.




Jumat, 10-07-2009 08:08:10 oleh: bayu

emang. ini bukan salah pemerintah. sama sekali bukan. ya itu tadi, seperti kata mas anwar, ada joki contreng mungkin.he....he...



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Helena siahaan   pada  Momogi Snack
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
zahra: hum.. gara2 ada pop screen, pulsa sering kebuang.. huh,

Suara kita selengkapnya... (14 komentar)



Suara Kita Terbaru:
zahra   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
081379132222   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
panglima perang   pada  Usai UN Pelajar Tawuran, Empat Dirawat di Rumah Sakit

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY