Bayu

Pelangi 3 Rasa Slogan Kampanye: Mungkinkah Bersanding?

Kamis, 02-07-2009 15:57:47 oleh: Bayu sudi gunawan
Kanal: Opini

Gerakan dan manuver kandidat presiden dan wakil presiden semakin menjadi dan hampir mencapai puncaknya. Bukan hanya itu dan mereka, tim sukses dan pemenangan mereka pun makin gencar beradu strategi untuk meraup suara pemilih dalam pemilihan umum mendatang. Tak hanya trik “bersih” trik “kotorpun” juga dilancarkan dengan mengangkat berbagai isu miring tentang pasangan pesaing. Bahkan, trik barbar model lama yang sangat berbahaya juga dipakai—isu agama seperti yang dialamtakan kepada pasangan capres cawapres SBY-Boediono dengan mengangkat isu istri Budioeno dikatakan beragama Katolik.

Yang menarik bagi saya bukan itu karena yang semacam ini adalah pola-pola lama yang terus berulang dan dilakukan. Mblenger! Yang menarik perhatian saya adalah slogan 3 kandidat pasangan Capres-Cawapres. Saya mencoba untuk “mengutak-atik” slogan-slogan mereka dengan beberapa kombinasi. Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui, slogan-slogan mereka adalah, mulai dari pasangan dengan nomor urut 1 s/d 3 adalah: “Mega-Pro Rakyat” atau yang biasa mengusung tema ekonomi kerakyatan. Disusul dengan slogan “Lanjutkan!” pasangan SBY-Budiono dan yang terakhir adalah Slogan “Lebih Cepat Lebih baik” milik pasangan JK-Win kalau dijajarkan menjadi sebuah kalimat pendek ternyata sangat menarik (paling tidak bagi saya).

Kombinasi pertama yang saya buat adalah: Ekonomi kerakyatan Lanjutakan Lebih Cepat Lebih Baik. Kombinasi kedua: Lanjutkan lebih cepat lebih baik ekonomi kerakyatan. Dan kombinasi ketiga lebih cepat lebih baik lanjutkan ekonomi kerakyatan. Ini hanya tiga kombinasi, Anda bisa mengkombinasikan dengan kombinasi lainnya dari ketiga slogan ini.

Eit…jangan salah sangka, saya tidak sedang melakukan persuasive messaging untuk kepentingan salah satu dari ketiga pasangan kandidat capres-cawapres. Sama sekali tidak. Itulah sebabnya, saya memberikan keleluasaan kepada Anda untuk mengkreasi sendiri. Secara pribadi, saya menemukan sebuah pelajaran dari penjajaran slogan-slogan ini. Paling tidak, siapapun presidennya nanti, slogan-slogan ini bisa dioperasionalkan dalam sebuah bentuk kebijakan yang memang benar-benar berpihak kepada rakyat dalam arti dan pengertian yang sesungguhnya.

Seandainya saja pasangan Mega-Prabowo yang menang, sudah selayaknya mereka tetap menjalankan visi misi yang diusung pada kampanye-kampanye dengan lebih cepat supaya hasilnya lebih baik misalnya dalam hal pemberdayaan pengusaha dan ekonomi mikro, penambahan alokasi dana untuk pertahanan, kepastian nasib korban lumpur Lapindo yang terkatung-katung dan pemberantasan korupsi serta menahan diri untuk tidak menjual BUMN-BUMN yang nota bene bisa dijadikan mesin uang negara. Privatisasi pendidikan juga harus segera dihentikan dengan menghapuskan undang-undang BHMN Pendidikan yang selama ini terbukti menuai protes dari banyak kalangan. Bukankah kalau ini dilanjutkan dengan lebih cepat hasilnya akan lebih baik?

Kalau yang menang adalah pandangan nomor urut 2, program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sudah ada harus diLanjutkan. Akan tetapi, yang tidak boleh dilanjutkan adalah sistem ekonomi yang lebih berpihak kepada pemilik modal dan menjadikan rakyat atau tepatnya buruh hanya sebagai mesin dan alat produksi yang menguntungkan pemodal. Dana pendidikan yang sudah dipatok 20% dari APBN harus diLanjutkan dengan lebih melakukan pengawasan yang intens dan ketat supaya tidak diselewengkan. Juga, optimalisasi anggaran jangan hanya melulu dialokasikan untuk kesejahteraan guru dalam arti gaji guru terus dinaikkan sementara pembangunan sarana gedung terabaikan. Tidak boleh lagi ada drama penarikan bangku-bangku sekolah seperti yang terjadi di Malang beberapa waktu yang lalu. Drama ini menyedihkan sekaligus memalukan. Jangan diLanjutkan! Bila JK-Win nanti mendapatkan amanat dari rakyat, mau tidak mau, suka atau tidak, JK dan Wiranto harus bertindak cepat mengatur dan mengomandani para pembantunya untuk segera memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki. Menata kembali sistem pengiriman dan perlindungan TKI khususnya TKW ke negara-negara yang sampai saat ini terbukti memiliki kasus penganiayaan terhadap TKI sangat tinggi.

Manuver cepat dan taktis harus segera dilakukan untuk menjaga kedaulatan negara dan martabat bangsa. Kasus Ambalat tidak boleh terjadi lagi. Angkatan perang yang selama ini terbukti mau “main-main” harus segera dibuat jera dengan cara-cara yang baik dan tidak mengedepankan perang sebagai solusi tetapi berani berperang ketika jalan lain sudah buntu dan kedaulatan bangsa terancam. Membangkitkan pengusaha-pengusaha muda dengan mengucurkan dana MAMPU wajib segera dilaksanakan dengan mengupayakan monitoring, pendampingan dan penyuluhan bagi penerima dan calon-calon pengusaha muda. Bukankah kalau ini dilakukan dengan lebih cepat hasilnya akan lebih baik?

Tidak gampang memang mengurusi bangsa dan wilayah negara yang sedemikian besar dengan berbagai kemajemukannya. Itu harus diakui oleh setiap pasangan kandidat capres-cawapres. Yang harus disadari juga bagi siapapun yang nantinya terpilih sebagai pemimpin bangsa, 5 tahun bukan waktu yang panjang untuk mengadakan sebuah perubahan besar kecuali yang diinginkan adalah revolusi yang berdarah-darah. Harus disadari pula bahwa presiden dan wakil presiden bukan juruselamat yang menentukan segala-galanya. Masih ada rakyat yang diwakili oleh parlemen. Sebagai pemangku dan pengemban amanat, pemimpin harus mau mendengar apa yang dikatakan rakyat tetapi tidak selamanya menuruti kemauan orang per orang atau kelompok per kelompok apalagi kalau orang dan kelompok itu adalah bagian dari partai atau pendukungnya.

Kelihatannya tidak mungkin untuk melakukan hal ini karena ketika berbicara tentang kekuasaan, incumbent tidak bisa dilepaskan dari partai dan konsituen pendukungnya. Pun begitu, ketika pasangan capres-cawapres sudah duduk di kursi RI-1 dan RI-2, dia bukan lagi milik partai. Mereka adalah milik rakyat dalam arti luas. Indonesia yang harus dibangun. Rakyat yang harus diberdayakan!

Pelajaran terakhir dari menjajakan slogan-slogan ini adalah, seandainya saya adalah salah satu dari ketiga pasangan kandidat capres-dan cawapres yang menang dalam pemilu nanti, saya akan memakai jajaran slogan ini dalam melakukan pembenahan dan perbaikan demi meningkatkan harkat hidup dan martabat bangsa. Kalau ekonomi kerakyatan terbukti lebih baik dan pas untuk bangsa ini kenapa tidak diLanjutkan dengan lebih cepat supaya hasilnya lebih baik? Kalau pemberantasan korupsi yang sudah mulai berjalan dengan tidak pandang bulu bukankah itu harus dilanjutkan dengan cepat supaya hasilnya lebih baik? Kenapa kita tidak bertindak cepat untuk menghalangi pihak-pihak yang ingin mengusur dan menghapuskan KPK. Kenapa tidak dilanjutkan saja menggasak orang atau kelompok yang menginginkan KPK tidak ada lagi.

Seandainya lagi, saya salah satu dari yang terpilih, bukankah merangkul pemilik slogan-slogan ini untuk duduk pemerintahan akan lebih efektif dan efisien. Kalau ada yang memilih menjadi oposisi, ya silakan saja tetapi semoga bukan karena sakit hati karena tidak terpilih dan mendirikan laskar BSH (barisan sakit hati) yang bertindak kurang proporsional dalam mengritisi kebijakan pemerintah. Tidak ada yang sempurna. Seandainyapun semua pemilik dan “anak buah” pemilik slogan ini dilibatkan dalam pemerintahan tidak ada jaminan pemerintahan akan lebih efektif dan efisien. Masing-masing pihak tentunya punya kepentingan dan kadang-kadang menjadikan agendanya masing-masing sebagai tujuan.

But, rakyat tidak bodoh lagi untuk memilih. So, jangan bodohi rakyat. Apapun slogan dan mottomu, kami bisa baca apakah slogan itu satu kata dengan perbuatanmu. Jadikan perbedaan slogan dan misi yang ada di dalamnya sebagai sebuah pelangi dengan 3 warna yang indah dan bak roti isi 3 rasa yang enak dimakan. Semoga tak jauh panggang dari api. Selamat mencontreng.

Bookmark and Share

Tag/Label wikimu pilpres, wikimu capres cawapres, opini
Penilaian anda

Kirim ke Teman
* Email Teman:
Pisahkan tiap email dengan titik koma.
Contoh: bill@microsoft.com; steve@apple.com
* Email anda:
2 komentar pada warta ini
Kamis, 02-07-2009 21:11:39 oleh: Moh. Aries Gunawan

Jadi marilah kita pilih capres Pro Rakyat yang meLanjutkan pembangunan dengan Lebih Cepat Lebih Baik! Sehingga setidaknya rakyat bisa segera merasakan kehadirannya, bukan sekedar sibuk eforia atas kemenangan yang diraih. Tentu kita masih ingat betapa bangganya mereka menang di Pemilu Mei'09 yang tidak bersih dan jauh dari wibawa akibat adanya kekisruhan DPT, lunturnya TINTA dan ngawurnya beberapa kebijakan KPU. Mudah-mudahan semua capres menyadari bahwa ungkapan para pengamen jalanan yang berbunyi IKHLAS DARI ANDA HALAL BAGI SAYA betul-betul difahami dengan penuh rasa tanggungjawab, sehingga di Pemilu Juli'09 nanti bisa terlaksana dengan JUJUR dan ADIL tanpa presure kepada seluruh anggota KPU, PPK dan PPS.




Jumat, 03-07-2009 08:34:13 oleh: bayu

yes, setuju sekali. kita harus pinter-pinter memeilih bukan dipinterin. mari memilih dengan hati nurani.



Tambahkan komentar anda
* Nama lengkap:
* Email:
tidak ditampilkan untuk umum
  • Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • - Berilah komentar yang relevan dengan topik warta ini. Bacalah semua dari warta maupun komentar-komentar lain, sebelum memberi komentar.
  • - Tidak membuat komentar yang bernuansa SARA, pornografi, menyerang pribadi, menyebarkan kebencian dan kekerasan maupun pendapat yang melanggar hukum.
  • - Tidak beriklan di kolom komentar ini.
  • - Gunakan bahasa yang santun dan beri respek pada semua pendapat meskipun berbeda pendapat.
  • - Gunakan nama asli dan bila Anda sudah menjadi anggota Wikimu, upayakan login member terlebih dahulu. Bila belum menjadi anggota, email yang Anda cantumkan di kolom email, tidak akan dimunculkan.
* Komentar:  
captcha Silakan tulis kode disamping ini untuk melanjutkan.

PALING BERGUNA (bulan ini)

TERBANYAK DILIHAT (minggu ini)

TERBARU

50 TAG / LABEL TERPOPULER

 

Link Wikimu


Mau pasang link Wikimu di blog/situs Anda? copy link ini

TESTIMONI PRODUK

Minuman Sereal Baru ENERFILL

Jumat, 05-06-2009 18:04:42 oleh: Rina Linda

Bosan dengan yg biasa??? Minuman sereal ENERFILL, di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 Vitamin, Protein, Kalsium & mineral lainnya yg dibutuhkan tubuh. Kombinasi rasa yg nikmat dengan sensasi baru BUTIRAN OATS PADAT di dalamnya bikin ENERFILL sebagai minuman penambah energi dengan kenikmatan rasa yang mudah tersaji. Cukup disajikan dgn 150 ml air panas ke dlam gelas, rasakan sensasi rasa baru coklat atau vanilla. ENERFILL, minuman penunda lapar yang lengkap, enak, lebih mengenyangkan & sehat untuk penambah energimu



Testimoniku:
Fajar Setyo Hartono: Minum Sereal Baru ENERFILL bila disajikan dalam minuman panas dalam gelas kita dapat merasakan sensasi rasa baru coklat atau vanila dan bisa menambah energi setelah minum .

Testimoni selengkapnya... (4 komentar)



Testimoniku Terbaru:
Helena siahaan   pada  Momogi Snack
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125
Rinaldy   pada  Suzuki Skywave 125

SUARA KITA

Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya

Sabtu, 21-02-2009 12:22:33 oleh: Eko Nurhuda
Saya pengguna Simpati sejak pertama kali bisa beli hape di tahun 2002. Sampai sekarang saya masih setia dengan Simpati karena alasan coverage area. Namun belakangan ini kesetiaan saya terganggu karena Simpati suka seenaknya mengirim SMS berisi iklan layanan yang tidak saya butuhkan (dan sering!). Sungguh menyebalkan..!

Suaraku:
zahra: hum.. gara2 ada pop screen, pulsa sering kebuang.. huh,

Suara kita selengkapnya... (14 komentar)



Suara Kita Terbaru:
zahra   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
081379132222   pada  Simpati Kirim SMS Iklan Seenaknya
panglima perang   pada  Usai UN Pelajar Tawuran, Empat Dirawat di Rumah Sakit

DARI ADMIN

Rekan-rekan,

Wikimu juga mempunyai PUBLIC PROFILE di Facebook jika anda ingin menjadi Fans silahkan kunjungi kami. Jangan ketinggalan kami mempunyai lomba komentar di Public Profile setiap hari Senin dan Kamis. Nantikan terus artikel yang menjadi topik dalam lomba komentar.

Untuk pertanyaan dan masukkan, silahkan email ke

info@wikimu.com

salam,

21 April 2009

Admin.

Masukan, pertanyaan, kritikan terhadap kami silakan kirim email ke info@wikimu.com atau telp : 021-7222921 Senin-Jumat (08.00 - 17.00 WIB)
COPYRIGHT ©2006 WIKIMU.COM - Jurnalisme Publik (Citizen Journalism). All Rights Reserved | PRIVACY POLICY